SISWA SMA AL IMAN LEBANON IKUTI OPENSHIP DI KRI SULTAN HASANUDDIN-366

SISWA SMA AL IMAN LEBANON IKUTI OPENSHIP DI KRI SULTAN HASANUDDIN-366

Sebanyak 54 siswa sekolah menengah atas (SMA) Al -Iman High School Lebanon mengikuti kegiatan open ship di KRI Sultan Hasanuddin-366 di Dermaga Beirut, Lebanon. Rabu (16/10/2019).

Kegiatan openship juga dihadiri Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh (LBPP) RI Untuk Lebanon H.E., Hajriyanto Y. Thohari yang didampingi oleh tokoh agama Prof. Dr. K.H. Muhammad Sirajuddin Syamsuddin, M.A. dan Rm. Prof Dr. Franz Magnis Suseno.

Kegiatan diawali dengan sambutan Dansatgas dan Dubes serta perkenalan Prof. Dr. K.H. Muhammad Sirajuddin Syamsuddin, M.A. dan Rm. Prof Dr. Franz Magnis Suseno. Kemudian acara dilanjutkan dengan menerima paparan mengenai kebudayaan Indonesia dan destinasi wisatanya serta penjelasan singkat KRI Sultan Hasanuddin-366 dalam melaksanakan tugas Satgas Maritim TNI Kontingen Garuda XXVIII-K/Unifil yang disampaikan oleh perwira satgas di Lounge Room KRI.

Acara juga dimeriahkan dengan kuis pertanyaan yang dilemparkan kepada rombongan siswa. Setiap siswa yang mampu menjawab pertanyaan mendapatkan hadiah souvenir.

Seusai menerima paparan, para siswa dipandu berkeliling kapal menerima penjelasan dari perwira kapal saat melihat secara langsung berbagai peralatan yang dimiliki oleh KRI.

Komandan Satgas MTF TNI Konga XXVIII-K/Unifil Letkol Laut (P) Cecep Hidayat, S.E.,M.Si. menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan kehadiran Dubes, Prof. Dr. K.H. Muhammad Sirajuddin Syamsuddin, M.A., Rm. Prof Dr. Franz Magnis Suseno serta siswa sekolah Al Iman Lebanon.

Menurutnya ini suatu kebanggaan untuk memperkenalkan tentang misi tugas di MTF sekaligus berkesempatan memperkenalkan Indonesia dan kebudayaannya. Khususnya kepada para siswa sekolah Al Iman Lebanon.

"Ini merupakan suatu kegiatan yang sangat penting untuk memperkenalkan Indonesia baik dari segi budaya, kesenian yang dimiliki, maupun tempat destinasi pariwisata. Melalui interaksi ini, diharapkan dapat memperkenalkan Indonesia di dunia Internasional khususnya masyarakat Lebanon,"

“Diharapkan melalui kegiatan ini dapat mendukung promosi pariwisata Indonesia dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Indonesia,” ujarnya.

Kegiatan Openship diakhiri dengan penampilan pentas kesenian budaya oleh prajurit satgas diantaranya tari Jaranan, Rampak Gendang dan Tari Saman yang diiringi oleh Melody Garuda band.

Open Ship KRI Sultan Hasanuddin-366 ini digelar oleh Satuan Tugas Maritim TNI Kontingen Garuda (Konga) XXVIII-K/Unifil (United Nations Interim Force in Lebanon) bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beirut untuk Lebanon.
Readmore »

DANSESKOAL MENJADI PEMBICARA PADA LOKAKARYA PENGAJAR MUDA CSIS

DANSESKOAL MENJADI PEMBICARA PADA LOKAKARYA
PENGAJAR MUDA CSIS

Seskoal, 16 Oktober 2019, -- Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Danseskoal) Laksamana Muda TNI Dr. Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., DESD., tampil sebagai pembicara pada Lokakarya Pengajar Muda Centre for Strategic and International Studies (CSIS) dengan materi “Menjaga Kedaulatan Maritim Indonesia”, yang diselenggarakan di Centre for Strategic and International Studies, Gedung Pakarti Centre, Jalan Tanah Abang III no. 23-27, Jakarta Pusat, Selasa (15/10).
Readmore »

PERWAKILAN PERWIRA MAHASISWA DIKREG SESKOAL ANGKATAN KE-57 HADIRI ICDS 2019 DI UNHAN

PERWAKILAN PERWIRA MAHASISWA DIKREG SESKOAL ANGKATAN KE-57 HADIRI ICDS 2019 DI UNHAN

Seskoal, 16 Oktober 2019, -- Sebanyak 10 orang Perwakilan Perwira Mahasiswa Pendidikan Reguler (Dikreg) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) Angkatan ke-57 TA. 2019 mengikuti kegiatan International Conference In Defense And Security (ICDS) TA. 2019 yang ke-2 dengan tema“ Defense and Security Cooperation for The Next Decades” , yang diselenggarakan Universitas Pertahanan (Unhan) bertempat di Gedung Auditorium Lt.1 Kampus Bela Negara Komplek IPSC Sentul Bogor, Rabu (16/10).

