103 Mahasiswa D3 ITL Trisakti Ikuti Outbound Kebangsaan

103 Mahasiswa D3 ITL Trisakti Ikuti Outbound Kebangsaan

Dalam upaya memberikan bekal kepada mahasiswa Institut Transportasi dan Logistik Trisakti (ITL Trisakti) khususnya yang akan menyelesaikan pendidikan D3, 103 Mahasiswa mengikuti kegiatan Outbound Kebangsaan.

Acara pelepasan dilakukan di lapangan upacara bersamaan dengan Upacara rutin tiap bulan pada tanggal 17, dan dilepas secara reami oleh Ketua Yayasan Trisakti, Dr Bimo Prakoso.


Dalam pesannya Dr Bimo Prakoso meminta pada seluruh peserta Outbound Kebangsaan untuk kompak dan membangun kebersamaan, tim work harus solid, apalagi para mahasiswa yang sebentar lagi lulus dan mengabdi di masyarakat, agar tetap kompak, sehingga hasilnya juga menjadi lebih baik, daripada kerja sendiri, tegasnya.

Sebelum mereka mengabdi di masyarakat memang harus digembleng supaya kuat dan hebat-hebat, mereka tidak boleh ada yang pinter sendiri, namun harus saling membantu, dengan pembekalan Wawasan Kebangsaan melalui outbound diharapkan mereka benar-benar siap mental, baik secara fisik maupun psikologi, ungkap Dr Bimo Prakoso. (Nurul)
Readmore »

TUMBUHKAN SEMANGAT PATRIOTISME DAN JIWA NASIONALISME, SATGAS MARITIM (MTF) TNI KONTINGEN GARUDA XXVIII-K/UNIFIL BERIKAN PEMBEKALAN WAWASAN KEBANGSAAN KEPADA 133 WARGA NEGARA INDONESIA DI LEBANON

TUMBUHKAN SEMANGAT PATRIOTISME & JIWA NASIONALISME, SATGAS MARITIM (MTF) TNI KONTINGEN GARUDA XXVIII-K/UNIFIL BERIKAN PEMBEKALAN WAWASAN KEBANGSAAN KEPADA 133 WARGA NEGARA INDONESIA DI LEBANON

Guna menumbuhkan semangat patriotisme dan jiwa nasionalisme, Prajurit Satgas Maritim (TNI) Kontingen Garuda (Konga) XXVIII-K/UNIFIL KRI Sultan Hasanuddin-366 berikan pembekalan wawasan kebangsaan kepada 133 Warga Negara Indonesia (WNI) yang menetap di Lebanon, Minggu (16/12) bertempat di Batroun Village, Lebanon.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini dibuka oleh Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh (LBPP) RI untuk Lebanon Achmad Chozin Chumaidy dan merupakan kerja sama antara Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beirut untuk Lebanon dengan Satgas Maritim (TNI) Kontingen Garuda (Konga) XXVIII-K/UNIFIL.


 Adapun pengisi materi dalam pembekalan tersebut adalah Kapten Laut (KH) Friget Wiyanto,S.H., (perwira hukum satgas MTF XXVIII-K) yang didampingi Perwira Psikologi Lettu Laut (KH) Wahyu Gunawan, S.Psi, dan Perwira Kesehatan Lettu Laut (K) dr. Bimo Mukti W. 

Dalam kesempatan tersebut, Dansatgas Letkol Laut (P) Cecep Hidayat, S.E.,M.Si, menyampaikan bahwa sikap dan perilaku patriotik justru dimulai dari hal-hal yang sederhana seperti saling tolong menolong, sikap saling menghormati, menciptakan kerukunan beragama serta menghargai dan melestarikan budaya bangsa.

Menurutnya, wawasan kebangsaan saat ini begitu penting dan perlu ditumbuhkan, 
agar persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia tidak terpecah-pecah.

Lebih lanjut Dansatgas menyampaikan, cara pandang terhadap wawasan kebangsaan harus ditumbuhkan untuk menghindari benih-benih primodialisme, fanatisme kelompok, fanatisme golongan, kesukuan, dan lain-lain yang menimbulkan perpecahan.

 "Untuk itu dalam mencegahnya, diperlukan pemahaman wawasan kebangsaan dengan memberikan sosialisasi kepada warga negara Indonesia di Lebanon baik mahasiswa maupun yang bekerja terkait pentingnya pembelajaran kesadaran berbangsa dan bernegara kepada seluruh lapisan warga negara Indonesia di Lebanon, seperti dalam kegiatan ini," tambahnya

Acara pembekalan wawasan kebangsaan diawali dengan kegiatan outbound yang melibatkan seluruh peserta dilanjutkan dengan kegiatan pembekalan. Peserta yang menerima pembekalan terdiri dari 68 mahasiswa Indonesia, 40 staf KBRI beserta keluarga, dan 25 warga Indonesia yang bekerja di Lebanon dengan jumlah total 133 peserta.
Readmore »

SATGAS MARITIM (MTF) TNI KONTINGEN GARUDA (KONGA) XXVIII-K/KRI SULTAN HASANUDDIN-366 EVAKUASI CREW KAPAL JERMAN YANG MENGALAMI MUSIBAH KEBAKARAN

SATGAS MARITIM (MTF) TNI KONTINGEN GARUDA (KONGA) XXVIII-K/KRI SULTAN HASANUDDIN-366 EVAKUASI CREW KAPAL JERMAN YANG MENGALAMI MUSIBAH KEBAKARAN

Satgas Maritim (MTF) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXVIII-K/KRI Sultan Hasanuddin-366 bergerak dengan cepat melaksanakan evakuasi medis udara terhadap 1 personil crew Kapal Jerman FGS Oldenburg F-263 yang mengalami cidera luka berat akibat musibah kebakaran, (13/12) di Area Maritime Of Operation, Laut Mediterania, Lebanon.

