Karo Umum Bakamla RI Tinjau Lokasi Rencana Kantor Zona Maritim Timur yang Baru

Karo Umum Bakamla RI Tinjau Lokasi Rencana Kantor Zona Maritim Timur yang Baru

Ambon, 24 September 2018 (Humas Bakamla RI) Kepala Biro Umum Bakamla RI Brigjen TNI (Mar) Sandy M. Latief melaksanakan kunjungan dalam rangka melaksanakan peninjauan lahan yang rencananya akan dipergunakan untuk pembangunan Kantor Kamla Zona Maritim Timur dan Dermaga, di Teluk Ambon, Desa Tawiri, Kota Ambon, Provinsi Maluku Senin, (24/09/2018).

Dalam pelaksanaan peninjauan, Kepala Biro Umum Bakamla RI bersama Kepala Bagian Tata Usaha dan Rumga Kolonel Marinir Atam meninjau lahan seluas 5.000 m2. Posisi lahan sangat strategis karena berada di teluk Ambon yang ombaknya tidak terlalu besar, dan dilihat dari kedalaman saat surut masih sangat memungkinkan untuk kapal bersandar. 

Sebelum melaksanakan peninjauan lokasi lahan, Kepala Biro Umum terlebih dahulu melaksanakan tatap muka dengan Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Timur Vetty V. Salakay, S.H., M.Si., dan seluruh personel Kantor Kamla Zona Maritim Timur, Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPPKL) Ambon, dan Pangkalan Kapal Zona Maritim Timur. 

Diharapkan seluruh personel, khususnya yang berdinas di Zona Maritim Timur, dapat mendukung demi terlaksanya proyek pembangunan Kantor Kamla Zona Maritim Timur dan Dermaga dengan sukses dan lancar.

Turut mendampingi kegiatan ini, pejabat dari jajaran Kantor Kamla Zona Maritim Timur antara lain Kepala Bidang Operasi Letkol Laut (P) Siswo Widodo, S.T., Kepala Bagian Umum Letkol Laut (KH) Drs. Paseh Mawardi, Kepala Subbidang Patroli David Ferdinandus, dan Kepala Pangkalan Letkol Laut (P) Saekhul Anwar, S.I.P.


Autentikasi: Kasubbag Humas Bakamla RI Mayor Marinir Mardiono
Foto-foto: Humas Bakamla RI
Readmore »

PASIS DIKREG SESKOAL ANGKATAN KE-56 IKUTI SEMINAR PKB JUANG TA.2018

PASIS DIKREG SESKOAL ANGKATAN KE-56 IKUTI SEMINAR PKB JUANG TA.2018

Seskoal, 24 September 2018, Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) Angkatan ke-56 TP. 2018 sebanyak 135 Pasis yang terdiri dari 125 Pasis TNI AL, 2 Pasis masing-masing dari TNI AD dan TNI AU serta 6 Pasis Mancanegara berasal dari Australia, India, Malaysia, Pakistan, Singapura dan Fiji, mengikuti Pembukaan Program Kegiatan Bersama (PKB) Kejuangan sekaligus Pembukaan Seminar Sesko TNI, Sespimti Polri, Sesko Angkatan dan Sespimmen Polri TA. 2018 bertempat di Gedung Oetaryo Sespim Polri, Lembang- Bandung, Senin (24/09).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Komandan Sekolah Staf dan Komando TNI (Dansesko TNI) Letnan Jenderal  TNI  (Mar) R. M. Trusono, S. Mn., serta dihadiri pula Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) Mayjen TNI Kurnia Dewantara,  Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) Laksamana Muda TNI Dr. Ammarulla Octavian, S.T., M.Sc., D.E.S.D., Wakil Komandan (Wadan) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau) Marsekal Pertama TNI Kusworo, S.E., M.M., Kasespimti Polri Brigjen Pol Drs. Joko Irianto, Kasespimpen Polri Brigjen Pol I Gede Alit Wardana, Wadan Seskoal Laksamana Pertama TNI TSNB. Hutabarat, M.MS., Dosen dari masing-masing Sesko Angkatan dan Sespimmen Polri serta undangan lainnya.

Kegiatan PKB Kejuangan TA. 2018 akan dilaksanakan selama 1 (satu) minggu mulai tanggal 24 s.d 28 September 2018 yang mengangkat tema “Sinergi dan Soliditas TNI-Polri Guna Mengamankan Tahapan Pemilu 2019 dalam Rangka Pembangunan Nasional” dengan diikuti 937 Perwira Siswa yang berasal dari Seskoad 281 orang, Seskoal 135 orang, Seskoau 127 orang, Sespimmen Polri 197 orang, Sespimti Polri 47 orang serta Sesko TNI 150 orang dan Mahasiswa Pasca Sarjana dari Unpad, UPN, UPI dan Unjani.

Dansesko TNI Letnan Jenderal  TNI  (Mar) R. M. Trusono, S. Mn., dalam sambutannya mengatakan kegiatan Seminar pada PKB Kejuangan TA. 2018 ini dalam rangka mengaplikasikan materi kuliah yang telah diperoleh selama melaksanakan pendidikan. Oleh Karena itu, dalam Seminar ini diharapkan adanya upaya yang maksimal dari para peserta seminar untuk dapat mencurahkan segenap daya kemampuan yang dimiliki serta menuangkan ide dan gagasan guna menghasilkan konsep strategis untuk memecahkan masalah actual sebagai sumbangsih terbaik untuk kepentingan Bangsa dan Negara.

Lebih lanjut dikatakan Dansesko TNI, dalam seminar ini terdapat judul makalah yang akan dipaparkan antara lain Makalah Sesko TNI dan Sespimti Polri tentang “Konsepsi Sinergitas dan Soliditas TNI-Polri Guna Mengamankan Tahapan Pemilu 2019 Dalam Rangka Pembangunan Nasional” , Makalah dari Sesko Angkatan dan Sespimmen Polri tentang “Implementasi Sinergitas dan Soliditas TNI-Polri Guna Mengamankan Tahapan Pemilu 2019 dalam Rangka Pembangunan Nasional”.

Dengan tema dan judul paparan ini merupakan topik yang menarik untuk dibahas, karena Bangsa Indonesia akan melaksanakan Pesta Demokrasi di dalam Pemilu Legislatif dan Pilpres 2019, ujar Jenderal Bintang Tiga ini.

Diakhir sambutannya Dansesko TNI berharap dalam seminar ini dapat menghasilkan produk Seminar yang berkualitas dan dapat dipertanggung jawabkan secara akademis dengan kajian dan analis terhadap setiap persoalan yang dihadapi baik oleh TNI, Polri maupun komponen masyarakat lainnya, sehingga permasalahan yang terjadi dapat diambil solusi yang tepat dan proporsional dan menjadi bahan pertimbangan bagi pimpinan dalam menentukan suatu kebijakan.

