Bakamla RI Tangkap Dua Kapal Pencuri Ikan Asal Vietnam di Perairan Natuna

Bakamla RI Tangkap Dua Kapal Pencuri Ikan Asal Vietnam di Perairan Natuna


Natuna, 25 April 2018 (Humas Bakamla RI) --- KP Hiu Macan 001, milik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang tergabung dalam operasi rutin Bakamla RI, berhasil menarik dua kapal ikan asing (KIA) asal Vietnam, di perairan Natuna, Rabu (25/4/2018).

Sampai berita ini diturunkan, dua kapal berbendera Vietnam tersebut masih dalam proses ditarik menuju Stasiun PSDKP Pontianak guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Saat KP Hiu Macan 001 yang dinakhodai oleh Capt. Samson melakukan patroli di sekitar perairan Natuna, di kejauhan tampak dua kapal yang berlayar berdampingan. Gelagat mencurigakan mulai terlihat saat KP Hiu Macan 001 mendekat dan memberikan aba-aba untuk melambatkan laju. Alih-alih merapat, kedua KIA itu malah menghindar dan melaju lebih cepat.

Drama pengejaran pun terjadi di perairan yang terkenal memiliki ikan yang melimpah itu.

Pengejaran yang dilakukan berbuah manis karena berhasil mengamankan kapal beserta awak dengan jumlah total 21 orang. Dalam melaksanakan operasinya, kedua KIA ini terhubung dengan alat tangkap pair trawl.

KIA Vietnam yang diketahui bernomor lambung BV xxxx2 TS mengangkut 17 orang anak buah kapal (ABK), dan BV xxx7 TS mengangkut 4 orang ABK. Setelah melalui pemeriksaan singkat, baik kapal maupun ABK tidak memiliki dokumen yang sah.

Autentikasi: Kasubbag Humas Bakamla RI Mayor Marinir Mardiono
Foto-foto: Humas Bakamla RI
Readmore »

Tangkal Informasi Hoax TMMD KE 101 Nganjuk Bekali Masyarakat dengan UU ITE

Tangkal Informasi Hoax TMMD KE 101 Nganjuk Bekali Masyarakat dengan UU ITE

TMMD Ke 101 Kodim 0810/Nganjuk di desa Lengkonglor kecamatan Ngluyu tidak hanya mengerjakan sasaran fisik saja. Sasaran non fisik pun gencar dilaksanakan. Berbagai program disosialisasikan guna pemerataan pengetahuan sehingga pemerataan kesejahteraan pun bisa terealisasi. Tak terkecuali sosialisasi hukum pun dilaksanakan.

Bertempat di pendopo kecamatan Ngluyu, Satgas TMMD ke 101 bekerjasama dengan Polres Nganjuk gelar sosialisasi UU Medsos dan Pasal Ujaran Kebencian di Medsos, Selasa ( 24/04 ).

Kali ini sosialisasi/pembekalan ditujukan kepada seluruh Kades beserta perangkat se kecamatan Ngluyu.

Tampak pula hadir dalam kegiatan tersebut Sumanto, S.Sos Sekcam Ngluyu, Kapten Inf Suwanto Danramil 0810/20 Ngluyu, AKP Yogi Ardi Khristanto, S.H Kasat Reskrim Polres Nganjuk dan Ipda Rudi Agus. S Kanit Binmas Polsek Ngluyu.

” Masyarakat Ngluyu saat ini patut bersyukur. Sudah dibuatkan jalan tembus, diberikan ilmu keterampilan dan sekarang dibekali dengan pengetahuan hukum,” kata Kapten Inf Suwanto mengawali sambutannya.

Kapten Inf Suwanto juga berharap kedepannya nanti kecamatan Ngluyu bisa lebih maju sehingga pemerataan pembangunan dan kesejahteraan bisa tercapai.

Sementara itu menurut AKP Yogi Ardi Khristanto, S.H yang bertindak sebagai narasumber mengatakan bahwa saat ini sangat mudah untuk melakukan tindakan fitnah terhadap orang lain.

” Sambil duduk-duduk di rumah, sambil pegang gadget kita bisa melakukan fitnah terhadap orang lain,” kata AKP Yogi Ardi Khristanto, S.H dalam materinya.

Menurut AKP Yogi Ardi Khristanto, S.H fitnah atau ujaran kebencian saat ini bisa dilakukan di berbagai media sosial ( Medsos ). Diantaranya update status di Whatsapp, Facebook, Instagram dll.

” Dan itu bisa dilaporkan kepada kami yang penting ada barang bukti. Kalau merasa tidak senang cukup di capture atau di screenshoot kemudian dijadikan barang bukti pelaporan,” lanjut AKP Yogi Ardi Khristanto, S.H.

Di akhir penyampaian materinya AKP Yogi Ardi Khristanto, S.H berharap program TMMD ini bisa berjalan lancar dan sukses. Untuk itu AKP Yogi Ardi Khristanto, S.H berpesan kepada seluruh hadirin yang notabenenya adalah perangkat desa agar semakin intens melakukan komunikasi, koordinasi dan kolaborasi demi kelancaran program dan kesuksesan program TMMD ini.
Readmore »

PESERTA LATIHAN “ PEDANG 2018 ” PRAKTEK PENANGGULANGAN DAN DEKONTAMINASI NUKLIR/RADIOLOGI

PESERTA LATIHAN “PEDANG 2018” PRAKTEK PENANGGULANGAN DAN DEKONTAMINASI NUKLIR/RADIOLOGI

Batam, Rabu 25 April 2018 (Humas Bakamla RI)
 Peserta Latihan Bimbingan Teknis Penanganan Zat Radioaktif dengan nama sandi Latihan “ Pedang 2018 ” , Bakamla RI dengan Badan Pengawas Tenaga nuklir (BAPETEN) melaaksanakan latihan praktek umum cara Penanggulangan dan Dekontaminasi Nuklir/Radiologi di Ballroom, I Hotel Baloi, Komplek Baloi Kusuma Indah, No. 7 Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau, Rabu (25/04/2018).

