Minggu, 20 Juli 2014

Dialog dan Buka Puasa PHDI bersama Pengurus FKUB DKI

Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi DKI Jakarta, sebagaimana program rutin tahunan FKUB DKI, terus membangun kebersamaan bersama seluruh jajaran anggota, salahsatunya adalah dengan menggelar Safari Ramadhan dengan berkeliling ke seluruh anggota, untuk menggelar Dialog Interaktif yang juga dibarengi dengan kegiatan buka puasa bersama, setelah menggelar Dialog dan Buka Puasa di Matakin dan PGI DKI, pada Jumat (17/7) kembali menggelar acara Buka Puasa dan Dialog bersama jajaran Pengurus Parisada Hindu Dharma Indonesia Provinsi DKI Jakarta, di Gedung Dharma Sevanam Pura Aditya Jaya Rawamangun.

Sebagai tuan rumah Parisada Hindu Dharma Indonesia Provinsi DKI Jakarta yang diwakili Pedanda Panji Sogata, mengaku bersyukur dapat melakukan buka puasa bersama dengan pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama serta mengadakan dialog tentang Makna Puasa, dan kegiatan ini sudah digelar di Pura Aditya Jaya Rawamangun yang ke tiga kalinya,  sehingga umat Hindu juga mengerti akan pentingnya umat Islam untuk berpuasa serta berbuka bersama, sehingga pada akhirnya bisa saling mengenal dan saling menghargai serta saling menghormati dalam menjalankan ibadah agamanya masing-masing, paparnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Ketua FKUB Provinsi DKI Jakarta, DR. KH. Ahmad Syafi’i Mufid, bahwa Safari Ramadhan FKUB DKI dengan melakukan Buka Puasa berkeliling ke anggota FKUB, merupakan kegiatan ketiga sejak didirikannya Forum Kerukunan Umab Beragama DKI Jakarta, dan ini sebagai bagian pendidikan multi kultural, kalau umat beragama lain tidak memahami akan Ramadhan maupun Salam secara Islam, maka dengan kegiatan seperti ini umat Hindu juga memahami, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman, kita bisa saling menghargai satu sama lain.

Kegiatan seperti ini juga sebagai wujud implementasi dari pengamalan nilai-nilai luhur yang ada pada Pancasila untuk saling menghargai penganut agama yang satu dengan yang lain, FKUB terus mencari waktu untuk saling berkomunikasi, kita tidak ingin memperdebatkan perbedaan, karena kita sudah sepakat dalam satu bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.



Diakuinya untuk berbicara perbedaan memang mudah, karena NKRI ini terdiri dari berbagai Suku, Budaya, Ras maupun Agama, tentusaja yang kelihatan adalah perbedaan, Kebhinekaan ini realitas, dan kita sudah sepakat menjadi satu nusa, satu bangsa dan satu bahasa yaitu Indonesia. Dan kita juga sudah sepakat satu tujuan yaitu keadilan dan kemakmuran, oleh sebab itu kita tidak perlu berbicara perbedaan namun marilah kita bangun kebersamaan untuk mencapai tujuan Masyarakat yang adil dan makmur, pintanya.

Saat disinggung akan Pilpres 2014 yang sudah digelar pada 9 Juli, dan kini menunggu hasil penghitungan KPU pada 22 Juli, KH. Ahmad Syafi’i Mufid berharap Masyarakat Indonesia akan menerima putusan KPU tersebut, kita sudah cukup lelah karena sejak tahun 1955, 1971 dan terus setiap 5 tahun melakukan pemilihan Presiden, namun bangsa ini seringkali ribut, padahal sudah ada aturan yang dilaksanakan, oleh sebab itu keputusan tertinggi nantinya harus bisa diterima, karena setelah pengumuman KPU, apabila ada hal-hal yang kurang sesuai dan dianggap tidak jujur dan adil, dapat melakukan gugatan di Mahkamah Konstitusi, namun apabila sudah dip roses dan di putuskan oleh MK, maka putusan tersebut hendaknya pendukung kedua Capres tersebut dapat saling menghormati dan menghargai, tidak bolehlagi ada persoalan lain, dan kita harus menjunjung tinggi putusan MK tersebut, karena kalau bangsa ini ribut, maka yang diuntungkan adalah bangsa lain, karena bangsa Indonesia juga memiliki kompetiter dengan Negara lain, dan kita tidak akan mampu bersaing dengan bangsa lain, kita semua tidak ingin bangsa ini terpecahbelah maupun kembali di jajah oleh Negara lain, oleh sebab itu mari kita sikapi keputusan KPU, maupun MK sebagai lembaga hukum tertinggi, siapapun Capres terpilih adalah pilihan Rakyat Indonesia dan ini adalah takdir dari Allah SWT, dan kita wajib untuk menerimanya, seluruh pimpinan umat beragama agar dapat menjelaskan kebenaran yang hakiki, sehingga masyarakat dapat hidup tentram dan damai, papar , KH. Ahmad Syafi’i Mufid. 
Readmore »

