Beri Kepastian Hukum Bidang Energi dan Pertambangan, UIJ Gelar International Conference Bersama Universitas Brawijaya dan Lembaga Pendidikan Lain

Beri Kepastian Hukum Bidang Energi dan Pertambangan, UIJ Gelar International Conference Bersama Universitas Brawijaya dan Lembaga Pendidikan Lain

UUD 45 pasal 33 sudah ditegaskan, bahwa “Bumi, Air dan Kekayaan Alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran Rakyat”, namun pada kenyataannya banyak regulasi yang tumpang tindih, baik ditingkat Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah, dalam pengelolaan Sumber Daya Energi dan Pertambangan saat ini, dan untuk memberikan kepastian Hukum akan hal tersebut, bertempat di The Grand Sahid Jaya Hotel Jakarta, Universitas Brawijaya, bersama Universitas Islam Jakarta serta beberapa lembaga pendidikan lainnya menggelar “International Conference Rearrangement of Policy and Legislation on Energy and Mining Law 2018”.

Rektor Universitas Islam Jakarta Prof Raihan menegaskan bahwa dengan International Conference ini sebagai kolaborasi fakultas hukum dari beberapa Lembaga Pendidikan Tinggi Swasta di Jakarta dengan Universitas Brawijaya, diharapkan akan memberikan penguatan terhadap institusi maupun dosen, dan tentunya ini sangat bermanfaat bagi semua dosen khususnya Fakultas Hukum Universitas Islam Jakarta.


Disela acara tersebut, Universitas Islam Jakarta yang diwakili Dekan Fakultas Hukum UIJ, Dr Farhana, SH, MH, MPdl, didampingi Untoro, SH, MH serta Dr Hamdan Azhar Siregar, SM, MH, pada wartawan menjelaskan, bahwa Penyelenggaraan International Conference yang digelar pada 18 hingga19 September 2018 di Hotel Grand Sahid Jaya tersebut, merupakan kolaborasi antara Universitas Brawijaya dengan Universitas Islam Jakarta, serta Universitas Borobudur, Universitas Indonesia Esa Unggul, Universitas Pancasila, STIH Manokwari Bintuni Papua, dan STIH Sumpah Pemuda Palembang, dan International Conference ini digelar, guna menyikapi adanya ketidakpastian hukum, serta tumpang tindihnya regulasi, yang berkaitan bidang Pertambangan dan Energi, sehingga menghambat investasi, untuk itu diharapkan melalaui International Conference ini akan memberikan masukan pada Pemerintah, sebagaimana instruksi Presiden RI, akan perlunya peranserta Dunia Pendidikan dalam memberi masukan pada Pemerintah.

Belum lagi adanya dampak-dampak yang terjadi akibat adanya penambangan, baik energy mineral, Minyak, Batu bara, serta dampaknya pada bidang sosial budaya dan yang lain, sehingga kolaborasi beberapa pergutuan tinggi ini untuk membahas perlunya Reformulasi hokum dan kebijakan, dalam pengelolaan Energi dan Pertambangan, sehingga kedepan akan mampu memberikan kepastian hukum pada investor maupun masyarakat disekitar pertambangan itu sendiri, tegas Dr Farhana.

Kita juga bersyukur dalam International Conference ini juga hadir pembicara dari beberapa Universitas Luar negeri, seperti Prof. Dr. Raphael Heffron, B.A., M.A., M.Litt., M.Phil, Ph.D (University of Dundee, UK), Prof. John Southalan (The University of Western Australia), Prof. Choong Yeow Choy, L.LB., L.LM., Ph.D (University of Malaya, Malaysia), Dr. Piti Eiamchamroonlarp (Chulalongkom University, Thailand). Sementara pembicara dari Indonesia, diantaranya Prof. Dr. H. Faisal Santiago, S.H., M.M (Universitas Borobudur), Prof. Dr. I Nyoman Nurjaya, S.H., M.H (Universitas Brawijaya), Dr. Rachmad Safaat, S.H., M.Si (Universitas Brawijaya), Dr. Wasis Susetio, S.H., M.H (Universitas Esa Unggul), dan Myrna Safitri, S.H., M.A., Ph.D (Universitas Pancasila), dan hari kedua pembicaranya adalah dosen-dosen yang diterima peaper hasil penelitiannya tentang Hukum dan Kebijakan Energi dan Pertambangan, ungkapnya.


Untoro, SH, MH juga menambahkan bahwa dalam setiap eksploitasi energy dan pertambangan, hendaknya juga memperhatikan masyarakat setempat, dengan perlunya CSR dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, sehingga pertumbuhan itu jangan saja dinikmati oleh golongan masyarakat tertentu, tetapi juga bisa dinikmati oleh masyarakat sekitar, untuk itu dalam seminar ini UIJ juga memaparkan akan pentingnya CSR pada perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan energi dan mineral, mengingat dari sisi regulasi Pemerintah yang sudah memberikan kelonggaran, jangan sampai ada yang menghambat investasi, jangan sampai juga ada pihak yang dirugikan, untuk itu perlunya dukungan agar ada pertumbuhan ekonomi dan sosial di masyarakat.

Untuk itu dalam pengelolaan Sumber Daya Alam bidang Energi dan Mineral juga perlu adanya kepastian hukum, dengan adanya kepastian, keadilan, kemanfaatan, sehingga kedepan diharapkan tidak ada lagi tumpang tindih peraturan dibidang Energi dan Mineral, sehingga dari sisi kepastian hukum juga tercapai, azas kemanfaatannya, perlunya harmonisasi kebijakan yang di atas dengan yang dibawah, sehingga tidak lagi ada tumpang tindih, ungkap Untoro SH,MH.

Dr Hamdan Azhar Siregar, SM, MH juga menambahkan, bahwa dalam pembahasan disetiap diskusi serta paparan para pembicara tentang perkembangan Energi dan Mineral, serta keterkaitannya dengan kesejahteraan masyarakat, atau acuan bagi pelaku usaha, Pemerintah maupun masyarakat, semua kembali kepada pada 33 Undang-Undang Dasar 1945, yang semua untuk kemakmuran rakyat. (Nrl).

Readmore »

Tanamkan Jiwa Nasionalisme, Danlanal Banten Bekali Santri Ibad Ar Rahman Pandeglang

Tanamkan Jiwa Nasionalisme, Danlanal Banten Bekali Santri Ibad Ar Rahman Pandeglang

Jakarta, 20 September 2018, Komandan Lanal Banten Kolonel Laut (P) Baroyo Eko Basuki, M.M., memberikan pembekalan kepada Santri Ibad Ar Rahman di Yayasan Ibad Ar Rahman Islamic Boarding School, Kamis (20/09). Kegiatan tersebut merupakan rangkaian kunjungan kerja Danlanal Banten ke wilayah Kabupaten Pandeglang, selain itu sebagai keberlanjutan Lanal Banten dalam melaksanakan pembinaan dan pemberdayaan wilayah pertahanan.

“Cara pandang bangsa kita yang tertuang dalam Wawasan Nusantara menjelaskan bukan sekedar mengenal diri, tapi harus memahami dan mengimpelentasikan jati diri bangsa yang dihadapkan dengan geografisnya. Konstelasi geografi yang dimiliki NKRI merupakan kondrat Tuhan Yang Maha Esa yaitu sebagai negara kepulauan yang dikelilingi oleh lautan”, tutur Danlanal Banten.