Kegiatan Konferensi ini dibuka langsung oleh Rektor Unhan Letnan Jenderal TNI Dr. Tri Legionosuko, S.IP., M.AP, yang diwakili oleh Warek I Unhan Mayjen TNI Sudibyo, SE, D.S.S, M.Si. Dengan menghadirkan narasumber terkemuka Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio, M.M., Duta Besar Singapore Mr. Tan Seng Chye (RSIS Singapore), Prof. Dr. Hamzah dari NDU of Malaysia, , Duta Besar Republik Korea Mr. Kim Chang-Beom, Duta Besar Jepang Mr. Masafumi Ishii, Mayjen TNI (Purn) I Gede Sumerta dan DR Faisal dari Unhan.

Dalam sambutan Rektor Unhan yang dibacakan Warek I Unhan, mengatakan melalui konfrensi ini mempertemukan berbagai kalangan akademisi serta praktisi yang profesional di bidangnya sehingga diharapkan akan tersampaikan informasi ter-up date terkait tema seminar dan akan memunculkan ide-ide konstruktif yang dibangun atas dasar kejujuran akademis, dengan mengadakan berbagai kegiatan ilmiah, seperti seminar, general lecture, dan kegiatan akademis lainnya. Universitas dan lembaga pendidikan tinggi pertahanan selain sebagai media kajian dan  penelitian, eksistensi perguruan tinggi juga merupakan think thank pemerintah dalam mencari solusi terkait isu pertahanan serta dapat mendorong upaya untuk mempererat hubungan bilateral satu negara dengan negara lainnya. Selanjutnya, berharap dengan seminar ini dapat saling memberikan masukan positif demi mewujudkan dunia yang lebih aman dan sejahtera.

Sementara melalui keynotspeechnya Sekjen Kemhan RI yang diwakili oleh Dirjen Strahan Kemhan  Mayjen TNI Rizerius Eko Hadisancoko, S.E., S.AP., M.Si, menjelaskan tentang konsepsi menjaga perdamaian, menghadapi tantangan serta Meninjau kembali wawasan dan pemahaman konsep keamanan dan pertahanan secara global sehingga diperoleh langkah yang tepat dalam menetukan kebijakan, dengan melalui pertimbangan terhadap perkembangan lingkungan stategis, kerjasama kemitraan secara global (Develop global partnerships), dan memprakarsai semangat kebersamaan antar negara (Promoting spirit of inter-country togetherness)

Kegiatan Konfrensi ini bertujuan untuk memahami pentingnya kerja sama pertahanan dan keamanan sebagai kekuatan Softpower yang digunakan untuk ikut serta dalam pemikiran strategis di antara negara Asia Pasifik, kemudian mempromosikan keamanan Regional Asia Pasifik melalui kerja sama pertahanan dan keamanan dalam rangka mencapai lingkungan strategis yang kondusif untuk membangun kemakmuran di wilayah ini, serta mendiskusikan elemen atau prinsip kerjasama pertahanan dan keamanan, terutama untuk masa depan Asia Pasifik untuk menghadapi tantangan krisis dan beberapa potensi konflik di wilayah tersebut.

Selain Perwira Mahasiswa Dikreg Seskoal Angkatan ke-57, kegiatan tersebut diikuti oleh 300 orang peserta dari beberapa unsur seperti ASEAN, Kementerian dan Lembaga, Atase Pertahanan negara sahabat, perwakilan Perguruan Tinggi, Sesko TNI, Seskoad, Seskoau dan Civitas Akademika Unhan.
Readmore »

STUDIUM GENERALE KU 4078, KULIAH UMUM DANSESKOAL KEPADA MAHASISWA ITB

STUDIUM GENERALE KU 4078, KULIAH UMUM DANSESKOAL KEPADA MAHASISWA ITB

Seskoal, 16 Oktober 2019, -- Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Danseskoal) Laksamana Muda TNI Dr. Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., DESD., memberikan kuliah umum dengan judul “Teknologi Peperangan Laut Modern” kepada lebih dari 600 Mahasiswa S1,S2 dan S3 dari berbagai Fakultas dan Program Studi Institut Teknologi Bandung (ITB) di Aula Barat ITB, Jalan Tamansari No. 64, Bandung, Rabu (16/10).

Kuliah Umum tersebut dihadiri Rektor ITB Prof. Dr. Ir. Kadarsah Suryadi, DEA., Kepala Pusat Teknologi Pertahanan dan Keamanan ITB Jarot, beberapa dosen ITB, antara lain Alhilal Furqan M.Sc., Ph.D, Dr. Umar Khayan ST. M.T,  Dr. techn. M. Zuhri Catur, Wawan Dewanto Ph.D, serta Dosen Manajemen Strategik sekaligus Pgs. Direktur Pengkajian dan Pengembangan – Dirjianbangdik Seskoal Kolonel Laut (S) Dr. Asep Iwa Sumantri, S.E., M.M., dan Dosen Seskoal Kolonel Laut (KH) Dicky  Dharwaly.

Dalam kuliah umum tersebut, Laksamana Muda TNI Dr. Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., DESD., menjelaskan tentang globalisasi melahirkan teknologi persenjataan yang merubah paradigma berpikir prajurit militer dalam peperangan laut modern dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi era Revolusi Industri 4.0 pada satu sisi berpengaruh positif pada peradaban manusia dan pada sisi lain berdampak negatif pada perkembangan teknologi perang jenis baru yang mengkhawatirkan kelangsungan hidup suatu negara. Militer harus melakukan perubahan dengan melakukan peningkatan kualitas SDM yang mampu mengelaborasi ilmu pengetahuan dan penguasaan teknologi informasi sehingga dapat menyesuaikan dengan kemajuan peperangan laut modern dalam lingkup strategis global.

