Jakarta- Media Bhayangkara Indonesia News (BINs) menyelenggarakan Konferensi Pers terkait pemberitaan penghargaan PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa) kepada Ipda Rahchmat Tri Marwoto SH, bertempat di sebuah restauran dibilangan Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (19/10/2018).

Arif Yuswandono selaku Jubir media BINs memaparkan dalam Konferensi Persnya bahwa Ipda Rachmat Tri Marwoto SH adalah benar anggota Polri dari kesatuan Brimob Polda Jatim yang inspiratif dan humanis dengan aktifitas sosialnya dalam menampung, merawat dan mendidik anak - anak yatim di sekitar tempat tinggalnya dalam Asrama Yatim Ginaris.

" Pada hari Senin 15 Oktober 2018 di kediaman Ipda Rochmat, Desa Klagenserut, Jiwan, Madiun, Jawa Timur adalah peresmian Mushala Ar Razi dan Asrama Yatim Ginaris yang dikelola oleh Ipda Rochmat dan diresmikan oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Luki Hermawan MSi yang didampingi oleh Ketua Bhayangkari, Atik Luki Hermawan", tutur Arif dihadapan awak media.

Arif menjelaskan terkait pemberitaan yang simpang siur mengenai pemberian penghargaan dari PBB kepada Ipda Rochmat yang bersamaan dengan acara Peresmian Mushala Ar Razi dan Asrama Yatim.

" Sementara kehadiran Lodewyk Pasulatan serta pemberian plakat berlogo United Nation itu yang menimbulkan polemik di media adalah atas inisiatif BINs dan ditanggung BINs sepenuhnya.

Perlu diketahui bahwa BINs adalah salah satu media yang concern mengangkat berita aktivitas Ipda Rochmat dan juga mendampinginya dalam beberapa wawancara di stasiun TV Nasional", ujarnya.

" BINs melihat dan memperhatikan aktivitas Ipda Rochmat yang sangat peduli dengan anak- anak, oleh sebab itu BINs berinisiatif mengontak PBB agar ada perhatian dan support dikarenakan selama ini Ipda Rochmat dalam misi sosialnya itu mengeluarkan dana sendiri untuk mengurus puluhan anak- anak yatim itu.

Awalnya kami menghubungi Lodewyk Pasulatan yang bekerja di UNIC (United Nations Information Center) yakni lembaga PBB yang menurut BINs adalah sebagai penghubung dengan dunia International", ujar Arif.

Menurutnya BINs oleh Lodewyk diarahkan agar mengirim surat ke UNICEF.

" Kemudian BINs mengirim surat resmi kepada UNICEF di Jakarta agar bisa hadir dan melihat serta dapat memberi support pada kegiatan Ipda Rochmat. Yang perlu diperhatikan disini adalah memohon untuk hadir dan bukan memberikan penghargaan.

Dalam pertemuan dengan BINs, pihak UNICEF siap mengirimkan dua orang perwakilan untuk mengunjungi kediaman Ipda Rochmat dan bersamaan dengan acara peresmian Mushala Ar Razi dan Asrama Yatim Ginaris," paparnya.

Arif menambahkan bahwa konfirmasi kehadiran utusan UNICEF pada acara peresmian Mushala dan Asrama Yatim, BINs sampaikan kepada Ipda Rochmat dan Kasat Brimob yang kemudian diteruskan ke Kapolda Jatim.

" Kemudian pada Jumat 12 Oktober 2018, UNICEF mengirim surat kepada BINs dan memberitahukan bahwa tidak bisa mengirimkan orang untuk menghadiri acara tersebut karena situasi darurat gempa dan tsunami di Palu, lalu BINs berkonsultasi dengan Lodewyk mencari solusi, akhirnya untuk menjaga nama baik BINs , PBB dan Polri, Lodewyk atas nama pribadi bersedia hadir.

Kehadiran Lodewyk ke acara tersebut adalah dalam kapasitas pribadi sebagai pegawai UNIC, bukan atas nama UNIC atau PBB dan perlu diketahui bahwa biaya perjalanan Lodewyk seluruhnya ditanggung BINs bukan dari kantor UNIC," tegas Arif.

Menurut Arif, BINs berinisiatif membuat plakat ucapan selamat (bukan penghargaan/ award).

" Jadi penempatan logo PBB pada plakat ucapan selamat adalah murni inisiatif BINs dan segala resiko tanggung jawab BINS. Kami meminta maaf kepada semua pihak yang telah dibuat repot yaitu kepada UNIC, UNICEF, PBB, Polda Jatim, Sat Brimob dan keluarga besar Ipda Rochmat.

Terkait keberadaan Lodewyk sebagai pegawai UNIC yang sudah berhenti sebagaimana dalam rilis resmi UNIC adalah masalah internal antara Lodewyk dan UNIC. BINs akan mengirim surat permintaan maaf resmi kepada semua pihak yang telah direpotkan dan dibuat tidak nyaman", pungkasnya.
(RD)
Readmore »

UIJ Bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Gelar Seminar Tematik Perlindungan Anak

UIJ Bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Gelar Seminar Tematik Perlindungan Anak

Bertempat di kampus Universitas Islam Jakarta (UIJ) para mahasiswa UIJ serta beberapa perwakilan mahasiswa dari beberapa Perguruan Tinggi di Jakarta mengikuti kegiatan Seminar Nasional Tematik tentang Perlindungan Anak Indonesia, menurut Rektor Universitas Islam Jakarta (UIJ), Prof Raihan, bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan pengabdian masyarakat sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang nomor 35 tahun 2014, dimana semua masyarakat berkewajiban untuk melindungi anak.

