Minggu, 24 Oktober 2010

Indonesia Jadi Tuan Rumah ARDEX-10

Tema Ardex-10 tahun 2010 adalah Partnership For Better Response atau Kerjasama untuk Tanggap Bencana yang lebih baik. Dari hasil pertemuan ke-12 ASEAN Committee For Disaster Management (ACDM) 2008 lalu di Thailand.


Dilatari oleh wilayah Asia Tenggara rawan terhadap berbagai bencana. Sejak tahun 2005 dari para menlu ASEAN telah menandatangani the ASEAN Agreement on Disaster Management and Emergency Response (AADMER) di Vientiane, Laos.

Nah, AADMER itulah yang menjadi dasar untu membangun mekanisme efektif dalam mengurangi dampak bencana besar, baik sosial, ekonomi maupun lingkungan. Selain itu AADMER dijadikan dasar untuk melakukan respon bersama dalam tanggap darurat bencana melalui koordinasi nasional, regional dan kerjasama internasional.

Indonesia telah menjadi laboratorium bencana Asia Tenggara. Preskon pagi ini dihadiri oleh Sekretaris Umum BNPB Pusat, Facthul Hadi didampingi oleh Wisnu Wijaya selaku Direktur Kesiapsiagaan BNPB bersama perwakilan Mabes TNI, Faisal.

Dipaparkan Kota Cilegon sebagai kasus gempa bumi dan tsunami dengan studi kasus daerah industri. Ada simulasi penyelamatan dengan penanganan barang-barang berbahaya dengan kerjasama ASEAN.

Dijelaskan oleh Wisnu, Kontingen tiba tanggal 30 Oktober dari negara-negara ASEAN laiknya bantuan tim dari luar negeri. Dan Operasi darat, laut dan udara dan ada tinjauan dari dekat gunung Krakatau serta bakti sosial dan menanam Pohon Persahabatan di daerah Cilegon untuk negara-negara ASEAN.

Berlanjut ke Staf Operasi Mabes TNI, Faisal ikut menjelaskan keterlibatan TNI sebagai bagian integral dengan BNPB yang juga punya unsur terkoordinasi. "Metode yang digunakan untuk menguji SOP yang ada di Indonesia dan negara-negara ASEAN termasuk solusi saat menerima bantuan negara asing. Ada materi evakuasi, SAR laut,udara dan darat, Dropping logistik, teknik bantuan dari negara asing dan materi tentang dapur umum.

Ada juga workshop tentang koordinasi sipil dan militer dalam menghadapi bencana serta dipastikan keterlibatan Palang Merah International.

Total partisipan 1.200 orang dengan 10 persennya dari negara ASEAN. Saat sesi tanya jawab terungkap Rp. 6,5 Miliar dari anggaran DIPA BNPB dan dipastikan kedatangan dari  dan akan fokus pada pengembangan wisata Krakatau sekaligus evaluasi kegiatan.

Sementara fenomena topan/badai Regi tidak menjangkau daerah Equator/khatulistiwa termasuk Indonesia Timur (Sulawesi). Dijelaskan BNPB hanya di Philipina dan Taiwan saja dan  Indonesia hanya terimbas ekornya Regi yaitu angin kencang tapi jauh dari pusatnya.

Terakhir dari update status Status Merapi yang sudah berubah menjadi awas dengan kesiapan bantuan dari BNPB seperti peralatan logistik, makanan dan lainnya.

Sementara dari Papua pasca banjir bandang Wasior, pihak BNPB sudah membangun hunian sementara saat masa darurat yang diperpanjang.

Readmore »

Sabtu, 23 Oktober 2010

UNINDRA Gelar Wisuda Sarjana XXVII dan Wisuda Pascasarjana III



Universitas Indraprasta PGRI (UNINDRA) sebagai salahsatu Perguruan Tinggi Swasta yang terus berupaya menghasilkan tenaga yang profesional dalam berbagai bidang kependidikan dan non kependidikan yang dilandasi watak kreatif, inovatif, mandiri, dan peduli pada Sabtu (23/10), bertempat di Gedung Sasono Utomo Taman Mini Indonesia Indah menggelar Wisuda Sarjana ke XXVII dan Wisuda Pasca Sarjana ke III. Acara tersebut diisi orasi ilmiah oleh DR. H Muhir Subagio, MM

Rektor UNINDRA, Prof. DR. H Sumaryoto didepan para wartawan menjelaskan, bahwa Wisuda kali ini diikuti oleh 1005 wisudawan, dimana untuk wisudawan program Sarjana S1 berjumlah 903 mahasiswa dan untuk program Pascasarjana berjumlah 102 orang.wisuda kali ini merupakan prosesi melepas lulusan, agar mereka dapat mengabdikan ilmunya ketengah masyarakat, dan ini juga sebagai upaya dalam meningkatkan indeks pembangunan manusia (Human Development Index), yang saat ini dinilai masih rendah di Indonesia ini.dan ini juga diharpakan menjadi pemicu bagi mahasiswa yang masih berada dibangku perkuliahan.

Dalam penyiapkan lulusan yang unggul, UNINDRA terus berupaya mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni, tenaga akademik yang profesional dan kegiatan yang integral dalam bentuk pengabdian masyarakat serta Mengembangkan budaya kewirausahaan mahasiswa dalam menghadapi persaingan global. Oleh sebab itu kita terus menyusun program-program sesuai dengan antisipasi sekian tahun kedepan,sehingga outputnya juga cerdas intelektual, cerdas emosional dan cerdas spiritual.

Disamping itu juga terus dilakukan peningkatan para dosen, sesuai dengan kualitifasi dengan memberikan bantuan pendidikan untuk program S3, ini adalah proses supaya para lulusan nanti akan semakin meningkat kualitasnya mengacu pada tuntutan global, dan saya berharap para lulusan untuk tidak berhenti belajar, jangan setelah diwisuda kemudian berhenti belajar, namun teruslah belajar hingga akhir hayat, sebagaimana yang diajarkan dalam Islam, papar Prof H Sumaryoto.

Sebagaimana tradisi bagi UNINDRA, dalam setiap wisuda menggelar Wayang Kulit, dan untuk kali ini mengambil ceritera “Bedah Astina” salah satu cerita seriah Bharata Yudha, yang dibawakan oleh Dalang Ki Muhammad Pamungkas Bayu Aji (Putera Ki H Anom Suroto) dari Surakarta.
Readmore »

Duta Seni Kabupaten Demak Tampil Didepan Warga Demak Jabodetabek

 

Sebagaimana kegiatan rutin tahunan dalam mempromosikan potensi Wisata, Budaya, kerajinan maupun potensi sumber daya alam lainya, bertempat di Anjungan Jawa Tengah TMII, Duta Seni Kabupaten Demak, beberapa waktu lalu menampilkan berbagai kesenian daerah, seperti Tari-tarian, Musik Campur Sari serta Sendra Tari Barong, yang ditampilkan para siswa-siswi.bahkan dalam kesempatan tersebut Tim Kesenian juga mempromosikan potensi Kerajinan Kaligrafi Kuningan, maupun makanan Khas Demak, sehingga mampu mengobati rasa kangen warga Demak di Jabodetabek, yang memenuhi Anjungan Jawa Tengah.