Menurut Danseskoal, peperangan laut modern harus diimbangi oleh perubahan pada sumber daya manusia angkatan laut yang berperan sebagai inisiator dan pemimpin perubahan berkelanjutan (Sustainable Leader Of Change), membentuk proses serta budaya secara bersama meningkatkan kemampuan perubahan. Peperangan konvensional yang melibatkan militer dengan militer seketika dapat menjadi perang sipil yang tidak mengenal batas wilayah, tidak menjunjung norma dan etika perang, tidak mengenal batas waktu dan bisa terjadi kapan saja serta di mana saja, dan dilakukan oleh siapa saja. Peperangan modern yang selalu diawali dengan perang informasi dan penyebaran isu sebagai bentuk perang urat syaraf (Psy War) lalu membentuk opini yang meresahkan dan membingungkan masyarakat di suatu kelompok, wilayah bahkan negara. Peperangan modern bertujuan sangat sederhana yaitu mengalahkan dan menguasai.

Lebih lanjut dikatakan, untuk menghadapi perang modern di negeri kita, Indonesia harus menyiapkan setiap warga bangsa termasuk mahasiswa untuk memiliki penguasaan teknologi 4.0 meliputi antara lain teknologi digital, big data, otomatisasi dan artificial intelligence disertai kesiapan SDM unggul yang memiliki kemampuan berpikir global, inovatif, kreatif dan berkarakter. Dengan kemampuan teknologi yang dilandasi integritas yang kuat dalam membangun persatuan yang kokoh, saling menjaga dan melindungi serta tidak mudah terhasut atau terpengaruh isu-isu menyesatkan.  Jadilah bangsa yang dewasa dan cerdas, bangsa yang memiliki kesadaran penuh terhadap nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme.

“Mahasiswa merupakan sumber daya manusia yang memiliki diversitas yang cukup besar untuk menjadi pemimpin perubahan atau “Leader Of Change” yaitu pemimpin yang selalu belajar dan bertumbuh untuk mencapai tingkat intelegensi yang lebih tinggi dalam upaya pencapaian visi dan misi organisasi maupun pencapaian makna kehidupan setiap pribadi seoarang pemimpin yang terus menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi informasi di era Revolusi Industri 4.0,” tegas Danseskoal.
Readmore »

PANGKOARMADA I HADIRI APEL GELAR PASUKAN PENGAMANAN PELANTIKAN PRESIDEN DAN WAPRES RI

PANGKOARMADA I HADIRI APEL GELAR PASUKAN PENGAMANAN PELANTIKAN PRESIDEN DAN WAPRES RI

    Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) I menghadiri Apel Gelar Pasukan Pengamanan dalam rangka Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI Tahun 2019 di Silang Monas Jakarta Kamis (17/10/2019).

    Apel Gelar Pasukan dipimpin oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Apel ini bertujuan untuk persiapan keamanan menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada 20 Oktober 2019 mendatang di Gedung DPR RI Jakarta. Selain itu, apel gelar pasukan ini dilaksanakan dalam rangka untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta suksesnya pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI.
  
    Sebanyak 30 ribu personel gabungan TNI dan Polri akan dikerahkan untuk melakukan pengamanan Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI Periode 2019-2024.

    Selain menerjunkan pasukan untuk membantu Polri dalam pengamanan Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI, TNI Angkatan Laut juga menyiapkan pengamanan di wilayah Perairan Jakarta dalam hal ini dipimpin oleh Komandan Gugus Tempur Laut (Danguspurla) Koarmada I Laksamana Pertama TNI Didong Rio Duta, S.T., M.A.P., sebagai Dansatgasla dengan melibatkan unsur KRI Patimura-371 dalam rangka Ops Pam VVIP dan KRI Semarang-594 sebagai unsur Hospitalisasi pada Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Presiden dan WakilPresiden RI.
Readmore »

SOSIALISASI ATHAN NEGARA-NEGARA PESERTA MULTILATERAL NAVAL EXERCISE KOMODO 2020

SOSIALISASI ATHAN NEGARA-NEGARA PESERTA MULTILATERAL NAVAL EXERCISE KOMODO 2020

    Langkah awal kegiatan  dua tahunan Multilateral Naval Exercise (MNE) Komodo, dilaksanakan Sosialisasi kepada Athan (Atase Pertahanan) dan Atal (Atase Angkatan Laut) negara-negara peserta Multilateral Naval Exercise (MNE) Komodo 2020 di Ruang Rapat Wisma Elang Laut, Jalan Pangeran Diponegoro No. 48 Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (17/10/2019).

    Acara dibuka oleh Senior Officer For Exercise TNI AL sebagai Ketua Pimpinan Rapat Paban III Latsopsal Kolonel Laut (P) Sigit Santoso dan dihadiri 31 perwakilan negara dari 54 negara yang akan ikut berpartisipasi dalam kegiatan MNE Komodo 2020.

    Komandan Gugus Tempur Laut (Danguspurla) Koarmada I Laksamana Pertama TNI Didong Rio Duta, S.T., M.A.P., dalam sambutannya yang dibacakan Paban III Latsopsal Kolonel Laut (P) Sigit Santoso menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan bagian dari persiapan latihan yang akan dilakukan pada Agustus 2020 di Jakarta, Belitung dan Kepulauan Seribu sekaligus dalam rangka evaluasi pelaksanan MNE Komodo 2018 di Lombok.