Dalam PKB Kejuangan TA. 2018 ini selain melaksanakan Seminar dilaksanakan pula berbagai kegiatan antara lain Pertandingan Olahraga, Psikologi Kepemimpinan Lapangan, Jalan Santai dan Senam Aerobik dan Malam Inagurasi Selain kegiatan tersebut, akan dilaksanakan pula kegiatan-kegiatan Bhakti Sosial di 30 lokasi seperti donor darah, pengobatan massal dan Citarum bersih. Yang kesemuanya melibatkan 1.000 personel baik dari Perwira Siswa, Peserta didik, maupun partisipasi masyarakat di Lembang Bandung Jawa Barat.
Readmore »

Forum Caleg Golkar Deklarasi Dukung Penuh Capres Prabowo - Sandiaga Uno

Forum Caleg Golkar Deklarasi Dukung Penuh Capres Prabowo - Sandiaga Uno

Setelah KPU secara resmi menetapkan Daftar Calon Tetap Legeslatif (DCT), beberapa Caleg Partai Golkar secara resmi mendukung Capres dan Cawapres 2019, nomor urut 2, Prabowo – Sandiaga Uno, Deklarasi yang digelar di Hotel Croown Jakarta, Senin 25 September 2018 tersebut mengangkat jargon “Go BrabU” (Golkar Prabowo-Uno), dan Tim Caleg Golkar pendukung Prabowo – Sandiaga Uni tersebut, dimotori Caleg DKI Jakarta Dapil 6 nomor urut 10, Cupli Risman, serta Caleg DPRRI Dapil Jawa Timur, Fadli ST.

Dalam acara Jumpa Pers usai Rakornas dan Deklarasi dengan mengeluarkan Pernyataan Sikap Caleg Partai Golkar untuk Prabowo – Uni tersebut, Cupli Risman pada wartawan menegaskan, bahwa Deklarasi dan Pernyataan Sikap dukungan buat Prabowo – Uno ini, karena pihaknya merespon perkembangan di tokoh-tokoh Partai Golkar serta respon dari masyarakat, bahwa tumpuan rakyat pada Capres Prabowo – Sandiaga Uni.

Cupli Risman melihat bahwa disamping respon dari Elit Partai Golkar atau Senior Partai Golkar, perkembangan adanya dukungan buat Prabowo – Uno karena tingginya keinginan dari akar rumput Partai Golkar, karena hingga saat ini gelombang dukungan rakyat sudah diarahkan untuk Capres Prabowo – Sandaga Uno, ini sangat berkorelasi positif untuk memenangkan partai Golkar sebagai Partai terbesar di negeri ini.



Sejarah Partai Golkar sudah menghadirkan, bahwa Golkar memiliki Demokrasi yang sangat sehat, semua boleh menyampaikan aspirasi dan keinginan, selama itu untuk kepentingan Partai Golkar dan Rakyat, bagaimana bangsa ini memiliki kekuatan untuk menghadapi bangsa-bangsa lain, ungkapnya.

Cupli Risman juga menegaskan, bahwa dengan Komposisi Formasi politik saat ini, sebenarnya tidak menguntungkan Partai Golkar, melihat bahwa pasangan Capres – Cawapres bukan dari Partai Golkar, demikian juga partai Golkar melihat terlalu hegomoni partai lain terhadap Capres yang diusung, sehingga Partai Golkar tidak memiliki electoral berbanding lurus, untuk itu kita mengambil langkah cepat merespon arus bawah dan berada para posisi strategi yang terukur, terarah dan tepat, agar tidak terus-menerus melorot sebagaimana lembaga survey yang banyak dilansir di Media, paparnya.

Sebagai Caleg Partai Golkar di DKI Jakarta dapil Jakarta 6, yang meliputi Kecamatan Cakung, Matraman dan Pulogadung dengan nomor urut 10, Cupli Risman mengaku akan bekerja keras, disamping memperjuangkan dukungan buat dirinya, juga akan mensosialisasikan program Capres Prabowo yang berpasangan dengan Cawapres Sandiaga Uno, sebagai Caleg akan memastikan kemenangan sebagai legeslatif dengan dukungan rakyat, dan secara bersamaan seluruh Capleg Partai Golkar yang tergabung di Go PrabU untuk turun ke dapilnya memenangkan Prabowo-Uno sebagai Capres yang didukung oleh kekuatan penting di Partai Golkar, tegas Cupli Risman. (Nk)

Readmore »

Biro Perencanaan dan Organisasi Sempurnakan Peraturan Bakamla RI

Biro Perencanaan dan Organisasi Sempurnakan Peraturan Bakamla RI

Jakarta, 24 September 2018 (Humas Bakamla RI) Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Bakamla RI Laksma TNI Eko Jokowiyono S.E, M.Si. di wakili Plt Kabag Organisasi dan Tata Laksana Kolonel Laut (S) Adhik Indaryono S.E. membuka kegiatan Rapat Pembahasan Penyusunan Peraturan Badan Keamanan Laut di Mercure hotel Cikini Raya no. 66 Jakarta, Senin (24/9/2018).
 
Kegiatan ini digelar untuk memperkaya wawasan dalam penyusunan peraturan perundangan - undangan peraturan Bakamla dalam lingkup internal pada tahun anggaran 2018.

Rapat Pembahasan Peraturan Bakamla di ikuti 25 peserta dengan menghadirkan narasumber dari Kementerian Hukum dan HAM yaitu Direktur Pengundangan, Penerjemah dan Publikasi Peraturan Per-UU Kemenkumham Imam Santoso, S. H, M.M., Kasubdit Pengundangan Peraturan Per - UU Kemenkumham R.R Woro Wijayanti, M.M, serta Kasi Pengundangan dalam BN RI Dan TBN RI Kemenkumham Roosiane Indira Sari, S.H,. M. Si. Sementara itu hadir pula Laksma TNI Gendut Sugiono S.H selaku Direktur Data Informasi Bakamla, Ir. Kurdianto Sarah, M Sc selaku Pokja Bidang Inhuker Bakamla dan Drs. Benny Pertiwanggono, M.A selaku Pokja Bidang Jakstra Bakamla.

Dalam Sambutannya Laksma TNI Eko Jokowiyono mengatakan, Bakamla sebagai organisasi yang baru berkembang perlu terus melakukan penyempurnaan dalam berbagai aspek, antara lain kelembagaan, kepegawaian dan ketatalaksanaan. Hal ini sangat di perlukan untuk mendukung tugas pokok Bakamla dalam melaksanakan Patroli keamanan dan keselamatan di wilayah perairan indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia.

Pembenahan dan peningkatan atau penyempurnaan organisasi terhadap ketiga aspek ini perlu dilakukan dalam rangka menghadapi tantangan pengelolaan keamanan dan keselamatan laut. Dalam rangka tindak lanjut mengenai pembenahan internal di lingkungan Bakamla Tahun 2018 terkait perumusan, penyusunan, pembuatan dan penyelesaian beberapa peraturan di lingkungan Bakamla, akan selalu melalui koordinasi dengan pemrakarsa, unit kerja terkait serta khususnya Kementerian Hukum Dan Ham (Kemenkumham) RI Melalui Ditjen Peraturan Perundang - Undangan, Direktorat pengundangan, penerjemahan dan publikasi peraturan perundanga - undangan untuk mengundangkan, sehingga kedepannya semoga senantiasa terjalin hubungan yang baik dari semua pihak sebagaimana harapan pimpinan Bakamla demi kemajuan bangsa dan negara yang kita cintai ini, jelasnya.

Terciptanya Kerjasama dan Sinergi dari seluruh potensi sumber daya yang ada adalah demi kemajuan organisasi yang kita banggakan bersama, ucapnya lebih lanjut.