Dalam Sendratari Barong, yang ditampilkan merupakan kreasi yang memadukan tarian prajuritan dengan atraksi kesenian barong khas Kabupaten Demak. Kreasi diusung oleh para siswa-siswi SMA Demak, termasuk yang membawakan dua barong, dan para pemusik. Dimana musik yang mengiringi merupakan musik tradisional seperti tabuhan rebana, pukulan beduk, dan suara bonang.

Bupati Demak, Drs H Tafta Zani, MM didepan para wartawan mengaku sangat mendukung upaya dalam pelestarikan budaya daerah, bahkan Tim Kesenian ini akan tampil di Malaysia, kita ingin menunjukkan pada masyarakat Malaysia, bahwa Barong adalah Kesenian Asli Indonesia, sehingga diharapkan mereka juga tidak mengklaim sebagai budaya Malaysia, kita akan mempromosikan seni budaya keluar Demak, sehingga Demak yang dikenal sebagai Kota Wali semakin dikenal masyarakat secara luas.

Saat disinggung tentang Pembangunan di Demak, Tafta Zani mengaku sudah banyak berbuat untuk pembangunan Kabupaten Demak, dimana Demak yang dulu dikenal darah banjir, namun saat ini dengan perbaikan sungai dan tanggul sudah tidak banjir lagi, demikian juga Prasarana jalan yang dulu rusak parah, namun kini di kampung-kampung sudah halus, hal tersebut memang priotitas dalam pembangunan Demak selama ini, sehingga pembangunan kedepan akan terus dilakukan, guna meningkatkan ekonomi masyarakat Demak, sebagai daerah penghasil padi, paparnya.

Sementara Ketua Paguyuban Masyarakat Demak di Jakarta dan sekitarnya, H Ahmad Suhaebi mengaku bangga dengan tampilnya seniman-seniman muda, dalam Duta Seni kali ini, kehadiran warga Demak Jabodetabek yang memenuhi anjungan Jawa Tengah ini, merupakan bukti dukungan upaya Pemda Demak dalam mengembangkan dan melestarikan Kesenian Masyarakat Demak, dan diharapkan kerjasama maupun komunikasi antara Warga Demak di Jakarta dengan Pemerintah Daerah dapat terus terjalin dan lebih ditingkatkan lagi.

Didepan Bupati Demak, H Suhaebi juga memaparkan banyak kegiatan paguyuban selama ini, baik dalam peningkatan ekonomi, kegiatan sosial maupun kegiatan keagamaan, bahkan waktu ada Final Bola Dunia, kita juga gelar acara nonton bareng di GOR Jaktim, hal tersebut dilakukan guna meningkatkan rasa kebersamaan sesama masyarakat Demak di Jabedetabek, kita ingin guyubrukun, paparnya.
Readmore »

Kamis, 21 Oktober 2010

Festival Nasyid, Marawis dan Qasidah Tingkatkan Apresiasi Masyarakat




Jakarta Timur sebagai Kota Administrasi di Provinsi DKI Jakarta yang banyak terdapat sanggar Nasyid, Marawis serta  Qasidah, telah mendorong jajaran Pemkot untuk melakukan pembinaan lebih lanjut, guna menjaga eksistensi grub kesenian yang ada, dan bertempat di Gedung Gelanggang Remaja New Centre Jakarta Timur, pada  19 hingga 20 Oktober, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur melalui Sudin Kebudayaan menggelar Festival Nasyid, Marawis dan Qasidah.

Menurut Kasudin Kebudayaan Kota Administrasi Jakarta Timur, Drs.Bambang Subekti, MM yang ditemui disela acara tersebut , pada wartawan menjelaskan, bahwa kegiatan Festival ini juga sebagai upaya dalam mendorong apresiasi masyarakat terhadap beberapa jenis seni musik yang bernafaskan Islami, seperti Seni Musik Masyid, Marawis dan Qasidah, dengan mereka mengikuti lomba, diharapkan dapat memacu grub kesenian yang ada, untuk terus meningkatkan kualitas seni maupun kreatifitasnya, sehingga karya-karya yang dihasilkan semakin bagus dan layak tampil, bahkan makin digemari masyarakat secara luas.

Diakuinya diera global seperti sekarang ini, pengaruh negative cukup besar, oleh sebab itu perlu upaya membangun generasi muda yang unggul, berkualitas dan religius, dan melalui seni Nasyid, Marawis serta Qasidah yang banyak memberikan petuah serta pesan keagamaan sesuai tuntutan  Syariat Islam ini, diharapkan akan mampu menangkal pengaruh negative, pada budaya global diera yang serba bebas ini, tegas Bambang Subekti.

Hal senada juga diungkapkan panitia acara, Dra Yulianingsih.bahwa kegiatan Festival Nasyid, Marawis dan Qasidah ini digelar guna mendorong aktifitas masyarakat, pada kegiatan yang religius, guna menumbuhkan nuansa religi dikalangan masyarakat khususnya generasi muda. Dan Festival ini diikuti oleh 30 peserta, yang mewakili 10 Kecamatan Se-Jakarta Timur, para pemenang akan memperoleh Tropy Kejuaraan, Piagam serta uang pembinaan, dan untuk para juara akan diikutsertakan pada lomba Nasyid, Marawis serta Qasidah tingkat Provinsi yang akan digelar pada November 2010 ini.
  

Readmore »

Kamis, 14 Oktober 2010

LKS SMK Jaktim Siapkan Pemenang Tingkat Nasional


Lomba Ketrampilan Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (LKS-SMK) tingkat Kota Administrasi Jakarta Timur tahun 2010 kali ini, ternyata mampu memunculkan pemenang-pemenang baru, dimana untuk jurusan tehnologi industri, kalau tahun lalu didominasi SMK 26, namun kali ini didominasi oleh SMKN  5 Jaktim, sementara untuk ekonomi dan untuk jurusan perhotelan pemenangnya merata dari beberapa SKM ekonomi maupun SMK Pariwisata yang ada di Jakarta Timur.

