Kamis, 16 Oktober 2014

RKIH Dukung Sri Rachma Chandrawati, SH Calon Kepala BPN

Rumah Kreasi Indonesia Hebat (RKIH) yang merupakan transformasi dari Relawan Joko Widodo (Jokowi) - Jusuf Kalla (JK), mendukung penuh Ketua Umum Perempuan Indonesia Hebat yang disebut di sejumlah media yang akan menduduki jabatan Kepala Badan Pertanahan Nasional, dalam pemerintahan Indonesia Hebat Jokowi – JK

Menurut Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Rumah Kreasi Indonesia Hebat, Kris Budihardjo, bahwa Sri Rachma Chandrawati SH yang diusulkan oleh Ormas lain serta beberapa Media untuk menduduki Kepala Badan Pertanahan Nasional, akan membawa spirit baru, karena sebagai Ketua organisasi Pejabat Pembuat Akte Tanah dua periode serta Ketua Ikatan Notaris Indonesia, memiliki banyak pengalaman dalam membantu masyarakat dalam penyelesaian masalah pertanahan, serta akan menyerap keluhan masyarakat untuk melakukan reformasi birokrasi dalam pelayanan pertanahan, sebagaimana yang diinginkan bapak Jokowi.

Sri Rachma Chandrawati SH yang saat ini juga duduk sebagai Bendahara Umum DPN Rumah Kreasi Indonesia Hebat serta Ketua Tim Penggerak Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika, jika dipercaya untuk membantu tugas Jokowi – JK, maka seluruh jajaran RKIH akan bersyukur dan mendukung penuh, ungkap Kris Budihardjo tegas.


Sementara Sri Rachma Chandrawati SH, saat dimintai tanggapan dengan munculnya nama dirinya dalam Kabinet Indonesia Hebat disejumlah media, Ketua Umum Perempuan Indonesia Hebat ini mengaku siap mengemban tugas tersebut, jika memang Presiden Jokowi – JK memberikan amanah menjadi Kepala Badan Pertanahan Nasional.

Diakuinya sebagai seseorang yang berprofesi sebagai Notaris, yang saat ini menjabat Ketua Umum Pusat Organisasi Profesi Ikatan Notaris Indonesia, DPP-INI, hasil Kongres XXI di Balai Sudirman Jakarta priode 2012-2015, serta dua kali memimpin organisasi Pejabat Pembuat Akte Tanah yaitu menjabat Ketua Umum PP-IPPAT, pihaknya akan bekerja mendukung program Pemerintahan Jokowi – JK yang bekerja untuk kepentingan rakyat, bangsa dan Negara. Salahsatunya adalah membantu para Petani serta Nelayan untuk melakukan sartifikasi tanah, sehingga mereka akan dapat meningkatkan usaha mereka serta dapat berusaha dengan tenang.

Diakuinya dalam bekerja selama ini Sri Rachma Chandrawati SH selalu bekerja secara professional dan proporsional, langkah pasti dengan program jangka panjang dan jangka pendek, dan prioritas yang akan dilakukan jika memimpin BPN adalah untuk nelayan dan petani sebagaimana program Presiden terpilih Jokowi, dengan pengsertifikatan tanah milik Nelayan dan Petani serta pengusaha kecil dan menengah akan mudah diakses pada dunia perbankan, sehingga penambahan modal kerja juga dapat ditingkatkan.

Disamping itu perlu juga “Program Mandiri”, dimana siapapun yang memiliki tanah namun belum melakukan sertifikasi tanah, maka akan kita dorong untuk mengseritikatkan, sehingga akan berdampak baik dalam peningkatan Negara maupun daerah dengan pajak-pajak yang berhubungan dengan tanah, seperti peningkatan Pajak Bumi Bangunan, PPNPB, BPHTB serta pajak tanah lainnya.

Disamping itu ada juga Penyelenggara PRONA (Proyek Operasi Nasional Agraria)  bertugas memproses pensertipikatan tanah secara masal, yang dibiayai oleh Negara, ini juga akan dilakukan, sebagai pemimpin harus mampu menjalankan tugas dan amanah dengan baik, sehingga ada kepastian hukum dalam kepemilikan tanah, sehingga masyarakat juga tenang dalam bekerja dan berusaha, karena sebagaimana Kebutuhan Pokok yaitu Sandang, Pangan dan Papan. Ungkapnya tegas.

