Kamis, 23 Juni 2016

Presiden Jokowi Minta Percepat Pembangunan Natuna dan Perkuat TNI serta Bakamla

Pembangunan yang selalu terpusat di Pulau Jawa, Jawa sentris, seringkali menjadi sorotan Presiden Joko Widodo dalam beberapa kesempatan. Oleh karenanya, sejak awal pemerintahannya, Presiden bertekad untuk lebih memprioritaskan pengembangan wilayah terluar, pulau terdepan dan kawasan perbatasan di Indonesia. Presiden menyadari, wilayah terluar Indonesia berperan sebagai gerbang kedaulatan negara. Kali ini, perhatian Presiden Joko Widodo ditujukan kepada Kepulauan Natuna sebagai salah satu pulau terdepan di Indonesia.

Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya, hari ini, Kamis 23 Juni 2016, Presiden Joko Widodo bertolak menuju Kepulauan Natuna untuk melihat langsung potensi ekonomi di garis batas antara Indonesia dengan sejumlah negara yakni Malaysia, Vietnam dan Kamboja. Di tempat yang sama, Presiden menggelar rapat terbatas dengan beberapa menteri kabinet kerja mengenai percepatan pembangunan di Natuna. Bukan di dalam ruang rapat maupun kantor sebagaimana biasanya, rapat terbatas kali ini digelar di atas kapal KRI Imam Bonjol 383.

Dalam rapat terbatas di wilayah Natuna hari ini, Presiden Jokowi menginstruksikan kepada menteri terkait agar dilakukan percepatan pembangunan di Natuna. Natuna merupakan salah satu pulau terdepan di Indonesia sehingga pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan konektivitas maupun pembangunan ekonomi seperti industri perikanan, gas, dan pariwisata bahari perlu segera dilakukan. Presiden juga berpesan agar patroli dan penjagaan kawasan Natuna harus ditingkatkan.

"Saya minta kemampuan TNI dan Bakamla dalam menjaga laut harus lebih ditingkatkan, baik dalam hal kelengkapan teknologi radar maupun kesiapannya," tegas Presiden Joko Widodo dalam rapat tersebut.

Fokus pada Industri Perikanan dan Migas

Usai rapat terbatas, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memberikan keterangannya kepada para jurnalis. Retno mengungkapkan bahwa Presiden Joko Widodo menginstruksikan agar pengembangan ekonomi di wilayah Kepulauan Natuna dan sekitarnya difokuskan pada industri perikanan dan migas.

"Dalam ratas tadi, Presiden sudah mendengarkan paparan dari semua menteri dan menyampaikan beberapa pesan atau arahan. Presiden meminta agar perkembangan ekonomi di wilayah Kepulauan Natuna dan sekitarnya dikembangkan terutama dua hal, yaitu untuk perikanan dan kedua migas," ujar Menlu memulai keterangannya.

Pada saat rapat terbatas dilaksanakan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said memberikan informasi terkait 16 blok migas yang ada di sekitar wilayah Kepulauan Natuna di mana 5 blok sudah menjalankan produksinya sementara 11 lainnya sedang dalam tahap eksplorasi. Selain itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti juga menerangkan rencana pembangunan sentra kelautan dan perikanan secara terpadu di wilayah tersebut.

"Nah poin yang ketiga, selain pengembangan ekonomi di bidang perikanan dan juga migas, Panglima TNI tadi juga menyampaikan rencana pengembangan pertahanan di wilayah Natuna dan sekitarnya," tambah Menlu.

Menanggapi pertanyaan jurnalis mengenai ketersediaan listrik di wilayah tersebut, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan yang turut hadir dalam keterangan pers tersebut menyebut pasokan listrik sedang dipersiapkan.

"Bapak Menteri ESDM tadi sudah mengatakan bahwa gas sedang dialihkan ke Pulau Pemping dan itu akan menyediakan pasokan listrik sekitar 50 MW," terang Luhut.

Turut hadir dalam rapat terbatas tersebut Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Luar Negeri Retno L.P. Marsudi, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Sofyan A Djalil, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Kepala Badan Keamanan Laut Arie Soedewo, serta Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun.
Readmore »

Walikota Jaktim Bambang Musyawardana Buka Bazar Ramadhan 2016 Di Rusunawa Pulogebang

Walikota Jakarta Timur Bambang Musyawardana bertempat di Rusunawa Pulogebang, Kelurahan Pulogebang, Kecamatan Cakung, pada Rabu (22/6), berkesempatan membuka Bazar Ramadhan 2016 tingkat Kota Administrasi Jakarta Timur.

Dalam sambutannya, Walikota mengajak warga Rusunawa Pulogebang untuk dapat memanfaatkan momen Bazar ini untuk memenuhi kebutuhan di bulan Ramadhan dan menjelang hari Raya Idul Fitri, serta dengan bazar yang juga diisi produk warga Rusunawa, diharapkan dapat meningkatkan perekonomian warga, masyarakat tidak perlu evoria dalam berbelanja, harus disesuaikan dengan kebutuhan, dan Pemkot Jaktim akan terus menyiapkan kebutuhan Ramadhan dan Lebaran, papar Bambang Musyawardana.

Hal yang sama juga diungkapkan  Asisten Perekonomian dan Administrasi Jakarta Timur, Eric Pahlevi Zakaria Lumbun, bahwa Bazar Ramadhan ini menjual berbagai produk usaha kecil dan menengah (UKM) dan aneka kebutuhan pokok (sembako) masyarakat dengan harga murah. “Produk yang dijajakan, dijual di bawah harga pasar, sehingga sangat membantu masyarakat yang ingin memenuhi kebutuhan Lebaran,” kata Eric.

