Minggu, 29 Mei 2016

Rakercab DPC PDI Perjuangan Jakarta Timur

Dewan Pimpinan Cabang ( DPC ) Pdi Perjuangan Kota Administrasi Jakarta Timur menggelar rapat kerja cabang (Rakercab) pertama , pada hari Sabtu 28 Mai 2016 bertempat di Kantor Sekertariat DPC PDi Perjuangan Jakarta Timur Jalan Haji Naman No. 3 Jakarta Timur dengan mengusung tema " Teruslah kobarkan apinya perjuangan, kita harus solid dan loyal ".

Rakercab pertama ini juga sekaligus diadakan acara pelantikan Badan Saksi Pemilu Nasional ( BSPN) dan pelantikan Badan Pemilu DpC Jakarta Timur, guna menjelang kesiapan Pemilihan Kepala Daerah Dki Jakarta Tahun 2017.

Acara dibagi menjadi 4 sesi, diawali dengan seremonial, lalu dilanjutkan dengan sidang pleno dengan para pembicara diantaranya Wakil Gubernur Djarot Syaiful Hidayat memaparkan tentang Tata Kelola Pemerintahan DKi Jakarta Pro Wong Cilik, Strategis Dan Taktik Perjuangan.

Sesi ke dua memaparkan tentang kesiapan saksi handal menuju pemenangan pilkada 2017 yang disampaikan oleh Kordibator Badan Saksi Nasional ( BSPN ) William Yani, memperkokoh pondasi PDI Perjuangan dan penegakan disiplin partai disampaikan oleh Johni Simanjuntak Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD Prov DKI Jakarta

ketua DPC Jakarta Timur menyampaikan bahwa kesiapan pengurus diseluruh tingkatan merupakan modal untuk meraih kemenangan, " untuk siap tempur pengurus wajib mengetahui peta wilayah masing - masing - masing "

Ketua Plt DPD Prov Dki Jakarta Bambang DH menyampaikan "kita optimis untuk bisa meraih kemenangan di pilkada DKI 2017 asal seluruh struktur mau bekerja keras , kompak, dan solid.

PDI Perjuangan hingga saat ini belum menentukan siapa figur yang akan diusung maju dalam Pilkada DKI 2017 mendatang. Namun demikian, PDI Perjuangan memiliki sejumlah kriteria akan figur tersebut yakni harus mengetahui persoalan yang ada di Jakarta. 

"Calon sebisa mungkin menguasai persoalan di wilayahnya, jangan sampai calon tidak tahu masalah dan harapan di Jakarta sehingga punya program yang sesuai dengan masyarakat Jakarta," 

Dalam kesempatan itu juga Wakil Gubernur Djarot syaiful hidayat memberikan bantuan printer dan scenner untuk program KTA nisasi, serta sejumlah hadiah mobil ambulance, motor, dan komputer yang nantinya akan diberikan kepada DPC, PAC , dan Ranting terbaik se - DKI Jakarta.

Dihadiri kurang lebih 300 orang peserta, yang terdiri dari pengurus DPC, PAC, dan Ranting. Ditunjuk sebagai ketua panitia eko witjaksono wakil ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPC Jakarta Timur.
Readmore »

Kamis, 26 Mei 2016

Tanggulangi Ancaman di Laut, Bakamla Gelar Forkor

Jakarta, 26 Mei 2016 (Humas Bakamla) – Sebagai respon atas maraknya tindak pelanggaran hukum di laut, Bakamla menggelar acara Forum Koordinasi Keamanan Laut dengan Tema “Peran Bakamla dalam Pegelolaan Keamanan dan Keselamatan Maritim Secara Terintegras dengan Mengedepankan DoktrinLaw Enforcement” di Hotel Swiss Bell In Surabaya, Kamis (26/5/2016).

Kegiatan ini dibuka oleh Deputi Kebijakan dan Strategi Irjen Satria F. Maseo, S.E., M.M dan dihadiri pula oleh Eko Susilo Hadi, S.H., M.H. selaku Deputi Informasi, Hukum dan Kerja Sama dan juga selaku Plt. Sestama Bakamla. Selain itu turut hadir Direktur Penelitian dan Pengembangan Bakamla Brigjen Pol. Dr. Drs. Abdul Gofur, M.H. dan Kadiskum Armatim Kolonel (KH) Izmu Edy, S.H., M.H. sebagai narasumber.

Dalam sambutannya, Deputi Jakstra menyampaikan bahwa dalam Forkor yang pertama di tahun 2016 ini, Bakamla berusaha untuk memfasilitasi pertemuan antar instansi dan pihak-pihak terkait untuk membahas permasalahan atau isu keamanan laut yang menjadi fokus kita saat ini. Selain itu kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai wadah sosialisasi peraturan pemerintah serta Undang-undang yang terkait dengan keamanan dan keselamatan maritim, yang sudah seharusnya kita ketahui bersama agar dapat diimplementasikan di lapangan.