Teori dan praktek umum disampaiakan Toto Heryanto, M.Si., dari Direktorat Keteknikan dan Kesiapsiagaan Nuklir BAPETEN RI, yang menjelaskan tentang Kedaruratan Nuklir/Radiasi yakni penyebab terjadi kedaruratan antara lain sumber berbahaya tanpa pengawasan (ditinggalkan, hilang, dicuri atau atau ditemukan), penyalahgunaan sumber radiasi industri kesehatan dan industri berbahaya (contoh yang digunakan untuk radiografi), paparan dan kontaminasi publik dari sumber yang tidak diketahui asalnya, paparan radiasi serius, ancaman/tindakan kejahatan serta kecalakaan transportasi.

Jenis Bahaya Radiasi antara lain Paparan Eksternal menyerang seluruh tubuh atau sebagian tubuh. Sedangkan Kontaminasi bisa dari aspek Eksternal seperti bahan radioaktif pada permukaan tubuh dan aspek Internal yaitu bahan radioaktif terhirup, tertelan, terserap melalui kulit atau luka yang ditimbulkan dari Sumber Terbuka dan Sumber Tertutup.

Tindakan Penanggulangan yang diambil memprioritaskan penyelamatan jiwa, menetapkan perimeter keselamatan (safety perimeter), kendalikan akses keluar masuk area dalam perimeter keselamatan, menetapkan perimeter keamanan (security perimeter/police line) dengan radius lebih jauh dari perimeter keselamatan yang telah ditetapkan. 

Tindakan penanggulangan lebih lanjut berdasarkan pengkajian dan rekomendasi tim pengkaji radiologik (radiological assessor) meliputi pengendalian kontaminasi dan dekontaminasi personil, peralatan, publik dan lingkungan, Mengendalikan dan isolasikan zona kedaruratan sesuai hasil monitoring, melakukan monitoring medis segera terhadap personil dan publik dan monitoring jangka panjang berkelanjutan dan melakukan monitoring lingkungan berkelanjutan. 

Lebih lanjut Toto Heryanto, M.Si., menyampaikan beberapa tindakan perlindungan yang harus diperhatikan yaitu Tidak Menyentuh secara langsung dengan tangan, barang yang diduga merupakan zat radioaktif, melaksanakan tindakan penyelamatan jiwa dan tindakan penting lain, maksimal dalam jarak 1 m, dan meminimalisasi waktu tindakan dalam radius 10m. Tindakan Proteksi Radiasi dapat menggunakan alat ukur yang sesuai, menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) pada jarak 100 m.

Sebelum masuk ke safety perimeter, mencegah kontaminasi internal dan eksternal, hindari kontaminasi internal melalui ingesti oral secara tidak sengaja, menjaga agar tangan tidak terkena mulut, Jangan makan, minum, atau merokok di area penanggulangan, pastikan paparan yang diterima responder dan melakukan pengukuran kontaminasi dan dekontaminasi.

Tindakan Penilaian terhadap Bahaya dan Penetapan Perimeter Pada Saat Tiba di Lokasi menurut narasumber dengan mentukan apakah suatu kejadian yang dihadapi merupakan kedaruratan nuklir/radiologi, segera menghubungi STD BAPETEN, jika diperlukan. Untuk kejadian yang berpotensi merupakan kedaruratan nuklir/radiologi bila Anda petugas yang datang pertama, tentukan perimeter berdasarkan kajian bahaya.

Kemudian memperhatikan area yang ditetapkan oleh penanggap awal yang tiba lebih dulu selanjutnya menetapkan area tindakan, menghubungi Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes kepentingan medis radiologi, dunakan Pakain proteksi (PPE, respiratory device, double gloves, boots, and personal dosimeters (electronic alarming dosimeters), sesuai kebutuhan, mengikuti petunjuk dan instruksi petugas proteksi radiasi untuk melindungi petugas dan korban dari paparan atau kontaminasi.

Hal ini ditentukan berdasarkan penilaian dari penanggap awal Keselamatan pekerja kedaruratan dan Keselamatan masyarakat dan lingkungan. Tindakan dapat diperluas bila dimungkinkan untuk melakukan monitoring radiologi namun Jangan mengurangi ukuran perimeter, kecuali setelah ada masukan dari pengkaji radiologi.

Sesi pelajaran terakir peserta melaksanakan praktek menggunkan alat proteksi APD, kemudian praktek umum dekontaminasi radiasi dan pencarian sumber radio aktif menggunakan alat deteksi radiasi.

Autentikasi Kasubbag Humas Bakamla RI Mayor Marinir Mardiono


Readmore »

Bakamla RI Gelar Pelatihan Water Rescue Sukarela di Banyuwangi

Bakamla RI Gelar Pelatihan Water Rescue Sukarela di Banyuwangi

Banyuwangi, 25 April 2018 (Humas Bakamla RI) --- Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) mengadakan pelatihan Water Rescue Sukarela bagi nelayan Banyuwangi di TPI Satelit Muncar Kabupaten Banyuwangi Provinsi Jawa Timur, Rabu (25/4/2018).

Amanat UU Nomor 32 Tahun 2014 menyatakan bahwa fungsi Bakamla RI adalah memberikan bantuan pencarian dan pertolongan di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengakomodir amanat tersebut, dengan penekanan 'Sadar Selamat' kepada para pengguna jasa laut, dalam hal ini nelayan.

Kegiatan yang berlangsung sampai dengan 27 April 2018 dibuka oleh Kombes Pol Suharwiyono, S.H., M.H., Kepala Sub Direktorat Pengembangan Potensi Keamanan dan Keselamatan Laut Bakamla RI, kemarin (24/4).

Dalam sambutannya Kombes Pol Suharwiyono menyampaikan bahwa Pelatihan Water Rescue Sukarela ini adalah program kerja Bakamla RI untuk memberikan pengetahuan dan wawasan dasar kepada para nelayan mengenai keterampilan berenang, teknik bertahan hidup dan penyelamatan korban.


Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan stakeholder terkait di Banyuwangi, antara lain Kepala Dinas Perikanan dan Pangan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Unit Pelaksana Teknis Pelabuhan dan Pengelolaan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (UPT P2SKP), Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Camat Muncar, Danramil Muncar, Komandan Pos TNI AL Muncar, Kepala Satuan Polairud Muncar, Kapolsek Muncar, Kepala Puskesmas Muncar, dan Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Banyuwangi.


Autentikasi: Kasubbag Humas Bakamla RI Mayor Marinir Mardiono
Foto-foto: Humas Bakamla RI
Readmore »

Kasau Dampingi Panglima TNI Resmikan 4 Koleksi Pesawat dan Museum Engine di Muspusdirla

Kasau Dampingi Panglima TNI Resmikan 4 Koleksi Pesawat dan Museum Engine di Muspusdirla

Yogyakarta - Dispenau (24/4) Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M. mendampingi Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP. meresmikan penambahan 4 koleksi pesawat terbang dan Museum Engine di Museum Pusat Dirgantara Mandala (Muspusdirla), Yogyakarta, Selasa (24/4/2018).

Keempat koleksi pesawat terbang tersebut terdiri dari pesawat C-130 B, Fokker F-27, Ilyushin ll-14, Avia-14 dan pesawat F-4 Hawker Hunter. Sedangkan Museum Engine berisi 36 koleksi engine dari berbagai jenis pesawat dan diberi nama R. Ahmad Imanullah sebagai bentuk penghargaan kepada Alm. Mayor Pnb R. Ahmad Imanullah atas jasa dan pengorbanan yang telah didedikasikan kepada TNI AU, bangsa dan negara.

Secara bertahap, TNI AU akan terus melengkapi koleksi pesawat terbang yang pernah digunakan TNI AU dalam berbagai operasi untuk menegakkan kedaulatan NKRI.

Dalam sambutannya Panglima TNI mengajak agar bangsa Indonesia untuk tidak melupakan sejarah. Panglima TNI mengingatkan agar jangan sekali-kali melupakan sejarah (Jas Merah). "Indonesia pernah menjadi Angkatan Udara yang terbesar di wilayah Asia Tenggara. Dengan kekuatan Air Power yang besar pada saat itu, Indonesia mampu membuat Belanda angkat kaki dari tanah Papua" ujar Panglima TNI.
Panglima berharap tambahan koleksi pesawat dan museum engine pesawat dapat menginspirasi para generasi muda untuk mengetahui sejarah masa lalu sehingga memiliki jiwa juang, kebanggaan dan semangat patriot dalam mengabdikan dirinya demi bangsa dan negara.

Pada acara yang ditandai dengan penekanan tombol sirine, pemotongan pita dan penandatangan prasasti tersebut, juga di tampilkan Theatrikal yang menceritakan sejarah Operasi Mandala dan tari-tarian tradisional yang mengkisahkan keperkasaan pesawat Hercules yang dilukiskan sekuat Bima.

Seusai peresmian Panglima dan rombongan melakukan peninjauan ke dalam pesawat C-130 B dan museum Engine. Selain itu, diberikan pula penghargaan dan tali asih kepada keluarga Alm. Mayor Pnb R. Ahmad Imanullah dalam bentuk lukisan yang langsung ditandatangani oleh Panglima TNI.

Ikut hadir pada kegiatan ini Wakasau, Irjenau, Koorsahli Kasau, Asrena, Aslog dan Asops Kasau, Dankoharmatau, Dankodiklatau, Gubernur AAU, Danseskoau, Danpuspomau, Danlanud Adisutjipto, Kadisfaskonau, Kadisminpersau dan Kadispenau.

Selain itu hadir juga para Alumni AAU 1986 (Adem.86), Pangdam IV/Diponegoro, Kapolda DIY, Forkopimda DIY, Herky Family (Hercules), Kalong Family (Fokker) dan Avia Family (Avia).

Readmore »

TARI PERSEMBAHAN MENYAMBUT KEDATANAGAN DANLANTAMAL IV DAN KETUA KORCAB IV DJAB DI TBK

TARI PERSEMBAHAN MENYAMBUT KEDATANAGAN DANLANTAMAL IV DAN KETUA KORCAB IV DJAB DI TBK

Tanjungpinang 24 April 2018, Kedatangan Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., bersama Ketua Korcab IV Daerah Jalasenastri Armada Barat (DJAB) Ny. Irmelda R. Eko Suyatno di Tanjung Balai Karimun (TBK) disambut dengan Tarian Persembahan Sekapur Sirih saat tiba di Dermaga Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) TBK, Selasa (24/4).

Kedatangan Danlantamal IV bersama Ketua Korcab IV DJAB dalam rangka pelaksanaan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Lanal TBK yang akan dilaksanakan pada tanggal Rabu 25 April 2018.

Selain disambut dengan Tarian Sekapur Sirih Danlantamal IV bersama Ketua Korcab IV juga disambut FKPD diantaranya Bupati TBK H. Azmi, Ketua DPRD, Kapolres dan Dandim/01 TBK.

Pada kesempatan tersebut turut mendampingi Danlantamal IV antara lain Para Asisten Danlantamal IV, Kakuwil Lantamal, Kawasharkan Mentigi dan Para Danlanal Jajaran Lantamal IV serta Pengurus Korcab IV DJAB. (Penlantamal IV).
Readmore »

Malam Puncak HUT ke 8 GARUDA - Gerakan Artis Usaha Dana Amal.

Malam Puncak HUT ke 8 GARUDA - Gerakan Artis Usaha Dana Amal.

Gerakan Artis Usaha Dana Amal dibawah Pimpinan Hj. Waty Siregar patut diacungi jempol dan diteladani kepemimpinannya menjaga Tali Silaturahim sesama anggota dalam sebuah kegiatan sosial, sebagai artis senior yang dikenal sejak kemunculannya di era tahun 70'an lewat film 'Sembilan Janda Genit, Zaman Edan' selalu menekankan anggotanya untuk berbagi menyisihkan hartanya kepada kaum papa Anak Yatim Piatu, Fakir Miskin & Rumah Ibadah.

