Kamis, 18 Desember 2014

Iwan Fals - Marwan Jafar Siap Turun Kedesa-desa

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Marwan Jafar Selasa (16/12/2014), menyambangi Kediaman Iwan Fals, Desa Leuwinanggung, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, atas nama pribadi dan Pemerintah Marwan meminta pada  musisi senior Iwan Fals untuk menjadi “Duta Desa”. Marwan menganggap Iwan sebagai tokoh yang dapat menginspirasi masyarakat desa untuk berjuang membangun desa.

"Saya minta Bang Iwan untuk jadi duta desa," selain meminta Iwan untuk menjadi duta desa, Marwan juga akan mengajak Iwan untuk blusukan ke desa-desa yang ada di Indonesia. Nantinya Iwan akan mengadakan pentas musik di desa yang dikunjungi, dengan harapan masyarakat di desa dapat terinspirasi dengan lagu-lagu yang dinyanyikan oleh Iwan.

"Kita adakan show. Bang Iwan nyanyi dengan teman-teman di sini. Itu akan sangat luar biasa. Bang Iwan memberikan semangat bahwa hidup butuh perjuangan dan ada harapan," kata Marwan.

Menanggapi permintaan Marwan tersebut, Iwan mengatakan masih akan mempertimbangkan tawaran tersebut. Namun secara pribadi saya menerima, hanya dalam pelaksanaannya  masih perlu penjelasan tentang definisi duta yang dimaksud.  kata Iwan.

Tentang tawaran untuk ikut blusukan ke desa bersama Marwan, Iwan mengaku senang. Dia mengatakan, dirinya bisa terjun ke desa dan berinteraksi langsung dengan masyarakat di sana. Iwan memandang desa sebagai tempat di mana pemimpin-pemimpin bangsa dilahirkan.

"Saya dapat kesempatan nyanyi di desa-desa, mudah-mudahan kebaikan-kebaikan itu membawa ke Indonesia yang baik dan jaya,dan saya memang ingin menjadi orang desa" kata Iwan Fals disambut tepuk tangan para wartawan dan jajaran Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.


Readmore »

UID Kembali Lepas 558 Wisudawan Sarjana dan Magister

Universitas Islam Jakarta (UID), sebagai Lembaga Perguruan Tinggi Swasta Tertua di Jakarta, yang didirikan dan dibina oleh Yayasan Wakaf Perguruan Tinggi Islam Djakarta (YWPTID) Bertempat di Balai Sudirman Jakarta beberapa hari lalu, kembali melepas Wisudawan Program Sarjana dan Magister.

Disela acara tersebut Ketua Yayasan Wakaf Perguruan Tinggi Islam Jakarta (YWPTID), Prof. DR. Raihan, MSi, pada wartawan menegaskan, bahwa Wisuda kali ini merupakan wujud Peran Perguruan Tinggi Universitas Islam Jakarta dalam memberikan Kontribusi dalam segala aspek pembangunan di Indonesia, dimana Universitas Islam Jakarta akan dapat membantu Pemerintah dan Masyarakat dalam membangun bangsa dan Negara, melalui Profesi dibidang masing-masing keilmuan para alumni.

Sebagaimana Program Presiden Jokowi dalam membangun masyarakat dengan Revolusi Mental,  Universitas Islam Jakarta sudah dan akan terus menekankan nilai-nilai keagamaan, sebagaimana visi Universitas Islam Jakarta dalam menekankan nilai dan filosofi menuju apa yang diinginkan oleh Sang Pencipta dalam melakukan ibadah kepada Allah SWT, yaitu menekankan nilai mental dan moral, dimana hal tersebut disusun dalam kurikulum sesuai nilai-nilai keagamaan, sehingga dengan program Revolusi Mental yang sudah dicanangkan Pemerintah, seluruh Alumni yang sudah dibekali dengan nilai-nilai religi, dapat pula berkontribusi bahkan menjadi pelopor dalam program Revolusi Mental tersebut di institusi tempat mereka bekerja, papar Prof Raihan.

