Sabtu, 25 September 2010

482 Mahasiswa S2 UNINDRA, Ikuti Kuliah Perdana




Setelah lulus seleksi dalam penerimaan mahasiswa baru program Magister/Strata 2, 482 mahasiswa baru Universitas Indraprasta PGRI (UNINDRA), pada Jumat (24/9) mengikuti Kuliah Perdana, dalam acara tersebut, Rektor UNINDRA, Prof H Sumaryoto juga berkenan mengukuhkan seluruh mahasiswa S2.

Disela acara tersebut, Prof H Sumaryoto juga menegasakan, bahwa setelah para mahasiswa S2 di kukuhkan, maka secara otomatis mereka berhak mendapatkan pelayanan akademik maupun administratif di Universitas Indraprasta PGRI, seluruh mahasiswa baru program S2 berjumlah 482 mahasiswa, yang terbagi dalam 4 program Strata 2, yaitu jurusan Magister Bahasa Indonesia,Magister Bahasa Inggris,Magister IPA dan Magister IPS.

Peningkatan kompetensi bagi para guru tersebut, saat ini memang dibutuhkan, dan UNINDRA memberikan kesempatan pada para guru untuk menyelesaikan jenjang Magister S2, dimana sesuai ketentuan pasal 65, dimana bagi guru yang berkualifikasi S2, apalagi S3, maka mereka akan langsung diberikan “Sertifikasi Pendidik”, tanpa melalui portofolio dan sebagainya, hal ini menjadi kesempatan yang baik bagi para guru untuk menempuh jalur cepat.

Pada para mahasiswa Strata 2, Prof H Sumaryoto meminta agar seluruh mahasiswa dapat mengikuti perkuliahan sebagaimana yang sudah diatur sesuai ketentuan, dengan mentaati rambu-rambu yang ada, sehingga dapat kuliah hingga selesai dengan baik, pintanya.

Sementara Kuliah Perdana yang disampaikan Kepala Bidang Kurikulum Pendidikan Menengah, Pusat Kurikulum Kementrian Pendidikakn Nasional, DR. H Herry Widyastono, APU dengan makalah “Profesionalisme Guru Pada Era Sertifikasi” menekankan, bahwa kualitas manusia yang dibutuhkan bangsa Indonesia dimasa depan, adalah mereka yang mampu menghadapi persaingan yang ketet dengan bangsa lain di dunia, dan kualitas tersebut dihasilkan melalui penyelenggaraan pendidikan yang bermutu dan pendidikan professional, oleh sebab itu guru sebagai pendidik professional mempunyai fungsi dan peran yang strategis, oleh sebab itu guru juga dituntut untuk memiliki kompetensi yang baik, guna menunjang terwujudnya pendidikan yang bermutu, serta output yang bagus pula.

0 komentar:

Poskan Komentar