Seperti baru saja diketahui GARUDA atau Gerakan Artis Usaha Dana Amal ini menggelar malam puncak HUT ke Delapan sekaligus merayakan Hari KARTINI, tidak tanggung2 menggandeng 'JCL Enterprise /Pimp. Jose Choa Linge' bertindak sebagai Event Organizer menghasilkan acara yang spektakuler dan memberi kesan yang tidak bisa dilupakan para Anggotanya dan juga para Artis Senior yang Terlibat sebagai pengisi Acara.

Acara ditandai dengan Kehadiran Cover Girl Indonesia 'Andi Azila Inayah Madrika (13 Tahun)' membawakan Tarian 4 Etnis merupakan gabungan 4 suku yang ada di Sulawesi Selatan, seperti : Bugis, Makassar, Toraja & Mandar. Begitu pula kehadiran 4 penari dari Mandala Dancer persembahkan Tarian Jaipongan yang di modifikasi kekinian tetap tak menghilangkan keKhasan dari Budaya Indonesia dari Tanah Pasundan.



Acara bergulir menambah hangat suasana saat dipandu oleh Host "Jose Choa Linge & Yana Achbarie' membawa runtutan acara yang sudah disiapkan Panitia dengan ditandai Kata Sambutan dari Pimpinan Garuda Hj. Waty Siregar dan sekaligus membacakan Puisi mengajak para anggotanya selalu semangat kepakkan sayap seperti Burung Garuda dalam mencintai Anak Yatim dan kaum Dhuafa. Demikian pula Hj. Sumarni Padil sebagai Penasehat Garuda lebih menekankan sosok yang perlu diteladani para kaum wanita tentang Emansipasi sebagaimana perempuan2 Indonesia harus memiliki Citra diri keteladanan sosok dari Kartini.

Selain itu, para Anggota sosial ini menampilkan kebolehannya menyanyikan lagu sakral Ibu Kita Kartini ciptaan WR Soepratman dipimpin 'Titin Kartomi' seakan mengajak kembali para kaumnya untuk mengenang sosok Kartini sebagai suri teladan. Selanjutnya Penyanyi Imut 'Maya Angela' mengusung Album rekamannya yang diciptakan sang Maestro A Riyanto berjudul 'Emansipasi Wanita', sangat cocok dengan suasana yang diusung GARUDA tema hari Kartini.


Acara ini ditutup dengan Lomba Kebaya yang diminati para Anggota Garuda dan Para Artis Film / Sinetron dan Penyanyi yang terlibat sebagai Peserta diacara ini, seperti: 'Tien Kadaryono, Indah Pajarwati, Marni, Dewi Sri, Nani Rosmawarsari, Yolanda Kano, Oneng Suprapti, Lelly Majo, Lydia Mandasari, dll
dan Panitia menghadirkan Dewan Juri Kehormatan dari kalangan yang ahli dibidangnya, seperti 'Andi Risca Rahayu - Finalis Putri Indonesia 2001, Hj. Djumriah Linge - Ratu Kebaya 1970 & Para Aktor Film Pria Alfian dan Yos Santo turut ambil bagian sebagai Juri.

Dewan Juri sudah sepakat memilih para Juaranya, sbb:

Juara I : Lydia Mandasari,
Juara II : Dewi Sri,
Juara III : Harni Ahmad,
Favorite : Nani Rosmawarsari,
Juara Harapan I : Nur'aeni Anggraeni.

Selain para Juara menerima Tropy, Slempang, Hadiah Hiburan dari Sponsor juga membawa pulang Uang Tunai.

Diakhir bincang2 dengan sang penggagas acara Kartini Jose Choa Linge pemilik JCL Enterprise, ditempat sama memperkenalkan kehadiran dua Tokoh berpengaruh di Film kehadiran Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) 'Febryan Aditya' & Keta Umum Perkumpulan Artis Film Indonesia (PAFINDO) 'HRM Bagiono Prabowo', hadir memenuhi Undangan GARUDA Demikianlah berita ini langsung diturunkan dari Villa Puri Cinta milik 'Chintami Atmanagara', Cisarua - BOGOR, 21 - 22 April 2018. (NR).
Readmore »

Bakamla RI Giatkan Pertukaran Informasi dan Assessment SPD di Tual

Bakamla RI Giatkan Pertukaran Informasi dan Assessment SPD di Tual

Jakarta, 24 April 2018 (Humas Bakamla RI)--- Bakamla RI melalui Direktorat Data dan Informasi melaksanakan kegiatan Pertukaran Informasi Kamla ke sejumlah instansi terkait dan Assessment Sistem Peringatan Dini di Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Tual, Maluku Tenggara, beberapa waktu lalu.

Kegiatan yang berlangsung pada 9 – 13 April 2018 ini dimaksudkan untuk mewujudkan bangunan sinergitas antara Bakamla RI dengan instansi terkait serta mengukur kemampuan SPD yang melibatkan stasiun pemantauan kamla dalam mendukung kegiatan Operasi Keamanan Laut yang optimal.

Dalam kegiatan ini, Kasubdit Informasi AKBP Muhamad Ali, S.H. membagi anggotanya menjadi dua tim, yaitu tim Pertukaran Informasi Kamla yang dikoordinatori oleh Kasi Pengelolaan Pertukaran Informasi Adriansyah Putra H., S.Si., M.S., dan tim Assessment SPD yang dikoordinatori oleh Kasi Pengembangan Sistem Informasi Insan Aulia, S.T.

Untuk membangun sinergitas melalui Pertukaran informasi Kamla tim pertama melakukan kunjungan antara lain ke Lanal Tual diterima Pasops Lanal Tual Kapten Aris Alfatah, Kantor PSDKP Tual diterima Kepala PSDKP Tual Salman Mokoginta, Kantor Bea Cukai Tual di terima Kasi Penyidikan dan Penindakan Arif Pribadi, Pos SAR Tual diterima Kepala Kantor SAR Ahmat Henaulu, Kantor Imigrasi Tual diterima Kepala Kantor Imigrasi Dewa Putu sudira, dan kunjungan ke HNSI Tual diterima Ketua HNSI Tual JB Narahawamin.