 Ketua panitia lomba, yang juga Kasie SMK Sudin Dikmen Jaktim, H Hadi Waulad menjelaskan, bahwa untuk lomba kempetensi siswa ini diikuti oleh seluruh SMK Se-Jakarta Timur, yang akan mengikuti 19 mata lomba, yang digelar di empat tempat, yaitu Sekolat Tinggi Pariwisata Trisakti (ST Pariwisata Trisakti), SMK 5, Yayasan PKP Ciracas serta SMK 52, dimana untuk seluruh peserta lomba jenis Pariwisata, mereka dinilai dari para juri dari ST Pariwisata Trisakti, dan dengan fasilitas yang memadai tersebut, juga diharapkan para siswa pariwisata akan lebih trampil lagi dalam memahami ilmu-ilmu pariwisata.

Pada wartawan, H Hadi Waulad juga mengaku dengan lomba kompetensi siswa ini,pihaknya ingin meningkatkan pembinaan pada sekolah maupun siswa-siswi, kalau tahun lalu Jakarta Timur merupakan juara umum LKS SMK tingkat Provinsi, maka tahun ini yang akan digelar November mendatang, Tim lomba Jakarta Timur diharapkan mampu mempertahankan  bisa menjadi juara umum  lagi, tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan Kasudin Pendidikan Menengah Kota Administrasi Jakarta Timur, Drs H Suharyanto, MM, bahwa sesuai tema LKS, yaitu “Membangun Insan Kejuruan Berkompetensi  Unggul dan Berdaya Saing”, oleh sebab itu dengan lomba ini kita juga ingin menyiapkan anda untuk menjadi juara tingkat nasional, bukan sekedar juara tingkat kota maupun Provinsi, tetapi kalian harus bisa menjadi juara satu tingkat nasional, pintanya pada siswa-siswi.

Sementara pada Kepala Sekolah maupun Guru pembimbing, Kasudin Dikmen Jaktim juga meminta agar benar-benar memberikan perhatian khusus pada para juara tingkat Kota saat ini, lakukan pembinaan secara intensif, karena siswa-siswi yang saat ini juara, akan tampil ditingkat Provinsi maupun Nasional, karena ditingkat nasional siswa-siswi akan berhadapan dengan siswa-siswi dari  33  PRovinsi lain di Indonesia, kalian akan mewakili Provinsi, sehingga membawa nama Provinsi DKI Jakarta, pinta H Suharyanto.

Pemerintah Daerah akan terus berupaya mendorong upaya  dalam meningkatkan proses pembelajaran di sekolah yang berbasis Produksi di sekolah-sekolah SMK, karena ciri utama dalam pembelajaran SMK adalah berbasis produksi, kita akan dorong terus, sehingga lulusan dapat berkompetensi dan laku jual  atau marketable dapat kita dapatkan, Dinas akan duduk bersama dengan pengelola sekolah maupun dunia usaha, untuk meningkatkan mutu pembelajaran serta menyusun rencana strategi pembelajaran, dan kita akan meningkatkan sarana prasarana serta kualitas guru, maupun peningkatan dunia usaha dan industri, saat ini 60% lulusan SMK sudah langsung terserap lapangan kerja, sementara lainnya melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi, dan kita akan terus tingkatkan kualitas lulusan SMK, tegas Drs H Suharyanto, MM.

Readmore »

Rabu, 13 Oktober 2010

HUT Ke 75, Suhaibin Sidi Luncurkan Buku Biografi


 Pendiri yang juga Ketua Yayasan Tugu Ibu, H Suhaebin Sidi kini telah berusia 75 tahun, dalam acara peringatan hari jadi tersebut, disamping dihadiri seluruh keluarga besar Rumah Sakit Tugu Ibu, Yayasan Pendidikan Tugu Ibu serta Akademi Kebidanan Tugu Ibu, juga hadir Tokoh-tokoh Betawi, disela acara tersebut juga diluncurkan Buku Kisah Perjalanan Suhaibin Sidi, Anak Betawi ke Puncak Tugu Ibu, yang ditulis oleh Jusuf Suroso.

Tokoh Betawi yang juga sahabat Suhaebin Sidi, Ridwan Saidi mengaku cukup bangga dengan sosok Putra Betawi seperti H Suhaebin Sidi, yang sukses dibidang politik, Pendidikan dan Kesehatan, karena beliau yang dahulu sebagai PNS di Departemen Kesehatan namun mengundurkan diri ke dunia politik, dan ternyata sukses dibidang usaha penyelenggara Kesehatan dan Pendidikan.
Readmore »

Sudin Dikdas Jaktim Gelar Pelatihan Kepala TU SMP




Dalam upaya meningkatkan etos kerja dan disiplin dilingkungan sekolah, Suku Dinas Pendidikan Dasar Kota Administrasi Jakarta Timur menggelar Pelatihan Kepala TU SMP, Pengawas dan Staf Sudin Dikdas Jaktim, acara tersebut dibuka secara resmi oleh Kasudin Dikdas Drs H Zaenal Abidin.

Dalam laporannya, Ketua penyelenggara yang juga PTK Subag TU Sudin Dikdas Jaktim, Sudirman menjelaskan, bahwa pelatihan ini diikuti oleh 125 peserta, kegiatan digelar mulai 13 hingga 15 Oktober, digedung LPMJ Jaktim, dengan maksud, agar para Kepala TU SMP, maupun Pengawas dan Staf Sudin Dikdas Kota Administrasi Jakarta Timur, dapat bekerja lebih baik lagi, dalam meningkatkan pelayanan masyarakat serta dalam mewujudkan penyampian laporan yang tepat waktu., setelah mereka mengikuti pelatihan ini juga diharapkan etos kerja akan semakin meningkat dan lebih percaya diri, paparnya.

Sementara dalam sambutannya, Drs H Zaenal Abidin, Kasudin Dikdas Kota Administrasi Jaktim menekankan, akan perlunya peningkatan pelayanan, karena yang dihadapi TU, adalah orang tua murid serta siswa siswi. Sebagai PNS Provinsi DKI Jakarta, kita harus bangga dan percaya diri, tampilah rapi dan ramah.
Sebagai pelayan masyarakat, kita harus selalu berfikir positif dan berperasaan yang positif pula, sehingga yang dihasilkan juga bagus, tingkatkan profesionalisme dalam kerja, serta tingkatkan disiplin tinggi, kalau tidak bisa disiplin lebih baik mundur saja, karena banyak yang mau, pintanya dengan tegas.

Pada wartawan, Drs H Zaenal Abidin juga mengaku, bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan standar pelayanan minimal yang ada, guna menghasilkan pelayanan masyarakat yang baik, kerjakan tugas sesuai Tugas Pokok dan Fungsi masing-masing, kalau kita semua menyadari, saya yakin akan berjalan dengan baik, paparnya.