Sebagaimana program kerja Jokowi –JK adalah ketahanan pangan, oleh sebab itu peranserta Badan Pertanahan Nasional baik ditingkat Pusat maupun Daerah harus bersinergi, kalau memang lahan tersebut adalah lahan pertanian agar tidak semudah itu dialih fungsikan untuk perumahan ataupun industri, tanah yang belum jelas keperuntukannya akan kita mapping, sehingga kita akan dapat membuka lahan pertanian baru, dan kita akan targetkan 1 juta lahan pertanian dalam satu tahun.

Menanggapi akan masih tingginya sengketa dibidang pertanahan, Sri Rachma Chandrawati SH mengaku akan melakukan penataan di Kantor Pertanahan dengan Pejabat Pembuat Akte Tanah di daerah, untuk bersama-sama menyatukan visi dan misi meningkatkan pelayanan publik, kita semua harus bekerja untuk kepentingan rakyat, bangsa dan Negara, ungkapnya tegas.
Readmore »

ORARI JAKTIM BANTU KORBAN KEBAKARAN BERLAND MATRAMAN

Musim Kemarau tahun 2014 ini telah membuat beberapa perkampungan penduduk Jakarta yang hangus terbakar, korban bencana kebakaran yang diduga akibat konsleting listrik tersebut menelan kerugian harta hingga milyaran rupiah, dan untuk meringankan beban korban kebakaran jajaran pengurus ORARI Kota Jakarta Timur melakukan aksi sosial dengan mengirimkan bahan makanan.

 Ketua ORARI Kota Jakarta Timur,  Hj Andi Ani Nurhani, SE HM didampingi KH Yusi Icramsyah SE, MH disela acara tersebut pada wartawan menjelaskan, bahwa kepedulian ini merupakan wujud partisipasi ORARI sebagai organisasi sosial kemasyarakatan, sebenarnya bantuan informasi melalui Radio Komunikasi terus kita berikan, namun dengan banyaknya korban kebakaran, kami jajaran pengurus ORARI Kota Jakarta Timur ingin meringankan beban warga Berland kelurahan Kebon Manggis, Matraman ini, ungkapnya.

Lurah Kebon Manggis, Zaenal Arifin, SE saat dimintai keterangan kejadian kebakaran tersebut menjelaskan, bahwa korban kebakaran di Berland Kebon manggis ini, telah meludeskan lebih dari 270 rumah beserta isinya, sehingga 1632 jiwa tidak memiliki tempat tinggal, oleh sebab itu dirinya terus berkoordinasi dengan Sudin terkait, demikian juga PMI dan ORARI, dan besuk akan kita angkat puing-puing kebakaran agar secepatnya dapat dibangun kembali tempat tinggal mereka yang terkena musibah kebakaran ini, dan dengan bantuan ORARI ini, selaku wakil warga, mengucapkan terimakasih pada jajaran ORARI Jakarta Timur atas kepeduliannya membantu sesama, ungkapnya.
Readmore »

SMKN 22 Jakarta, Raih Juara Umum LKS Tingkat Kota Jaktim

Sebagai agenda rutin dalam kegiatan Lomba Kompetensi Siswa SMK, Tahun ajaran 2014 -2015,  Suku Dinas Pendidikan Menengah Kota Administrasi Jakarta Timur kembali menggelar Lomba Kompetensi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (LKS SMK), hal tersebut disamping untuk menyiapkan peserta lomba tingkat Provinsi maupun Nasional, juga sebagai upaya untuk menyiapkan lulusan SMK yang siap kerja di dunia usaha.

 Kasie SMK Sudin Dikmen Jaktim, Drs Wurdono M.Pd pada menjelaskan, bahwa Lomba Kompetensi Siswa SMK tingkat Kota Jakarta Timur ini merupakan agenda rutin tahunan serta sebagai kegiatan berjenjang, mulai dari tingkat Kota, Provinsi hingga tingkat Nasional, bahkan lomba Kompetensi SMK tersebut juga digelar ditingkat ASEAN dan Internasional. Dan pada LKS kali ini pihaknya menggelar 19 Jenis mata lomba, dengan kegiatan LKS ini, juga diharapkan akan terpilih siswa yang potensial untuk kemudian disiapkan menjadi duta tingkat Provinsi maupun Nasional

Pada acara penutupan LKS yang juga dilakukan pelantikan Tim LKS Kota Jakarta Timur dalam Lomba Kompetensi Siswa tingkat Provinsi DKI Jakarta, Tim LKS SMKN 22 Jakarta tampil sebagai juara umum, menurut Kepala SMKN 22 Jakarta, Prihatin Gendra Priyadi MPd, pihaknya berterimakasih pada seluruh Guru SMKN 22 Jakarta yang telah bekerja keras untuk menyiapkan siswa terbaik, hingga tampil menjadi Juara Umum dalam LKS tingkat Kota Jakarta Timur ini.