Kegiatan Bazar Ramadhan diikuti para pedagang binaan dari unit-unit kerja terkait di lingkungan Pemkot Jakarta Timur. “Ada juga dari PD Dharma Jaya yang menjual daging dengan harga murah dan Bulog Divisi Regional Jakarta yang menjual sembako murah, Kegiatan Bazar Ramadhan merupakan kegiatan rutin yang diadakan Pemkot Jakarta Timur pada bulan Ramadhan, menjelang hari raya Idul Fitri” kata Eric Pahlevi.

sementara ketua penyelenggara Bazar, yang juga Kabag Perekonomian Sutrisno menjelaskan, bahwa Kegiatan bazar akan digelar tiga hari, 22-24 Juni 2016 ini, juga sebagai bagian dari peringatan HUT DKI Jakarta yang sudah dicanangkan oleh Gubernur DKI Jakarta, kegiatan Bazar Ramadhan ini merupakan kegiatan Rutin yang digelar Pemkot Jakarta Timur, agar para pelaku UKM/IMKM binaan Pemkot Jaktim dapat memperoleh tempat untuk menjajakan produknya sehingga dapat berkembang serta dapat membantu masyarakat untuk memperoleh kebutuhan lebaran dengan harga yang murah.

Seluruh peserta adalah binaan Sudin Koperasi UMKM dan Perdagangan, Sudin Perindustrian dan  Energi, Sudin Pertanian serta binaan Tim Penggerak PKK Kota Jakarta Timur, juga beberapa Perusahaan dan Bulog, PD Jaya Dharma maupun Warga Rusunawa, dengan produk Fashion serta Kuliner, seluruh makanan yang dijajakan sudah dilakukan tes Badan POM DKI, dan hasilnya bersih dari bahan pengawet seperti Formalin maupun Borak, sehingga seluruh makanan layak dan sehat, ungkap Sutrisna.

Ditempat yang sama, Kepala UPT Rusunawa Pulogebang, Ageng Darmintono pada wartawan juga menjelaskan, bahwa kegiatan ini bagai Gayung Bersambut, karena kita memang ingin lebih banyak iven yang digelar di Rusunawa Pulogebang ini, karena kita punya program Ekonomi Pemberdayaan, bagaimana warga Rusunawa dapat meningkatkan perekonomian mereka, bahkan tahun 2017 kita punya program Rusun Wisata, sehingga saat ini sudah banyak warga Rusunawa Pulogebang yang belajar Membatik, dengan cirikhas motif khusus, dan dengan banyaknya iven seperti ini, maka akan banyak pula warga masyarakat yang masuk ke Rusunawa Pulogebang, tegasnya.

Beberapa waktu lalu juga sudah digelar Jambore Koperasi, dan 4 Program unggulan diantaranya Ekonomi Kreatif, Kuliner, Pengelolaan Sampah dan Hidroponik, sehingga kita berharap tahun dengan lokasi ini menjadi Destinasi Wisata, banyak kuliner yang bisa dinikmati disini, seperti Ayam Bakar Kalijodo, Bubur Manado serta menu lain  yang bisa dinikmati disini, tegas Ageng Darmintono. (Pry).

Readmore »

Bea Cukai Bersama BNN Kembali Bongkar Penyelundupan Narkoba



Bea Cukai Bersama BNN Kembali Bongkar Penyelundupan Narkoba


Bea Cukai Bersama BNN Kembali Gagalkan Penyelundupan 33 Kg Sabu Dari China

Presiden Jokowi telah menyatakan Indonesia darurat Narkoba, untuk itu seluruh jajaran Kepolisian RI, BNN, TNI serta Bea Cukai dan seluruh jajaran Pemerintah Pusat maupun Daerah, kini semakin gencar melakukan Pencegahan, Pemberantasan serta penindakan penyalahgunaan Narkotika. dan Bea Cukai dan BNN kini kembali membongkar kasus penyelundupan Narkotika dari China.yang diselundupkan melalui jalur laut.

Berdasarkan hasil analisis intelijen Bea Cukai dan dilanjutkan dengan pemeriksaan gabungan oleh Bea Cukai dan BNN diketahui bahwa terdapat pengiriman sabu yang dikemas dalam 3 buah kotak besi tebal (moulding baja stainless) seberat 800 kg dari Cina.

Selanjutnya tim gabungan melakukan control delivery hingga ke sebuah gudang ekspedisi di kawasan Ancol, Jakarta Utara, yang digunakan sebagai tempat penyimpanan barang haram tersebut. Hasilnya, diamankan barang bukti berupa 33 kg sabu, ungkap Dirjen Bea dan Cukai, Heru Pambudi, di Kantor Ditjen Bea Cukai, Jl Ahmad Yani, Rawamangun, Jaktim, Kamis (23/6/2016).

Sebagai tindak lanjut kasus, barang bukti akan diserahkan kepada BNN untuk diproses lebih lanjut. Kasus ini melanggar pasal 114 ayat (2) dan pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Narkotika No. 35 Tahun 2009 dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup.