Readmore »

Muscab Partai Hanura Jakpus, Tetapkan Ir Gusti Sofian Noor Sebagai Ketua DPC




Setelah Very Yonnevil Munir diberi amanah sebagai Sekretaris DPD Partai Hanura Provinsi DKI Jakarta, jajaran kepengurusan DPC Partai Hanura Jakarta Pusat menggelar Musyawarah Cabang, dengan proses pemilihan Ketua DPC yang berjalan cukup demokratis, akhirnya Ir Gusti Sofian Noor terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPC Partai Hanura Jakarta Pusat.

Dalam pidato politiknya, Gusti Sofian Noor mengaku keterpanggilannya memimpin Partai Hanura Jakarta Pusat, taklain, karena sosok Ketua Umum Partai Hanura, H Wiranto yang sangat demokratis, nasionalis, berwibawa serta memiliki visi dan misi yang jelas dalam membangun bangsa dan Negara, oleh sebab itu sebagai Ketua DPC Partai Hanura yang baru, pihaknya juga akan meneruskan visi, misi tersebut kepada seluruh anak bangsa,  bahwa Negara ini harus utuh dalam kerangka NKRI serta mewujutkan masyarakat yang sejahtera.

Dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan koordinasi hingga PAC, Ranting serta anak ranting, untuk membangun kebersamaan, bagimana partai Hanura dapat memfokuskan untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat, kita tau saat ini biaya pendidikan dan kesehatan cukup mahal, oleh sebab itu  seluruh jajaran partai Hanura harus mampu meminimalisir beban rakyat, saat ini kita jangan bicara posisi kepengurusan, namun bagaimana kita dapat bersama-sama mengemplementasikan visi dan misi partai. Dan para tahun 2014 Partai Hanura harus besar, dan bisa menjadi partai pemenang Pemilu 2014 mendatang, paparnya tegas.

Sementara Ketua DPD Partai Hanura Jakpus, H Moch Ongen Sangaji, SH mengaku bersyukur dengan pelaksanaan Muscap yang baik dan demokratis, mudah-mudahan hari ini merupakan awal dari perjuangan atas tanggung jawab yang besar, perjalanan masih panjang, tataplah kedepan katakan bahwa saya mampu, karena Partai Hanura merupakan salahsatu partai yang akan menampilkan tokoh-tokoh muda yang akan memimpin bangsa ini kedepan, tegasnya.

Readmore »

Kementrian PU Angkat Lumpur Kalimalang, Jalan Justru Bagai Lubangan Kerbau



Disaat pemerintah pusat membersihkan kali malang dari lumpur, disepanjang Kabupaten dan Kota Bekasi, namun justru jalan raya di Kabupaten Bekasi, arah Jababeka dan Kawasan industri Metropolitan justru rusak berat, bagai kubangan kerbau, seakan pemerintah Kabupaten Bekasi tutup mata akan kondisi jalan di atas bantaran kalimalang tersebut, padahal daerah tersebut merupakan daerah pemukiman baru, serta daerah industri yang selama ini banyak menyumbangkan kontribusi pada Pemkab Bekasi, ini memang aneh tapi nyata, masyarakat Bekasi berharap Pemerintah memiliki kometmen membangun Kabupaten Bekasi, sesuai janji pasangan Bupati terpilih, saat akan tampil sebagai Cabub.

Readmore »

Selasa, 12 Oktober 2010

Kepala BPOM Akui Indomie gunakan Pengawet Nipagin

Pemerintah Taiwan sudah melarang masyarakatnya mengkonsumsi Indomie karena mengandung pengawet E218 (Methyl phydroxybenzoate) atau NIPAGIN yang selama ini digunakan untuk kosmetik atau obat.

Hal tersebut juga dibenarkan kepala BPOM, Kostantinah. namun kandungan tersebut masih aman dikonsunsi asal tidak kebanyakan, karena kalau kebanyakan bisa muntah2 dan beresiko kanker, Penarikan di Taiwan karena standar batas pemakaian nipagin berbeda-beda. namun indomie sudah sesui CAC
Readmore »

Sambut HUT Partai Demorat Ke 9, Jajaran DPD dan PDC Gelar Bhakti Sosial




Kondisi cuaca saat ini yang tidak menentu, telah membuat kesehatan masyarakat kian terganggu, sehingga penderita penyakit juga terus bertambah.  dan untuk mengantisipasi hal tersebut,  jajaran partai demokrat Provinsi DKI Jakarta. menggelar aksi sosial berupa pengobatan gratis, donor darah dan dialoq kesehatan. menurut ketua DPC Partai Demokrat Jakarta Pusat, Taufiqurahman, bahwa pengobatan gratis saat ini, merupakan kegiatan rangkaian dalam mengisi Hari Ulang Tahun Partai Demokrat  ke 9.

Donor Darah yang digelar di Tugu Proklamasi ini, juga sebagai upaya dalam menggugah masyarakat untuk lebih peduli dengan sesama, bagaimana mereka yang selama ini belum pernah donor darah dapat tergerak melakukan donor darah, karena kebutuhan darah di PMI DKI saat ini masih kurang, untuk setiap bulan diperlukan oleh pasien paling tidak 40.000 kantong, namun yang terpenuhi baru sekitar 30.000 kantong, oleh sebab itu butuh pendonor baru,a gar persediaan darah dapat terus meningkat, tegas Ketua DPC Partai Demokrat Jakpus yang juga anggota DPRD DKI ini.

Lebih jauh Taufiqurrahman mengaku kegiatan lain yang dilakukan jajaran DPC Partai Demokrat Jakarta Pusat adalah penanaman pohon serta kerja bhakti bersama warga, dan di Tugu Proklamasi ini, kita juga menggelar Diskusi Kesehatan, agar mesyarakat memahami akan program Pemerintah daerah dalam pelayanan keluarga miskin, untuk penanaman pohon akan ditindaklanjuti dengan memelihara pohon tersebut hingga tumbuh, kita tidak ingin cara seremonial yang hanya menanam setelah itu dibiarkan saja, tetapi kita ingin pohon yang kita tanam dapat tumbuh, oleh sebab itu kita akan rawat pohon hingga besar, dan dengan kegiatan bhakti sosial, donor darah dapat meningkatkan rasa kebersamaan, persatuan dan kesatuan,  tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan panitia Bhakti Sosial Partai Demokrat, dr.Hj Nova Riyanti Yusuf. SpJk. yang juga anggota DPRRI Komisi IX, bahwa pengobatan gratis bagi 500 masyarakat kurang mampu ini, diharapkan dapat meringankan beban pasien, yang selama ini kesulitan berobat karena pembiayaan, apalagi di cuara hujan terus menerus ini, penyakit dapat mudah menyerang masyarakat, seperti Diare, Demam, gatal-gatal, DBD maupun penyakit lainya, dan apabila ditemukan penyakit kronis akan kita rujuk ke rumah sakit dengan biaya partai Demokrat.