“Sejarah menjadi hal yang sangat penting dan bersifat strategis yang dapat merubah tatanan kehidupan bangsa. Sehingga dalam kesempatan kunjungan kerjanya ke Yayasan Ibad Ar Rahman, Danlanal Banten memberikan pengetahuan dan pembekalan  tentang sejarah bangsa yakni menjadi  bangsa maritim  yang besar dan kuat. Sudah saatnya kita bangun dan bergegas untuk menghilangkan julukan The Giant Sleep dan Zero Status terhadap bangsa dan negara yang kita cintai ini”, ungkap Danlanal Banten.

Semangat mengembalikan kejayaan maritim menjadi agenda prioritas dan karakter pemerintahan saat ini, menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Namun tidak seperti membalik telapak tangan diperlukan semangat dan kesadaran dalam mengenal, memahami, menjiwai dan mengimplementasikan kodrat sebagai bangsa maritim yang dikemas dalam sajian Wawasan Nusantara.

Para santri sebagai generasi penerus bangsa yang saat ini terhitung dalam bonus demografi,  menjadi peluang yang baik dalam pembangunan nasional. Selain memiliki motto "Al Quran in My Heart, Science in My Mind", perlu dibekali penanaman karakter kebangsaan dan nasionalime. Lanal Banten aktif dalam melaksanakan pembinaan karakter dan memelihara pembinaan tersebut guna mendapatkan peluang Indonesia emas pada generasinya.

Ketua Yayasan Ibad Ar Rahman Bapak Captain Hadi Santoso dan unsur Muspika Cimanuk hadir dalam penyambutan kunjungan Danlanal Banten dan rombongan.
Readmore »

KRI Torani-860 Satrol Lantamal XII Dukung Ekspedisi Pelayanan Kas Di Pulau Terdepan,Terluar Dan Terpencil Kalbar

KRI Torani-860 Satrol Lantamal XII Dukung Ekspedisi Pelayanan Kas Di Pulau Terdepan,Terluar Dan Terpencil Kalbar

Jakarta, 20 September 2018,-- Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) XII Laksamana Pertama TNI Greg. Agung W.D., M.Tr (Han) yang diwakili Aspotmar Danlantamal XII Kolonel Laut (P) Budi Mulyadi memimpin jalannya upacara pelepasan dalam rangka Ekspedisi Layanan Kas Kepulauan 3 T (Terdepan, Terluar dan Terpencil) di Gedung Malahayati dan Dermaga Mako Lantamal XII Pontianak, Kalbar.

Ekspedisi Pelayanan Kas Kepulauan 3T (Terdepan, Terluar dan Terpencil) dimaksudkan untuk membuka layanan penukaran uang baru dengan membuka layanan disekitar pulau-pulau terdepan, terluar dan terpencil. Melalui program ekspedisi layanan kas masyarakat kepulauan daerah yang diselenggarakan Bank Indonesia bekerjasama TNI AL dalam hal ini Lantamal XII dengan operasional ekspedisi layanan kas yang didukung salah satu unsur Satrol Lantamal XII yakni KRI Torani-860 yang dikomandani Mayor Laut (P) Taufik Pamungkas melaksanakan operasi pelayaran meliputi Pontianak - Pulau Padang Tikar - Pulau Maya - Pulau Karimata - Pulau Baku Limau - Pulau Pongok dan Bangka Belitung, yang dimulai tanggal 18 sampai dengan 25 September 2018.

“Bank Indonesia adalah Bank sentral yang tugasnya tidak menerima deposito atau tabungan dari masyarakat namun produknya adalah kebijakan dan tugasnya di bidang sistem pembayaran, di bidang moneter dan bidang stabilitas sistem keuangan”, ujar Kepala Bank Indonesia Kalbar.

Sementara itu Wagub Provinsi Kalbar Ria Norsan mengatakan bahwa dengan adanya program Bank Indonesia ekspedisi pelayanan kas adalah program yang strategis untuk memajukan daerah-daerah terdepan terpencil dan tertinggal serta sebagai edukasi publik kepada masyarakat tentang ciri-ciri keaslian uang rupiah. Saya berharap pelayanan kas untuk masyarakat pulau terdepan, terpencil dan tertinggal di wilayah Kalimantan Barat dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat mengingat hal ini sejalan dengan semangat pemerintah untuk mendorong pertumbuhan dan peningkatan perekonomian masyarakat khususnya pulau-pulau terdepan, terluar dan terpencil dalam rangka pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kalimantan Barat dan Bangka Belitung, dan saya mengucapkan terima kasih atas kerjasama dan dukungan TNI AL dalam hal ini Lantamal XII dalam ekspedisi layanan kas di kepulauan 3T.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian cindera mata berupa plakat dari Kepala Bank Indonesia Kalbar kepada Lantamal XII yang diterima Aspotmar Danlantamal XII, serta Utusan Bank Indonesia Pusat Bapak Toni menyerahkan plakat kepada Komandan KRI Torani-860 Mayor Laut (P) Taufik Pamungkas.

Diakhir acara Wagub Provinsi Kalbar Ria Norsan meninjau ke dalam KRI Torani-860 diikuti para pejabat daerah, para Asisten Danlantamal XII, Kasatker, disertai pelepasan keberangkatan KRI Torani-860 dalam pelayaran ekspedisi layanan kas di kepulauan 3T di Dermaga Mako Lantamal XII.
Readmore »

Danlanal Banten Beserta Staf Kunker Ke Kantor Bupati Pandeglang

Danlanal Banten Beserta Staf Kunker Ke Kantor Bupati Pandeglang

Jakarta, 20 September 2018, Komandan Lanal Banten Kolonel Laut (P) Baroyo Eko Basuki, M.M., didampingi Perwira Staf melaksanakan Kunjungan Kerja dan Silahturahmi ke Kantor Bupati Pandeglang diterima dengan penuh kehangatan dan suka cita oleh Bupati Pandeglang Ibu Irna Nurulita, S.E., M.M., bertempat di Pendopo Bupat Pandeglang, Banten, Rabu (19/9).

Danlanal Banten dalam kunjungannya menginformasikan keberadaan TNI AL khususnya Lanal Banten serta Pos TNI Angkatan Laut (Posal) dan Pos Pengamat (Posmat) jajaran yang berada di wilayah Pandeglang yaitu Posal Sumur dan Posmat Labuan. Selain itu Danlanal Banten juga menyampaikan peran Lanal Banten dan jajarannya di Kabupaten Pandeglang turut menciptakan situasi keamanan laut yang aman dan kondusif, melaksanakan pembinaan terhadap potensi maritim, desa pesisir dan masyarakat nelayan serta turut aktif dalam pembinaan kepemudaan dalam hal ini Pramuka Saka Bahari. 

Dalam agenda kunjungan kerja Danlanal Banten disampaikan bahwa Lanal Banten akan menerbitkan Buku Keselamatan Berlayar dan melaunching Hotline Pengaduan Maritim yang akan disosialisasikan kepada masyarakat pesisir Kabupaten Pandeglang. 

Dalam kesempatan yang sama Bupati Pandeglang Ibu Irna Nurulita, S.E., M.M., juga menyampaikan situasi wilayah yang menjadi tanggung jawabnya. Pemda Pandeglang sangat menyadari perlunya jaminan aspek pertahanan dan keamanan khususnya kelautan. Kecamatan Panimbang sebagai salah satu kecamatan pesisir dan Tanjung Lesung yang akan dijadikan kawasan ekonomi, pariwisata dan perikanan maka diperlukan adanya peran dan kehadiran TNI AL. 