    Atas nama Kepala Staf Angkatan Laut, Danguspurla Koarmada I menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas partisipasi negara peserta dalam latihan MNE Komodo terakhir tahun 2018 di Lombok. Diharapkan jumlah negara yang berpartisipasi akan meningkat serta mengundang para negara peserta untuk berpartisipasi kembali dengan mengirimkan delegasi dan aset ke MNE Komodo 2020.

    “MNE Komodo 2020 adalah latihan militer dalam operasi militer selain perang dengan tema "Kerjasama Untuk Memperkuat Keamanan Maritim Internasional " kami percaya bahwa kegiatan Komodo adalah salah satu kegiatan penting untuk mewujudkan kemitraan maritim di kawasan ini. Oleh karena itu, untuk mendukung kemitraan ini kita perlu membangun kepercayaan diantara kita dan kepercayaan diantara bangsa-bangsa,” pungkasnya.
Readmore »

LANAL PALEMBANG SAMBUT TIM KAS KELILING BERSAMA KRI BARAKUDA-633

LANAL PALEMBANG SAMBUT TIM KAS KELILING BERSAMA KRI BARAKUDA-633

    Bertempat di Dermaga E Boom Baru PT. Pelindo Cab. II Palembang Komandan Lanal Palembang Kolonel Laut (P) Saryanto beserta seluruh Perwira Staf, Prajurit dan PNS bekerjasama dengan pihak Bank Indonesia menyambut kedatangan KRI Barakuda-633 yang selesai menggelar layanan KAS Keliling ke sejumlah pulau Terdepan, Terluar dan Terpencil, Kamis (17/10/2019).

    Kegiatan ini dilaksanakan selama 9 hari di Provinsi Riau, Bangka Belitung, dan Sumatera Selatan. Kegiatan ini merupakan kerjasama yang dilaksanakan oleh TNI Angkatan Laut dengan Bank Indonesia untuk melaksanakan penukaran uang tidak layak edar dengan uang baru di pulau-pulau terdepan, terluar dan terpencil sekaligus juga menggelar sosialisasi keaslian uang kepada masyarakat.

    Tim gabungan ini membawa uang baru sebanyak Rp. 5,6 Milyar dengan berbagai pecahan ke pulau tersebut dengan sasaran pusat keramaian masyarakat sehingga masyarakat dapat menukarkan uang lusuh dan rusak miliknya.
  
    Dari hasil kegiatan yang dilaksanakan tersebut, uang yang telah ditukarkan oleh masyarakat di daerah pulau yang telah dikunjungi tersebut sebesar Rp. 3,3 Milyar uang baru telah ditukarkan oleh masyarakat.

    Kegiatan ini berakhir dengan pelaksanaan penutupan yang dilaksanakan di Mako Lanal Palembang.
Readmore »

Kolat Koarmada I Bentuk Karakter Siswa Sekolah Al Azhar Melalui Pelatihan Dasar Bela Negara

Kolat Koarmada I Bentuk Karakter Siswa Sekolah Al Azhar Melalui Pelatihan Dasar Bela Negara

Tim Kolat Koarmada I menyelenggarakan Pelatihan Bela Negara yang di ikuti oleh 83 Siswa SMP dan SMA dari Sekolah Al Azhar Yayasan Syifa Budi Jakarta. Pelatihan ini akan berlangsung selama tiga hari 16-18 Oktober 2019 di KRI Semarang 594 yang sedang bersandar di JICT II, Tanjung Priuk, Jakarta Utara.

Dalam amanatnya, Dankolat Koarmada I Kolonel Laut (P) Fauzi, S.E., M.M yang diwakili Pasops Kolat Koarmada I Letkol Laut (P) Sarkolim, S.T,. M.Tr.Hanla menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk membentuk karakter generasi muda yang merupakan calon pemimpin bangsa dimasa yang akan datang.

"Generasi muda merupakan generasi harapan dan aset yang sangat penting bagi suatu bangsa dalam menentukan nasib bangsa dimasa yang akan datang. Oleh karena itu,  TNI AL melalui Kolat Koarmada I berusaha untuk berkontribusi dalam proses dalam penyiapan generasi muda yang baik bagi bangsa Indonesia dan ikut terlibat dalam proses kaderisasi generasi penerus melalui program pelatihan bela negara bagi siswa Yayasan Al Azhar Syifa Budi Jakarta," ungkapnya. Adapun materi pelatihan yang diberikan kepada para Siswa diantaranya Kepemimpinan, Wawasan Nusantara, Bela Negara, Pembinaan Rohani, Pengetahuan Bahari, Sea Survival, Outbond dan Pengetahuan Mendayung Skoci Karet.

Ditempat yang sama, Kepala Sekolah SMP Al Azhar Yayasan Syifa Budi Jakarta Amsori, S.Si., mengungkapkan bahwa melalui pelatihan ini diharapkan para siswa menyadari betapa pentingnya pembinaan dan pembentukan karakter bagi generasi muda, dapat meningkatkan wawasan kebangsaan dan dapat memperbaiki aspek sikap pribadi masing-masing siswa, serta meningkatkan kecintaan terhadap NKRI.
Readmore »

Bakamla RI Libatkan Kementerian/Lembaga Bahas Blueprint Kebijakan Pengamanan Laut Indonesia

Bakamla RI Libatkan Kementerian/Lembaga Bahas Blueprint Kebijakan Pengamanan Laut Indonesia

Rabu, 16 Oktober 2019 (Humas Bakamla RI/Indonesian Coast Guard)
Bakamla RI menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) kedua guna membahas blue print kebijakan pengamanan laut Indonesia yang melibatkan kementerian/lembaga di Aula Mabes Bakamla RI, Jl. Proklamasi No. 56, Menteng, Jakarta Pusat (16/10/19).

