Koramil Krayan, Garda Terdepan Penjaga Keutuhan Wilayah NKRI

Koramil Krayan, Garda Terdepan Penjaga Keutuhan Wilayah NKRI

Koramil 0911-06/Krayan, merupakan salah satu Koramil yang langsung berbatasan dengan wilayah negara tetangga Malaysia. 

Satuan Komando Kewilayahan ini berada dibawah kendali Kodim 0911/Nunukan yang hanya dapat dijangkau melalui jalur udara.

Selain merupakan Satuan paling terdekat dan berbatasan langsung dengan negara Malaysia, Koramil Krayan 0911-06/Krayan juga merupakan Koramil yang membawahi lima kecamatan, terdiri dari Kecamatan Krayan, Krayan Barat, Krayan Timur, Krayan Utara, Krayan Selatan dan Krayan Tengah dan membawahi 89 desa serta 27 lokasi, dimana satu lokasi membawahi beberapa desa. 

Berbatasan langsung dengan negara tetangga dan dengan kontur wilayah yang dikelilingi hutan dapat dikatakan bahwa Krayan merupakan kota kecil di tengah hutan. 

Untuk menuju ke wilayah Krayan ini, hanya dapat ditempuh menggunakan pesawat ukuran kecil yang hanya dapat memuat 9 sampai 11 penumpang atau helly yang hanya dilayani sekali penerbangan setiap harinya dengan waktu tempuh satu jam menuju Tarakan itupun tergantung kondisi cuaca. 

Keterbatasan ini tidak hanya dirasakan oleh masyarakat di wilayah Krayan, tetapi juga oleh para Babinsa yang bertugas di Koramil Krayan. 

Bukan hanya masalah keterbatasan sarana transportasi, faktor lainnya seperti Komunikasi dan fasilitas kesehatan juga menjadi kendala yang paling dirasakan. 

Walaupun dengan berbagai keterbasan yang ada, para personel Koramil Krayan tidak merasa hal tersebut menjadi hambatan dalam menjalakan tugas-tugasnya, terutama dalam memberikan pemahaman wawasan kebangsaan bagi warga Krayan untuk tetap menumbuhkan kesadaran sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

Upaya ini terus dilakukan para Babinsa Koramil Krayan termasuk membantu berbagai permasalahan dan kesulitan yang dihadapi warga Krayan. 

Dihadapkan dengan luas wilayah 2746,86 km2 dan dengan jumlah personel 25 orang, Koramil Krayan tetap harus dapat menjadi garda terdepan di wilayah terluar Indonesia dalam menjaga keutuhan wilayah NKRI. 

Komandan Koramil 0911-06/Krayan Kapten Inf Laeti mengatakan, sebagai satuan Komando Kewilayahan di wilayah terdepan dan berbatasan dengan negara tetangga, dan dihadapkan dengan berbagai keterbatasan yang ada, dirinya beserta jajarannya tetap bertekad menjaga kedaulatan NKRI. 

Hal yang sama diungkapkan oleh Bati Tuud Koramil 0911-06/Krayan Serka Gunawan Wibisono yang telah bertugas selama tiga tahun di Koramil Krayan. 

Walaupun dengan keterbatasan yang ada, hal ini tidak menyurutkan kami untuk menjalankan tugas sebaik mungkin dan menjaga agar wilayah NKRI tetap utuh, ujar Serka Gunawan.

Pada peringatan Hari Kemerdekaan ke- 73 Republik Indonesia, para Babinsa Koramil Krayan bersama Muspika setempat dan masyarakat wilayah Krayan akan memperingatinya dengan melaksanakan Upacara Peringatan HUT ke 73 Kemerdekaan RI.
Readmore »

Berkelakuan Baik, 102 .976  Narapidana Dapat Pengurangan Pidana

Berkelakuan Baik, 102 .976  Narapidana Dapat Pengurangan Pidana

Jakarta - Pemerintah memberikan reward kepada 102.976 narapidana yang telah menjalani pidananya dengan baik pada peringatan 73 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, Jumat (17/8). Mereka dianugerahi Remisi Umum (RU) atau pemotongan masa pidana sebanyak 1-3 bulan dan 2.220 di antaranya langsung menghirup udara kebebasan. 

Remisi diberikan kepada narapidana yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif, khususnya mereka yang berkelakuan baik dan aktif mengikuti pembinaan, ungkap Sri Puguh Budi Utami, Direktur Jenderal Pemasyarakatan. 

Remisi selayaknya menjadi hope, harapan bagi narapidana sehingga mereka menyadari akan pentingnya menegakkan integritas selama menjalani pidana. Sebaliknya, apabila melakukan pelanggaran, sanksi tegas akan ditegakkan, tambahnya.

Utami menjelaskan dari 102.976 narapidana yang dapat RU II, sebanyak 2.200 langsung bebas, sedangkan 100.776 narapidana yang mendapatkan RU I masih harus menjalani sisa pidananya.

Lebih lanjut, ia mengatakan remisi bukan sekedar pemberian hadian, namun momentum untuk mengembalikan marwah Pemasyarakatan dimana dibutuhkan bukan hanya peran strategis dan integritas narapidana dan petugas pemasyarakan, tetapi juga masyarakat bahwa menegakkan aturan adalah wajib, sejalan dengana nafas nawacita yang bernafas revolusi mental.

Revitalisasi Pemasyarakatan menempatkan penilaian perubahan perilaku menjadi indikator utama dalam proses Pemasyarakatan. Tujuan utamanya adalah terciptanya pemulihan dan menurunnya angka resedivis, jelas Utami.

RU tahun ini juga telah menghemat anggaran biaya makan narapidana sebesar 118 miliar, yakni biaya makan per-orang per-hari sebesar rata-rata 14.700 dikalikan 8.091.870, yakni hari yang dihemat karena remisi.

Dari 100.776 narapidana yang menerima RU I, 25.084 orang menerima remisi 1 bulan, 22.739 orang menerima remisi 2 bulan, 29.451 orang menerima remisi 3 bulan, 14.170 orang menerima remisi 4 bulan, penerima remisi 5 bulan berjumlah 7.691, dan 1.641 orang menerima remisi 6 bulan.