Namun demikian predikat juara umum ini sebenarnya adalah tantangan bagi seluruh guru, orang tua maupun siswa itu sendiri untuk bisa membawa kejuaraan ketingkat yang lebih tinggi, karena tingkatan lomba Kompetensi Siswa SMK akan digelar ke tingkat Provinsi, Nasional,  ASEAN hingga internasional, demikian juga tahun depan apakah kita masih bisa menjadi juara umum, oleh sebab itu kita akan memotivasi dan meningkatkan kemampuan anak didik agar dapat berkompetensi dengan baik, serta memiliki semangat untuk juara, tegas Gendra. 
Readmore »

Kasudin Dikmen Jaktim Kukuhkan Kontingen LKS SMK Kota Jakarta Timur

Setelah kegiatan Lomba Kompetensi Siswa digelar serta menghasilkan  para juara LKS SMK tingkat Kota, bertempat di SMKN 26 Rawamangun atau yang lebih dikenal dengan SMK Pembangunan, Kasudin Dikmen Jaktim Drs. Budiana MM secara resmi mengukuhkan Kontingen LKS SMK Kota Jakarta Timur untuk bertanding pada LKS SMK tingkat Provinsi,

Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kasie SMK Drs Wurdhono, M.Pd menjelaskan, bahwa dengan Lomba Kompetensi Siswa SMK ini diharapkan akan memperoleh masukan, guna meningkatkan proses pembelajaran dan kompetensi pendidikan di SMK yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri saat ini, dan dengan telah terpilihnya para pemenang tingkat kota ini juga diharapkan akan mampu tampil terbaik ke tingkat Provinsi serta kembali menjadi juara umum, tegasnya.

Drs. Wurdono, MPd disela acara tersebut pada wartawan juga mengaku bersyukur telah menyelesaikan kegiatan lomba kompetensi siswa ini, meskipun tidak semua SMK di Jakarta Timur untuk mengirimkan siswa terbaiknya, namun lomba ini mampu menghasilkan pemenang lomba LKS terbaik, dan upaya untuk menyiapkan peserta LKS SMK ke tingkat Provinsi pihaknya akan melibatkan sekolah yang bersangkutan serta TIM Guru pendamping yang juga melibatkan para professional yaitu dari dunia industri, sehingga mereka benar-benar siap untuk berkompetensi ditingkat Provinsi maupun nasional, tegasnya.


Kontingen LKS Kota Jakarta Timur ini adalah pemenang Lomba Kompetensi Siswa SMK tingkat Kota, yaitu ajang kompetisi  dan unjuk kemampuan para peserta didik SMK dalam sebuah perlombaan penguasaan kompetensi. Kegian ini merupakan agenda rutin tahunan dan diselenggarakan juga secara berjenjang sejak tingkat sekolah, tingkat wilayah, tingkat provinsi, dan tingkat nasional, juara I dan II tingkat Kota Administrasi Jakarta Timur ini akan mengikuti LKS tingkat Provinsi, dan kita berharap Tim LKS Jakarta Timur bisa menjadi juara tingkat Provinsi, dan nantinya juga dapat berkompetensi serta meraih juara untuk Tingkat Nasional, pinta Wurdono MPd.
Readmore »

Minggu, 12 Oktober 2014

Wisuda UNINDRA Ke XLII, Lepas 1.500 Wisudawan

Sebagaimana tradisi dalam melepas mahasiswa yang telah menyelesaikan tugas akademik,  Universitas Indraprasta PGRI (UNINDRA) bertempat di Sasono Utomo TMII kembali melepas wisudawan, dalam acara tersebut, Rektor Unindra Prof DR H Sumaryoto SH melepas 1500 Wisudawan.

Menurut Prof Sumaryoto, pelepasan mahasiswa ini juga sebagai peranserta Unindra dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang benar-benar siap menghadapi Pasar Bebas ASEAN, atau Masyarakat Ekonomi ASEAN, yang akan berlaku mulai 1 Januari 2015, dimana jajaran Akademika Universitas Indraprasta PGRI (UNINDRA), kini terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di segala bidang, salahsatunya adalah menyiapkan para lulusan/wisudawan yang mampu bersaing di era pasar bebas MEA, paparnya.