Sebagaimana data di Badan Pusat Statistik, penduduk Indonesia saat ini 267 juta jiwa dimana usia 0 sampai 14 sekitar 26% sementara untuk usia hingga 17 tahun yang juga masih dalam klasifikasi anak penduduk sekitar 30%.



Diera teknologi informasi saat ini sangat mempengaruhi perilaku anak, disinilah peran Mahasiswa dituntut untuk memberikan perlindungan terhadap anak-anak agar tidak terjerumus pada hal-hal negatif, serta turut membina perilaku anak yang baik untuk melindungi generasi bangsa kedepan.

Disamping itu dalam pengabdian masyarakat, Mahasiswa juga berkewajiban melakukan penelitian, untuk itu Mahasiswa juga harus bisa memberikan kontribusi karya ilmiah terhadap penelitian perilaku dan perkembangan anak, demikian juga dalam dalam kegiatan pengabdian masyarakat Mahasiswa harus dapat melibatkan Perempuan dan Anak, pinta Prof Raihan.

Sementara Staf Khusus Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Albert Fikri juga berharap akan adanya peran para mahasiswa dalam turutserta dalam perlindungan anak, juga melalui program pengabdian masyarakat serta penelitian, ungkapnya. (Nrl)
Readmore »

KASAL TATAP MUKA DENGAN PRAJURIT LANAL MATARAM

KASAL TATAP MUKA DENGAN PRAJURIT LANAL MATARAM

Mataram, 19 Oktober 2018 Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) di Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Mataram serta bertatap muka langsung dengan para prajurit Lanal Mataram bertempat di Markas Komando Lanal Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Jumat (19/10).

Kedatangan orang nomor satu dijajaran TNI AL di NTB tersebut disambut oleh Danlantamal VII Kupang Brigjen TNI (Mar) Kasirun Situmorang, S.H., dan Danlanal Mataram Kolonel Laut (P) Ludi Muharjo.

Dalam acara tatap muka dengan para prajurit, Kasal memberikan motivasi dan semangat kepada seluruh prajurit Lanal Mataram berkaitan dengan kejadian gempa yang melanda Lombok. Kasal menghimbau kepada prajurit agar tetap selalu waspada dan memperhatikan gedung atau bangunan-bangunan yang berada pada zona rawan gempa serta apabila membangun gedung supaya memperhatikan jenis bangunan yang ramah terhadap bencana.

Pada kesempatan ini pula, Kasal juga mengungkapkan rasa syukur kepada Allah S.W.T, karena seluruh prajurit Lanal Mataram semuanya masih diberikan kesehatan dan keselamatan.

Turut hadir mendampingi Kasal antara lain, Aslog Kasal Laksamana Muda TNI Mulyadi, S.IP., M.A.P., Waasrena Kasal Laksamana Pertama TNI Rahmat Eko Rahardjo, M.Tr (Han)., Wakil Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Wapangkogasgabpad) Rehabilitasi dan Rekonstruksi Lombok Laksamana Pertama TNI Nur Singgih Prihartono, S.E.,M.Tr (Han)., Danlantamal V Laksamana Pertama TNI Edwin, S.H., Danpuspenerbal Laksamana Pertama TNI Dwika Djahja Setiawan, Kadisfaslanal Laksamana Pertama TNI Puguh Santoso, S.E., M.M., dan Kadispenal Kolonel Laut (P) Mohamad Zaenal, S.E., M.M., M.Soc., S.c.
Readmore »

LAKSAMANA TNI (PURN) ADE SUPANDI LUNCURKAN BUKU KEMARITIMAN

LAKSAMANA TNI (PURN) ADE SUPANDI LUNCURKAN BUKU KEMARITIMAN

Jakarta, 18 Oktober 2018,Dua buku telah diluncurkan, yaitu Biografi yang berjudul “Kasal Kedua Dari Tanah Pasundan” dan “Fondasi Negara Maritim”, keduanya merupakan hasil karya dari Laksamana TNI (Purn) Ade Supandi, S.E., M.A.P., Mantan Kepala Staf Angkatan Laut periode 2015-2018. Acara peluncuran tersebut di hadiri oleh Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., bertempat di Gedung Balai Samudera, Kelapa Gading, Jakarta, Kamis (18/10).

Dalam sambutannya Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., mengatakan bahwa, pandangan dan pemikiran Laksamana Ade Supandi yang dituangkan dalam kedua buku ini, merefleksikan tata cara berpikir dengan tidak sekedar memberikan gagasan, akan tetapi ikut serta dalam proses dan implementasi membangun Indonesia sebagai negara maritim yang kuat.

“Untuk itu saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada beliau yang telah memberikan sumbangsih pemikiran sebagai inspirasi bagi kita semua”, ungkap Kasal.

Dua buku tersebut berjudul “Kasal Kedua dari Tanah Pasundan” dan Fondasi Negara Maritim”, pada buku pertama biografi tentang penulis dengan merekonstruksi siapa yang terjadi mulai dari saat lahir dalam pengasuhan dan bimbingan orang tua, lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, lingkungan masyarakat dan lingkungan kerja, hingga perjalanan hidup Laksamana (Purn) Ade Supandi menjadi Kepala Staf Angkatan Laut. Dalam buku tersebut Laksamana (Purn) Ade Supandi ingin berpesan agar menjalani kehidupan dengan penuh rasa syukur, mengembangkan diri dalam etika melalui kerja keras, kerja cerdas, dan senantiasa dalam jalan yang benar.

Buku kedua berjudul “Fondasi Negara Maritim” lebih mengemukakan bagaimana membangun Indonesia sebagai sebagai negara maritim yang kuat. Secara keseluruhan fondasi maritim mengarahkan pada terwujudnyaocean leadership atau kepemimpinan yang bervisi maritim untuk mencapai kebijakan maritim yang terintegrasi. Kebijakan tersebut menjadi cerminan dalam mencapai tata kelola maritim yang baik dalam bingkai negara dan peradaban maritim yang maju.