Sedangkan dari 2.200 narapidana yang menerima RU II, 720 orang langsung bebas usai menerima remisi 1 bulan, 382 orang menerima remisi 2 bulan, 383 orang menerima remisi 3 bulan, 412 orang menerima remisi 4 bulan, 266 orang merima remisi 5 bulan, dan 37 orang menerima remisi 6 bulan.

Hingga saat ini jumlah warga binaan yang menghuni 522 Lapas, Rutan, dan LPKA se-Indonesia berjumlah 250.452 terdiri dari narapidana berjumlah 177.691 orang dan tahanan sebanyak 72.761 orang, sedangkan daya tampung yang tersedia hanya untuk 124.696 orang.

Pemberian remisi ini diharapkan dapat mengurangi daya tampung karena para WBP akan lebih cepat bebas dengan pengurangan masa pidana sekaligus menghemat anggaran negara," ucap Utami. 

Sementara itu, Direktur Pembinaan Narapidana dan Latihan Kerja Produksi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Harun Sulianto, mengatakan syarat untuk mendapatkan remisi yakni narapidana sudah menjalani pidana paling sedikit 6 bulan, berkelakuan baik, serta aktif mengikuti program pembinaan di dalam Lapas dan Rutan.

"Pemberian remisi ini untuk memotivasi agar narapidana memperbaiki diri, menyadari kesalahannya, tidak mengulangi tindak pidana baik selama maupun setelah menjalani pidana. Selain itu, pemberian remisi juga sebagai wujud negara hadir untuk memberikan penghargaan bagi narapidana atas pencapaian dari perubahan perilaku yang positif itu, tambah Harun.

Dari 33 Kantor Wilayah Kemenkum dan HAM, provinsi terbanyak penerima remisi adalah Jawa Barat sebanyak 11.631 narapidana, disusul Sumatera Utara sebanyak 11.233 narapidana, dan Jawa Timur sebanyak 9.052 narapidana.

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly, menerangkan remisi merupakan salah satu sarana hukum yang sangat penting dalam wujudkan tujuan Sistem Pemasyarakatan, yakni sebagai stimulus bagi narapidana untuk senantiasa menjaga perilaku dan berubah menjadi manusia yang lebih baik dari sebelumnya. 

Remisi diberikan sebagai wujud apresiasi terhadap pencapaian perbaikan diri yang tercermin dalam sikap dan prilaku sehari-hari narapidana. Jika mereka tidak berprilaku baik, maka hak remisi tidak akan diberikan, ujar Yasonna. 

Adapun tolok ukur pemberian remisi menurut Yasonna tidak didasarkan pada latar belakang pelanggaran hukumnya, akan tetapi didasarakan pada perilaku mereka selama menjalani masa pidana di Lapas. 


Readmore »

Taburan Warna warni Sambut HUT Proklamasi Kemerdekaan RI Ke 73

Taburan Warna warni Sambut HUT Proklamasi Kemerdekaan RI Ke 73

Lanud Atang Sendjaja-Bogor (16/8) Ketika melintasi komplek-komplek di Lanud Atang Sendjaja, kita disuguhkan dengan taburan warna warni sambut HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke 73 tahun 2018. Taburan warna warni tersebut terpancar dari tiang umbul-umbul dengan kain aneka warna menghiasi sepanjang jalan di lingkungan Lanud Atang Sendjaja.

Sebuah gambaran kemeriahan dari HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke 73 yang dimanifestasi oleh warga Lanud Atang Sendjaja dengan pemancangan umbul-umbul dan pengibaran bendera merah-putih di depan rumah dan sepanjang jalan dalam komplek perumahan Lanud Ats. Kemeriahan menyambut HUT Kemerdekaan RI ke 73 yang diperlihatkan oleh warga Lanud Ats tertangkap kamera awak media ketika melewati komplek perumahan Lanud Atang Sendjaja, Kamis (16/8/2018).

Ketika dikonfirmasi ke pihak Lanud Atang Sendjaja, dijelaskan bahwa sebagai warga Negara Indonesia, HUT Kemerdekaan RI harus disambut dengan penuh kegembiraan. Melalui para pejuang kemerdekaan yang telah mengorbankan jiwa raganya, kemerdekaan RI berhasil diraih, oleh karena itu, sebagai generasi yang menikmati kemerdekaan itu harus menyambut dan memeriahkan kemerdekaan itu dengan kesungguhan, ungkap Kepala Penerangan Lanud Atang Sendjaja, Letkol Sus David Rumayara, M.Th.

Hal senada diungkapkan oleh Kepala Dinas Personel Lanud Ats, Kolonel Pnb Andi F. Picaulima, S.Sos., yang menjelaskan bahwa setiap tahun dalam menyambut HUT Proklamasi kemerdekaan RI, Lanud Atang Sendjaja selalu menghiasi lingkungannya dengan umbul-umbul dan bendera Merah-Putih, dan sekaligus mengajak setiap warga Negara Indonesia agar dapat mengisi dan membangun bangsa Indonesia dengan hal-hal yang positif. 

Kita mau tunjukan kepada masyarakat bahwa kemerdekaan itu adalah anugerah Tuhan yang harus disyukuri dan dihiasi dengan keindahan sehingga benar-benar bermakna bagi kita semua sekaligus memberikan semangat bagi kita untuk mengisi dan membangunnya dengan karya-karya yang bermanfaat bagi negara dan bangsa, jelas Kolonel Pnb Andi F. Picaulima, S.Sos.


Readmore »

KRI BANDA ACEH 593 IKUTI LATMA CARAT 2018

KRIKRI BANDA ACEH 593 IKUTI LATMA CARAT 2018

Jakarta, 15 Agustus 2018, Salah satu kapal perang dari jajaran Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) KRI Banda Aceh-593 mengikuti Latihan Bersama (Latma) Cooperation Afloat Readiness And Training(CARAT) ke-24 tahun 2018 yang digelar TNI AL dengan US Navy.

Sebanyak 730 personel TNI AL dan 715 personel AL AS ikut dalam pelatihan gabungan yang dimulai awal bulan Agustus 2018 dan dilaksanakan di Jakarta, Laut Jawa dan Laut Bali.

