Pangarmabar Pimpin Diskusi Panel “Implementasi Kekuatan Hukum Dalam Keamanan Maritim” Pada IONS 2018 di Teheran Iran

Pangarmabar Pimpin Diskusi Panel “Implementasi Kekuatan Hukum Dalam Keamanan Maritim” Pada IONS 2018 di Teheran Iran
Jakarta, 25 April 2018 Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E.,M.M., mewakili Kasal menghadiri kegiatan Indian Ocean Naval Symposium’s (IONS) Tahun 2018 yang dilaksanakan di Teheran, Iran. Pada hari kedua kagiatan IONS 2018 tersebut, Pangarmabar memimpin diskusi panel dengan tema “Implementasi Kekuatan Hukum Dalam Keamanan Maritim”.

Dalam presentasinya, Pangarmabar menyampaikan beberapa isu strategis diantaranya tentang Samudra Hindia. "Samudera Hindia yang dikenal sebagai jalur lalu lintas pelayaran dan perdagangan tersibuk di dunia serta memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang sangat kaya didasar lautannya. Sumber daya ini di masa depan dikuatirkan akan menjadi lahan sengketa dan diperebutkan negara-negara sehingga rawan akan timbulnya konflik" ujar Pangarmabar dalam presentasinya.
Selanjutnya Pangarmabar menyampaikan bahwa sudah sangat tepat jika negara-negara di bawah wilayah Samudra Hindia menjadi wilayah maritim yang stabil dan aman dengan dinaungi kekuatan Hukum Laut sesuai dengan United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS). "Stabilitas keamanan di Samudera Hindia ini berkat adanya UNCLOS dan pelaksanaannya melalui perjanjian, organisasi dan kesepakatan, sehingga menghasilkan kerangka dalam mengatur laut beserta sumber dayanya" ujar Pangarmbar. 
Pada kesempatan tersebut disampaikan juga tiga masalah hukum yang paling spesifik dan mendesak terkait keamanan di Samudera Hindia. Yang pertama, penetapan batas maritim nasional di Samudera Hindia dan sumber daya diluar yuridiksi nasional. Kedua adalah perlunya peningkatan kerjasama dalam proses hukum oleh negara-negara pantai, dan yang terakhir yaitu perlunya kerangka hukum untuk meningkatkan kerjasama antar negara-negara kawasan dalam keamanan maritim.

Di hari kedua kegiatan IONS tersebut, selain memimpin diskusi panel, Pangarmabar juga melaksanakan beberapa pertemuan bilateral dengan pemimpin-pemimpin Angkatan Laut diantaranya pertemuan bilateral dengan Kasal Iran, Kasal Rusia dan Kasal Belanda. Dimana pertemuan bilateral tersebut membicarakan dan membahas tentang adanya rencana peningkatan kerjasama latihan dan pendidikan, pelaksanaan patroli bersama serta sharing informasi terkait keamanan maritim.
Readmore »

Peduli Laut Natuna, Lanal Ranai Bekerjasama dengan LPP RRI Cangkok Terumbu Karang

Peduli Laut Natuna, Lanal Ranai Bekerjasama dengan LPP RRI Cangkok Terumbu Karang

Jakarta, 25 April 2018, Peduli Laut Natuna, Pangkalan TNI AL Ranai bekerjasama dengan LPP Radio Republik Indonesia melaksanakan kegiatan transplantasi atau cangkok terumbu karang di sekitar perairan Markas Komando Pangkalan TNI Angkatan Laut Ranai, beberapa waktu yang lalu.

Peduli Laut berupa bakti sosial itu diawali dengan acara temu ramah Danlanal Ranai Kolonel Laut (P) Harry Setyawan bersama Dewan Pengawas LPP RRI Dwi Hernuningsih dan pemberian cenderamata berupa radio serta bantuan kursi roda dari LPP RRI kepada Lanal Ranai diwakili oleh Kolonel Harry di Aula Mess Tjiptadi Lanal Ranai. Bantuan kursi roda ini akan saya serahkan kepada salah seorang warga Pulau Laut, ujar Kolonel Harry.

Pada kesempatan tersebut, Danlanal Ranai menghimbau kepada masyarakat nelayan agar tidak menggunakan potasium atau bom ikan dalam menangkap ikan karena akan merusak terumbu karang. Kolonel Harry bersama prajuritnya berkomitmen akan menjaga Laut Natuna dari gangguan nelayan kapal asing sesuai Nawacita Presiden Joko Widodo melalui Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, di laut perbatasan adalah beranda terdepan Indonesia.

Mantan Komandan Pasukan Kapal Selam Nagapasa itu menerangkan, kenapa kapal ikan asing menangkap ikan di laut Indonesia, mengingat di laut mereka sulit untuk mendapat ikan karena selama ini nelayan asing menangkap ikan menggunakan pukat harimau sehingga ikan-ikan kecil pun ikut musnah.

Diakhir sambutannya, Kolonel Harry mengucapkan terima kasih kepada LPP RRI karena berkat jangkauan penyiarannya, sangat membuat Lanal Ranai dalam melakukan sosialisasi tentang pelestarian terumbu karang hingga ke pelosok pulau.

Usai temu ramah, selanjutnya rombongan menuju lokasi transplantasi terumbu karang menaiki speedboat Lanal Ranai. Setibanya dilokasi tujuan, perwira melati tiga itu langsung terjun ke laut bergabung bersama prajuritnya memasang ban-ban bekas yang saling terikat disejumlah titik terumbu karang. Hawa panas terik matahari tidak dihiraukan dan cuaca pagi itu cukup cerah serta gelombang Laut Natuna sedang bersahabat.
Readmore »

DANLANTAMAL IV PIMPIN SERTIJAB DANLANAL TBK

DANLANTAMAL IV PIMPIN SERTIJAB DANLANAL TBK

Tanjungpinang 25 April 2018,…Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., memimpin langsung jalannya Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Lanal Tanjung Balai Karimun (TBK), dari Letkol Laut (P) Totok Irianto kepada penggantinya Letkol Laut (P) Bambang Subeno, M.Tr. Hanla, Rabu (25/4).