 Kegiatan ini merupakan latihan interoperability evakuasi medis udara dengan sandi "Angel Rescue IV" yang menggunakan Heli Dauphin AS-365 N3+ dan rumah sakit sipil Saint George University Hospital sebagai sarana evakuasi medis.

 Dalam kegiatan tersebut, diskenariokan kapal Jerman FGS Oldenburg F-263 mengalami kebakaran yang mengakibatkan tiga korban terluka dengan kategori 1 luka berat dan 2 luka sedang.   


Satu korban yang mengalami luka berat dievakuasi menggunakan Heli Dauphin AS-365 N3+ yang dikemudikan pilot Kapten Laut (P) Muhammad Al Amin dan Co Pilot Kapten Laut (P) Ario Letto menuju Saint George University Hospital untuk penanganan lebih lanjut.

Menurut Dansatgas Letkol Laut (P) Cecep Hidayat, S.E.,M.Si, kegiatan latihan dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan unsur-unsur MTF dan meningkatkan kemampuan tim rescue crew kapal, helikopter Dauphin AS-365 N3+ serta tim medis baik yang ada di unsur MTF maupun yg ada di Saint Goerge Hospital guna mengantisipasi terjadinya musibah/kecelakaan yang dialami oleh personel UNIFIL khususnya crew kapal MTF yang sedang bertugas di Area Maritime of Operation (AMO).
"Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan unsur-unsur MTF dan meningkatkan kemampuan tim rescue crew kapal, crew heli dan tim medis untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan yang dialami crew kapal saat bertugas," tandasnya.

Satuan Tugas Maritim TNI Kontingen Garuda XXVIII-K/Unifil (United Nations Interim Force in Lebanon) yang dipimpin oleh Letkol Laut (P) Cecep Hidayat, S.E.,M.Si , adalah satgas yang bertugas sebagai pasukan pemeliharaan perdamaian dunia dibawah naungan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) selama satu tahun di wilayah perairan Lebanon dengan menggunakan KRI Sultan Hasanuddin-366.
Readmore »

JANGAN GANGGU JOKOWI LAGI

JANGAN GANGGU JOKOWI LAGI

Bogor, Dia bekerja setengah mati untuk kita nikmati. Tidak kenal siang atau malam hari, bahkan Dia hampir tidak pernah berlibur diri karena dia cinta negeri. 

Dia telah berbuat banyak, masih saja dicaci-maki & dituduh bela asing dan PKI. Padahal dia tidak sehina dan sekeji itu, hanya semata-mata untuk pertiwi. 

Dia memang semata-mata mengabdi demi Indonesia yang dia sayangi, agar rakyat dipinggiran tidak terisolasi sebagaimana saudaranya di kota yang lebih berduit.

Semangatnya tetap menyala seperti api, tidak pernah mati demi bangsa dan negara agar maju dan berseri-seri. Tapi kalau soal korupsi, dia tidak pernah mau kompromi

Itulah Jokowi orang bersih, juga sangat Islami selalu rendah diri karena filsafati Jawani.

Djafar Badjeber, Pengamat Politik
Readmore »

Kasad: Palagan Ambarawa, Kesemestaan Perjuangan Rakyat Indonesia

Kasad: Palagan Ambarawa, Kesemestaan Perjuangan Rakyat Indonesia

AMBARAWA - Peristiwa Palagan Ambarawa merupakan sejarah bangsa Indonesia yang menunjukkan kesemestaan perjuangan kemerdekaan yang melibatkan para pemuda serta masyarakat melawan kekuatan kolonial Belanda. Hal tersebut diungkapkan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa dalam amanat tertulisnya pada upacara peringatan Hari Juang Kartika (HJK) 2018, di Lapangan Panglima Besar Jenderal Soedirman Ambarawa, Sabtu (15/12/2018).

Dalam amanatnya yang dibacakan Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman, Kasad juga mengucapkan selamat Hari Juang Kartika dan penghargaan kepada segenap prajurit dan Pegawai Negeri Sipil TNI AD beserta keluarga atas pengabdiannya selama ini.

Dikatakan Kasad, torehan tinta emas perjuangan para pemuda dan masyarakat Ambarawa bersama Tentara Keamanan Rakyat (TKR) menunjukan kesemestaan yang berujung kepada direbutnya kembali Ambarawa dari kolonial Belanda.

 “Semangat patriotisme dan nasionalisme yang dibungkus dengan keberanian, keikhlasan, serta kerelaan berkorban dalam menghadapi musuh yang jauh lebih kuat, mampu menghantarkan para pejuang bersama rakyat mempertahankan kemerdekaan Indonesia,” tegas Jenderal TNI Andika Perkasa.

Selanjutnya, kepada seluruh peserta upacara dan seluruh prajurit yang hadir, tema TNI Angkatan Darat Mengabdi dan Membangun Bersama Rakyat, merepresentasikan komitmen seluruh prajurit TNI AD dalam mengemban amanat perjuangan, yaitu membela kepentingan seluruh rakyat Indonesia.

