Senin, 30 Mei 2011

Evaluasi Hasil Pelatihan Kesenian BLK Jaktim Sarana Apresiasi Seni



Setelah mengikuti pelatihan di Balai Latihan Kesenian (BLK) Jakarta Timur, para Guru TK dan SD diberi kesempatan untuk mempergelarkan kesenian yang sudah di transfer pada siswa siswinya, meskipun masih belum seprofesional seniman beneran, tetapi kita cukup bangga, karena anak TK dan SD telah mampu berseni dan turut melestarikan budaya bangsa, khsusnya Budaya Betawi.

Dalam acara Pergelaran, sebagai wujud evaluasi hasil pelatihan Kesenian di BLK Jakarta Timur tersebut, menurut Kepala Upt Balai Latihan Kesenian Jakarta Timur,Hj Nurul Baiti, bahwa pelatihan kali ini merupakan pelatihan tingkat trampil, dimana pada tahun lalu, 30 guru TK dan 30 Guru SD telah mengikuti pelatihan Kesenian tingkat dasar, dibidang seni Rupa, Seni Tari, Seni Teater dan seni Musik.
Sehingga Pergelaran Evaluasi kali ini, yang diikuti oleh 30 Siswa TK dan 60 Siswa Sekolah Dasar, serta  dibagi dalam enam kelompok, merupakan upaya untuk  memberikan ruang evaluasi bagi para Guru yang telah mentransfer ilmunya pada anak didik, kami memberikan ruang pada guru yang telah mempelajari ilmu kesenian di BLK Jaktim, dan pergelaran ini juga sebagai wujud evaluasi atas pelatihan selama ini, papar Nurul Baiti.


Hal senada juga diungkapkan Wakil Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya PRovinsi DKI Jakarta, DR Tinia Budiarti, pihaknya menyambut baik upaya yang dilakukan Balai Latihan Kesenian Kota Administrasi Jakarta Timur ini, sebagai mana tugas pokok dan fungsi BLK, sebagai sarana Pembinaan bagi para seniman, guru seni dan masyarakat luas,oleh sebab itu para pelaku seni maupun para Guru TK dan SD yang telah mengikuti pelatihan khusus,  untuk bersama-sama mengembangkan seni budaya bangsa, khususnya seni budaya Betawi, dan diharapkan akan mampu mentransfer ilmunya pada siswa-siswi di sekolah masing-masing maupun di masyarakat, harapnya.
Readmore »

Rabu, 25 Mei 2011

Bupati Seluma Murman Effendi, Penuhi Panggilan KPK


Melalui surat nomor 578/22/05/2011, KPK sejak 20 Mei,  telah melayangkan panggilan kepada Bupati Seluma, Murman Effendi, meskipun pemanggilan tersebut beberapa kali dikabarkan mangkir, namun pada rabu (25/5), Murman Effendi akhirnya memenuhi panggilan KPK, pemeriksaan yang dimulai siang hari tersebut, akhirnya menjelang magrib Murman Effendi meninggalkan kantor KPK.

Pada beberapa Wartawan yang selama ini meliput dilingkukan kantor Komisi Pemberantasan Korupsi¸jalan HR Rasuna Said Kuningan, Bupati yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bengkulu tersebut mengaku, keharidarnnya hanya sekedar memberikan klarifikasi, karena masalah lelang proyek adalah urusan Kepala Dinas PU.
Adanya dugaan suap dalam meloloskan Perda No. 12 tahun 2010, dengan tegas Murman membantahnya, karena sesuai hasil rapat SKPD, saat ditanya tentang peserta tender, dengan peserta tunggal, Murman mengaku hal tersebut tidak menyalahi aturan,  karena peserta lain tidak memenuhi kreteria untuk mengikuti lelang, jadi PT PSP layak menjadi pemenang lelang. Dan adanya 26 paket yang  dimenangkan oleh PT PSP tersebut karena kesemuanya berkaitan, baik dalam pengaspalan, betonisasi, pembangunan jembatan serta peningkatan sarana umum tersebut, jadi dengan satu pelaksana proyek, maka akan memudahkan dalam pengawasan, yang jelas kehadiran kami ke KPK hanya menjelaskan apa adanya, dan tidak ada unsur suap maupun korupsi, tegasnya.
Hal senada juga diungkapkan Dirhan Joyo (Anggota DPRD Kabupaten Seluma), dengan tegas dirinya membantah menerima suap bersama 30 anggota dewan lainnya, karena pengesahan Perda Multiyears Seluma adalah hal biasa dan tidak ada masalah, adanya dugaan suap 100 juta per anggota itu tidak benar, apalagi ada pemberitaan bahwa saya telah mencairkan cek pembelanjaan trevel tersebut, itu tidak ada, kepada penyidik KPK, saya telah katakan, kalau saya tidak pernah menerima dan mencairkan cek, apalagi membelanjakannya, paparnya tegas.
Readmore »

Bekasi Tuan Rumah Kejurnas Tinju Super Fight

LP2TRI Production Boxing sebagai salahsatu Organisasi Kemasyarakatan yang juga konsen dalam pengembangan olahraga di tanah air, pada 25 Juni 2011 mendatang akan menggelar kejaraan Tinju Nasional, untuk memperebutkan lima Sabuk Emas Bekasi Super Fight, menurut Ketua Umum LP2TRI, Edy Mawardi, SH, bahwa kejurnas Tinju ini memang sudah dicanangkan Pemerintah RI. dan iven ini juga diharapkan dapat memberikan rangsangan kepada Atlet Tinju Profesional Kabupaten/Kota Bekasi, sehingga dapat memberikan lapangan kerja baru dan menjadikan tontonan atau hiburan segar bagi masyarakat Bekasi serta dapat memberikan kepercayaan investor Asing, terhadap iklim Perekonomian masyarakat Bekasi, paparnya.

Sementara ditempat yang sama Promotor Tinju, Rahmasari, SE, juga menembahkan, 5 Sabuk Emas TInju yang akan diperebutkan adalah Sabuk Emas Bupati Bekasi, Sabuk EmasWakil Walikota Bekasi, Sabuk Emas Ketua DPRD Kota Bekasi, Sabuk Emas Kapolres Bekasi dan Sabuk Emas Dandim 0507 Bekasi, dan digelarnya kejuaraan tersebut di Kota Bekasi, tak lain, karena Kota/Kabupaten Bekasi selama ini telah turutserta dalam prestasi olahraga nasional, baik ditingkat ASEAN maupun ASIA, dan telah mengharumkan Indonesia dimata Internasional.