Acara Sertijab yang dilaksanakan di Markas Komando (Mako) Lanal TBK Jalan Nusantara No.1 TBK, dihadiri Para Asisten Danlantamal IV, seluruh Komandan Lanal jajaran Lantamal IV, Jajaran Forkompimda Kabupaten Karimun, Ketua Korcab IV beserta Pengurus Korcab IV Daerah Jalasenastri Armada Barat.

Upacara ini juga melibatkan seluruh prajurit Lanal TBK mulai dari kelompok Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Lanal TBK, serta pasukan Instansi samping TNI - Polri, Ormas, Saka Bahari dan Korsik Lantamal IV Tanjungpinang.

Danlantamal IV dalam sambutannya antara lain mengatakan pergantian Danlanal TBK pada hakikatnya merupakan mata rantai pembinaan personel dalam suatu organisasi, dalam rangka mendinamisasikan organisasi di jajaran TNI Angkatan Laut agar lebih mampu menjawab tugas ke depan. Hal ini tentunya dimaksud agar senantiasa responsive, antisipastif dan adaptif terhadap setiap perubahan lingkungan strategis yang terjadi.

Selanjutnya Danlantamal IV mengatakan, upacara Sertijab ini juga sebagai bentuk penghormatan, kepercayaan dan sekaligus peluang yang harus dimanfaatkan oleh pejabat batu untuk membangun prestasi dan karya nyata yang lebih baik. Terlebih lagi tantangan tugas kedepan yang semakin kompleks dan dihadapkan dengan keterbatasan anggaran yang tentunya dapat berpengaruh langsung kepada pelaksanaan pemeliharaan dan operasional, namun demikian semua potensi yang dimiliki harus dapat dimanfaatkan seefektif dan seefisien mungkin, ujar Danlantamal IV.

Letkol Laut Totok Irianto selanjutnya akan berdinas di Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) sebagai Kapuskodal sedangkan penggantinya Letkol Laut (P) Bambang Subeno, M.Tr. Hanla sebelum menjabat Danlanal TBK berdinas di Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) sebagai Danden Intel.
Readmore »

DIREKTUR LATIHAN BAKAMLA RI PIMPIN TFG

DIREKTUR LATIHAN BAKAMLA RI PIMPIN TFG

Direktur Latihan Bakamla RI Laksamana Pertama TNI Eko Jokowiyono, S.E., M.Si., memimpin acara Tactical Floor Game (TFG) Latihan dan Bimbingan Teknis Penanganan Zat Radioaktif Tahun 2018, di Ballroom, I Hotel Baloi, Komplek Baloi Kusuma Indah, No. 7 Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau, Rabu (25/04/2018).

Menyaksikan langsung jalannya TFG Dirlat Bakamla RI didampingi Kasubditgarlat Komisaris Besar Polisi Benny Iskandar, S.IK., M.Si., Kasubditduklat Kolonel Laut (T) Robby Darwin, menekankan kepada segenap pelaku agar mempelajari dan lebih memahami konsep latihan sesui Standar Prosedur Operasi yang berlaku. Dengan demikian diharapkan tiap pelaku dapat memerankan tugas dan fungsinya baikn secara taktis dan Teknis Penanganan Zat Radioaktif.

Rencananya besok Kamis 26 April 2018, materi pelajaran teori dan praktek umum di kelas akan yang disampaikan narasumber dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) diaplikasikan dalam bentuk demonterasi manuver lapangan yang digelar di sekitar perairan Setokok, Barelang, Batam, Kepulauan Riau. Demontrasi ini melibatkan tiga unsur pokok yakni KN. Bintang Laut – 4801 yang dikomandani Mayor Laut (P) Hendra Kurniawan, satu unit Rigid Hull Inflatable Boat (RHIB) KN – 4801 dan satu unit kapal target.

Personel yang terlibat sebanyak 50 orang terdiri dari peserta gabungan staf Bakamla RI pusat kemudian unsur-unsur latihan di daerah ABK KN Bintang Laut 4801, Personil Zona Maritim Barat, Personil Pangkalan Armada Kamla Batam, Personil SPPKL Batam, serta narasumber dari BAPETEN.

Pada saat gladi manuver lapangan tersebut rencananya disaksikan langsung oleh tamu kehormatan yaitu Director Nuclear Security Division, International Atomic Energy Agency (IAEA) Mr. Raja Abdul Aziz Raja Adnan didampingi Deputi Operasi dan Latihan Bakamla RI Laksamana Muda TNI Semi Djoni Putra, Sekretaris Utama BAPETEN RI Hendriyanto Hadi Tjahyono, Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Barat Laksma TNI Eko Murwanto, S.Sos., Kasubditduklat Kolonel Laut (T) Robby Darwin S, S.E., Kasubditgarlat Kombes Pol Benny Iskandar, S.IK., M.Si., serta tamu undangan pejabat daerah setempat.
Readmore »

KRI ARDADEDALI – 404 PERKUAT TNI AL

KRI ARDADEDALI – 404 PERKUAT TNI AL

Korea Selatan, 25 April 2018 KRI Ardadedali - 404 akan perkuat armada kapal selam TNI Angkatan Laut. Hal tersebut ditandai dengan peresmian penamaan kapal selam dan pelepasan KRI Ardadedali–404 yang diresmikan secara langsung oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu dan Ny. Nora Ryamirzad Ryacudu di dermaga galangan kapal DSME (Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering), Gyeongsang Selatan, Korea Selatan, Rabu (25/4). 
Dalam kesempatan ini Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P didampingi Ketua Umum Jalasenastri Ny. Endah Ade Supandi  menyaksikan peresmiannya di Korea Selatan.
KRI Ardadedali - 404 dikomandani Letkol Laut (P) Widya Poerwandanu beserta awak kapal selam diperkirakan akan segera kembali ke tanah air. Direncanakan alutsista terbaru TNI Angkatan Laut diperkirakan akan berlayar selama kurang lebih dua minggu.
Selain Kasal turut hadir pada kegiatan ini perwakilan jajaran pejabat TNI AL dan perwakilan staf Kementerian Pertahanan.
Readmore »