Donor darah ditempat terbuka ini, kita juga ingin memobilibasi masyarakat untuk berdonor, ini semua dilakukan untuk mengantisipasi adanya perubahan iklim yang tidak menentu, dan DPP Partai Demokrat kini juga terus melakukan koordinasi komisi terkait, guna mengantisipasi apabila terjadi masalah di musim hujan yang ekstrim ini, apakah penangulangan bencana maupun pengobatan berkelanjutan, untuk kegiatah bhakti sosial di DKI Jakarta, digelar di lima wilayah, ini juga bukti pengabdian kita, pada pemilih, karena di DKI Jakarta merupakan pemilih terbanyak yang harus kita perhatikan secara khusus, dan acara Seminar Kesehatan merupakan upaya sosialisasi tentang hak warga miskin, akan jaminan kesetahan, baik Gakin maupun SKTM, karena masih banyak masyarakat yang belum paham, cara mengurusnya, tegas dr Hj Nova.
Sementara di Jakarta Selatan, pengobatan gratis dipusatkan di Bukit Duri, menurut Ketua DPC Partai Demokrat Jaksel yang juga anggota DPRD DKI Komisi A, Toni Setiawan Yance juga mengaku, bahwa pengobatan gratis bagi 500 warga ini, merupakan upaya untuk membantu masyarakat, yang rawan akan penyakit, dimana Bukit Duri merupakan daerah yang sering mengalami banjir.

Kedepan diharapkan akan lebih banyak lagi organisasi maupun partai lain dapat melaksanakan kegiatan serupa, untuk mengayomi masyarakat, dan untuk kerja bhakti sosial, kepengurusan  cabang Jaksel akan menggelar di darah Cipete Utara, tegas Yance.

Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi DKI Jakarta,H Nachrowi Ramli disela kunjungannya di Tugu Proklamasi juga mengaku bersyukur dengan kegiatan sosial yang menyentuh masyarakat luas, sekarang memang saatnya berbagi,berbuat dan berkarya, setelah Partai Demokrat menang, jangan hanya memikirkan politik terus, namun sudah saatnya sekarang melakukan yang terbaik untuk rakyat, mari berbagi…berbagi… dan berbagi.. untuk mensejahterakan rakyat, tegasnya.
Readmore »

Jumat, 08 Oktober 2010

MHQH Tingkat ASEAN dan Pasifik, Tingkatkan Syiar dan Ukhuwan Islamiyah






Bertempat di Aula Masjid At Tauhid, Arif Rahman Hakim, komplek UI Salemba, Jakarta, Sabtu (2/10) hingga Senin (4/10), 99 peserta dari 14 negara dari ASEAN dan Pasifik, unjuk kebolehan dalam Musabaqah Hafiz Quran dan Hadits (MHQH) Pangeran Sultan Bin Abdul ‘Aziz Alu Su’ud tingkat Asean dan Pasifik, dan acara tersebut ditutup secara resmi oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara.

Seluruh peserta seusai mengikuti MHQH Tingkat ASEAN dan Pasifik juga menerima jamuan makan malam, yang diselenggarakan oleh Kementrian Agama RI, dan dalam sambutannya, Menteri Agama, Surya Dharma Ali menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pihak penyelenggara kegiatan Musabaqah Hafalan Alquran dan Hadits (MHQH) tingkat ASEN yang di gelar di Jakarta ini. "Selama ajang ini berlangsung selama tiga hari, semua berjalan dengan baik dan lancar. Ini tentu atas kerja keras bersama panitia dan penyelenggara”, paparnya.

Didepan para peserta MHQH serta para Duta Besar Negara sahabat yang mengirinkan utusannya mengikuti MHQH Tingkat ASEAN dan Pasifik tersebut, Menag juga menegaskan, bahwa hafalam Qur’an dan Hadist merupakan tuntutan bagi setiap umat muslim, bahkan hal tersebut sudah menjadi pendidikan wajib khususnya pendidikan di Pesantren-pesantren di Indonesia, oleh sebab itu Kementrian agama akan senantiasa mendukung upaya-upaya dalam kegiatan MHQH seperti ini, tegas SDA.

Sementara, Sekretaris Panitia MHQH tingkat Asean dan Pasifik, Gunaim Ikhsan saat ditemui disela acara tersebut juga menambahkan, bahwa seluruh peserta telah mengeluarkan kemampuan terbaik mereka, namun demikian dewan juri akan mengambil yang terbaik, kita bersyukur untuk Negara peserta MHQH saat ini meningkat jika dibandung kan tahun sebelumnya, dan panitia menanggung seluruh fasilitas yang dibutuhkan dalam MHQH ini.

Bertindak sebagai dewan juri terdiri dari dua orang yang merupakan anggota dewan juri hafalan Alquran dan hadits tingkat internasional. Mereka adalah, Prof Dr Ibrahim bin Said Aldhosari, yang merupakan guru besar Universitas Al Imam Ibnu Suud dan Syeikh Dr Mahmud Makki Hidayatullah yang merupakan anggota dewan juri nasional. “Seharusnya, juri yang hadir ada tiga orang. Tapi seorang juri lainnya harus mengikuti kegiatan penataran juri Musabaqah tingkat Internasional yang juga berlangsung di Jakarta,”katanya.

Meski begitu, Gunaim memastikan hal itu tidak akan mengurangi keakuratan penilaian. Sebab, kedua juri ini merupakan sosok yang amanah dan berpengalaman di bidangnya selama bertahun – tahun. “Dari segi kualitas, kami tidak meragukan independensi kedua juri ini,”tambahnya.

Adapun, lomba hafalan yang dilombakan adalah hafalan Alquran 30 juz, 20 juz, 15 juz, dan 10 Juz serta hafalan hadits nabi Muhammad SAW lengkap dengan sanadnya. Untuk hadiah, juara pertama lomba 30 juz sebesar 16.000 riyal, juara kedua sebesar 15.000 riyal dan juara ketiga sebesar 14 ribu riyal.