 Untuk diketahui, sepanjang tahun 2013 hingga 2015 Bea Cukai telah menindak 609 kasus penyelundupan Narkotika dan Psikotropika di seluruh Indonesia.  Jumlah barang bukti yang diamankan ialah sebesar 1.433.313,97 gr. Atas hal ini 7,1 juta jiwa generasi muda Indonesia telah diselamatkan. Penggagalan penyelundupan sabu kali ini menambah panjang daftar penindakan Narkotika dan Psikotropika di tahun 2016, di mana hingga saat ini terdapat 141 kasus penyelundupan yang ditangani Bea Cukai, dengan barang bukti 342.849,02 gr dan telah selamatkan 1,7 juta jiwa generasi muda Indonesia.

Sepanjang 2016, kasus penyelundupan terbanyak berhasil ditangani oleh Bea Cukai Batam dan Bea Cukai Soekarno Hatta, di mana berturut-turut terdapat 46 dan 32 kasus.  Atas terbongkarnya penyelundupan 33 kg sabu ini, Bea Cukai dan BNN berhasil menyelamatkan sekitar 165.000 jiwa generasi muda Indonesia.

Sementara ditempat yang sama Deputi Bidang Pemberantasan Narkoba BNN, Irjen (Pol) Arman Depari, mengaku sudah tidak heran dengan peran napi yang mampu mempengaruhi peredaran narkoba.

"Masih banyak napi yang saat menjalankan hukuman di dalam tapi masih mampu mengatur bahkan sekaligus mengendalikan sindikat," ujar Arman.

Bahkan ada juga mafia narkoba yang bisa mengatur peredaran narkoba di Indonesia dari luar negeri. "Tidak hanya di dalam. Tapi juga dari luar negeri," tegas Arman.

Terbongkarnya penyelundupan sabu melalui jalur laut ini berkat kerja sama Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Bea Cukai. Tim mengetahui adanya sabu yang disimpan dalam 3 kotak besi setelah melakukan pemeriksaan gabungan. Hasil pengungkapan menetapkan 2 orang berinisial HR dan AK menjadi tersangka dan terancam hukuman mati.

Readmore »

Rabu, 22 Juni 2016

Bukber PMI Jaktim, Santuni 200 Anak Yatim

Palang Merah Indonesia (PMI) Kepengurusan Kota Jakarta Timur, pada Rabu (22/6) juga menggelar Buka Puasa Bersama, turut mengikuti acara tersebut, 200 anak Yatim Piatu serta anggota Palang Merah Remaja Kota Administrasi Jakarta Timur, terlihat dihadir memberikan sambutan, Sekretaris Kota (Sekko)  Jakarta Timur Junaidi. Sementara Penceramah dalam Bukber tersebut adalah KH Munawir.

Sekretaris PMI DKI, Samsul. K dalam sambutannya menegaskan, bahwa pihaknya bersyukur dengan kegiatan Bhakti Ramadhan PMI Jakarta Timur ini, DMI DKI mangapresiasi  kegiatan rutin tahunan yang tetap semarak ini, semoga akan berdampak pada peningkatan kinerja PMI Jaktim dan semakin dikenal di masyarakat luas, pintanya.

Dalam sambutanya, Junaidi menegaskan, bahwa Pengurus PMI Jaktim ini adalah mantan pejabat dilingkungan Pemkot Jakarta Timur, sehingga pihaknya yakin seluruh jajaran pengurus benar-benar mengerti dan memahami masalah sosial di Jakarta Timur, mereka adalah orang-orang yang peduli dengan kemanusiaan. Sehingga pantaslah kalau hari ini memberikan bantuan 200 Sembako, dan sebelumnya juga telah membagikan 400 bingkisan sembako, ini sungguh luar biasa dan mudah-mudahan kegiatan seperti ini juga dapat digelar dan ditingkatkan.

Junaidi juga mengajak pada seluruh warga Jakarta Timur untuk dapat bersama-sama meningkatkan kepedulian sosial untuk kemanusiaan, karena PMI tidak bisa berdiri sendiri dalan aksi kemanusiaan.

Dalam kesempatan tersebut, Seko Jaktim juga menyampaikan program Beasiswa bagi anak-anak pemegang KJP, bahwa anak berprestasi dari keluarga kurang mampu, juga memiliki kesempatan untuk memperoleh beasiswa hingga Sarjana, asal bisa masuk di PTN, maka anak penerima KJP akan dibiayai hingga Sarjana oleh Pemda DKI, tegas Junaidi.

Readmore »

Inginkan Laut Selalu Aman, Kepala Bakamla RI Pimpin Doa Bersama 

Inginkan Laut Selalu Aman, Kepala Bakamla RI Pimpin Doa Bersama
Dalam upaya melanjutkan tekadnya untuk mewujudkan seluruh wilayah perairan Indonesia agar selalu dalam kondisi aman, Kepala Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Ka Bakamla RI) Laksamana Madya (Laksdya) TNI Ari Soedewo, S.E., M.H., memimpin acara doa bersama yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di halaman Kantor Bakamla RI, Jl. Dr. Sutomo no. 11, Jakarta Pusat, Rabu (22/6/2016).

Ka Bakamla RI dalam sambutan lisannya antara lain mengatakan, kehadiran Bakamla RI harus mau dan mampu selalu membuat kondisi wilayah perairan Indonesia dalam keadaan aman.

Karenanya, Bakamla RI memerlukan para pengawak organisasi yang mau dan mampu bekerja dengan gigih dan ulet, sehingga negara tidak merasa dirugikan dan bahkan merasa terbantu dalam menyelesaikan tugas-tugas terutama dalam hal keamanan di laut, lanjutnya.