Sementara Rektor Universitas Islam Jakarta, Prof. Dr. H Rasali Usman juga menambahkan, bahwa Wisudawan kali ini, diikuti oleh 558 Wisudawan, terdiri dari Program Studi Ilmu Hukum 88 orang, Manajemen 125 orang, Prodi Agama Islam 130 orang, Pendidikan Bahawa Arab 24 orang, Teknik Industri 25 orang, Magister Pendidikan Islam 90 orang, Magister Hukum 24 orang dan Magister Pemikiran Islam 20 orang, yang lebih menggembirakan wisudawan Magister Hukum yang saat ini mengukuti wisuda, mereka telah bekerja pada beberapa instansi Pemerintah maupun Swasta, dengan telah memperoleh tambahan program akademik berupa kurikulum berbasis peningkatan moral dan akhlak, berdasarkan etos kerja Islam, sehingga diharapkan mereka juga akan turut mempelopori dalam pencegahan serta pemberantasan tindak pidana korupsi di Indonesia.

Kepada seluruh wisudawan, atas nama pribadi maupun akademika Universitas Islam Jakarta, mengucapkan selamat dengan gelar akademik yang suda diraih, wisudawan saat ini telah memiliki kesempatan yang lebih banyak untuk dapat berkiprah meniti karir dan menatap masa depan yang lebih baik, serta berperan aktif dalam membangun bangsa dan Negara, tegas Prof H Rasali Usman. 
Readmore »

Malam Apresiasi Kerjasama STP Trisakti, Berikan Penghargaan Mitra Terbaik

Sebagai bentuk ungkapan syukur dalam usianya yang ke 45 tahun, serta dalam memberikan ucapan terimakasih atas bantuan dan dukungan dalam pendidikan Kepariwisataan dan Hospitality, jajaran Akademika Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti, bertempat di Hotel Grand Hyat Jakarta, memberikan aparesiasi dan penghargaan pada Mitra Kerja. Hadir dalam acara tersebut Pengurus Yayasan Trisakti, Pejabat Kementrian Ristek dan Pendidikan Tinggi serta beberapa Pejabat Pemerintah Daerah serta beberapa pimpinan Perusahaan Pariwisata dan Perhotelan dalam dan luar negeri.

Ketua Yayasan Trisakti Dr.Bimo Prakoso, MPA, MSc disela acara tersebut pada wartawan menjelaskan, bahwa pemberian penghargaan dalam acara Malam Apresiasi Mitra Kerja ini, dikarenakan mereka telah berbuat banyak pada STP Trisakti, mereka telah banyak membantu kita sehingga STP Trisakti beberapa waktu lalu mampu memperoleh Penghargaan Tertinggi dari Kementrian Ristek dan Pendidikan Tinggi, dibidang Pembelajaran Perguruan Tinggi diwilayah Kopertis III. Dan Yayasan akan terus mendukung kerjasama tersebut sehingga kedepan STP Trisakti akan lebih maju lagi, ungkapnya.

Diakuinya bantuan beasiswa pada Mahasiswa STP Trisakti maupun pemberian kesempatan untuk Magang Kerja maupun pemberian lapangan pekerjaan pada Mitra Kerja kedepan diharapkan akan semakin meningkat, dan pihak yayasan juga meminta pada pengelola STP Trisakti semakin hari semakin baik, karena kompetensi lembaga pendidikan lainnya juga meningkat, bagaimana lembaga pendidikan ini mampu meluluskan alumni yang memiliki kompetensi baik, seperti bermental baik, memiliki intelektual tinggi dan fisiknya juga baik, dimana bermetal baik itu seperti rajin, jujur, mengabdi ke perusaaan, memiliki integritas tinggi, tidak mau menang sendiri. Tidak  menggunakan kekerasan untuk meraih jabatan atau posisi di perusahaan mereka bekerja sehingga mereka merasa memili perusahaan dimana mereka kerja, dan kondisi Fisik juga harus baik dan terjaga seperti berolahraga dan berseni, harapnya.