Pembahasan berlangsung secara interakatif, banyak masukan yang diberikan peserta dalam rapat. Turut hadir Kepala Subdirektorat Data Kolonel Laut (PM) Toto Hartoto, S.H,.M.M, Kasubbag Verifikasi Mayor Laut (S) Sonny Adjie Wibowo, S.T, Kasubbag Pelaporan Yelvi Azwita, S.E., M.M, Kasubag Perencanaan dan Pengembangan Pegawai Bagus Darmadi, S.E. dan Kasubbag Peraturan Internal Muhammad Ichkasul Amal , S.T., M.M.

Autentikasi :
Kasubbag Humas Bakamla, Mayor Marinir Mardiono
Readmore »

Kodam XVII/Cenderawasih Siap Mendukung Keamanan Perbatasan Dalam Penyelenggaraan APEC Leaders Summit Di Port Moresby PNG

Kodam XVII/Cenderawasih Siap Mendukung Keamanan Perbatasan Dalam Penyelenggaraan APEC Leaders Summit Di Port Moresby PNG

Hubungan kerjasama Indonesia dan Papua New Guinea (PNG) kedepan akan semakin intens sehubungan dengan negara PNG akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan APEC Leaders Summit 2018 (Asia Pasifik Economic Coorperation) di Port Moresby bulan Nopember 2018. 

Hal tersebut disampaikan Atase Pertahanan (Athan) RI di PNG Kol Inf Anggara Sitompul pada kesempatan silaturahmi dengan Kasdam XVII/Cenderawasih Brigadir Jenderal TNI I Nyoman Cantiasa beberapa waktu yang lalu.

Di sela-sela kesibukannya saat ditanya perihal pelaksanaan APEC di PNG, I Nyoman menjelaskan, kunjungan Gubernur Papua bersama rombongan dalam menghadiri Upacara Hari Kemerdekaan Papua New Guinea (PNG) yang ke-43 di Port Moresby tanggal 17 September 2018 mewakili Pemerintah Pusat di Jakarta. Hal ini menunjukkan kerjasama RI-PNG sangat baik sehingga membuka peluang kerjasama ekonomi lintas batas dan meningkatkan kesejahteraan rakyat Papua yang langsung melalui darat dengan jarak yang dekat. 

Seperti diungkapkan Kasad dalam setiap pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) bahwa pembangunan diprioritaskan kepada wilayah-wilayah terdepan yang berbatasan dengan negara tetangga. Hal ini selain untuk menumbuhkan nilai wawasan kebangsaan juga untuk pemerataan pembangunan di daerah perbatasan yang melibatkan TNI dan rakyar serta komponen bangsa lainnya. 

Menurut informasi, pada tahun lalu Provinsi Papua juga sudah menandatangani kerjasama dengan beberapa provinsi di PNG disela-sela pembukaan Border Trade Fair sehingga mendorong kemitraan untuk menghasilkan bentuk kerjasama yang formal sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku baik dalam bidang perdagangan, perhubungan, pendidikan, kesehatan dan bidang lainnya.

Dikatakan Kasdam XVII/Cenderawasih, dalam persiapan penyelenggaraan APEC Summit 2018 di PNG secara tidak langsung Indonesia jelas terlibat khususnya wilayah Provinsi Papua yang merupakan daerah perbatasan pulau paling ujung timur Indonesia yang berbatasan dengan negara PNG. 

TNI Angkatan Darat dalam hal ini Kodam XVII/Cenderawasih memiliki tanggung jawab terhadap keamanan di wilayah Papua. Tanggung jawab teritorial keamanan yang diemban Kodam XVII/Cen juga meliputi daerah perbatasan dan pulau-pulau terluar, “ ujar mantan Danrem 173/PVB Biak ini.

Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI George Elnadus Supit dalam amanatnya pada upacara serah terima Pos Satgas Pamtas RI-PNG yang baru dan yang lama di wilayah perbatasan Korem 174/ATW menegaskan bahwa Kodam XVII/Cenderawasih selaku Kotama Operasi TNI di Papua mempunyai tugas dan tanggung jawab menyelenggarakan operasi Pamtas RI-PNG di wilayah Papua. Penyelenggaraan operasi pamtas ini dengan menggelar satuan organik dan satuan penugasan di sepanjang wilayah batas RI-PNG sepanjang 820 kilometer. Operasi Pamtas ini dengan menempatkan pos -pos Pamtas baik di titik-titik rawan ancaman KKSB, pelintas batas Ilegal dan juga pelanggaran batas wilayah termasuk menjaga patok-patok perbatasan di sepanjang perbatasan RI-PNG. 

Meskipun disadari bahwa jumlah inipun masih sangat kurang dibandingkan panjang garis perbatasan wilayah perbatasan RI - PNG dari utara sampai selatan apalagi dengan medan perbukitan, jurang, lembah, rawa , sungai dan juga transportasi yang sangat sulit dan mahal dengan sarana dan prasarana kesehatan dan pendidikan yang juga masih sangat terbatas sehingga menjadi tantangan sendiri buat prajurit yang melaksanakan tugas di wilayah perbatasan.

Ditanya tentang koordinasi dan kerjasama antara TNI dan pihak keamanan PNG, perwira tinggi bintang satu penyandang bintang Adhi Makayasa atau lulusan terbaik Akademi Militer angkatan 1990 ini menjelaskan bahwa koordinasi dan kerjasama itu sudah otomatis dan sudah berlangsung sejak dahulu. TNI Angkatan Darat melalui Kodam XVII/Cenderawasih selalu memantau dan berkoordinasi dengan PNG guna mencipatakan keamanan bersama. 

“Pastinya harus kerjasama, adanya pertemuan APEC Summit 2018 di Port Moresby PNG jelas akan berpengaruh terhadap situasi kondisi pengamanan di wilayah Perbatasan RI-PNG. Pemerintah PNG dalam hal ini PNG Defence Force sudah mengirimkan surat bantuan kepada Markas Besar TNI di Indonesia dan sudah diterima Mabes TNI,. Kodam XVII/Cenderawasih masih perlu komunikasi lanjutan karena erat kaitanya dengan Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) sehingga membutuhkan koordinasi antara Kodam XVII/Cenderawasih dengan staf Operasi Mabes TNI dan mungkin dilanjutkan dalam bentuk rapat yang menyertakan Athan PNG di Jakarta dan Athan RI di PNG bersama Kolakops untuk membahas kapan perbantuan akan dimulai, seperti apa mekanisme untuk update situasi dan hal lainnya, “ Jelas Brigjen I Nyoman.

Dijelaskannya, permasalahan saat ini yang masih berkembang di perbatasan dan di PNG adalah bahwa banyak warga Papua yang sudah lama tinggal di PNG ingin pulang kembali ke Indonesi. Saat ini dari pihak Kedutaan juga sedang mendata warga Papua yang ingin kembali ke Indonesia setelah sekian tahun mencoba menetap di PNG. 

Ada beberapa latar belakang warga Indonesia yang tinggal di PNG mengapa mereka ingin kembali ke NKRI antara lain bahwa mereka tidak semua memiliki tanah dan tempat tinggal di PNG karena mahalnya harga tanah sehingga hanya menumpang di lahan tuan tanah/land owner dengan mendirikan rumah sementara dan apabila lahan akan digunakan otomatis mereka diusir.