Dan pada Rabu (15/8) Kapal perang jenis Landing Platform Dock (LPD) yang dikomandani oleh Letkol Laut (P) Ali Setiandy, M.Tr (Hanla), M.Tr(Han) ini dan USS. Rushmore melakukan pendaratan pantai di Banongan, Situbondo dengan mendaratkan Pasukan Marinir 1 Jakarta (Batalyon 4) dan US. Marine (USMC).

Sebelumnya KRI Banda Aceh 593 dan USS Rushmore dari Angkatan Laut Amerika Serikat atau US Navy menggelar Sea Phase atau manuver lapangan di Laut Jawa, Selasa (14/8) dan langsung menuju Banongan untuk melaksanakan pendaratan pasukan marinir.

Sea Phase/Manuver Lapangan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Satuan Kapal Eskorta (Dansatkor) Koarmada I Kolonel Laut (P) Isswarto selaku Dansatgas Carat 2018 yang On Board di KRI Banda Aceh-593.

Dalam latihan Sea Phase ini, TNI AL selain melibatkan unsur KRI KRI Banda Aceh-593, jugan KRI Sultan Iskandar Muda-367 serta mengerahkan dua unsur udara berupa pesawat Cassa serta Heli BO-105. Sedangkan US Navy mengerahkan USS Rushmore L 47 serta pesawat P-8.

KRI Banda Aceh merupakan kapal perang berjenis Landing Platform Dock dengan ukuran panjang 22.004 meter dan lebar 125 meter. Berat kapal ini mencapai 7.286 ton. Kapal perang ini memiliki kecepatan maksimum 15 knot dan memiliki daya angkut sebanyak 344 personel.

Kapal perang yang berada dibawah kendali Satlinlamil Jakarta ini juga mampu menampung 5 unit helikopter jenis MI-2 atau Bell 412, 2 unit LCVP, 3 unit meriam Howitzer, dan 20 Tank. Untuk persenjataan perang, kapal ini dilengkapi meriam kaliber 20 mm dan 40 mm.

Selama melaksanakan Sea Phase, KRI Banda Aceh 593 bersama kapal perang lain yang terlibat melaksanakan Serial Latihan di Perairan Laut Jawa antara lain: Search and Rescue Exercise (SAREX), Fast Inshore Attack Craft (FIAC), Encounter Screen Exercise, Flag Echo, Flag Hoist, Publications Exercise(NSIC), Gunnery Exercise(Gunnex), Photo Exercise(Photex), Replacement and Sea(RAS) Exercise, Tacman Non Manuver (OOW EX) danFlashing Exercise (Flashex).

Latma CARAT merupakan program latihan rutin setiap satu tahun sekali yang digelar oleh TNI AL dan US. Navy. Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme prajurit TNI AL mengenai doktrin peperangan laut, operasi amfibi, bhakti sosial dan penanggulangan bencana alam. Selain itu juga untuk meningkatkan hubungan bilateral antar Angkatan Laut kedua negara.(Dispen Kolinlamil)A ACEH 593 IKUTI LATMA CARAT 2018

Jakarta, 15 Agustus 2018, Salah satu kapal perang dari jajaran Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) KRI Banda Aceh-593 mengikuti Latihan Bersama (Latma) Cooperation Afloat Readiness And Training(CARAT) ke-24 tahun 2018 yang digelar TNI AL dengan US Navy.

Sebanyak 730 personel TNI AL dan 715 personel AL AS ikut dalam pelatihan gabungan yang dimulai awal bulan Agustus 2018 dan dilaksanakan di Jakarta, Laut Jawa dan Laut Bali.

Dan pada Rabu (15/8) Kapal perang jenis Landing Platform Dock (LPD) yang dikomandani oleh Letkol Laut (P) Ali Setiandy, M.Tr (Hanla), M.Tr(Han) ini dan USS. Rushmore melakukan pendaratan pantai di Banongan, Situbondo dengan mendaratkan Pasukan Marinir 1 Jakarta (Batalyon 4) dan US. Marine (USMC).

Sebelumnya KRI Banda Aceh 593 dan USS Rushmore dari Angkatan Laut Amerika Serikat atau US Navy menggelar Sea Phase atau manuver lapangan di Laut Jawa, Selasa (14/8) dan langsung menuju Banongan untuk melaksanakan pendaratan pasukan marinir.

Sea Phase/Manuver Lapangan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Satuan Kapal Eskorta (Dansatkor) Koarmada I Kolonel Laut (P) Isswarto selaku Dansatgas Carat 2018 yang On Board di KRI Banda Aceh-593.

Dalam latihan Sea Phase ini, TNI AL selain melibatkan unsur KRI KRI Banda Aceh-593, jugan KRI Sultan Iskandar Muda-367 serta mengerahkan dua unsur udara berupa pesawat Cassa serta Heli BO-105. Sedangkan US Navy mengerahkan USS Rushmore L 47 serta pesawat P-8.

KRI Banda Aceh merupakan kapal perang berjenis Landing Platform Dock dengan ukuran panjang 22.004 meter dan lebar 125 meter. Berat kapal ini mencapai 7.286 ton. Kapal perang ini memiliki kecepatan maksimum 15 knot dan memiliki daya angkut sebanyak 344 personel.

Kapal perang yang berada dibawah kendali Satlinlamil Jakarta ini juga mampu menampung 5 unit helikopter jenis MI-2 atau Bell 412, 2 unit LCVP, 3 unit meriam Howitzer, dan 20 Tank. Untuk persenjataan perang, kapal ini dilengkapi meriam kaliber 20 mm dan 40 mm.

Selama melaksanakan Sea Phase, KRI Banda Aceh 593 bersama kapal perang lain yang terlibat melaksanakan Serial Latihan di Perairan Laut Jawa antara lain: Search and Rescue Exercise (SAREX), Fast Inshore Attack Craft (FIAC), Encounter Screen Exercise, Flag Echo, Flag Hoist, Publications Exercise(NSIC), Gunnery Exercise(Gunnex), Photo Exercise(Photex), Replacement and Sea(RAS) Exercise, Tacman Non Manuver (OOW EX) danFlashing Exercise (Flashex).