Teater Imax Keong Emas Luncurkan Film Island of Lemurs “MADAGASCAR”

Teater Imax Keong Emas yang pada tahun 2014 ini telah genap berusia 30 tahun, yang didirikan atas prakarsa (alm) Hj Siti Hartinah Soeharto  telah memberi warna dan arti tersendiri dalam kepariwisataan Indonesia, khususnya di ibukota Jakarta, karena Teater Imax Keong Emas merupakan satu-satunya tempat hibur film Imax dengan layar terlebar se-Asia Tenggara. Serta didukung dengan film-film Imax terbaik dengan bernuansa pendidikan, sehingga Teater Imax Keong Emas merupakan tempat hiburan keluarga dilingkungan Taman Mini Indonesia Indah, yang layak disaksikan mulai dari anak-anak hingga dewasa.

Dalam acara jumpa PERS serta buka puasa bersama seluruh media cetak dan elektronik beberapa hari lalu, Manajer Teater Imax Keong Emas TMII, H Purwanto pada wartawan menjelaskan, bahwa untuk memberikan hiburan di saat liburan Hari Raya Idul Fitri 1435 Hijriah tahun 2014 ini, Teater Imax Keong Emas akan memberikan hiburan film terbaru yaitu “Film Island of Lemurs MADAGASCAR, yang sangat cocok disaksikan anak-anak serta keluarga.

Diakui H Purwanto sebenarnya Film Imax yang ditawarkan cukup banyak hingga 100 film Imax, namun sebagaimana misi Teater Imax Keong Emas dalam menyajikan film unggulan sebagai sarana hiburan yang tetap bernuansa pendidikan serta edukasi, maka diputuskan untuk mengambil Film Island of Lemurs MADAGASCAR yang layak di saksikan anak-anak, remaja, dewasa hingga orang tua, karena Film Island of Lemurs MADAGASCAR ini adalah Film terbaru yang dibuat di Madagascar sebagai pulau terkenal di dunia yang disinggahi Lemurs untuk berevolusi. Yaitu Primata yang lucu mirip seperti seekor kucing, tupai dan seekor anjing. Hewan ini unuk kadang menampilkan perilaku menarik, rupaya lemurs juga merupakan binatang yang memiliki naluri seni, kadang bernyanyi bersama seperti bunyi sirine polisi, juga mirip suara nyanyian paus bungkuk ditengah lautan, kadang berlompat-lompat di atas pasir ditepi pantai seperti penari balet. Dan  Lemurs memiliki sejarah evolusi yang menarik dan satu-satunya alasan mereka masih ada hingga saat ini, karena esolasi Madagascar.

Kita berharap Film Island of Lemurs MADAGASCAR yang diputar dalam durasi 45 menit ini akan dapat diterima dan ditonton oleh seluruh kalangan masyarakat Indonesia dan dapat memberikan motivasi kepada berbagai pihak dalam menjaga dan melindungi satwa/primata langka di Indonesia, seperti orang utan, Harimau Sumatera, serta satwa lainnya agar tetap terjaga kelestariannya dan tidak boleh punah, pinta H Purwanto. 
Readmore »

TP PKK Jaktim Santuni Anak Yatim, Janda, Dhuafa, Ustadzah dan Petugas Kebersihan

Sebagaimana program rutin Tim Penggerak PKK Kota Administrasi Jakarta Timur, di setiap bulan Ramadhan seluruh jajaran pengurus TP PKK Jaktim melakukan kegiatan Safari Ramadhan dan Santunan Anak-anak Yatim serta kaum dhuafa, janda PNS golongan 1 dan 2, juga petugas kebersihan dilingkungan kantor walikota, petugas taman dan office boy. Acara yang  digelar di Gedung Serbaguna Kantor Walikota Jaktim tersebut, juga dihadiri oleh Walikota Jakarta Timur HR Krisdianto dan Kepala Suku Dinas Kesbang pol Jaktim  dan beberapa pejabat dilingkungan Walikota Jaktim.