Sementara Ketua STP Trisakti, Fetty Asmaniaty, SE,MM mengaku bahwa Malam Apresiasi Mitra Kerja STP Trisakti ini merupakan moment yang sangat penting karena sebagai bentuk terimakasih kepada steakholders, dengan memberikan penghargaan kepada 75 mitra kerja, yang terdiri dari Wakil Pemerintah Pusat dan Daerah, Dunia Industri Pariwisata dan Perhotelan, Media Cetak maupun para Pendiri dan Pengelola Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti, diantaranya Mantan Ketua STP Trisakti terdahulu. Mereka telah mau bekerjasama dan membantu STP Trisakti sehingga dapat menjadi Sekolah Tinggi terbaik di negeri ini, oleh sebab itu di usia yang ke 45 tahun ini kami memberikan apresiasi, ungkapnya penuh haru.
Readmore »

Minggu, 07 Desember 2014

Pengukuhan Saka Bhayangkara Ranting Pasar Rebo, Ciracas dan Cipayung

Saka Bhayangkara sebagai salahsatu Saka di Kwartir Ranting Pasar Rebo, Ciracas dan Cipayung yang dikenal aktif dalam kegiatan kesakaan, bertempat di Bumi Perkemahan Cibubur Jakarta, telah dikukuhkan Dewan Saka Bhayangkara oleh Ketua Saka Kwartir Ranting Pasar Rebo, Ciracas dan Cipayung, hadir juga dalam acara tersebut, Ketua Kwartir Ranting Pasar Rebo, Cipayung dan Ciracas.

foto kegiatan

Readmore »

Lomba Regu Berprestasi Kwaran Penjaringan Jakarta Utara

Dalam upaya meningkatkan kualitas Pramuka yang mandiri, bertempat di Bumi Perkemahan Cibubur pengurus Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Penjaringan, Jakarta Utara menggelar Lomba Regu Berprestasi, dalam kegiatan penutupan LRP tersebut, ditutup secara resmi oleh Ketua Kwartir Ranting Penjaringan, Kak Turiman, SPd.

Dalam pesannya, Kak Turiman mengaku bersyukur dengan digelarnya Lomba Regu Berprestasi ini, dimana melalui kegiatan seperti ini, Pramuka Kwaran Penjaringan diharapkan lebih mandiri, disiplin, dan trampil, para penggalang juga diharapkan semakin mencintai kepramukaan, para pemenang LRP ini akan disertakan ke Lomba Regu Berprestasi tingkat Kwarcab, tegas Kak Turiman.  

foto kegiatan LRP


Readmore »

Jumat, 05 Desember 2014

H Mandra dan H Syahrial Terima Penghargaan KOMBET AWARD 2014

KOMBET AWARD sebagai penghargaan tertinggi dari Yayasan Komedi Betawi pada Seniman maupun Tokoh Masyarakat yang telah berjasa dalam melestarikan dan mengembangkan seni budaya Betawi, pada tahun 2014 kali ini diberikan pada seniman Betawi H Mandra serta Tokoh Masyarakat yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Kebudayaan DKI dan saat ini menjadi anggota DPRD DKI, H Syahrial.

H Mandra adalah sosok seniman  Betawi yang turut membesarkan Komedi Betawi (Kombet), suatu kesenian Lenong Modern yang saat ini semakin digemari masyarakat, dan berkat jasa H Mandra saat ini Kesenian tradisional Komedi Betawi telah mampu melahirkan seniman dan Komedian Betawi yang sejajar dengan artis ibukota.



H Syahrial saat menjabat Kepala Dinas Kebudayaan DKI serta dua periode dipercaya masyarakat menjadi wakil rakyat di DPRD DKI, juga telah banyak berjasa dalam mendukung pergelaran kesenian Komedi Betawi, sebagai bentuk pengembangan dan pelestarian budaya Betawi, inilah yang menjadi pertimbangan Yayasan Komedi Betawi memberikan penghargaan Kombet Award, ungkap Syaiful Amri Sutradara yang juga Ketua Yayasan Kombet.

Readmore »

KRH Henry Yosodiningrat Desak Jaksa Agung HM Prasetyo Eksekusi Terpidana Mati Kasus Narkoba

Presiden Jokowi telah menunjuk dan melantik HM Prasetyo sebagai Jaksa Agung yang baru, sebagai Ketua Umum Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT), Henry Yosodiningrat meminta pada Jaksa Agung yang baru, untuk bersungguh-sungguh turut melakukan pencegahan dan pemberantasan Narkoba, salahsatunya adalah melakukan eksekusi pada terpidana mati kasus Narkoba yang sudah inkrah.