Dengan Iven ini juga diharapkan akan mampu menumbuhkan bibit-bibit Tinju berbakat dan Profesional, khususnya dari masyarakat Bekasi, yang kemudian akan dapat dibina oleh Pemkot/Pemkab Bekasi,sehingga Bekasi akan lebih dikenal dimata internasional, tambah Rahmasari, SE
Readmore »

Selasa, 24 Mei 2011

STP Trisakti Gandeng Shatec Institute Singapura Tingkatkan Kualitas Mahasiswa dan Dosen




Sebagai salahsatu Perguruan Tinggi yang memiliki komitmen dalam peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya pendidikan kepariwisataan, Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti beberapa waktu lalu melakukan kerjasama dengan Shatec Institute, salah satu Perguruan Tinggi dari Singapura, yang telah berpengalaman dalam mencetak tenaga ahli Kepariwisataan di Negara Singapura.
Ketua ST Pariwisata Trisakti, Djoko Soedibyo, SE,MM,Ph.D disela acara tersebut pada wartawan menjelaskan, bahwa penandatanganan kesepahaman kerjasama ini merupakan tindak lanjut untuk bersama-sama saling tukar mahasiswa dan dosen, untuk saling mendalami kepariwisataan baik di Indonesia maupun di Singapura, bagaimana para mahasiswa dan dosen dari Singapura belajar mendalami akan keunikan dan keanekaragaman Budaya dan sarana wisata di beberapa daerah di Indonesia.
Demikian juga mahasiswa Indonesia diharapkan akan memperdalam ilmu kepariwisataan di Singapura, dan menggali ilmu dibidang Perhoteman,Jasa Wisata, Traveling serta produk makanan internasional, yang kini menjadi andalah Pemerintah Singapura, karena wisata di Indonesia maupun di Singapura memiliki kelebihan masing-masing, keunikan inilah diharapkan akan menambah wawasan dan pengetahuan mahasiswa.
Sebagai Ketua Himpunan Sekolah Pariwisata Indonesia, Djoko Soedibyo, SE,MM,Ph.D  juga menegaskan, bahwa melalui kerjasama ini diharapkan akan ditindaklanjuti oleh beberapa Sekolah Tinggi Pariwisata di Indonesia lainnya, untuk saling tukar mahasiswa, sehingga kualitas lulusan kepariwisataan akan lebih baik, sehingga industri pariwisata nasional juga dapat meningkat, tegasnya.  
Ditempat yang sama, Dekan Shatec Institute, Alan Lowe juga mengaku bersyukur dapat bekerjasama dengan ST Pariwisata Trisakti, untuk menggali keunikan kepariwisataan di beberapa daerah di Indonesia, karena Indonesia memiliki kelebihan, akan keanekaragaman budaya masyarakat, beberapa mahasiswa akan mendalami pariwisata di Yogyakarta, Bali, Cirebon dan Bandung, kita akan melakukan transfer kredit bagi mahasiswa selama 3 bulan,paparntya.


Readmore »

LP2TRI Desak Kejagung Tuntaskan Kasus Sisminbakum

 Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Pemantau Penyelenggara Triaspolitika Republik Indonesia (DPN LP2TRI) beberapa waktu lalu mengeluarkan pernyataan, dengan tiga tuntutan yang mereka beri nama Tritura (Tiga tuntutan Rakyat), dan mendesak agar Kejaksaan Agung untuk secepatnya melimpahkan berkas perkara kasus Sisminbakum ke Pengadilan, karena menurut Sekjen LP2TRI, T Chandra Adiwana, dalam acara jumpa PERS di kantornya beberapa waktu lalu, seusai mendatangi kantor Kejagung Jakarta menegaskan, bahwa hasil penyelidikan Kasus Sisminbakum saat ini sudah lengkap (P21), bahkan hasil peyelidikan tersebut selesai sejak Januari 2011 silam.

Ketiga tuntutan tersebut, pertama menuntut Jaksa Agung agar segera melimpahkan kasus Sisminbakum ke pengadilan kedua menuntut Jaksa Agung mengajukan peninjauan kembali (PK) atas vonis bebas mantan Dirjen AHU, Demkumham Romli Atsmasasmita ditingkat kasasi, serta menolak semua bentuk intervensi dan bersikap professional serta tidak terlibat konflik kepentingan dalam menangani perkara Sisminbakum.
Jaksa Agung Basrief Arief harus bersikap Profesional dalam kasus ini, sebab kalau hasil penyelidikan para jaksa Senior di Kejagung sudah menyimpulkan bahwa berkas perkaranya sudah P21, itu artinya kasus ini memenuhi syarat-syarat penuntutan untuk diteruskan kepengadilan, tegas T Chandra.
Lebih jauh dirinya menekankan, kalau Jaksa Agung tidak meneruskan ke pengadilan, maka public menilai Jaksa Agung terlibat merekayasa kasus Sisminbakum, publik akan tau bahwa Jaksa Agung mempunyai kepentingan pribadi dalam kasus ini, paparnya.
Menurut Chandra, Kasus ini sangat penting karena kasus ini sudah menggantung sekian lama dan masyarakat menunggu kepastian Hukum, kasus ini tidak boleh dihentikan begitu saja.
Berdasarkan penelitian Tim 9 DPN LP2TRI, kasus ini sangat kuat berindikasi korupsi, kerana ada unsur merugikan Negara, dan memperkaya diri sendiri atau pihak lain, bahkan BPKP sudah sejak tahun 2003 mengingatkan indikasi korupsi, adanya acces fee pendaftaran badan hukum yang harus dibayar publik bukan kepada lembaga Negara, adalah tindakan memperkaya diri sendiri dan orang lain, dan penunjukan PT Sarana Rekatama Dinamika sebagai pelaksana adalah kolusi yang telanjang.
Selain mendatangi Kejaksaan Agung, dihari yang sama, LP2TRI juga mengadukan masalah ini ke Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, untuk mengusut indikasi kuat adanya permainan Mafia Hukum dibalik berlarut-larutnya kasus Sisminbakum yang masih menggantung di Kejaksaan Agung, “Hasil investigasi kami, sangat jelas ada oknum pengusaha tidak lanjut ke Pengadilan”, tegas Chandra.
Secara logika, jika mafia hukum tidak bermain, mustahil ada perkara yang sudah P21, sejak Januari lalu, tapi sampai detik ini tak diajukan ke pengadilan, tanyanya.
Readmore »

Jumat, 20 Mei 2011

HUT Lemhannas RI 46, Gelar Serangkaian Kegiatan


Maraknya aksi kekerasan yang dilakukan kelompok radikalisme beberapa hari belakangan ini, telah membuat keprihatinan seluruh komponen masyarakat Indonesia, dan untuk menggali permasalahan lebih jauh, Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) menggelar Serangkaian kegiatan, bersamaan dengan perayaan HUT Lemhannas RI ke 46.