Pada akhir amanat, Kasad berpesan bahwa sebagai generasi penerus, wajib menjadikan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat tersebut sebagai pendorong pengabdian bersama dalam menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks serta dinamis. 

“Saya mengajak agar momentum peringatan Hari Juang Kartika dimanfaatkan untuk melakukan introspeksi serta koreksi diri dan selanjutnya menatap lurus ke depan guna memantapkan langkah bersama guna mewujudkan TNI AD yang kuat, tangguh, modern dan profesional,”pungkasnya.

Usai kegiatan upacara, dilanjutkan dengan atraksi terjun payung yang dilakukan oleh 20 orang penerjun dari TNI AD, fly pass hely TNI AD, atraksi bela diri militer, sosiodrama Palagan Ambarawa, pemberian bantuan kepada masyarakat, syukuran dan hiburan. 

Selesai upacara, dihadapan awak media, Letjen TNI Tatang Sulaiman mengatakan bahwa TNI AD akan menjadi besar dan membangun serta mengabdi untuk negeri bersama rakyat. 

Terkait pesan yang ingin disampaikan dari Sosio Drama yang berhasil menyedot perhatian masyarakat, Wakasad menyampaikan bahwa cuplikan sosio drama tersebut menggambarkan tentang kegigihan para pejuang dalam mengusir penjajah dari Ambarawa.

 "Ada semangat kebersamaan, ada sinergi antara komponen-komponen masyarakat pada saat itu, sehingga bisa mengusir tentara Sekutu yang begitu modern yang lengkap dengan persenjataan,"jelasnya.

"Semoga TNI Angkatan Darat akan semakin profesional, semakin kuat dan semakin modern. Untuk mewujudkannya, TNI Angkatan Darat tetap selalu baik-baik dengan rakyat, karena itu adalah kekuatan,"pungkasnya.

Selain melaksanakan upacara, tidak hanya di Ambarawa, seluruh jajaran TNI AD juga melaksanakan kegiatan pameran Alutsista, bakti sosial, rehab rumah, pemberian kaki palsu, pengobatan massal, olah raga bersama dan lain sebagainya yang semuanya dilakukan untuk rakyat.

Dalam upacara tersebut, juga dihadiri oleh mantan Kasad Jenderal TNI Mulyono, para sesepuh TNI AD, para pejabat TNI, Polri, Pemda, purnawirawan dan pejuang, serta tokoh-tokoh masyarakat. Bertindak sebagai Komandan Upacara, Wadanrindam IV/Dip, Kolonel Inf Surya Wibawa Suparman. (Dispenad).
Readmore »

Kasad: Palagan Ambarawa, Kesemestaan Perjuangan Rakyat Indonesia 

AMBARAWA - Peristiwa Palagan Ambarawa merupakan sejarah bangsa Indonesia yang menunjukkan kesemestaan perjuangan kemerdekaan yang melibatkan para pemuda serta masyarakat melawan kekuatan kolonial Belanda. Hal tersebut diungkapkan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa dalam amanat tertulisnya pada upacara peringatan Hari Juang Kartika (HJK) 2018, di Lapangan Panglima Besar Jenderal Soedirman Ambarawa, Sabtu (15/12/2018).

Dalam amanatnya yang dibacakan Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman, Kasad juga mengucapkan selamat Hari Juang Kartika dan penghargaan kepada segenap prajurit dan Pegawai Negeri Sipil TNI AD beserta keluarga atas pengabdiannya selama ini.

Dikatakan Kasad, torehan tinta emas perjuangan para pemuda dan masyarakat Ambarawa bersama Tentara Keamanan Rakyat (TKR) menunjukan kesemestaan yang berujung kepada direbutnya kembali Ambarawa dari kolonial Belanda.

 “Semangat patriotisme dan nasionalisme yang dibungkus dengan keberanian, keikhlasan, serta kerelaan berkorban dalam menghadapi musuh yang jauh lebih kuat, mampu menghantarkan para pejuang bersama rakyat mempertahankan kemerdekaan Indonesia,” tegas Jenderal TNI Andika Perkasa.

Selanjutnya, kepada seluruh peserta upacara dan seluruh prajurit yang hadir, tema TNI Angkatan Darat Mengabdi dan Membangun Bersama Rakyat, merepresentasikan komitmen seluruh prajurit TNI AD dalam mengemban amanat perjuangan, yaitu membela kepentingan seluruh rakyat Indonesia.

Pada akhir amanat, Kasad berpesan bahwa sebagai generasi penerus, wajib menjadikan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat tersebut sebagai pendorong pengabdian bersama dalam menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks serta dinamis. 

“Saya mengajak agar momentum peringatan Hari Juang Kartika dimanfaatkan untuk melakukan introspeksi serta koreksi diri dan selanjutnya menatap lurus ke depan guna memantapkan langkah bersama guna mewujudkan TNI AD yang kuat, tangguh, modern dan profesional,”pungkasnya.

Usai kegiatan upacara, dilanjutkan dengan atraksi terjun payung yang dilakukan oleh 20 orang penerjun dari TNI AD, fly pass hely TNI AD, atraksi bela diri militer, sosiodrama Palagan Ambarawa, pemberian bantuan kepada masyarakat, syukuran dan hiburan. 

Selesai upacara, dihadapan awak media, Letjen TNI Tatang Sulaiman mengatakan bahwa TNI AD akan menjadi besar dan membangun serta mengabdi untuk negeri bersama rakyat. 

