Jumat, 23 Juli 2010

Puasa Tingkatkan Iman dan Taqwa


Sebentar lagi kita (umat Islam) akan masuk pada bulan puasa, menurut Ulama Besar KH Mahrus Amin, bahwa Puasa Ramadhan adalah wajib hukumnya, bagi setiap muslim yang baligh (dewasa), dalam keadaan sehat dan mukim (tidak melakukan safar/perjalanan jauh), dan dengan berpuasa maka akan dapat meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT.

Marilah dalam berpuasa kita akan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, serta melakukan introsepeksi akan kesalahan-kesalahan selama ini jauh dengan Allah SWT, bagi siapapun juga kalau dekat dengan Allah, maka Allah juga akan semakin dekat dengan hambanya, untuk itu dalam puasa ini, agar umat Islam akan lebih taat dalam melaksanakan perintah Allah serta menjauhi larangannya, serta banyak mengamalkan sunah-sunah, seperti Tarawih, pengajian serta beramal sholeh, dan menyiapkan amal dari sebagian harta yang dimilikinya, serta lebih peduli lagi pada mereka yang nasibnya kurang beruntung dalam ekonomi.

Dengan kondisi ekonomi bangsa saat ini, yang telah membuat warga miskin tidak mampu menyekolahkan anaknya, Pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah ini menghimbau pada mereka yang mampu, agar mau menjadi orang tua angkat, serta menyekolahkan anak-anak yang tidak mampu, untuk dapat belajar di Pesantren, sehingga dimasa yang akan datang, mereka bisa menjadi anak-anak yang sholeh dan berguna bagi masyarakat bangsa dan Negara.

Puasa sebagai Rukun Islam yang ketiga, adalah kewajiban setiap muslim, dimana kalau seseorang mengaku Islam maka harus melakukan tiga hal, pertama pengakuan Syahadat, dengan mengakui “Tiada Tuhan selain Allah, dan Mohammad adalah Utusan Allah”, kedua melakukan Sholat lima waktu yang ketiga adalah melakukan Puasa selama satu bulan penuh dibulan Ramadhan,apagila satu diantara tiga tersebut tidak dilakukan, maka mereka belum muslim.

Meskipun Tarawih itu hukumnya Sunah, namun umat Islam tetap diharuskan untuk dapat mengikuti Sholat tarawih, karena bagaimanapun juga untuk lebih dekat lagi kepada Allah SWT, dibulan puasa tersebut, maka diharuskan mengikuti Sholat Tarawih. Karena dengan bertarawih juga sebagai ungkapan syukur kita kepada Allah, yang telah memberikan kita panjang umur, murah rezeki serta segala nikmat yang telah diberikan, meskipun sesibuk apapun kalau hatinya terpanggil untuk mendekatkan diri kepada Allah di bulan puasa, maka akan mengikuti Sholat sunnah yaitu sholat Tarawih bersama.

Sebagai mana tradisi di Pondok Pesantren Darunnajah, saat puasa nanti, setiap buka puasa, kita akan menggelar buka puasa gratis bersama masyarakat, dan kita akan membagi-bagikan makanan untuk berbuka, bagi sopir angkot maupun ojek yang melintas di Ponpes Darunnajah, ketika adzan Maghrib berkumadang. Karena barang siapa memberikan makanan untuk buka puasa, maka mereka juga akan mendapat pahala seperti orang yang berpuasa, tanpa berkurang sedikitpun pahalanya.

Saat disinggung kegiatan para Santri Darunnajah saat Ramadhan tiba, KH Mahrus Amin mengaku, bahwa untuk di pesantren Darunnajah, anak-anak kelas 1 hingga kelas 5, akan belajar sebagaimana biasanya, hingga 20 hari puasa, namun demikian untuk mata pelajaran umum akan dikurangi, sementara untuk kegiatan ibadah akan ditambah, seluruh anak didik diwajibkan mengikuti Tarawih, sementara untuk anak kelas Aliyah wajib tinggal di Pesantren hingga puasa selesai, serta harus mengikuti Tarawih witir akhir, dari pukul 1.30 WIB hingga Subuh, sebagaimana yang dilakukan di Masjidil Harom serta Madinah, papar Ketua Umum Badan Kerjasama Pondok Pesantren Seluruh Indonesia.

Dibulan Puasa yang sebentar lagi tiba, KH Mahrus Amin juga menghimbau pada pengelola hiburan maupun Pemerintah Daerah serta Pemerintah Pusat, agar menghentikan kegiatan tempat hiburan yang menjurus pada maksiat maupun condong berbuat dosa, agar umat Islam tidak tergoda-oleh hal-hal yang dilarang agama tersebut, tegasnya.

0 komentar:

Poskan Komentar