Demi penguatan sumber daya manusia, khususnya dalam bidang agen keamanan, diperlukan personel yang tangguh dan tidak hanya memiliki kemampuan di bidangnya tapi juga integritas yang tinggi. Terlebih lagi rasa pengabdian kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang perlu dijunjung tinggi, lanjutnya lagi.
Pada acara yang melibatkan seluruh personel Kantor Pusat Bakamla RI tersebut juga dihadiri Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksdya TNI Arie Sembiring, dan sejumlah mantan Kabakamla RI. (Humas Bakamla)



Dalam upaya melanjutkan tekadnya untuk mewujudkan seluruh wilayah perairan Indonesia agar selalu dalam kondisi aman, Kepala Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Ka Bakamla RI) Laksamana Madya (Laksdya) TNI Ari Soedewo, S.E., M.H., memimpin acara doa bersama yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di halaman Kantor Bakamla RI, Jl. Dr. Sutomo no. 11, Jakarta Pusat, Rabu (22/6/2016).
Ka Bakamla RI dalam sambutan lisannya antara lain mengatakan, kehadiran Bakamla RI harus mau dan mampu selalu membuat kondisi wilayah perairan Indonesia dalam keadaan aman.
Karenanya, Bakamla RI memerlukan para pengawak organisasi yang mau dan mampu bekerja dengan gigih dan ulet, sehingga negara tidak merasa dirugikan dan bahkan merasa terbantu dalam menyelesaikan tugas-tugas terutama dalam hal keamanan di laut, lanjutnya.
Demi penguatan sumber daya manusia, khususnya dalam bidang agen keamanan, diperlukan personel yang tangguh dan tidak hanya memiliki kemampuan di bidangnya tapi juga integritas yang tinggi. Terlebih lagi rasa pengabdian kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang perlu dijunjung tinggi, lanjutnya lagi.
Pada acara yang melibatkan seluruh personel Kantor Pusat Bakamla RI tersebut juga dihadiri Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksdya TNI Arie Sembiring, dan sejumlah mantan Kabakamla RI. (Humas Bakamla RI)
Readmore »

Reses Ke.2 Drs.H.E. Syahrial Serap Aspirasi Masyarakat

Masa Reses ke - 2 DPRD DKI Prov DKi Jakarta tahun 2016, yang dilakukan oleh Drs. H.E Syahrial salah satu politisi dari Partai Indonesia Perjuangan ( PDIP ) Dapil Jakarta Timur, selain melakukan reses yang merupakan ajang silaturahim anggota dewan dengan masyarakat, dengan tujuan untuk mendengar secara lsegala permasalahan dan persoalan yang terjadi di masyarakat juga diisi dengan buka bersama.

Reses dilaksanakan di jalan Mayjen Sutoyo Rt.001/014 kel. Cililitan kec. Keramat Jati Jakarta Timur , selasa 21 juni 2016 dimulai pukul 16'30 WIB. Kurang lebih 150 warga masyarakat dengan antusias menghadiri acara reses tersebut, hadir pula Lurah Cililitan Alamsyah, ketua RW, ketua Rt setempat, serta pengurus partai.

Dalam sambutannya Syahrial menyampaikan bahwa dalam reses ini berharap dengan mendatangi warga, bisa menyerap langsung apa yang menjadi keluhan masyarakat selama ini " Bila ada permasalahan silahkan bapak dan ibu sampaikan kepada saya , sebisa mungkin bila itu untuk kepentingan bersama saya akan perjuangkan, dan bila memang hal itu bisa saya kondisikan hari ini pula, apa yang sekiranya menjadi permasalahan bapak ibu disini bila memungkinkan Insya Allah hari ini juga saya akan langsung telepon kepada instansi terkait ".

Kata sambutan dari Anggota DPRD tersebut langsung disambut baik oleh warga dengan menyampaikan beberapa keluhan , salah satu ketua RW setempat mengeluhkan tentang aplikasi Qlue yang saat ini mewajibkan mereka untuk selalu lapor, menurutnya hal itu merepotkan, dia merasa bukan PNS, tapi bila tidak melakukan hal ini akan dipecat., sementara dia merasa bahwa jadi ketua RW adalah pengabdian yang ingin dilakukan dengan sukarela tanpa paksaan. Penataan air,  permohonan kontener bak sampah, penataan PKL, penggusuran warga, serta persoalan Kartu Jakarta 

Pintar.


Janji Politisi PDIP dalam sambutan awalnya tersebut tidak hanya sekedar janji hal ini dibuktikan Setelah warga menyampaikan aspirasinya, nampak syahrial segera menanggapi keluhan warga tersebut dengan segera menepon kepala Suku Dinas UMKM DKI Jakarta Irwandi, dijawab dengan janji bahwa besoknya akan memerintahkan Kepala Dinas UMKM Jakarta Timur untuk meninjau ke lapangan dan syahrial meminta untuk segera ditindak lanjuti hasil peninjauan tersebut.

Acara reses yang sedianya akan dihadiri wakil Gubernur Djarot Syaiful Hidayat namun membatalkan secara mendadak karena diharuskan untuk menghadiri rapat Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati, di Kantor DPP Pdi Perjuangan Diponegoro Jakarta Pusat, untuk itu syahrial menyampaikan permohonan maap kepada Masyarakat atas ketidak hadiran Wagub.