RIBUAN KOWAL AMBIL BAGIAN PADA PUNCAK APEL BERSAMA TAHUN 2018

RIBUAN KOWAL AMBIL BAGIAN PADA PUNCAK APEL BERSAMA TAHUN 2018

Jakarta, 25 April 2018, Dalam rangka memeringati Hari Kartini tahun 2018, ribuan Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal) ambil bagian pada puncak apel bersama Wanita TNI, Polisi Wanita (Polwan) dan Wanita Komponen Bangsa, dengan Inspektur Upacara (Irup) Presiden RI Ir. H. Joko Widodo, bertempat di Silang Monas, Jakarta Pusat, Rabu (25/04). Yang membanggakan bagi Kowal, salah satu Perwira Tinggi Kowal yaitu Kepala Dinas Kesehatan TNI Angkatan Laut (Kadiskesal) Laksamana Pertama TNI drg. Nora Lelyana, MH.Kes, telah dipercaya menjadi Ketua Panitia Pelaksana pada apel bersama tersebut.

Kegiatan ini diikuti sebanyak sepuluh ribu wanita dengan komandan apel Kolonel Chk (K) Dr. Tetty Melina S.H., M.H., yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan Pusdik Kowad Kodiklat TNI AD.  Dalam apel bersama tersebut diikuti oleh Perwira Menengah (Pamen), Perwira Pertama (Pama), Bintara Wanita TNI Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad), Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal), Wanita Angkatan Udara (Wara), Polisi Wanita (Polwan), serta gabungan Wanita Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian dan Lembaga, Satpol PP, Tagana, Paskibraka, Menwa, Pramuka, serta perwakilan dari sejumlah organisasi wanita. 

Pada kegiatan puncak apel bersama tahun ini bertemakan "Wanita Indonesia Bersatu, Terwujud Pertahanan Negara yang Tangguh" yang juga diselenggarakan secara sinergi bersama Dharma Pertiwi, OASE Kabinet Kerja, Yayasan Kemala Bhayangkari, Persit Kartika Chandra Kirana, Jalasenastri dan Pia Ardhya Garini telah melaksanakan berbagai kegiatan rangkaian kegiatan apel bersama diantaranya bakti sosial di Pulau Pramuka pada 14 Maret, Berlayar Bersama di KRI Suharso-990 pada 5 April, Seminar Wanita Militer Asia Pasifik: The 1st Asia Pacific Military Women Seminar di Hotel Kartika Chandra pada 20-22 April serta lomba lari Kartini Run pada 22 April di Monas. 

Dalam sambutannya, Presiden RI mengatakan bahwa masyarakat Indonesia telah menyaksikan bahwa Korps Wanita TNI dan Polri saat ini semakin tampil di depan menjalankan fungsi dan tugas pokok TNI dan Polri dalam memberikan rasa aman dan pelayanan kepada masyarakat termasuk semakin banyak menduduki posisi strategis di lingkungan TNI dan Polri. Peran wanita semakin besar bukan karena kuota yang ditetapkan pemerintah, namun peran wanita semakin strategis karena masyarakat dan  pemerintah butuh peran wanita, peran unik wanita dalam memberikan rasa aman dan pelayanan yang  prima kepada masyarakat. “Saya bangga jumlah Korps Wanita TNI dan Polri semakin banyak dengan proporsi jabatan yang semakin besar yang juga menunjukan kontribusi saudari-saudari semua diakui dan harapan masyarakat juga semakin besar,” ungkap Jokowi.

Selain itu ribuan Kowal yang berkolaborasi dengan wanitan angkatan lainnnya dan wanita komponen bangsa berhasil mengguncangkan Monas dengan menampilkan berbagai atraksi demonstrasi antara lain, atraksi berkuda R.A. Kartini, atraksi motor gede Polisi Militer (PM) Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad), Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal), Wanita Angkatan Udara (Wara) dan Polwan, terjun payung, pertunjukan Kolone Senjata, tari kolosal perjuangan Laksamana Malahayati, demonstrasi beladiri, penandatanganan deklarasi oleh Presiden RI, serta diakhiri dengan Ikrar Perempuan Indonesia. Diakhir kegiatan apel tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., beserta Ny. Nanny Hadi Tjahjanto menerima penghargaan dari Pendiri Museum Rekor Indonesia (MURI) Bapak Jaya Suprana atas prestasinya dengan memecahkan rekor nasional yaitu apel dengan peserta perempuan terbanyak di Indonesia dengan jumlah 10.977 orang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., S.Sos., M.M., Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman, Wakasal  Laksdya TNI A Taufiq., Ketum Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto, Ketum Bhayangkari Ibu Tri Tito Karnavian, para Asisten Panglima TNI, Kabalakpus TNI dan para pejabat Angkatan.
Readmore »

Bakamla RI Tangkap Dua Kapal Pencuri Ikan Asal Vietnam di Perairan Natuna

Bakamla RI Tangkap Dua Kapal Pencuri Ikan Asal Vietnam di Perairan Natuna


Natuna, 25 April 2018 (Humas Bakamla RI) --- KP Hiu Macan 001, milik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang tergabung dalam operasi rutin Bakamla RI, berhasil menarik dua kapal ikan asing (KIA) asal Vietnam, di perairan Natuna, Rabu (25/4/2018).