Bupati menyampaikan bahwa Pemda Pandeglang akan bersinergi dengan TNI AL dalam hal ini Lanal Banten dan mendorong adanya pembentukan atau penambahan Posal/Posmat dan siap mendukung dengan bekerjasama antara Pemda dan TNI AL.
Readmore »

Penutupan dan Peresmian Karya Bakti TNI AL 2018 di Desa Pangauban Kabupaten Bandung Barat

Penutupan dan Peresmian Karya Bakti TNI AL 2018 di Desa Pangauban Kabupaten Bandung Barat

Jakarta, 20 September 2018,-- Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) III Jakarta Laksamana Pertama TNI Denih Hendrata, S.E., M.M., yang didampingi Komandan Lanal Bandung Kolonel Laut (P) Sunar Solehuddin, S.H., selaku Dansatgas Bakti TNI AL Tahun 2018 mewakili Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., memimpin acara Penutupan dan Peresmian Karya Bakti TNI AL Tahun 2018 di Desa Pangauban, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (19/9). 

Acara diawali dengan penyampaian laporan kegiatan Karya Bakti TNI AL 2018 oleh Dansatgas dalam hal ini Komandan Lanal Bandung Kolonel Laut (P) Sunar Solehuddin, S.H., yang menyampaikan hasil pelaksanaan kegiatan Karya Bakti TNI Angkatan Laut Tahun 2018 dengan sasaran antara lain sasaran fisik berupa renovasi Mushola Al Mubarokah di Kampung Cihurip Desa Pangauban, renovasi Mushola Al Miftah di Kampung Cihurip Desa Pangauban dan Renovasi Mushola Al Harun di Kampung Banuraja Desa Pangauban. Sedangkan untuk sasaran non fisik diantaranya pengobatan umum kepada masyarakat sekitar Desa Pangauban, Khitanan Masal, serta Pembagian Paket Sembako dan Pemberian Bahan Kontak. 

  Danlantamal III Laksamana Pertama TNI Denih Hendrata, S.E., M.M., membacakan amanat Pangkoarmada I bahwa upacara penutupan yang kita selenggarakan di Lapangan Bola Banuraja ini merupakan penutupan resmi untuk mengakhiri serangkaian kegiatan Bakti TNI Angkatan Laut yang telah dilaksanakan di Kecamatan Batujajar Kabupaten Bandung Barat. Perlu kita sadari bersama bahwa untuk mengatasi masalah sosial kemanusiaan utamanya dalam peningkatan perekonomian masyarakat, bukan hanya tanggung jawab pemerintah pusat atau pemerintah daerah saja, melainkan tanggung jawab kita semua termasuk didalamnya masyarakat itu sendiri. Dalam hal ini, faktor kebersamaan, kesetiakawanan sosial dalam wadah persatuan dan kesatuan adalah sangat penting. Terpilihnya wilayah Kecamatan Batujajar Kabupaten Bandung Barat sebagai sasaran Bakti TNI Angkatan Laut tidak lain karena memiliki posisi yang sangat strategis terutama dilihat dari sistem pertahanan negara. Oleh karenanya, pelaksanaan Bakti TNI Angkatan Laut Tahun 2018 ini memiliki arti tidak hanya sebatas sebagai misi kemanusiaan saja, tetapi diharapkan dapat memberdayakan masyarakat guna menumbuhkan rasa kepekaan terhadap berbagai kemungkinan ancaman dengan nuansa kebersamaan dalam upaya menjaga tetap utuhnya wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai ini.

Dengan selesainya pelaksanaan Karya Bakti TNI Angkatan Laut Tahun 2018 diharapkan apa yang telah disumbangkan TNI Angkatan Laut melalui program ini, kiranya dapat memberi manfaat kepada masyarakat wilayah Batujajar Kabupaten Bandung Barat. Kemudian acara dilanjutkan dengan pemukulan gong dan penandatanganan prasasti oleh Danlantamal III Jakarta pertanda diresmikan serta ditutupnya pelaksanaan Karya Bakti TNI Angkatan Laut Tahun 2018.

Sementara itu, Pjs. Bupati Kabupaten Bandung Barat H. Dadang M. Masoem, M.Sc., dalam sambutannya menyampaikan sangat mengapreasi apa yang telah dilakukan oleh TNI Angkatan Laut, semoga dengan apa yang telah dilakukan oleh TNI AL akan diikuti oleh pihak-pihak lain.

Hadir dalam kegiatan penutupan Karya Bakti TNI Angkatan Laut Tahun 2018 Waaspotmar Kasal Laksma TNI Ferial Fachroni, Aspers Danlantamal III Kolonel Laut (P) Binsar Sirait, S.E., M.Si, Aspotmar Danlantamal III Kolonel Mar M. Supriatna, Kadispotmar Koarmada I Letkol Laut (P) Indra Joko Rerangin, Kadiskes Lant III Letkol Laut (K) drg. Tavip Budi, S.Sp.BM, Palaksa dan Perwira Staf Lanal Bandung
Pj. Bupati Kabupaten Bandung Barat H. Dadang M. Masoem, M.Sc., Kadishub Kabupaten Bandung Barat Agus, Camat Batujajar Drs. Dedy K, M.Si.
Readmore »

Pertandingan Para Jenderal Tingkatkan Sinergitas dan Soliditas TNI

Pertandingan Para Jenderal Tingkatkan Sinergitas dan Soliditas TNI

Pertandingan olahraga Tenis Lapangan Kelompok Perwira Tinggi (Pati) pada kejuaraan Panglima TNI 2018 menyuguhkan nuansa yang berbeda. Walau setiap tim berusaha menjadi yang terbaik, tak jarang canda tawa antar pemain yang bertanding selalu mewarnai pertandingan. 

Hal ini terlihat jelas pada pertandingan Tenis Lapangan Kelompok Perwira Tinggi (Pati) TNI yang mempertandingkan Tim Pati TNI AD melawan Pati TNI AU, di lapangan Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (20/9/2018).

Pada pertandingan ganda pertama pasangan Mayjen TNI Irwan/Brigjen TNI Joko S menang melawan Marsda TNI Suwandi/Marsma A.Sukur dengan skor 9-8, kemudian ganda kedua pasangan Mayjen TNI Felix/Brigjen TNI Rusdianto menang melawan Marsma TNI Doni/Rocmadi dengan skor 9-5 dan ditutup dengan ganda ketiga pasangan Brigjen TNI Subodo/Brigjen TNI Rukman melawan Marsda TNI Yuri/Marsma TNI Jemi dengan skor 9-5. 

Dengan demikian Tim Pati TNI AD secara keseluruhan menang 3-0 melawan Tim Pati TNI AU.

Bagi Perwira Tinggi TNI, selain berusaha menjadi yang terbaik, pertandingan tenis lapangan ini juga merupakan ajang silaturahmi antar matra TNI, karena silaturahmi melalui olahraga sangat banyak manfaatnya, selain menyehatkan juga dapat menjalin komunikasi. Jika komunikasi berjalan lancar, kerja sama dalam segala bentuk apapun dapat dengan mudah terjalin.