Dari diskusi yang berlangsung, terpapar berbagai ancaman dan tantangan yang dihadapi instansi terkait di wilayah Perairan Tual. Beberapa permasalahan dibahas dalam pertemuan tersebut, seperti belum adanya pengolahan ikan di Tual, sehingga memungkinkan terjadinya perpindahan kontainer di tengah laut, dan hal ini membutuhkan perhatian khusus oleh aparat. Selain itu Tual dan Saumlaki sebagai entry point kapal yacht di wilayah Maluku sehingga potensi penyelundupan yang terjadi di Perairan Pulau Aru dan wilayah Maluku Barat Daya patut diwaspadai. Termasuk juga potensi kecelakaan yang cukup tinggi dikarenakan peralatan nelayan dalam hal navigasi, komunikasi dan pelampung yang tidak dimiliki sehingga melaut cukup jauh ke tengah laut dengan peralatan seadanya.

Sementara itu, tim lain bekerja melakukan assessment terhadap SPKKL Tual, berkoordinasi dengan Kepala dan personel SPKKL Tual terkait kendala yang dialami dalam pelaksanaan pemantauan perairan maupun kendala dalam melaksanakan koordinasi dengan instansi terkait pertukaran informasi, maupun dukungan terhadap kegiatan operasionalnya.

Autentikasi :
Kasubbag Humas Bakamla RI, Mayor Marinir Mardiono
Foto : Humas Bakamla RI
Readmore »

Pangarmabar Hadiri 6th Indian Ocean Naval Symposium (IONS) 2018 Di Teheran, Iran

Pangarmabar Hadiri 6th Indian Ocean Naval Symposium (IONS) 2018 Di Teheran, Iran

Jakarta, 24 April 2018- Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E.,M.M. mewakili Kasal menghadiri kegiatan Indian Ocean Naval Symposium’s (IONS) Tahun 2018 yang dilaksanakan di Teheran, Iran. Simposium yang berlangsung selama 4 hari yaitu mulai tanggal 22 s.d 25 April 2018 tersebut, dibuka pada hari Senin 23 April 2018 dengan upacara pembukaan dipimpin oleh Commander I.R.I. Navy, Rear Admiral Hossein Khanzadi.

Kegiatan simposiun hari pertama tersebut diawali dengan sambutan pembukaan oleh Commander I.R.I. Navy yang dilanjutkan dengan peluncuran perangko IONS. Kegiatan dilanjutkan dengan laporan IONS Chairman 2016-2018 yang dijabat oleh Commander Of Bangladesh Navy dan serah terima IONS Chairman dari Commander Of Bangladesh Navy kepada Commander Of I.R.I. Navy selaku IONS Chairman 2018-2020.

Dihari pertama simposium, dibahas 2 topik hangat yaitu Security Vision Of Indian Ocean yang dipaparkan oleh 3 orang panelis dari Perancis, Australia dan India. Sementara topik kedua adalah Maritime Trade Vision Of Indian Ocean dengan pemapar dari 3 negara panelis yaitu Iran, Pakistan dan Afrika Selatan.

Seperti diketahui bersama bahwa The "Indian Ocean Naval Symposium" (IONS) adalah inisiatif sukarela yang bertujuan untuk meningkatkan kerjasama maritim diantara angkatan laut negara-negara pesisir Wilayah Samudra Hindia dengan menyediakan forum terbuka dan inklusif untuk pembahasan isu-isu maritim yang relevan secara regional. Dalam prosesnya, melalui kegiatan ini bertujuan untuk menghasilkan aliran informasi antar angkatan laut yang akan mengarah pada pemahaman umum dan kemungkinan solusi kooperatif kedepannya.

Hal tersebut berdasarkan pada kondisi Samudera Hindia yang merupakan suatu wilayah dengan aktivitas global yang intens dan termasuk salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia serta mengandung sumber daya yang melimpah. Keduanya telah dieksploitasi seperti halnya sumber energi potensial masa depan yang berada di dasar laut. Hal ini tentu meningkatkan potensi salah paham, sengketa, dan bahkan konflik antar negara dalam bersaing satu sama lain untuk memanfaatkan secara penuh wilayah Samudera Hindia.

Namun berkat kerjasama yang dinamis maka Samudera Hindia terus menjadi wilayah maritim yang stabil dan aman. Stabilitas ini tentunya berkat adanya hukum laut yaitu UNCLOS dan pelaksanaannya melalui perjanjian-perjanjian, organisasi, dan kesepakatan, sehingga telah menghasilkan kerangka dalam mengatur laut dan sumber dayanya. 

Untuk mempertahankan kondisi stabil dan aman maka dibutuhkan banyak perjanjian, pedoman, dan turunan hukum nasional yang perlu untuk dirumuskan guna mengatasi meningkatnya kompleksitas keamanan maritim di masa depan. Sehingga forum seperti ini, akan terus menjadi platform untuk berdiskusi, berdialog dan saling pengertian dalam usaha bersama menjaga stabilitas dan keamanan di wilayah kita bersama.

Ada 32 (23 anggota dan 9 pengamat) Angkatan Laut yang tergabung di IONS yang secara geografis yang dikelompokkan ke dalam empat sub-wilayah berikut yaitu pertama wilayah Asia Selatan terdiri dari Bangladesh, India, Maladewa, Pakistan, Seychelles, Sri Lanka, dan Inggris. Kedua Wilayah Asia Barat yaitu Iran, Oman, Arab Saudi, dan UEA. Ketiga wilayah Afrika Timur yaitu Prancis, Kenya, Mauritius, Mozambik, Afrika Selatan, dan Tanzania. Sedangkan keempat adalah wilayah Asia Tenggara dan Australia yaitu Australia, Indonesia, Myanmar, Singapura, Thailand dan Timor Leste. Sedangkan yang menjadi negara pengamat diantaranya Cina, Jerman, Italia, Jepang, Malaysia, Madagaskar, Belanda, Rusia, dan Spanyol.
Readmore »

Danlanal Bandung Pimpin Pengamanan Laut Kunker Presiden RI Ke Pangandaran

Danlanal Bandung Pimpin Pengamanan Laut Kunker Presiden RI Ke  Pangandaran

Jakarta, 24 April 2018, Komandan Lanal Bandung Kolonel Laut (P) Sunar Solehuddin S.H., selaku Dansatgas Pengamanan Laut memimpin pelaksanaan pengamanan Laut pada kunjungan kerja Presiden RI Ir. H. Joko Widodo dalam rangka Peninjauan Offshore ke Keramba Jaring Apung (KJA)  dan melepas benih ikan di lokasi Keramba Jaring Apung (KJA) di Wilayah Perairan PPI Cikidang Kab. Pangandaran, Jawa Barat.