Dalam bedah buku tersebut, turut hadir sebagai moderator yaitu Tina Talisa, dan menghadirkan para panelis diantaranya Laksamana TNI (Purn) Bernard Kent Sondakh, Prof. Dr. Anhar Gonggong, Prof. Dr. Rokhmin Dahuri dan Prof. Dr. Indroyono Susilo. Dalam kesempatan tersebut hadir pula Menteri Perhubungan, Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal), Para Pejabat Mabes TNI dan Polri, Para Pejabat  Teras Mabesal, Para Mantan Kepala Staf Laksamana TNI (Purn) Laksamana TNI (Purn) Widodo AS, Laksamana TNI (Purn) Arief Kushariyadi, Laksamana TNI (Purn) Slamet Soebijanto, serta para tamu undangan lainnya.
Readmore »

Pemusnahan Ribuan Botol Miras Dan Ribuan Bungkus Rokok Ilegal Hasil Tangkapan F1QR Lanal Dumai

Pemusnahan Ribuan Botol Miras Dan Ribuan Bungkus Rokok Ilegal Hasil Tangkapan F1QR Lanal Dumai

Jakarta, 19 Oktober 2018,-- Pangkalan TNI AL Dumai laksanakan pemusnahan ribuan botol Minuman Keras (Miras) berbagai merk dan ribuan bungkus Rokok illegal hasil tangkapan Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal Dumai beberapa waktu. Kegiatan pemusnahan dilaksanakan di Lapangan Mako Lanal Dumai, Jalan Yos Sudarso, Kec. Dumai Timur, Kota Dumai, Jumat (19/10).

Hasil Tangkapan Lanal Dumai yang dimusnahkan terdiri dari Minuman Keras berbagai macam merk sebanyak 145 Kotak dan Rokok merk Red sebanyak 350 Tim hasil tangkapan Patkamla II-I-59/Combat Lanal Dumai di Perairan Sungai Siak Kecil serta Minuman Keras berbagai macam merk sebanyak 368 Kotak hasil tangkapan Posal Tembilahan Lanal Dumai di Perairan Sungai Enok Dalam Inhil. Minuman Keras berbagai macam merk 316 Kotak, muatan KM. Fasri 3 GT 3, hasil tangkapan Posal Tembilahan Lanal Dumai di Perairan Sungai Enok Dalam Inhil pada bulan September 2018.

Dalam acara pemusnahan Miras dan Rokok illegal tersebut, Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (E) Yose Aldino menyampaikan bahwa ribuan botol Miras berbagai merk dan ribuan bungkus Rokok illegal ini kita musnahkan setelah melaksanakan koordinasi ke Komando Atas dan instansi samping, pemusnahan ini dilaksanakan karena ribuan botol Miras dan ribuan bungkus Rokok Ilegal tersebut pada saat ketiga kapal ditemukan tanpa Nakhoda serta ABK dan sudah dilakukan pencarian namun sampai saat ini belum tertangkap atau belum ditemukan. Terhadap kapal dan muatan sudah diumumkan di Media Cetak selama tiga hari berturut-turut, namun sampai saat ini belum ada yang merasa memiliki, karena muatan Miras tanpa dokumen dan merupakan barang yang dilarang beredar di masyarakat dan muatan rokok juga tanpa memiliki dokumen sehingga sudah sewajarnya muatan kapal tersebut dimusnahkan. Pemusnahan ribuan botol Miras dan ribuan bungkus Rokok ilegal dilaksanakan dengan cara digilas dengan alat berat Stoom Walls, ujar Danlanal. 

Pemusnahan ribuan botol Miras dan ribuan bungkus Rokok ilegal dilaksanakan secara langsung (Video Confrens) di Jajaran Koarmada I antara lain Lanal Dumai, Lanal Batam dan Lanal Tanjung Balai Karimun yang dipimpim langsung oleh Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Yudho Margono, S.E., M.M., di Batam.

Setelah pemusnahan Miras dan Rokok dilaksanakan, pihak Lanal Dumai melaksanakan penandatanganan berita acara. Turut Hadir pada acara tersebut, Danlanal Dumai, Walikota Dumai, Palaksa Lanal Dumai, Kejaksaan Negeri Dumai, Pengadilan Negeri Dumai, Bea dan Cukai Kota Dumai, Polres Dumai, Danden Rudal 004 Kota Dumai, Satradar Kota Dumai, Kodim 0320 Dumai dan KSOP Kota Dumai.
Readmore »

Tatap Muka Ketua Daerah Jalasenastri Armada I Dengan Anggota Cabang III Korcab 3 DJA I Lanal Lampung

Tatap Muka Ketua Daerah Jalasenastri Armada I Dengan Anggota Cabang III Korcab 3 DJA I Lanal Lampung

Jakarta, 19 Oktober 2018, Ketua Daerah Jalasenastri Armada I Ny. Vero Yudo Margono melaksanakan kunjungan kerja dan bertatap muka dengan Anggota Cabang III Korcab 3 DJA I Lanal Lampung, Jumat (19/10).

Pada kesempatan tersebut, Ketua Daerah Jalasenastri Armada I menyampaikan ucapan terima kasih atas penyambutan dari Keluarga Besar Lanal Lampung dan memperkenalkan Pengurus Daerah Jalasenastri Armada I yang ikut mendampingi dalam kunjungan kerja ini.

Lebih lanjut disampaikan bahwa kunjungan kerja ini merupakan program kerja Pengurus Daerah Jalasenastri Armada I, juga dimaksudkan untuk bersilaturahmi dengan Anggota Jalasenastri dan Keluarga Besar Lanal Lampung. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberi masukan bagi Pengurus Daerah Jalasenastri Armada I untuk membuat program kerja yang sesuai dengan kebutuhan.   

Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengetahui kegiatan yang sudah berjalan dengan baik dan kendala yang dihadapi selama ini agar dalam menjalankan organisasi Jalasenastri di daerah tidak ada lagi keragu-raguan serta dapat menyamakan persepsi dan langkah dengan Pengurus Pusat demi meningkatkan kinerja dan kemajuan organisasi Jalasenastri. 

Diakhir sambutannya, Ketua Daerah Jalasenastri Armada I berpesan kepada Anggota Jalasenastri Cabang III Korcab 3 DJA I Lanal Lampung agar menjadikan organisasi Jalasenastri sebagai wadah untuk mengembangkan diri dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan yang menambah wawasan, kreatifitas dan keterampilan sehingga keberadaan Jalasenastri di daerah-daerah seperti di lampung ini dapat lebih maju dan menjadi kebanggan tersendiri bagi Ibu-ibu Jakasenastri. Hindari sedapat mungkin dengan sesama anggota, utamanya diantara pengurus agar selalu menjaga kekompakan dan kerjasama yang baik.

Pada kegiatan kunjungan kerja tersebut, juga dilaksanakan penyerahan tali asih dari Ketua Daerah Jalasenastri Armada I kepada Warakawuri dan Anak Yatim serta Anak Berkebutuhan Khusus.  

Turut hadiri pada kegiatan tersebut, Wakil Ketua Daerah Jalasenastri Armada I, Pembina Cabang III Korcab 3 DJA I, Ketua Cabang III Korcab 3 DJA I, Pengurus Daerah Jalasenastri Armada I, Pembina Harian PD Jalasenastri Armada I.
Readmore »

F1QR LANTAMAL IV KEMBALI TANGKAP TERDUGA PELAKU PENCURIAN DI KAPAL SL. LAY VESSEL 108

F1QR LANTAMAL IV KEMBALI TANGKAP TERDUGA PELAKU PENCURIAN DI KAPAL SL. LAY VESSEL 108

Tanjungpinang, 18 Oktober 2018, Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV melalui Unit I Kejahatan dan Kekerasan di Laut (Jatanrasla) kembali berhasil menangkap Y salah satu dari empat target buruan yang merupakan terduga pelaku pencurian diatas Kapal Kargo SL. Lay Vessel 108 beberapa hari yang lalu. Penangkapan tersebut berlangsung pada Rabu 17 Oktober 2018 pukul 12.15 Wib di Batam. 

Hal tersebut disampaikan Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., saat memberikan keterangan pers kepada awak media di Fasharkan Mentigi, Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Kamis (18/10).

Lebih lanjut Danlantamal IV menyampaikan bahwa tertangkapnya Y merupakan hasil pengembangan dari rekannya R yang lebih dahulu tertangkap Unit I Jatanrasla F1QR Lantamal IV bersama dengan barang bukti speed boat yang digunakan komplotannya untuk melalukan aksi pencurain serta barang-barang hasil curian dari Kapal Kargo SL. Lay Vessel 108 pada Kamis 11 Oktober 2018 sekira pukul 18.15 WIB di salah satu rumah penduduk yang berjarak 500 meter dari rumah R di Pulau Akar Kelurahan Setoko Kecamatan, Bulang Batam.

Tertangkapnya Y berkat adanya informasi intelijen yang diperoleh Unit I Jatanrasla F1QR Lantamal IV bahwa Y akan menemui temannya di Bundaran Perumahan Griya Permai Batuaji Batam. Selanjutnya proses penyergapan disiapkan dengan menempatkan personel Unit I Jatanrasla F1QR. Usaha tersebut membuahkan hasil dan Y pun muncul di lokasi tersebut dengan menggunakan sepeda motor dan langsung di ringkus Unit I Jatanrasla F1QR Lantamal IV. Meskipun Y sempat melarikan diri kearah perumahan warga Griya Permai Batuaji Batam, namun karena kesigapan Unit I Jatanrasla F1QR Lanrtamal IV akhirnya Y bisa ditangkap.

 Menurut Pengakuan Y bahwa sebelum melakukan pencurian komplotan mereka yang terdiri dari R dan Y (sudah tertangkap) serta ketiga temannya masing-masing berinisial K, F dan A bertemu di tempat kost F selanjutnya membahas dan merencakan pencurian terhadap kapal-kapal yang berada di Batuampar dengan terlebih dahulu dilakukan pembagian tugas mulai dari bagian yang memantau, bagian yang menaiki kapal dan bagian yang mengemudikan speed boat. Dari pengakuan Y juga bahwa sebelum beraksi komplotan tersebut terlebih dahulu menggunaka narkoba jenis shabu.

Selanjutnya untuk proses pengembangan serta pemeriksaan lanjutan Y sementara ditahan di Markas Tim Intelijen Lantamal IV. (Penlantamal IV)
Readmore »

EMPAT JABATAN KOMANDAN KRI SATKAT KOARMADA I DISERAHTERIMAKAN

EMPAT JABATAN KOMANDAN KRI SATKAT KOARMADA I DISERAHTERIMAKAN

Tanjungpinang 17 Oktober 2018, Empat Jabatan Komandan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) yang berada di jajaran Satuan Kapal Cepat (Satkat) Komando Armada I (Koarmada I) diserahterimakan. Upacara serah terima jabatan tersebut dipimpin Komandan Satkat (Dansatkat) Koarmada I Kolonel Laut (P) Sirilus Arif Susbintoro., S.E., di Dermaga Fasharkan Mentigi Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri). Rabu (17/10).