Latma CARAT merupakan program latihan rutin setiap satu tahun sekali yang digelar oleh TNI AL dan US. Navy. Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme prajurit TNI AL mengenai doktrin peperangan laut, operasi amfibi, bhakti sosial dan penanggulangan  bencana alam. Selain itu juga untuk meningkatkan hubungan bilateral antar Angkatan Laut kedua negara.(Dispen Kolinlamil)
Readmore »

Pasis Dikreg Seskoal Angkatan Ke-56 Timba Ilmu Ke Bakamla RI

Pasis Dikreg Seskoal Angkatan Ke-56 Timba Ilmu Ke Bakamla RI

Jakarta, 16 Agustus 2018 (Humas Bakamla RI)--- Sejumlah 135 orang Pasis Dikreg Seskoal Angkatan ke-56 TP 2018 melakukan kunjungan ke Bakamla RI dalam rangka Kuliah Kerja Keamanan Laut, di terima Deputi Inhuker Bakamla RI Irjen Pol Dr. Drs. Abdul Gofur, M.H. di Hall Kantor Pusat Bakamla RI, Gedung Perintis Kemerdekaan, Jalan Proklamasi No. 56, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (16/8/2018).

Kedatangan rombongan yang terdiri dari 125 Pamen TNI AL, 2 Pamen TNI AD, 2 Pamen TNI AU, dan 6 Pamen dari negara-negara sahabat yaitu Australia, India, Malaysia, Pakistan, Singapura dan Fiji serta didampingi pula oleh 15 Perwira Pembimbing tersebut dipimpin Direktur Pendidikan Seskoal Kolonel Laut (P) Prio Budi Laeksono. 

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Deputi Opslat Laksda TNI Semi Djoni Putra, Direktur Opsla Laksma TNI Rahmat Eko Raharjo, S.T., M.Tr(Han), Kepala UPH Brigjen Pol Frederick Kalalembang, Direktur Data dan Informasi Laksma TNI Gendut Sugiono, S.E., Direktur Ops Udara Laksma TNI Guntur Wahyudi, Inspektur Brigjen Pol Sarono, M.H., Direktur Strategi Laksma TNI Muspin Santoso, S.H., M.Si(Han), Karo Ren dan Org Laksma TNI I Wayan Warka, serta beberapa pejabat eselon tiga.

Dalam sambutan Kepala Bakamla RI yang dibacakan Deputi Inhuker Bakamla RI disampaikan kepada para pasis bahwa dengan kompleksitasnya masalah kamkesla, maka tangggung jawab penanganannya tidak dapat diemban suatu instansi tunggal, melainkan perlu mensinergikan seluruh kemampuan dan kekuatan yang dimiliki seluruh instansi yang memiliki kewenangan di laut sehingga upaya penegakan kamkesla dapat terlaksana secara optimal. 

Untuk itu, katanya pula, menjadi isyarat bahwa masalah kamkesla memerlukan manajemen pengelolaan yang sinergis sehingga dibutuhkan koordinasi dan kerja sama lintas sektoral. Penjelasan tentang hal itu juga disampaikan dengan lebih gamblang oleh Direktur Litbang Bakamla RI Kombespol Drs. E. Brata Mandala.

Sementara itu, Komandan Seskoal Laksda TNI DR. Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., D.E.S.D. dalam sambutannya yang dibacakan oleh Dir Dik Seskoal mengatakan, bertitik tolak dari tema yang diangkat dalam kegiatan ini yaitu “Melalui Kuliah Kerja Kamla ke Badan Keamanan Laut RI Kita Tingkatkan Sinergitas Guna Mendukung Penegakan Hukum di Laut Dalam Rangka Menjaga Kedaulatan NKRI” maka harapannya agar perwira siswa mampu mengetahui dan memahami serta menjelaskan dan mengaplikasikan tentang prosedur patrol atau operasi kamla melalui operasi kamla mandiri dan atau operasi kamla terpadu dengan seluruh komponen kekuatan laut lain di Indonesia.

Acara diwarnai dengan sesi foto bersama di Tugu Proklamasi, diikuti pula oleh Kepala Bakamla RI Laksdya TNI (Purn) Ari Soedewo, S.E., M.H. beserta para pejabat Bakamla lainnya. 

Autentikasi :
Kasubbag Humas Bakamla RI Mayor Marinir Mardiono.
Readmore »

SPKKL Kupang Bakamla RI Adu Tembak Bersama Instansi Maritim Lain di Kupang

SPKKL Kupang Bakamla RI Adu Tembak Bersama Instansi Maritim Lain di Kupang

Kupang, 16 Agustus 2018 (Humas Bakamla RI)--- Personel wanita Bakamla RI Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Kupang turut ambil bagian adu tembak dalam Latihan Menembak yang diselenggarakan oleh Pomal Lantamal VII, di Lapangan Tembak Mako Lantamal VII, Kupang, Kamis (16/8/2018).

Hubungan baik yang telah terjalin antar instansi maritim di Kupang terlihat dari pelaksanaan kegiatan latihan menembak ini, yang berjalan dengan lancar dibawah pimpinan Pasipers Yonmarhanlan VII Kapten Mar M Yusuf. Adapun kegiatan ini digelar dalam rangka mempererat tali silaturahmi unsur maritim di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur. 

Dalam kegiatan tersebut, Yeanri M. Olang dan Jopi J. Menoh, personel SPKKL Kupang berkesempatan untuk berlatih menembak dengan pistol Sig Sauer dengan jarak tembakan 15 meter. Ada tiga tahapan yang harus dilalui yaitu tiga tembakan percobaan slow fire sasaran mata sapi, lima butir tembakan pelaksanaan slow fire sasaran mata sapi dan lima butir tembakan pelaksanaan slow fire sasaran plat besi.

Terlihat hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Danlantamal VII Kupang bersama Wadan, Asintel, Aspotmar, Asops, Kadispotmar, Dandenma, Danyonmarhanlan, dan Danpomal. Kegiatan diikuti pula oleh Wadir Polair, Deputi BI, GM Damri, GM PT ASDP, Direktur Brotus, Kasi PP BKKPN, Ka Telkomsel, Ka Bea Cukai, Kasi KBPP KSOP, Bank Mandiri, GM FKPPI, perwakilan beberapa media dan tamu undangan lainnya.