Menurut Pengacara Kondang ini, bahwa Bandar Narkoba yang saat ini berada di Lapas-lapas masih mengendalikan peredaran gelap narkoba, hal tersebut karena ada oknum lapas yang bekerjasama dengan Bandar narkoba, sehingga berdampak pada meningkatnya jumlah pengguna narkoba serta makin subur para pemasuk narkoba ke Indonesia, baik melalui pintu bandara, pelabuhan serta jalan tikus perbatasan antar Negara.

Anggota DPRRI Komisi II ini mengaku akan membawa data terpidana mati kasus Narkoba pada Jaksa Agung, dan Jaksa Agung HM Prasetyo harus berani melakukan eksekusi, Indonesia memang butuh Jaksa Agung yang mungkin akan dianggap gila, karena mengeksekusi terpidana mati kasus Narkoba, sehingga dunia akan tau kalau Pemerintah Indonesia serius mengatasi masalah Narkoba, hal tersebut juga sebagai bentuk Revolusi Mental dalam pencegahan dan pemberantasan Nakoba,  namun kalau tidak berani lebih baik mundur saja, ungkapnya tegas.

Politisi PDI Perjuangan ini juga berharap agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk tidak memberikan grasi pada terpidana mati kasus narkoba, GRANAT akan terus mengawal kebijakan Presiden, dan tidak akan ragu-ragu untuk bertindak tegas pada orang yang mencoba menjerumuskan Presiden dalam pemberian grasi kasus narkoba, Pemerintah Indonesia tidak boleh di intervensi Negara lain, Presiden harus tegas dalam menangani kasus-kasus Narkoba, pinta Henry Yosodiningrat

Readmore »

BNN KUKUHKAN HELMALIA PUTRI JADI DUTA ANTI NARKOBA

Hemalia Putri, Artis Cantik kelahiran Banda Aceh (Nanggroe Aceh Darussalam)  dan biasa disapa Puput atau Putri ini, beberapa waktu lalu memperoleh penghargaan dan dikukuhkan sebagai Duta Komedi Betawi sebagai Duta Anti Narkoba, oleh Kepala BNN yang diwakili Kabid Pemberdayaan Masyarakat BNN, Dik Dik Kusnadi Bc.IP, MM, hal tersebut berkat kerjasama Yayasan Komedi Betawi bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia.

Helmalia Putri pada wartawan mengaku siap menjalankan amanah tersebut, karena melihat dampak yang ditimbulkan akibat mengkonsumsi narkoba sangat mengerikan bagi seseorang pengguna hingga berisiko kematian, pengetahuan efek dari Narkoba diakuinya telah banyak dipelajari dan ilmunya sangat bermanfaat bagi dirinya.

Pemeran wanita Indonesia yang bertinggi badan 170 cm ini juga mengaku mengetahui Narkoba serta dampaknya sudah diketahui sejak kecil, namun untuk benar-benar melihat berbagai jenis Narkoba, saat dirinya diajak jajaran Kepolisian saat jumpa PERS mengungkap hasil operasi narkoba dan melihat barang bukti hasil sitaan,

Puput yang pernah membintangi beberapa sinetron seperti Melodi Cinta, Melodi Cinta 3, Cinta Berkalang Noda 2, Semau Gue, Kafir, Satu Mawar Tiga Duri, Kuingin Kau Mencintaiku, Hidayah, Lindungi TitipanMU serta Film Layar lebar dengan judul Reinkarnasi tersebut juga ingin menegaskan, bahwa dirinya prihatin dengan tuduhan artis-artis Indonesia mengkonsumsi Narkoba, karena sebenarnya hanya satu atau dua orang saja, dan masih banyak artis yang ingin hidup sehat tanpa Narkoba, oleh sebab itu saya meminta pada anak-anak muda untuk lebih berfikiran positif dan jangan menganggap kalau menggunakan Narkoba itu keren, karena Keren itu sebenarnya adalah berprestasi, dan Mari raih Prestasi tanpa Narkoba, ajaknya.