Kegiatan pengamanan laut  kunjungan kerja Presiden RI tersebut dilaksanakan dalam rangka menjamin keamanan dan keselamatan Presiden RI selaku pejabat VVIP agar selama proses kegiatan dapat berlangsung dengan aman dan lancar khususnya pada saat proses kegiatan dengan menggunakan sarana alat apung serta selama kegiatan diatas keramba. Pam laut tersebut dipimpin secara langsung oleh Danlanal Bandung Kolonel Laut (P) Sunar Solehuddin, S.H., selaku Dansatgas Pam Laut dengan dibantu oleh Komandan KRI Bung Tomo-357 Kolonel Laut (P) Heri Triwibowo serta Perwira Staf dan para prajurit Lanal Bandung. Selain itu, pengamanan turut melibatkan aparat TNI-Polri dari Korem 062/Tarumanegara serta personil Satpolair Pangandaran.

Dalam pelaksanaan Pengamanan Laut Kunjungan Kerja Presiden RI tersebut, Koarmabar melibatkan beberapa unsur yaitu KRI Bung Tomo-357 beserta 2 unit Sea Rider , Sea Rider Kopaska beserta 7 prajurit Kopaska, Perahu Karet Posal Pangandaran  serta penyelam Lanal Bandung. Selain itu, Pengamanan juga dibantu oleh instansi lain seperti unsur KKP serta Satpolair Pangandaran.

Rangkaian kegiatan berjalan dengan sukses dimana semua berkat hasil kerjasama yang baik antara Lanal Bandung selaku Satgas Pam Laut  yang melaksanakan Koordinasi Pam beserta Jajaran (Paspampres dan Aparat Samping). Selama peninjauannya ke keramba jaring apung , Rombongan Presiden RI menggunakan Sea Rider milik KRI Bung Tomo-357.

Adapun Pejabat yang mendampingi RI 1 antara lain Menteri Kelautan dan Perikanan Ibu Puji Astuti, Menteri PUPR Ir. Mochamad Basoeki Hadimoeljono, M.Sc., Ph.D., Menseskab Pramono Anung, Menhub Budi Karya, Gubernur Jawa Barat Dr. (H.C.) H. Ahmad Heryawan, Lc., M.Si., Dan Paspam Pres, Pangdam III/Slw, Kapolda Jawa Barat, Kabinda Jawa Barat serta Set Mil Pres.
Readmore »

Kasarmabar Terima Kunjungan Kehormatan Komandan Kapal Perang Perancis

Kasarmabar Terima Kunjungan Kehormatan Komandan Kapal Perang Perancis

Jakarta, 23 April 2018, Kepala Staf Komando Armada RI Kawasan Barat (Kasarmabar) Laksamana Pertama TNI Heri Kusmanto, S.E., M.M., mewakili Pangarmabar menerima kunjungan kehormatan dua komandan kapal perang perancis di Ruang VVIP Makao Koarmabar Jakarta Pusat, Senin (23/4).

Kedua komandan kapal perang tersebut yaitu Komandan LHD Dixmude Kolonel Jean Porcher dan Komandan FHS Surcouf Letkol Christine Ribbe. Dalam kesempatan tersebut, Kasarmabar mewakili Pangarmabar mengucapkan selamat datang kepada kedua komandan kapal jenis  Mistral Class Amphibious Assault Ship dan  Class Frigate Aconit di Markas Komando Koarmabar.

Pangarmabar Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., dalam sambutannya yang disampaikan Kasarmabar mengatakan bahwa hubungan antara kedua negara dan angkatan laut telah lama terjalin dengan baik. Indonesia dan Perancis memiliki kesamaan visi dalam hal kemaritiman khususnya keamanan maritim dikarenakan Perancis memiliki wilayah zona ekonomi ekslusif terluas kedua dan Indonesia negara kepulauan terbesar dengan dua pertiga wilayah adalah lautan dan selat.

Lebih lanjut dikatakan Kasarmabar bahwa kedua angkatan laut memiliki kerja sama di bidang pendidikan di mana perwira angkatan laut Indonesia telah mengirimkan para perwiranya dalam  pendidikan, sekolah maupun kursus di Perancis, dan juga anggota kapal perang melaksanakan pertukaran siswa/Cadet saat melaksanakan latihan bersama. Sedangkan di bidang pertahanan, Indonesia memiliki hubungan dengan industri pertahanan Perancis yaitu dengan adanya pengadaan dua kapal perang Indonesia yang berasal dari perancis, yaitu KRI Rigel-933 dan KRI Spica-934.

Sementara itu, ke dua angkatan laut juga berpartisipasi pada kegiatan-kegiatan simposium tingkat internasional seperti Indian Ocean Naval Symposium atau IONS. Perancis juga berpartisipasi dalam Jakarta International Defense Dialogue (JIDD) dan Indo Pertahanan Expo 2017. Sedangkan pada pelaksanaan Latihan Bersama Multilateral Komodo yang diselenggarakan oleh TNI Angkatan Laut pada tahun 2014, Perancis berpartisipasi sebagai peninjau dan pada Latihan Bersama Multilateral Komodo 2016 di Padang, Perancis ikut berpartisipasi menjadi bagian dari latihan multilateral begitu juga dengan tahun 2018 ini di Lombok.