Selain itu, pertandingan ini juga sebagai upaya untuk mengasah skill sekaligus menjaga stamina agar tetap sehat dan bugar. Dengan adanya lawan tanding yang berbeda, maka akan menambah semangat bertanding karena lawan juga mempunyai kemampuan serta gaya bertanding yang berbeda pula.

Bagi Pati TNI ini, kemenangan bukanlah tujuan utama, tetapi kekompakan, keakraban dan kebersamaan menjadikan TNI makin tangguh dan profesional dalam menjaga kedaulatan negara.

Adapun jadwal pertandingan Tim TNI AD pada Hari Jumat (21/9/2018) besok yang dimulai pada pukul 07.30 WIB yaitu pertandingan Tenis Lapangan yang mempertandingkan Kelompok Pati TNI AL melawan Pati TNI AD.
Readmore »

DANSESKOAL LAUCHING WEBSITE JURNAL MARITIM INDONESIA

DANSESKOAL LAUCHING WEBSITE JURNAL MARITIM INDONESIA

Seskoal, 20 September 2018, Komandan Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Danseskoal) Laksamana Muda TNI Dr. Ammarulla Octavian, S.T., M.Sc., D.E.S.D., melaksanakan Lauching Website Jurnal Maritim Indonesia (JMI) bertempat di Gedung Jos Soedarso Seskoal, Bumi Cipulir, Jakarta Selatan, Kamis (20/09).

Pelaksanaan acara Lauching Website Jurnal Maritim Indonesia tersebut dilaksanakan diawal kegiatan Seminar Nasional Seskoal Tahun 2018, dengan diawali Presentasi Pengantar Launching Website Jurnal Maritim Indonesia oleh Wakil Kepala Pusat Pengkajian Maritim (Wakapusjianmar) Seskoal sekaligus Ketua Pelaksana Kegiatan Seminar Nasional Seskoal Tahun 2018 Kolonel Laut (P) Hariyo Poernomo S.E., M.M., Selanjutnya dengan ditampilkannya halaman utama website oleh Danseskoal melalui perangkat smartphone yang terkoneksi dengan layar LED, maka dengan ini diresmikannya dan sebagai tanda dimulainya penggunaan Website Jurnal Maritim Indonesia.

Dalam presentasi tersebut dijelaskan bahwa Pusat Pengkajian Maritim (Pusjianmar) Seskoal merupakan Satuan Kerja (Satker) Seskoal yang memiliki misi diantaranya mewujudkan Pusjianmar Seskoal sebagai Pusat rujukan bagi pengembangan kebijakan strategis (policy) dibidang pertahanan dan keamanan maritim, serta mewujudkan Pusjianmar Seskoal sebagai focal point pengkajian akademik TNI/TNI AL dalam rangka mendukung kepentingan nasional Indonesia di laut khususnya dibidang pertahanan dan keamanan maritim.

Lebih lanjut dijelaskan pula Pengembangan Jurnal Maritim Indonesia antara lain e-Jurnal Maritim Indonesia menjadi wadah mempublikasikan karya ilmiah/ hasil riset yang menghasilkan kekeyaan Intelektual, invensi dan inovasi yang terindeks dan menjadi bahan sitasi bagi peneliti lain ; Penerbitan journal melalui penelaahan oleh para Peer Reviewer baik academic, writing, material dan metodologi ; serta e-JMI dapat menjadi wadah bagi personel TNI AL maupun diluar TNI AL yang mengambil program Doktoral atau memenuhi CUM untuk mendapatkan gelar Profesor.

Dalam penerbitan Journal tersebut sudah melalui penelahaan oleh para Peer Reviewer yaitu Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M., Ph.D., Prof. Dr. Multamia Retno Mayekti Tawangsih Lauder, S.S., M.SE., DEA dan Prof. Dr. Susanto Zuhdi, M.Hum. Dimana artikel yang telah dipublish sudah melalui Peer Reviewer yang telah ditunjuk dan juga melalui Tim Editor.

Turut mendampingi Danseskoal dalam acara tersebut Aspam Kasal Laksda TNI S. Irawan, S.E., Pangkoarmada III Laksda TNI I N. G. Ariawan, S. E., M. M., Dekan Fakultas Manajemen Pertahanan Unhan Laksda TNI Sulistiyanto, S.E., M.M., M.Sc., P.S.C., Wakil Ketua PPAL Pusat Laksdya TNI (Purn) Gunadi, Laksda (Purn) Dr. Surya Wiranto, Wadan Seskoal Laksma TNI TSNB. Hutabarat, M.MS., Kasubdit Peneggakan Hukum Direktorat Kesatuan Panjagaan  Laut Dan Pantai (KPLP) Fourmansyah, S.H., M.M., M.H., Sekretaris Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) INSA Budhi Halim, serta disaksikan para peserta Seminar Nasional Seskoal Tahun 2018.
Readmore »

Kasad : Tahun Baru Islam 1440 H/2018 M momentum perubahan yang lebih baik

Kasad : Tahun Baru Islam 1440 H/2018 M momentum perubahan yang lebih baik

Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Wakasad, Kasad Jenderal TNI Mulyono mengajak agar seluruh personel TNI AD memanfaatkan momen tahun baru Islam 1 Muharram 1440 H untuk berhijrah menuju perubahan yang lebih baik lagi, yaitu sikap dan perilaku yang lebih terpuji, ibadah yang lebih rajin dan lebih khusyuk kepada Allah SWT, beramal sosial yang lebih banyak kepada sesama serta meningkatkan motivasi untuk berkarya yang terbaik, tulus dan ikhlas, Rabu (19/9/2018)

Dalam peringatan Tahun Baru Islam 1440 H yang dipimpin oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letjen TNI Tatang Sulaiman, mengangkat tema "Dengan Hikmah Tahun Baru Islam 1440 H/2018 M, kita tingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT guna membentuk Prajurit TNI AD yang militan, loyal, dan profesional". Acara yang di laksanakan di Masjid At-Taqwa ini juga diisi dengan tausyiah dan uraian hikmah Tahun Baru 1440 Hijriah/2018 Masehi oleh Ustadz DR. KH. Ahmad Wijayanto, M.A.

"Bila semua itu kita laksanakan dengan konsekuen, saya yakin seluruh personel TNI AD beserta keluarganya, termasuk masyarakat Indonesia pada umumnya akan lebih maju, rukun , damai dan sejahtera," ungkap Kasad.

Pada kesempatan itu dalam sambutannya tertulisnya Kasad juga menyampaikan ucapan selamat merayakan hari suci tersebut kepada seluruh Islam, dan secara khusus kepada Personel TNI AD baik yang berada di tanah air maupun yang sedang melaksanakan tugas di luar negeri, termasuk keluarganya.

"Semoga momen pergantian Tahun Baru Hijriah ini dapat menjadi titik tolak untuk lebih meningkatkan kualitas ke-Islaman kita, sebagai dasar dan pendorong dalam pengabdian kita kepada negara sebagai prajurit maupun PNS TNI AD. Di samping itu, kita juga harus memaknai pentingnya kedatangan tahun baru ini dengan menambah ketaatan kita dalam beribadah kepada Allah SWT," tambahnya.