"Pak Wagub ini orangnya santun, enggak suka marah-marah, dan enggak asal main pecat. Nah nanti seandainya PDI-P mencalonkan beliau sebagai gubernur, masyarakat disini mau tidak memilih pak Djarot sebagai Gubernur atau Wakil Gubernur DKi Jakarta " Kata kata Syahrial seketika disambut dengan riuh dan tepuk tangan warga.

Disinggung mengenai pembangunan Kota Jakarta dalam rangka menyambut HUT Kepada wartawan dalam wawancaranya syahrial menyampaikan bahwa pembangunan di DKI Jakarta harus berimbang, bisa mengakomodir semua lapisan masyarakat, dan harus mengedepankan kepentingan masyarakat secara konkrit. Acara diakhiri dengan mendengarkan kultum dan doa bersama dilanjut dengan buka bersama.


Readmore »

Selasa, 21 Juni 2016

Bakamla Siapkan Kapal Antisipasi Arus Mudik

Dalam rangka mengamankan para pemudik lebaran yang menggunakan kapal laut di lintas
Jawa-Sumatera, Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) menurunkan Kapal Nasional (KN) Belut Laut-4806 yang siap berpatroli setiap saat di wilayah perariran tersebut selama masa angkutan lebaran 1437 H / 2016 M.

Kapal Nasional (KN) bernomor lambung 4806 itu, saat ini sudah bergerak menuju perairan Selat Sunda yang menghubungkan jalur antara Jawa dan Sumatera.

Kapal patroli cepat dengan panjang 48 meter yang merupakan karya anak bangsa tersebut akan melakukan patroli keamanan maupun pertahanan di laut, guna mengantisipasi adanya tindakan kriminalitas dari para pelaku kejahatan, sekaligus melakukan penanganan apabila terjadi kecelakaan laut, terutama saat masa angkutan lebaran.

Menurut Direktur Operasi Laut (Diropsla) Bakamla RI Kolonel Laut (P) Rahmat Eko Raharjo, KN Belut Laut-4806 memiliki kemampuan menjelajah di laut lepas.

Sehingga jika mendapatkan informasi yang mencurigakan kapal tersebut akan bergerak cepat untuk melakukan penanganan.Kapal patroli ini, lanjutnya, selain dilengkapi dengan soflen system yang canggih sehingga dapat mendeteksi faktor early warning system (sistem peringatan dini), kapal ini juga dilengkapi dengan sonar bawah laut.

Sonar (sound navigation and ranging) ini berfungsi untuk mendeteksi benda material di bawah laut dengan cara mengirim gelombang suara yang nantinya gelombang suara tersebut dipantulkan kembali oleh benda yang akan dideteksi. Diropsla Bakamla RI sangat berharap agar jangan sampai di laut terjadi kekosongan penjagaan. "Apalagi kalau kita baca perkembangan situasi di lapangan, lebaran tahun ini lalu lintas (laut) Jawa-Sumatera bisa dibilang cukup padat," imbuhnya.(Humas Bakamla RI)




Readmore »

Senin, 20 Juni 2016

Penangkapsn Kapal China Han Tan Chou Di Laut Natuna TW.0617.1100

TNI AL melalui Komando Armada Kawasan Barat,  beberapa waktu lalu berhasil menangkap Kapal KIA China Tan Cou 19038 di laut Natuna yang sedang melakuan aktigitas Penangkapan Ikan di Perairan Indonesia.

Pangko Armabar, Laksamana Muda TNI AL,  A Taufiq.R saat jumpa Pers Menegaskan, bahwa 7 orang Nahkoda Kapal dan ABK saat ini sedang diamankan, dan semua dalam kondisi sehat, tidak ada yang terluka, berita seorang tertembak itu tidak benar, karena Anggota Armabar tidak menembak kapal nelayan dari China tersebut, yang ada hanyalah penembakan peringatan ke udara.

Diakuinya saat penangkapan, Kapal cost guard ( penjaga pantai) China datang dan meminta agar para Nelayan dari China tersebut dilapaskan, namun karena menyangkut penegakan Hukum diwilayah teritorial Indonesia, maka mereka tetap harus ditindak.


Dalam batas Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE), kapal asing hanya diperbolehkan untuk melintas. Adapun semua yang berkaitan dengan kegiatan ekonomi seperti menangkap ikan, dilarang untuk dilakukan.

Meski Kapal  Chost guard tersebut berada di Zona Ekonomi Indonesia, namun tidak ditindak, karena memang tidak dilarang untuk melintas, tapi kalau melakukan aktivitas melsnggar hukum maka akan ditindak, seperti yang dilakukan 2 kapal nelayan yang menebar jala dan menangkap ikan di perairan Indonesia tersebut. (Nurul)



Readmore »

Curah Hujan Tinggi, Masyarakat Diminta Waspada

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan bahwa potensi terjadinya bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah di Tanah Air meningkat akibat masih tingginya curah hujan.


"Fenomena La Nina diperkirakan baru terdeteksi pada Juli, Agustus, dan September nanti, yang akan berimbas pada meningkatnya hujan selama musim kemarau," kata Kepala Pusdatin dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Senin (20/6).

Dia menjelaskan, saat ini harusnya sebagian besar wilayah Indonesia memasuki awal musim kemarau.
"Pertengahan bulan Juni umumnya sudah kemarau. Namun saat ini, hujan berintensitas tinggi masih sering turun Artinya selama musim kemarau curah hujan masih sering terjadi karena fenomena La Nina," katanya.