Pada kesempatan tersebut, Komandan LHD Dixmude dan Komandan FHS Surcouf menyaksikan pemutaran video profil Koarmabar untuk mendapatkan pemahaman tentang tugas-tugas Koarmabar. Kunjungan kehormatan tersebut diakhiri dengan tukar menukar cinderamata dan foto bersama.

Turut mendampingi Kasarmabar dalam kegiatan tersebut, Asops Pangarmabar, Aspers Pangarmabar, Aspotmar Pangarmabar dan Komandan Satfibarmabar.

Readmore »

PANGLIMA KOLINLAMIL : TIDAK ADA TOLERANSI BAGI PRAJURIT YANG MELANGGAR ATURAN DAN HUKUM

PANGLIMA KOLINLAMIL : TIDAK ADA TOLERANSI BAGI PRAJURIT YANG MELANGGAR ATURAN DAN HUKUM

JAKARTA, 24 April 2018, Pimpinan TNI AL tidak akan mentolerir oknum prajurit yang melanggar hukum dan akan ditindak tegas, apalagi sampai melukai rakyat, sehingga tidak boleh ternoda oleh prajurit yang melanggar, kita akan melaksanakan penegakan disiplin dan hukum yang berlaku.  Demikian dikatakan Panglima Kolinlamil Laksda TNI R. Achmad Rivai, S.E., M.M terkait dengan prajuritnya yang terlibat dalam tindak pelanggaran hukum dimasyarakat.

Pelanggaran hukum yang dilakukan prajurit merupakan pelanggaran terhadap Trisila Angkatan Laut, Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI.

Panglima Kolinlamil menjelaskan pihaknya akan meneruskan perintah Panglima TNI untuk menindak tegas prajuritnya yang terbukti melakukan tindak pidana sesuai dengan hukum yang berlaku.

Salah satu prajurit Kolinlamil Sertu Tku Zhanni Ilham ditindak tegas diberhentikan dengan tidak hormat berdasarkan Surat Keputusan Kasal Nomor Kep/582/III/2016karena terbukti melakukan tindak pidana desersi dan criminal yang merugikan serta mencemarkan TNI AL.

“Tindakan tegas ini agar menjadi pelajaran bagi prajurit lainnya dilingkungan Kolinlamil khususnya” tegas Panglima Kolinlamil.

Oknum ini melakukan tindak pidana desersi pada tahun 2014 dan sudah mendapat putusan dari Pengadilan Militer II-08 Jakarta dengan Nomor : 247-K/PM II-08/AL/X/2015 tanggal 27 November 2015 berupa Pidana Pokok 15 (lima belas) bulan Penjara dan Pidana Tambahan diberhentikan dengan tidak hormat dari Dinas Militer.

Prajurit yang terakhir berdinas dibagian Personel Denmako Kolinlamil diberhentikan secara tak hormat karena juga terlibat dalam penggelapan kendaraan roda empat dan  penyekapan (merampas kemerdekaan seseorang) terhadap warga sipil selama 4 hari di rumahnya.

"Ini merupakan suatu bentuk punishment dari pimpinan terhadap prajurit TNI Angkatan Laut yang melakukan kejahatan pidana," ujar Pati bintang dua alumni AAL 1988 ini.

Proses pemberhentian dengan tidak hormat ini dilaksanakan dalam upacara dengan melepas seragam oknum prajurit tersebut, dan kembali dijadikan warga sipil.

Oknum prajurit itu telah memenuhi unsur pidana dengan hukuman pemecatan dari dinas militer. Keputusan itu sesuai dengan kebijakan Panglima TNI yang menyatakan bahwa setiap pelanggaran pidana berat akan diberhentikan dengan tidak hormat.

Pangkolinlamil mengatakan, tindakan tegas pimpinan TNI AL ini sebagai wujud dari komitmen untuk mengapresiasi segala bentuk prestasi dan pelanggaran yang dilakukan anggota TNI AL, khususnya di jajaran Kolinlamil.

“Pedoman dalam diri setiap prajurit yaitu Trisila Angkatan Laut, Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI dapat dihayati dan dilaksanakan," ucapnya.

"Setiap prajurit agar senantiasa menjaga nama baik diri sendiri, keluarga serta TNI Angkatan Laut dengan senantiasa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan YME dan selalu meningkatkan disiplin, tata tertib dan peraturan dinas dalam TNI AL," tutupnya.(Dispen Kolinlamil)

Readmore »

PERSONEL BAKAMLA RI DAPAT PEMBEKALAN EFEK BIOLOGIS AKIBAT RADIASI PENGION

PERSONEL BAKAMLA RI DAPAT PEMBEKALAN EFEK BIOLOGIS AKIBAT RADIASI PENGION

Batam, Selasa 24 April 2018 (Humas Bakamla RI)
Personel Bakamla RI yang terlibat dalam Latihan dan Bimbingan Teknis Penanganan Zat Radioaktif Tahun 2018, mendapat pembekalan materi Efek Biologis Akibat Radiasi Pengion, yang dipaparkan oleh I Putu Elba Duta Nugraha dari Direktorat Keteknikan dan Kesiapsiagaan Nuklir Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten RI), di Ballroom, I Hotel Baloi, Komplek Baloi Kusuma Indah, No. 7 Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau, Selasa (24/04/2018).

Efek biologis akibat radiasi pengion menurut narasumber dari Bapeten tersebut antara lain Deterministik (efek ambang atau non-stokastik ) misalnya pengeruhan lensa mata, kerusakan kulit, kemandulan, kerontokan rambut dan lain lain. Efek Deterministik terdapat nilai ambang dosis (di bawah dosis ini, efek tidak dapat diamati), tingkat keparahan meningkat seiring dosis, mengenai sel dalam jumlah besar.

 Hal tersebut hanya dapat terjadi jika dosis di atas ambang ~ 1 Sv, efek terlihat segera setelah paparan antara lain Luka bakar pada kulit, seperti terbakar sinar matahari, kesakitan, kerusakan pada darah, radikal bebas menyerang sel-sel tubuh dan menghancurkannya. Semakin tinggi dosis semakin kuat efeknya, dan jiika terlalu banyak sel yang mati, maka organ tubuh akan mati.