Setelah sambutan Kasad, acara dilanjutkan dengan tausyiah oleh DR. KH. Ahmad Wijayanto, M.A Sesuai tema yang diusung, sosok yang dikenal sebagai Ustad Ahmad Wijayanto 
mengajak kepada seluruh warga Mabesad yang hadir pada peringatan Tahun Baru Islam 1440 H untuk selalu memahami adanya peristiwa yang terjadi serta adanya perubahan dalam diri kita masing - masing.

" Dengan memperingati Tahun Baru 1440 Hijriah agar terdapat perubahan dalam diri kita untuk berhijrah dari selalu memikirkan dunia dan tidak lupa memikirkan akhirat kelak, serta perlu adanya musyawarah di dalam mengambil keputusan bersama untuk kepentingan yang lebih baik." ujar Ustad yang terkenal kocak dalam setiap ceramahnya.

Hadir pada acara yang berlangsung khidmat di masjid kebanggaan warga Mabesad tersebut, Pangkostrad, para Asisten Kasad, Pangdam Jaya, Danjen Kopassus, serta para Dan/Dir/Kabalakpus TNI AD, Ibu Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum Persit KCK beserta ibu-ibu pengurus dan anggota Persit KCK, serta para prajurit dan PNS TNI AD di lingkungan Mabesad.
Readmore »

TNI Lakukan Bakti Sosial di Perbatasan RI-Malaysia

TNI Lakukan Bakti Sosial di Perbatasan RI-Malaysia

Sintang - Ribuan warga masyarakat menyerbu Dusun Belubu. Hal ini mereka datang mengikuti dalam rangka memperingati HUT TNI ke-73 tahun 2018, Kodam XII/Tanjungpura menggelar Bakti Sosial di Perbatasan Republik Indonesia-Malaysia, dan melaksanakan Karya Bakti, tepatnya di Dusun Belubu, Desa Nanga Tayap, Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Selasa (18/9/2018).

Bakti Sosial yang dilakukan TNI berupa pangobatan umum, pelayanan KB Kes gratis, penyerahan Sembako. Sedangkan penyerahan Paket Sekolah dari Panglima Kodam XII/Tpr kepada anak Sekolah Dasar Negeri 13 Nanga Bayan, yang diserahkan secara simbolis oleh Danrem 121/Abw. Hadir acara bakti sosial Panglima Kodam XII/Tpr, Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi, Kasdam XII/Tpr, Danlantamal XII Pontianak, Danlanud Supadio, Danrem 121/Abw, Bupati Sintang, dan para pejabat teras Kodam XII/Tpr, kelima Jenderal dari tiga angkatan tersebut juga didampingi istri.

Dalam sambutan Panglima Kodam XII/Tpr, Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi, diantaranya mengatakan, jangan ragukan lagi kecintaan warga Dusun Belubu dan warga lainnya yang ada di perbatasan, NKRI harga mati. Hal ini ditunjukan saat menyanyikan lagu wajib Indonesia Raya, ujarnya.

Di luar dugaan bagi ribuan para pengunjung dari warga Belubu dan sekitarnya serta pelajar setingkat SMP dan SD di Dusun Belubu tersebut, dari Kecamatan Ketungau Hulu dan Kecamatan Ketungau Tengah melakukan penyerahan Senjata Api (Senpi) sebanyak 9 pucuk, terdiri tujuh laras panjang dan dua pucuk laras pendek dengan sukarela di terima oleh Panglima Kodam XII/Tpr, dan didampingi Komandan Lantamal XII Pontianak, serta Komandan Lanud Supadio.

Usai acara penyerahan Senpi Panglima Kodam XII/Tpr, menuju ke SDN 13 Nanga Bayan dalam rangka melaksanakan peletakan batu pertama untuk penambahan ruang kelas. Peletakan batu pertama langsung oleh Panglima Kodam XII/Tpr, Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi.
Readmore »

Unik Ajakan TNI di Perbatasan

Unik Ajakan TNI di Perbatasan

Sintang - Kepala Staf Kodam XII/Tanjungpura, Brigadir Jenderal TNI Alfret Denny D. Tuejeh, duduk bersama ratusan warga perbatasan RI-Malaysia, dalam acara panggung hiburan yang digelar oleh Kodam XII/Tpr, di Dusun Belubu, Desa Ketungau Hulu, Kecamatan Nanga Bayan, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Selasa (18/9/2018) malam.

Kegiatan tersebut digelar dalam rangkaian kegiatan HUT TNI ke-73, tahun 2018, sebelumnya yaitu disiang hari ditempat yang sama TNI menggelar bakti sosial, berupa pengobatan umum, pelayanan KB Kes gratis, pemberian Sembako, peletakan batu pertama dalam penambahan ruang kelas di SDN 13 Nanga Bayan, dan pemberian bantuan terhadap anak-anak sekolah dan sarana olah raga.

Disela-sela kegiatan panggung hiburan, Kepala Staf Kodam XII/Tpr, Brigadir Jenderal TNI Alfret Denny D. Tuejeh, sempat memberikan berupa jaket bercorak loreng TNI kepada Kepala Desa Sungai Kelik, Yusuf dan Kepala Dusun Belubu, Lifus, dan satu warga binaan yang selalu siap setiap saat membantu tugas TNI AD di perbatasan.

Uniknya Kodam XII/Tpr memberikan pencerahan dan ajakan tersebut dikemas melalui tayangan layar lebar, berisikan ajakan bagi warga perbatasan untuk bergabung atau mengabdikan diri menjadi prajurit TNI AD.
Readmore »

Pangdam XII/Tpr Terima 9 Pucuk Senpi di Perbatasan

Pangdam XII/Tpr Terima 9 Pucuk Senpi di Perbatasan

Sintang - Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi menerima penyerahan sebanyak 9 pucuk Senjata Api (Senpi), dari warga Kecamatan Ketungau Hulu dan Kecamatan Ketungau Tengah, pada Selasa (18/9/2018). Hal tersebut dibenarkan adanya oleh Kapendam XII/Tpr, Letkol Inf Aulia Fahmi Dalimunthe, S.Sos., saat ditanya jelang kembali baksos dari Dusun Belubu menuju Pontianak, di Balai Karangan, Sanggau, Kalbar.

"Jadi, 9 pucuk senpi seluruhnya rakitan, bukan standar TNI maupun Polri, dan senpi yang diterima oleh Bapak Pangdam XII/Tpr, terdiri dari 7 laras panjang dan 2 laras pendek (Pistol)," ujar Kapendam XII/Tpr, Letkol Inf Aulia Fahmi Dalimunthe.

Lanjut Kapendam XII/Tpr menuturkan, bahwa penyerahan senpi itu dari warga Ketungau Hulu dan Ketungau Tengah, diserahkan setelah Bapak Pangdam XII/Tpr memberikan sambutan kegiatan bakti sosial di Dusun Belubu yang digelar oleh Kodam XII/Tpr, tuturnya.

Selain itu, Kapendam XII/Tpr menyampaikan, bahwa Bapak Pangdam XII/Tpr, bersama rombongan tidak hanya melakukan bakti sosial, namun melaksanakan mengecek langsung Karya Bakti, di Desa Nanga Bayan, Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang dan sekaligus peletakan batu pertama di SDN 13 Nanga Bayan.

"Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangkaian HUT TNI ke-73 tahun 2018, yang puncak acara pada tanggal 5 Oktober 2018, mendatang," pungkas Kapendam XII/Tpr, Letkol Inf Aulia Fahmi Dalimunthe.
Readmore »

Wakasad : Generasi Muda harus jadi Agent Of Change dan Entrepreneur Berwawasan Kebangsaan

Wakasad : Generasi Muda harus jadi Agent Of Change dan Entrepreneur Berwawasan Kebangsaan

Guna menghadapi kompetisi global yang penuh dengan tantangan Generasi muda diharapkan mampu menjadi Agent of Change sekaligus berwawasan kebangsaan. 

Hal tersebut diungkapkan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tatang Sulaiman pada seminar nasional yang bertemakan "Mempersiapkan Generasi Muda Dalam Membangun Peradaban Modern Guna Mendukung Pertahanan Negara", di Lembah Tidar Akademi Militer, Magelang, Kamis (20/9/2018).

Menurut Alumni Akmil yang dilantik tepat 32 tahun lalu (20 September 1986), generasi muda saat sekarang sangat berbeda dengan era sebelumnya. Kemajuan teknologi informasi yang bergerak secara eksponensial telah merubah dunia menjadi semakin kecil dan tanpa batas, serta menggiring generasi muda kedalam paradoks kehidupan yang bisa menguntungkan juga menghancurkan masa depan dirinya maupun bangsanya.

“Di abad informasi dan globalisasi seperti saat ini, Ilmu pengetahuan dan akses terhadap informasi terbuka dari bermacam-macam sumber menjadikan cara pandang generasi muda jauh lebih luas serta menimbulkan paradoks seperti yang telah dirasakan sejak akhir abad ke-20," ujar Wakasad. 

Menyadari fenomena era modern tersebut, mengutip pernyataan Ir. Sukarno dan Suharto serta Presiden Ir. Joko Widodo yang menekankan tentang peran generasi muda yang penuh tantangan di era persaingan global yang destruktif dan perkembangan teknologi yang bergerak sangat dinamis.

"Kita, rakyat dan negara Indonesia, mau tidak mau, suka atau tidak suka, senang atau tidak senang, pasti akan memasuki era yang penuh tantangan ini. Sebagai bangsa petarung, kita harus yakin menghadapinya”, tegas Wakasad.

Dihadapan 714 peserta baik Mahasiswa/i se-Jateng-DIY dan Taruna/i Akmil, AAL, AAU dan Akpol, Wakasad mengingatkan agar generasi muda selalu terhadap perkembangan lingkungan strategis, terutama sepak terjang negara yang memiliki kekuatan besar dibidang politik, ekonomi dan Hankam seperti Amerika Serikat dan Rusia serta China.

"Rivalitas antar negara adi daya tersebut semakin meruncing, dan inisiatif Amerika Serikat mengganti istilah Asia-Pasifik menjadi Indo-Pasifik menandakan adanya perubahan strategi dan proyeksi konflik masa depan yang mengarah ke sentral pertumbuhan paling menjanjikan yaitu di Asia Selatan, Asia Tenggara dan Asia Timur,” papar Wakasad.

Menurut mantan Pangdam IV/Diponegoro, di kawasan regional Asia masih banyak permasalahan yang tidak bisa dikesampingkan dapat mengancam kepentingan Indonesia, seperti krisis Laut Cina Selatan, terorisme, radikalisme, ISIS dan berbagai kejahatan transnasional termasuk fakta pertahanan yang dibangun negara tetangga. 

Sedangkan di dalam negeri, ditengah badai internet dan media sosial, bangsa kita juga sedang mengalami euphoria demokratisasi yang tidak sehat dan juga penguatan faham radikalisme dan intoleransi yang dapat menghancurkan bangsa. 

“Tantangan dan persoalan di era Revolusi Industri 4.0 ini mencerminkan tuntutan pekerjaan yang akan dihadapi generasi muda kini. Kekhawatiran utama dimasa depan kita adalah kemampuan untuk mempertahankan dan mengelola seluruh sumber daya bangsa. Saat ini kita harus cermati berbagai ancaman berbasis teknologi yang seperti thread, cyber thread, inequality thread dan lain sebaginya yang dapat memicu konflik perpecahan bangsa, " terang Wakasad

"Kalian harus sadari dan pahami semua permasalahan bangsa serta terus membina diri untuk menjadi generasi yang berdaya saing global, karena nantinya dapat dijadikan dasar menentukan langkah-langkah strategis dalam mengelola semua potensi kekayaan negara kita yang demikian besar” ujar Wakasad.

Menurut Wakasad untuk menghadapi tersebut, generasi muda harus disiapkan sebagai aktor utama yang handal dalam pembangunan nasional yaitu sebagai agen perubahan sekaligus entrepreneur yang berwawasan kebangsaan yang tidak bisa hanya diperoleh dari pendidikan formal.

“Hal paling mendasar adalah pembangunan karakter untuk membentuk pribadi yang memiliki intelektualitas, nilai seni dan kreativitas, integritas serta keluhuran budi pekerti yang kuat untuk menghadapi setiap tantangan” urai Wakasad.

Dalam kesempatan tersebut Wakasad berharap agar generasi muda harus selalu memelihara rasa bangga dan keinginan untuk membawa perubahan serta menumbuhkembangkannya dalam bentuk idealisme yang teguh.

"Generasi muda harus mau berfikir luas namun bertindak secara sederhana atau think globally, act locally," sambung Wakasad.

Selain itu juga Letjen TNI Tatang Sulaiman menitipkan pesan dari Kasad Jenderal TNI Mulyono kepada generasi muda untuk senantiasa bersemangat dan tanpa lelah menempuh jalan yang sulit namun mulia, dari pada memilih jalan yang mudah namun hina, serta jangan menjadikan keragaman yang ada sebagai perbedaan.

“Jadikanlah keragaman itu pelengkap dan penyempurna yang memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa”, pungkas Wakasad.

Sebelumnya ditempat yang sama, Dirjen Pembelajaran dan kemahasiswaan Kemenristek Dikti Intan Ahmadi, Phd., selaku keynote speaker menekankan perlunya 
literasi baru dalam menghadapi persaingan global, yaitu tidak hanya cukup membaca, menulis dan matematika saja melainkan juga literasi data, literasi teknologi, literasi manusia serta pembelajaran sepanjang hayat.

Setelah Wakasad, diskusi dilanjutkan dengan nara sumber Dr. P.M. Laksono, M.A. (Guru Besar PPS/ FIB UGM), dan Dr. Sri Rumgiyarsih, M.Sc.(Kaprodi S2/S3 Kependudukan UGM) dan moderator Dr. Iva Ariani, SS.,M.Hum. 

Dalam seminar tersebut hadir Gubernur Akmil Mayjen TNI Eka Wiharsa, Wagub Akmil Brigjen TNI Wirana P.B. Kadispenad Brigjen TNI Candra Wijaya dan beberapa pejabat teras TNI AD lainnya.
Readmore »

SEMINAR MARITIM NASIONAL SESKOAL TAHUN 2018, TINGKATKAN KOORDINASI KEAMANAN LAUT

SEMINAR MARITIM NASIONAL SESKOAL TAHUN 2018

pada Hari Kamis tanggal 20 September 2018, Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (SeskoaI) menyelenggarakan Seminar Maritim Nasional SeskoaI Tahun 2018, di Gedung Jos Soedarso Seskoal-Cipulir Jakarta Selatan. Seminar Marítim Nasional mengusung tema "Mewujudkan Keamanan Maritim dan Keselamatan Pelayaran Yang Optimal Dalam Rangka Mendukung Kebijakan Pores Maritim Dunia". Dengan Ketua Panitia Wakil KepaIaPusat Pengkajian Maritim (Pusjianmar) Seskoal Kolonel Laut (P) Hariyo Poernomo, S.E., MM. 