Forum ini hendaknya dapat memupuk serta jalinan komunikasi yang efektif dan efisien antara Bakamla dengan instansi di daerah dalam rangka merumuskan strategi dan mekanisme pengamanan laut yang tepat, efektif dan efisien serta dapat tercipta kebulatan sinergitas yang baik dalam pelaksanaan tugas-tugas di lapangan. Melalui forum ini diharapkan terbangunnya kesamaan persepsi dan tindakan dalam rangka melaksanakan pemerintahan yang baik di laut, khususnya aspek penindakan hukum yang efektif dan efisien.

Dalam tugas pokok Bakamla yang salah satunya melaksanakan patroli keamanan dan keselamatan di perairan Indonesia dan wilayah yusdiksi Indonesia, yang didukung sistem peringatan dini dalam pelaksanaan patrol di laut, dijabarkan dalam tiga kemampuan Bakamla yang diharapkan dapat terintegrasi dalam menghadapi segala aktivitas ilegal di laut, yakni kemampuan patroli, kemampuansurveillance dan kemampuan sinergitas.

Terkait keamanan di laut guna mendukung pembangunan di bidang maritim, Bakamla merekomendasikan agar laut bebas dari ancaman kekeras, ancaman navigasi, ancaman terhadap sumber daya laut dan ancaman pelanggaran hukum.


Pada kenyataannya, masih marak terjadi pelanggaran atau tindak kejahatan di laut, sepertiillegal fishing, peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba terutama melalui jalur perairan Indonesia, dan masih banyak lagi tindak pelanggaran hukum lainnya.

Deputi Jakstra menambahkan, masih ada permasalahan lainnya yaitu proses panjang pemeriksaan kapal oleh petugas-petugas yang mempunyai kewenangan di laut yang berdampak pada peningkatan beban (biaya dan waktu) dari pengguna jasa di laut. “Hal ini yang sangat sering dikeluhkan oleh pengguna jasa di laut yang kami dapatkan melalui kegiatan Forum Group Discussion (FGD) Kamla Regional Bakamla. Dari permasalahan di atas, dapat kita telaah dari sisi aspek security andprosperity, mana yang paling menguntungkan”, imbuhnya.

Disampaikan pula oleh Direktur Penelitian dan Pengembangan Bakamla Brigjen Pol. Dr. Drs. Abdul Gofur, M.H., hal inilah yang mendasari timbulnya urgensitas untuk mengkaji dan membenahi mekanisme pengelolaan keamanan dan keselamatan laut. “Sebuah sistem pengelolaan keamanan dan keselamatan di laut yang terintegrasi dan terpadu perlu dibangun dengan melibatkan seluruh komponen kekuatan di laut” tambahnya.

Pati yang pernah menjabat sebagai Wakapolda Riau sangat concern dengan sinergitas kekuatan nasional di laut. “Bagaimana pengelolaan keamanan dan keselamatan laut dengan doktrin law enforcement yang terintegrasi di laut dapat dilakukan? Pertama, penyidikan tidak dapat dilakukan secara sektoral, melainkan harus secara komprehensif agar suatu tindak pelanggaran tidak disidik dengan menggunakan satu peraturan perundangan saja. Kedua, pada saat patroli sebagai upaya pengamanan dan pencegahan, seluruh stakeholder atau instansi yang memiliki kepentingan di laut harus digerakkan secara terpadu dan terintegrasi. Ketiga, masing–masing stakeholder atau instansi yang memiliki kepentingan di laut harus memiliki kerjasama yang kuat. Baik dalam segi information sharing maupun dalam proses penegakan hukum”, jelasnya.

Readmore »

Rabu, 25 Mei 2016

PT Memiontec Indonesia Bangun Water Treatment Plant, Manfaatkan Air Kanal Barat

Kekurangan Air Bersih di DKI Jakarta akan segera teratasi, karena kebocoran air bersih yang mencapai 40% akan segera tertutup dengan penambahan suplai air baku, yang diambil dari Kanal Bajir Barat (KBB), untuk pemenuhan tersebut pada Rabu (25/5) Pemerintah DKI Jakarta yang diwakili Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) serta PT Jakarta Utilitas Propertindo melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman dengan PT Memiontec Indonesia. Untuk membangun sistem pengolahan air baku/water treatment plant (WTP) di Kanal Banjir Barat.

Dalam sambutannya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama atau yang akrab disama Ahok menegaskan, bahwa perihal kebutuhan air baku menjadi air bersih masih kurang. Oleh sebab itu, Ia memilih untuk membangun sistem WTP.

"Pipa bocor ada 40 persen, ini katanya malah mau tambah 10 persen. Lah kenapa nggak beresin yang 40 persen dulu ?, Makanya kita mending bikin water treatment plant sendiri," ujarnya.