Kedua, Pemerintah di Port Moresby pernah menjanjikan akan memberikan lahan atau tanah kepada warga Papua Barat di PNG sejak tahun 2014 tetapi hingga saat ini laporan dari lapangan tidak pernah terealisasi dimana lahan tersebut.

Hal lain dijelaskannya, status sebagian mereka yang dianggap migran berdampak pada sulitnya pendidikan dan memperoleh fasilitas kesehatan, kesempatan bekerja pada sektor formal, sehingga banyak yang menganggur. Tingkat kemahalan penghidupan di Port Moresby sementara mereka tidak memiliki pekerjaan yang formal menambah kesulitan hidup mereka. Adat tradisi masyarakat Papua bahwa Hukum alam bagi generasi yg lahir di Papua ketika sdh mulai tua/ renta rindu dengan kampung halaman dan ketika meninggal minta dikirim ketanah air. Karena mereka sadar bahw tanah Papua adalah tanah Surga, tanah yang diberkati sehingga mereka ingin mati dan dikubur di tanah kelahirannya di Papua. 

“Secara umum mereka melihat dan merasakan bahwa pembangunan di Papua sangat pesat dibandingkan dengan di tempat pengungsiannya saat ini, sehingga harapan di Papua untuk pendidikan dan penghidupan masa depan dan bagi generasinya, “ I Nyoman Cantiasa menambahkan.

Kodam XVII/Cendrawasih saat ini terus mengumpulkan data-data dan informasi baik dari Kedutaan maupun bekerja sama dengan Pemprov Papua khususnya Biro Perbatasan RI – PNG.  

“Permasalahan secara khusus untuk Repatriasi memang belum sempat dibahas lebih lanjut dengan PNG, kita masih terus mengumpulkan data-data sehingga tidak salah dalam mengambil kebijakan. Pemerintah dalam hal ini Kodam XVII/Cenderawasih harus menjadi solusi dan bermanfaat buat masyarakat Papua. permasalahan di perbatasan terus kita pelajari sehingga pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Papua tercapai apalagi putra daerah sudah banyak sekarang yang menjadi anggta TNI untuk menjaga kampungnya sendiri. Sehingga kedepan kita berharap masyarakat Papua mampu mandiri dan tidak tertinggal dengan saudara-saudaranya di luar Papua, “ kata I Nyoman Cantiasa penuh harap.
Readmore »

Lanal Dabo Singkep Gelar Karya Bakti TNI AL Di Desa Marok Tua

Lanal Dabo Singkep Gelar Karya Bakti TNI AL Di Desa Marok Tua

Jakarta, 23 September 2018, Komandan Lanal Dabo Singkep Letkol Laut (P) Agus Yudho Kristianto, M.Tr.Hanla., menghadiri Kegiatan Karya Bhakti TNI AL Tahun 2018 dalam rangka Pemberdayaan Pertahanan Laut bertempat di Desa Marok Tua, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Jumat (21/9).

Kegiatan Karya Bakti diawali dengan Pembacaan Doa oleh Bapak Nurnain dan Menyanyikan Lagu Indonesia Raya. Dilanjutkan Sambutan dari Kepala Desa Marok Tua Bapak Syafaruddin dan Sambutan Komandan Lanal Dabo Singkep Letkol Laut (P) Agus Yudho Kristianto, M.Tr.Hanla. 

Pada kegiatan Karya Bakti tersebut dilaksanakan Sosialisasi Kesehatan yang
disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga dengan materi Sanitasi dan air bersih, serta cara pengolahan makanan yang benar.

Dalam kegiatan Karya Bakti ini Prajurit Lanal Dabo Singkep bersama masyarakat Desa Marok Tua melaksanakan kegiatan pembangunan sarana sumber air bersih yang direncanakan akan berlangsung dalam waktu 3 sampai 4 hari kedepan.

Sementara itu, Ibu-ibu Jalasenastri Cabang 7 Korcab IV DJA I Lanal Dabo Singkep dan Ibu-ibu PKK Desa Marok Tua melaksanakan kegiatan belajar proses pembuatan kerupuk udang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Komandan Lanal Dabo Singkep Letkol Laut (P) Agus Yudho Kristianto, M.Tr.Hanla., Paspotmar Lanal Dabo Singkep Kapten Fidel Castro, Dandenpomal Lanal Dabo Singkep Letda Laut (PM) Wahyudi, S.H., Kepala Desa Marok Tua Bapak Syafaruddin, Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga, Ketua dan Pengurus Jalasenastri Cabang 7 Korcab IV DJA I, Ibu-ibu PKK Desa Marok Tua, Personel Lanal Dabo Singkep, serta Masyarakat Desa Marok Tua.
Readmore »

LANTAMAL XII PONTIANAK TERIMA PENGHARGAAN DARI KPPN PONTIANAK

LANTAMAL XII PONTIANAK TERIMA PENGHARGAAN DARI KPPN PONTIANAK

Jakarta, 22 September 2018,-- Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) XII Laksamana Pertama TNI Greg. Agung W.D., M.Tr (Han) menerima kunjungan Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Pontianak Tri Ananto Putro beserta Pejabat KPPN dihadiri para Asisten Danlantamal XII bertempat di Loby Mako Lantamal XII, Jalan Kom Yos Sudarso No.1 Jeruju Pontianak, Kalbar, Jumat (21/9).

Kunjungan KPPN ke Lantamal XII untuk bersilaturahmi sekaligus memperkenalkan sebagai pejabat baru Kepala KPPN Pontianak beserta para pejabat KPPN kepada Danlantamal XII serta para pejabat teras Lantamal XII, juga bagian dari mempererat hubungan baik sebagai mitra kerja di bidang pengelolaan keuangan negara.

Kunjungan Kepala KPPN Pontianak yang pertama kali ini ke Lantamal XII, membicarakan tentang kinerja Staf Akuntansi Keuangan Lantamal XII pada Semester I Tahun 2018 KPPN Pontianak, bahwa Satker Lantamal XII Pontianak memperoleh nilai Total 97,08 peringkat ke 35 terbaik dari 555 Satuan Kerja atau Instansi Pemerintah di wilayah Pontianak. Dalam kesempatan itu Kepala Kantor KPPN Tri Ananto Putro memberikan penghargaan kepada Lantamal XII Pontianak sebagai Satuan Kerja yang paling Kooperatif dan Responsif dalam Pengelolaan Keuangan Negara pada Semester I Tahun Anggaran 2018.

Nilai kinerja pelaksanaan anggaran Semester I Tahun 2018 ini berdasarkan penilaian dilakukan secara sistem, berdasarkan masukan data dari pelayanan komputer KPPN Pontianak, dan nilai kinerja pelaksanaan anggaran Semestet I Tahun 2018 ini ada 12 tahapan penilaian meliputi Pengelolaan UP, Penyampaian Data Kontrak, Kesalahan SPM, Retur SP2D, Deviasi Halaman III Dipa, Revisi Dipa, Penyelesaian Tagihan, Rekon LPJ Bendahara, Penyampaian Renkas Harian, Penyerapan Anggaran, Pagu Minus, Dispensasi SPM.