Beberapa lomba mulai dari Lomba Futsal, Tenis Meja, Bola Voly, Catur, lomba Pengucapan Tri Brata, pengucapan Panca Prasetya Korpri serta berbagai lomba yang lain¸ dan disela acara Puncak HUT juga dilakukan Pemberian Penghargaan Karyawan Teladan serta diadakan pemotongan Tumpeng oleh Gubernur Lemhannas dan diserahkan pada Karyawan terlama.


Gubernur Lemhannas RI, Prof. DR. Budi Susilo Supanji disela acara penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Universitas Andalas Sumsel dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat mengaku, bahwa Terorisme berawal dari Radikalisme, dan Radikalisme adalah Pola Fikir, oleh sebab itu perlu upaya peningkatan pemahaman wawasan keban gsaan secara bersama-sama, baik Perguruan Tinggi maupun Media Massa, oleh sebab itu pihaknya menyambut baik kerjasama ini, dan diharapkan dapat diikuti oleh Perguruan Tinggi lainya, dan Lemhannas terbuka untuk hal ini, dan kita juga berharap aka nada tindak lanjut serta implementasinya dilapangan, tegasnya.

Dalam puncak HUT Lemhannas RI juga digelar Orasi Ilmiah oleh Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarief Hidayatullah, Ciputat Jakarta, Fachry Ali dengan tema “Nasionalisme, Globalisasi dan Ketahanan Nasional”, dimana seluruh elemen masyarakat harus terus mensosialisasikan dan mengamalkan 4 pilar bangsa, sebagai perekat dan pemersatu dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, tegasnya.

Readmore »

Disorda DKI Gelar Pembekalan dan Pelatihan Peserta JPI dan BPAP

Bertempat di Bumi Perkemahan Cibubur Jakarta, Dinas Olahraga dan Kepemudaan Provinsi DKI Jakarta, menggelar adara Pembekalan dan Pelatihan para Pemuda, yang akan mewakili DKI Jakarta, dalam acara Jambore Pemuda Indonesia (JPI) dan acara Bhakti Pemuda Antar Provinsi (BPAP), acara tersebut dibuka oleh Kadisorda DKI, yang diwakili Kepala Upt Gelanggang Remaja Jakarta Pusat, Drs Misrori.


Dalam laporannya, Ketua panitia pembekalan,  A Dadang Kriswandi menegaskan, kegiatan kali ini diikuti oleh 45 peserta, dimana 32 peserta adalah peserta baru, dan 8 orang adalah peserta lama, yang tahun lalu telah mewakili Provinsi DKI Jakarta, dalam acara JPI dan BPAP, paparnya.
Sementara dalam sambutan tertulisnya, Kepala Dinas Olahraga dan Kepemudaan Provinsi DKI Jakarta berpesan, agar seluruh peserta, dapat membawa nama baik Provinsi DKI Jakarta, karena Ibukota Jakarta adalah pusat segalanya, sehingga menjadi sorotan nasional, dan setiap masalah yang timbul selalu menjadi komsumsi publik, apakah hal tersebut positif maupun negative, oleh sebab itu sebagai duta pemuda harus bisa memberikan penjelasan yang baik dan benar, tentang Jakarta.
Seusai membuka acara Drs Misrori juga mengaku turut gembira atas program Jambore Pemuda Indonesia yang telah di programkan oleh Kementrian, dalam memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, dan untuk kegiatan saat ini, pihaknya akan mengirimkan ke 4 Provinsi, yaitu ke Provinsi Riau, Kalimantan Selatan, Maluku dan Nusa Tenggara Barat.
Salahsatu tujuan kegaitan Bhakti Pemuda Antar Provinsi tersebut adalah agar ada saling tukar informsi, oleh sebab itu saat ini kita terus mensosialisasikan akan seni budaya lokal Jakarta, yaitu seni budaya Betawi, seluruh peserta telah kita bekali dengan berbagai kesenian Betawi, seperti Tari Topeng Betawi, Tari Ronggeng Nyai, Buka Palang Pintu maupun musik Tanjidor, paparnya. (Sos).
Readmore »

Siswa Ikuti Pelepasan, SMAN 106 dan SMAN 71 lulus 100%

 Wajah gembira bercampur haru terlihat pada muka siswa-siswi SMA Negeri 106 bersama orang tua murid, disela acara pelepasan yang digelar di Sasono Langen Budoyo TMII, karena setelah 3 tahun mereka mencari ilmu dibangku SMA, kini mereka boleh bangga karena sudah dinyatakan lulus.

Kelulusan hingga 100% di SMA Negeri 106 Jakarta, taklepas dari kerja keran seluruh komponen pendidikan didalamnya, karena kesiapan sebelum mereka mengikuti ujian nasional, benar-benar disiapkan secara matang oleh pengelola sekolah, mulai dari try out, penambahan jam belajar untuk mata pelajaran tertentu, serta memperbanyak latihan soal. Hal tersebut diungkapkan Kepala SMA Negeri 106, Dra Era Yulvita, MM


Saat disinggung akan sistem penentuan kelulusan tahun pendidikan 2010 – 2011 ini, Dra Era Yulvita mengaku cukup puas, karena kelulusan juga ditentukan dari hasil pembelajaran siswa selam 3 tahun, dengan hasil nilai raport, sehingga diharapkan akan dapat memacu guru dan siswa sendiri, untuk meningkatkan proses belajar mengajar disekolah, tegasnya.


Acara yang sama juga digelar SMA Negeri 71, seluruh siswa kelas XII mengikuti kegiatan pelepasan, di Padepokan Pencak Silat TMII, dengan rasa bangga mereka telah mampu menyelesaikan proses pembelajaran di sekolah,  dan kini tantangan didepan telah menunggu, bagaimana mereka akan mampu bersaing dengan lulusan sekolah lainnya untuk dapat mengejar cita-cita, dengan mengikuti seleksi di berbagai PTN maupun PTS ternama, serta mengisi lowongan pekerjaan di era global saat ini.
Kepala SMA Negeri 71, Drs Harapan Situmorang, juga mengakui akan sistem penentuan kelulusan saat ini lebih baik dari sistem sebelumnya, karena penentuan kelulusan siswa juga melibatkan sekolah, dimana hasil raport pembelajaran selama 3 tahun, juga mempengaruhi kelulusan siswa, sistem ini juga diharapkan akan memacu para pengajar untuk lebih baik lagi, dalam penyampaian pembelajaran pada anak didik.
Diakuinya seluruh siswa dan guru SMAN 71 telah mampu melewati ujian nasional dengan baik, beberapa persiapan menjelang UN telah dilakukan, dan hasilnyapun cukup memuaskan, dan kedepan diharapkan akan lebih baik lagi, paparnya.
Readmore »

Fadel Muhammad Inginkan MDI Ikut Bangun Masyarakat Pesisir


Disela acara Muktamar Majelis Dakwah Islamiyah (MDI) yang digelar di Hotel Grand Cempaka beberapa hari lalu, Menteri Kelautan dan Perikanan, Ir H Fadel Muhammad meminta, agar peran MDI dapat diperluas lagi, melihat umat Islam yang tinggal di pesisir masih banyak yang hidup dibawah garis kemiskinan.