Ahok menilai, WTP milik PT Memiontec Indonesia ini dapat meningkatkan kebutuhan air bersih di Jakarta. Apalagi, perusahaan ini sebelumnya sudah memilik pengalaman, baik di negara asalnya Singapura dan Asia lainnya. "Ini air comberan aja bisa langsung diminum. Kita harus mencontoh dengan Singapura yang sebelumnya sudah melakuan hal ini juga," jelasnya.

Direktur PT Memiontec Indonesia, Soelistyo Dewi Kwek mengatakan, ada perbedaan dalam pengolahan air baku di Jakarta. Karena kondisi sungai yang masih terdapat sampah. Teknologi yang digunakan juga menggunakan sistem membran agar produksi air tetap berkelanjutan  disesuikan dengan air baku, kita sebagai perusahaan konstuksi juga sebagai operator dalam pengolahan air bersih yang siap diminum.

"Karena berkaitan dengan darimana air itu berasal ada bedanya. Tetapi tidak ada kendala. Kita juga gunakan membran sistem jadi produksi airnya nggak pernah absen serta menggunakan pipa berkualitas terbaik, untuk saat ini juga bekerjasama dengan beberapa perusahaan di Indonesia, seperti Sinar Mas Grub, Vilma, Aqua, ABC serta perusahaan air lainnya" tandas Dewi Kwek.

Irawati Komisaris PT Memiontec Indonesia menambahkan, bahwa kerjasama ini sebagai upaya pemanfaatan air sungai Kanal Banjir Barat,  akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan Air Minum warga Jakarta, karena dalam pengolahan air sungai  tersebut, tidak sekedar air bersih, tetapi air siap minum,  Bahkan dengan pemanfaatan air Sungai KBB, maka diharapkan juga mengurangi banjir, tegasnya.

Untuk lokasi Pengolahan Air Baku ada di daerah Jembatan Besi, nantinya air Kali akan jadi Air Minum, dan bukan standar bersih biasa, tetapi air yang bisa langsung diminum, dengan teknologi dari Singapura, yang sudah terbukti hasilnya baik, dengan produksi sekitar 500liter/detik, dan mampu mensuplai 250.000 rumah, dan kelebihan lain adalah pemanfaatan air sungai serta mengurangi banjir, dan kerjasama ini akan dilakukan selama 25 tahun, mulai hari ini akan kita segera bangun, pengurusan ijin, amdal, proses laboratorium air serta persyaratan lain. dan setelah 9 bulan, sudah siap produksi dan disalurkan ke warga Jakarta, dan kualitas air yang dihasilkan adalah standar air minum, bukan standar air bersih, tegas Irawati. (Nurul)
.

Readmore »

BAKAMLA RI TERIMA KUNJUNGAN CHINA COAST GUARD

BAKAMLA RI TERIMA KUNJUNGAN CHINA COAST GUARD

 Kepala Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Ka Bakamla RI) Laksdya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H. didampingi sejumlah pejabat tinggi Bakamla RImenerima kunjungan kehormatan dari Deputy Director General China Coast Guard, Chen Yide, di Kantor Pusat Bakamla RI, Jl. Dr. Sutomo-11, Jakarta Pusat, Rabu (25/5/2016).

Dalam kunjungannya, Chen Yide didampingi 5 delegasi lainnya dalam rangka meningkatkan hubungan kerjasama antara Indonesia dan Tiongkok, dalam hal ini  Bakamla RI dan China Coast Guard,terutama dalam hal penegakan hukum di laut.

Adapun poin-poin penting yang disampaikan oleh China Coast Guard pada pertemuan tersebut antara lain terkait konsep MoU sebagai bentuk kerjasama ke depannya, rencana pembangunan jalur komunikasi khusus untuk badan-badan penegak hukum di  laut sebagai bentuk integrasi komunikasi terkoordinasi, dan kunjungan masing-masing instansiantar dua negara tersebut.

“Sebagai bentuk rencana kerjasama ini, China Coast Guard akan mengundang petinggi-petinggi Indonesia untuk melakukan kunjungan ke Tiongkok”, ujar Chen Yide.

Bakamla RI sangat mengapresiasi rencana kerjasama yang akan dibangun antara kedua instansi yang memiliki fungsi sebagai penegak hukum di laut. Hal ini dikatakan Kepala Bakamla RI pada saat melaksanakan pertemuan.

“Bakamla RI tentunya menerima dengan baik rencana kerjasama yang ditawarkan oleh China Coast Guard, namun hal ini perlu dirapatkan secara internal terlebih dahulu dan diketahui oleh Menteri Luar Negeri serta Menkopolhukam. Kerjasama yang memungkinkan akan kita laksanakan di masa mendatang”, ujar Kepala Bakamla RI.

Pada pertemuan tersebut, pihak Tiongkok berharap dapat meneruskan kerjasama multilateral dengan Indonesia di bawah kerangka Forum Regional ASEAN dan Heads of Asian Coast Guard Agencies Meeting (HACGAM).