Lebih jauh  Prof. DR. H Sumaryoto menjelaskan, bahwa wisuda kali ini, Unindra melepas Wisudawan dari Program Sarjana (S1) sebanyak 1.304orang sementara untuk Program Pasca Sarjana strata dua (S2) berjumlah 196 orang, jadi total seluruh wisudawan Semester Genap tahun akademik 2013 – 2014 Unindra berjumlah 1.500 wisudawan, dan mereka juga terbagi dalam Fakultas Ilmu Pendidikan dan Pengetahuan Sosial, Fakultas Teknik, Matematika dan IPA, Fakultas Bahasa dan Seni serta Program Pascasarjana, Magister Pendidikan.

Diakui Prof Sumaryoto, bahwa saat ini, dalam menghadapi globalisasi yang tengah berlangsung, Unindra juga dihadapkan tantangan multi dimensional, Unindra dituntut dapat meluluskan Sarjana yang professional dan kompetetif secara global, dan dalammenghadapi globalisasi tersebut, dibutuhkan peningkatan kualitas SDM khususnya Dosen dan sarana pendukung akademik, oleh sebab itu Unindra terus berbenah sebagaimana tuntutan UU Sistem pendidikan nasional.

Demikian juga para Wisudawan yang akan kembali ke masyarakat untuk berkarya,  juga diharapkan dapat meningkatkan diri ditengah pengabdiannya masyarakat,  meskipun sudah selesai kuliah hendaknya tetap belajar dan belajar dalam meningkatkan kompetensi, lulusan Sarjana harus menghayati benar tugas dan kewajibannya sebagai seorang tenaga pendidik yang professional dan penuh dedikasi dalam melaksanakan tugas, perlunya peningkatan pengetahuan dan wawasan, sebagaimana pepatah “Dimana saya berada adalah sekolahku, dengan siapa saya berbicara adalah guruku”, pinta Prof H Sumaryoto.


Readmore »

Sabtu, 11 Oktober 2014

Seminar Nasional Ekonomi Syariah Universitas Prof. Dr. Moestopo Beragama


Lembaga pendidikan tinggi yang didirikan oleh (Alm) Mayor Jendral .TNI (Purn) Prof. Dr. Moestopo bersama (Alm) drg.JM. Joesoef Moestopo, BSc ini terus berupaya meningkatkan perannya dalam dunia pendidikan tinggi, salahsatu upaya tersebut, salahsatunya adalah akan dibukanya  Program Study Ekonomi dan Perbankan Syariah di Universitas Prof. Dr. Moestopo Beragama(UPDM-B) dan dibentuknya Pengurus Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) sekretariat UPDM (B).

Rektor UPDM (B) Prof DR H Sunarto disela acara Seminar Nasional dengan tema "Penyiapan SDM Berbasis Kompetensi Syariah dalam Pengembangan Perbankan Syariah ERA MEA 2015", pada wartawan menjelaskan, bahwa upaya penambahan Program Study Ekonomi dan Perbankan Syariah tersebut, dilakukan sesuai dengan cita-cita para Pendiri dalam mencetak kader penerus bangsa yang bercirikan agama, dengan ilmu ekonomi syariah maka diharapkan lulusan Universitas Prof. Dr. Moestopo Beragama juga menjadi pamacu pelayanan berbasis agama, ungkapnya.

Diakuinya saat ini pihaknya juga sudah melakukan kerjasama dengan dunia industry Perbankan Syariah, seperti Bank BNI Syariah, Bank Panin Syariah serta Bank Syariah lain, demikian juga kerjasama seluruh alumni Universitas Prof. Dr. Moestopo Beragama, yang nantinya juga akan menggunakan konsep Syariah, hal tersebut juga sebagai tanggapan dan jawaban atas permintaan masyarakat akan jurusan Ekonomi Syariah, papar Prof Sunaryo.

Sementara ditempat yang sama Pakar Ilmu Syariah yang juga pendiri Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia, Mustafa Edwin Nasution, Ph.D, bahwa permintaan dunia industri terhadap tenaga ahli dibidang ekonomi dan perbankan Syariah saat ini cukup tinggi, apalagi saat ini pengelola Bank Syariah banyak yang bukan dari jurusan Ekonomi Syariah, ini menjadi tantangan bagi lembaga pendidikan tinggi untuk berkontribusi dalam penyediaan tenaga ahli dibidang Ekonomi Syariah.

Permintaan SDM dengan kompetensi Syariah bahkan tidak berimbang dengan suplai SDM tersebut, oleh sebab itu perlu juga dilakukan berbagai peningkatan kompetensi dibidang Syariah dalam jangka pendek, seperti dengan Diklat, training, palatihan2 karyawan Perbankan Syariah serta seminar-seminar, sehingga kita juga benar-benar siap bersaing dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN yang sebentar lagi berlaku juga di Indonesia, pinta Mustafa Edwin Nasution Ph.D.