Sedangkan pemenang cabang kedua yakni hafalan 20 juz, untuk juara pertama 13 ribu riyal, juara kedua 12 ribu riyal, dan juara ketiga 11 ribu riyal. Cabang ketiga 15 juz, untuk juara pertama 10 ribu riyal, juara kedua 12 ribu riyal dan juara ketiga 11 ribu riyal. Cabang keempat cabang hafalan 10 juz, sebesar 10 ribu riyal untuk juara pertama, 9 ribu riyal untuk juara kedua, dan 8 ribu riyal untuk juara ketiga. Cabang keempat yakni 10 juz, juara pertama 7 ribu riyal, juara kedua 6 ribu riyal, dan juara ketiga 5 ribu riyal. Sedangkan cabang hafalan Hadits Nabi Muhammad SAW, masing-masing 10 ribu riyal, juara kedua 9 ribu riyal dan 8 ribu rial untuk juara ketiga. “Selain itu, seluruh pemenang pada masing-masing cabang lomba, akan menjadi tamu undangan Raja Saudi dan mendapatkan ibadah haji gratis. Yang mana, seluruh biaya ibadah itu, ditanggung pemerintah Saudi Arabia,”katanya.
Readmore »

Hadis Hadi : PT Expert Engineering Siap Penuhi Permintaan Kapal Dalam Negeri





Sebagai Negara Kepulauan yang terdiri dari ribuan pulau yang tersebar diseluruh wilayah NKRI,  seharusnya Pemerintah Indonesia lebih memprioritaskan transportasi melalui sarana laut daripada  transportasi darat, apalagi nenek moyang kita juga dikenal sebagai pelaut, oleh sebab itu, saat ini sudah waktunya Pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk mempermudah pihak swasta maupun Pemerintah Daerah untuk mengembangkan transportasi laut, dan PT Expert Engineering siap menyediakan kebutuhan Kapal – kapal baik berkapasitas besar maupun kecil.
Lebih jauh Hadis Hadi melihat, bahwa transportasi laut/perkapalan Indonesia sudah sangat tertinggal, dari bangsa-bangsa lain, kalau kita menengok Negara Singapura atau Malaysia, maka kapal yang melintas cukup banyak, sementara di perairan Indonesia kalau kita lihat dari Udara, dapat dihitung dengan jari, ini sungguh memprihatinkan kita sebagai Negara kepulauan.
Sebagai Negara besar,disamping perlu menguasai energy dan informasi,  Indonesia seharusnya dapat memandang perlu untuk menguasai transportasi internasional, apalagi letaknya juga menjadi lintas ekonomi pasar dunia, oleh sebab itu Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah serta penentu kebijakan yaitu DPRRI, harus memandang perlu untuk mengembangkan transportasi laut, dengan kapal, Aturan dan Undang-Undang tentang kelautan harus dirubah, demikian juga Peraturan Pemerintah dalam perijinan kapal di Indonesia. Bagaimana Pemerintah Pusat juga memberikan peluang/kemudahan bagi daerah-daerah kepulauan untuk memiliki Kapal, seperti Provinsi Kepri, Propinsi Papua, Papua Barat, Kalimantan Timur, NTT, Pemprov Jatim serta provinsi lain, jangan hanya diberikan para PELNI atau ASDP saja.
Dengan tingginya produksi hasil alam maupun hasil laut dari daerah, yang akan dipasarkan di Provinsi lain, sudah seharusnya diarahkan dengan transportasi laut, karena biaya yang dikeluarkan untuk transportsi tersebut juga lebih murah, jika dibandingkan melalui darah maupun udara, belum lagi kapasitas Kapal jauh lebih besar, jika dibandungkan dengan sarana transportasi lainnya, dimana satu kapal mampu mengangkut barang hingga seratus ribu ton, dan seminimnya kapal yang kita produksi 3.500 ton.
Untuk transportasi antar pulau, PT Expert Engineering juga siap memproduksi Kapal gandeng (barang) maupun Kapal Feri (Orang) yang dapat bersandar di pelabuhan kecil/peninggalan Belanda, sehingga dengan pelabuhan yang tidak begitu besar, bisa disinggahi guna mengangkut orang maupun barang ke daerah lain/antar Provinsi maupun antar pulau. Kalau ada Kebijakan Pemerintah, maka saya yakin pihak Perbankan juga akan mau membiayai dalam penyediaan kapal melalui leasing, kalau mobil dan rumah bisa di kredit, kenapa Kapal tidak ?, yang penting adalah kebijakan dari pemerintah itu sendiri, apalagi Transportasi antar pulau saat ini sudah menjadi kebutuhan masyarakat, oleh sebab itu sudah saatnya Pemda Provinsi memiliki Badan Usaha Daerah yang bergerak dibidang perkapalan, kalau perlu untuk Kabupaten Kepulauan juga harus memiliki kapal angkut, dan PT Expert Engineering yang keseluruhan tenaganya adalah Putra –putri Indonesia siap memenuhi permintaan kapal, dengan ukuran sesuai permintaan yang dibutuhkan,  tegas Hadis Hadi yang juga Direktur Pemasaran PT Expert Engineering.
  


Readmore »

Dr Arie Budhiman Canangkan Pembangunan Sangkrini TMII



Setelah lebih dari 30 tahun menjadi ajang promosi potendi seni dan budaya serta kegiatan ibu-ibu PKK, Sanggar Krida Wanita Jaya Raya (Sangkrini Jaya) yang terletak di areal wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII), mulai 8 Oktober 2010. Mulai dilakukan renovasi, menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya PRovinsi DKI Jakarta, DR Arie Budhiman, MSi, renovasi ini juga sudah menjadi tuntutan, dimana beberapa anjungan disekitar Sangkrini sudah banyak berubah menjadi bangunan yang baru dan menarik.

Sangkrini sebagai ajang promosi potensi daerah Provinsi DKI Jakarta, yang selama ini dijadikan tempat pertunjukan serta pameran, haruslah bisa menjadi sarana yang menarik untuk dikunjungi, oleh sebab itu tempat ini juga dituntut untuk terus berbenah agar semakin baik dan menarik, kalau anjungan lain sudah berbenah, semantara Sangkrini belum pernah di renovasi, maka dengan selesainya pembangunan nanti, diharapkan par a pengisi kegiatan khususnya pelaku organisasi wanita yang ada di Jakarta, bagaimana dapat memanfaatkan fasilitas sarana ini semaksimal mungkin.

Kalau ada pertanyaan apakah Sangkrini ini ekslusif untuk kegiatan organisasi wanita ?, menurut saya tidak, karena sebagaimana bangunan lain yang ada di TMII, maka Sangkrini juga bisa berfungsi sebagai obyek wisata, maka bangunan juga memiliki konsef serta filosofi tertentu.