Danlantamal XII Laksamana Pertama TNI Greg. Agung W.D., M.Tr (Han) menyampaikan bahwa kami sangat apresiatif atas penilaian dan penghargaan yang telah disampaikan Kepala KPPN atas kinerja Staf Akuntansi Keuangan Lantamal XII Pontianak dalam pengurusan keuangan negara, melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Pontianak, selain itu anggota kami juga diberikan penghargaan An. Serma Nuzulul Qirom Staf Akun Lantamal XII sebagai Petugas Satker favorit kedua mitra kerja KPPN Pontianak.

Mengakhiri kunjungannya Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Pontianak Tri Ananto Putro memberikan secara simbolis Piagam Penghargaan yang diterima Danlantamal XII Laksamana Pertama TNI Greg. Agung W.D., M.Tr (Han) sebagai Satuan Kerja terbaik ke 35 dari 555 Satker/Instansi Pemerintah Wilayah Pontianak, dan juga memberikan cinderamata plakat "Bersama Melawan Korupsi" Mengawal APBN Membangun Negeri, yang disaksikan para pejabat teras Lantamal XII Pontianak.
Readmore »

Tim Kopassus Sabet Juara III Terjun Bebas di Tiongkok

Tim Kopassus Sabet Juara III Terjun Bebas di Tiongkok
   
Prajurit TNI AD kembali membuat harum Indonesia di mata dunia, kali ini peterjun Tim Free Fall Kopassus yang mewakili Persatuan Terjun Payung Angkatan Darat (PTPAD), berhasil menyabet juara III dalam 1st Asiania Indooor Skydiving Championship 2018, di Jihua Park, Chongqing, Tiongkok, China.

Kepala Penerangan Kopassus Letkol Czi Denden Sumarlin mengatakan, kejuaraan yang berlangsung dari tanggal 18-22 September 2018 lalu, merupakan gelaran pertama yang di lakukan di dalam ruangan.

“Tahun ini ada 20 negara yang ikut serta, terdiri dari 14 negara Asia dan 6 negara tamu dari Eropa. Rinciannya, Indonesia, Malaysia, Cina, Qatar, Macau, Hongkong, Taipei, Oman, Bahrain, Uni Emirat Arab, Myanmar, Singapura, Abu Dhabi, Korea Utara, Latvia, Hungaria, Prancis, Israel, Republik Ceko dan Polandia,”ujarnya.

Kapen Kopassus menyampaikan, kejuaraan yang digelar di Wind Tunnel I Fly, Jihua Park ini, Tim Free Fall Kopassus dipimpin Lettu Inf. Wijayakusuma Hasbullah, dengan komposisi penerjun Serka Choliq, Serka Solihin, Serka Tedi M. Romdon, Serda Pirnadi Rawan dan staf tim Serda Dadang Sudrajat.

“Kita bertanding di Kategori Formation 4 Way dan 2 Way,"tegasnya.

Lebih lanjut dijelaskan, pada kategori FS 2 Way, Serka Choliq dan Serka Tedi berhasil meraih juara III dengan nilai 146. "Juara I diraih Qatar yang merupakan juara bertahan lewat pasangan peterjun Rashid dan Azis (263) dan juara II diraih tuan rumah Tiongkok lewat pasanganWang dan Zhuan (245),"terangnya.

Sementara untuk Kategori FS 4 Way, Letkol Czi Deden menambahkan, juara I Qatar dengan nilai 274, Tiongkok (244) dan Indonesia (133), pungkasnya.
Readmore »

Untuk ke-37 Kalinya Satgas Kostrad Tangkap Pembawa Narkoba di Perbatasan Indonesia-PNG

Untuk ke-37 Kalinya Satgas Kostrad Tangkap Pembawa Narkoba di Perbatasan Indonesia-PNG

Jalur lintas batas negara merupakan akses masuk bagi masyarakat dari Papua New Guinea (PNG) untuk berbelanja di wilayah Indonesia, namun jalur ini rentan juga dimanfaatkan para oknum yang tidak bertanggungjawab menyelundupkan/mengedarkan narkoba.

Dalam mencegah masuknya barang ilegal, prajurit Satgas Yonif Para Raider 501/Kostrad Pos Skouw rutin memeriksa setiap pelintas batas yang akan masuk ke wilayah Indonesia maupun ke PNG.

Hasilnya, personel Satgas berhasil mengamankan seorang oknum berinisial BM (39 tahun) yang kedapatan membawa 4 paket ganja siap edar seberat 600 gram, di Kampung Skofro, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, Papua(20/9/2018).

Dansatgas Yonif PR 501/Kostrad Letkol Inf. Eko Antoni Chandra mengatakan, BM yang berdomisili di Kec. Kurulu, Kab. Jayawijaya saat itu sedang melintas dari negara PNG menuju Indonesia diperiksa oleh Personel Satgas yang sedang melaksanakan sweeping.

Dari hasil pemeriksaan, Satgas menemukan 4 bungkus ganja kering siap edar seberat 600 gram di dalam tas yang dibawa oleh BM. Dirinya mengaku barang haram tersebut rencananya akan dijual di wilayah Abepura,ujarnya.

Dansatgas menambahkan, barang bukti dan tersangka BM telah diserahkan ke pihak Kepolisian Pos Polisi Skouw.Satgas selalu berkoordinasi dengan Kepolisian setiap menemukan barang ilegal untuk proses penyelidikan lebih lanjut,ucapnya.

Kita tak bosan bosannya menghimbau kepada masyarakat Papua agar tidak sekali kali berurusan dengan narkoba apapun jenisnya. Selain dilarang, narkoba juga dapat merusak peradaban manusia, jangan racuni masyarakat Papua dengan ganja,tegas Letkol Inf Eko Antoni Chandra.

Sementara itu, Kepala Pos Polisi (Kapospol) Skouw, Ipda Kasrun mengucapkan terima kasih kepada Satgas Kostrad yang selalu waspada terhadap oknum oknum yang berusaha mengedarkan narkoba ke wilayah Indonesia. Kami akan menindak lanjuti dan melakukan pendalaman terhadap kasus yang diperbuat oleh BM guna memutus rantai peredaran narkoba,ungkapnya.

Apa yang dilakukan oleh BM telah melanggar Pasal 111 ayat 1 Undang Undang nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dalam pasal tersebut dijelaskan bahwa, Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menanam, memelihara, memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan Narkotika golongan I dalam bentuk tanaman dipidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun serta denda paling sedikit Rp 800.000.000.- (Delapan Ratus Juta Rupiah) dan paling banyak Rp 8.000.000.000.- (Delapan Miliar Rupiah),jelas Ipda Kasrun.

Di tempat lain, personel Pos Skofro Baru juga berhasil mengamankan 4 paket ganja kering tak bertuan seberat 250 gram. Ganja tersebut didapat dari hasil patroli keamanan yang dilakukan oleh Personel Pos Skofro Baru di sebuah bangunan kosong yang letaknya tak jauh dari jalan penghubung RI-PNG.

Saat tim patroli memasuki hutan di Kampung Skofro, tim patroli melihat ada 2 bangunan kosong yang letaknya tak jauh dari jalan penghubung RI-PNG. Tim memutuskan memeriksa kedua bangunan kosong tersebut. Hasilnya, ditemukan bungkusan plastik yang berisi 4 paket ganja kering seberat 250 gram dan beberapa buah pinang yang disimpan dalam sebuah bantal.