Terkait pesan yang ingin disampaikan dari Sosio Drama yang berhasil menyedot perhatian masyarakat, Wakasad menyampaikan bahwa cuplikan sosio drama tersebut menggambarkan tentang kegigihan para pejuang dalam mengusir penjajah dari Ambarawa.

 "Ada semangat kebersamaan, ada sinergi antara komponen-komponen masyarakat pada saat itu, sehingga bisa mengusir tentara Sekutu yang begitu modern yang lengkap dengan persenjataan,"jelasnya.

"Semoga TNI Angkatan Darat akan semakin profesional, semakin kuat dan semakin modern. Untuk mewujudkannya, TNI Angkatan Darat tetap selalu baik-baik dengan rakyat, karena itu adalah kekuatan,"pungkasnya.

Selain melaksanakan upacara, tidak hanya di Ambarawa, seluruh jajaran TNI AD juga melaksanakan kegiatan pameran Alutsista, bakti sosial, rehab rumah, pemberian kaki palsu, pengobatan massal, olah raga bersama dan lain sebagainya yang semuanya dilakukan untuk rakyat.

Dalam upacara tersebut, juga dihadiri oleh mantan Kasad Jenderal TNI Mulyono, para sesepuh TNI AD, para pejabat TNI, Polri, Pemda, purnawirawan dan pejuang, serta tokoh-tokoh masyarakat. Bertindak sebagai Komandan Upacara, Wadanrindam IV/Dip, Kolonel Inf Surya Wibawa Suparman. (Dispenad).
Readmore »

Peringati Hari Juang Kartika Ke 73, Wakasad Pimpin Ziarah Di TMP Giri Tunggal.

Peringati Hari Juang Kartika Ke 73, Wakasad Pimpin Ziarah Di TMP Giri Tunggal.

Dalam rangkaian- kegiatan peringatan Hari Juang Kartika (HJK) tahun 2018 terpusat, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tatang Sulaiman bersama para pejabat se Garnisun Semarang melaksanakan ziarah rombongan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Tunggal, Semarang.

Demikian disampaikan Kepala Penerangan Kodam IV/Dip Kolonel Arh Zaenudin , S.H., M.H. dalam rilis tertulisnya, Semarang, Sabtu (15/12/2018).

Menurut Zaenudin, sebagai bangsa yang besar, harus mengenang dan menghargai jasa para Pahlawannya, yang diantaranya dengan melaksanakan kegiatan yang rutin dilaksanakan oleh bangsa Indonesia yaitu ziarah dan tabur bunga.

"Ini penting dan harus ditanamkan dalam diri kita, karena para pahlawan berjuang semata-mata demi kemerdekaan serta menjaga keutuhan dan kedulatan NKRI,"ujarnya.

" Para syuhada yang gugur sebagai kusuma bangsa tidak hanya mengorbankan jiwa dan raga, namun juga harta bahkan keluarganya pun mereka tinggalkan. Jadi sangatlah patut bagi kita untuk senantiasa mendoakan dan menghargai jasa-jasanya,"tambah Zaenudin.
Lebih lanjut, lulusan Akmil 1996 ini menyampaikan bahwa kegiatan ziarah dan tabur bunga yang dilakukan oleh Wakasad dan rombongan se-Garnizun Semarang di TMP Giri Tunggal juga merupakan sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa para pahlawan tersebut.

Pelaksanaan ziarah dan tabur bunga juga dihadiri Pangdam IV/Dip Mayjen TNI Mochamad Effendi, para pejabat teras Mabesad dan Kodam IV/Dip, pejabat TNI se-Garnisun Semarang serta undangan lainnya.

Usai melaksanakan Ziarah dan tabur bunga Wakasad dan rombongan berangkat ke Ambarawa untuk melaksanakan upacara peringatan upacara Hari Juang Kartika tahun 2018 dilapangan Panglima Besar Jenderal Sudirman. (Dispenad).
Readmore »

Tak Terbendung, Ribuan Warga Tonton Aksi Pesawat Hingga Drama Kolosal Palagan Ambarawa

Tak Terbendung, Ribuan Warga Tonton Aksi Pesawat Hingga Drama Kolosal Palagan Ambarawa

SEMARANG - Ribuan Warga tumpah ruah dan antusias menyaksikan berbagai atraksi yang ditampilkan setelah pelaksanaan upacara peringatan Hari Juang Kartika (HJK) terpusat tahun 2018 di Lapangan Panglima Besar Jenderal Soedirman, Ambarawa, Sabtu (15/12/18).

Mulai dari parade fly pass pesawat Penerbad dari berbagai jenis, kemudian aksi memukau puluhan penerjun payung hingga suguhan drama kolosal Palagan Ambarawa menjadi pertunjukan menarik dan bangkitkan semangat kepahlawanan diperingatan HJK kali ini.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku terkesima dengan pertunjukan yang disuguhkan para anggota TNI AD kali ini.

"Luar biasa, TNI AD hebat, memang makin modern dan profesional," ujarnya.

Luapan kekaguman warga ini disampaikan usai ia menyaksikan demonstrasi fly pass helly TNI AD dengan pesawat canggih diantaranya adalah pesawat Apache.

Selain parade pesawat dari berbagai jenis, aksi tak kalah menakjubkan juga dilakukan oleh 20 orang peterjun payung dari Persatuan Terjun Payung Angkatan Darat (PTPAD).