Saat ini masih terdapat 10.632 desa di daerah pesisir masyarakatnya tinggal ditempat yang kurang layak, serta dengan penghasilan yang kurang memadai, oleh sebab itu para Mubaliq dan DAI untuk lebih meningkatkan perannya, dalam pemberdayaan umat, khususnya di daerah pesisir, dengan kegiatan Dakwah, Pelatihan kewirausahaan serta membantu akses permodalan, dengan memfasilitasi peminjaman permodalan pada lembaga keungan yang ada, pintanya.
Hal senada juga diungkapkan Sekjen MDI, Hasanuddin Mochdar, SH, bahwa pihaknya siap melakukan kerjasama dengan kementrian kelautan dan perikanan, karena tahun lalu pihaknya telah bekerjasama untuk mensosialisasikan Gemar Makan Ikan,  dan kini akan lebih berperan lagi dalam membangun masyarakat pesisir.
Disamping itu Majelis Dakwah Islamiyah juga telah melakukan kerjasama dengan kementrian lain, seperti Kementrian ESDM, dalam mengkampanyekan Hemat Listrik, serta Kementrian Perindustrian, dan MDI akan terus bekerjasama dengan pihak lain, untuk membangun masyarakat bangsa dan Negara, paparnya.(Rul).

Readmore »

Minggu, 15 Mei 2011

Lomba Penyanyi Keroncong, Upaya Pembinaan Seniman Keroncong

Musik Keroncong sebagai salahsatu musik asli Indonesia, yang keberadaannya di ibukota Jakarta terus tumbuh dan berkembang seiring dengan kemajuan teknologi diera global saat ini, telah mendorong Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat, melalui Suku Dinas Kebudayaan, terus melakukan pembinaan lebih lanjut, salah satu wujud pembinaan tersebut adalah dengan menggelar Lomba Penyanyi Keroncong.


Menurut Plh Kasudin Kebudayaan Kota Administrasi Jakarta Pusat, Dra.Dewi Susanti,MM, bahwa lomba Penyanyi Keroncong yang digelar di Gedung Mis Cicih, Cempaka Baru  Jakarta Pusat ini, juga hasil kerjasama dengan Himpunan Artis Musik Keroncong Indonesia, serta pengelola Gedung Mis Cicih, hal ini guna memberikan ruang apresiasi pada para seniman musik Keroncong. 

Untuk peserta Lomba Keroncong ini, adalah mereka yang berusia 17 hingga 45 tahun, hal ini guna mendorong para remaja dan pemuda agar lebih mencintai musik keroncong, untuk kategori, dibagi dalam dua kategori, yaitu Pria dan Wanita, dengan lagu wajib untuk Pria adalah Dewi Murni dan Hasrat Menyala, lagu pilihan berjudul Melati ditapal batas, Pahlawan Merdeka, Selendang Sutera, sementara untuk wanita lagi wajibnya Keroncong Bersenandung, dengan pilihan Bung Dimana, Rangkaian Melati atau Selendang Sutera.

Sementara untuk kategori berpasangan, lagu pilihan adalah Logam Hitam Tapi Manis, Pepaya, mangga pisang jambu atau Lenggang-lenggang Kangkung. Para pemenang akan memperoleh uang pembinaan, Tropy kejuaraan dan sertifikat, untuk pendaftaran tidak dipungun biaya, alias gratis, ini semua dilakukan sebagai bentuk pembinaan Pemerintah Daerah  melalui Kota Administrasi Jakarta Pusat, dalam membina dan meningkatkan kecintaan masyarakat pada Musik Keroncong, tegas Dra Dewi Susanti, MM. 
hal Senada juga diungkapkan panitia lomba H Gozali, kegiatan ini juga sebagai upaya pembinaan terhadap penyanyi keroncong, kita mendorong agar anak muda dapat mencintai Musik Keroncong, kalau bukan mereka, siapa lagi yang akan melestarikannya, demikian juga lomba ini juga diharapkan akan mampu meningkatkan kualitas penyanyi keroncong, karena dengan berlomba, maka mereka akan lebih serius lagi untuk meningkatkan kualitasnya, papar H Gozali.
Readmore »

PBB Kukuhkan Presiden SBY, Sebagai Tokoh Dunia Untuk Pengurangan Resiko Bencana


Meskipun ada beberapa pengamat politik menilai, bahwa Pemerintah Indonesia belum pantas menerima penghargaan Global Champion For Desaster Risk Reduction, karena masih banyak masalah penanganan bencana yang belum terselesasikan, namun harus kita akui secara jujur, bahwa sejak tragedy Bencana Tsunami melanda Provinsi Nanggroe Aceh Darusallam (NAD), program penanganan bencana, khususnya pengurangan resiko bencana sudah cukup baik, dan pantas mendapatkan acungan jempol.

Menurut Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas DR. Sutopo Purwo Nugroho, bahwa sebenarnya antisipasi bencana jauh-jauh hari suda disiapkan, karena Indonesia memang memiliki daerah yang rawan bencana, dimana koordinasi beberapa kementrian sudah lama dijalin, seperti Departemen Sosial (Kementrian Sosial RI), Departemen Kesehatan (Kemenkes), Departemen Pendidikan Nasional (Kemdiknas), Kementrian Peranan Wanita, Kementrian Agama, Kementrian Dalam Negeri serta Kementrian lainnya dibawah koordinasi Menkokesra, telah memiliki progam bersama dalam mengatasi bencana. Bahkan masing-masing kementrian telah membentuk Satgas Penanggulangan Bencana.

Peranserta masyarakat, baik melalui Ormas,OKP, LSM, Universitas, PMI maupun beberapa perusahaan, telah bersama-sama terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam penanganan setiap bencana, bahkan peran serta masyarakat tersebut juga sudah dituangkan dalam UU No.24 tahun 2007 tentang penanggulangan Bencana, dan dalam UU yang disusun oleh Pemerintah bersama DPRRI tersebut, juga mengakomodir akan dibentuknya Badan setingkat Kementrian, yaitu Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)¸serta didukung Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan dalam salahsatu pasalnya menyatakan bahwa penguragan resiko bencana, sebagai faktor atau elemen wajib dilaksanakan dalam setiap langkah pembangunan pabrik, infrastukture, perkantoran, sekolah, Perumahan dan lainnya.