Readmore »

Kamis, 09 Oktober 2014

BNNK Jakarta Timur Advokasi Kader Penyuluh Anti Narkoba Bagi Pengelola Tempat Hiburan

Bertempat di aula Kantor Walikota Jakarta Timur, jajaran Badan Narkotika Nasional Kota Jakarta Timur menggelar kegiatan Advokasi Kader Penyuluh Anti Narkotika dilingkungan instansi swasta Kota Administrasi Jakarta Timur, menurut panitia acara yang juga Kasie Pencegahan BNNK Jakarta Timur,  Anton S Siagian SH, MH, bahwa peserta advokasi kali ini lebih di khususkan bagi pengelola tempat hiburan, baik Kaffe, Karaoke, Hotel, Diskotik serta tempat hiburan lainnya yang ada di Jakarta Timur.

Diakuinya tempat hiburan merupakan wilayah yang rawan bagi peredaran dan penyalahgunaan  Narkoba, kita ingin memberikan bekal bagi para pengelola tempat hiburan akan pemahaman Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), sehingga tempat hiburan yang mereka kelola menjadi sarana hiburan yang nyaman dan bebas dari penyalahgunaan narkoba, papar Anton S.

Hal senada juga diungkapkan  Kasudin Pariwisata Kota Jakarta Timur, Deddy Soetardi, pihaknya menyambut baik upaya BNN Kota Jakarta Timur untuk bersama-sama menciptakan tempat hiburan yang bebas dari penyalahgunaan narkotika, hal tersebut sesuai dengan visi dan misi Sudin Pariwisata dalam menciptakan lingkungan industri wisata yang bebas dari peredaran narkoba, serta meningkatkan keamanan, ketertiban dan penataan Industri Pariwisata yang tetap nyaman untuk dikunjungi di Jakarta Timur.



Diakuinya tidak semua pengelola tempat hiburan serta obyek wisata yang belum memahami akan jenis maupun bentuknya seperti apa Narkoba itu, namun juga ada pengelola tempat wisata yang kurang peduli dengan bahaya penyalahgunaan Narkoba, oleh sebab itu dengan kegiatan diharapkan mereka akan mau terlibat dalam Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika, pinta Deddy Soetardi.

Sementara dalam paparannya, :  Kepala BNNK Jakarta Timur, Supardi, SH,MH menegaskan, bahwa pihaknya mengajak seluruh komponen masyarakat, termasuk para pengelola hiburan maupun sarana wisata lainnya untuk bersama-sama melakukan Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dilingkungan kerja masing-masing.

Karena Narkoba merupakan “Penjajah” yang tidak berbentuk, yaitu upaya penghancuran dari Negara luar pada generasi bangsa, karena dengan mengkonsumsi Narkoba maka seseorang akan mengalami ketergantungan yang berdampak pada penghancuran seluruh organ tubuh, bahkan berdampak pada kematian, generasi pengguna narkoba tidak akan maju dan pintar, namun akan hancur masa depannya, oleh sebab itu BNN Kota Jakarta Timur mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama membangun komitmen memerangi penyalahgunaan narkoba, pintanya. 
Readmore »

70% Sengketa Informasi DKI Jakarta, pada Dinas Pendidikan

Disela acara Forum Duscussion Group (FGD) Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta, pada Selasa (7/10), Ketua Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta, Farhan Basyarahil, S.Sos, M.Si pada wartawan menjelaskan, bahwa hingga saat ini masih banyak Lembaga Publik/Badan Publik yang belum mau membuka akses informasi publik pada masyarakat¸ sehingga pengaduan ke Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta terus berdatangan.

Diakuinya sampai saat ini terbanyak kasus informasi publik atau sengketa informasi terjadi di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta 90% menyangkut masalah anggaran APBD dan  70% nya sengketa di Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, kedua Pemerintahan Kecamatan dan Kelurahan,  ketiga pada Dinas Kesehatan serta Dinas PU DKI, dimana pada Dinas Pendidikan terbanyak adalah sengketa informasi pada permintaan informasi penggunaan dana BOS atau BOP di sekolah-sekolah, sementara untuk Pemerintahan Kecamatan serta Kelurahan adalah permohonan informasi perencanaan dan penggunaan dana Penguatan Kelurahan atau dana Penguatan Kecamatan.


