Jumat, 07 Agustus 2009

Yayasan Diponegoro Terima Kunjungan Rektor Dari Amerika


Bersamaan dengan kegiatan doa bersama, untuk keamanan dan keselamatan bangsa, khususnya DKI Jakarta, Yayasan Diponegoro Jakarta Timur, menerima kunjungan secara resmi, beberapa Rektor dari Universitas ternama dari Amerika, dalam acara tersebut juga digelar dialog antara siswa-siswi SMA Diponegoro dengan para rektor.
Penasehat Yayasan Diponegoro yang juga pakar pendidikan, Prof. Dr Arief Rachman pada wartawan menjelaskan, bahwa pihaknya merasa bersyukur atas kunjungan para rektor dari Amerika serta Atase Kebudayaan Washington mewakili Indonesia, kehadiran mereka di Yayasan Diponegoro adalah atas dukungan dari Direktorat Perguruan Tinggi Depdiknas.

Kunjungan mereka adalah kehormatan bagi Yayasan Diponegoro, karena para siswa bisa bertemu dan berdialog langsung dengan para rektor dari Amerika, bahkan Presiden Institute International Edukation Amerika, mengundang siswa-siswi berprestasi untuk dapat belajar ke Amerika dengan beasiswa, demikian juga Gubernur DKI Jakarta bapak Fauzi Bowo juga telah menyampaikan dukungannya pada siswa yang berprestasi untuk meneruskan ke Amerika.

Sementara menanggapi akan acara Doa bersama untuk keamanan dan keselamatan bangsa dan Negara, yang dilakukan oleh Keluarga besar Yayasan Diponegoro serta masyarakat Jakarta, bersamaan dengan Sholat Jumat berjamaah, Prof Arief Rachman menegaskan, bahwa pihaknya terus berupaya menumbuhkan Perdamaian Dunia melalui Pendidikan, bagaimana anak-anak sebagai generasi penerus bangsa, untuk tetap cinta perdamaian, tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, bahwa sebagai umat Muslim, kita harus bisa menunjukkan pada dunia, bahwa umat Islam di Indonesia adalah umat yang cinta damai, dan Agama Islam adalah agama yang Rahmatanilallamin, dan bukan agama yang menebar benih-benih terror, “Sebagai Gubernur DKI, saya menyampaikan terimakasih pada seluruh jamaah yang telah mendoakan keamanan dan keselamatan kota Jakarta, serta atas dukungannya sehingga kondisi Jakarta yang dapat kembali pulih seperti sediakala, karena terror memang bisa terjadi di mana saja, bukan saja di Indonesia, tetapi juga di Negara lain”, paparnya.

Orang nomer satu di ibukota Jakarta ini, juga mengajak siswa-siswi SMA Diponegoro, dan masyarakat secara luas, agar tidak tergoda serta mudah terbawa isu-isu yang tidak bertanggung jawab, karena ada isu orang yang bartanggung jawab atas kejadian JW Mariot dan Ritz Carton, pada salahsatu blog di internet, sekali lagi, terror tidak bisa diberikan toletansi, harus bersama-sama memeranginya, agar terror jangan tumbuh di Indonesia, juga pada diri kita, mari kita tunjukkan, agama Islam adalah agama yang membawa keberkahan, mari kita jaga lingkungan kita, sekolah kita, serta jaga diri kita masing-masing, ajak Bang Foke.





0 komentar:

Poskan Komentar