Mereka memperagakan sejumlah aksi terjun bebas (free fall) dengan membawa berbagai bendera satuan jajaran TNI AD. Para peterjun payung ini memiliki segudang prestasi dan menorehkan banyak rekor di udara.

Begitupun dengan pertunjukan drama kolosal Palagan Ambarawa juga berhasil menyuguhkan heroisme warga Ambarawa dan sekitarnya kala sukses memukul mundur tentara sekutu Belanda, tujuh puluh tiga tahun silam.

Sebelumnya drama kolosal, dihadapan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tatang Sulaiman dan ribuan penonton yang memadati lapangan, ratusan anggota yang dibawah pimpinan Danbrigif-4/DR Kolonel Inf Hartono memperagakan aksi bela diri Karate, Taekwondo, Yongmoodo hingga demonstrasi perkelahian dan pemecahan benda keras.

"Selain unjuk kebolehan keahlian para prajuritnya, TNI AD juga menggelar sejumlah kegiatan bakti sosial bagi masyarakat," jelas Kapendam IV/Dip Kolonel Arh Zaenudin, S.H.,M.H. di sela-sela menonton atraksi tersebut.

Menurutnya kegiatan bakti sosial tersebut diantaranya pengobatan umum dan donor darah masing-masing untuk 1000 orang, pengobatan gigi dan pemeriksaan mata yang masing-masing untuk 500 orang.

"Juga ada khitanan massal dengan peserta 100 anak, operasi bibir sumbing sebanyak 60 orang, serta penyerahan 124 kaki palsu, pembagian kursi roda sebanyak 50 orang dan 10.500 sembako bagi warga yang tidak mampu," tambahkannya.

Ditempat yang sama, sebelum pemberian sembako, salah satu warga bernama Tinangun Gimin (74 tahun) warga desa Tolokan Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang, terlihat gembira akan mendapatkan bantuan sembako. Ia bersama 20 orang rekan-rekannya yang tidak mampu, datang ke acara peringatan HJK 

"Kulo Seneng (saya senang)," ujarnya ketika ditanya perasaanya akan mendapatkan bantuan Sembako. (Dispenad).
Readmore »

Tak Terbendung, Ribuan Warga Tonton Aksi Pesawat Hingga Drama Kolosal Palagan Ambarawa

SEMARANG - Ribuan Warga tumpah ruah dan antusias menyaksikan berbagai atraksi yang ditampilkan setelah pelaksanaan upacara peringatan Hari Juang Kartika (HJK) terpusat tahun 2018 di Lapangan Panglima Besar Jenderal Soedirman, Ambarawa, Sabtu (15/12/18).

Mulai dari parade fly pass pesawat Penerbad dari berbagai jenis, kemudian aksi memukau puluhan penerjun payung hingga suguhan drama kolosal Palagan Ambarawa menjadi pertunjukan menarik dan bangkitkan semangat kepahlawanan diperingatan HJK kali ini.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku terkesima dengan pertunjukan yang disuguhkan para anggota TNI AD kali ini.

"Luar biasa, TNI AD hebat, memang makin modern dan profesional," ujarnya.

Luapan kekaguman warga ini disampaikan usai ia menyaksikan demonstrasi fly pass helly TNI AD dengan pesawat canggih diantaranya adalah pesawat Apache.

Selain parade pesawat dari berbagai jenis, aksi tak kalah menakjubkan juga dilakukan oleh 20 orang peterjun payung dari Persatuan Terjun Payung Angkatan Darat (PTPAD).

Mereka memperagakan sejumlah aksi terjun bebas (free fall) dengan membawa berbagai bendera satuan jajaran TNI AD. Para peterjun payung ini memiliki segudang prestasi dan menorehkan banyak rekor di udara.

Begitupun dengan pertunjukan drama kolosal Palagan Ambarawa juga berhasil menyuguhkan heroisme warga Ambarawa dan sekitarnya kala sukses memukul mundur tentara sekutu Belanda, tujuh puluh tiga tahun silam.

Sebelumnya drama kolosal, dihadapan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tatang Sulaiman dan ribuan penonton yang memadati lapangan, ratusan anggota yang dibawah pimpinan Danbrigif-4/DR Kolonel Inf Hartono memperagakan aksi bela diri Karate, Taekwondo, Yongmoodo hingga demonstrasi perkelahian dan pemecahan benda keras.

"Selain unjuk kebolehan keahlian para prajuritnya, TNI AD juga menggelar sejumlah kegiatan bakti sosial bagi masyarakat," jelas Kapendam IV/Dip Kolonel Arh Zaenudin, S.H.,M.H. di sela-sela menonton atraksi tersebut.

Menurutnya kegiatan bakti sosial tersebut diantaranya pengobatan umum dan donor darah masing-masing untuk 1000 orang, pengobatan gigi dan pemeriksaan mata yang masing-masing untuk 500 orang.

"Juga ada khitanan massal dengan peserta 100 anak, operasi bibir sumbing sebanyak 60 orang, serta penyerahan 124 kaki palsu, pembagian kursi roda sebanyak 50 orang dan 10.500 sembako bagi warga yang tidak mampu," tambahkannya.