Saat disinggung tentang belum adanya partisipasi Pemerintah Kota dan Kabupaten dalam mempromosikan potensi daerah di Anjungan DKI maupun Sangkrini, Dr Arie Budhiman mengaku hal tersebut disebabkan Pemerintah Kota selama ini lebih berkonsentrasi diwilayah masing-masing, namun dirinya yakin kelompok PKK sudah berpartisipasi langsung turut pameran di Sangkrini disaat iven tertentu, termasuk beberapa Museum dibawah Disparbud DKI, sudah seringkali turutserta pameran, dan saya kira untuk pembagian rentang wilayah sulit, maka sudin Pariwisata dan Sudin Kebudayaan lebih ditekankan diwilayah masing-masing, sehingga sudin Kebudayan maupun Sudin Pariwisata Kota Administrasi Jakarta Timur, akan dapat memanfaatkan fasilitas Anjungan maupun Sangkrini di Jakarta Timur ini, tegasnya.

Sementara dalam laporannya, Kepala UPT Anjungan DKI, Drs H Sumarno menegaskan, bahwa pembangunan atau renovasi Sangkrini yang dibiayai dengan APBD Provinsi DKI Jakarta ini, akan diselesaikan dalam dua tahap, dengan anggaran 2010 serta 2011, sehingga bangunan dua lantai ini diharapkan selesai ditahun 2011, untuk sementara kegiatan-kegiatan yang selama ini digelar di sangkrini sementara akan digelar di Anjungan DKI, dan diaerah seluas 4.600 m2 ini, nantinya juga akan ada perkantoran, sarana promosi maupun sarana pergelaran kesenian/panggung, untuk motif menyeluruh kita buat dengan bentuk “Bunga Tanjung”, sebagai lambing Wanita, tambahnya.

Readmore »

Kamis, 07 Oktober 2010

Syaiful Amri, Sosok Seniman Betawi Yang Selalu Tampil Sederhana




Dikenal sebagai salah satu motor dalam membangkitkan kesenian Betawi. lahir di Jakarta, 20 November 1963. Pendidikan IKJ Jurusan teater lulus tahun 1984. Mulai terjun menekuni teater tahun 1980. Pernah bergabung dengan Teater Rima Jakarta Barat (1980-1986). Tahun 1999 sampai sekarang ia aktif di Teater Kamar.

Dalam kesehariannya ia di kenal sebagai salah seorang PNS di Dinas Kebudayaan dan Permuseuman Provinsi DKI. Lantaran itu pula, ia memperoleh kepercayaan sebagai sutradara Komedi Betawi produksi Dinas Kebudayaan dan Permuseuman Provinsi DKI yang digelar rutin di Gedung Kesenian Jakarta. Sebagai seorang sutradara Syaiful dituntut lebih kreatif dalam menggali sisi artistik dari setiap aspek cerita Komedi Betawi.

Syaiful merupakan sosok penting dibalik pergelaran teater komedi Betawi atau yang lebih dikenal dengan lenong. Menurutnya, asal-usul komedi Betawi adalah lenong, dimana lenong dibagi dua jenis, lenong preman dan lenong dinas. Lenong preman menceritakan tentang jagoan-jagoan Betawi seperti Jawara dan Jampang, sedangkan lenong dinas mempunyai pakem tentang cerita kerajaan.

Bagi Syaiful, komedi Betawi merupakan kolaborasi dari berbagai sisi. Musik dan cerita diramu kemudian disajikan dalam bentuk spontanitas yang mengalir dibawakan oleh pemain-pemainnya. Salah satu kekuatan lenong ada dalam spontanitas yang tak lepas dari pakem cerita.

Awalnya komedi Betawi ditangani oleh Mandra, kemudian dilanjutkan oleh H. Malih dan Syaiful adalah tangan ketiga. ia merupakan orang yang paling lama dan terjun penuh dalam komedi Betawi. Ia juga berharap ada tangan-tangan professional yang dapat menanganinya.

Selain aktif di teater, Syaiful juga di kenal sebagai seorang sutradara di bidang film. Ia pernah menyutradarai sinetron dokumenter transmigrasi produksi TVRI di tahun 2003 yang berjudul Surat dari Seberang dan Di Balik Bukit Ilalang. Ia juga menyutradarai film dokumenter produksi Dinas Kebudayaan dan Permuseuman Provinsi DKI tentang ritual adat Betawi.

Tahun 2000-2005 menjadi pengurus Parfi DKI Jakarta Seksi Kerohanian. Tahun 2006-2009 terpilih sebagai anggota Komite Teater Dewan Kesenian Jakarta.






Nama :
Syaiful Amri

Lahir :
Jakarta, 20 November 1963

Pendidikan :
IKJ Jurusan teater (1984)

Profesi :
PNS Dinas Kebudayaan dan Permuseuman Provinsi DKI,
Sutradara Teater Komedi Betawi, film dan sinetron dokumenter

Kegiatan Lain :
Anggota Parfi DKI Jakarta Seksi Kerohanian (2000-2005),
Anggota Komite Teater Dewan Kesenian Jakarta (2006-2009)

Kegiatan Berteater :
Teater Rima Jakarta Barat
(1980-1986),
Teater Kamar
(1999 s/d sekarang)

Filmografi :
Surat dari Seberang (2003),
Di Balik Bukit Ilalang (2003)

Readmore »

IAIA Gelar Wisuda Program Sarjana dan Magister




Setelah menyelesaikan tugas akhir semester genar dan skripsi mahasiswa, lebih dari seribu mahasiswa Institut Agama Islam Al-Aqidah (IAIA) Jakarta, mengikuti prosesi wisuda, acara yang digelar di Sasono Utomo Taman Mini Indonesia Indah tersebut, wajah haru dan bangga menyelimuti para wisudawan yang juga didampingi Anak, Istri/Suami maupun orang tuanya.

Menurut Pembantu Rektor II IAIA, Muchotim El Moekry, MA bahwa Institut Agama Islam Al-Aqidah sebagai lembaga pendidikan tinggi Islam yang sekaligus sebagai pengembang ilmu-ilmu Islam terbaik di Indonesia, senentiasa mengambangkan disiplin ilmi-ilmu Islam, yang mencakup pendidikan Islam, Da'wah Islam, syari'ah dan politik Islam, membangun networking dalam pengembangan disiplin ilmu-ilmu Islam dengan berbagai lembaga Islam lainnya guna mewujudkan sumber daya insani yang amanah dan generasi yang berakhlak karimah, serta memperbanyak dan memperkokoh system pendidikan Islam, da'wah dan syari'ah serta politik di Indonesia sehingga mampu menghadapi era global di masa kini dan yang akan datang,sesuai dengan wisi IAIA.

Wisudawan kali ini kita namakan wisuda peralihan, dimana untuk tahun depan sudah menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam Indonesia (STAI Indo), dan bukan Institut Agama Islam Al-Aqidah lagi, perubahan tersebut sebagai upaya untuk merubah menajemen maupun paradigma sistem pendidikan yang lebih modern lagi, dimana kita sudah memiliki moto STAI Indonesia yang amanah dan professional.