Dalam sambutannya Walikota Jakarta Timur, Drs. H.R. Krisdianto, M.Si, mengatakan, sebagai umat muslim yang beriman diwajibkan untuk mencintai dan perduli dengan anak yatim dan kaum dhuafa dengan memberikan santunan kepada mereka. “Kegiatan pemberian sangtunan kepada anak yatim, kaum dhuafa, dan para ustadzah yang dilakukan oleh TP PKK dan Dharma Wanita Persatuan Kota Administrasi Jakarta Timur merupakan perbuatan mulia sebagai umat muslim yang memiliki keimanan yang baik,” tegasnya.

Lebih jauh HR Krisdianto berharap, kedepan akan semakin banyak lagi anak yatim dan kaum dhuafa yang disantuni, apalagi santunan itu dilakukan pada bulan suci Ramadhan dimana amal ibadah akan dilipat gandakan. Diharapkan, juga para kader PKK dan Dharma Wanita Persatuan serta para warga agar menjalankan puasanya sebaik mungkin karena dengan berpuasa sudah banyak bukti bahwa puasa dapat membuat seseorang semakin sehat.

Dalam kesempatan tersebut Walikota Jakarta Timur ini juga berpesan agar bulan Puasa yang tinggal beberapa hari, masyarakat tetap waspada akan bahaya kebakaran, jangan sampai memeriksa kompor saat setelah sahur, serta tetap mengawasi anak-anaknya agar tidak keluar setelah berbuka puasa maupun sahur, demikian juga bagi mereka yang akan mudik lebaran, agar menitipkan pada tetangga yang tidak mudik, demi keamanan. Serta tidak mengajak orang lain atau saudara untuk  pergi ke Jakarta, pintanya.

Sementara ditempat yang sama Ketua TP PKK Kota Administrasi Jakarta Timur, Hj. Yenni Apsari Krisdianto, juga mengatakan, fasilitas bhakti sosial gerakan PKK adalah kegiatan rutin yang selalu dilaksanakan dari tahun ke tahun. Untuk tahun ini mengambil tema, “Marhaban Yaa Ramadhan, mari wujudkan cinta kepada Allah SWT dengan mencintai anak yatim dan dhuafa.”

Santunan kali ini diberikan pada Anak yatim sebanyak 125 orang, dhuafa sebanyak 125 orang , para Ustadzah sebanyak 75 orang masing masing mendapatkan 250 ribu. Bantuan sembako sebanyak 500 paket sembako diperuntukan untuk 325 anak yatim dan dhuafa dari PKK dan 175 anak yatim dan dhuafa golongan I dan II PNS dari dharma wanita, serta menyalurkan zakat kepada 320 orang yang terdiri dari pamdal, cleaning service, dan tukang sapu taman mendapatkan santunan uang tunai. PKK Provisi DKI Jakarta memberikan santunan berupa paket pakaian sholat seperti sarung, baju koko, dan peci sebanyak 150 paket dan ditambahkan dari TP PKK Jakarta Timur sebanyak 50 paket pakaian Sholat,” papar Yenni. 
Readmore »

Pemkot Jaktim Gelar Penyuluhan Hukum Bagi 120 Pelajar SMA/SMK

Banyaknya kasus pelanggaran hukum yang dilakukan para remaja dan pemuda, yang rata-rata masih duduk di bangku sekolah SMA/K seperti pelanggaran lalu lintas maupun penyalahgunaan Narkoba, telah mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memberikan penyuluhan hukum, khusus bagi Pelajar SMA/K Se-Jakarta Timur. Kegiatan yang dilakukan Bagian Hukum Pemkot Jakarta Timur tersebut menampilkan pembicara dari Korlantas Polri serta Badan Narkotika Nasional (BNN). Dan kegiatan tersebut diikuti 120 pelajar SMA/SMK di Jakarta Timur.

Saat membuka acara tersebut, Walikota Jakarta Timur Drs. H.R. Krisdianto, M.Si, menegaskan, bahwa Narkoba dan ketertiban lalu lintas di jalan raya, merupakan dua masalah yang kerap dilakukan oleh pelajar, khususnya pada tingkat SLTA.