Pertemuan bilateral yang berjalan cukup harmonis itu diwarnai dengan saling tukar menukar cindera mata. (Humas Bakamla).
Readmore »

Kepala Bakamla RI Beberkan Peran Bakamla dalam Acara Round Table Discussion

Kepala Bakamla RI Beberkan Peran Bakamla dalam Acara Round Table Discussion

 Kepala Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Ka Bakamla RI) Laksamana Madya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H. membeberkan peran Bakamla dalam rangka pengamanan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI), pada Round Table Discussion (RTD) Kajian Strategik Jangka Panjang, di Gedung Astagatra Lt. lV Barat, Ruang Kresna, Lemhannas RI, Jl. Medan Merdeka Selatan No. 10, Jakarta Pusat, Rabu (25/5/2016).

Dalam paparannya, pucuk pemimpin tertinggi di jajaran Bakamla RI itu  mengatakan,  pengamanan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) merupakan konsekwensi Indonesia sebagai negara kepulauan yang telah meratifikasi United Nations Convention on the Law of the Sea(UNCLOS) tahun 1982. Merupakan tanggungjawab atau kewajiban Indonesia untuk mengamankan pelayaran internasional yang telah ditentukan, sekaligus mengandung potensi ancaman keamanan dan kedaulatan.

Seiring dengan dasar hukum internasional yang telah diratifikasi Indonesia, lanjutnya, negara pantai memiliki kewajiban untuk mengamankan ALKI, secara garis besar mencakup penentuan alur laut dan rute penerbangan diatasnya, menentukan skema pemisah, tidak boleh menangguhkan lintas dan menjamin keamanan dan keselamatan navigasi.

Pemerintah Indonesia telah melaksanakan seluruh kewajiban negara pantai ralam rangka mengelola ALKI, sebagaimana telah ditentukan, yaitu di wilayah ALKI I, II, dan III, beserta skema pemisahnya, katanya.

Laksdya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H. juga menjelaskan tugas dan fungsi Bakamla RI yang diamanatkan oleh UU No. 32 Tahun 2014 tentang Kelautan, yaitu melaksanakan patroli keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia. “Khusus untuk kegiatan patroli di perairan ALKI, Bakamla bersama stakeholder secara rutin telah, sedang, dan akan mengamankan ALKI dalam rangka pengamanan Poros Maritim Dunia” ujarnya.

Dalam mendukung kewajiban Indonesia untuk menjamin keamanan dan keselamatan laut  di wilayah ALKI, Bakamla telah membangun Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) di seluruh wilayah Indonesia dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Rote. Salah satu fungsinya yaitu memantau trafic pelayaran di wilayah ALKI. “Sehingga pelayaran internasional melalui ALKI dapat dipantau” imbuh Kepala Bakamla.

Bakamla juga memiliki dua Stasiun Bumi (Ground Station) di Bitung Provinsi Sulawesi Utara dan di Provinsi Bangka Belitung, ini digunakan untuk pemantauan keadaan laut di Indonesia. Selain itu, Bakamla juga telah memiliki jaringan sistem informasi keamanan laut yang terintegrasi, yaitu Bakamla Integrated Information System (BIIS). “Dengan adanya BIIS, dapat dijadikan platform yang memungkinkan Indonesia memiliki Puskodal bersama dan saling terintegrasi dengan stakeholders”, Laksdya TNI Ari Soesedo menjelaskan.

Kajian Strategik Jangka Panjang yang digagas oleh Lemhannas yang bertugas menyelenggarakan pendidikan penyiapan kader dan pemantapan pimpinan tingkat nasional yang berpikir integratif dan profesional, memiliki watak, moral, dan etika kebangsaan, berwawasan nusantara, serta mempunyai cakrawala pandang yang universal ini ditutup dengan sesi tanggapan dari sejumlah undangan, antara lain: Direktur Komersial PT. Pelni Ir. Harry Boediarto dan Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia, Dr. Yusuf Solichin M., Ph.D., M.Si., M.B.A.


Readmore »

Selasa, 24 Mei 2016

Personil Bakamla RI Dalami Ilmu Kejadian Luar Biasa


Dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia khususnya dalam bidang penyelamatan di laut, personel Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) bekerja sama dengan Unit Sertifikasi Keterampilan Pelaut Sekolah Tinggi Perikanan (STP) Pasar Minggu, Jakarta, menggelar pelatihan Basic Safety Training (BST), yang berlangsung  23 s.d. 30 Mei 2016, di kolam renang unit sertifikasi ketrampilan pelaut yang dimiliki perguruan tinggi tersebut, di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Kegiatan yang berlangsung selama tujuh hari ini lebih berkonsentrasi pada pelatihan kejadian luar biasa yang dimungkinkan bisa terjadi di atas kapal, seperti penyelamatan di atas kapal, cara penanggulangan dan penanganan kebakaran, dasar-dasar pertolongan pertama pada korban, dan evakuasi korban.