Demikian juga anggaran untuk pengurangan resiko bencana, tahun demi tahun terus meningkat, dan ditahun 2011 ini kenaikannya hingga 1.000%, disamping itu saat ini, Penanggulangan Bencana juga sudah masuk dalam kurikulum pendidikan, guna membekali anak-anak sejak dini, untuk mengantisipasi resiko bencana, hal tersebut sebagai komitmen Pemerintah Indonesia dalam menekan resiko bencana, sehingga sudah sangat pantas apabila Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, dianugerahi oleh Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), dalam pertemuan Global Platform For Disaster Risk Reduction di Genewa, sebagai Tokoh Dunia Untuk Pengurangan Risiko Bencana. Dan penghargaan tersebut juga atas peranseta seluruh elemen masyarakat dan bangsa Indonesia, tegas DR. Sutopo Purwo Nugroho.
Seme
ntara dalam telekonferance yang digelar saat jumpa PERS, dengan Kepala BNPB, DR Syamsul Maarif, yang mewakili Presiden SBY dalam menerima penghargaan Global Champion For Disaster Risk Reduction di Genewa Thrd Session, menegaskan, bahwa pertemuan Global Platform For Disaster Risk Reduction ini, dihadiri 2.500 peserta dari 160 negara, dan untuk penilaian juga melalui beberapa tahap, dan dengan penghargaan ini, akan menjadi motivasi bagi seluruh masyarakat Indonesia, untuk lebih aktif lagi dalam penanganan bencana, Indonesia juga akan menjadi tempat pelatihan bari Negara lain, untuk penanganan masalah kebencanaan, beberapa Negara telah melakukan kerjasama lebih lanjut, akan upaya pengurangan resiko bencana, tegasnya.

Readmore »

PANGDAM JAYA BUKA RAKERDA FKPPI DKI


Bertempat di Padepokan Pencak Silat TMII Jakarta,seluruh jajaran Pengurus Daerah FKPPI Provinsi DKI Jakarta menggelar Musyawarah Daerah I, acara yang juga dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta yang diwakili Sekdaprov serta beberapa tokoh nasional tersebut, dibuka secara resmi oleh Pangdam Jaya, Mayjen TNI Waris.

Dalam sambutannya, Pangdam Jaya berpesan, agar seluruh anggota FKPPI untuk dapat mendukung program pemerintah, dirinya merasa malu, saat ini masih banyak pengemis di Indonesia, khususnya di Jakarta, kalau di Kabupaten Sragen saja bisa menyatakan bebas Gelandangan dan Pengemis, kenapa Jakarta tidak ?, ini menunjukkan bahwa hasil pembangunan belum bisa dirasakan secara merata oleh seluruh anak bangsa, demikian juga penanganan pendidikan, ternyata masih banyak sekolah yang kondisinya memprihatinkan, bahkan ada kejadian murid kejatuhan genting, oleh sebab itu saat ini pihaknya juga tengah melakukan bedah sekolah, agar anak didik dapat belajar dengan baik, oleh sebab itu mari FKPPI untuk turut mengatasi masalah kemasyarakatan, untuk membantu pemerintah pusat dan daerah, ajak MayjenTNI Waris.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Umum Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawan dan Putra-Putri TNI-Polri (FKPPI), Pontjo Sutowo, bahwa makin maraknya radikalisme, terorisme, dan kekerasan atas nama agama, merupakan bentuk terjadinya krisis idiologi di negeri ini, oleh sebab itu seluruh komponen bangsa, termasuk FKPPI harus merapatkan barisan, dalam rangka memperkuat dan mempertahankan NKRI.

Melalui Rakerda ini, FKPPI DKI harus bisa menyusun program kerja yang strategis, dan FKPPI DKI juga harus bisa menjadi barometer dalam berbuat sosial untuk kepentingan masyarakat bangsa dan negara. FKPPI DKI Jakarta harus menjadi barometer dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan tetap menjaga Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika, pintanya.

Sementara Ketua FKPPI DKI, Harianto Badjoeri didampingi Ketua Panitia acara H Idris, pada wartawan menegaskan, bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan rutin dalam melakukan evaluasi kerja, dan akan menyusun program kedepan, sementara seminar tentang politik dan Pemilukada DKI 2012, akan diambil komitmen FKPPI untuk nantinya dapat berperan aktif dalam kelancaran pelaksanaan Pemilukada tersebut, FKPPI DKI siap bersinergi dengan pemerintah, ormas yang lain untuk berkarya yang bermanfaat bagi masyarakat luas, Keberadaan FKPPI harus dirasakan masyarakat Jakarta, tegas Harianto Badjoeri.

Readmore »

Lomba KUA Teladan Tingkat Provinsi Mulai Digelar, KUA Pulogadung Wakili Jaktim


Lomba KUA Teladan tingkat Provinsi yang saat ini digelar, diharapkan akan dapat menjadi motivasi bagi seluruh KUA dalam meningkatkan pelayanan pada masyarakat luas, menurut Ketua Tim Penilai, yang juga Kakanwil Kemenag Provinsi DKI Jakarta, Drs H Sutami M.Pdi bahwa lomba penilaian KUA Teladan ini, juga akan menekankan, perlunya peningkatan tugas pokok dan fungsi KUA secara lebih luas lagi.

Diakuinya, selama ini masyarakat menganggap bahwa KUA hanya mencatat pernikahan atau perceraian, padahal itu hanya merupakan salah satu bagian dari tugas pokok dan fungsi KUA, seperti penyuluhan dan bimbingan keluarga Sakinah, pembinaan organisasi Islam seperti majelis Taklim, Pembinaan Anak melalui PAUD dan TPQ, Bimbingan Ibadah Haji, Pelayanan Zakar, Infaq¸Shadaqoh serta pelayanan lain.

Oleh sebab itu diperlukan suatu ukuran penilaian, sehingga dengan diadakannya lomba pemilihan KUA teladan ini, diharapkan dapat meningkatkan dan memotivasi peran KUA untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat¸ dan dirinya berharap Kepala Kantor KUA dan para stafnya agar lebih meningkatkan lagi kinerjanya,” pinta H Sutami.