Dik Dik Kusnadi Bc.IP, MM juga mengaku ingin mengajak para Artis serta Komedian Betawi untuk bersama-sama mensosialisasikan bahaya Narkoba ke masyarakat, yang belum pernah menggukan untuk tidak menyentuh yang menggunakan agar berhenti, dan yang terlanjur kena agar segera melakukan rehabilitasi, dan jangan nunggu di tangkap, karena kalau ketengkap maka proses hukum akan tetap berjalan, dan penyematan jaket Duta Narkoba pada Hemalia Putri karena artis cantik ini juga memiliki komitmen untuk menyelamatkan anak bangsa dari bahaya penyalahgunaan Narkoba, bahkan Puput telah memiliki kiat-kiat khusus agar anak muda itu tidak lagi mengatakan keren terhadap narkoba, paparnya.
Readmore »

Pergelaran Seni Budaya BNN Kota Jakarta Timur


Sebagai Puncak Kegiatan BNN Kota Jakarta Timur, bertempat di halaman Kantor Walikota Jakarta Timur, digelar kegiatan Pergelaran Seni Budaya dan aneka lomba, ratusan pelajar dari berbagai SMA dan SMK se-Jakarta Timur hadir menyaksikan kegiatan serta meramaikan dengan menampilkan beberapa kesenian tradisional dan modern dalam panggung hiburan tersebut, bahkan yang lebih menarik, Walikota Jakarta Timur, HR Krisdianto turut menyumbangkan suaranya.

Dalam sambutannya Walikota Jaktim mengaku mendukung penuh upaya pencegahan dari BNNK Jakarta Timur, khususnya di kalangan pelajar, karena masalah Narkotika saat ini memang luar biasa, oleh sebab itu perlu adanya upaya bersama dan menyatu dengan masyarakat, harus ada keterpaduan semua unsure termasuk aparat dan masyarakat.

Jakarta Timur meskipun kasus narkoba juga masih tinggi, namun upaya pencegahan juga sudah cukup baik, dan Pergelaran Seni Budaya dan aneka lomba yang diikuti para pelajar ini juga sebagai bagian pencegahan bahaya narkoba, melalui pendekatan seni dan budaya, para pelajar daripada bermain yang tidak karuan, seperti tawuran atau trek-trekan motor, lebih baik berprestasi dan berseni, ini kreatif dan positif, sehingga akan bermanfaat pada diri sendiri dan masyarakat luas, sehingga kedepan akan muncul seniman maupun musisi kenamaan dari Jakarta Timur, oleh sebab itu Pemerintah Kota Jakarta Timur mengapresiasi kegiatan BNNK Jaktim ini, tegas HR Krisdianto.

Sementara dalam sambutannya, Kepala BNN Kota Jakarta Timur, Supardi, SH,MH menegaskan, bahwa Jakarta Timur juga menjadi salahsatu Tim Assesment terpadu dalam penanggulangan narkoba, dimana dalam tim ini terdiri dari Tim Medis, Psikolog maupun ahli Hukum, untuk melakukan penilaian terhadap seseorang yang tertangkap dalam penyalahgunaan Narkoba, kalau mereka terbukti sebagai penguna maka akan dilakukan rehabilitasi, tetapi kalau mereka adalah pengedar maka akan diproses secara hukum, dan jika ada saudara maupun tetangga yang mengkonsumsi narkoba, agar segera diajak untuk lapor diri ke BNNK Jakarta Timur, sehingga mereka bisa di sembuhkan melalui program rehabilitasi, paparnya.
Kasie Pencegahan BNNK Jaktim, Anton S Siagian SH, MH juga menambahkan bahwa Pergelaran Seni Budaya kali ini mengambil tema “Show Your Talent With Love And No Drugs”, dimana BNNK Jakarta Timur ingin mengajak para pelajar untuk menampilkan talenta atau bakat dibidang Seni Musik, Seni Tari dan Seni Karikatur.

Disamping itu dengan lomba Penyuluh Bahaya Narkoba, kita berharap para peserta disamping dapat menjaga diri dari penyalahgunaan Narkoba, juga bisa menjadi penyuluh di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal mereka, harapnya.