 Dampak dari Efek biologis akibat radiasi pengion lainnya adalah Efek Stokastik yaitu tidak ada nilai ambang, probabilitas dari efek ini meningkat seiring dosis, umumnya mengenai hanya satu sel misalnya, kanker, efek genetik. Materi tersebut merupakan salah satu pelajaran teori yang disampaikan oleh narasumber dari Bapeten I Putu Elba Duta Nugraha.

 Pelajaran kelas dilanjutkan dengan materi lain yakni Implementasi Keamanan Nuklir Di Indonesia disampaikan oleh Alfa Gunawan Zulqarnain dari Direktorat Keteknikan dan Kesiapsiagaan Nuklir Bapeten RI kemudian pelajaran teori Pengenalan Alat Ukur Radiasi (AUR) oleh Nurman Rahmadi, ST., dari Direktorat Keteknikan dan Kesiapsiagaan Nuklir Bapeten RI.

Autentikasi Kasubbag Humas Bakamla RI Mayor Marinir Mardiono
Readmore »

H. Pardi, Calon Senator DPD RI DKI Jakarta Serahkan Syarat Dukungan ke KPUD

H. Pardi, Calon Senator DPD RI DKI Jakarta Serahkan Syarat Dukungan ke KPUD

Jakarta, Mantan Anggota DPD RI H. Pardi di dampingi para Relawan resmi mendaftar ke KPUD DKI Jakarta sebagai syarat yang di tentukan untuk lolos sebagai Calon Anggota DPD RI Periode 2019 - 2024 yaitu sebanyak 3000 KTP warga DKI Jakarta yang diterima Komisioner M. Fadilah di Kantor KPUD DKI Jakarta Jalan Salemba Raya No 15 Jakarta, Minggu (22/4).

Pardi mengungkapkan, Alhamdulillah Saya bersama para relawan se-DKI Jakarta yang selama ini terus mendampingi sudah menyerahkan syarat dukungan calon DPD RI warga DKI Jakarta sebanyak 3000 ke KPUD DKI Jakarta yang diterima langsung salah satu Komisioner M. Fadilah. "Sesuai jadwal yang ditetapkan penyerahan dukungan tanggal 22 April sampai 26 April 2018, Saya yang pertama dan menurut Petugas KPUD berkas-berkas sudah rapi dan nanti pada tanggal 29 April 2018 di umumkan," ujar H. Pardi kepada wartawan usai penyerahan berkas.

Selanjutnya H. Pardi mengatakan, dalam mensukseskan pencalonannya sebagai Anggota DPD RI bersama para relawan diantaranya Forum Jakarta Selatan, Barisan Muda Pademangan, Komunitas Vespa, Laskar Merah Putih Jakarta Barat dan komunitas lainnya yang ada di Jakarta Pusat / Jakarta Selatan / Jakarta Timur / Jakarta Barat / Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, akan selalu melakukan kegiatan sosial di masyarakat sekaligus menyerap aspirasi. "Saya harus terjun langsung ke masyarakat tanpa harus di undang, karena sebagai calon Anggota DPD RI harus mengetahui langsung bagaimana keluhan masayarakat. Selain itu bagi warga yang ingin menyalurkan Aspirasi bisa datang ke "Rumah Aspirasi H. Pardi" Jalan Suci Gang Industri Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas Jakarta Timur," imbuhnya.

Lanjutnya, dirinya mohon Do'a dan minta dukungannya bagi warga DKI Jakarta agar dalam pencalonannya mendapat Ridho dan nanti bila terpilih akan Amanah. Berbekal pengalamannya sebagai Anggota DPD DRI, Insya Allah akan berbuat lebih banyak kepada warga khususnya yang kurang mampu.

"Provinsi DKI Jakarta sebagai barometer Ibukota Negara, jadi masyarakatnya harus hidup sejahtera dan makmur," pungkasnya. (Red)
Readmore »

Uji Kemampuan Fisik, Makoopsau I Gelar Tes Samapta

Uji Kemampuan Fisik, Makoopsau I Gelar Tes Samapta

Jakarta, Penkoopsau I Selasa, (24/4). Makoopsau I melaksanakan tes samapta semester I tahun 2018 bagi seluruh anggota Makoopsau I yang berlangsung dari tanggal 24 - 26 April 2108 bagi Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Makoopsau I.Pagi tadi (24/4) berlangsung tes samapta bagi Perwira Makoopsau I yang diikuti oleh seluruh pejabat Makoopsau I serta seluruh Pamen dan Pama, di lapangan olah raga Galaxy Makoopsau I.

Menurut Komandan Denma Koopsau I Letkol Kal Bagus Setiawan, pelaksanaan tes samapta bagi personel merupakan program kerja rutin yang dilaksanakan secara berkala, dimaksudkan selain menguji kemampuan fisik juga untuk mengetahui sejauh mana kesiapan kesamaptaan personel yang sudah dibina selama enam bulan terakhir melalui kegiatan olah raga rutin dan pembinaan fisik siang setiap hari rabu.Kesehatan dan kesegaran jasmani personel sangat penting untuk terus dibina dan ditingkatkan, karena muaranya bukan untuk kesehatan personel bersangkutan, tetapi tentunya bermuara pada kesiapan personel dalam melaksanakan tugas sehari-hari. 

Sebagai Kotama Operasi, personel Makoopsau I dituntut untuk memiliki kesemaptaan yang prima dan kesehatan yang baik dalam rangka mengemban tugas-tugas Koopsau I, sehingga diharapkan kinerja satuan akan semakin baik dan optimal, pungkas Letkol Bagus.

Test kesamaptaan jasmani yang meliputi Samapta “A” berupa lari dengan jarak tempuh 2400 meter dan Samapta “B” meliputi push up, sit up, dan suthle run ini, dipimpin langsung oleh staf seksi Binjas Koopsau I dibawah komando Letkol Kes Nono Widihartono. 
Readmore »