Sampai berita ini diturunkan, dua kapal berbendera Vietnam tersebut masih dalam proses ditarik menuju Stasiun PSDKP Pontianak guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Saat KP Hiu Macan 001 yang dinakhodai oleh Capt. Samson melakukan patroli di sekitar perairan Natuna, di kejauhan tampak dua kapal yang berlayar berdampingan. Gelagat mencurigakan mulai terlihat saat KP Hiu Macan 001 mendekat dan memberikan aba-aba untuk melambatkan laju. Alih-alih merapat, kedua KIA itu malah menghindar dan melaju lebih cepat.

Drama pengejaran pun terjadi di perairan yang terkenal memiliki ikan yang melimpah itu.

Pengejaran yang dilakukan berbuah manis karena berhasil mengamankan kapal beserta awak dengan jumlah total 21 orang. Dalam melaksanakan operasinya, kedua KIA ini terhubung dengan alat tangkap pair trawl.

KIA Vietnam yang diketahui bernomor lambung BV xxxx2 TS mengangkut 17 orang anak buah kapal (ABK), dan BV xxx7 TS mengangkut 4 orang ABK. Setelah melalui pemeriksaan singkat, baik kapal maupun ABK tidak memiliki dokumen yang sah.

Autentikasi: Kasubbag Humas Bakamla RI Mayor Marinir Mardiono
Foto-foto: Humas Bakamla RI
Readmore »

Tangkal Informasi Hoax TMMD KE 101 Nganjuk Bekali Masyarakat dengan UU ITE

Tangkal Informasi Hoax TMMD KE 101 Nganjuk Bekali Masyarakat dengan UU ITE

TMMD Ke 101 Kodim 0810/Nganjuk di desa Lengkonglor kecamatan Ngluyu tidak hanya mengerjakan sasaran fisik saja. Sasaran non fisik pun gencar dilaksanakan. Berbagai program disosialisasikan guna pemerataan pengetahuan sehingga pemerataan kesejahteraan pun bisa terealisasi. Tak terkecuali sosialisasi hukum pun dilaksanakan.

Bertempat di pendopo kecamatan Ngluyu, Satgas TMMD ke 101 bekerjasama dengan Polres Nganjuk gelar sosialisasi UU Medsos dan Pasal Ujaran Kebencian di Medsos, Selasa ( 24/04 ).

Kali ini sosialisasi/pembekalan ditujukan kepada seluruh Kades beserta perangkat se kecamatan Ngluyu.

Tampak pula hadir dalam kegiatan tersebut Sumanto, S.Sos Sekcam Ngluyu, Kapten Inf Suwanto Danramil 0810/20 Ngluyu, AKP Yogi Ardi Khristanto, S.H Kasat Reskrim Polres Nganjuk dan Ipda Rudi Agus. S Kanit Binmas Polsek Ngluyu.

” Masyarakat Ngluyu saat ini patut bersyukur. Sudah dibuatkan jalan tembus, diberikan ilmu keterampilan dan sekarang dibekali dengan pengetahuan hukum,” kata Kapten Inf Suwanto mengawali sambutannya.

Kapten Inf Suwanto juga berharap kedepannya nanti kecamatan Ngluyu bisa lebih maju sehingga pemerataan pembangunan dan kesejahteraan bisa tercapai.

Sementara itu menurut AKP Yogi Ardi Khristanto, S.H yang bertindak sebagai narasumber mengatakan bahwa saat ini sangat mudah untuk melakukan tindakan fitnah terhadap orang lain.

” Sambil duduk-duduk di rumah, sambil pegang gadget kita bisa melakukan fitnah terhadap orang lain,” kata AKP Yogi Ardi Khristanto, S.H dalam materinya.

Menurut AKP Yogi Ardi Khristanto, S.H fitnah atau ujaran kebencian saat ini bisa dilakukan di berbagai media sosial ( Medsos ). Diantaranya update status di Whatsapp, Facebook, Instagram dll.

” Dan itu bisa dilaporkan kepada kami yang penting ada barang bukti. Kalau merasa tidak senang cukup di capture atau di screenshoot kemudian dijadikan barang bukti pelaporan,” lanjut AKP Yogi Ardi Khristanto, S.H.

Di akhir penyampaian materinya AKP Yogi Ardi Khristanto, S.H berharap program TMMD ini bisa berjalan lancar dan sukses. Untuk itu AKP Yogi Ardi Khristanto, S.H berpesan kepada seluruh hadirin yang notabenenya adalah perangkat desa agar semakin intens melakukan komunikasi, koordinasi dan kolaborasi demi kelancaran program dan kesuksesan program TMMD ini.
Readmore »

PESERTA LATIHAN “ PEDANG 2018 ” PRAKTEK PENANGGULANGAN DAN DEKONTAMINASI NUKLIR/RADIOLOGI

PESERTA LATIHAN “PEDANG 2018” PRAKTEK PENANGGULANGAN DAN DEKONTAMINASI NUKLIR/RADIOLOGI

Batam, Rabu 25 April 2018 (Humas Bakamla RI)
 Peserta Latihan Bimbingan Teknis Penanganan Zat Radioaktif dengan nama sandi Latihan “ Pedang 2018 ” , Bakamla RI dengan Badan Pengawas Tenaga nuklir (BAPETEN) melaaksanakan latihan praktek umum cara Penanggulangan dan Dekontaminasi Nuklir/Radiologi di Ballroom, I Hotel Baloi, Komplek Baloi Kusuma Indah, No. 7 Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau, Rabu (25/04/2018).

Teori dan praktek umum disampaiakan Toto Heryanto, M.Si., dari Direktorat Keteknikan dan Kesiapsiagaan Nuklir BAPETEN RI, yang menjelaskan tentang Kedaruratan Nuklir/Radiasi yakni penyebab terjadi kedaruratan antara lain sumber berbahaya tanpa pengawasan (ditinggalkan, hilang, dicuri atau atau ditemukan), penyalahgunaan sumber radiasi industri kesehatan dan industri berbahaya (contoh yang digunakan untuk radiografi), paparan dan kontaminasi publik dari sumber yang tidak diketahui asalnya, paparan radiasi serius, ancaman/tindakan kejahatan serta kecalakaan transportasi.