Sebagaimana amanat Undang-Undang No. 14 tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik, dimana pada intinya semua badan publik berkewajiban untuk membuka akses bagi setiap pemohon informasi publik, baik perorangan maupun lembaga atau organisasai,  kecuali beberapa informasi tertentu, dimana setelah permohonan informasi publik tersebut hingga 47 hari tidak ditanggapi, maka bisa disengketakan di Komisi Informasi,  namun dengan minimnya pengetahuan serta informasi akan UU No.14 tahun 2008 tersebut, sehingga banyak pimpinan Badan Publik yang tidak mau memberikan informasi publik pada pemohon, disinilah peran Komisi Informasi untuk meyelesaikan sengketa Informasi Publik yang ada.

Diakui Farhan, bahwa kurangnya pemahaman UU tentang Keterbukaan Informsi Publik juga disebabkan kurangnya sosialisasi undang-undang tersebut, inilah peran pemerintah untuk mensosialisasikan pada lembaga atau badan publik di pemerintah itu sendiri, memang masih banyak pimpinan kepala daerah seperti Gubernur, Bupati/Walikota yang tidak ingin membuka informasi publik, atau tidak ada niat baik untuk membuka, termasuk di jajarannya di Dinas, Kantor  serta badan dibawahnya, namun kita bersyukur pada Pemerintahan Gubernur Jokowi – Basuki Tjahaya Purnama (Ahok), keterbukaan informasi publik di DKI Jakarta lebih baik, dari kepemimpinan sebelumnya.


Ketua Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta ini juga mengaku telah menyelesaikan banyak sengketa Informasi Publik di DKI Jakarta, dengan keputusan yang mengikat, dimana kalau yang disengketakan tersebut memang sebagai informasi publik dan harus dibuka, maka yang bersangkutan harus membukanya, dan kalau tidak mau membuka, maka yang bersangkutan bisa terkena sangsi pidana dan denda.

Oleh sebab itu Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta berharap seluruh badan atau lembaga¸khususnya di jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk segera melakukan klasifikasi informasi publik, mana yang terbuka dan mana yang terkecuali, sehingga tidak ada lagi sengketa informasi publik, dan kita akan terus mendorong keterbukaan informasi sebagaimana amanat  Undang-Undang No. 14 tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik, Tegas Ketua Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta, Farhan Basyarahil, S.Sos, M.Si 
Readmore »

Masjid Jami Al-Marzukiyah Cipinang Tingkatkan Kemakmuran Umat

Masjid Jami Al-Marzukiyah yang terletak di Cipinang Muara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur sebagai salahsatu tempat bersejarah, yang dahulunya adalah Pesantren Cipinang Besar Muara, pimpinan Syekh Ahmad Marzuki dengan telah melahirkan banyak Ulama besar, seperti KH Abdullah Syafi’ie, KH Syaifudin Amsyir, KH Nur Ali serta beberapa Ulama di Jawa dan Sumatera, pada Idul Qurban 1435 H saat ini kembali menyalurkan daging Qurban.

Menurut panitia Qurban Masjid Jami Al- Marzukiyah, H Dudung Hasyim menjelaskan, bahwa pihaknya bersyukur jikalau kepercayaan masyarakat semakin meningkat, meskipun disekitar masjid juga banyak Mushollah yang juga menyembelih hewan Qurban, namun disini juga memotong 7 Sapi dan 5 kambing, ini terjadi peningkatan dari tahun lalu yang memotong  3 Sapi dan beberapa kambing, dan kita akan salurkan pada warga disekitar Masjid Jami Al-Marzukiyah Cipinang Muara.

Sebagaimana kupon pengambilan daging, sudah tersebar 850 kupon, ditambah 200 kantong untuk panitia Qurban,  jadi kita akan bagikan lebih dari 1000 kantong, kita juga bersyukur dengan Qurban kali ini juga dapat meningkatkan ukhuwah persatuan antara masyarakat disekitar Masjid, paparnya.


Hal yang sama juga diungkapkan Ketua Yayasan Masjid Jami Al-Marzukiyah, H Chaerudin Hasan, bahwa secara kualitas dan kuantitas Qurban tahun ini meningkat dari tahun lalu, pihaknya berharap dengan Idul Qurban kali ini akan meningkatkan kebersamaan sesama umat, karena kedepan kita ingin terus melakukan peningkatan sarana dan prasarana Masjid.

Meskipun bangunan Masjid Jami Al-Marzukiyah dibangun pada tahun 2005, namun sebenarnya sudah berdiri bangunan Pesantren sejak tahun 1930, dan telah banyak melahirkan tokoh-tokoh Agama serta Ulama Besar di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengan dan Jawa Timur maupun luar jawa seperti Sumatera.