Ketua Tim Lomba yang juga Sekretaris GRANAT DPCK Kota Jakarta Timur Drs H Masdi Supriatik disela acara tersebut pada wartawan juga mengaku bangga dengan tingginya partisipasi para pelajar, dimana seluruh peserta berjumlah 150 pelajar, dan hari ini adalah peserta terbaik untuk mengikuti Final, dari paparan seluruh peserta cukup membanggakan, karena mereka mampu menjelaskan bahaya penyalahgunaan Narkoba, dan diharapkan mereka akan menjadi penyuluh narkoba di masyarakat, ungkapnya.

Readmore »

Sudin Dikmen Jaktim Rayakan Hari Anak Nasional 2014

Sudin Dikmen Kota Administrasi Jakarta Timur menyelenggarakan perayaan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2014  di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka Wiladatika, Cibubur Jakarta Timur., Kamis (27/11), Perayaan HAN diikuti oleh sekitar  300 anak yang merupakan perwakilan dari PAUD se Jakarta Timur.  Perayaan HAN kali ini mengambil tema : "Dengan Hari Anak Nasional Kita Tingkatkan Kreatifitas dan Kemandirian".

Dalam sambutan pembukaan, Kepala Sudin Dekmen Jaktim, Drs. Budiana, MM, mengatakan : " Perayaan HAN ini kita selenggarakan dalam rangka merangsang perkembangan anak dan meletakkan dasar-dasar ke arah perkembangan sikap, pengetahuan, keterampilan dan daya cipta dalam penyesuaian diri dengan lingkungan sesuai dengan efek bangun anak."  Lebih lanjut Budiana menjelaskan bahwa dalam abad 21, Kreatifitas dan kemandirian anak sangat menentukan  daya saing bangsa. Peran keluarga sangat penting dalam memberikan dukungan  terhadap tumbuh kembang anak.

Anak merupakan individu yang unik, maka setiap anak membutuhkan stimulasi pendidikan yang berbeda-beda. Pembelajaran pada anak dilakukan dengan cara menyenangkan. Melalui bermain anak-anak belajar tentang nilai agama, moral, sosial, budaya, bahasa, konsep-konsep matematika, sains, seni dan kreativitas.

Setiap tahun Sudin Dikmen Jakarta Timur merayakan Hari Anak Nasional (HAN) yang merupakan bagian dari Perayaan HAN di seluruh Indonesia. Peringatan HAN bermula dari sebuah gagasan untuk mewujudkan kesejahteraan anak. Di tingkat pusat HAN diperingati setiap tanggal 23 Juli sesuai dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 1984 pada tanggal 19 Juli 1984. Peringatan dan Perayaan HAN di berbagai daerah di Indoensia dilaksanakan berbeda- beda waktunya.

Peringatan HAN sebagai momentum penting untuk menggugah kepedulian dan partisipasi seluruh bangsa Indonesia dalam menghormati, menghargai, dan menjamin hak-hak anak tanpa  diskriminatif, memberikan yang terbaik untuk anak, serta menjamin semaksimal mungkin kelangsungan hidup dan tumbuh kembangnya. Peringatan HAN juga untuk menggugah dan meningkatkan kesadaran anak akan hak, kewajiban, dan tanggung jawabnya kepada orang tua, masyarakat, serta kepada bangsa dan negara.

Hari Anak tidak hanya diperingati dan dirayakan di Indonesia. Hari anak juga diperingati dan dirayakan di berbagai negara. Hari Anak Internasional diperingati setiap tanggal 1 Juni. Sedangkan Hari Anak Universal diperingati setiap tanggal 20 November.

Kepala Seksi PNFI, Dra. Hj. Syamsiah selaku Ketua Panitia menjelaskan bahwa kegiatan HAN kali ini diisi dengan berbagai kegiatan lomba yang bersifat sederhana, khidmat, tertib, dan penuh makna, serta memberi kesan yang mendalam dan bermanfaat bagi anak sebagai generasi penerus bangsa.  Lomba yang diselenggarakan antara lain : Lomba menari, menyanyi, memindahkan air dengan spon, lari estafet putra, lari estafet putri, memindahkan. bola, memindahkan bendera, senam, memasang kancing baju, dan lomba makan kerupuk.  Kegiatan HAN kali ini  aangat semarak. Selain dihadiri  para Kepala PKBM, Ketua Himpaudi dan PKG Kota Administrasi Jaktim, ketu Himpaudi dan PKG Kecamatan, serta para penilik PNFI. Kota Administrasi Jakarta Timur juga dihadiri oleh para orang tua