Menurut Direktur Latihan Bakamla RI Laksamana Pertama (Laksma) TNI Muspin Santoso pelatihan ini dimaksudkan untuk memberikan pembekalan, pemahaman, dan kemampuan dasar bagi personel Bakamla, yang bertugas di atas kapal. “Pelatihan BST ini perlu dilakukan secara berkala, mengingat tingginya risiko kecelakaan di laut, baik faktor alam maupun faktor kesalahan manusia (human error)”, katanya.

Laksamana berbintang satu itu mengatakan hal tersebut, saat meninjau peserta latihan di STP Jakarta, Rabu (24/5/2016). Ia menambahkan, personel Bakamla perlu dibekali pengetahuan dan pemahaman dasar untuk pencegahan terhadap risiko bahaya dari sebuah aktivitas di atas kapal.

Laksma TNI Muspin Santoso yang beberapa waktu lalu menerima Bintang Jalasena Nararya dari  Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P., juga menambahkan, latihan ini memang dikhususkan bagi personel yang akan ditempatkan di atas  kapal  (on board), namun pengetahuan ini juga tetap akan berguna saat personel tersebut ditempatkan di darat. “Sudah seharusnya setiap personel Bakamla siap dalam kondisi apapun sekalipun itu keadaan darurat,” imbuhnya.


BST ini juga dimaksudkan untuk memenuhi sertifikasi dasar bagi setiap personel yang akan melakukan on board. “Setiap personel yang on board, sertifikasi awal yang harus dimiliki adalah Sertifikasi BST,” ujar Laksma TNI Muspin.

“Pelatihan ini merupakan program kegiatan latihan tahunan yang memang sudah termasuk dalam rencana Kedeputian Operasi dan Latihan Bakamla RI.
Readmore »

Try Out SBMPTN PDIP Pecahkan Rekor Muri

Pelaksanaan try out SBMPTN 2016 yang digelar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan se Indonesia masuk dalam rekor Muri.

Ada dua piagam penghargaan Rekor Muri yang diserahkan langsung Ketua Umum MURI Jaya Suprana kepada Ketua Umum DPP PDI Perjuangan HJ Megawati Soekarno Putri dan kepada Ketua Pora DPP PDI Perjuangan.

Peyerahan penghargaan dilaksanakan di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (21/9/2016). Acara ini diikuti kurang lebih 200 ribu peserta siswa SLTA/sederajat di 34 Provinsi se-Indonesia. 

Dalam pembukaannya, Megawati menyisipkan pesan kepada para peserta SBMPTN yang hadir supaya bisa lulus, mendapatkan hasil yang baik dan Perguruan Tinggi Negeri yang diinginkan

 Presiden kelima Republik Indonesia itu mengungkapkan bahwa soal-soal try out yang disajikan merupakan kompilasi dari berbagai soal yang disajikan dalam kurun waktu 10 tahun.

Sehingga, lanjut Megawati, ketekunan peserta dalam belajar menjadi kunci yang tidak kalah penting untuk berhasil lulus dan mendapatkan Perguruan Tinggi Negeri yang diinginkan.

Ketua DPC Jakarta Timur Dwi Rio Sambodo mengatakan bahwa " Try out ini bermaksud menjangkau kalangan pelajar yang memiliki potensi untuk masuk ke perguruan tinggi namun tidak memiliki biaya, karena bila mengikuti try out biasanya harus membayar mahal, di PDI Perjuangan kami menyiapkan ruang untuk generasi muda salah satunya dengan pelaksanaan try out ini "

Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Bidang Pemuda dan Olah Raga (PORA), Anis Saduk menjelaskan " animo pelajar dalam mengikuti acara ini sangat luar biasa, kurang lebih sekitar 2000 Pelajar sejak jam 7 pagi memadati tempat acara "

Anis menambahkan " selama semunggu ini kami jajaran pengurus di Jakarta Timur gencar melakukan sosialisasi ke sekolah, kurang lebih 40 
sekolah kami adakan sosialisai, door to door pun kami lakukan , serta membuka booth khusus pendaftaran di dekat tempat acara, dan karena kami adalah tuan rumah dari pelaksanaan akbar ini maka seluruh panitia pelaksana yang hampir 70 persen dari Jakarta Timur memiliki semangat bersama untuk suksesnya acara ini ".
Readmore »

Senin, 23 Mei 2016

Kepala Bakamla RI Apresiasi Pelaksanaan SOLL Korps Marinir

Kepala Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Ka Bakamla RI) Laksamana Madya TNI (Laksdya TNI) Ari Soedewo, S.E., M.H., menyatakan apresiasinya kepada Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayor Jenderal (Mayjen) TNI (Mar) Buyung Lalana, S.E., yang telah sukses dalam menggelar hajat akbar, yakni  Save Our Littoral Life (SOLL), saat menerima kunjungan kerja Komandan Korps Baret Ungu tersebut, di Kantor Bakamla RI, Jl. Dr. Sutomo no. 11, Jakarta Pusat, Senin (23/5/2016).