Pada Seminar Nasional tersebut. menghadirkan pembicara-pembicara Hebat yaitu Menteri Koordinator Kemaritiman RI, Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan, M.P.A.. Kepala Staf Angkatan Laut yang diwakili oIeh Asisten Pengamanan Kepala Staf Angkatan Laut (Aspam Kasal) Laksamana Muda TNI S. Irawan, S.E.. Menteri Perhubungan RI yang diwakili oleh Kasubdit Peneggakan Hukum Direktorat Kesatuan Panjagaan Laut Dan Pantai (KPLP) Founnansyah, S.H., MM., M.H., Direktur Indonesian National Shipowners. Association (INSA) yang diwakili Sekretaris Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) INSA, Budhi Halim dan Dekan Fakultas Hukum Universitas Indonesia Prof. Melda Kamil Ariadno, S.H,L.L.M, Ph.D. Rangkaian Seminar akan dipandu oleh Moderator Letkol Laut (P) Dickry Rizanny Nurdiansyah, PSC (J).. MMDS., dan Letkol Laut (KHNV) Ammimul Ummah B.. S.Pd., M.LNTLS.

Menteri Koordinator Kemaritiman RI Jenderal TNI (Pum) Luhut Bínsar Panjaitan. M.P.A..sebagai Keynote Speech akan membahas mengenai membangun system yang terintegrasi antar stakeholder. dari sisi kesiapan Sumber Daya serta regulasi terkait konsep Keamanan Maritim dan keselamatan pelayaran. sehingga perwujudan Indonesia menjadi Poros Maritim Dunia dapat menjadi sebuah keniscayaan. Serta Menko Kemaritiman dapat memberikan pemyataan mengenai definisi sacara khusus Maritim itu sendiri.

Sebagai Pembicara Partama Kepala Staf Angkatan Laut memaparkan materi Langkah-langkah dan Peran Nyata TNI Angkatan Laut Dalam Mewujudkan Keamanan Maritim dan Keselamatan Pelayaran di Wilayah Perairan Indonesia" di hadapkan dengan berbagai persoalan yang ada sehingga mampu mewujudkan stabilitas keamanan maritim dan keselamatan bagi pengguna laut untuk mendukung visi pemerintah mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia.

Sabagai Pembicara Kedua Menteri Perhubungan RI memaparkan materi Regulasi Keselamatan Pelayaran. Aturan-aturan Pendukung Kelaikan Kapal Berlayar dan Penekanan-Penekanan Bagi Para Pengguna Laut serta Petugas Pendukung Pelayaran (Transportasi Laut).

Sabogai Pembicara Ketiga Direktur INSA memaparkan materi "Implementasi Kebijakan Pemerintah Tentang Pelayaran. Konsep Kontribusi INSA kepada Pengguna. Laut dalam Mendukung Keeelamann Pelayaran serta Harapan INSA, terkait Keamanan Maritim dan Keselamatan Pelayaran" guna mewujudkan konektifitas maritim dalam mendukung poros maritim dunia.

Sebagai Pembicara Keempat Prof. Melda Kamil Ariadno. S.H.L.L.M. Ph.D. memaparkan materi "Keamanan Maritim dan Keselamatan Pelayaran dari Perspektif Hukum Nasional dan Intemasional ditinjau dari Sisi Ptaktisi maupun Akademis". 

Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Danseskoal) Laksamana Muda TNI Dr. Ammarulla Octavian, S.T., M.Sc., D.E.S.D. dalam sambutannya menyampaikan sesuai dengan harapan pemimpin TNI Angkatan Laut. Seskoal dengan paradigma barunya sebagai Center Of Excelence On Naval and Maritime Science telah berkomitmen untuk melakukan berbagai terobosan dalam rangka peningkatan kualitas dan pengembangan sebagai pusat pendidikan perwira TNI AL daIam bidang Keangkatanlautan dan kemaritiman yang berstandar Internasional dalam bentuk kegiatan akademis, penelitian dan pengkajian dalam pengabdian pada masyarakat. Telah dipahami bersama bahwa konstelasi geografis. geopolitik dan geoekonomi Indonesia telah mewarnai pembangunan keamanan maritime untuk mewujudkan Negara Maritim yang berdaulat, maju, mandiri, kuat serta mampu memberikan kontribusi positif bagi perdamaian di kawasan dunia sesuai kepentingan Nasional. keamanan Maritim dan keselamatan pelayaran merupakan isu sentral yang terus dibahas dalam berbagai forum baik dalam lingkup Nasional, kawasan maupun Internasional.

Mengingat isu pada domain kemaritiman terus mengalami perkembangan sacara signifikan dari perpektif ancaman, baik dari segi kualitas maupun kuantitas. pada sisi lain pemanfaatan Iaut menjadi modal dasar pembangunan ekonomi yang akan memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan bangsa. Dengan kehadiran peserta Seminar kaIi ini dari berbagai pemangku kepentingan keamanan maritime dan keselamatan pelayaran, mulai dari pengambil kebijakan, pelaksana, akademisi, pelaku usaha dan pengguna yang bersentuhan langsung di lapangan, harapan dari seminar ini dapat menjadi media interaktif untuk memberikan pandangan, pengalaman. serta fakta di lapangan, sehingga dengan seminar ini dapat merumuskan penyelesaian masalah-masalah maritime sacara komprehensif dan mengimplementasikan sesuai dengan hukum Nasional dan Intemasional yang berlaku.

Sehingga kegiatan ini dapat memberikan sumbangan dalam upaya mewujudkan ketertiban dilaut yurisdiksi Indonesia untuk bisa dinikmati manfaatnya sebesar-besarnya bagi seluruh rakyat Indonesia.

Pada kesempatan ini juga akan dilaksanakan Lauching Website Jumal Maritim Indonesia. Jurnal Maritim Indonesia tersebut telah terdaftar di Pusat Dokumentasi llmiah Indonesia-LIPI. Dalam hal ini, Pusat Pengkajian Maritim (Pusjianmar) Seskoal mewadahi para penulis dari dalam dan luar negeri yang diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam kebijakan pemerintah.

Turut diundang dalam Seminar Maritim Seskoal ini antara Iain Kabakamla. Kabasarnas, Danjen Akademi TNI, Irjenal, Koorsahli Kasal, Para Asisten Panglima TNI, Para Asisten Kasal, Para Pangkotama TNI AL, Dekan Fakultas Manajemen Pertahanan Unhan. Mantan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marlena.MM., Para Mitra Bastari, Jurnal Maritim Indonesia dan undangan lainnya.
Readmore »

DANPUSTERAD BUKA TAR PELATIH LATNISTER TINGKAT KODIM KEPADA 120 PEJABAT RINDAM DAN KOREM SELURUH INDONESIA

DANPUSTERAD BUKA TAR PELATIH LATNISTER TINGKAT KODIM KEPADA 120 PEJABAT RINDAM DAN KOREM SELURUH INDONESIA
Bandung - Selama dua hari ini ada yang berbeda dari hari biasanya terjadi di Pusat Pendidikan Teritorial-Pusterad Bandung, dimana para Perwira Menengah yang membidangi kegiatan Teritorial dari jajaran Rindam dan Korem seluruh Indonesia berkumpul menerima penataran tehnis teritorial dari Pusat Teritorial Angkatan Darat.