Jenis Bahaya Radiasi antara lain Paparan Eksternal menyerang seluruh tubuh atau sebagian tubuh. Sedangkan Kontaminasi bisa dari aspek Eksternal seperti bahan radioaktif pada permukaan tubuh dan aspek Internal yaitu bahan radioaktif terhirup, tertelan, terserap melalui kulit atau luka yang ditimbulkan dari Sumber Terbuka dan Sumber Tertutup.

Tindakan Penanggulangan yang diambil memprioritaskan penyelamatan jiwa, menetapkan perimeter keselamatan (safety perimeter), kendalikan akses keluar masuk area dalam perimeter keselamatan, menetapkan perimeter keamanan (security perimeter/police line) dengan radius lebih jauh dari perimeter keselamatan yang telah ditetapkan. 

Tindakan penanggulangan lebih lanjut berdasarkan pengkajian dan rekomendasi tim pengkaji radiologik (radiological assessor) meliputi pengendalian kontaminasi dan dekontaminasi personil, peralatan, publik dan lingkungan, Mengendalikan dan isolasikan zona kedaruratan sesuai hasil monitoring, melakukan monitoring medis segera terhadap personil dan publik dan monitoring jangka panjang berkelanjutan dan melakukan monitoring lingkungan berkelanjutan. 

Lebih lanjut Toto Heryanto, M.Si., menyampaikan beberapa tindakan perlindungan yang harus diperhatikan yaitu Tidak Menyentuh secara langsung dengan tangan, barang yang diduga merupakan zat radioaktif, melaksanakan tindakan penyelamatan jiwa dan tindakan penting lain, maksimal dalam jarak 1 m, dan meminimalisasi waktu tindakan dalam radius 10m. Tindakan Proteksi Radiasi dapat menggunakan alat ukur yang sesuai, menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) pada jarak 100 m.

Sebelum masuk ke safety perimeter, mencegah kontaminasi internal dan eksternal, hindari kontaminasi internal melalui ingesti oral secara tidak sengaja, menjaga agar tangan tidak terkena mulut, Jangan makan, minum, atau merokok di area penanggulangan, pastikan paparan yang diterima responder dan melakukan pengukuran kontaminasi dan dekontaminasi.

Tindakan Penilaian terhadap Bahaya dan Penetapan Perimeter Pada Saat Tiba di Lokasi menurut narasumber dengan mentukan apakah suatu kejadian yang dihadapi merupakan kedaruratan nuklir/radiologi, segera menghubungi STD BAPETEN, jika diperlukan. Untuk kejadian yang berpotensi merupakan kedaruratan nuklir/radiologi bila Anda petugas yang datang pertama, tentukan perimeter berdasarkan kajian bahaya.

Kemudian memperhatikan area yang ditetapkan oleh penanggap awal yang tiba lebih dulu selanjutnya menetapkan area tindakan, menghubungi Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes kepentingan medis radiologi, dunakan Pakain proteksi (PPE, respiratory device, double gloves, boots, and personal dosimeters (electronic alarming dosimeters), sesuai kebutuhan, mengikuti petunjuk dan instruksi petugas proteksi radiasi untuk melindungi petugas dan korban dari paparan atau kontaminasi.

Hal ini ditentukan berdasarkan penilaian dari penanggap awal Keselamatan pekerja kedaruratan dan Keselamatan masyarakat dan lingkungan. Tindakan dapat diperluas bila dimungkinkan untuk melakukan monitoring radiologi namun Jangan mengurangi ukuran perimeter, kecuali setelah ada masukan dari pengkaji radiologi.

Sesi pelajaran terakir peserta melaksanakan praktek menggunkan alat proteksi APD, kemudian praktek umum dekontaminasi radiasi dan pencarian sumber radio aktif menggunakan alat deteksi radiasi.

Autentikasi Kasubbag Humas Bakamla RI Mayor Marinir Mardiono


Readmore »

Bakamla RI Gelar Pelatihan Water Rescue Sukarela di Banyuwangi

Bakamla RI Gelar Pelatihan Water Rescue Sukarela di Banyuwangi

Banyuwangi, 25 April 2018 (Humas Bakamla RI) --- Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) mengadakan pelatihan Water Rescue Sukarela bagi nelayan Banyuwangi di TPI Satelit Muncar Kabupaten Banyuwangi Provinsi Jawa Timur, Rabu (25/4/2018).

Amanat UU Nomor 32 Tahun 2014 menyatakan bahwa fungsi Bakamla RI adalah memberikan bantuan pencarian dan pertolongan di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengakomodir amanat tersebut, dengan penekanan 'Sadar Selamat' kepada para pengguna jasa laut, dalam hal ini nelayan.

Kegiatan yang berlangsung sampai dengan 27 April 2018 dibuka oleh Kombes Pol Suharwiyono, S.H., M.H., Kepala Sub Direktorat Pengembangan Potensi Keamanan dan Keselamatan Laut Bakamla RI, kemarin (24/4).

Dalam sambutannya Kombes Pol Suharwiyono menyampaikan bahwa Pelatihan Water Rescue Sukarela ini adalah program kerja Bakamla RI untuk memberikan pengetahuan dan wawasan dasar kepada para nelayan mengenai keterampilan berenang, teknik bertahan hidup dan penyelamatan korban.


Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan stakeholder terkait di Banyuwangi, antara lain Kepala Dinas Perikanan dan Pangan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Unit Pelaksana Teknis Pelabuhan dan Pengelolaan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (UPT P2SKP), Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Camat Muncar, Danramil Muncar, Komandan Pos TNI AL Muncar, Kepala Satuan Polairud Muncar, Kapolsek Muncar, Kepala Puskesmas Muncar, dan Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Banyuwangi.