Dugaan sementara, telah terjadi transaksi jual beli narkoba dimana penjual dan pembeli tidak melakukan transaksi secara langsung. Untuk menghindari pemantauan petugas, pengedar meletakan ganja tersebut di suatu tempat yang telah disepakati. Apabila situasinya memungkinkan, barulah pembeli akan mengambil ganja tersebut.

Sejak 24 Februari 2018, Satgas Yonif PR 501/Kostrad yang melaksanakan tugas di daerah perbatasan Indonesia-PNG sudah 37 kali menangkap dan mengamankan pelaku serta mengamankan barang haram ini. Oleh karenanya hingga saat ini peran Satgas Pamtas TNI AD yang tergelar di perbatasan Indonesia-PNG sangat efektif dalam pemberantasan narkoba di sana.
Readmore »

Wakasad : Penyaluran Personel TNI AD Di PT. Waskita, Bagian Strategi Pemberdayaan SDM Nasional

Wakasad : Penyaluran Personel TNI AD Di PT. Waskita, Bagian Strategi Pemberdayaan SDM Nasional

Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tatang Sulaiman mewakili Kasad Jenderal TNI Mulyono menerima audiensi Direktur HQSE PT. Waskita Karya (Persero) Wahyu Utama Putra di ruang Tamu Kasad, Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta, Rabu (19/9/2018).

Dalam pembukaannya Wakasad menyampaikan bahwa pembinaan personel merupakan suatu siklus dalam sistem pembinaan TNI AD yang terintegrasi dengan pembinaan potensi sumber daya nasional

Acara audiensi ini dihadiri oleh Direktur HQSE PT Waskita Wahyu Utama Putra, Waaspers Kasad Brigjen TNI Agus Setiawan, Waaster Kasad Brigjen TNI Dudung Abdurachman, S.E.,M.M, Kadispenad Brigjen TNI Candra Wijaya dan Paban V/Sahlur Kolonel Agus Syaiful serta staf dari PT Waskita.

Atas nama TNI AD, saya sangat mengapresiasi itikad baik dari PT. Waskita yang telah memberikan peluang bagi anggota kami yang akan memasuki purna tugas, ucap Wakasad.

Menurut Wakasad, dalam beberapa tahun ini, TNI AD tengah mengalami permasalahan pembinaan personel diantaranya stagnasi baik pada jenjang Perwira Menengah (Pamen) maupun Perwira Tinggi (Pati).

Hal tersebut dikarenakan adanya perpanjangan masa pensiun dan juga ruang jabatan dalam organisasi yang terbatas, sehingga terjadi ketidakseimbangan jumlah intake dengan pemisahan prajurit jelas Letjen TNI Tatang.

Wakasad juga menjelaskan bahwa stagnasi pada tingkat Pati dan Pamen yang dialami TNI AD berdampak secara sistematis berdampak terhadap jenjang pangkat yang dibawahnya.

Kondisi ini tentunya menjadi dilema bagi kami, dalam kontek Human Capital ini tidak hanya merugikan bagi TNi AD namun juga dalam hal pemberdayaan Sumber Daya Nasional bagi pembangunan Nasional, tegas Wakasad.

Mantan Pangdam IV/Dip ini juga menjelaskan bahwa sesungguhnya untuk membentuk para prajurit yang profesional tidaklah murah, apalagi bagi mereka yang memiliki keahlian profesi di bidang konstruksi yang tidak terbatas pada usia produktif.

Kami memiliki para engineer yang telah malang melintang di bidang konstruksi puluhan tahun, mereka telah banyak makan asam dan garam, tidak hanya dalam konstruksi bangunan umum namun juga untuk mendukung tugas tempur yang sangat spesifik dan mengedepankan aspek keamanan dan keselamatan, terang mantan Kapuspen TNI ini.

Oleh karenanya, penawaran dari PT Waskita ini kami anggap tepat dan menguntungkan bagi kedua belah pihak, yaitu dalam hal pemberdayaan SDM dan juga mendukung kebutuhan ahli K3 di PT Waskita, sambung Wakasad.

Sebagaimana diketahui bersama bahwa pemerintah telah menetapkan standar bagi perusahaan konstruksi yang mempekerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang atau menyelenggarakan proyek kurang dari dari 3 (tiga) bulan adalah wajib memiliki 1 (satu) orang Ahli Muda K3 Konstruksi, apalagi PT Waskita yang merupakan salah satu perusahan BUMN yang memperkerjakan pegawai tidak hanya ratusan bahkan ribuan tenaga kerja dan berbagai proyek pembangunan pemerintah.

Dengan pelibatan personel yang berasal dari TNI AD nantinya, kami harapkan tidak hanya dapat mendorong percepatan pembangunan infrastruktur yang saat ini gencar dilakukan oleh pemerintah serta membantu memberikan jaminan kesehatan dan keselamatan kerja semata, namun juga dapat menularkan nilai-nilai TNI AD yang selama ini tertanam dalam jiwa dan semangat mereka kepada rekan-rekan mereka nantinya, harap Wakasad.

Sementara itu, Direktur HQSE PT Waskita Wahyu Utama Putra menyampaikan bahwa sebelum dipekerjakan sebagai pengawas Safety officer (Pengawas Keselamatan Kerja), para personel yang telah lolos assesement tersebut akan diberikan pelatihan ahli K3 muda konstruksi terlebih dahulu.

Setelah audiensi ini, kedua belah pihak sepakat untuk melangkah selanjutnya untuk dituangkan dalam bentuk Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang didasarkan pada Nota Kesepahaman antara BUMN dan TNI nomor MOU -02/03/2018 Nomor KERMA/12/III/2018.
Readmore »

DANLANTAMAL IV SAMBUT KEDATANGAN JAKSA AGUNG RI

DANLANTAMAL IV SAMBUT KEDATANGAN JAKSA AGUNG RI

Tanjungpinang 22 September 2018, Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut ( Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., menyambut kedatangan Jaksa Agung RI HM. Prasetyo di Bandar Udara Raja Haji Fisabillilah (RHF) Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri). Sabtu (22/9).

Kedatangan Jaksa Agung RI ke Tanjungpinang untuk membuka kegiatan Bakti Sosial yang dilaksanakan Kejaksaan Tinggi Kepri sekaligus meresmikan fasilitas olah raga yakni Lapangan Tenis yang baru dibangun.

Selain Danlantamal IV, Jaksa Agung RI juga disambut Gubernur Kepri, Danrem 033/WP, Danlanud RHF serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kepri.

Sementara itu di hari yang sama pada bagian lain, Danlantamal IV juga menghadiri Exhibition Jetsky Indonesia - Singapura dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke-16 Provinsi Kepulauan Riau. Kegiatan tersebut berlangsung di Pantai Jembatan 1 Pulau Dompak, Tanjungpinang Kepri.

Dalam kegiatan tersebut Danlantamal IV bersama Danrem 033/WP berkesempatan mencoba mengemudikan jetsky yang mengikuti Exhibition tersebut. (Penlantamal IV)
Readmore »

Posal Jajaran Lantamal IV Lakukan SAR Orang Hilang di Laut


Posal Jajaran Lantamal IV Lakukan SAR Orang Hilang di Laut

Tanjungpinang 22 September 2018, Pos Angkatan Laut (Posal) dan Pos Pengamat (Posmat) yang berada di bawah jajaran Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang melakukan Search and Rescue (SAR) terhadap orang hilang di laut. Sabtu (22/9).