Dalam kunjungannya yang didampingi Asisten Operasi Komandan Korps Marinir Kolonel Mar Edi Juardi, Dankormar melaporan singkat mengenai perkembangan  kegiatan Save Our Littoral Live (SOLL) yang telah dilaksanakan tanggal 15 Agustus  2015.

Penanaman sejuta terumbu karangini telah digelar di 53 pantai, yang dibagi menjadi 235 titik penanaman, di seluruh wilayah perairan Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Dari hasil pantauan langsung yang dilakukan Dankormar beserta para prajuritnya, kini SOLL yang merupakan salah satu langkah penyelamatan ekosistem laut itu perkembangannya sudah mencapai 80 hingga 90 persen.

Menurut Ka Bakamla, penanaman terumbu karang yang telah dilakukan Korps Marinir TNI AL seiring dan sejalandengan salah satu tugas Bakamla, yaitu menjaga environment (lingkungan) khususnya lingkungan laut, dalam upayamenjaga ekosistem laut. Hal ini sangat penting untuk menjaga keseimbangan biota laut dan salah satu penunjang kehidupan di laut, ungkapnya.

Sejalan dengan gagasan Mayjen TNI (Mar) Buyung Lalana, S.E., Bakamla RI melalui zona barat (Batam), zona tengah (Manado), dan zona timur (Ambon), juga telah turut serta dalam penanaman terumbu karang secara masal tersebut.

Laksamana berbintang tiga itu berharap, Korps Marinir dan Bakamla dapat terus bersinergi dalam menjaga lingkungan laut, juga keamanan dan keselamatan di laut. “Keselamatan bukan hanya bagi manusia pengguna laut, namun juga keselamatan bagi ekosistem laut”, tegasnya.

Sementara itu Dankormar Mayjen TNI (Mar) Buyung Lalana, S.E., menyampaikan terimakasih atas dukungan Bakamla RI  terhadap kegiatan SOLL dan bertekat akan terus memelihara terumbu karang yang telah ditanam oleh diri dan para prajuritnya.

Dalam kesempatan mendatang Korps Mainir TNI Angkatan Laut bersama-sama dengan sejumlah instansi terkait akan melaksanakan konservasi 100 juta terumbu karang di Kepulauan Seribu dan akan mensukseskan program pemerintah dalam Gerakan "Budaya Bersih dan Senyum", terang Mayjen TNI (Mar) Buyung Lalana, S.E.

“Semoga penanaman terumbu karang ini bisa berhasil, agar bisa bermanfaat bagi masyarakat terutama nelayan. Dengan tumbuhnya terumbu karang, ikan akan bertambah banyak sehingga nelayan bisa sejahtera”, tambahnya penuh harap.

Selain Asops Dankormar, Kepala Biro Umum Bakamla RI Kolonel Laut Suradi Agung Samet, S.Sos., S.T., juga turut hadir dalam pertemuan yang berjalan sangat harmonis tersebut.
Readmore »

Sabtu, 21 Mei 2016

Kasus Ancol, Bikin Adendum Perjanjian BTO, "Gatot Hilangkan Jejak"

Beberapa waktu yang lalu Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjhaja Purnama mengancam akan memecat Dirut Ancol Gatot Setyowaluyo terkait masalah reklamasi Teluk Jakarta.

Bahkan akibat skandal reklamasi ini sejumlah nama baik di kalangan eksekutif dan legeslatif DKI Jakarta telah diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. 


Untuk mengambil hati para pemegang saham Dirut Ancol membuat kegiatan untuk merayakan HUT Jaya Group dengan menghabiskan dana sekitar Rp.1.8 Miliar, sementara bonus untuk karyawan belum dapat dikeluarkan karena belum ada dana yang cukup.


"Masih menunggu pengunjung di pekan lebaran," ujar  manajemen ke karyawan PJA.


Ditambahkannya pula, kegiatan yang menggunakan dana besar ini telah membuat gundah para karyawan. Untuk itu mereka akan brencana mengirimkan petisi ke Gubernur dan Ciputra akibat ketidakadilan ini.


"Gatot dapat gratifikasi rumah di Jogja senilai 7M yang saat ini tengah direnovasi untuk restauran. Dan hal ini telah menjadi rahasia umun di kalangan karyawan karena Gatot telah menggunakan tenaga perencanaan dari Tim Perencanaan PJA, dan semua biaya mobilisasi karyawan Departemen Perencanaan ke Jogja menggunakan SPJ Perusahaan PJA.


"Ini sudah keterlaluan, karena korupsi ini merugikan perusahaan dengan menggunakan  uang perusahaan untuk kepentingan pribadi. Dan karyawan sudah geram melihatnya," ujar salah satu karyawan.