Autentikasi: Kasubbag Humas Bakamla RI Mayor Marinir Mardiono
Foto-foto: Humas Bakamla RI
Readmore »

Kasau Dampingi Panglima TNI Resmikan 4 Koleksi Pesawat dan Museum Engine di Muspusdirla

Kasau Dampingi Panglima TNI Resmikan 4 Koleksi Pesawat dan Museum Engine di Muspusdirla

Yogyakarta - Dispenau (24/4) Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M. mendampingi Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP. meresmikan penambahan 4 koleksi pesawat terbang dan Museum Engine di Museum Pusat Dirgantara Mandala (Muspusdirla), Yogyakarta, Selasa (24/4/2018).

Keempat koleksi pesawat terbang tersebut terdiri dari pesawat C-130 B, Fokker F-27, Ilyushin ll-14, Avia-14 dan pesawat F-4 Hawker Hunter. Sedangkan Museum Engine berisi 36 koleksi engine dari berbagai jenis pesawat dan diberi nama R. Ahmad Imanullah sebagai bentuk penghargaan kepada Alm. Mayor Pnb R. Ahmad Imanullah atas jasa dan pengorbanan yang telah didedikasikan kepada TNI AU, bangsa dan negara.

Secara bertahap, TNI AU akan terus melengkapi koleksi pesawat terbang yang pernah digunakan TNI AU dalam berbagai operasi untuk menegakkan kedaulatan NKRI.

Dalam sambutannya Panglima TNI mengajak agar bangsa Indonesia untuk tidak melupakan sejarah. Panglima TNI mengingatkan agar jangan sekali-kali melupakan sejarah (Jas Merah). "Indonesia pernah menjadi Angkatan Udara yang terbesar di wilayah Asia Tenggara. Dengan kekuatan Air Power yang besar pada saat itu, Indonesia mampu membuat Belanda angkat kaki dari tanah Papua" ujar Panglima TNI.
Panglima berharap tambahan koleksi pesawat dan museum engine pesawat dapat menginspirasi para generasi muda untuk mengetahui sejarah masa lalu sehingga memiliki jiwa juang, kebanggaan dan semangat patriot dalam mengabdikan dirinya demi bangsa dan negara.

Pada acara yang ditandai dengan penekanan tombol sirine, pemotongan pita dan penandatangan prasasti tersebut, juga di tampilkan Theatrikal yang menceritakan sejarah Operasi Mandala dan tari-tarian tradisional yang mengkisahkan keperkasaan pesawat Hercules yang dilukiskan sekuat Bima.

Seusai peresmian Panglima dan rombongan melakukan peninjauan ke dalam pesawat C-130 B dan museum Engine. Selain itu, diberikan pula penghargaan dan tali asih kepada keluarga Alm. Mayor Pnb R. Ahmad Imanullah dalam bentuk lukisan yang langsung ditandatangani oleh Panglima TNI.

Ikut hadir pada kegiatan ini Wakasau, Irjenau, Koorsahli Kasau, Asrena, Aslog dan Asops Kasau, Dankoharmatau, Dankodiklatau, Gubernur AAU, Danseskoau, Danpuspomau, Danlanud Adisutjipto, Kadisfaskonau, Kadisminpersau dan Kadispenau.

Selain itu hadir juga para Alumni AAU 1986 (Adem.86), Pangdam IV/Diponegoro, Kapolda DIY, Forkopimda DIY, Herky Family (Hercules), Kalong Family (Fokker) dan Avia Family (Avia).

Readmore »

TARI PERSEMBAHAN MENYAMBUT KEDATANAGAN DANLANTAMAL IV DAN KETUA KORCAB IV DJAB DI TBK

TARI PERSEMBAHAN MENYAMBUT KEDATANAGAN DANLANTAMAL IV DAN KETUA KORCAB IV DJAB DI TBK

Tanjungpinang 24 April 2018, Kedatangan Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., bersama Ketua Korcab IV Daerah Jalasenastri Armada Barat (DJAB) Ny. Irmelda R. Eko Suyatno di Tanjung Balai Karimun (TBK) disambut dengan Tarian Persembahan Sekapur Sirih saat tiba di Dermaga Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) TBK, Selasa (24/4).

Kedatangan Danlantamal IV bersama Ketua Korcab IV DJAB dalam rangka pelaksanaan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Lanal TBK yang akan dilaksanakan pada tanggal Rabu 25 April 2018.

Selain disambut dengan Tarian Sekapur Sirih Danlantamal IV bersama Ketua Korcab IV juga disambut FKPD diantaranya Bupati TBK H. Azmi, Ketua DPRD, Kapolres dan Dandim/01 TBK.

Pada kesempatan tersebut turut mendampingi Danlantamal IV antara lain Para Asisten Danlantamal IV, Kakuwil Lantamal, Kawasharkan Mentigi dan Para Danlanal Jajaran Lantamal IV serta Pengurus Korcab IV DJAB. (Penlantamal IV).
Readmore »

Malam Puncak HUT ke 8 GARUDA - Gerakan Artis Usaha Dana Amal.

Malam Puncak HUT ke 8 GARUDA - Gerakan Artis Usaha Dana Amal.

Gerakan Artis Usaha Dana Amal dibawah Pimpinan Hj. Waty Siregar patut diacungi jempol dan diteladani kepemimpinannya menjaga Tali Silaturahim sesama anggota dalam sebuah kegiatan sosial, sebagai artis senior yang dikenal sejak kemunculannya di era tahun 70'an lewat film 'Sembilan Janda Genit, Zaman Edan' selalu menekankan anggotanya untuk berbagi menyisihkan hartanya kepada kaum papa Anak Yatim Piatu, Fakir Miskin & Rumah Ibadah.

Seperti baru saja diketahui GARUDA atau Gerakan Artis Usaha Dana Amal ini menggelar malam puncak HUT ke Delapan sekaligus merayakan Hari KARTINI, tidak tanggung2 menggandeng 'JCL Enterprise /Pimp. Jose Choa Linge' bertindak sebagai Event Organizer menghasilkan acara yang spektakuler dan memberi kesan yang tidak bisa dilupakan para Anggotanya dan juga para Artis Senior yang Terlibat sebagai pengisi Acara.