Diakuinya dunia pendidikan sudah mengalami krisis karakter dan moral, sehingga STAI Indo ingin merubah sistem pendidikan yang mampu menjawab tantangan global, dengan mentransformasikan professionalismenya, sehingga mampu mengubah tatanan masyarakat yang sekarang sedang dihadapkan dengan korupsi, kriminalitas, terorisme dan lainnya, oleh sebab itu STAI Indo ingin menanankan kepada alumni yang professional dan amanah dibidangnya.

Dengan kerjasama beberapa perusahaan, saat ini banyak alumni IAIA yang sudah terserap di pangsa kerja, bahkan Bank Mandiri Syariah juga sudah banyak menampung lulusan IAIA yang dipekerjakan di Bank Mandiri Syariah, sementara untuk menghadapi persaingan dengan perguruan tinggi lainnya, STAI Indo/IAIA terus berupaya merubah kurikulum pendidikan, dimana banyak perguruan tinggi yang menerapkan pendidikan konvensional, namun kita melakukan sistem pendidikan yang berbasis manajemen dan aqidah, dimana kita bukan saja melahirkan orang pintar, namun lebih menitikberatkan pada lulusan yang spiritual rohaninya lebih baik.

Saat ini banyak lulusan perguruan tinggi yang pintar dan bisa bekerja diposisi yang baik, namun banyak mereka yang setelah bekerja mereka mudah untuk melakukan korupsi serta menyelewengkan waktu serta menyalahgunakan jabatan, oleh sebab itu IAIA/STAI Indo memprotek lulusan agar tidak tergiur dengan hal-hal yang bertentangan dengan agama tersebut, oleh sebab itu kita mencetak luluasan yang memiliki ilmu, kepribadian dan spiritual yang baik, tegas Muchotim El Moekry, MA.
Readmore »

Komedi Betawi Sosialisasikan Ke Masyarakat Luas



Mungkin anda tidak percaya kalau para artis Komedian Betawi kini merambah ke kampung-kampung Betawi, tapi agar anda tidak ketinggalan pementasan Komedi Betawi yang dilakoni artis Betawi, seperti Bolot, Kubil, Mpok Nori, Edi Oglek, Rudi Sipit, Jaya serta comedian yang lain, dengan Sutradara Syaiful Amri, mungkin anda bisa menyimak tulisan ini.

Disela pementasannya di Kelurahan Menteng Atas beberapa waktu lalu, Sutradara Kombet,  Syaiful Amri mengaku bahwa setelah Kombet mendirikan Yayasan, kini terus melakukan sosialisasi agar warga Jakarta dapat mengenal salahsatu kesenian asli Betawi, yaitu Komedi Betawi (Kombet), sebuah kolaborasi kesenian Lenong Modern dengan musik Gambang Kromong, sehingga tampilan yang disajikan lebih menarik, juga bisa diterima anak-anak muda.

Disamping itu cerita yang ditampilkan adalah cerita yang selama ini berkembang di masyarakat, kami akan menampilkan Toponimi, yaitu cerita asal muasal nama jalan atau nama kampung di Jakarta, sehingga penonton bukan saja menikmati hiburan, namun juga mengerti akan sejarah Jakarta, kalau saat ini tampil di Kelurahan Menteng Atas, untuk tanggal 9 Oktober, Kombet akan tampil di SDN Inpres Kebon Baru, Asem Baris Tebet, dan untuk tanggal 23 akan tampil di Kecamatan Kebon Jeruk, papar Syaiful Amrie.

Untuk kali ini Kombet akan menampilkan cerita Fatma Kembang Desa, untuk meramaikan pergelaran, Kombet juga mengundang bintang tamu, yaitu Jessica dan Sendi, dimana keduanya adalah mantan Abnon Jakarta , 2010, tambahnya.
Sementara Lurah Menteng Atas, dalam sambutannya mengaku gembira, dapat mempergelarkan Komedi Betawi di wilayahnya, apalagi daerah Menteng Atas, sebagaian besar masyarakatnya adalah asli Betawi, sehingga diharapkan mereka akan semakin mencinta Kesenian Betawi, momen ini juga kita jadikan sebagai ajang Silaturahmi di Kelurahan Menteng Atas ini, tembahnya.


Readmore »

PAKARI Jabodetabek Gelar Halal Bihalal



Sebagaimana tradisi warga Wonogiri di Jakarta dan sekitarnya, seusai merayakan Idul Fitri, untuk lebih meningkatkan tali silaturahim, bertempat di Kantor Paguyuban Keluarga Wonogiri (PAKARI) Jabodetabek, jalan Lobster Jaksel, beberapa waktu lalu menggelar acara halal bihalal, menurut Ketua  Umum PAKARI, Hj Arrie Soesanto, bahwa kegiatan seperti ini digelar secara rutin tiap tahun, tujuan utama selain meningkatkan tali silaturahmi, kita juga membahas program untuk membantu masyarakat Wonogiri baik yang ada di Jakarta maupun di daerah.
Diakuinya PAKARI merupakan organisasi sosial non politik, dan tidak memberikan dukungan pada calon tertentu, apakah calon bupati,maupun calon anggota dewan, namun demikian apabila ada anggotanya yang ikut partai politik, silahkan saja, itu hak pribadi seseorang, namun saat berada di paguyuban harus melepas posisinya sebagai anggota parpol.
Dengan terpilihnya H Danar Rahmanto - Yuli Handoko sebagai Bupati dan Wakil Bupati Wonogiri yang baru dilantik, Hj Arrie Soesanto mengaku siap mendukung programnya dalam membangun daerah Wonogiri, bahkan dalam waktu dekat seluruh jajaran PAKARI akan mengundang H Danar Rahmanto - Yuli Handoko untuk bersilaturahmi dengan warga Wonogiri di Jabodetabek, paparnya.
Hal senada juga diungkapkan Seniman yang juga Pengusaha asal Wonogiri, Leles Sudarmanto, dirinya berharap Bupati yang baru, untuk tidak menjual kemiskinan di Wonogiri untuk memperoleh bantuan, karena sebenarnya Wonogiri adalah daerah yang maju, dan masyarakatnya juga banyak yang sukses, baik dibidang usaha maupun Pemerintahan, Wonogiri banyak yang pandai dan kaya, jadi takperlu menjual kemiskinan orang Wonogiri, tegasnya.
Pemilik usaha Radio Gunung Gandul (GG) Link 107,6 FM ini juga mengaku, saat ini PAKARI telah membangun banyak Perpustakaan di Wonogiri, kita akan bangun ditiap Kecamatan, dan diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Wonogiri, ungkap Leles.

Readmore »