Empat Jabatan Komandan KRI yang diserahterimakan antara lain Komandan KRI Halasan-630 dari Letkol Laut (P) Sandy Kurniawan kepada Letkol Laut (P) Faisal M, Komandan KRI Beladau-643 dari Letkol Laut (P) Edy Setyawan Kepada Letkol Laut (P) I Made Ardyan Budi, Komandan KRI Siwar-646 dari Letkol Laut (P) I Nyoman Amenthia Kepada Letkol Laut (P) Marvill Maffel, dan Komandan KRI Parang-647 Letkol Laut (P) Eko Budi Prabowo Kepada Mayor Laut (P) Rubiyanto.

Dansatkat koaramada I pada kesempatan tersebut antara lain mengatakan, serah terima jabatan Komandan KRI merupakan wujud kepercayaan dan penghormatan dari Pemimpin TNI AL yang diberikan kepada pejabat yang bersangkutan serta tuntutan wajar dari suatu organisasi yang dinamis, agar tercipta suasana dan semangat baru di lingkungan organisasi. Pembinaan personel juga merupakan bagian dalam menselaraskan antara tour of duty dan tour of area yang diharapkan mampu memberikan pengkayaan pengalaman bagi personel, disamping untuk mengembangkan kepemimpinan dengan berbagai improvisasi dan inovasi serta daya kreativitas, sehingga dapat menghasilkan output organisasi yang sehat dan dinamis sesuai tujuan dan sasaran organisasi.

Selanjutnya Dansatkat Koarmada I menyampaikan, tugas bagi unsur KRI Satuan Kapal Cepat dimasa mendatang cukup berat dan semakin komplek sesua dengan perkembangan lingkungan strategis yang sulit diprediksi, kondisi ini merupakan suatu tantangan yang harus dihadapi, untuk itu setiap Komandan KRI memiliki tugas dan tanggung jawab untuk membina kesiap-siagaan dan kemampuan Alut Sista, serta personel profesional yang memiliki kejuangan tinggi, sehingga setiap saat mampu hadir di laut guna menegakkan, mempertahankan dan mengamankan kedaulatan serta keutuhan perairan nusantara.

Upacara Sertijab tersebut dihadiri seluruh Komandan KRI yang sedangn sandar di Dermaga Tanjung Uban dan diikuti pasukan upacara 1 Peleton, 2 Peleton Bintara dan 1 Peleton Tamtama. (Penlantamal IV).
Readmore »

Bakamla RI dan ABF Patroli Bersama di Perbatasan Indonesia - Australia

Bakamla RI dan ABF Patroli Bersama di Perbatasan Indonesia - Australia

Kupang, Jumat 19 Oktober 2018 (Humas Bakamla RI) Dalam rangka meningkatkan keamanan laut di kawasan, Bakamla RI melaksanakan patroli terkoordinasi luar negeri dengan Australian Border Force (ABF) dan Maritime Border Command (MBC) di wilayah perairan perbatasan Indonesia - Australia, sejak Senin (15/9).

Operasi bersama ini melibatkan beberapa unsur dari Indonesia dan Australia, antara lain KN Gajah Laut-4804 Bakamla RI, KP Orca-6004 Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kapal Thaiyak ABF, dan satu pesawat patroli udara maritim ABF.

Dalam operasi ini, Direktur Operasi Laut Bakamla RI Kolonel Laut (P) NS Embun, bertindak sebagai Penanggung Jawab Operasi. Sedangkan Pengendali Operasi, diemban oleh Kolonel Laut (P) Imam Hidayat, yang sehari-hari bertugas sebagai Kasubdit Penyelenggara Operasi Laut Bakamla RI. Sedangkan Komandan Satuan Tugas Operasi dipimpin oleh Letkol Laut (P) Asep Budiman yang sehari-hari menjabat sebagai Kasubdit Rencana Operasi Udara Maritim Bakamla RI.

Sampai saat ini, operasi bersama telah berhasil dilaksanakan sebanyak delapan kali. Operasi ini merupakan kegiatan rutin antara Bakamla RI dengan ABF, dan setiap tahunnya dilaksanakan sebanyak dua kali.

Dalam menjalankan misinya, armada kapal patroli yang dikerahkan mendapat dukungan data dari Pusat Informasi Maritim (PIM) Bakamla RI. Selain itu, dukungan informasi dari Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Bakamla RI di Kupang juga didapatkan dengan baik. Tidak lupa, pesawat patroli udara maritim ABF juga turut ambil bagian dalam formasi laut gabungan di wilayah tersebut.

Metode operasi bersama meliputi kegiatan deteksi ancaman wilayah laut, dan respon yang diberikan. Hasil deteksi akan mendaptakan respon berupa tindak lanjut ancaman yang terjadi. Tindakan yang diberikan tentunya berbeda-beda, sesuai dengan kondisi ancaman yang dihadapi.

Diharapkan dengan digelarnya operasi laut bersama ini dapat meningkatkan kerja sama keamanan laut, khususnya di perairan perbatasan Indonesia - Australia. Operasi ini juga dapat mencegah, dan menindak aktifitas illegal didaerah operasi. Selain itu, pertukaran informasi juga dapat ditingkatkan dengan adanya operasi ini.

Autentikasi: Kasubbag Humas Bakamla RI Mayor Marinir Mardiono
Foto-foto: Humas Bakamla RI
Readmore »

PENGALIHAN HAK TANAH TANPA SETAHU PEMILIK

PENGALIHAN HAK TANAH TANPA SETAHU PEMILIK

Setelah lama menunggu kejelasan tanah peninggalan orang tua, kakek Alm Biang bin buya.Hari ini Rabo, 17 okt 2018 jam 10.45 ahliwaris datang untuk yg ke IIke kantor kelurahan limo untuk konfirmasi dengan dihadiri salah seorang dari pt. Urecon.