Autentikasi :
Kasubbag Humas Bakamla RI Mayor Marinir Mardiono.
Readmore »

KAPAL BANTUAN KEMANUSIAAN BAKAMLA RI TIBA DI LOMBOK

KAPAL BANTUAN KEMANUSIAAN BAKAMLA RI TIBA DI LOMBOK

Lembar, 15 Agustus 2018 (Humas Bakamla RI)--- Kapal patroli Bakamla RI KN Singa Laut 4802 yang bertugas membawa bantuan kemanusiaan Peduli Gempa Lombok Bakamla RI, tiba di Dermaga Lokal, Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, disambut Kasi Ops Kamla Bakamla RI Mayor Laut (T) Puadi Hasani, S.T., bersama anggota Tim Satgas, kemarin.  

Kapal patroli 48 meter tersebut mengangkut bahan bantuan CSR PT. Pertamina Gas Peduli Gempa Lombok, Jalasenastri dan Majelis Taklim Lantamal VI Makassar Peduli Gempa Lombok. Kapal yang dikomandani Capt. Margono tersebut berlayar selama satu hari satu malam dengan jalur lintas laut dari Dermaga Lantamal VI Makasar, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat dengan 17 pengawak. 

Rencananya kapal sandar di Dermaga Lembar Rabu (15/8) siang sekitar Pukul 13.00 Wita, karena dihadang cuaca buruk selama perjalanan lintas laut dari Makassar menuju Lombok sehingga kapal baru bisa sandar Rabu sore di Pelabuhan Lembar, Ujar Capt. Margono. 


Karena keterlambatan itu, proses bongkar muat baru dilakukan besok Kamis (16/8) oleh Satgas Bakamla RI, ABK KN. Singa Laut - 4802 dan Tim dari PT Pertamina Gas, sekaligus pendistribusian bahan kontak, ucapnya pula. 

Guna mendukung proses tersebut, Satgas Bakamla RI sudah berkoordinasi dengan TNI AL dari Pangkalan Angkatan Laut Mataram untuk menyiapkan dukungan truk angkutan darat ke Posko-Posko pengungsian. Bantuan logistik selain bahan makanan, kesehatan, perlengkapan mandi, serta peralatan lain seperti genset, kabel dan lampu. Bahkan adapula tambahan 50 tabung gas LPG 5,5 kg berikut isinya, terpal, tikar, dan pakaian layak pakai.

Sasaran distribusi bahan kontak rencananya dibagi untuk dua wilayah yakni di Desa Gondang, Kecamatan Gangga, Lombok Utara dan Kecamatan Sembalun Lombok Timur. Hasil koordinasi Satgas Bakamla RI dengan Posko Pusat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Kecamatan Tanjung, Lombok Utara serta koordinasi dengan Sukron anggota Satgas PT Pertamina yang bertugas di Posko Pemenang, kedua wilayah tersebut yakni Kecamatan Gangga di Lombok Utara dan Kecamatan Sembalun di Lombok Timur masih kekurangan banyak bantuan terutama tenda, selimut, alat mandi dan pakaian.

Autentikasi :
Kasubbag Humas Bakamla RI Mayor Marinir Mardiono.
Readmore »

Lanal Tanjung Balai Asahan Kembali Tangkap Kapal Penyelundup 44 TKI Ilegal

Lanal Tanjung Balai Asahan Kembali Tangkap Kapal Penyelundup 44 TKI Ilegal

Jakarta, 15 Agustus 2018, Komitmen Koarmada I dibawah pimpinan Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., dalam memberantas kegiatan ilegal serta menegakkan hukum di laut kembali membuahkan hasil. Lanal Tanjung Balai Asahan melalui Patkamla SLG II-I-57 kembali berhasil menangkap dan menggagalkan kapal yang membawa 44 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal di Perairan Balai Asahan, Rabu (15/8).

Penangkapan tersebut berdasarkan pengembangan informasi yang diperoleh Pasintel Lanal Tanjung Balai Asahan dan disampaikan kepada Pasops Lanal Tanjung Balai Asahan mengenai aktifitas kapal ikan yang akan keluar membawa TKI ilegal yang rencananya kapal tersebut akan keluar pada Rabu dini hari.

Menindaklanjuti hal tersebut, Pasops Lanal Tanjung Balai Asahan memerintahkan Patkamla SLG II-1-57 melaksanakan pemeriksaan terhadap kapal-kapal mencurigakan yang melintas di Perairan Bagan Asahan. Pada saat melaksanakan patroli, Patkamla SLG II-1-57 melihat kontak kapal yang mencurigakan bergerak keluar Sungai asahan pada posisi 02° 59’ 00” LU - 99° 51’ 26” BT. Selanjutnya mendekati kapal tersebut guna melaksanakan pemeriksaan.

Dari hasil pemeriksaan awal kapal tersebut tidak memiliki dokumen dan kuat dugaan mengangkut TKI ilegal yang akan menuju Malaysia, dan diperoleh informasi kapal ikan Indonesia tanpa nama, Tonage 5 Ton, pemilik Sinas (WNI), Nakhoda Ponijan (WNI), ABK 3 orang, muatan 44 orang TKI ilegal yang terdiri dari 37 orang pria dan 7 orang wanita.

Berdasarkan pengakuan Crew Kapal bahwa 44 orang tersebut bertolak dari wilayah Tanjung Balai Asahan melalui agen PT. Timur Jaya. Selanjutnya mereka akan membawa TKI ilegal tersebut ke Perairan Malaysia, kemudia akan dipindahkan ke kapal berbendera Malaysia (Metode Transhipment).

Komandan Patkamla melaporkan kepada Pasops Lanal Tanjung Balai Asahan yang kemudian diteruskan ke Komandan Lanal Tanjung Balai Asahan. Selanjutnya berdasarkan perintah Danlanal Tanjung Balai Asahan kapal motor tanpa nama beserta ABK dan 44 (37 pria dan 7 wanita) orang yang diduga TKI ilegal di sandarkan dermaga TPI Asahan guna dilaksanakan pemeriksaan lanjutan.