“Seperti yang kita ketahui bahwa akhir-akhir ini telah terjadi berbagai kasus di lingkungan pendidikan, khususnya para pelajar yang diduga terkait dengan peredaran serta penggunaan narkoba, oleh sebab itu melalui penyuluhan ini, diharapkan para pelajar dapat mengetahui bahaya penggunaan narkoba bagi kesehatan dan masa depan kehidupan generasi muda serta ancamannya yang begitu berat. “Saya berharap para generasi muda termasuk para siswa dan siswi dapat membantu pemerintah dalam pemberantasan peredaran dan pemakaian narkoba di kalangan generasi muda,” ujarnya.

Sementara Kasudin Dikmen Kota Administrasi Jakarta Timur,  Drs H Budiana,MM  saat dimintai tanggapan akan kegiaten tersebut menegaskan, bahwa pihaknya menyambut baik diadakannya pembinaan sadar hukum bagi para siswa/siswi SLTA ini.

Menurutnya, penyalahgunaan narkoba kini sudah merambah ketingkat remaja dan pemuda, dan mereka adalah pelajar, ini menjadi perhatian serius bagi Dinas Pendidikan, dan dirinya berharap pembinaan terhadap pelajar, oleh jajaran Kepolisian maupun BNN serta Ormas yang peduli akan bahaya penyalahgunaan Narkoba, khususnya di Jakarta Timur, dapat terus ditingkatkan di sekolah-sekolah, sehingga Generasi Muda sebagai penerus bangsa dapat terhindar dari bahaya narkoba tersebut, tegasnya.
Readmore »

BNNK Jaktim Bangun Advokasi dan Jejaring Dilingkungan Pemkot

Kejahatan narkoba adalah masalah serius yang mengancam setiap orang pada setiap saat. Maka, dalam mengemban misi P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba), BNNK Jakarta Timur, terus menggandeng seluruh pihak, termasuk instansi pemerintah maupun swasta menjadi kader anti narkoba. Dan kegiatan yang beberapa waktu lalu digelar adalah membentuk jejaring anti narkoba diseluruh jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur. Acara yang digelar di Gedung Pola Kantor Walikota Jaktim tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Jaktim H Husein Murad, seluruh kasudin, Camat dan Lurah.

Wakil Walikota Jaktim H Husein Murad mengaku mendukung penuh upaya BNNK Jaktim ini, kegiatan ini sebagai rangkaian komunikasi secara sistimatis agar upaya dalam membuat kebijakan dan keputusan di jajaran Pemkot Jaktim untuk selalu siap menjadi kader anti narkoba, dan dapat memberi manfaat positif bagi masyarakat, pintanya.

Sementara Kepala BNNK Jaktim Supardi SH, MH berharap seluruh SKPD di Kota Administrasi Jakarta Timur ini dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian untuk melakukan sosialisasi akan bahaya narkoba dilingkungan kerja masing-masing serta ditempat tinggalnya, pintanya.

Hal senada juga diungkapkan Plt Kasie Pencegahan BNNK Jaktim, Anton S Siagian SH, MH, bahwa pembentukan jejaring Anti Narkotika dilingkungan SKPD serta Camat dan Lurah se-Jakarta Timur ini dapat membangun kemitraan dan hubungan yang baik, untuk bersama-sama memerangi penyalahgunaan Narkotika di Jakarta Timur.

kegiatan advokasi juga sebagai implementasi Inpres No. 12 Tahun 2011 Tentang Pelaksanaan Kebijakan dan Strategi  Nasional P4GN  di lingkungan Pemerintah Kota Jakarta Timur, kita berharap seluruh institusi di jajaran Pemkot Jaktim dapat turut serta  bersinergi bersama BNNK Jaktim sebagai Agen Anti Narkoba. Dan sinergi tersebut dapat dimulai dengan menjadi agen anti narkoba bagi diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitar dan juga menambahkan di lain waktu sinergi dapat juga dilakukan dalam bentuk sebuah kerja sama dalam pelaksanaan kegiatan terkait P4GN, ungkapnya. 
Readmore »

Presiden SBY Ajak Kedua Capres Buka Puasa Bersama, Pecahkan Masalah Bangsa

Pertemuan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan kedua pasangan Capres dan Cawapres untuk kedua kalinya dalam acara buka puasa bersama, di Istana Negara, Minggu (20/7/2014), oleh Pengamat Politik dari Universitas Indonesia (UI) Makmur Keliat, dinilai memiliki tujuan untuk menciptakan suasana sejuk, aman, dan damai di masyarakat menjelang penetapan hasil pemilu Presiden oleh KPU, pada 22 Juli mendatang.