Dalam pertemuan itu Lurah kelurahan limo Danudi Amin S.E menjelaskan kepada ahliwaris kalo pengalihan hak girik C58 a. N Biang bin Buya silahkan dari pihak urecon koordinasi dg Pt.Megapolitan.

Danudi dalam hal ini juga tidak mau mengambil resiko terlalu jauh.

Ditempat yg sama Bonang salah satu dari ahliwaris mengatakan kalo dia dan keluarga tidak akan mundur untuk memperjuangkan haknya. (Ogiek).
Readmore »

Pisah Sambut Kadispenal Digelar Sederhana Penuh Khidmat

Pisah Sambut Kadispenal Digelar Sederhana Penuh Khidmat

Pisah sambut sebagai tradisi pelepasan pejabat di lingkungan TNI AL juga digelar dalam pelepasan Kadispenal Laksma Gig Jonias Sipasulta yang akan menempati jabatan baru sebagai komandan Lantamal VIII Manado Sulawesi Utara serta penyambutan Kadispenal baru Kolonel laut (P) Mohammad Zaenal, Senin.

Acara pisah sambut yang rencana digelar pukul 09.00 WIB karena Kadispenal masih mengikuti kegiatan Kepala Staf Angkatan Laut akhirnya acara inti diundur hingga pukul 11.00 WIB Namun demikian acara pisah sambut tersebut diisi dengan berbagai hiburan baik dari musik country juga paduan suara dari ibu-ibu Jalasenastri serta beberapa pejabat dilingkungan Dispenal.

Tepat pukul 11.15 WIB kadispenal pun tiba dan langsung di daulat memberikan pesan dan kesan selama menjabat kadispenal dan dalam ungkapannya Laksma Gig Jonies Sipasulta menegaskan bahwa pengganti Kadispenal tidak jauh berbeda dengan dirinya karena beliau kerapkali berkomunikasi dengan, pada intinya Diharapkan seluruh Wartawan dan jajaran Dispenal memberikan dukungan penuh terhadap Kolonel Laut Mohamad Zaenal, mesti sudah tidak menjabat sebagai Kadispenal, bukan berarti hubungan dengan wartawan putus begitu saja, namun demikian akan terus dibina. dan bagi Wartawan yang ingin ke Menado, Lantamal VIII siap menyambut anda, ungkap Laksamana Pertama Gig Jonias Sipasulta.

Sementara Kadispenal baru, Kolonel Laut Mohamad Zaenal mengungkapkan, turut mengucapkan Selamat bertugas buat Laksma Gig Sipasulta dan beliau adalah senior saya dan guru saya, karena beliau telah banyak mengajari saya bagaimana bergaul dengan senior, sejawat dan yunior. dan bagaimana berhubungan dengan wartawan serta mengajari saya, bagaimana menjalin kerjasama dengan media, paparnya.

Usai sambutan pisah sambut dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata dan kenang-kenangan serta dilanjutkan dengan foto bersama dan ucapan selamat pada kedua pejabat baru tersebut serta ramah tamah.

Kolonel Laut (P) Mohamad Zaenal, SE.. MM., M.Soc.Sc merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan 34 Tahun 1988. Perwira TNI AL kelahiran Bandung Jawa Barat ini telah menjabat sebagai Palaksa KRI Sutedi Senoputra 378 di Komando Armada RI Kawasan Timur (KOARMATIM) tahun 1998, Komandan KRI Ajak 653 Koarmatim tahun 2004 Kaopsjar Seskoal tahun 2011, Paban III Lat Sopsal Mabesal tahun 2014, dan menjabat Sebagai Paban V Kerkamtas Sops TNI sejak tahun 2016.

Kolonel Laut (P) Mohamad Zaenal merupakan alumni Seskoal Angkatan 41 tahun 2003 ini, telah menyelesaikan jenjang pendidikan umum seperti, S1 Manajemen Unkris Jakarta pada tahun 2011. S2 Manajemen Unkris tahun 2014, serta pada tahun 2014 telah menyelesaikan S2 Master Of Social Science di UKM Malaysia.

Selama kariernya sebagai Perwira TNI AL didampingi oleh istri tercinta Ny. Asih Winarni Mohamad Zaenal serta putri tercinta Esmeralda Zenas Putri.(Nrl)
Readmore »

SUSJEMENSTRA TNI AL ANGKATAN KE-13 TP. 2018 RESMI DITUTUP

SUSJEMENSTRA TNI AL ANGKATAN KE-13 TP. 2018 RESMI DITUTUP

 

Seskoal, 15 Oktober 2018, -- Wakil Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Wadan Seskoal) Laksamana Pertama TNI TSNB. Hutabarat, M.MS., secara resmi menutup Kursus Manajemen Strategik (Susjemenstra) TNI AL Angkatan ke-13 TP. 2018 di Gedung Auditorium Yos Soedarso Seskoal, Bumi Cipulir, Jakarta Selatan, Senin (15/10).

 

Dalam amanat Komandan Seskoal Laksamana Muda TNI Dr. Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., D.E.S.D., yang dibacakan Wadan Seskoal mengatakan Kursus Manajemen Strategik TNI AL merupakan wahana pengembangan dan pematangan pola pikir dan pola tindak para perwira yang diorientasikan kepada upaya untuk memperluas cakrawala pandang dan mempertajam kemampuan analisis, sehingga para perwira memiliki visi jauh ke depan serta mampu mengambil inisiatif dan keputusan serta terobosan yang diperlukan secara cepat dan tepat.