Readmore »

Latma CARAT 2018: Public Affairs, Penerbang TNI AL Dan U.S. Navy Berkunjung Ke NJIS Kelapa Gading

Latma CARAT 2018: Public Affairs, Penerbang TNI AL Dan U.S. Navy Berkunjung Ke NJIS Kelapa Gading

Jakarta, 14 Agustus 2018, Latihan Bersama Angkatan Laut Indonesia dan Angkatan Laut Amerika “Cooperation Afload Readiness and Training” CARAT 2018 mengadakan kegiatan di North Jakarta Intercultural School (NJIS) Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (15/8).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Public Affairs CARAT 2018 ini juga dihadiri para Pilot dan Penerbang dari kedua negara yang telibat kegiatan latihan bersama ini.

Kegiatan diawali dengan aktivitas untuk anak pra sekolah, salah satu awak Penerbang P-8A Posaidon (Pelican 56) Chief Crystal Lorine Mack James berceritang tentang legenda salah satu dongeng kepada anak-anak, kegiatan dilanjutkan dengan olahraga bersama yakni pertandingan bola basket gabungan antara Penerbang TNI AL-U.S. Navy dan Senior Student di NJIS. Kegiatan ditutup dengan penampilan bersama U.S. Navy 7th Fleet Band dan Badikcoustik Marinir Band.

Kegiatan ini mendapat apresiasi yang sangat baik oleh pimpinan sekolah NJIS, MR. Thomas Bendel yang mengatakan bahwa kegiatan ini sangat positif khususnya dalam rangka meningkatkan kerjasama bilateral kedua negara dan sangat menarik minat para siswa untuk memahami lebih dalam tentang Angkatan Laut kedua negara.

Kegiatan ini diikuti 100 Siswa NJIS Kelapa Gading, 21 awak pesawat P-8 yang dipimpin oleh Pilot P-8 Lt. Kevin Howard, Penerbang Angkatan Laut dan Public Affairs dari kedua negara.

Readmore »

Pasis Suspaidikla TA 2018 Tambah Pengetahuan Di KPU Bea Dan Cukai Tanjung Priok

Pasis Suspaidikla TA 2018 Tambah Pengetahuan Di KPU Bea Dan Cukai Tanjung Priok

Jakarta, 15 Agustus 2018, Siswa Kursus Perwira Penyidik Tindak Pidana Tertentu di Laut (Suspaidikla) TA 2018 melaksanakan kunjungan untuk menambah wawasan dan pengetahuan serta  informasi tentang penyidik pidana tertentu di laut ke Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai (BC) Tipe A Tanjung Priok  diterima oleh Kepala Bagian Umum Gamal Saktaji, S.E., M.Si., dan Kepala Seksi Penyidikan I Bidang Impor Hanny Fisher Palilingan serta Kepala Seksi Layanan Informasi Endang Puspawati, S.E., M.M., bertempat di Ruang Kesempurnaan Lantai-5, Jalan Pabean No. 1 Tanjung Priok Jakarta Utara, Rabu (15/8).

Komandan Kolatarmada I Kolonel Laut (P) Fauzi, S.E., M.M., dalam sambutannya yang dibacakan oleh Perwira Staf Program Kerja dan Anggaran (Pasproga) Kolat Koarmada I Letkol Laut (S) Rais Samsudin,  A.Md. menyampaikan ucapan terima kasih atas kesempatan dapat berkunjung ke KPU BC Tipe A Tanjung Priok dan mohon dapatnya memberikan gambaran kepada siswa tentang informasi visi dan misi Kantor Bea dan Cukai Tanjung Priok, proses penerimaan dokumen, pemeriksaan dokumen dan barang sampai proses pengeluaran barang, agar siswa bisa melihat secara langsung proses pemeriksaan dokumen dan barang dilapangan, mengenai hubungan dengan instansi luar khususnya TNI Angkatan Laut, ungkapnya.

Sementara itu Kepala Bagian Umum KPU BC Tipe A Tanjung Priok Gamal Saktaji, S.E., M.Si. dalam sambutannya mengatakan bahwa Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tanjung Priok merupakan kantor bea dan cukai modern terbesar di Indonesia. KPU BC Tanjung Priok menjadi kantor percontohan peningkatan kinerja dan citra institusi bea dan cukai pada umumnya. dalam menjalankan tugas dan kewajibannya KPU bc tj priok ditunjang dengan SDM pilihan dan berkompeten yang merupakan hasil seleksi pegawai bc seluruh indonesia, KPU BC Tanjung Priok memiliki pegawai sebanyak 1230 personel dan terbuka selama 24 jam 7 hari seminggu untuk mengakomodir kegiatan kepabeanan khususnya ekspor dan impor. seluruh layanan di KPU BC Tanjung Priok sudah menerapkan standardisasi dan bersertifikat ISO 9001:2008 selain itu layanan di KPU BC Tanjung Priok sudah berbasis digital dan pemanfaatan aplikasi hasil inovasi dan kreatifitas pegawai, tegasnya.

Pada kesempatan tersebut Kepala Seksi Penyidikan I Bidang Impor KPU BC Tipe A Tanjung Priok Hanny Fisher Palilingan memberikan pencerahan tentang  Peraturan Perundangan Kepabeanan yang dilanjutkan dengan forum tanya jawab, dengan antusias para siswa menyampaikan pertanyaan dan langsung diberikan hadiah khusus yang sudah dipersiapkan sebelumnya.

Setelah itu para siswa Suspaidikla TA 2018 diberi kesempatan meninjau kelapangan di wilayah Jakarta International Container Terminal (JICT) Tanjung Priok Jakarta Utara ke Gedung Hi-Co-Scan yang merupakan tempat penimbunan sementara pemeriksaan barang impor yang disampaikan oleh Pelaksana Pemeriksa Hi-Co-Scan KPU BC Tipe A Tanjung Priok Royan Sumandono yang menjelaskan tentang cara kerja Hi-Co-Scan X-Ray Container Inspection System yang merupakan alat pemindai berteknologi tinggi buatan Jerman untuk membantu mempercepat proses pemeriksaan barang-barang impor yang dapat menembus plat baja hingga 30 cm dengan kekuatan tembus 1000 kali alat rontgen rumah sakit. Kemudian dilanjutkan ke Long room Tempat Penimbunan Sementara Segara yaitu tempat pemeriksaan fisik terpadu barang ekspor dan impor yang dijelaskan oleh Kepala Seksi Pelayanan Pabean Cukai-3 KPU BC Tanjung Priok Sugeng Apriyanto yang memiliki 80 personel dalam setiap pemeriksaan fisik barang yang akan diekspor dan impor.