Lebih jauh, kata Makmur, acara buka puasa tersebut juga merupakan momentum politik yang sangat penting dan bagian dari proses komunikasi politik.

Makmur mengatakan dalam komunikasi politik, pertemuan itu menyampaikan pesan kepada publik bahwa perkembangan politik menjelang pengumunan pilpres  terkendali dan manageable.

Di sini, katanya, SBY ingin memastikan transisi kepemimpinan berjalan mulus agar pelaku bisnis baik domestik maupun pihak asing tetap menanamkan investasinya di masa menjelang penetapan hasil Pilpres ini.

"Ia ingin menyampaikan pesan positif kepada pasar yakni para pelaku bisnis, baik domestik maupun asing, agar melihat pertemuan tersebut sebagai suatu sinyal adanya kepastian politik dalam transisi kepempimpinan nasional," ujarnya.

Selain itu, kata Makmur pertemuan itu dinilainya memiliki dampak meminimalkan kemungkinan kerumunan parade politik muncul jelang penetapan KPU.

Meski demikian, Makmur mencatat sebaiknya pertemuan itu dibangun dengan agenda transparansi yang jelas dengan adanya pernyataan publik setelah pertemuan itu.

"Dan pernyataan harus memuat 3 hal pokok. Yakni kesediaan dari kedua pasangan untuk mendukung independensi institusi KPU, kesediaan untuk mengelola masalah-masalah yang tersisa, serta komitmen bersama untuk mempererat keutuhan bangsa sekaligus memperjuangkan dan memprioritaskan kepentingan nasional," katanya

Readmore »

Jumat, 11 Juli 2014

Andy Muchdar : PMKS Psikotik Terus Bertambah, PSBL HS2 Butuh Renovasi

Sebagaimana biasa dihari menjelang hari besar seperti Idul Fitri maupun Natal, jumlah penyandang masalah kerawanan sosial (PMKS) seperti gelandangan diwilayah DKI Jakarta terus bertambah, demikian juga PMKS penyandang masalah kejiwaan (Psikotik), juga mengalami peningkatan, sehingga jumlah binaan di Panti Sosial Bina Laras  Harapan Sentosa II (PSBL-HS2) dibilangan Cipayung Jakarta Timur terus bertambah.

Saat ditemui di kantornya,  Kepala Panti PSBL HS II Cipayung Jakarta Timur, Andy Muchdar pada wartawan menjelaskan, bahwa PSBL HS II sebenarnya menampung penyandang masalah kejiwaan hasil rasia dari Satpol PP, di bulan Ramadhan ini pihaknya terus menerima kiriman dari hasil rasia tersebut, meskipun sebenarnya kapasitas suda over loads, namun demikian PSBL HS 2 sudah mengantisipasi hal tersebut.

Panti Sosial Bina Laras dibawah binaan Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta sebenarnya ada 4 panti, namun untuk PSBL HS 2, merupakan Klaster I, dimana panti ini adalah pertama menerima PMKS dari hasil rasia, dan kita memberikan pelayanan dengan baik, apakah PMKS yang terjaring tersebut dari Jakarta maupun Provinsi lain, dan pelayanan yang diberikan sudah sesuai prosedur yang diatur Dinas Sosial.

Diakuinya kapasitas PSBL HS 2 hanya menampung 350 orang, namun karena jumlah PMKS terus bertambah, saat ini jumlah binaan sudah mencapai 638, ini berarti melampaui kapasitas binaan atau overload, oleh sebab itu pihaknya berharap Pemerintah DKI Jakarta bersama DPRD DKI yang baru, untuk dapat memikirkan kondisi yang demikian, dengan menambah kapasitas bangunan serta fasilitas pendukung lainnya.

Beberapa langkah sudah dilakukan seperti pemulangan bagi binaan yang sudah sembuh, namun hal tersebut juga tidak mudah karena banyak keluarga yang tidak bisa menerima keluarganya yang pernah menderita kejiwaan, oleh sebab itu butuh dukungan dari masyarakat untuk menerima kembali seseorang yang sudah sembuh dari penyakit psikotik tersebut, pinta Andy Muchdar. 
Readmore »

Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim, Keluarga H Chandra Kwatli

Jika kita diberi kelebihan rizki oleh Allah, manfaatkan waktu Ramadhan untuk banyak-banyak berderma, di antaranya adalah dengan memberi makan berbuka karena pahalanya yang amat besar. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,  “Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.”

Seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap Ramadan Pengusaha Nasional yang juga aktif di Komunitas  Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), bertempat di kediamannya, menggelar acara Buka Puasa bersama serta Santunan bagi anak-anak Yatim piatu dan kaum Dhuafa, acara yang rencana dihadiri oleh 200 anak yatim tersebut, yang hadir terus bertambah hingga 300 orang, sehingga saat Sholat Tarawih rumah H Chandra Kwatli penuh hingga ke jalan, menambah kebahagiaan dan berkah buat keluarga Mantan Ketua RAPI Provinsi DKI Jakarta tersebut.


Hadir juga tamu undangan rekan-rekan dari RAPI yang biasa bersapa di Udara, suasana terlihat berbeda, disaat mereka bertemu dan bersapa, seakan mengobati rasa kebersamaan dan kekeluargaan, disamping itu sebagimana tradisi saat memimpin RAPI DKI, dalam setiap kegiatan, selalu menyisihkan bantuan bagi anak yatim, sehingga ditengah acara buka puasa bersama, keluarga H Chandra juga memberikan santunan pada 300 anak yatim dan dhuafa, dan terlihat akan-anak yatim menikmati menu buka puasa yang disajikan keluarga.

Sebelum berbuka puasa, anak-anak juga mengikuti siraman rohani dari Ustad Mafuh, dan Sholat Maghrib berjamaah, wajah gembira terpancar dari anak-anak saat buka puasa tiba, mereka memulai dengan makanan takjil, Sate Ayam, Bakso dan dilanjutkan makan nasi, yang kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Sholat Tarawih bersama.

Disela  acara tersebut,  H Chandra Kwatli saat ditemui wartawan menjelaskan, bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan berbuka puasa yang ke 3, dibulan ramadhan ini, undangan sebenarnya ada 200, namun dirinya bersyukur yang hadir lebih banyak, hingga 300 orang, dan mereka adalah anak yatim yang rutin mengikuti pengajian di kediamannya, dan sebagai tuan rumah mengucapkan terimakasih pada seluruh hadirin. 
Readmore »

120 Pelajar SMA/SMK di Jakarta Timur Mengikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

120 pelajar SMA/SMK di Jakarta Timur beberapa waktu lalu, mengikuti penyuluhan Sadar Hukum yang membahas masalah bahaya narkoba dan ketertiban berlalu lintas, di Ruang Pola Kantor Walikota Jakarta Timur,  Kegiatan yang diadakan Bagian Hukum Jakarta Timur ini, menampilkan narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Korlantas Polri.

Kasudin Dikmen Kota Administrasi Jakarta Timur,  Drs H Budiana,MM  menyambut baik diadakannya pembinaan sadar hukum bagi para siswa/siswi SLTA ini. Menurutnya, penyalahgunaan narkoba kini sudah merambah ketingkat remaja dan pemuda, dan mereka adalah pelajar, ini menjadi perhatian serius bagi Dinas Pendidikan, dan dirinya berharap pembinaan terhadap pelajar, oleh jajaran Kepolisian maupun BNN serta Ormas yang peduli akan bahaya penyalahgunaan Narkoba, khususnya di Jakarta Timur, dapat terus ditingkatkan di sekolah-sekolah, sehingga Generasi Muda sebagai penerus bangsa dapat terhindar dari bahaya narkoba tersebut, tegasnya.

Pihaknya juga mengucapkan terimakasih kepada BNNK Jakarta Timur, Kepolisian, Forum P4GN serta Granat Jaktim, maupun Ormas yang peduli bahaya Narkoba yang telah memberikan penyuluhan di beberapa sekolah SMA/K, di Jakarta Timur, dan kerjasama ini diharapkan dapat terus ditingkatkan untuk menyelamatkan Generasi bangsa dari Narkoba dan zat adektif lainnya, pinta H Budiana.

Sementara dalam sambutannya Walikota Jakarta Timur Drs. H.R. Krisdianto, M.Si, juga menegaskan, bahwa Narkoba dan ketertiban lalu lintas di jalan raya, merupakan dua masalah yang kerap dilakukan oleh pelajar, khususnya pada tingkat SLTA.

“Seperti yang kita ketahui bahwa akhir-akhir ini telah terjadi berbagai kasus di lingkungan pendidikan, khususnya para pelajar yang diduga terkait dengan peredaran serta penggunaan narkoba,” kata Walikota, oleh sebab itu melalui penyuluhan ini, diharapkan para pelajar dapat mengetahui bahaya penggunaan narkoba bagi kesehatan dan masa depan kehidupan generasi muda serta ancamannya yang begitu berat. “Saya berharap para generasi muda termasuk para siswa dan siswi dapat membantu pemerintah dalam pemberantasan peredaran dan pemakaian narkoba di kalangan generasi muda,” ujarnya.