Readmore »

Jaring Olahragawan, Pemkot Jaktim Gelar PORKOT


Bertempat di di GOR Ciracas Jakarta Timur, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur kembali mengggelar Pekan Olahraga Kota (PORKOT) menurut Ketua Umum KONI Kota Administrasi Jakarta Timur, H Purwanto Pekan Olahraga Kota Jakarta Timur ini, merupakan upaya pembinaan pada para atlet dan olahragawan dari seluruh Cabang Olahraga ditingkat Jakarta Timur, disamping itu kegiatan ini juga sebagai tanggung jawab melaksanakan tugas KONI Provinsi DKI Jakarta dalam membantu menyiapkan atlet olahragawan yang potensial di Jakarta, dimana para pemenang dalam Porkot ini akan masuk dalam data base atlet potensial, dan akan masuk dalam lapis 1 dan 2 untuk mewakili Provinsi DKI Jakarta dalam iven tingkat Provinsi maupun tingkat Nasional, paparnya.

Ditempat yang sama, Walikota Jakarta Timur, HR Krisdianto juga meminta pada seluruh peserta agar bersungguh-sungguh dalam mengikuti kegiatan Pekan Olahraga tingkat Kota Jakarta Timur ini, serta dapat menjunjung tinggi sportivitas, dan kegiatan ini merupakan bentuk pembinaan pada para olahragawan, dan olahragawan terbaik akan dikirim ke tingkat provinsi, apalagi Jakarta tahun depan akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV), sehingga kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi indicator dalam pembinaan atlet dan olahragawan, kalau Jakarta Timur banyak yang juara berarti pembinaan sudah baik, tetapi kalau sedikit maka harus kita evaluasi pola pembinaannya, tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan Kasudin Pendidikan Menengah Kota Administrasi Jakarta Timur, Drs H Budiana MM,  bahwa Sekolah sebagai ujung tombak pembinaan atlet dan olahragawan akan terus ditingkatkan baik Kompetansi Guru Olahraga maupun fasilitas/sarana olahraga di Sekolah, dan bagi siswa-siswi yang berprestasi khususnya dibidang Olahraga juga diberikan penghargaan secara khusus.

Disamping itu untuk memberikan kesempatan siswa-siswi untuk berkompetensi, juga digelar kompetensi O2SN (Olipiade Olahraga Siswa Nasional) yang digelar berjenjang dari tingkat Kecamatan, Kota, Provinsi hingga Nasional, dan untuk pendidikan olahraga di sekolah terus dikembangkan, disamping sebagai sarana kebugaran juga meningkatkan prestasi olahraga, ungkap H Budiana.

Sementara dalam pembukaan seluruh peserta PORKOT maupun tamu undangan berkesempatan menikmati atraksi olahraga Yongmoodo, yaitu jenis olahraga Beladiri yang berasal dari Korea Selatan dan saat ini sudah dikembangkan di kesatuan Angkatan Darat, untuk mendukung pertahanan Negara di Kesatuan AD.

Dalam sambutannya, Pangdam Jaya Mayjen TNI Agus Sutomo, S.E yang juga Ketua Umum Federasi Yongmoodo Indonesia Provinsi DKI Jakarta, menjelaskan, bahwa olahraga Yongmoodo yang saat ini di kembangkan di Indonesia merupakan modifikasi yang mengandung esensi perpaduan gerakan dan teknik, yang diambil dari berbagai aliran beladiri dan olaharaga seperti Taekwondo, Karate, HYudo, Apkido dan Sirum, dan telah resmi berlaku sejak tahun 2008 serta menjadi salahsau beladiri wajib, untuk dilatihkan dan dikuasai prajurit.

Disinilah kontribusi Yongmoodo yang berakar dari Ho Sin Sul dapat memperkaya khasanah pengusaan beladiri prajurit, sehingga menguatkan stigma di mata masyarakat, bahwa Prajurit TNI AD adalah prajurit yang jago perang, jago beladiri dan handal dalam berkompetisi, guna meraih segudang prestasi, ungkapnya tegas.