Dia menambahkan, ada dampak positif dan negatif dari fenomena La Nina tersebut. "Dampak positif contohnya adalah kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan tidak akan parah. Produktivitas pertanian khususnya padi, jagung dan palawija akan meningkat karena pasokan air tetap tersedia dan lain sebagainya," katanya.

Sementara dampak negatifnya, kata dia, adalah potensi banjir, longsor, dan puting beliung akan tetap tinggi selama kemarau. Selain itu, pertanian khususnya tembakau dan bawang merah akan terdampak akibat hujan selama musim kemarau.

Anomali cuaca tersebut, kata dia, disebabkan adanya beberapa faktor yaitu hangatnya suhu muka laut di atas normal perairan Indonesia barat. Selain itu, masuknya aliran massa udara basah dari samudera India di maritim kontinen Indonesia, lemahnya aliran masa udara dingin Autralia di wilayah Indonesia, dan adanya daerah perlambatan, pertemuan dan belokan angin di wilayah Sumatra dan Kalimantan yang mengakibatkan kondisi atmosfer menjadi tidak stabil sehingga terjadi peningkatan curah hujan.

"Untuk itu, BNPB mengajak semua pihak untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana banjir serta longsor," katanya.
Readmore »

 KN ULAR LAUT-4805 BAKAMLA RI TANGKAP KAPAL IKAN TANPA IZIN 

 
KN ULAR LAUT-4805 BAKAMLA RI TANGKAP KAPAL IKAN TANPA IZIN


Unsur operasi Bakamla RI, KN Ular Laut-4805 yang tengah bergabung dalam Operasi Nusantara V, menangkap kapal nelayan bernama KMN INKA MINA 973 yang membawa sejumlah ikan campuran. Kapal berukuran 33 GT ini dinahkodai oleh J. Makasaehe dengan jumlah ABK 18 orang, ditangkap di wilayah perairan Laut Seram Indonesia pada posisi titik koordinat 02 20 100 S  128  45 500 T, pukul 14.00 WIT, Jumat (17/6/2016).

Pada saat kapal patroli Bakamla sedang melaksanakan operasi rutin berlayar dari Ambon, pada jarak 21 NM utara Pulau Tujuh, Laut Seram Utara, dengan menggunakan teropong navigasi terlihat adanya sebuah kapal nelayan dengan jarak kurang lebih 6 mil laut. Hal ini didukung dengan terdeteksinya di radar navigasi furuno bahwa telah ada satu kontak kapal motor nelayan yang mencurigakan berhenti pada posisi titik koordinat tersebut.

�Berdasarkan kejadian yang ditemukan, saya langsung memerintahkan perwira jaga untuk mendekati dan melaksanakan pemeriksaan terhadap kapal nelayan yang dicurigai�, ujar Komandan KN Ular Laut 4805 Bakamla RI Mayor Laut (P) Bambang Arif Hermawan.

Setelah kapal patroli Bakamla RI mendekat kurang lebih jarak 800 yard, Komandan KN Ular Laut 4805 memerintahkan kapal tersebut yang membawa 14 Buah Perahu Katingtin untuk merapat ke kapal patroli guna dilaksanakan pemeriksaan. Saat dilaksanakan pemeriksaan awal, nahkoda tidak dapat menunjukkan surat atau dokumen operasional kapal. 
�Karena kapal tersebut tidak memiliki dokumen atau surat yang mendukung kegiatan penangkapan ikan, saya memerintahkan agar kapal nelayan tersebut di ad hoc menuju ke Dermaga Bakamla Halong Ambon. Sampai saat ini masih dilakukan pendalaman penyidikan sebelum diserahkan kepada Kepala Kedinasan kelautan dan Perikanan guna penyelesaian perkara lebih lanjut�, ujar Komandan KN Ular Laut 4805 Bakamla RI.
Hasil dari pemeriksaan awal yang diperoleh dari Mayor Laut (P) Bambang Arif Hermawan, terdapat beberapa pelanggaran yang dibagi menjadi 3 bagian yaitu terkait dengan dokumen kapal, dokumen kegiatan penangkapan ikan, dan dokumen personal. Saat dilakukan pemeriksaan juga didapati 3 orang tidak sesuai dengan crew list dan ke-sembilanbelas ABK dari kapal tersebut tidak memiliki kartu tanda penduduk ataupun kartu identitas lainnya.

Jaring Kapal Ikan Pengguna Trawl 
Sementara itu dari Pangkep, Sulawesi Selatan dilaporkan, unsur yang termasuk dalam kegiatan Operasi Nusantara V/2016 di Zona Maritim Wilayah Tengah salah satunya adalah KP-XIV-2012 milik Polair Polres Pangkep yang sedang melakukan operasi di Perairan Makassar. Dalam operasinya, ditemui kapal ikan yang mencurigakan dengan nama KMN. Bulan Manai 02 yang tengah menangkap ikan menggunakan trawl, Minggu (19/6/2016).
KMN. Bulan Manai 02 yang dinakhodai oleh H. Jafar, ditangkap pada posisi 04 48 619305 � 119 16 5440 T. Pada saat diperiksa, ditemui muatan hasil tangkapan ikan seberat 60 kilogram.