Kepala Bakamla RI Laksdya Bakamla A. Taufiq R, membuka langsung acara Rakernis kedua dalam Penyusunan Blueprint Kebijakan Pengamanan Laut Indonesia.

Kepala Bakamla mengatakan bahwa dalam upaya penegakan hukum di wilayah Indonesia secara efektif ada beberapa tantangan yang kita hadapi. Pertama adalah posisi dan konstelasi geografis Indonesia. Kedua adalah posisi Indonesia yang terletak di dua benua, dua samudera, dan kurang lebih 70.000 kapal yang melintasi setiap tahun di perairan Indonesia kemudian terdapat empat choke point dari sembilan didunia. "Tantangan ketiga adalah tentang kewajiban UNCLOS yaitu terkait dengan ALKI, kita harus menjamin tiga jalur ALKI aman untuk digunakan," terang Laksdya Taufiq.



Dikatakannya pula, tugas yang diamanatkan Presiden pada dasarnya Bakamla melaksanakan Patroli keamanan dan keselamatan laut di seluruh perairan Indonesia dan Yuridiksi Indonesia. Jadi tidak hanya di wilayah kedaulatan tapi diseluruh Yuridiksi sehingga Bakamla adalah institusi operasional. Didalam tugas dan fungsi berikutnya adalah menyusun kebijakan nasional tentang keamanan dan keselamatan laut di wilayah perairan Indonesia dan wilayah perairan yuridiksi Indonesia," Jelas Laksdya Taufiq.




Didalam rapat kabinet ditegaskan bahwa Bakamla melaksanakan fungsi Coast Guard di Indonesia. Kalau berbicara Coast Guard maka secara universal mempunyai tiga fungsi yaitu Maritime Security, Maritime Safety dan Defense inward time dibawah Navy. Oleh karena itu Coast Guard merupakan suatu keniscayaan dengan tatanan dunia sekarang ini sehingga penegakan hukum disinergikan oleh Bakamla. Tetapi kita tahu bahwa UU Nomor 32 Tahun 2014 tentang Kelautan tidak menegasikan undang-undang yang lain sehingga undang-undang lain masih berlaku. Hal tersebut bukan menjadi masalah, yang penting adalah bagaimana kita melaksanakan dilapangan bisa bersinergi tanpa harus berkutat atau berdiskusi tentang undang-undang itu karena hal tersebut bukan tataran kita, tataran kita adalah operasional.

Ditegaskan pula, pelaksanaan operasional dilapangan gunakanlah asas OMSP yaitu Unity of Effort (kesatuan usaha) dan legitimacy (dasar hukum kewenangan). Inilah sebetulnya yang menjadikan dasar bagaimana kita bisa bersinergi.

Acara Rakernis ini menghadirkan sembilan narasumber dari kementerian/lembaga negara, yakni Kolonel Laut (P) Sawa, S.E., M.M., (Paban II Operasi Sopsal TNI AL), Dewo Broto (Direktur Pertahanan Keamanan, BPPN), Narendra Jatma, S.H., LLM (Plh. Direktur Keamanan Negara Ketertiban Umum dan Tindak Pidana Umum Lainnya, Kejaksaan Agung), Untung Purwoko, S.E., (Kasubdit Patroli Laut, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai), Mukti W (Direktur 74, BIN), Drs. Ersiwo Zaimaru, S.H.,M.H., (Direktur Hukum, BNN), A Harry Lesmana (Kasi TPI Laut, Direktorat Jenderal Imigrasi), Drs. Ahmed Wijaya, (Asdep 3/V Kamtibnas, Kemenkopolhukam), Kombes Bambang Irianto (Korps Kepolisian Perairan dan Udara, Baharkam Polri).

Bertindak sebagai moderator pada acara yang diikuti puluhan peserta yaitu Kasubdit kerjasama Dalam Negeri Kolonel Bakamla Elli Susiyanti,S.H.,M.H,.M.M. Peserta Rakernis terdiri dari TNI AL, Polair, Bea Cukai, Basarnas, KKP, Hubla, Kejaksaan, Hubla, PSDKP dan Kemenkopolhukam.

Autentikasi : Kasubbag Humas Bakamla RI Letkol Bakamla Mardiono.
Readmore »

JELANG PELANTIKAN PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN RI WADAN LANTAMAL III BERI ARAHAN KEPADA PARAJURIT DAN PNS

JELANG PELANTIKAN PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN RI WADAN LANTAMAL III BERI ARAHAN KEPADA PARAJURIT DAN PNS

Terkait situasi yang berkembang di wilayah Jakarta maupun nasional menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia tanggal 20 Oktober 2019, Wakil Komandan Lantamal III Jakarta Kolonel Laut (P) Eko Wahjono memberikan arahan kepada prajurit dan PNS jajaran Mako Lantamal III di Lapangan Apel Mako Lantamal III, Jalan Gunung Sahari Raya No.2 Ancol, Jakarta Utara, Rabu (16/10/2019).