Kegiatan kunjungan Siswa Suspaidikla yang didampingi oleh Perwira Staf Program Kerja dan Anggaran (Pasproga) Kolat Koarmada I Letkol Laut (S) Rais Samsudin,  A.Md. dan Kepala Departemen Teknik (Kadeptek) Pusat Latihan Penerbangan Angkatan Laut (Puslat Penerbal) Kolat Koarmada I Mayor Laut (P) Widi Aditya, S.T. itu diwarnai dengan saling tukar cindera mata kepada Kepala Bagian Umum Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok Gamal Saktaji, S.E., M.Si.
Readmore »

Pengibaran Bendera Merah Putih Di Tapal Batas NKRI Pulau Simeulue Cut

Pengibaran Bendera Merah Putih Di Tapal Batas NKRI Pulau Simeulue Cut

Jakarta, 15 Agustus 2018, Dalam rangka memperingati HUT RI ke-73, Lanal Simeulue bersama Pemerintah Daerah dan TNI - Polri melaksanakan kegiatan Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di Pulau Terluar Simeulue Cut Kabupaten Simeulue, Rabu (15/8).

Pulau Simeulue Cut ini termasuk kedalam teritorial Kecamatan Simeulue Cut dan merupakan salah satu dari 2 (dua) Pulau Terluar yang ada di Kabupaten Simeulue, yaitu Pulau Selaut Besar dan Pulau Simeulue Cut. Kedua pulau ini juga merupakan Tapal Batas NKRI, yang wilayah lautnya masuk kedalam teritorial Samudera Hindia, dipesisir sebelah barat Sumatera.

Wakil Bupati Simeulue menyampaikan dalam amanatnya  mewakili seluruh warga masyakarat Kabupaten Simeulue memiliki harapan besar kepada Danlanal Simeulue beserta jajarannya untuk dapat bersinergi positif dengan pihak Kodim 0115/Simeulue dan Pihak Polres Simeulue, agar dapat terus melaksanakan tugas dalam menjaga kedaulatan wilayah Indonesia, khususnya wilayah Pulau Simeulue Cut dan Pulau Selaut Besar.

Hadir dalam kegiatan ini, Wakil Bupati Simeulue, Ketua DPRK, Sekda, Dandim 0115/SML, Danlanal Simeulue, Kapolres Simeulue diwakili Wakapolres, Para Kadis dan Kabag Pemda, Para Camat Dalam, Danramil, Danposal Kampung Aie, Kapolsek, dan Para Kepala Desa Dalam Kecamatan Simeulue Cut.
Readmore »

Menang MK, Rahmat Effendi Dilantik 20 September

Setelah sidang Mahkamah Konstitusi (MK) memutus Perselusuhan Hasil Pilkada Kota Bekasi, tim kuasa hukum Rahmat Effendi dan Tri Adhianto, KMS. Herman meyakini jika Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi terpilih tetap bisa dilantik pada tanggal 20 September 2018 sebagaimana yang telah menjadi agenda KPU.

Kita meyakini jika Rahmat Effendi dan Tri Adhianto akan dilantik sesuai dengan jadwal yang ada, ungkap Herman kepada wartawan, beberapa waktu lalu.

Dia menerangkan, tidak ada alasan bagi KPU untuk menunda pelantikan Wali Kota terpilih karena keputusan MK sudah final dan mengikat. Kami sangat mengapresiasi putusan MK, Keputusannya sudah sangat tepat, karena permohonan yang diajukan Pemohon tidak memenuhi ketentuan yang dipersyaratkan UU No. 10/2016, katanya.

Kota Bekasi dengan jumlah penduduk lebih dari 2.4 juta jiwa, maka selisih jumlah suara yang bisa diperselisihkan adalah maksimal 0.5%. Tapi selisih suaranya sebesar 35%, sehingga sudah tepat putusan MK.

Senada, Koordinator Tim Kuasa Hukum Rahmat Effendi, Iqbal Daut juga mengapresiasi keputusan MK. Kami ucapkan Alhamdulillah dan puji syukur kehadirat Allah SWT atas rahmat dan hidayah-Nya telah membukakan pintu hati dan nurani para Majelis Hakim Konstitusi yang secara lurus dan terang-benderang memutuskan menolak atau tidak menerima gugatan Pemohon Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi Nomor Urut 2, Nur Supriyanto dan Ady Firdaus, ulas dia.

Dengan tidak diterimanya Gugatan Pokok Permohonan Pemohon tersebut, kata Iqbal, maka  Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi dan Tri Adhiyanto, adalah sah sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi terpilih untuk memimpin pemerintahan Kota Bekasi Periode 2018-2023.

Seperti diketahui, sidang sengketa hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bekasi akhirnya mencapai keputusan final. Pengucapan Putusan Nomor Perkara 27/PHP. KOT-XVI/2018 perihal gugatan terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bekasi, disampaikan Majelis Hakim Konstitusi di Ruang Sidang Utama, Lantai II, Mahkamah Konstitusi (MK) yang terletak di Jalan Merdeka Barat, No.6, Jakarta Pusat, Kamis (9/8).

Gugatan sengketa hasil Pilkada Kota Bekasi ini antara pemohon pasangan calon (Paslon) Nur Supriyanto-Ady Firdaus dengan Termohon KPU Kota Bekasi. Nampak terlihat hadil mengikuti persidangan ini, yakni Iqbal Daut selaku Koordinator Tim Kuasa Hukum Rahmat Effendi Walikota Bekasi terpilih dan Tri Adhiyanto Wakil Walikota Bekasi terpilih, selaku Paslon nomor urut 1 pada Pilkada Kota Bekasi.

Sidang putusan ini dipimpin Hakim Ketua Anwar Usman, didampingi Hakim Anggota Saldi Isra, Manahan MP Sitompul, Arief Hidayat, Wahiduddin Adams, Suhartoyo, Aswanto, Maria Farida Indrati, Manahan MP Sitompul, dan I Dewa Gede Palguna.