Menurut salah satu sumber yang dapat dipercaya, Gatot juga berusaha membuat Addendum Perjanjian BTO ABC musik Stadium untuk menghilangkan jejak kesalahannya dan sekaligus mendukung Fredi Tan (WAIP) yang telah terlanjur bermain api dengan Gatot. 


"Padahal sekalipun dibuatkan addendum, kasus Tindak Pidana korupsi ABC music stadium tidak dapat dihapus, karena telah terlanjur terjadi nilai kerugian negara (PJA/BUMD) akibat keterlambatan operational ABC oleh WAIP dan akibat ketiadaan show international dalam 2 tahun ini sehingga menyebabkan kerugian sebesar lebih dari 100M.
Readmore »

Megawati Buka Try Out SBMPTN Bagi Lulusan SMA/K

Ketua Umum PDI Perjuangan  Megawati Soekarnoputri, bertempat di GOR Ciracas Jaktim, secara resmi membuka langsung acara try out Nasional, karena disamping digelar di Jakarta, Try Out juga digelar diseluruh Indonesia oleh Kader-kader PDI Perjuangan.

Dalam pidatonya, Mega meminta ribuan siswa peserta ujian fokus dan tidak gugup mengikuti proses ujian try out. "Tidak boleh gugup, kalau gugup akan tentu banyak salah. Harus fokus, karena di sini lah sebenarnya anak-anak bisa melihat seluruh perguruan tinggi di Indonesia dengan fakultas-fakultas nya," kata Mega.

Presiden ke 5 RI ini berbagi pengalaman cara-cara mengerjakan soal kepada para peserta. Dia menyebut, soal yang dibagikan itu, hampir sama dengan soal-soal yang nantinya akan dikerjakan pada saat tes SBMPTN. Kemarin ibu sudah melihat cara untuk menentukan kira-kira hampir sama dengan apa yang nantinya akan disajikan ketika masuk ujian-ujian pada perguruan tinggi tersebut, ungkapnya.

Megawati juga menganjurkan agar peserta try out memilih lebih dari satu jurusan saat SBMPTN. Sebab, cara itu dipercaya Megawati bisa membuka peluang peserta masuk perguruan tinggi.

"Sebaiknya kalau memungkinkan jangan ambil satu, tapi mengambil dua fakultas yang jangan sama, karena tentunya akan membuka ruang untuk memungkinkan kalian masuk perguruan tinggi," Megawati.


Sementara dalan jumpa Pers, Ketua Panitia Try Out, Sukur Nababan menjelaskan, bahwa acara Try Out Nasional Ini diikuti sekitar 200 ribu peserta SLTA sederajat di 34 Provinsi se-Indonesia. acara Try Out Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)  sudah dibuka langsung oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Program Try Out SBMPTN adalah bukti dan komitmen PDIP, khususnya Bidang Pemuda dan Olahraga (Pora) pada dunia pendidikan dan generasi muda bangsa Indonesia," ujar Ketua DPP PDIP Bidang Pemuda dan Olahraga, Sukur Nababan.

Lebih jauh Sukur Nababan mengatakan, tujuan acara tersebut untuk mempersiapkan mental dan psikologi para siswa pada saat menghadapi SBMPTN kerena suasana Try Out sama dengan suasana pada saat SBMPTN nanti.

PDIP ingin Mempersiapkan para siswa cara pengisian data-data pribadi dan data pengisian lembar jawaban pada saat SBMPTN nanti karena banyak siswa melakukan kesalahan pada saat mengisi data-data dan lembar jawaban," ucapnya.

Dia menambahkan, acara ini sekaligus memberikan pemahaman para siswa dalam menentukan universitas unggulan. Misalnya kata dia, daya tampung dan grade universitas, papar Sukur Nababan.

Sementara Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat juga menegaskan, bahwa pelaksanaan tryout nasional yang diselenggarakan DPP PDI Perjuangan ini,  adalah bukti nyata partainya ingin mencerdaskan bangsa. "Ini adalah tujuan partai politik dalam mencerdaskan bangsa dalam bentuk konkret yaitu mendukung anak-anak kita untuk masa depan yang lebih baik. Saya sangat apresiasi terhadap apa yang telah dilakukan DPP PDIP. Saya kira itu aja," katanya.

Pada kesempatan itu, Djarot juga mengapresiasi pelaksanaan acara tryout yang digawangi Ketua DPP PDIP bidang Pemuda dan Olahraga Sukur Nababan. "Atas nama pemerintah, dalam hal ini saya sebagai wakil gubernur, mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Pak Sukur (Sukur Nababan) dan teman-teman dari DPP PDI Perjuangan yang telah melaksanakan try out nasional ini," ujarnya.