Dalam arahannya Wakil Komandan Lantamal III mengatakan bahwa hidup di dunia modern dalam penggunaan handphone di media sosial harus harti-hati, tidak usah ikut-ikutan komentar yang dapat merugikan diri sendiri, dimana hal tersebut tidak hanya dilakukan oleh prajurit dan PNS saja, tetapi juga dapat dilakukan oleh keluarga terutama istri dan anak-anak.

Menggunakan media sosial secara bijak, dalam arti waspada, termasuk menghindari situs yang bersifat negatif, dan jangan lupa sharing sebelum share, serta harus hati-hati dalam mengunjungi situs dan memilih teman agar tidak terpengaruh hal-hal yang buruk.

“Selain daripada itu harus peka terhadap situasi yang berkembang jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, apabila nanti mendapat tugas pengamanan harus berpegang teguh pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, Delapan Wajib TNI dan Trisila TNI Angkatan Laut,“ tegasnya.

Diakhir arahannya, menurut Wadan Lantamal III Jakarta Kolonel Laut (P) Eko Wahjono ada tiga kunci atau pondasi dasar hidup manusia untuk keberhasilan seorang anak yaitu agama (islam sholat), dermakan sebagian rezeki (sedekah), dan menghormati orang tua (patuh dan taat kepada orang tua terutama ibu) maka hidup akan mudah dihadapi dan akan sukses.

Hadir pada kegiatan tersebut, Aspers Danlantamal III, Asrena Danlantamal III, Ka Kuwil, Kadiskes Lantamal III, para Kasatker dan Kasatlak Lantamal III.
Readmore »

PANGKOARMADA I SIDAK FASILITAS LINGKUNGAN MAKO

PANGKOARMADA I SIDAK FASILITAS LINGKUNGAN MAKO

    Sebagai pejabat baru di lingkungan Koarmada I, Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Muhammad Ali, S.E., M.M., laksanakan inspeksi mendadak (Sidak) untuk melihat dan mengecek secara langsung kondisi sarana prasarana di lingkungan Mako Koarmada I, Rabu (16/10/2019).

     Dalam sidaknya tersebut, Pangkoarmada I didampingi Kepala Staf Koarmada I, Para Asisten, Kadis dan Kasatker meninjau fasilitas kantin dan gedung Candrasa eks Guspurla yang sedang dalam proses renovasi.

    Pangkoarmada I berpesan agar pembangunan fasilitas di lingkungan Mako Koarmada I harus benar-benar dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang ada agar memiliki kualitas yang baik, dan laksanakan pengawasan terhadap proses pembangunan agar tepat waktu dengan hasil yang maksimal.

    “Kita harus memiliki rasa kepedulian dan tanggung jawab yang tinggi dalam merawat semua fasilitas yang ada di lingkungan Mako Koarmada I agar dapat terjaga kebersihan dan kualitasnya,” ujar Pangkoarmada I.

    “Saya akan melanjutkan program pembangunan dan kebijakan Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., yang telah berlangsung, sedang berlangsung, dan akan berlangsung ke depan demi untuk kemajuan dan kesejahteraan Koarmada I,” ungkapnya.
Readmore »

TONGKAT KOMANDO PANGKOARMADA I DISERAHTERIMAKAN

TONGKAT KOMANDO PANGKOARMADA I DISERAHTERIMAKAN

    Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., memimpin Upacara Serah Terima Jabatan Pangkoarmada I dari Laksda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., kepada Laksda TNI Muhammad Ali, S.E., M.M., bertempat di Lapangan Apel Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (15/10/2019).

    Secara bersamaan, juga diserahterimakan jabatan Pangkoarmada II dari Laksda TNI Mintoro Yulianto, S.Sos., M.Si., kepada Laksda TNI Heru Kusmanto, S.E., M.M., dan Pangkolinlamil dari Laksda TNI Heru Kusmanto, S.E., M.M., kepada Laksma TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M.,

    Dalam sambutannya, Kasal menyampaikan bahwa apabila kita cermati bersama dinamika perkembangan lingkungan strategis, maka dapat kita simpulkan bahwa tugas TNI Angkatan Laut ke depan sangat dipengaruhi oleh lingkungan strategis global, regional maupun nasional. Prediksi terhadap gangguan keamanan maritim baik di tingkat kawasan dan global yang akan selalu berubah dengan cepat, penuh dengan ketidak pastian, kompleks dan dapat mengecoh, menuntut kesiapsiagaan kita selaku komponen utama pertahanan negara di laut.

    Sebagai konsekuensinya, bangsa ini tentunya membutuhkan Angkatan Laut yang profesional dan modern dalam mengamankan perairan yurisdiksi nasional. Untuk itu, TNI Angkatan Laut akan terus membangun kekuatannya, termasuk profesionalisme prajurit sesuai dengan komitmen pemerintah pada tema dirgahayu kemerdekaan republik indonesia ke-74 yaitu menciptakan “SDM Unggul Untuk Indonesia Maju”.