Kapal berukuran 26 GT ini, selanjutnya dikawal dan diserahkan ke Satpolair Polres Pangkep. Dalam perjalanannya menuju pangkalan, berselang 20 menit dari penangkapan KMN. Bulan Manai 02, ditemui lagi kapal yang mencurigakan. Pada saat dilakukan pemeriksaan kapal dengan nama KMN. Bintang Selamat 02 tengah melakukan kegiatan menangkap ikan dengan menggunakan trawl. KMN. Bintang Selamat 02 ditangkap di Perairan Pangkep pada posisi 04 48 569075  119 16 8586 T.

Pada saat ditangkap, KMN. Bintang Selamat 02 memuat hasil tangkapan ikan sebesar 50 kilogram. Kapal ini pun dikawal dan diserahkan ke Satpolair Polres Pangkep. 

Komandan KP-XIV-2012 AKP. Darwis Akip menjelaskan bahwa kapal ini merupakan kapal ikan yang masih tersisa yang masih berani menggunakan trawl dalam menangkap ikan. Kedua kapal ikan ini melanggar Pasal 9 jo Pasal 85 UU Nomor 45 Tahun 2009 tentang perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 2004 tentang perikanan. Ancaman hukumannya yaitu penjara paling lama 5 tahun dan denda maksimal sebesar Rp. 5 miliar�, ujarnya. 

(Humas Bakamla RI) .


Readmore »

RATUSAN PENGGEMAR BURUNG KICAU JATIM MERIAHKAN KEGIATAN HUT KE 55 KOLINLAMIL

RATUSAN PENGGEMAR BURUNG KICAU JATIM MERIAHKAN KEGIATAN HUT KE 55 KOLINLAMIL

Surabaya, Wartanusantara
 Ratusan pecinta burung kicau ramaikan kontes burung kicau yang diselenggarakan Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) dalam rangka menyambut HUT ke 55 Kolinlamil tahun 2016. Kontes ini dibuka oleh Panglima Kolinlamil Laksamana Muda TNI Aan Kurnia S.Sos. bertempat di gantangan Agro Community Jemundo-Taman, Sidoarjo Jawa Timur pagi hingga sore hari Minggu (20/6).

Penyelenggaraan kontes ini Kolinlamil bekerja sama dengan komunitas pecinta burung kicau dari Agro Community Jemundo, yang diketuai oleh Yuddi Crestianto dan juga kerja sama dengan pasar modern Puspa Agro sebagai penyedia tempat perlombaan.

Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil) Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S. Sos mengatakan dalam menyambut HUT ke 55 Kolinlamil kali ini, Kolinlamil menyelenggarakan berbagai kegiatan yang berinteraksi langsung dengan masyarakat diantaranya lomba fotograsi, lomba PBB kreatif yang melibatkan anak sekolah tingkat SLTA dan salah satunya yaitu kontes burung kicau.

“Dalam rangka Ulang Tahun Kolinlamil yang ke 55 ini, Kolinlamil berusaha merangkul masyarakat khusus saudara-saudara kita yang senang dan hobi dengan burung berkicau. Kita mewadahi ini dengan harapan selain Kolinlamil bisa berinteraksi langsung dengan masyarakat juga saudara-saudara kita yang memiliki hoby burung kicau bisa menyalurkan hobinya, menyalurkan kegemarannya dan bisa melihat kehebatan burung peliharaannya masing-masing saat mengikuti kontes”, jelas Pangkolinlamil.

Lebih lanjut Pangkolinlamil menjelaskan, bahwa untuk tahun ini dalam menyambut HUT ke 55 Kolinlamil, khusus kontes burung dilaksanakan di dua tempat yaitu Jakarta dan Surabaya. Untuk wilayah Surabaya diwadahi oleh Komandan Satlinlamil Surabaya Kolonel Laut (P) Riduan Purnomo, S.E., M.M. mewakili Kolinlamil sementara untuk di wilayah Jakarta kontes burung nanti diselenggarakan pada tanggal 31 Juni bekerja sama dengan Komunitas Ronggolawe.

“Bila tahun ini berjalan dengan lancar dan sukses, maka kegiatan kontes burung kicau ini, Kolinlamil akan agendakan penyelenggaraannya sekali setahun dan akan kita siapkan piala bergilir”, harap Panglima.

Kontes burung kicau yang diselenggarakan Kolinlamil di kota udang Sidoarjo ini sangat membius para mania burung kicau se-Jawa Timur. Sebanyak seribu orang peserta kontes mulai dari kota hingga daerah pelosok Jawa Timur berdatangan membawa burung andalannya dari berbagai jenis ikut lomba, bahkan satu peserta ada yang membawa dua jenis burung peliharaannya.

Kontes burung kicau yang diselenggarakan mulai dari jam 10.00 pagi hingga pukul 17.00 sore hari minggu tersebut, ternyata total jumlah burung yang ikut kontes sesuai data dari panitia penyelenggara tercatat 1600 ekor burung kicau dari berbagai jenis.

Setiap jenis dan kelas burung kicau diambil jual satu, dua dan ketiga. Selain mendapat hadiah berupa uang pembinaan yang disiapkan dari panitia Agro Communitas Jemundo, para peserta kontes yang masuk nomor satu, dua dan tiga mendapat tropi yang terbuat dari seloncong peluru, medali dan sertifikat dari Panglima Kolinlamil.

Sebanyak 24 jenis burung kicau yang ikut dalam kontes tersebut yaitu, jenis burung kicau Love bird A, Cucak Hijau A, Punglor Merah A, Cendet A, Love Bird Murai Batu A, Kacer A, Love Bird C, Cucak Hijau B, Kenari A, Love Bird D, Murai Batu B, Punglor Merah B, Love Bird D, Cucak Hijau C, Pleci A, Love Bird F, Pleci B, Love Bird H, dan Cendet B. (Dispen Kolinlamil).