Terpenting, kata Djarot, partai berlambang banteng moncong putih ini banyak membantu siswa-siswa dalam persiapan menghadapi SBMPTN. Ini adalah bukti nyata PDI Perjuangan bagi calon-calon mahasiswa, dimana partai ini membantu anak-anak kita dalam mempersiapkan diri menghadapi SBMPTN, tegas Djarot.




Ditempat yang sama, Anggota DPRRI dari Komisi X yang bermitra dengan Kemendikbud, SB Wiryanti Sukamdani saat ditemui wartawan juga menegaskan, bahwa Try Out bagi siswa SMA/K ini, merupakan bentuk kepedulian PDI Perjuangan, dimana para lulusan SMA/K ini adalah generasi penerus bangsa, kita ingin memberikan bimbingan untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri yang mereka inginkan, paparnya.




Readmore »

Jumat, 20 Mei 2016

Upacara Harkitanas, 20 Anak Pingsan

Upacara Bendera yang digelar Pagi Hari oleh Pengelola Museum Kebangkitan Nasional Jakarta, kali ini berbeda dengan tahun  sebelumnya, dimana anak-anak Sekolah Dasar maupun SMP banyak yang jatuh pingsan, bahkan upacara pada tanggal 20 Mei tersebut juga terdapat 20 anak pingsan, dan harus dirawat.

Dari pantauan di lokasi, anak-anak peserta Upacara memang sudah datang pagi hari berangkat dari Sekolahan menuju Museum Kebangkitan Nasional, namun sepertinya anak-anak memang tidak sempat sarapan, sehingga sebelum pingsan mereka memegang perut kesakitan, sementara kue yang disediakan panitia tidak dibagikan pada pagi hari, namun pada menjelang siang usai upacara, sehingga upacara dengan sambutan yang teramat panjang tersebut, menjadikan anak-anak satu persatu harus kesakitan dan jatuh pingsan.

Sementara panitia terlihat masa bodoh dan menyerahkan pada tim medis, dan Kepala Museum pun tidak segera menengok 20 anak yang pingsan, karena sibuk dengan kegiatannya sendiri. Para wartawan yang hadirpun menyesalkan cara kerja panitia Harkitnas Museum Kebangkitan Nasional yang kurang profesional, (Red)

Readmore »

Bakamla RI Gagalkan  Selundupan Bawang dan Barang Bekas dari Singapura

Kapal Nasional (KN) Bintang laut yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Patroli Nusantara IV 2016 Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI berhasil menggagalkan kapal cargo yang diduga akan menyelundupkan bawang merah, bawang putih,sayuran, buah2an seberat 8 ton, barang-barang bekas campuran, 1000 drum aspal, jaring ikan, silikon serbuk plastik, freezer, serta bahan campuran fiber, dari Jurong, Singapura ke Tanjung Pinang, di perairan Batam, Jum’at (20/5/2016).

Awalnya, pada TW 0520.0645, kapal milik Bakamla RI bernomor lambung  4801 itu mendeteksi sebuah kapal cargo arah ke timur di utara Nongsa Batam. Pada pukul 07.00, KN Bintang Laut yang dikomandani Mayor Laut (P) Faruq Dedy S. itu segera  melaksanakan pemeriksaan terhadap kapal yang dicurigai tersebut dengan hasil pemeriksaan sbb: nama kapal KM Lestari, GT 298, bermuatan bawang merah, bawang putih,sayuran, buah2an seberat 8 ton, barang-barang bekas campuran, 1000 drum aspal, jaring ikan, silikon serbuk plastik, freezer, serta bahan campuran fiber, yang semuanya akan diselundupkan dari Jurong, Singapura ke Tanjung Pinang.


Setelah ditangkap, kapal yang dinahkodai Muhammad Yasin Bin Said (warga Negara Indonesia) itu segera dikawal menuju Dermaga Umum Batu Ampar untuk menjalani proses lebih lanjut.

Menurut Direktur Operasi Laut Bakamla RI Kolonel Laut (P) Rahmat Eko Raharjo, pelanggaran terebut dapat dijerat dengan UU no 16 th 1992 pasal 31 (1) UU Karantina untuk bawang, buah dan sayuran, dengan ancaman pidana 3 th denda 150 jt.

Selain itu, lanjut mantan Paban 1 Srena Mabesal tersebut, jenis pelanggaran tersebut dapat dikenai UU minerba no 4 th 2009 pasal 161 tentang pengangkutan minerba (aspal) dari luar yang tidak memiliki ijin usaha pengangkutan mineral, dengan  hukuman pidana 10 th denda 10 M.

Pamen TNI Angkatan Laut bermelati tiga yang kini berdinas di lingkungan Bakamla RI itu berharap agar para pelaku kejahatan di laut akan menjadi jera sehingga tidak akan berani mengulanginya lagi. “Masih ada lagi undang-undang yang memberatkannya, yakni UU pelayaran barang tidak  sesuai manifest, dan UU kepabeanan tentang penyelundupan”, imbuhnya.(Nrl/Humas Bakamla)
Readmore »