Posal dan Posmat tersebut yakni Posal Tanjung Berakit dan Posmat Kawal yang bergabung dengan Tim SAR dari Basarnas Tanjungpinag dan Polairud Bintan.

SAR diawali ketikan Posal dan Posmat menerima laporan orang hilang saat melaut dari Basarnas Tanjungpinang. Orang hilang tersebut yakni Bapak Erwin berumur 50 tahun warga Malang Rapat, Gunung Kijang Kabupaten Bintan, Kepuluan Riau. Nelayan tersebut sudah dua hari tidak kembali saat melaut menggunakan boat warna biru bermesin dompeng. 



Berdasarkan informasi tersebut Tim SAR yang terdiri dari Posal Tanjung Berakit dan Posmat Kawal, Basarnas Tanjungpinang dan Polairud Bintan segera melakukan pencarian dengan mulai menyisir dari Perairan Teluk Bakau, Pulau Pancung Desa Malang Rapat.

Pencarianpun membuahkan hasil Tim SAR gabungan berhasil menemukan Bapak Erwin dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya korban segera di evakuasi dan di bawah ke Rumah Sakit Umum Provinsi Kepri.
Readmore »

Ironis, Pomdam XVII/Cen Berantas 2 Kontainer Miras Ilegal Digugat Langgar HAM

Ironis, Pomdam XVII/Cen Berantas 2 Kontainer Miras Ilegal Digugat Langgar HAM

Pomdam XVII/ Cenderwasih digugat PT. Sumber Makmur Jayapura (PT.SMJP) sebagai pihak yang dirugikan lantaran menahan dua kontainer berisi 1.200 kardus atau 9.700 liter minuman keras berbagai jenis, di Pelabuhan Jayapura.

Sidang Praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Klas I-A Jayapura antara Pemohon PT. Sumber Makmur Jayapura (PT. SMJP) melawan termohon 1 Pomdam XVII/Cen dan termohon 2 Satpol PP Prov. Jayapura, telah dilaksanakan, Jumat (21/9/2018).

Putusan sidang PN tersebut menyatakan, perbuatan Termohon 1 adalah perbuatan melawan hukum dan melanggar Hak Asasi Manusia, serta menolak ganti kerugian yang diajukan oleh Pemohon. Kemudian memerintahkan Termohon 2 untuk segera mengembalikan barang milik Pemohon serta memerintahkan kepada Termohon 1 dan Termohon 2 untuk membayar biaya perkara.

Kapendam XVII/Cen saat diklarifikasi tentang putusan ini membenarkan sudah menerima laporan dari Kepala Hukum Kodam XVII/Cen (Kakumdam) tentang putusan PN tersebut. 

Hakim Tunggal Peradilan sama sekali 
tidak mempertimbangkan kelemahan-kelemahan pemohon yang dituangkan dalam draft penolakan terhadap gugatan yang diajukan Termohon I.

"Pemohon tidak dapat menunjukan bukti surat asli Surat Izin Tempat Usaha nomor :503/05440/PM & PTSP masa berlaku hingga 23 September 2018 dan 23 September 2019, "jelas Kapendam XVII/Cen Kolonel Infanteri Muhammad Aidi.

Selain itu menurut Aidi, Pemohon juga tidak dapat menunjukan bukti surat yang asli dari Surat Penunjukkan Sub-Distributor dari PT. Sinar Makmur Timur Distibutor Nomor : 006/SPP/VII/2017 tanggal 21 Juli 2017, dan Surat Penunjukan dari PT. Delta Jakarta Tbk sebagai Distributor No. 010/L.SP-Distributor/Dirs/VIII/2016 tanggal 25 Agustus 2016.

"Ironis, saat Kodam berupaya membantu menegakkan aturan, menyelamatkan orang kepentingan bahkan masa depan orang banyak dari kejahatan peredaran Miras Ilegal, malah digugat,"tegas Aidi.

"Namun hal itu dinilai merupakan risiko dalam melaksanakan tugas," sambungnya.

Ditambahkan Kapendam, ketika upaya Pomdam mencegah dan menyelamatkan
warga Papua ini dianggap melanggar HAM, namun pelaku pengedar Miras Ilegal yang akan merusak ratusan bahkan ribuan warga Papua justru dianggap benar dan tidak melanggar HAM.

“Dari putusan sidang maka dapat menggambarkan Pomdam dianggap melanggar HAM dan pengadilan lebih memilih menghukum pihak yang melakukan pelanggaran HAM terhadap 1 orang, yang mana orang tersebut telah dan berpotensi melakukan pelanggaran HAM bahkan merusak moral dan kehidupan terhadap ratusan bahkan ribuan orang,”tegasnya.

Aidi menjelaskan juga bahwa tindakan penahanan terhadap 2 kontainer Miras tersebut telah berdasarkan Perda Provinsi Papua dan Pakta Integritas yang ditanda tangani hampir seluruh pejabat di Papua. 

"Namun ternyata Perda Prov. Papua hanya sekedar retorika tanpa makna, nyatanya tidak bisa dipakai atau diaplikasikan di lapangan,”tegas alumni Akmil 1996 ini.

Lebih lanjut disampaikan, hampir seluruh pejabat di Papua mulai dari Gubernur sampai Ketua DPRD Kabupaten, termasuk Pangdam XVII/Cen telah menandatangani 
Pakta Integritas yang menyatakan peduli terhadap dampak negatif Miras di Papua.

"Jika seperti ini, maka tandatangan Pakta Integritas tersebut, seolah-olah sekedar sensasi, karena PN sendiri turut tanda tangan'" ujar Aidi.

Dalam penjelasannya, Aidi menyampaikan bahwa Kodam XVII/Cen masih bisa tegak kepala karena menunjukan komitmennya, sementara itu PN dalam hal ini Hakim Tunggal Praperadilan menafikan bahwa PN harus wujudkan janji dan komitmen mereka sebagaimana isi Pakta Integritas yang mereka tanda tangani.

"Ini aneh, pihak yang tanda tangani dan menjalankan Fakta Integritas justru diputuskan bersalah oleh pihak lainnya yang sama tanda tangani Pakta Integritas tersebut" jelas Aidi.

Menurutnya, bila Pomdam dianggap salah prosedur, lantas prosedur apa yang dilanggar karena Pomdam juga bertindak sesuai prosedur dan Perda maupun Pakta Integritas tersebut? Apakah cukup, hanya karena salah prosedur kemudian barang ilegal tersebut dianggap legal untuk kemudian mereka perjualbelikan secara bebas? 

Terkait upaya penegakan aturan Perda dan Pakta Integritas dalam hal peredaran Miras, Aidi menjelaskan bahwa masalah Miras di Papua merupakan tanggungjawab bersama dan upaya pemberantasan Miras Ilegal oleh TNI AD juga pada dasarnya dilindungi undang-undang yaitu tugas perbantuan kepada Pemda dan Polri. 

"Kita semua harus sungguh-sungguh untuk memberantas peredaran miras dan menegakan Perda dan Pakta Integritas, jika tidak maka niscaya hal-hal seperti ini akan dijadikan pembenaran peredaran produk ilegal yang membahayakan masyarakat,"jelas Aidi

"Jika seperti ini, barang ilegal yang di depan mata tidak perlu lagi diendus, diintai di sweeping dan lain sebagainya. Atau apakah aparat yang berwewenang hanya membiarkan barang tersebut beredar bebas ke masyarakat?,” ucap Kapendam balik bertanya.