Acara ditandai dengan Kehadiran Cover Girl Indonesia 'Andi Azila Inayah Madrika (13 Tahun)' membawakan Tarian 4 Etnis merupakan gabungan 4 suku yang ada di Sulawesi Selatan, seperti : Bugis, Makassar, Toraja & Mandar. Begitu pula kehadiran 4 penari dari Mandala Dancer persembahkan Tarian Jaipongan yang di modifikasi kekinian tetap tak menghilangkan keKhasan dari Budaya Indonesia dari Tanah Pasundan.



Acara bergulir menambah hangat suasana saat dipandu oleh Host "Jose Choa Linge & Yana Achbarie' membawa runtutan acara yang sudah disiapkan Panitia dengan ditandai Kata Sambutan dari Pimpinan Garuda Hj. Waty Siregar dan sekaligus membacakan Puisi mengajak para anggotanya selalu semangat kepakkan sayap seperti Burung Garuda dalam mencintai Anak Yatim dan kaum Dhuafa. Demikian pula Hj. Sumarni Padil sebagai Penasehat Garuda lebih menekankan sosok yang perlu diteladani para kaum wanita tentang Emansipasi sebagaimana perempuan2 Indonesia harus memiliki Citra diri keteladanan sosok dari Kartini.

Selain itu, para Anggota sosial ini menampilkan kebolehannya menyanyikan lagu sakral Ibu Kita Kartini ciptaan WR Soepratman dipimpin 'Titin Kartomi' seakan mengajak kembali para kaumnya untuk mengenang sosok Kartini sebagai suri teladan. Selanjutnya Penyanyi Imut 'Maya Angela' mengusung Album rekamannya yang diciptakan sang Maestro A Riyanto berjudul 'Emansipasi Wanita', sangat cocok dengan suasana yang diusung GARUDA tema hari Kartini.


Acara ini ditutup dengan Lomba Kebaya yang diminati para Anggota Garuda dan Para Artis Film / Sinetron dan Penyanyi yang terlibat sebagai Peserta diacara ini, seperti: 'Tien Kadaryono, Indah Pajarwati, Marni, Dewi Sri, Nani Rosmawarsari, Yolanda Kano, Oneng Suprapti, Lelly Majo, Lydia Mandasari, dll
dan Panitia menghadirkan Dewan Juri Kehormatan dari kalangan yang ahli dibidangnya, seperti 'Andi Risca Rahayu - Finalis Putri Indonesia 2001, Hj. Djumriah Linge - Ratu Kebaya 1970 & Para Aktor Film Pria Alfian dan Yos Santo turut ambil bagian sebagai Juri.

Dewan Juri sudah sepakat memilih para Juaranya, sbb:

Juara I : Lydia Mandasari,
Juara II : Dewi Sri,
Juara III : Harni Ahmad,
Favorite : Nani Rosmawarsari,
Juara Harapan I : Nur'aeni Anggraeni.

Selain para Juara menerima Tropy, Slempang, Hadiah Hiburan dari Sponsor juga membawa pulang Uang Tunai.

Diakhir bincang2 dengan sang penggagas acara Kartini Jose Choa Linge pemilik JCL Enterprise, ditempat sama memperkenalkan kehadiran dua Tokoh berpengaruh di Film kehadiran Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) 'Febryan Aditya' & Keta Umum Perkumpulan Artis Film Indonesia (PAFINDO) 'HRM Bagiono Prabowo', hadir memenuhi Undangan GARUDA Demikianlah berita ini langsung diturunkan dari Villa Puri Cinta milik 'Chintami Atmanagara', Cisarua - BOGOR, 21 - 22 April 2018. (NR).
Readmore »

Bakamla RI Giatkan Pertukaran Informasi dan Assessment SPD di Tual

Bakamla RI Giatkan Pertukaran Informasi dan Assessment SPD di Tual

Jakarta, 24 April 2018 (Humas Bakamla RI)--- Bakamla RI melalui Direktorat Data dan Informasi melaksanakan kegiatan Pertukaran Informasi Kamla ke sejumlah instansi terkait dan Assessment Sistem Peringatan Dini di Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Tual, Maluku Tenggara, beberapa waktu lalu.

Kegiatan yang berlangsung pada 9 – 13 April 2018 ini dimaksudkan untuk mewujudkan bangunan sinergitas antara Bakamla RI dengan instansi terkait serta mengukur kemampuan SPD yang melibatkan stasiun pemantauan kamla dalam mendukung kegiatan Operasi Keamanan Laut yang optimal.

Dalam kegiatan ini, Kasubdit Informasi AKBP Muhamad Ali, S.H. membagi anggotanya menjadi dua tim, yaitu tim Pertukaran Informasi Kamla yang dikoordinatori oleh Kasi Pengelolaan Pertukaran Informasi Adriansyah Putra H., S.Si., M.S., dan tim Assessment SPD yang dikoordinatori oleh Kasi Pengembangan Sistem Informasi Insan Aulia, S.T.

Untuk membangun sinergitas melalui Pertukaran informasi Kamla tim pertama melakukan kunjungan antara lain ke Lanal Tual diterima Pasops Lanal Tual Kapten Aris Alfatah, Kantor PSDKP Tual diterima Kepala PSDKP Tual Salman Mokoginta, Kantor Bea Cukai Tual di terima Kasi Penyidikan dan Penindakan Arif Pribadi, Pos SAR Tual diterima Kepala Kantor SAR Ahmat Henaulu, Kantor Imigrasi Tual diterima Kepala Kantor Imigrasi Dewa Putu sudira, dan kunjungan ke HNSI Tual diterima Ketua HNSI Tual JB Narahawamin.