Sementara dalam paparannya Kepala KUA Kec.Pulogadung Drs.H.Abdul Azis Kamaludin ,MA mengaku akan terus meningkatkan pelayanan masyarakat, demi Terwujudnya Pelayanan di bidang Urusan Agama Islam yang berkualitas demi terciptanya masyarakat Kecamatan Pulogadung yang taat beragama dan partisipatif. Dan moto KUA Kecamatan Pulogadung adalah Kepuasan anda merupakan Anugerah Allah bagi kami.
Hal
senada juga diungkapkan Wakil Walikota Jakarta Timur Drs. H.R. Krisdianto, M.Si, dirinya berharap, prestasi yang telah diraih KUA Kecamatan Pulo Gadung dapat memotivasi dan pemicu serta keteladanan bagi KUA lain yang belum mendapatkan predikat juara. “Tentunya juga dapat menjadi teladan bagi lingkungan sekitar, serta teladan bagi instansi Pemerintah yang lain, dirinya yakin KUA Kecamatan Pulogadung dapat menjadi juara pada tingkat Provinsi DKI Jakarta dan bisa mewakili Kota Jakarta pada lomba KUA tingkat Nasional. Hal tersebut diyakinkan karena KUA Kecamatan Pulogadung memiliki banya

Readmore »

Tingkatkan Pemberdayaan Masyarakat, Kurangi Resiko Bencana


Hilir mudik puluhan kendaraan Truk pengangkut pasir, dari hulu sungai Kali Putih ke arah Magelang dan Semarang, tak henti-hentinya hingga 24 jam, meskipun air sungai kadang naik dan membahayakan nyawa dan kendaraannya, serta medan perjalanan dari sungai ke jalan raya cukup sulit, namun mereka tetap tegar untuk  mengangkat pasir yang dibawa air, dari atas Gunung Merapi, yang lebih dikenal dengan “Banjir Lahar Dingin”.
Suka dan duka mereka lalui, karena dengan beban pasir basah yang melebihi tonase terkadang membuat Ban Truk hanya bertahan dua minggu, dan sering kali meletus di jalan saat mengangkut pasir,  belum lagi oknum petugas DLLAJ di Jembatan Timbang, yang selalu mengutip pungutan seenaknya sendiri. Mulai  dari puluhan ribu hingga ratusan ribu, bahkan terkadang mereka harus membayar  uang sidang yang rutin di pengadilan sebulan sekali, karena besarnya tonase yang melebihi muatan yang ditentukan untuk sebuah kendaraan truk.
Suhariyanto, seorang supir Truk Engkel (ukuran Kecil) yang sudah puluhan tahun mengangkut pasir dari lereng Merapi, saat ditemui wartawan  Progresif mengaku usahanya sudah tidak  menjanjikan lagi, karena permintaan pasir masyarakat sangat sedikit, sementara harga jual dengan banyaknya truk pasir justru harga pasir menurun, sementara dirinya harus mengeluarkan uang dijalan.
Mulai  dari Solar Rp.150.000,-, biaya menaikkan pasir dengan Beko ke Truk senilai Rp.120.000,- uang retribusi pasir  (TPR) senilai Rp.35.000,- serta  pungutan disetiap jembatan timbang Rp.25.000,- belum lagi pungutan lain, jadi  jumlah uang yang harus dikeluarkan sebelum pasiri laku, sekitar Rpp. 350.000,- ini cukup besar , sementara harga jual pasir satu truk berkisar Rp. 500.000,-  jadi kalau dipotong setoran Truk 100 ribu, maka untuk satu kali jalan hanya mampu mengantongi sisa 50 ribu. Sementara  kalau pasir mereka tidak laku,  maka pasir yang mereka angkut, hanya dijual pada pengumpul pasir, dengan harga yang murah, sehingga uang tersebut setelah dipotong setoran truk, hanya bisa membawa pulang uang, Rp. 25.000,- satu kali angkut, ungkap Suharyanto.
Dibalik usaha mengais rezeki dengan mengangkut pasir dari lereng Gunung Merapi, serta sungai-sungai yang dipenuhi lahar dingin tersebut, sebenarnya secara tidak disengaja, mereka telah membantu Pemerintah maupun warga yang tinggal di lereng Gunung Merapi, karena tanpa Truk Pasir yang mengangkut dari hulu Sungai, maka endapan pasir di sungai akan terus menggunung, bahkan lahar dingin yang menghantam  pemukiman warga akan semakin meluas.
Dari data yang ada, lahar dingin berupa batu dan pasir yang ada diatas Gunung Merapi, lebih dari seratus empat puluh juta meter kubik, dan akan turun setiap saat, apabila hujan mengguyur wilayah Gunung Merapi tersebut, kalau sungai-sungai yang ada sudah dangkal, maka ancaman lahar dingin akan meningkat, dan pasti luapan lahar dingin tersebut akan melebar ke pemukiman maupun areal persawahan masyarakat yang tinggal disekitar sungai.
Kondisi tersebut harus menjadi perhatian khusus Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat, bagaimana mendorong agar lebih banyak lagi Truk Pasir, untuk memindahkan pasir dari Sungai ke daratan, mulai dengan mengurangi ongkos penaikkan pasir alat berat Beko ke Truk (kalau perlu menyediakan Beko Gratis), menghapus retribusi pasir (TPR), menghapus pungutan liar dan pungutan jembatan timbang. Bahkan apabila memungkinkan, Pemerintah memberikan harga subsidi Ban Truk, pada truk- truk pengangkut pasir yang terdaftar dalam koperasi/Paguyuban. dengan demikian semangat memindahkan pasir dari Sungai ke tempat yang lebih jauh, dapat meningkat, dan sungai yang dipenuhi pasir maupun batu dapat diangkat, sehingga air hujan serta lahar dingin, tidak melebar ke pemukiman masyarakat.  (Sos).
Readmore »

Sabtu, 14 Mei 2011

Terapi Telor Ratu Ayu Tuntaskan Hernia, Tumor dan Kanker

 Telor Ayam Kampung, Tembakau dan Daun Sirih, merupakan salahsatu media yang digunakan Penyembuh Alternatif dari Suku Anak Dalam ini, dimana Ratu Ayu, trah dari Datuk Berlidah Hitam merupakan penyembuh yang datang dari Kabupaten Rengat Provinsi Riau, merupakan penyembuh alternatif yang tetap mempertahankan sarana dan ramuan obat tradisional, dan bagi pasien bisa dengan mudah mendapatkan serta menyiapkan sendiri dari rumah.

Dalam pengobatannya, Ratu Ayu didahului oleh bisikan dari leluhurnya Datuk Berlidah Hitam, pasien terlebih dahulu dideteksi dengan menempelkan telur yang telah didoakan lalu digosokan perlahan. Kemudian telur itu dipecahkan untuk melihat hasilnya. Bila penyakit yang diderita berat, maka terlihat kelainan pada kuning telurnya terlihat ada tanda bintik-bintik, noda hingga busuk. Sebaliknya kalau penyakitnya ringan akan ketahuan dengan tidak ada tanda-tandanya atau kuning telur itu mulus ataupun matang. ”Nanti akan terlihat, bila masih bisa disembuhkan kami tangani, bila tidak, saya akan terus terang. Tentunya semuanya kami juga akan usahakan untuk penyembuhannya. Pastinya semua penyakit bisa disembuhkan, ”katanya.