 

Lebih lanjut dikatakan Danseskoal, bahwa Seskoal telah berhasil membina dan mendidik para perwira dengan pengetahuan dan ketrampilan dibidang Manajemen Strategik yang memiliki tingkat kemampuan untuk menghadapi dinamika perkembangan lingkungan strategis serta dapat mengembangkan kemampuan perencanaan yang mengedepankan prinsip-prinsip serta pertimbangan yang efektif dan efisien.

 

Diakhir amanatnya, Danseskoal mengharapkan agar para perwira lulusan Susjemenstra ini dapat memberikan masukan dan kontribusi yang positif bagi kemajuan di TNI AL serta dapat mengembangkan ide-ide pemikiran strategis secara konseptual terutama dalam bidang keangkatanlautan, kemaritiman, masalah pertahanan Negara di laut dan dapat menjadi penjuru dariLeader Of Change.

 

Upacara penutupan Susjemenstra TNI AL Angkatan ke-13 TP. 2018 ini ditandai dengan penanggalan tanda siswa kepada perwakilan siswa, penyematan Pin Kelulusan dan penyerahan piagam penghargaan kepada lulusan terbaik. Adapun sepuluh Pasis dengan predikat lulusan terbaik yaitu Mayor Laut (K) drg. Bambang Dwi L., M.M., Sp.Perio., Mayor Laut (T) Yohanes Enggar Riyadi, Mayor Laut (K) dr. Azis Sehanudin M. S.P., A.M.Kes., Mayor Laut (PM) Shodiq Mardiyan, S.T., Mayor Laut (P) Andik Putro Wibowo, Mayor Laut (P) Eko Agus Susanto, S.E, Mayor Laut (P) Adi Wirasmo, Mayor Laut (P) Noor Prastya Utomo, Mayor Laut (K/W) drg. Yulierni, Sp.KG.,dan Mayor Laut (P) Ferry Kurniawan.

 

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pendidikan Angkatan Laut (Kadisdikal) Laksamana Pertama TNI Dr. Ivan Yulivan, S.E., M.M., M.Tr (Han)., Kepala Dinas Keuangan Angkatan Laut (Kadiskual) Laksmana Pertama TNI R. Anang Dwi Kuncoro, S.E., M.M., Kepala Dinas Material Angkatan Laut (Kadismatal) Laksamana Pertama TNI Kasih Prihantoro S.E., M.M., para pejabat utama Seskoal, Para Patun dan Dosen Seskoal serta undangan lainnya.

 


Readmore »

Kunjungan Tim Pembinaan Masyarakat TNI di Pengungsian Perang Suku

(Pendam XVII/Cen. Minggu, 14 Oktober 2018). Jalinan komunikasi antara Kodim 1714/Puncak Jaya dengan masyarakat selalu terjaga, sekalipun ketika berada di pengungsian akibat perang suku yang terjadi di kampung Tingginambut Kabupaten Puncak Jaya.

Komandan Kodim 1714/Puncak Jaya Letkol Inf Akmil Satria Martha Yudha Darmawi selaku Tim Pembinaan Masyarakat TNI wilayah Puncak Jaya melaksanakan kunjungan di pengungsian masyarakat akibat perang suku Distrik Tingginambut, Papua, Sabtu (13/10/2018).

Kunjungan bersama Tim Pembinaan Masyarakat TNI kali ini untuk melihat langsung kondisi pengungsi serta bertatap muka dengan masyarakat sebagai wujud perhatiannya di wilayah teritorial Kodim 1714/Puncak Jaya. 

Dandim 1714/Puncak Jaya menyampaikan bahwa tujuan kunjungan ke Distrik Tingginambut untuk melihat kondisi pengungsi dan bertatap muka secara langsung. “Kunjungan ini juga  bertujuan untuk memberikan semangat kepada pengungsi, karena saat ini masyarakat sangat mengharapkan bantuan logistik dari berbagai pihak, mereka tidak dapat bekerja dan mengungsi/numpang tinggal di daerah orang,” ungkapnya.

Terpancarkan wajah senang para pengungsi ketika bertemu dan berkomunikasi dengan anggota TNI yang mengunjungi pengungsian ini serta berharap situasi di kampung tempat tinggal mereka segera aman.

Dalam kegiatan tersebut Tim Pembinaan Masyarakat  TNI memberikan bantuan berupa paket sembako yang berisi beras dan mie instan untuk dapat digunakan memenuhi kebutuhan hidup bersama keluarga di pengungsian.

Kepala kampung Tingginambut Gundi Enumbi menyampaikan, terima kasih kepada bapak tentara atas kepedulian kepada pengungsi yang ada di Tingginambut. “Bantuan dari bapak tentara membantu meringankan beban warga di pengungsian akibat perang antar suku, kami harapkan bantuan bapak TNI agar perang suku ini selesai, kami ingin hidup damai di kampung kami,” ujarnya.

Tim Pembinaan Masyarakat TNI bersama Kodim 1714/Puncak Jaya juga akan mengajak instansi pemerintah yang berada di Kabupaten Puncak Jaya untuk ikut mewujudkan masyarakat yang aman dan sejahtera.
Readmore »