Tepat pukul 13.25 WIB, Ketua Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi Anwar Usman membacakan Putusan  Mahkamah Konstitusi Nomor : 27/PHP . KOT/ VII/ 2018. Dengan. Amar Putusan-nya, ia menyatakan Pokok Permohonan Pemohon Tidak Diterima.

Dalam pembacaan putusannya saat persidangan yang dihadiri secara lengkap oleh sembilan Hakim Konstitusi ini, Anwar Usman mengatakan bahwa Pemohon (a-quo) tidak memiliki kedudukan hukum untuk mengajukan gugatan dan menyatakan Pokok Perkara Permohonan Pemohon Tidak Diterima. (Nrl)
Readmore »

Sekjen BPK Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Fungsional BPK

Sekjen BPK Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Fungsional BPK

Jakarta - Bertempat di Kantor BPK RI Pusat Jaksel, Sekretaris Jenderal (Sekjen) BPK RI, Bahtiar Arif melantik tujuh pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan satu pejabat fungsional Pemeriksa Ahli Utama di lingkungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Rabu (15/8).

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Keputusan Sekretaris Jenderal Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Nomor : 228 /K/X-X.3/08/2018 tentang Pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhentian Dalam dan Dari Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama pada Pelaksana Badan Pemeriksa Keuangan dan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor : 33/ M Tahun 2018 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dalam Jabatan Fungsional Ahli Utama.

Adapun pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik diantaranya Yuan Candra Djaisin sebagai Kepala Perwakilan BPK Perwakilan Provinsi DKI Jakarta, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Perwakilan BPK Perwakilan Provinsi Bengkulu dan Dewi Ciantrini sebagai Pemeriksa Ahli Utama.

Dalam pelantikan tersebut, Sekjen BPK mengingatkan para pejabat yang baru saja dilantik agar senantiasa menjaga nilai-nilai dasar BPK.

“Saya berpesan kepada saudara agar selalu berhati-hati dalam mengambil keputusan dan tetaplah menjaga BPK sebagai lembaga pemeriksa yang independen, berintegritas dan profesional,” tegas Sekjen BPK usai acara.

Sekjen juga berharap agar di jabatan yang baru, para pejabat tersebut mampu memberikan persembahan yang terbaik bagi bangsa dan negara khususnya terhadap BPK, pungkasnya. (Red).
Readmore »

Budi's Social Style Untuk Pegawai Bakamla RI

Budi's Social Style Untuk  Pegawai Bakamla RI

Jakarta, 15,Agustus 2018 (Humas Bakamla RI) Kepala Bagian Pegawaian Bakamla RI Kolonel Marinir Budi Santoso,M.A.P. memberikan pembekalan mengenai Social Style (atau yang biasa disebut gaya dalam berinteraksi sosial) kepada seluruh pegawai Bakamla RI pada acara  Town Hall Meeting di Aula Kantor Pusat Bakamla RI, Gedung Perintis Kemerdekaan, Jl. Proklamasi No.56, Jakarta Pusat, Rabu (15/08/2018).

Kajian ini diberikan agar setiap personel Bakamla RI dapat mengenal satu sama lain dan berinteraksi dengan baik dalam kegiatan apapun. Dengan demikian, dapat membentuk gaya interaksi sosial pegawai Bakamla RI yang baik juga dalam hubungan bermasyarakat.

Kabag Pegawaian berharap agar segenap pegawai Bakamla RI senantiasa dapat menjaga dan mengenal diri dalam setiap tindakan dan perilaku di lingkungan kerjanya.

Kegiatan Town Hall Meeting yang diawali dengan apel pagi, rutin dilaksanakan sebagai wadah untuk penyampaian informasi mingguan dan juga untuk mempererat hubungan antar pegawai Bakamla RI.

Autentikasi: Kasubbag Humas Bakamla RI Mayor Marinir Mardiono.
Readmore »

PASIS SUSJEMENSTRA TNI AL ANGKATAN KE-13 TERIMA KULIAH DARI ASRENA KASAL

PASIS SUSJEMENSTRA TNI AL ANGKATAN KE-13 TERIMA KULIAH DARI ASRENA KASAL

Seskoal, 15 Agustus 2018, Sebanyak 81 Perwira Siswa (Pasis) Kursus Manajemen Strategik (Susjemenstra) TNI AL Angkatan Ke-13 TP.2018 menerima mata kuliah yang disampaikan Asisten Perencanaan Kepala Staf Angkatan Laut (Asrena Kasal) Laksamana Muda TNI Arusukmono I.S., S.E., M.M., di Kelas B, Gedung R.E. Martadinata, Seskoal, Bumi Cipulir, Jakarta Selatan, Rabu (15/08).

Dalam kesempatan tersebut, mengawali kuliahnya Asrena Kasal memberikan penjelasan mengenai Sistem Perencanaan Pembangunan Pertahanan Negara.

Selanjutnya Asrena Kasal mengatakan, perencanaan atau proses untuk menentukan tindakan masa depan yang tepat haruslah melalui beberapa pilihan dengan mempertimbangkan sumber daya yang tersedia dan disusun secara sistematis, terarah, terpadu, menyeluruh serta tanggap terhadap perubahan. Selain itu, Perencanaan pembangunan harus menghasilkan rencana pembangunan jangka panjang, menengah dan pendek yang merupakan kegiatan berurutan setiap 20 tahun dan dijabarkan dalam 5 tahunan serta tahunan. Saat ini prioritas dalam pembangunan kekuatan TNI Angkatan Laut  tahun 2019 adalah pengadaan alutsista dan membangun sarana dan prasarana alutsistanya.

Selain itu, disampaikan juga tentang Perencanaan Pembangunan Kekuatan TNI AL, Kedudukan Kebijakan Perencanaan TNI AL, Kebijakan Perencanaan Pembangunan TNI AL Tahun 2019, dan Kebijakan Gelar Kekuatan & Kemampuan TNI AL Tahun 2019 serta Prioritas Pembangunan TNI AL Tahun 2019.

Dalam penyampaian mata kuliah tersebut turut hadir Kadepjemen Seskoal Kolonel Laut (E) Wiedo dan Patun serta Dosen Seskoal.

Readmore »