Ratu Ayu, menegaskan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan seperti penipuan ataupun lainnya pasien dipersilahkan untuk membawa sendiri sarana pengobatannya seperti telur ayam kampung 2 buah, daun sirih, kembang, tembakau rokok, dan pisau, jadi untuk meyakinkan mereka, semua persyaratan tersebut lebih baik mereka bawa sendiri dari rumah, ”tegasnya.

Setelah telur dipecahkan, selanjutnya tembakau rokok yang telah dibakar dicampurkan dengan telur tersebut, lalu diaduk dengan batang sirih yang telah dibuat seperti kuas. Kemudian dilanjutkan dengan membubuhkan telur yang telah bercampur tembakau itu pada selembar kertas putih hingga merata. Namun sebelum telur dibubuhkan, kertas tersebut dilubangi hingga beberapa kali dengan pisau yang belum pernah digunakan untuk apapun atau yang masih baru. Setelah itu barulah menempelkannya tepat pada bagian yang sakit ataupun yang akan disembuhkan hingga beberapa menit. ”Untuk Hernia dan tumor bisa dilakukan dengan menempelkan sendiri dengan cara yang telah dianjurkan” jelas Ratu Ayu Berlidah Hitam saat ditemui ditempat prakteknya, di Perumahan KaryaIndah Village  II Blog BB3 Cipadu Pondok Aren  Ciledug Tangerang, dengan telepon 081366199672 – 081318610638 atau (021) 96351821.

Diakuinya kelebihan supranatural, sebenarnya sudah diperlihatkan Ratu Ayu sejak ia berusia 7 tahun. Ia mulai sering pingsan, kerasukan dan bisa mengobati tetangga sekampungnya, ”Waktu itu pingsannya bisa sampai 2 hari. Bahkan orang mengatakan aku sudah mati suri karena di cek tidak ada denyut nadinya. Dan 2 kali saat mau dikubur ternyata hidup kembali, ”Ujar Ratu mengisahkan pengalaman masa lalunya.

Namun, restu gaib kemampuan pengobatan itu justru datang lewat mimpi. Suatu malam Ratu Ayu mengalami mimpi, dalam mimpinya ia didatangi seorang kakek tua yang menyuruhnya untuk mengambil tongkat di atap rumahnya. Keesokan harinya Ratu Ayu bergegas untuk mengambil tongkat tersebut, yang ternyata adalah seekor ular. :”Setelah mendapat restu itu, pengalaman pertama saya adalah mengobati tetangga yang stress akibat ketagihan jua; togel. Tidak main-main, orang itu sudah 5 tahun terganggu jiwanya akibat bertapa ditempat keramat. Alhamdullilah, dengan hanya memberikan air putih yang sudah dibacakan doa dalam waktu satu bulan dia sembuh total, ”jelasnya.
Readmore »

Selasa, 10 Mei 2011

HIPMI Harus Berperan Kurangi Pengangguran

 Selama kurun waktu lima tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi di DKI Jakarta terus menunjukkan tren positif. Bahkan, pertumbuhan ekonomi di Jakarta pada tahun 2010 tercatat mencapai 6,5 persen yang lebih tinggi dibandingkan dengan nilai rata-rata pertumbuhan ekonomi tingkat nasional. Dengan pertumbuhan ekonomi yang semakin meningkat tentu saja hal ini berdampak pada meningkatnya peluang kerja sehingga mampu menurunkan angka pengengguran.

Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo mengatakan, tren pertumubuhan ekonomi yang positif dapat dicapai dengan mempertahan kerja keras dalam berusaha dan meningkatkan kreatifitas usaha serta cakap dalam melihat peluang dan memanfaatkan potensi ekonomi yang ada agar lebih optimal. “Dukungan seluruh stakeholder, termasuk HIPMI mampu menjadikan roda perekonomian di Jakarta tetap stabil dan berjalan cenderung meningkat,” ujar Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo usai mengukuhkan pengurus HIPMI Provinsi DKI Jakarta di Balaikota, Selasa (10/5).

Diungkapkan Fauzi Bowo, dalam beberapa tahun terakhir angka pengangguran di Jakarta bisa ditekan dari 12,5 persen hingga menjadi 12 persen. Dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,5 persen, Pemprov DKI Jakarta berhasil menyalurkan 575 ribu pencari kerja pada tahun 2010.

Dirinya juga melihat, HIPMI DKI Jakarta telah memberikan kontribusi yang luar biasa dalam menjawab tantangan baru serta mengikuti dan merespon perkembangan dengan hal-hal yang membuat usaha di Jakarta semakin kompetitif. “Sebagai organisasi yang diandalkan, HIPMI DKI harus mencermati lagi dengan mewujudkan inovasi baru di bidang masing-masing. Sebab di dunia ini, setiap menit selalu muncul inovasi baru dan umumnya bergerak pada bidang ekonomi,” sarannya.

Agar program HIPMI bisa bergerak sejalan dengan program pembangunan di kota Jakarta, Fauzi meminta, program HIPMI DKI dapat disinergikan dengan program pembangunan yang telah direncanakan Pemprov DKI. “Saya persilakan pengurus cabang segera berkordinasi dan bersinergi dengan para walikota. HIPMI DKI juga harus mampu bekerja sama dengan lembaga lain seperti koperasi dan sektor UKM lainnya,” tegasnya.

Ketua Badan Pengurus Pusat HIPMI, Erwin Aksa mengatakan, Kota Jakarta merupakan jantung perekonomian di Indonesia. Sehingga pengusaha muda dituntut untuk terus mengamati dan mencermati setiap kesempatan yang terlihat di kota yang menjadi pusat kegiatan ekonomi nasional ini. “Kami ingin mengajak para pengurus anggota HIPMI DKI untuk terus memberikan bantuan dan dukungan kepada Pemprov DKI dalam setiap kegiatan eonomi di Jakarta. Khususnya didalam pembangunan infrastruktur jalan, karena dengan jalan yang lancar dapat memperlancar jalannya usaha kita,” tandasnya.
Readmore »

Senin, 09 Mei 2011

Yayasan Merah Putih Indonesiaku dan DPP KNPI Gelar Aneka Lomba Kreativitas Anak

 Dalam upaya menumbuhkan semangat juang dikalangan Generasi Penerus bangsa, khususnya pada anak-anak usia dini, bertempat di Museum Joang 45, Yayasan Merah Putih Indonesiaku didukung oleh Dewan Pimpinan Pusat DPP KNPI serta Aliansi Wartawan Nusantara menggelar Lomba Melatih Kemampuan Kreativitas Siswa-siswi, acara tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Umum DPP KNPI DR Aziz Syamsudin, yang diwakili oleh Cupli Risman.