Kolonel Inf Muhammad Aidi pada kesempatan ini mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada para pihak yang memiliki moral dan ketulusan, peduli terhadap keselamatan masyarakat dari pengaruh negatif miras, dan selama ini telah mendukung Kodam dalam tindakannya. 

“Diantaranya adalah tokoh-tokoh agama atau FKUB, Tokoh Masyarakat, Gerakan Pemuda Anti Miras dan pihak-pihak lain yang tidak bisa kami sebutkan satu per persatu,”pungkasnya.
Readmore »

Gabungan Personel TNI di NTB Sambut Hari Jadi TNI ke 73 Dengan Karya Bhakti

Gabungan Personel TNI di NTB Sambut Hari Jadi TNI ke 73 Dengan Karya Bhakti

Dalam rangka menyambut hari jadi TNI ke 73 tahun 2018 tanggal 5 Oktober mendatang, personel gabungan TNI dari Darat, Laut dan Udara menggelar karya bhakti serentak di dua lokasi dan penyerahan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana gempa, Jumat (21/9).

Personel gabungan Korem 162/WB dan jajaran se Garnizun Mataram, Lantamal Mataram dan Lanud Rembiga tersebut usai melaksanakan apel pengecekan dilokasi, mereka langsung bergerak kesasaran sesuai dengan pembagian tugas.

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., selaku penanggung jawab kegiatan di lokasi mengatakan kegiatan karya bhakti yang dilaksanakan secara serentak di Pulau Lombok maupun Sumbawa ini selain karena momentnya bertepatan dengan menyambut HUT ke 73 TNI, juga untuk membantu warga yang terkena dampak gempa. 

"Untuk di wilayah Lombok sendiri dilaksanakan di Kecamatan Narmada dan Tanjung dengan kegiatan pembongkaran dan pembersihan puing-puing bangunan yang rusak serta pembuatan jamban. Khusus untuk diwilayah Desa Suranadi melaksanakan pembersihan tempat wisata karena memang lokasinya demikian", kata Rizal. 

Sedangkan di Kecamatan Tanjung lanjutnya, membantu personel TNI merehab rumahnya yang rusak akibat gempa dan pembersihan lingkungan. 

"Dihari ini juga, Kodim 1608/Bima melaksanakan karya bhakti membersihkan Masjid Baitul Hamid Kelurahan Panaraga Kecamatan Dompu dan Masjid Sifaul Muminin Desa Kala Kecamatan Donggo bisa bersama anggota Kepolisian dan masyarakat setempat. 

Selain itu, Perwira lulusan Akmil 93 itu juga menjelaskan sesuai tugas pokok Korem yakni membantu masyarakat NTB untuk segera bangkit kembali dengan menggelar karya bhakti dengan mengangkat tema "Dalam rangka memeriahkan HUT TNI ke 73 Tahun 2018".

"Kegiatan HUT diisi dengan bakti sosial, karya bhakti, Parade Defile, trauma healing, istigosah dan lainnya", kata Rizal. 

Adapun karya bhakti yang dilaksanakan hari ini di bantu oleh Conwood Jakarta yakni semacam konstruksi bangunan tahan gempa dan proses pembangunannya tidak lebih dari tujuh hari. 

"Untuk percobaan akan dibangun empat unit rumah tipe 3 x6 (ukuran 6 x 6 meter) per KK secara gratis dan jika animo masyarakat meningkat menggunakan material Conwood maka teman-teman Conwood Jakarta akan membantu lebih banyak lagi. 

Adapun kelebihan material Conwood ini menurutnya, apabila terkena air atau air hujan maka material tidak akan menyerap tetapi jatuh dengan sendirinya dan atap ruma tetap menggunakan baja ringan. 


Korem Gelar Karya Bhakti TNI, Polri dan INTI Berikan Bantuan Keramik

Selain melaksanakan kegiatan karya bhakti pembongkaran dan pembersihan rumah warga, kegiatan lain yang dilaksanakan yakni karya bhakti Korem 162/WB bersama Polri dan relawan INTI untuk menyerahkan bantuan berupa keramik di Vihara Dusun Tuban Desa Tegal Maja Kecamatan Tanjung, meresmikan Aula Serbaguna dan menyerahkan bantuan keramik di Dusun Mentigi Desa Malaka Kecamatan untuk pembangunan tempat ibadah dan di Pura Desa Pemenang untuk penyerahan sembako dan pembuatan sumur bor untuk air bersih oleh relawan INTI.

Pada kesempatan tersebut, saat bertatap muka dengan warga, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., selalu memberikan motivasi dan semangat kepada warga untuk terus berdoa dan bangkit dari keterpurukan sehingga bisa menata kembali kehidupan yang lebih baik.

"Kegiatan yang baik dan positif ini harus dipertahankan dan ditingkatkan sehingga budaya gotong royong dapat memberikan kontribusi yang baik untuk kemajuan Lombok khususnya dan Provinsi NTB umumnya pada tahun-tahun yang akan datang pasca gempa", ucapnya.
Readmore »

Relawan Wahana Cinta NKRI Siap Hantarkan JOKOWI- MARUF AMIEN Menuju Negri

Relawan Wahana Cinta NKRI Siap Hantarkan JOKOWI- MARUF AMIEN Menuju Negri Yang Makmur

Pengambilan nomor pasangan Capres dan Cawapres untukp pemilu 2019 berlangsung malam 0ini, Jumat 21/09/2018 di Komisi Pemilihan Umum Pusat.
Ribuan relawan yang ingin mengantar dan mendoakan pasangan Jokowi dan Ma’ruf Amin berkumpul di rumah aspirasi Jokowi-Ma’ruf Amin di jalan Proklamasi, Jakarta.

” Kami yang mewakili dari Wahana Cinta NKRI (WIN), sengaja datang pada pengambilan nomor urut adalah untuk memeriahkan serta mendoakan juga mengharapkan agar pemilu 2019 dapat berjalan tertib, aman dan tidak terjadi perpecahan karena kita semua satu” kata Pak Toti selaku pendiri dari WIN NKRI kepada awak media di depan rumah aspirasi pasangan presiden dan wakil Jokowi- Ma’ruf Amin, Jumat 21/09/2018.

WIN sampai saat ini tidak ingin mengatakan belum ada pemimpin yang lain, menurut WIN pemimpin saat ini yang terbaik adalah Pak Jokowi.


Relawan WIN semangat sambil yel yel Jokowi menang lagi.

“Soal nomor kami tidak mempersalahkan antara dua nomor yang ada, kami berharap bisa mendapat nomor satu, karena nomor satu pasti menang” tambah Pak Toti.

Secara bersamaan dalam pengundian pasangan Jokowi dan Ma’ruf Amin mendapatkan nomor undian satu, gerangan apa ini?

“Pak Jokowi mendapat no 1 berarti menjadi bangsa Pemenang yg berarti 1 kali lagi JELAS & PASTI, iti petikan dari,”Pak Toti

Dari anggota WIN yang datang ke jalan Proklamasi terdiri dari Baja Merah Putih, muslim milenia dengan jumlah kuota yang ditetapkan hanya 160 orang, dan mereka memang orang pilihan dan militan, pungkas Tot
Readmore »