KRI dr. Soeharso-990 Berhasil Tangani 2.371 Korban Gempa dan Tsunami di Sulteng

KRI dr. Soeharso-990 Berhasil Tangani 2.371 Korban Gempa dan Tsunami di Sulteng
(Puspen TNI).  Sebanyak 2.371 pasien korban bencana gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, berhasil mendapat penanganan medis dengan baik oleh tim kesehatan Kapal Rumah Sakit KRI dr. Soeharso-990.
Kepala Rumah Sakit (Karumkit) KRI dr. Soeharso-990 Kolonel Laut (K) dr. Imam Hidayat, Sp.S. mengatakan bahwa pasien yang ditangani oleh tim kesehatan KRI dr. Soeharso-990 di Pelabuhan Pantoloan Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (14/10/2018), didominasi oleh pasien akibat trauma berupa patah tulang dan luka robek pada jaringan permukaan.
Menurut Kolonel Laut (K) dr. Imam Hidayat, hingga hari ini dari 2.371 pasien mendapat perawatan medis di KRI dr. Soeharso-990 pasca bencana gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah. “252 masih di rawat inap namun 2.119 telah kembali ke rumah masing-masing untuk melakukan rawat jalan,” ucapnya.
Karumkit dr. Soeharso-990 juga mengatakan bahwa pasien korban bencana gempa bumi dan tsunami yang datang ke kapal rumah sakit mayoritas mengalami luka didaerah wajah atau sobek yang tidak tertangani dengan baik.
“Luka yang tidak ditangani dengan baik tersebut menimbulkan infeksi dan dapat menyebabkan cidera yang lebih parah seperti tidak berfungsinya suatu organ, sehingga tim medis langsung melaksanakan penanganan operasi agar organ tersebut dapat berfungsi dengan normal kembali,” ungkapnya.
Selanjutnya Kolonel Laut (K) dr. Imam Hidayat menyampaikan bahwa seluruh pasien yang di rawat di Rumah Sakit KRI dr. Soeharso-990  umumnya dirawat selama lima hingga tujuh hari, dan setelah kondisinya membaik diarahkan untuk melakukan rawat jalan.  Setelah pasien dinyatakan membaik kondisinya, maka akan dilakukan rawat jalan dan akan dikembalikan ke pusat kesehatan wilayah seperti rumah sakit umum atau pusat kesehatan masyarakat yang berada di Sulteng,” ujarnya.
Selain menangani pasien trauma akibat gempa bumi dan tsunami, Tim Kesehatan TNI juga berhasil membantu persalinan warga yang menjadi pengungsi. “Hingga hari ini kita berhasil membantu 13 proses persalinan, baik proses persalinan yang dilakukan dengan cara operasi dan tanpa operasi. Operasi dilakukan bagi pasien yang sudah tidak bisa melakukan persalinan normal,” kata Kolonel Laut (K) dr. Imam Hidayat.
Didatangkannya Rumah Sakit terapung milik TNI tersebut bertujuan membantu tanggap darurat dalam menangani pasien dengan cepat. Selain itu, Tim Kesehatan TNI melakukan pendampingan agar menghidupkan kembali fungsi kesehatan wilayah, sehingga dapat kembali berfungsi dengan normal atau mandiri dalam membantu pelayanan pasien.
KRI dr. Soeharso-990 diperkuat oleh 121 orang kesehatan, baik dari TNI dan sipil yang terdiri dari 38 dokter dari berbagai spesialis dan 83 paramedis seperti perawat dan apoteker.
Readmore »

SATGAS KJK 2018 TAMPILKAN BUDAYA INDONESIA DI KOREA

SATGAS KJK 2018 TAMPILKAN BUDAYA INDONESIA DI KOREA
Korea Selatan, 13 Oktober 2018, Satgas Kartika Jala Krida (KJK) 2018 menampilkan budaya Indonesia di Jeju, Korea Selatan. Penampilan budaya  tersebut disaksikan oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Muda TNI Wuspo Lukito, S.E., M.M., dan  Kepala Staf Angkatan Laut Korea Laksamana Sim Seung-Sob dalam acara cocktail party yang diadakan di geladak KRI Bima suci-945 yang sedang bersandar di Dermaga Jeju Naval Base, Korea Selatan, Sabtu(13/10).
Penampilan budaya yang diperankan prajurit KRI Bima Suci dan para Taruna dan Taruni  angkatan 65 ini menampilkan kesenian berupa Tari  Rampak Gendang, Tari Saman, Tari Rama dan Shinta serta Tari Reog. KRI Bima Suci yang dikomandani Letkol Laut (P) Widiyatmoko Baruno Aji ini menyelenggarakan  acara  Cocktail Party ini merupakan salah satu rangkaian dalam menyemarakan peserta International Fleet Review (IFR). Sebelumnya pada bulan September KRI Bima Suci telah mengikuti acara Safety Comfirst (SCF) Far East Tall Ship Regatta 2018 di kota Yeosu dan Vladivostok.
Wakasal dalam sambutannya mengatakan bahwa KRI Bima Suci adalah satu kapal tiang tinggi yang lebih besar dari kapal pendahulunya yakni KRI Dewaruci. KRI Bima Suci   setiap melaksankan pelayaran  ke luar negeri mempunyai tiga  misi yaitu misi diplomasi, duta budaya dan sebagai kapal latih untuk Taruna Akademi Angkata laut.
Diakhir sambutannya, Wakasal mengucapkan banyak terima kasih serta memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pemerintah Republik Korea, khususnya Angkatan Laut Republik Korea atas keramahanya dalam menyelenggarakan event yang luar biasa ini.
Turut Hadir dalam kegiatan tersebut Ibu Wakil Ketua Umum Jalasenastri Ny Chichi Wuspo Lukito, Panglima Koarmada III Laksamana Muda TNI I.N.G Ariawan, S.E., M.M., Atase Pertahanan RI untuk Korea Selatan Kolonel Laut (E) Oka Wirayudhatama, S.E., Duta Besar RI untuk Korea Selatan Bapak Umar Hadi, para Pejabat Tinggi Angkatan Laut dari berbagai dunia, para Perwira pendamping Staf AAL serta para perwira dan anggota KRI Bima Suci.
Readmore »

 

CALEG PERINDO DPRD DKI DAPIL 9 NO.6

CALEG PERINDO DPRD DKI DAPIL 9 NO.6