    “Di dalam mendukung kepentingan nasional dan pencapaian pembangunan kekuatan Angkatan Laut diperlukan peran penting Koarmada dan Kolinlamil yaitu sebagai kotama pembinaan dan operasional tni angkatan laut. koarmada yang bertugas membina kekuatan dan kemampuan komponen ssat, kemampuan peperangan laut, serta kesiapan operasional guna melaksanakan operasi militer perang dan operasi militer selain perang. sementara itu, komando lintas laut militer memiliki tugas untuk membina kemampuan sistem angkutan laut militer (anglamil) termasuk membina potensi angkutan laut nasional (Anglanas) untuk kepentingan pertahanan negara di laut serta melaksanakan angkutan administratif, taktis dan strategis, baik dalam operasi militer untuk perang maupun operasi militer selain perang,” ujar Kasal.

    Jabatan yang telah diserahterimakan ini merupakan jabatan-jabatan strategis di jajaran TNI Angkatan Laut. Penyerahan tongkat estafet kepemimpinan ini merupakan realisasi dari regenerasi di lingkungan TNI Angkatan Laut. Hal ini memiliki nilai dan arti strategis dalam proses pembangunan sumber daya manusia dan peningkatan profesionalisme, baik secara organisasi maupun personel. Dengan demikian, rotasi jabatan pada tingkat eselon pimpinan kotama ini diharapkan akan mampu memberikan semangat serta penyegaran pemikiran, melalui ide dan gagasan baru yang lebih inovatif serta kreatif, bagi peningkatan kinerja organisasi.

    Kegiatan dihadiri oleh Wakasal, Para Pejabat Utama Mabesal, Ketua Umum dan Pengurus Pusat Jalasenastri, Para Pemimpin Kotama TNI Angkatan Laut, Kabakamla, dan peserta upacara yang teridri dari 1 Pleton Satsik Denma Mabesal, 1 Pleton Perwira Menengah, 1 Pleton Perwira Pertama, 1 Pleton Kowal, 1 Pleton Pomal, 1 Pleton Bintara, 1 Pleton Tamtama, 1 Pleton Satkopaska Koarmada I, 1 Pleton Dislambair Koarmada I, 1 Pleton Satuan Udara Koarmada I, 1 Pleton Satuan Marinir Koarmada I, dan 1 Pleton PNS.
Readmore »

Perangi Narkoba, Lantamal III Gelar Sosialisasi Narkoba dan Tes Urine Bagi Prajurit

Perangi Narkoba, Lantamal III Gelar Sosialisasi Narkoba dan Tes Urine Bagi Prajurit

Dalam rangka mengantisipasi penggunaan dan peredaran Narkoba di jajaran Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut III Jakarta, Badan Narkotika Nasional Jakarta Utara beserta staf laksanakan sosialisasi dan tes urine kepada seluruh prajurit dan PNS Lantamal III Jakarta, yang dihadiri Danlantamal III Jakarta Brigadir Jenderal TNI (Mar) Hermanto, S.E., M.M., dan para pejabat lainnya di Gedung Serbaguna Mako Lantamal III, Jalan Gunung Sahari Raya, Ancol, Jakarta Utara, Senin (14/10/2019).

Danlantamal III dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi narkoba dan tes urine yang dilaksanakan di Lantamal III ini bertujuan untuk membangun kesepakatan dan peran serta jajaran Lantamal agar peduli terhadap bahaya narkoba di kalangan prajurit dan PNS Lantamal III.

Selain itu, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, psikotropika dan zat aditif lainnya (Napza) dengan berbagai implikasi dan dampak negatifnya merupakan suatu masalah internasional yang sangat kompleks yang merusak dan mengancam kehidupan masyarakat, bangsa dan negara, serta melemahkan ketahanan nasional dan menghambat jalannya pembangunan.

Oleh karena itu, Pemerintah Indonesia telah bertekad menumpas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dengan melibatkan seluruh potensi yang ada baik di pemerintah, masyarakat, LSM dan pihak-pihak terkait lainnya.

Diharapkan kegiatan ini dapat menambah wawasan sehingga mampu menjaga diri bahkan keluarga terlebih anak-anak agar tidak terpengaruh dengan narkoba jenis apapun, baik sebagai pemakai, pengedar maupun bandar.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan ceramah sosialisasi narkoba oleh nara sumber AKBP Yuanita Amelia Sari, S.E., M.Si., pemberian cinderamata, foto bersama serta pelaksanaan tes urine bagi prajurit dan PNS jajaran Lantamal III.

Hadir pada kegiatan tersebut, Wadan Lantamal III Kolonel Laut (P) Eko Wahjono, Para Asisten, Kafasharkan Jakarta, Dansatrol, Danpomal, Ka Kuwil, Kadiskes Lantamal III, para Kasatker dan Kasatlak Lantamal III.
Readmore »

Bakamla RI Gelar Operasi Udara Maritim di Wilayah Tengah dan Timur

Bakamla RI Gelar Operasi Udara Maritim di Wilayah Tengah dan Timur

Jakarta, 15 Oktober 2019 (Humas Bakamla RI/PR Indonesian Coast Guard) --- Menjaga laut dan perairan Indonesia sebagai tugas pokok Bakamla RI tidak hanya melakukan patroli dengan menggunakan unsur kapal patroli di laut, melainkan juga dilakukan dengan pengawasan di udara, salah satunya dengan menggelar Operasi Udara Maritim  "Bhuana Nusantara" VI yang memasuki hari terakhirnya hari ini, Selasa (15/10/2019).