Ditempat yang sama, sebelum pemberian sembako, salah satu warga bernama Tinangun Gimin (74 tahun) warga desa Tolokan Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang, terlihat gembira akan mendapatkan bantuan sembako. Ia bersama 20 orang rekan-rekannya yang tidak mampu, datang ke acara peringatan HJK 

"Kulo Seneng (saya senang)," ujarnya ketika ditanya perasaanya akan mendapatkan bantuan Sembako. (Dispenad).
Readmore »

Terima Kaki Palsu dari Wakasad, setelah 24 tahun Pardiyono bisa jalan normal kembali

Terima Kaki Palsu dari Wakasad, setelah 24 tahun Pardiyono bisa jalan normal kembali

SEMARANG -tniad.mil.id - Pardiyono (32 tahun) sangat gembira ketika menerima kaki palsu dari Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tatang Sulaiman pada acara peringatan Hari Juang Kartika (HJK) tahun 2018, di Lapangan Panglima Besar Jenderal Soedirman, Ambarawa, Sabtu (15/12/2018).

Warga Genting Jambu, Kecamatan Ambarawa ini, seakan tidak percaya bisa berjalan normal kembali. Dirinya berkali-kali memandang serta memegang dan mengelus kaki kirinya.

Ketika ditemui setelah upacara, Ia pun tidak bisa menutupi rasa kegembiraannya dan berkali-kali menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada TNI AD atas bantuan kaki palsu yang diberikan untuknya. 

"Bantuan (kaki palsu) ini sangat berarti. Saya kini bisa berjalan normal, layaknya orang-orang pada umumnya,"ujarnya. 
 
Lebih lanjut ayah dari seorang anak yang berusia 7 tahun ini, bercerita bahwa kehilangan kakinya itu berawal dari operasi dibagian telapak kakinya di salah satu rumah sakit pada tahun 1994.

"Daging tumbuh di telapak kaki, ada benjolan. Kemudian, kaki saya di kupas (operasi) tapi tidak ditutup, tidak dijahit dan infeksi. Saya merasa sakit selama 21 tahun,"ungkapnya

"Karena ada sakit gula dan setiap kecapean, pendarahan terus, maka pada tahun 2015, kaki diamputasi", imbuhnya. 

Buruh batako yang bekerja bersama saudaranya ini, menyampaikan bahwa dirinya mendapatkan informasi pemberian kaki palsu tersebut dari Sumadi (warga Merican, Semarang). 

"Pak Sumadi telepon, mas nek jenengan meh minta,sesuk neng Kodam Diponegoro (mas kalau anda mau minta besok ke Kodam Diponegoro)," ujarnya sambil tersenyum.

Dengan kaki palsunya, atlet difabel yang pernah bertanding di Pekan Para Games (Perparprov) Provinsi Jawa Tengah ke-3 Tahun 2018 di Surakarta semakin kuat keinginannya untuk berusaha mandiri ini.

"Saya ikut, lomba pada Cabor (cabang olah raga) lempar lembing, tolak peluru dan lempar cakram," katanya.

"Tapi kalah, karena ditandingkan dengan lawan yang kakinya utuh tapi jarinya nda ada dan dengan atlet pelatnas yang ikut paragames,"sambungnya. 

Saat mengakhiri wawancaranya, Pardiyono menyampaikan harapannya untuk TNI AD yang menurutnya banyak membantu masyarakat dan kaum difabel seperti dirinya.

"Saya berterima kasih, sangat berterima kasih kepada para TNI yang sudah peduli kepada kaum seperti saya, kaum difabel. Semoga TNI lebih maju. Semangatlah pokoknya," pungkasnya. 

Pada acara puncak HJK, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tatang Sulaiman, selain menyerahkan 124 kaki Palsu juga menyerahkan bantuan Sembako 10.500 paket bagi masyarakat tidak mampu, pemberian kursi roda dan penyerahan kunci rumah kepada purnawirawan yang rumahnya di rehab.

Bantuan 124 kaki palsu yang diberikan oleh Wakasad kepada 122 orang difabel, merupakan hasil kerjasama antara TNI AD dengan PT. Armindo Prima, PT. KNI (Kaltim Nitrate Indonesia) serta Kick Andy Foundation. (Dispenad)
Readmore »

KAL MAPOR BERHASIL PEDAMKAN API KAPAL YANG TERBAKAR DI PERAIRAN BATUAMPAR

KAL MAPOR BERHASIL PEDAMKAN API KAPAL YANG TERBAKAR DI PERAIRAN BATUAMPAR

Tanjungpinang 15 Desember 2018,.... Salah satu unsur Satuan Kapal Patroli (Satrol) Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang yakni Kapal Angkatan Laut (KAL) Mapor II-4-64 berhasil memadamkan api di MV. Aventador yang mengalami kebakaran di Perairan Batuampar Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Sabtu (15/12).

Kejadian tersebut terjadi saat KAL Mapor II-4-46 sedang melaksanakan patroli di Perairan Pulau Sambu kemudian menerima informasi lewat radio VTS Batam bahwa telah terjadi kebakaran sebuah kapal di Perairan Batuampar, Batam. Berdasarkan informasi tersebut KAL Mapor II-4-46 segera memuju ke lokasi dan terlihat secara visual asap memgepul dari sebuah kapal di perairan tersebut.

Setelah KAL Mapor II-4-46 tiba pada posisi 01 09 l.872 Lintang Utara dan 103 58.619 Bujur Timur diketahui asap yang memgepul berasal dari MV. Aventador yang terbakar posisi lego jangkar di Perairan Batuampar, Batam. Kebakaran tersebut terjadi di Buritan Kapal Dek II (kamar tidur ABK).