Dari diskusi yang berlangsung, terpapar berbagai ancaman dan tantangan yang dihadapi instansi terkait di wilayah Perairan Tual. Beberapa permasalahan dibahas dalam pertemuan tersebut, seperti belum adanya pengolahan ikan di Tual, sehingga memungkinkan terjadinya perpindahan kontainer di tengah laut, dan hal ini membutuhkan perhatian khusus oleh aparat. Selain itu Tual dan Saumlaki sebagai entry point kapal yacht di wilayah Maluku sehingga potensi penyelundupan yang terjadi di Perairan Pulau Aru dan wilayah Maluku Barat Daya patut diwaspadai. Termasuk juga potensi kecelakaan yang cukup tinggi dikarenakan peralatan nelayan dalam hal navigasi, komunikasi dan pelampung yang tidak dimiliki sehingga melaut cukup jauh ke tengah laut dengan peralatan seadanya.

Sementara itu, tim lain bekerja melakukan assessment terhadap SPKKL Tual, berkoordinasi dengan Kepala dan personel SPKKL Tual terkait kendala yang dialami dalam pelaksanaan pemantauan perairan maupun kendala dalam melaksanakan koordinasi dengan instansi terkait pertukaran informasi, maupun dukungan terhadap kegiatan operasionalnya.

Autentikasi :
Kasubbag Humas Bakamla RI, Mayor Marinir Mardiono
Foto : Humas Bakamla RI
Readmore »

Pangarmabar Hadiri 6th Indian Ocean Naval Symposium (IONS) 2018 Di Teheran, Iran

Pangarmabar Hadiri 6th Indian Ocean Naval Symposium (IONS) 2018 Di Teheran, Iran

Jakarta, 24 April 2018- Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E.,M.M. mewakili Kasal menghadiri kegiatan Indian Ocean Naval Symposium’s (IONS) Tahun 2018 yang dilaksanakan di Teheran, Iran. Simposium yang berlangsung selama 4 hari yaitu mulai tanggal 22 s.d 25 April 2018 tersebut, dibuka pada hari Senin 23 April 2018 dengan upacara pembukaan dipimpin oleh Commander I.R.I. Navy, Rear Admiral Hossein Khanzadi.

Kegiatan simposiun hari pertama tersebut diawali dengan sambutan pembukaan oleh Commander I.R.I. Navy yang dilanjutkan dengan peluncuran perangko IONS. Kegiatan dilanjutkan dengan laporan IONS Chairman 2016-2018 yang dijabat oleh Commander Of Bangladesh Navy dan serah terima IONS Chairman dari Commander Of Bangladesh Navy kepada Commander Of I.R.I. Navy selaku IONS Chairman 2018-2020.

Dihari pertama simposium, dibahas 2 topik hangat yaitu Security Vision Of Indian Ocean yang dipaparkan oleh 3 orang panelis dari Perancis, Australia dan India. Sementara topik kedua adalah Maritime Trade Vision Of Indian Ocean dengan pemapar dari 3 negara panelis yaitu Iran, Pakistan dan Afrika Selatan.

Seperti diketahui bersama bahwa The "Indian Ocean Naval Symposium" (IONS) adalah inisiatif sukarela yang bertujuan untuk meningkatkan kerjasama maritim diantara angkatan laut negara-negara pesisir Wilayah Samudra Hindia dengan menyediakan forum terbuka dan inklusif untuk pembahasan isu-isu maritim yang relevan secara regional. Dalam prosesnya, melalui kegiatan ini bertujuan untuk menghasilkan aliran informasi antar angkatan laut yang akan mengarah pada pemahaman umum dan kemungkinan solusi kooperatif kedepannya.

Hal tersebut berdasarkan pada kondisi Samudera Hindia yang merupakan suatu wilayah dengan aktivitas global yang intens dan termasuk salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia serta mengandung sumber daya yang melimpah. Keduanya telah dieksploitasi seperti halnya sumber energi potensial masa depan yang berada di dasar laut. Hal ini tentu meningkatkan potensi salah paham, sengketa, dan bahkan konflik antar negara dalam bersaing satu sama lain untuk memanfaatkan secara penuh wilayah Samudera Hindia.

Namun berkat kerjasama yang dinamis maka Samudera Hindia terus menjadi wilayah maritim yang stabil dan aman. Stabilitas ini tentunya berkat adanya hukum laut yaitu UNCLOS dan pelaksanaannya melalui perjanjian-perjanjian, organisasi, dan kesepakatan, sehingga telah menghasilkan kerangka dalam mengatur laut dan sumber dayanya. 

Untuk mempertahankan kondisi stabil dan aman maka dibutuhkan banyak perjanjian, pedoman, dan turunan hukum nasional yang perlu untuk dirumuskan guna mengatasi meningkatnya kompleksitas keamanan maritim di masa depan. Sehingga forum seperti ini, akan terus menjadi platform untuk berdiskusi, berdialog dan saling pengertian dalam usaha bersama menjaga stabilitas dan keamanan di wilayah kita bersama.

Ada 32 (23 anggota dan 9 pengamat) Angkatan Laut yang tergabung di IONS yang secara geografis yang dikelompokkan ke dalam empat sub-wilayah berikut yaitu pertama wilayah Asia Selatan terdiri dari Bangladesh, India, Maladewa, Pakistan, Seychelles, Sri Lanka, dan Inggris. Kedua Wilayah Asia Barat yaitu Iran, Oman, Arab Saudi, dan UEA. Ketiga wilayah Afrika Timur yaitu Prancis, Kenya, Mauritius, Mozambik, Afrika Selatan, dan Tanzania. Sedangkan keempat adalah wilayah Asia Tenggara dan Australia yaitu Australia, Indonesia, Myanmar, Singapura, Thailand dan Timor Leste. Sedangkan yang menjadi negara pengamat diantaranya Cina, Jerman, Italia, Jepang, Malaysia, Madagaskar, Belanda, Rusia, dan Spanyol.
Readmore »