Kegiatan yang diikuti peserta 120 orang ini dibuka langsung oleh Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat Mayor Jenderal TNI Hartomo, dimulai sejak pukul 07.00 WIB Rabu (19 September 2018).
Dalam amanat tertulisnya, Danpusterad menyampaikan latar belakang diadakannya penataran Latihan Tehnis Teritorial pencegahan paham radikal ini, adalah merupakan upaya yang dilakukan oleh pimpinan Angkatan Darat dalam menyikapi situasi dan kondisi yang berkembang akhir-akhir ini, dimana paham radikalisme mengalami perkembangan yang cukup pesat ditengah-tengah kehidupan masyarakat. 

Ancaman radikalisme ini berpotensi dapat mengganggu jalannya pesta demokrasi, yaitu Pileg dan Pilpres tahun 2019 yang akan datang.

"Oleh karena itu diharapkan para peserta ini nantinya sebagai pelatih pada latihan pencegahan paham radikalisme di satuannya masing-masing," tandasnya.
Seiring dengan tuntutan tugas yang semakin tidak mudah dan kompleks, lanjut Danpusterad, dampak pengaruh globalisasi dan perkembangan sosial yang semakin maju dan dinamis di era demokrasi sekarang ini mendorong masyarakat semakin kritis dan kompetitif.

Hal tersebut bisa saja menjadi potensi kerawanan atau permasalahan yang bila tidak diantisipasi secara maksimal akan meluas menjadi konflik berkepanjangan, yang pada gilirannya dapat mengancam Negara Kesatuan Republik Indonesia secara keseluruhan.
Sebelum mengakhiri amanatnya, Danpusterad berpesan agar para Perwira peserta penataran lebih kreatif dan mampu menjalin komunikasi dan kerja sama yang baik dengan aparat pemerintah setempat, aparat kepolisian dan lembaga maupun komponen masyarakat secara luas agar dapat menginventarisasi segenap potensi wilayah pertahanan yang ada di daerah masing-masing secara tepat dan akurat, sehingga dapat dirumuskan langkah-langkah penyiapan kekuatan pertahanan yang berdaya guna untuk kepentingan pertahanan negara.

Disamping itu, himbau Mayjen TNI Hartomo, pelajari dan pahami Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2012 yang mengatur tentang penanggulangan konflik sosial, dimana matriks penyelenggaraannya secara jelas sekali keterlibatan TNI pada tahap pencegahan konflik, penghentian konflik dan pemulihan pasca konflik, karena penanggulangan konflik komunal/sosial merupakan bagian dari kegiatan pembinaan teritorial dalam pelaksanaan salah satu tugas Operasi Militer Selain Perang yakni operasi bantuan penanggulangan konflik komunal/sosial di wilayah, tutupnya.

Acara ini turut dihadiri antara lain Wakil Komandan Pusterad Brigjen TNI Joko Warsito, Sekretaris Pusterad Kolonel Inf Toto Nurwanto, Ir Pusterad, Para Staf Ahli, Para Direktur, Komandan Pusat Pendidikan Teritorial, Kolonel Pas Sujatmiko (Kasubdit Kontra Propaganda dari BNPT) serta Komandan Satuan Intelijen Teritorial Pusterad Kolonel Inf. I Made Riawan, S.Psi. (Red).
Readmore »

TNI AD Kembali Berjaya Pada Hari Kedua Pertandingan Piala Panglima TNI

TNI AD Kembali Berjaya Pada Hari Kedua Pertandingan Piala Panglima TNI

Tim TNI Angkatan Darat memperlihatkan ketangguhannya dan berjaya mengalahkan lawan-lawannya pada hari kedua cabang Voli dan Tenis Lapangan kejuaraan memperebutkan piala Panglima TNI tahun 2018, di Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (19/9/2018).

Keberhasilan Tim TNI AD diawali pada cabang Tenis Lapangan, Kelompok Perwira Tinggi (Pati) TNI AD yang bertanding melawan Tim Pati Kemhan yang masing-masing tim menurunkan 3 (tiga) ganda dan semuanya dimenangkan tim TNI AD dengan skor keseluruhan 3-0 , kemudian diikuti Kelompok Putri yang menang atas TNI AU dengan skor 3-1. Sedangkan untuk Kelompok Pamen, Tim TNI AD melawan Pamen Kemhan saat ini masih bertanding.

Sementara itu pada pertandingan Voli, Tim Voli Putri TNI AD kembali meraih kemenangan atas tim Voli TNI AL. Dimotori pemain nasional Serda Aprilia Manganang, tim Voli TNI AD menghempaskan lawan dengan skor 3-1 (24-26, 27-25, 25-23 dan 25-21).

Kemudian Tim PNS Putra TNI AD menang atas Tim PNS Putra Mabes TNI dengan skor 3-0 (25-22,25-19 dan 25-19) dan Tim PNS Putri menang atas Tim PNS Mabes TNI dengan skor 3-1 (25-18, 25-12, 11-25 dan 25-14). Sedangkan pada kelompok Pati TNI, Tim Pati TNI AD menang melawan Pati TNI AL dengan skor 2-0 (25-14 dan 25-12).

Satu-satunya kekalahan dialami tim sepakbola TNI AD, walaupun dengan perjuangan dan semangat yang pantang menyerah, akhirnya harus mengakui keunggulan Tim TNI AL dengan skor akhir 0-1. Kekalahan yang dialami tim sepakbola TNI AD ini menjadi pelajaran dan cambuk untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

Secara keseluruhan, keberhasilan Tim TNI AD ini diraih berkat kerja keras dan latihan tanpa henti terus meningkatkan skillnya. Dapat dipastikan bahwa ala bisa karena biasa dan karena biasa pasti bisa. Bila orang lain bisa mengapa kita tidak bisa. Itulah kiranya filosofi sederhana yang harus ada pada diri para seluruh atlet TNI AD untuk mengembangkan potensi yang dimiliki.

Filosifi ini sejalan dengan penyampaian Kasad Jenderal TNI Mulyono saat melepas para atlet TNI AD beberapa hari lalu bahwa Piala Panglima TNI merupakan parameter keberhasilan pembinaan olahraga di tiap Angkatan sebagai wujud komitmen TNI untuk membentuk prajurit-prajurit profesional yang memiliki fisik prima yang dilandasi sportivitas yang tinggi.

Jaga komitmen sportivitas dan pertahankan prestasi sebagai juara umum dan raih kembali Piala Bergilir Panglima TNI, sebagaimana yang sudah kita lakukan dengan konsisten selama 13 kali berturut-turut pada event yang sama,harap Kasad.

Adapun jadwal pertandingan Tim TNI AD pada Hari Kamis (20/9/2018) besok yang dimulai pada pukul 07.30 WIB yaitu pertandingan Tenis Lapangan yang mempertandingkan Kelompok Pati TNI AU melawan Pati TNI AD, Pamen Mabes TNI melawan Pamen TNI AD. Kemudian pada pukul 13.00 WIB, Tenis Lapangan Wanita Kemhan melawan TNI AD dan Kelompok Prestasi TNI AD melawan Mabes TNI.
Readmore »