Readmore »

Renovasi Kantor KB Jakarta Utara, Wujud Perhatian Pemda DKI Terhadap Progam KB

Beberapa waktu lalu Walikota Jakarta Utara, Heru Budi Hartono didampingi Kepala Kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat DKI Jakarta, Dedet Sukendarserta dan Kepala Kantor KB Jakarta Utara, Hasanudin Hadi Suryo telah  meresmikan beroperasinya gedung baru Kantor Keluarga Berencana ( KB ) Jakarta Utara, Jalan Agung Utara Raya, Kelurahan Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Dengan bangunan megah berlantai 2 tersebut sebagai bukti bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memiliki komitmen tinggi dalam Program Keluarga Berencana, yaitu mewujudkan  Masyarakat Jakarta yang Berkualitas, Mandiri, Sejahtera dan Berwawasan Gender, hal tersebut diungkapkan Kepala Kantor KB Jakarta Utara, Hasanudin Hadi Suryo saat ditemui wartawan disela acara tersebut.

Lebih jauh dijelaskan, bahwa pihaknya bersyukur dengan telah selesainya renovasi kantor KB Jakarta Utara ini, sebagai sarana pendukung pelayanan masyarakat akan program KB, diakuinya perhatian Pemda DKI dalam Program KB bukan hanya sarana, tetapi juga telah meningkatkan anggaran, oleh sebab itu seluruh jajaran Kantor KB Jakarta Utara juga akan terus meningkatkan kinerja aparat di lapangan, sehingga dalam upaya mewujudkan Keluarga Kecil Bahagia dan Sejahtera, peningkatan kualitas hidup perempuan dan perlindungan anak serta mewujudkan masyarakat yang partisipatif dan peduli melalui perubahan sikap dan perilaku dalam ber-KB juga dapat meningkat, tegas  Hasanudin Hadi Suryo.

Walikota Jakarta Utara, Heru Budi Hartono berharap  Keberadaan gedung baru ini diharapkan dapat memotivasi pegawai untuk terus memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat, kantor ini juga sebagai salah satu lintasan titik penilaian adipura sejak tahun 2008 hingga saat ini, dan nilainya juga sangat baik dan bisa mendongkrak penilaian adipura. Saya harapkan bisa terus dipertahankan, papar Walikota. 
Readmore »

Rabu, 09 Juli 2014

Hitung Cepat RRI Lebih Akurat dan Rasional

Perolehan suara pasangan calon presiden Prabowo-Hatta meraih 47,28 persen versi hitung cepat (quick count) RRI. Adapun, pasangan Jokowi-JK mendapat 52,72 persen.

Suara yang masuk baru 95,35 persen. Karena di atas 90 persen, suara diprediksi akan stabil hingga suara yang masuk 100 persen.

Dari 33 provinsi, Prabowo-Hatta menang di sembilan provinsi, termasuk Jawa Barat dan Banten. Sedangkan, Jokowi-JK unggul di 24 provinsi, termasuk di Jawa Tengah, Jawa Tengah dan Bali, yang merupakan basis PDIP.

Seperti diketahui, penghitungan cepat RRI merupakan yang terakurat dan paling presesi di Pileg 9 April lalu. Direktur Utama RRI Rosalita Niken Widiastuti mengatakan, hasil di pileg lalu, margin of error dari hitung cepat RRI dibanding KPU adalah 0,41 persen.

"Ternyata angka ini lebih kecil dibanding perkiraan kami sebesar 1 persen. Target kami pada pemilihan presiden nanti, angkanya bisa lebih kecil lagi atau minimal sama dengan Pileg,” ujarnya belum lama ini.

Metode yang digunakan RRI adalah metode kuantitatif dengan multy stage random sampling. Dengan sistem ini, RRI menentukan 2 ribu TPS amatan yang dipilih dengan pertimbangan paling merepresentasikan suara pemilih.

Kali ini, RRI akan menerjunkan 2 ribu timnya ke 2 ribu TPS amatan tersebut dengan satu orang bertugas di satu TPS. Komposisi timnya adalah 60 persen merupakan karyawan RRI dan 40 persen relawan dari kalangan pelajar, mahasiswa, maupun pendengar setia RRI.