Kunjungan masyarakat untuk Ziarah ke Makam  Syekh Ahmad Marzuki, sebagai Guru Besar di Pesantren ini, juga terus meningkat, baik peziarah dari Jawa, Banten maupun Sumatera juga diharapkan memperoleh perhatian dari Pemerintah daerah DKI Jakarta sendiri, khususnya Pemerintah Kota Jakarta Timur, karena disamping Makam Pangeran Jayakarta disini juga terdapat Makam Guru Besar Marzuki, yang telah banyak melahirkan Ulama Besar, serta ajarannya dibidang agama dan perekonomian syariah, paparnya.

Saat disinggung akan rencana perluasan bagunan Masjid Jami Al-Marzukiyah, H Chaerudin juga menegaskan, bahwa saat ini pihak Yayasan masih dalam proses pembebasan lahan, dan akan dibangun tempat untuk kemakmuran umat, seperti tempat Balai latihan kerja dan pengembangan pendidikan Islam, sebagaimana ajaran Guru Besar Marzuki, secara keuangan memang kita masih membutuhkan donatur, karena biayanya cukup besar oleh sebab itu kita berharap akan ada donatur yang turut membantu pembangunan sekolah dan aula untuk kemakmuran umat, harapnya.

Readmore »

UICCI Kembali Salurkan Hewan Qurban

Yayasan United Islamic Cultural Centre of Indonesia (UICCI) sebagai salahsatu organisasi yang bergerak dalam bidang sosial dan pendidikan yang didirikan tahun 2005 oleh para sukarelawan Turki di Indonesia, pada Hari Raya Idul Adha 1435 H saat ini kembali menyalurkan hewan qurban.

Menurut panitia qurban yang juga coordinator santri United Islamic CulturaL Centre of Indonesia, Muhammad Taufik menjelaskan,   bahwa UICCI kembali menyalurkan bantuan hewan qurban dari umat Muslim dari Turki, Eropa, Australia, Jepang, Singapura serta Negara lain,yang ingin membantu umat Islam di Indonesia,  karena di Indonesia masih banyak Mustahit yang perlu dibantu, hal tersebut juga disebabkan di Negara yang bersangkutang kesulitan untuk melakukan penyembelihan hewan Qurban, oleh sebab itu mereka menyalurkan ke Indonesia.



UICCI dalam hal ini hanya menjembatani bantuan untuk disalurkan pada Mustahit Indonesia, dan hari ini UICCI menyalurkan 70  Sapi dan 300 kambing, untuk dibagikan secara langsung pada mereka yang kurang mampu, serta melalui beberapa Masjid di Jakarta, sehingga diharapkan akan banyak Mustahik yang terbantu, papar M Taufik.

Readmore »

Dua Kubu Bamus Betawi “Islah”, Bersama Berjuang Untuk Kemajuan Jakarta

Dalam memperingati Hari Raya Idul Qurban di jajaran pengurus Badan Musyawarah Masyarakat Betawi (Bamus Betawi), dengan melakukan penyembelihan hewan Qurban, dengan memotong 7 Sapi dan 8 Kambing serta membagikan pada mustahik dilingkungan sekretariat Bamus Betawi,  Ketua VII Bamus Betawi Muhammad Ichsan pada wartawan menjelaskan, bahwa di hari raya Idul Qurban ini kita memiliki Hikmah yang besar, yaitu adanya Islah dualisme kepengurusan Bamus Betawi, diakuinya untuk posisi kepengurusan sudah dibicarakan didalam rekonsiliasi, dan yang menduduki Ketua Umum Bamus Betawi adalah H Djan Faridz. Sementara SK Rekonsiliasi tersebut sudah kita kirim ke Dirjen Kesbang, Kementerian Dalam Negeri serta Kesbangpol DKI Jakarta.

Saat disinggung akan kondisi Pemerintahan DKI Jakarta yang terus diguncang dengan demo dari Ormas Betawi, Muhammad Ichsan mengaku bahwa Ormas Betawi tersebut tidak melakukan koordinasi dengan Bamus Betawi, karena pada prinsipnya Bamus Betawi mendukung Gubernur dan Wakil Gubernur yang sah, dan jika setelah Gubernur Jokowi mengundurkan diri sebagai Gubernur, dan Ahok di lantik menjadi Gubernur DKI Jakarta, maka hal tersebut juga sesuai dengan konstitusi, pengangkatan Ahok Jadi Gubernur sesuai dengan rel dan masih konstitusional,  oleh sebab itu Bamus Betawi juga akan mendukung kepemimpinan Ahok di DKI Jakarta.


