Kamis, 13 Mei 2010

Pusat Batu Permata Rawabening, Sarana Wisata Belanja



Warga Jakarta kini semakin dimanjakan dengan diresmikannya pusat penjualan batu permata di Jakarta Gems Center (JGC) Rawabening, Jatinegara, Jakarta Timur. Ya, pusat penjualan batu permata terbesar kedua di Asia Tenggara itu diresmikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, Rabu (12/5).

Usai peresmian, Fauzi Bowo menyampaikan apresiasi khusus terhadap para pedagang batu permata Rawabening yang telah memelihara rasa persaudaraan dan kebersamaan sehingga proses pengoperasian JGC berjalan baik dan lancar. “Semoga dengan kerja sama dapat menarik banyak pengunjung,” ujar Fauzi Bowo.

Dengan didirikannya JGC, kata Fauzi Bowo, maka pusat perbelanjaan ini akan memiliki peran penting dalam mempromosikan batu permata dan mulia asal Indonesia, khususnya Jakarta agar bisa dikenal ke pelosok mancanegara. “Kita berharap JGC menjadi ikon pariwisata di DKI Jakarta. Maka dari itu, saya meminta kerja sama yang saling berkesinambungan antara PD Pasar Jaya dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI,” kata Fauzi Bowo.

Direktur Utama PD Pasar Jaya, Djangga Lubis, mengatakan, peremajaan Pasar Batu Rawabening merupakan realisasi kerja sama yang dituangkan dalam surat perjanjian kerja sama No 7 tanggal 11 Desember 2006 dan Addendum No 168/-1.824.541 tanggal 24 Juni 2008 antara PD Pasar Jaya dengan PT Pundimas Atrium, dengan luas bangunan 10.866 meter persegi yang terbagi atas tiga lantai dan satu semi basement.

JGC terdiri dari 1.355 tempat usaha, yang terdiri dari 897 kios, 372 konter, 56 kios makanan dan minuman, 30 kios ikan hias dan terdapat ruang galeri dan laboratorium sertifikasi serta ruang khusus proses pembuatan batu, serta tempat ibadah yang dapat menampung 750 jemaah. Tak hanya itu, untuk memanjakan pengunjung, pengelola juga menyediakan lahan parkir yang luas dan dapat menampung sekitar 130 mobil, 113 sepeda motor, serta 3 bus. “Kami menyediakan parkir yang luas untuk keamanan dan kenyamanan pengunjung,” ungkap Djangga Lubis.

Djangga menambahkan, JGC Rawabening merupakan salah satu pasar khusus yang dikelola langsung PD Pasar Jaya, selain Pasar Tanahabang yang merupakan pasar khusus tekstil, Pasar Induk Kramatjati sebagai pusat sayur mayur dan buah-buahan, Pasar Pramuka yang khusus menyediakan obat-obatan serta Pasar Asem Reges, Cipete dan Durensawit yang khusus menyediakan onderdil.

Jakarta Gems Center (JGC) Rawabening terletak di Kelurahan Balimester, Jatinegara, Jakarta Timur. Pusat penjualan batu permata ini terdiri dari tiga lantai yang masing-masing lantai menjajakan pusat penjualan batu permata serta batu aji yang didapat dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Sabang hingga Merauke.

JGC merupakan pasar batu permata terbesar di Indonesia yang memiliki ribuan pedagang batu permata, baik yang sudah terdaftar sebagai pedagang tetap maupun yang belum terdaftar. Tak hanya itu, beragam batuan baik batu permata hingga batu aji dari berbagai jenis dan asalnya dapat dijumpai di JGC Rawabening. Yang lebih membanggakan, JGC merupakan pusat perdagangan batu permata terbesar kedua di Asia Tenggara setelah Gems Building Tower di Thailand.

0 komentar:

Poskan Komentar