Selamjutnya Komandan KAL MAPOR II-4-64 Kapten Laut (P) Bayu Indra Wirawan langsung memerintahkan untuk melakukan pemadam dengan mengerahkan anggota Tim Pemadam Kebakaran (PEK) menggunakan sistem hidrant yang berada di atas kapal. Selang beberpa waktu  kebakaran di KM. Aventador dapat dikuasai dan api dapat dipadamkan. Selanjutnya Tim PEK KAL Mapor II-4-46 melakukan pengecekan ke bagian dalam kapal dan mencari titik-titik api sampai dinyatakan api di KM. Aventador dinyatakan benar-benar padam, selanjutnya Tim PEK ditarik kembali ke KAL Mapor II-4-46.

Setelah itu dilakukan pendataan dan diperoleh keterangan bahwa MV. Aventador mempunyai ABK 5 orang Warga Negara Indonesia. Kapal tersebut berbendera Mongolia dan berbobot 296 GT tanpa muatan. Kapal lego jangkar di Perairan Batu Ampar, Batam dalam rangka memperpanjang dokumen dan perbaikan palka kapal.

Dalam proses pemadaman MV. Aventador tersebut selain KAL Mapor II-4-46 juga turut membantu diantaranya Sea Rider Lanal Batam, KPLP 330, KPLP 376, Kapal KN SAR Purwerejo dan Speed Boat KP Baladewa. (Penlantamal IV).
Readmore »

PANGDIVIF 1 KOSTRAD PIMPIN UPACARA HARI JUANG KARTIKA

PANGDIVIF 1 KOSTRAD PIMPIN UPACARA HARI JUANG KARTIKA
TAHUN 2018

(Penerangan Divif 1 Kostrad) Panglima Divisi Infanteri 1 Kostrad, Mayjen TNI Agus
Rohman S.I.P, menjadi inspektur upacara memperingati Hari Juang Kartika tahun
2018, di lapangan upacara Markas Divisi Infanteri 1 Kostrad, Cilodong, Depok, Jawa
Barat, Sabtu(15/12/18). 

Tema Hari Juang Kartika tahun 2018 yaitu, “TNI Angkatan Darat Mengabdi dan
Membangun Bersama Rakyat” sangat tepat merepresentasikan komitmen prajurit TNI
AD dalam mengemban amanat perjuangan rakyat untuk membela kepentingan
seluruh rakyat Indonesia.



Dalam pelaksanaannya, rangkaian pokok upacara Hari Juang Kartika tahun 2018
dilaksanakan dengan penuh khidmat. Pangdivif 1 Kostrad membacakan amanat
Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa menyampaikan bahwa,
Semangat patriotisme dan nasionalisme yang dibungkus dengan keberanian,
keikhlasan, serta kerelaan berkorban dalam menghadapi musuh yang jauh lebih kuat,
mampu menghantarkan para pejuang bersama rakyat mempertahankan kemerdekaan
Indonesia.

Lebih lanjut Kasad menegaskan Selaku generasi penerus, wajib menjadikan
semangat kemanunggalan TNI dan rakyat tersebut sebagai pendorong pengabdian
dalam menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks serta dinamis.
Kasad juga mengajak agar momentum peringatan Hari Juang Kartika di manfaatkan
untuk melakukan introspeksi serta koreksi diri dan selanjutnya menatap lurus ke
depan guna memantapkan langkah bersama guna mewujudkan TNI AD yang kuat,
tangguh, modern dan profesional.

Upacara memperingati Hari Juang Kartika diikuti oleh Kasdivif 1 Kostrad Brigjen TNI
Joko Putranto M.Sc, para Asisten Kasdivif 1 Kostrad, para Perwira, Bintara dan
Tamtama Divisi Infanteri 1 Kostrad.
Readmore »

David Rahardja Pintu ke Pintu Sosialisasikan Partai Perindo Di Pemilu 2019

David Rahardja Pintu ke Pintu Sosialisasikan Partai Perindo Di Pemilu 2019

Calon anggota Legislatif (Caleg) DPRD DKI dari Partai Perindo daerah pemilihan Jakarta 2 yang meliputi dapil Kecamatan Koja, Cilincing dan Kelapa Gading, David Rahardja dengan nomor urut 2, pada masa kampanye Pemilu saat ini turun ke rumah warga door to door mensosialisasikan Partai Perindo dan pencalegkannya pada masyarakat Jakarta Utara, dan pada Sabtu 15 Desember 2018 menggelar sosialisasi pencoblosan Pemilu di RW.10 Kelurahan Sukapura, Cilincing.

Sarana perlengkapan kampanye juga dibagikan berupa Kalender, Stiker dan Kaos Partai Perindo.


Bersama Baja Perindo, David Rahardja juga menggelar kegiatan bakti sosial berupa Donor Darah, pengecekan kolesterol, pengecekan tensi darah, pengecekan gula darah maupun pengecekan asam urat. Dengan pengecekan kesehatan tersebut diharapkan warga masyarakat dapat tetap hidup sehat sehingga dapat terus berkarya dan berusaha untuk kesejahteraan keluarga, papar David Rahardja.

Pihaknya juga bersyukur hari ini hadir lebih dari 400 warga Sukapura, antusiasme warga sebagai bukti bahwa mereka semangat untuk mensukseskan Pemilu 17 April 2019 mendatang, dan tidak ada yang golput, kita juga berharap mereka dapat memenangkan Partai Perindo dan mencoblos David nomor urut 2 dari partai Perindo untuk DPRD DKI dapil 2, harapnya.