Readmore »

STIE ADHY NIAGA Gelar Wisuda Ke XVIII

Bertempat di Sasono Langen Budoyo Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Adhy Niaga, sebagai salahsatu Perguruan Tinggi Swasta yang ada di Bekasi, yang didirikan oleh Yayasan Adhy Firdaus, kembali menggelar Wisuda, dan acara pelepasan Mahasiswa yang telah menyelesaikan tugas akademik kali ini juga diisi orasi ilmiah oleh Dr Hidayat, MM.

Dalam orasi ilmiah, Dr Hidayat, MM  mengambil tema “Kesiapan Menghadapi Tantangan  dan Melihat Peluang dalam Pasar Bebas ASEAN 2015”, dimana untuk menangkap peluang tersebut, salahsatunya adalah perlunya kesiapan SDM di Indonesia dalam menghadapi Pasar Bebas Asean 2015, dan salahsatunya adalah jenjang pendidikan tinggi,karena Pendidikan adalah dasar dari Ekonomi, kalau pendidikan di Indonesia rendah  maka kita akan dijajah oleh Negara lain, dan masyarakat  akan kehilangan kesempatan kerja, ungkapnya.

Ketua STIE ADHY NIAGA Yanthi Irianti dalam sambutannya menegaskan, bahwa Wisuda kali ini merupakan Wisuda yang ke XVIII, dan diikuti oleh Wisudawan dari Program Diploma III Akutansi serta Program Sarjana S1, yang siap kembali ke masyarakat untuk mengamalkan ilmunya, pihaknya mengapresiasi seluruh wisudawan yang telah berhasil menyelesaikan tugas akademik di bangku kuliah dan berjuang hingga meraih kemenangan, sehingga saat ini, pada peristiwa yang penting ini, melalui prosesi Wisuda telah menyandang predikat  Sarjana maupun Ahli Madya, selamat berbakti ke masyarakat untuk mengabdi di tempat kerja masing-masing, jauhkan dari Korupsi dan jaga almamater STIE ADHY NIAGA, “Saya titipkan almamater pada saudara” tegasnya.

Sebagai Ketua STIE ADHY NIAGA, pihaknya juga berterimakasih pada orang tua serta keluarga Wisudawan yang telah memberikan kepercayaan pada Akademika STIE ADHY NIAGA untuk mendidik anaknya hingga menyelesaikan jenjang Ahli Madya serta Sarjana, tambahnya.

Sementara ditempat yang sama Ketua Yayasan Adhy Firdaus,  Dr.H. Adhy Firdaus, M.Si, pada wartawan menjelaskan,  bahwa Wisuda kali ini sebagai upaya untuk menyiapkan Sumber Daya Manusia Indonesia, yang mampu bersaing di era Pasar Bebas ASEAN 2015, dimana sebentar lagi tenaga asing akan masuk secara bebas di semua sektor, ini bisa menjadi ancaman bagi kita jika Indonesia tidak membekali SDM dengan baik, oleh sebab itu kita harus bersyukur bisa mengenyam pendidikan hingga Diploma III serta S1, dan para wisudawan hendaknya terus berupaya meningkatkan diri ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, agar tidak kalah bersaing dengan tenaga dari Malaysia, Filipina, Singapura, China, Thailand serta Negara lain, kita harus menunjukkan bahwa kita mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri, tegasnya.

Lebih jauh H. Adhy Firdaus menegaskan, bahwa sebagai Sekolah Tinggi Ekonomi yang ada di Bekasi, pihaknya tahun akademik 2014 – 2015 ini, juga kembali membuka kesempatan pada para pemuda  Bekasi yang telah menyelesaikan pendidikan SMA/K  atau Aliyah, untuk melanjutkan ke Program Sarjana S1, dengan program beasiswa/gratis, masyarakat Bekasi harus memahami bahwa Indonesia telah menandatangani kerjasama ASEAN, dengan membuka pasar bebas ASEAN 2015, apalagi di Bekasi telah banyak berdiri Kawasan Industri, kita tidak ingin mendengar keluhan kalau warga Bekasi tidak kebagian kesempatan kerja di Kawasan Industri yang ada, oleh sebab itu manfaatkanlah Beasiswa di STIE ADHY NIAGA untuk meningkatkan kualitas SDM, kalau bukan kita siapa lagi  ?, kalau bukan sekarang, kapan lagi  ?, tegas H Adhy Firdaus.
Readmore »