Readmore »

Kapal Ikan Tanpa Ijin Diamankan Tim Bakamla

 KN ULAR LAUT-4805 BAKAMLA RI TANGKAP KAPAL IKAN TANPA IZIN 


Unsur operasi Bakamla RI, KN Ular Laut-4805 yang tengah bergabung dalam Operasi Nusantara V, menangkap kapal nelayan bernama KMN INKA MINA 973 yang membawa sejumlah ikan campuran. Kapal berukuran 33 GT ini dinahkodai oleh J. Makasaehe dengan jumlah ABK 18 orang, ditangkap di wilayah perairan Laut Seram Indonesia pada posisi titik koordinat 02  20 100 S  128  45 500 T, pukul 14.00 WIT, Jumat (17/6/2016).

Pada saat kapal patroli Bakamla sedang melaksanakan operasi rutin berlayar dari Ambon, pada jarak 21 NM utara Pulau Tujuh, Laut Seram Utara, dengan menggunakan teropong navigasi terlihat adanya sebuah kapal nelayan dengan jarak kurang lebih 6 mil laut. Hal ini didukung dengan terdeteksinya di radar navigasi furuno bahwa telah ada satu kontak kapal motor nelayan yang mencurigakan berhenti pada posisi titik koordinat tersebut.

Berdasarkan kejadian yang ditemukan, saya langsung memerintahkan perwira jaga untuk mendekati dan melaksanakan pemeriksaan terhadap kapal nelayan yang dicurigai, ujar Komandan KN Ular Laut 4805 Bakamla RI Mayor Laut (P) Bambang Arif Hermawan.

Setelah kapal patroli Bakamla RI mendekat kurang lebih jarak 800 yard, Komandan KN Ular Laut 4805 memerintahkan kapal tersebut yang membawa 14 Buah Perahu Katingtin untuk merapat ke kapal patroli guna dilaksanakan pemeriksaan. Saat dilaksanakan pemeriksaan awal, nahkoda tidak dapat menunjukkan surat atau dokumen operasional kapal. 

Karena kapal tersebut tidak memiliki dokumen atau surat yang mendukung kegiatan penangkapan ikan, saya memerintahkan agar kapal nelayan tersebut di ad hoc menuju ke Dermaga Bakamla Halong Ambon. Sampai saat ini masih dilakukan pendalaman penyidikan sebelum diserahkan kepada Kepala Kedinasan kelautan dan Perikanan guna penyelesaian perkara lebih lanjut, ujar Komandan KN Ular Laut 4805 Bakamla RI.

Hasil dari pemeriksaan awal yang diperoleh dari Mayor Laut (P) Bambang Arif Hermawan, terdapat beberapa pelanggaran yang dibagi menjadi 3 bagian yaitu terkait dengan dokumen kapal, dokumen kegiatan penangkapan ikan, dan dokumen personal. Saat dilakukan pemeriksaan juga didapati 3 orang tidak sesuai dengan crew list dan ke-sembilanbelas ABK dari kapal tersebut tidak memiliki kartu tanda penduduk ataupun kartu identitas lainnya.

Jaring Kapal Ikan Pengguna Trawl 
Sementara itu dari Pangkep, Sulawesi Selatan dilaporkan, unsur yang termasuk dalam kegiatan Operasi Nusantara V/2016 di Zona Maritim Wilayah Tengah salah satunya adalah KP-XIV-2012 milik Polair Polres Pangkep yang sedang melakukan operasi di Perairan Makassar. Dalam operasinya, ditemui kapal ikan yang mencurigakan dengan nama KMN. Bulan Manai 02 yang tengah menangkap ikan menggunakan trawl, Minggu (19/6/2016).
KMN. Bulan Manai 02 yang dinakhodai oleh H. Jafar, ditangkap pada posisi 04 48 619305 � 119 16 5440 T. Pada saat diperiksa, ditemui muatan hasil tangkapan ikan seberat 60 kilogram.

Kapal berukuran 26 GT ini, selanjutnya dikawal dan diserahkan ke Satpolair Polres Pangkep. Dalam perjalanannya menuju pangkalan, berselang 20 menit dari penangkapan KMN. Bulan Manai 02, ditemui lagi kapal yang mencurigakan. Pada saat dilakukan pemeriksaan kapal dengan nama KMN. Bintang Selamat 02 tengah melakukan kegiatan menangkap ikan dengan menggunakan trawl. KMN. Bintang Selamat 02 ditangkap di Perairan Pangkep pada posisi 04 48 569075  119 16 8586 T.

Pada saat ditangkap, KMN. Bintang Selamat 02 memuat hasil tangkapan ikan sebesar 50 kilogram. Kapal ini pun dikawal dan diserahkan ke Satpolair Polres Pangkep. 

Komandan KP-XIV-2012 AKP. Darwis Akip menjelaskan bahwa kapal ini merupakan kapal ikan yang masih tersisa yang masih berani menggunakan trawl dalam menangkap ikan. Kedua kapal ikan ini melanggar Pasal 9 jo Pasal 85 UU Nomor 45 Tahun 2009 tentang perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 2004 tentang perikanan. Ancaman hukumannya yaitu penjara paling lama 5 tahun dan denda maksimal sebesar Rp. 5 miliar, ujarnya. 

(Humas Bakamla RI) .


Readmore »