Senin, 18 April 2011

LP2TRI Tingkatkan SDM Anggota Dengan Pelatihan Inteligen dan Investigasi


Lembaga Pemantau Penyelenggara Triaspolitika Republik Indonesia (LP2TRI) sebagai organisasi kemasyarakatan yang peduli dengan pemberantasan korupsi di Indonesia, bertempat di Hotel Mega Matra Jaktim, beberapa waktu lalu, menggelar pelatihan Inteligen dan Investigasi, acara tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Dewan Pembina Mayjen TNI (Purn) Asril Hamzah Tanjung.

Ketua Umum LP2TRI, Edy Mawardi, SH pada wartawan menjelaskan, bahwa Eksekutif, Legeslatif dan Yudikatif atau Triaspolitika adalah gagasan Montes Qiue, salah seorang pemimpin revolosi di Negara Romawi. Metode Triaspolitika lahir untuk menentang pemerintahan kerajaan yang kejam dan biadab. Maksudnya, agar negara berubah menjadi pemerintahan yang berdaulat, adil, dan makmur bagi rakyat dan bangsa Roma pada jaman itu.

Republik Indonesia sejak kemerdekaan tahun 1945 hingga saat ini, juga menjadikan triaspolitika sebagai landasan baku dalam menjalankan roda pemerintahan. Jadi, Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif merupakan tatanan Negara Republik Indonesia dalam mewujudkan keadilan, kemakmuran bagi rakyat dan bangsa Indonesia.

Edy Mawardi SH merupakan tokoh yang sangat tertarik untuk mengembangkan ide triaspolitika tersebut, sehingga dia mendirikan lembaga swadaya masyarakat (LSM), dengan menggunakan nama Triaspolitika Republik Indonesia atau lengkapnya Lembaga Pemantau Penyelenggara Triaspolitika Republik Indonesia (LP2TRI).

Tidak heran, LP2TRI ini pun menyoroti penyelenggara negara yang melakukan penyimpangan dan pelanggaran, baik sengaja maupun tidak sengaja, khususnya yang menyangkut tindak pidana korupsi. Di antaranya, korupsi penyimpangan pelayanan birokrasi, korupsi penyalahgunaan uang anggaran belanja negara, atau penyimpangan antara penyuap dengan yang di suap yang identik disebut makelar kasus (Markus), agar negara maupun masyarakat tidak dirugikan, sesuai dengan Pasal 5 dan 6 Undang-Undang Nomor: 20 Tahun 2001, sebagaimana perubahan Undang-Undang Nomor : 31 Tahun 1999, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“LP2TRI merupakan lembaga swadaya masyarakat yang dibentuk oleh masyarakat dan bagi masyarakat yang peduli. Kami merespon positif mesukan, keluhan bahkan aduan dari masyarakat pada umumnya, ataupun berdasarkan temuan-temuan atas inisiatif sendiri,” ujar Edy Mawardi SH.

Sementara seusai membuka acara Ketua Dewan Pembina LP2TRI, Asril Tanjung pada wartawan menjelaskan, bahwa Masyarakat perlu punya pengetahuan tentang dunia intelijen. "Dengan pengetahuan itu, inereka bisa membantu tugas aparat," kata mantan Kepala Staf Komando Strategis Angkatan, .kemarin.

Menurut Asril, dalam memberi pelajaran eleme-try intelgent yang diselenggarakan Lembaga Pemantau Penyelenggara Triaspolitika RI (LP2TRI), dunia intelijen itu sangat luas dan meliputi berbagai aspek. Karena menyangkut soal mencari dan mengumpulkan infor-masi. "Selain itu juga bagaimana mempengaruhi pihak lawan untuk memberi dukungan pada pihak kita." , Dia tidak memungkiri, saat ini dunia intelijen mengalami hambatan dalam menjalankan tugasnya. Hal itu lantaran belum adanya payung hukum yang kuat. "Jadi bukannya menurun kinerja intelijennya, tetapi perubahan yang ada memeriukan proses dan penangan yang berbeda pula." katanya

0 komentar:

Poskan Komentar