Readmore »

STIE ADHY NIAGA GELAR WISUDA

Sebagaimana tradisi dalam melepas Mahasiswa yang telah menyelesaikan tugas Akademik , bertempat di Gedung Kautaman Pewayangan TMII, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) ADHY NIAGA kembali menggelar Wisuda, dan Wisudawan kali ini diikuti ole 200 wisudawan Program Sarjana Strata 1.

Guru Besar STIE ADHY NIAGA, Prof. DR. H. Agustitin Setyobudi, MM, disela acara tersebut menjelaskan,  bahwa Wisuda ini merupakan bentuk Kontribusi STIE ADHY NIAGA dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia yang memiliki idialisme, mutualisme dan profesionalisme, apalagi sebagaimana kesepakatan Negara-negara ASEAN, tahun 2015 bangsa Indonesia akan memasuki pasar bebas ASEAN, hal tersebut menuntuk lembaga pendidikan tinggi yang mampu menyiapkan masyarakat yang bisa bersaing dalam Masyarakat EkonomiAsean tersebut.

Diakuinya bangsa Indonesia tidak perlu takut dengan tenaga kerja asing, karena tenaga kerja Indonesia banyak yang pandai dan professional, contohnya misalkan untuk membangun daerah Wonosari, Gunung Kidul, tidak akan mungkin di kerjakan oleh tenaga dari Amerika, disamping itu kasus Pesawat yang jatuh di Gunung Salak Bogor, hal tersebut karena tenaga ahli dari luar tidak memahami kondisi dan permasalahan di Indonesia, oleh sebab itu masyarakat Indonesia tidak perlu ketakutan dengan tenaga kerja asing pada ASEAN Free Trade Area, jadi Sarjana kita tetap lebih unggul jika dibandingkan dengan tenaga kerja dari Negara-negara Asean, tegasnya.

Sementara Ketua Yayasan Adhy Niaga, H. Adhy Firdaus, M.Sc juga menambahkan,   bahwa dalam mendukung program Akademik STIE ADHY NIAGA pihaknya terus menyiapkan SDM Dosen maupun Fasilitas pendukungya, guna menghasilkan generasi bangsa yang professional dan mandiri.  pihaknya juga terus mendukung upaya peningkatan kualitas mahasiswa yang masih menimba ilmu di STIE ADHY NIAGA, dimana upaya meningkatkan persaingan dunia pendidikan yang  sangat ketat, namun seluruh manasiswa harus tetap memiliki jiwa patriotisme, dan STIE ADHY NIAGA juga terus menanamkan semangat bela Negara, cinta tanah air maupun wawasan kebangsaan, sehingga nantinya dapat diaplikasikan saat mereka kembali dan mengabdi di masyarakat, tegasnya.

Saat disinggung akan program Revolusi Mental yang sudah dicanangkan Pemerintah, H Adhy Firdaus MSc menegaskan, bahwa sebagai penyelenggara pendidikan tinggi, pihaknya mendukung penuh program tersebut, dan harus peduli, seperti kita tau saat ini banyak terjadi tawuran antar pelajar, antara mahasiswa bahkan antar kampung, kita semua harus sadar bahwa Indonesia menjadi sasaran bangsa-bangsa di dunia untuk dijadikan pasar produk mereka, jumlah penduduk Indonesia 250 juga, kalau seperempatnya menjadi pasar mereka, berapa banyak produk mereka terserap, dan kita hanya menjadi jongos bangsa lain, bahkan masyarakat kita akan dibodohi sehingga nantinya SDM kita kalah bersaing dengan Negara asing, dan sumber daya alam kita juga akan  dikuasai asing, oleh sebab itu kita harus bisa membangun semangat patriotisme dan bela Negara untuk bangkit menjadi tuan di negeri sendiri, kita tidak boleh bangga dengan produk Negara lain, tetapi harus bangga dengan produk dalam negeri, karena kita tau banyak produk yang dijual di Singapura, Malaysia maupun Negara lain, sebenarnya di produksi di Indonesia, banyak produk sepatu, pakaian bahkan elektronik diproduksi di Tambun Bekasi, oleh sebab itu jangan asal ada merek Amerika, merek Eropa kita bangga, pinta H Adhy Firdaus MSc.

Readmore »