Operasi udara yang digelar oleh Direktorat Operasi Udara Maritim Bakamla RI di bawah komando Laksma Bakamla Guntur Wahyudi tersebut berlangsung pada 4 - 15 Oktober 2019, dengan area pengawasan di Perairan Tarakan, Samarinda, Gorontalo, Palu dan Ternate.

Agar kegiatan Operasi Udara Maritim mencapai hasil maksimal, Kolonel Bakamla Aries Y. Nugroho ikut turut melaksanakan peninjauan Operasi Udara Maritim "Bhuana Nusantara" VI di Ternate. Sejak tanggal 12 - 14 Oktober 2019 Kolonel Aries turut memantau dan memberikan arahan terkait target operasi, serta melaksanakan koordinasi dengan stakeholder terkait di Ternate.

Operasi patroli udara yang berlangsung di wilayah kamla Zona Maritim Tengah dan Timur Bakamla RI ini didukung pesawat jenis Twin-Otter PK-BRQ dan melibatkan awak pesawat yang menangani Automatic Identification System (AIS), sandi, dan pemotretan udara. Selain personel Bakamla RI, operasi ini juga didukung oleh TNI AU dengan mengerahkan dua orang personelnya yang juga membantu menentukan target operasi.

Pemantauan udara yang dilakukan adalah untuk mendapatkan data visual secara langsung atas aktivitas kapal-kapal, yang sebelumnya diketahui dari monitoring dan pemantauan keamanan laut melalui dashboard Bakamla Integrated Information System (BIIS). Hasil dari pengamatan langsung melalui udara ini selanjutnya menjadi data dukung bagi tindak lanjut unsur kapal yang melaksanakan operasi laut.

Autentikasi: Kasubbag Humas Bakamla RI Letkol Bakamla Mardiono
Readmore »

Bakamla RI Gelar Rakernis Pertama Bahas Blueprint Kebijakan Pengamanan Laut Indonesia

Bakamla RI Gelar Rakernis Pertama Bahas Blueprint Kebijakan Pengamanan Laut Indonesia

Selasa, 15 Oktober 2019 (Humas Bakamla RI/Indonesian Coast Guard)
Bakamla RI menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) guna membahas blue print kebijakan pengamanan laut Indonesia yang dihadiri puluhan personel Bakamla RI eselon II, III, IV dan beberapa staf di Aula Mabes Bakamla RI, Jl. Proklamasi No. 56, Menteng, Jakarta Pusat (15/10/19).

Deputi Kebijakan dan Strategi Laksda Bakamla Drs. Hariadi, SH., membuka langsung acara Rakernis Penyusunan Blueprint Kebijakan Pengamanan Laut Indonesia mewakili Kepala Bakamla RI Laksdya Bakamla A. Taufiq R.




Kepala Balamla Laksdya Bakamla A. Taufiq R., dalam sambutannya yang dibacakan oleh Deputi Kebijakan dan Strategi Laksda Bakamla Drs. Hariadi, SH., antara lain mengatakan, saat ini pengamanan perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia masih dilaksanakan secara parsial oleh instansi yang berwenang di laut. Dimana operasi keamanan laut belum dilaksanakan secara sinergi, sistem informasi dan sistem peringatan dini yang belum terintegrasi serta koordinasi dan sinergi dalam penegakan hukum belum optimal. Sehingga perlu tindakan khusus dalam penanganan masalah keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia.

Terkait hal tersebut, diperlukan suatu kebijakan pengamanan laut Indonesia. Bakamla RI sesuai dengan UU nomor 32 tahun 2014 pasal 62 memiliki fungsi menyusun kebijakan nasional di bidang keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Indonesia dan Yuridiksi Indonesia. Dan sesuai amanat Presiden melalui Kemenkopolhukam kepada Kepala Bakamla RI tanggal 9 September 2018, agar Bakamla RI menyusun cetak biru blueprint kebijakan pengamanan laut  Indonesia. 





Dalam penyusunan blueprint ini tentunya Bakamla RI memerlukan partisipasi dari berbagai pihak, yaitu akademisi, kementerian/lembaga, penerima manfaat dan masyarakat pengguna laut.

Harapannya, melalui penyusunan blueprint yang kita susun ini memperoleh masukan secara komprehensif dari seluruh stakeholders sehingga dapat diimplementasikan serta menjadi pedoman serta bermanfaat bagi semua pihak yang berkepentingan di laut.

Acara Rakernis ini menghadirkan enam narasumber yang cukup memiliki nama di bidang kelautan, yakni Prof. Dr. Ir. Indra Jaya, M.Sc (Institut Pertanian Bogor), Tony Dwi Susanto, S.T., M.T., Ph.D (Institut  Teknologi Sepuluh November), R.A. Gusman Catur S, S.H., LL.M., Ph.d., Dr. Andrian E Rompis, S.H., M H., BB.A. (Universitas Padjadjaran), Dr. James Abrahamsz, S.Pi., M.Si (Universitas Pattimura) dan Dr.rer.nat. Armi Susandi, S.Si.,M.T. (Institut Teknologi Bandung).

Kegiatan Rakernis pertama ini diakhiri dengan tanda tangan komitmen dukungan terhadap penyusunan naskah akademik blueprint kebijakan pengamanan laut Indonesia oleh para narasumber.

Autentikasi : Kasubbag Humas Bakamla RI Letkol Bakamla Mardiono.
Readmore »

 

SEL SURYA

SEL SURYA