Dalam kesempatan tersebut David Rahardja juga mengungkapkan syukur atas proses hukum pemilu yang didakwakan ke dirinya, dan dengan ditolaknya banding Jaksa di Pengadilan Tinggi, sehingga dirinya masih tetap maju sebagai Caleg DPRD DKI Partai Perindo, Dapil Cilincing, Koja dan Kelapa Gading nomor urut 2, semoga warga Jakarta Utara akan menyalurkan aspirasi politiknya ke Partai Perindo dengan nama David Rahardja nomor urut 2, tegasnya. (NRL)
Readmore »

Kapten Arm Hari Subagijono Bacakan Amanat Kasad

Kapten Arm Hari Subagijono Bacakan Amanat Kasad

Tigaraksa - Kapten Arm Hari Subagijono Pasiter Kodim 0510/Trs membacakan amanat Kasad di Upacara Hari Juang Kartika Tahun Anggaran 2018 yang di gelar di Makodim 0510/Trs Komplek Pemda Kabupaten Tangerang, Sabtu (16/12/2018).

Upacara peringatan Hari Juang Kartika di ikuti 180 personil anggota Jajaran Kodim 0510/Trs di antaranya, 1 SST Perwira dan Danramil jajaran Kodim 0510/Trs dan anggota Bintara Tamtama serta PNS jajaran Kodim 0510/Trs.

TNI AD mengabdi dan membangun bersama rakyat, sangat tepat mereprentasikan komitmen prajurit TNI AD dalam dalam mengemban amanat perjuangan rakyag untuk membela kepentibgan seluruh rakyat Indonesia, ujar Kapten Arm Hari Subagijono saat membacakan amanat Kasad saat menjadi Irup Hari Juang Kartika.

Dalam Upacara Hari Juang Kartika (HJK) tahun anggaran 2018 Kodim 0510/Trs yang bertindak sebagai Danup HJK di ambil oleh Kapten Inf Khoirul Anwar Danramil 14/Panongan.Kodim 0510/Trs.
Readmore »

Kapolsek Kelapa Gading: Apel Kamtibmas Gabungan Untuk Pengamanan Natal & Tahu

Kapolsek Kelapa Gading: Apel Kamtibmas Gabungan Untuk Pengamanan Natal & Tahun

Jakarta 
Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Dr. Martua Raja Taripar Laut, SH, S.Ik, M.Si memimpin langsung kegiatan Apel Kamtibmas Keliling gabungan muspika dan potmas wilayah kelapa gading yang bertempat di Rukan RW 08 Kelapa Gading Barat, Jln. Komp Rukan Kirana, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Apel kamtibmas keliling ini berjumlah 131 yang diikuti oleh Polsek Kelapa Gading, Koramil Kelapa. Gading, Perwakilan gereja GKBJ, Pokdarkamtibmas Kelapa Gading, Mitra Jaya Kelapa Gading, FKDM Kelapa Gading, Damkar Kelapa Gading, Dishub Kelapa Gading dan Security RW 08 Kelapa Gading Barat, Sabtu (15/12).

Disela-sela acara, Kapolsek Kelapa Gading Kompol Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga, S.H, S.I.K, M.Si mengatakan bahwa, kita ketahui sekarang sudah berada di penghujung tahun, kita juga akan melaksanakan pengamanan natal dan tahun baru.

"Harapan saya masyarakat dan unsur unsur organisasi masyarakat untuk memberikan kontribusi dan bahu membahu menjaga supaya tercapai situasi kamtibmas yang aman, tertib dan damai, ada beberapa pos pos tertentu yang sudah kami sediakan dari pihak kepolisian, pihak pemerintahan, sebagaimana kita ketauhi ada pos taktis/pos stasioner tepatnya di taman jogging 1," ujarnya.

Kapolsek juga mengatakan bahwa, pada tanggal 24 Desember 2018 kita akan melakukan apel gabungan se-Jakarta Utara untuk melaksanakan kesiapan pengamanan Malam Natal dan Malam Tahun Baru, yang mana semuanya sudah di mapping oleh Polsek dan sudah di indentifikasi, sehingga perlu ada kolaborasi kepada kita semua, untuk dapat menghindari seluruh permasalahan yang ada contoh kemacetan agar dapat di urai.

"Jadi bukan hanya pidana saja yang kita pikirkan, nanti kita akan lakukan kembali mapping apabila ada perkembangan, pesan Kapolsek.

Kapolsek juga mengharapkan, agar Komplek Gading Bukit Indah tetap menjaga tali silaturahmi yang baik antar penghuni ruko dan meningkatkan komunikasi aktif dengan anggota Polsek maupun Koramil Kelapa Gading secara intens dan tingkatkan kepedulian dan tenggang rasa kepada sesama penghuni ruko, agar tetap saling waspada terhadap potensi konflik yang akan terjadi.

Kapolsek juga berpesan, agar Komplek Gading Bukit Indah menambah personil keamanan guna antisipasi kerawanan kamtibmas dan tindak kriminalitas lainnya, serta setiap karyawan yang masuk dan keluar untuk selalu waspada dan menambah kunci pengaman pada setiap kendaraan untuk antisipasi tindak kejahatan.

"Semoga apa yang di dapat pada tahun ini dapat menjadi pelajaran, dalam hidup ini jangan dikendalikan oleh nafsu, semoga di tahun yang baru nanti dapat menjadi hidup yang lebih baik bagi kita semua," pungkas Kapolsek. (Red/Hms).
Readmore »

 

SEL SURYA

SEL SURYA