Diakuinya, pernyataan Ahok saat Perayaan Lebaran Betawi yang menyebut namaH Nachrowi Ramli sebagai sosok yang pas untuk mendampingi dirinya, juga disambut baik jajaran Bamus Betawi, namun yang memiliki kewenangan tetap pada Partai pengusung Cagub – Cawagub terpilih, yaitu Partai PDI Perjuangan dan Partai Gerindra, oleh sebab itu Bamus Betawi juga akan meyakinkan bahwa hanya Nachrowi Ramli yang pantas mengisi kekosongan Wagub setelah Ahok diangkat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Jakarta sebagai ibukota dengan masyarakat inti yaitu masyarakat Betawi, dalam kekosongan wagub, seluruh partai di DPRD DKI juga harus bisa memilih dari putra daerah, apalasi H Nachrowi Ramli saat Pilkada beberapa waktu lalu, juga sudah resmi menjadi Calon Wakil Gubernur dengan dukungan 7 parpol di DPRD DKI (Partai Demokrat, Partai Golkar, PPP, PKB, PKS, Hanura dan PAN) oleh sebab itu Bamus Betawi juga akan meyakinkan pada PDI Perjuangan serta Partai Gerindra untuk meyakinkan bahwa H Nachrowi Ramli adalah sosok yang pantas mendampingi Gubernur Basuki Tjahaya Purnama/Ahok, sehingga pembangunan Jakarta akan semakin baik, dan tetap aman serta nyaman bagi seluruh warga Jakarta maupun investor, tegas Muhammad Ichsan.  

Readmore »

DPD Partai Demokrat DKI Gelar Qurban, Untuk Kepentingan Masyarakat dan Bangsa, H Nachrowi Ramli Siap Dampingi Ahok

Seusai mengikuti Sholat Idul Adha, seluruh jajaran DPD Partai Demokrat Provinsi DKI Jakarta pada Minggu (5/10) menggelar acara pemotongan hewan Qurban, kegiatan yang dilakukan di halaman kantor DPD Partai Demokrat dibilangan jalan Pemuda Jakarta Timur tersebut, memotong hewan Qurban Sapi 15 Sapi dan 56 Kambing.

Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta, H Nachrowi Ramli disela acara tersebut pada wartawan menjelaskan, bahwa pemotongan hewan Qurban di hari raya Idul Adha ini sebagai bentuk kepedulian jajaran Partai Demorat sebagai Partai Nasionalis Religius, dimana ajaran agama harus dilaksanakan dengan baik, dan salahsatunya adalah melakukan pemotongan hewan Qurban.

Diakuinya penyembelihan hewan Qurban digelar hingga Kepengurusan tingkat Kecamatan (PAC), sementara pembagian hingga tingkat kelurahan akan dikirim daging qurban dari DPD Partai Demokrat, pada intinya bagaimana seluruh Pengurus dan simpatisan Partai Demokrat harus dekat dengan rakyat, dan momen pembagian daging kurban ini, kita ingin mendekatkan diri pada masyarakat, tegasnya.


Saat disinggung akan kekosongan kursi Wagub DKI Jakarta, pasca pengunduran diri Jokowi yang akan mengemban amanah sebagai Presiden RI, H Nachrowi Ramli mengaku tetap akan mengikuti mekanisme yang ada, dimana dirinya sebagai seorang Calon wagub dalam Pilkada beberapa waktu lalu, kalau sekarang Gubernur Jokowi telah mengundurkan diri sehingga aturan mainnya pak Ahok akan menjadi Gubernur DKI Jakarta, maka akan ada kekosongan Wagub, dan atauran main untuk mengisi Wagub yaitu 2 partai pengusung yaitu PDI Perjuangan dan Gerindra berhak mengajukan Cawagub, namun yang lebih baik keduanya mencalonkan satu Cawagub, sehingga DPRD DKI tinggal mengukuhkannya.

Tokoh Betawi Pendiri Ormas FORKABI dan pernah menjabat Ketua Bamus Betawi ini juga mengaku bersyukur jika pak Ahok menyebut nama dirinya untuk mendampingi sebagai Wagub DKI Jakarta, namun yang pasti itu semua berpulang pada 2 partai pendukung yaitu PDI Perjuangan dan Partai Gerindra, dan komunikasi dengan kedua partai tersebut juga sudah dilakukan, hanya belum mengarah pada pencalonan, yang pasti sejauhmana untuk kepentingan rakyat, bangsa dan Negara, dirinya siap menjadi Wagub DKI Jakarta, tegas H Nachrowi Ramli. 
Readmore »