Dalam sambutannya Cupli Risman berpesan pada anak-anak agar meneladani jiwa dan semangat para pejuang, yang telah rela berkorban bagi bangsa dan Negara tanpa pamrih, para pahlawan telah berperang melawan penjajah untuk merebut kemerdekaan ini, oleh sebab itu, kita semua sebagai penerus cita-cita para pahlawan, harus bisa mengisi pembangunan bangsa ini dengan baik, tegas Koordinator Tim Sukses Aziz Syamsudin menuju DKI 1 ini.

Ditempat yang sama, panitia acara, Jennet S juga menegaskan, bahwa lomba kreativitas kemampuan anak ini, juga sebagai upaya dalam memberikan ruang bagi anak-anak untuk berkreasi, kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, bagaimana anak-anak dapat mengapresiasikan bakatnya, baik dalam lomba mewarnai gambar pahlawan, menyanyikan lagu perjuangan, membaca puisi perjuangan, lomba Fashion Show serta lomba baca ayat-ayat pendek.
Para peserta adalah anak-anak TK dan PAUD dari lima wilayah kota, sejumlah 1000 anak didik, para pemenang akan memperoleh Tropy serta hadiah dari sponsor, sebagaimana permintaan peserta, rencana kegiatan ini, akan dijadikan agenda rutin tahunan, ungkap Jennet. 

Readmore »

Sabtu, 07 Mei 2011

Mummi Raja Manusia Dipamerkan Di Pasaraya Manggarai


Mumi yang diperkirakan berusia ratusan tahun, dan diyakini sebagai Raja Manusia, dengan ukuran badan sekitar 4 meter, kini bisa dilihat pada acara Spectakuler, yang digelar di Pusat Perdagangan/Mall Pasaraya Manggarai lantai 5, Masyarakat pengunjung juga dapat menyaksikan benda antik lainnya, seperti Singo Barong Bali sepanjuang 3 meter, maupun Keris Ken Arok dengan tinggi 2 meter.

Menurut para pakar benda purbakala, Mumi sebenarnya adalah mayat yang diawetkan, dikarenakan perlindungan dari dekomposisi oleh cara atau buatan, sehingga bentuk awalnya tetap terjaga, ini dapat dicapai dengan menaruh tubuh tersebut ditempat yang sangat kering atau sangat dingin, atau ketidakadaan oksigen, atau bisa juga diawetkan dengan bahan kimiawi.

Dari sejarah mesir kuno, dalam proses pengawetan seorang Raja adalah dengan dibalsem, sementara di Cina, ditemukan mumi (Peti mati Sipres) yang ditenggelamkan di laut, dicampur dengan tanaman obat-obatan, sementara Mumi yang terbentuk secara alami, banyak ditemukan ditempat dingin seperti Otzi Manusia Es, Mumi yang terdehidrasi biasanya tubuhnya keras, dan warna coklat gelap, berkeriput dan tidak membusuk.

Dalam acara spektakuler tersebut, masyarakat pengunjung juga dapat menyaksikan berbagai hiburan atraksi-atraksi menarik, mulai dari Ratu Ular Cobra, Atraksi Manusia Primitive, hingga mengenal Hantu Nusantara serta atraksi Si Buta Dari Gua Hantu, acara hiburan tersebut juga akan menambah wawasan kita akan kekayaan budaya Indonesia.
Readmore »

Peringati Hardiknas, Disdik DKI Ziarah ke Pangeran Jayakarta



Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada 2 Mei diperingati seluruh jajaran Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta dengan sederhana, para guru, Kepala Sekolah dan siswa-siswi serta jajaran Sudin/Dinas Pendidikan DKI Jakarta menggelar acara tabur bunga, di makam pahlawan Pangeran Jayakarta, kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, H Taufik Yudhi Mulyanto. 
Disela acara tersebut seluruh undangan yang hadir juga berkesempatan menggelar Dzikir dan doa untuk mendoakan para pahlawan kusuma bangsa, khususnya pahlawan dibidang pendidikan, agar amal ibadahnya diterima Allah SWT, dan dalam kesempatan tersebut panitia acara juga berkesempatan menyerahkan santunan pada anak yatim, yang tinggal disekitar Areal Cagar Budaya Makam Pangeran Jayakarta.
Seusai tabur bunga, Kadisdik DKI, H Taufik Yudhi Mulyanto pada wartawan menegaskan, bahwa kegiatan tabur bunga ini, sebagai upaya untuk menambah wawasan dan pengetahuan bagi para guru, akan nilai-nilai kepahlawanan Pangeran Jayakarta, sehingga diharapkan mereka akan mentransfrer nilai kepahlawanan tersebut pada anak didik, tegasnya.
Readmore »

Garuda KPP-RI Luncurkan Buku DR. Aziz Syamsuddin Dimata Rakyat


Bertempat di kantor Dewan Pimpinan Pusat Generasi Muda Kesatuan Penerus Perjuangan Republik Indonesia (Garuda KPP-RI), jalan Malaka Raya No.16 Munjul, Cipayung, Jakarta Timur, Ketua Umum DPP Garuda KPP-RI, Cupli Risman, S.Ip kembali meluncurkan buku dengan judul “DR. Aziz syamsuddin Dimata Rakyat”, buku dengan tebal 198 halaman tersebut, berisi tentang tanggapan masyarakat, mulai dari Pedangan, Mahasiswa, Pemuda, pelajar, ibu Rumah Tangga, Tokoh Agama, Pejuang serta yang mewakili kelompok lain, akan sosok Bakal Calon Gubernur DKI, DR. Aziz Syamsuddin.

Sebagai sosok Bakal Calon Gubernur yang dikenal cukup merakyat ini, DR Aziz Syamsuddin mengaku bersyukur atas apresiasi masyarakat akan dirinya, dengan buku yang ditulis oleh saudara Cupli Risman ini, yang banyak menuliskan harapan dan saran, akan pembangunan ibukota Jakarta kedepan, juga akan dijadikan referansi penyusunan kebijakan, apabila dirinya terpilih sebagai gubernur DKI Jakarta 2012 - 2017, dan buku ini juga diharapkan akan menjadi khasanah perbukuan nasional, serta dapat menambah wawasan masyarakat, mencerdaskan bangsa, khususnya di Jakarta ini, pinta Wakil Ketua Komisi III DPRRI ini.

Sebagai seorang muslim, Ketua Umum DPP KNPI ini juga mengaku, sebagian dari gajinya, telah disisihkan serta dihibahkan untuk masyarakat kurang mampu, oleh sebab itu disamping acara santunan anak yatim, pihaknya kini juga secara rutin bersama TIM Relawan Azis Syamsudin menggelar bhakti sosial dengan Foging, untuk Pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), demikian juga dalam upaya pencegahan akan bahaya Narkoba, Tokoh Muda Kelahiran Slipi Jakarta Barat ini, terus mensosialisasikan bahaya Narkoba, bersama BNN, agar generasi bangsa bisa terhindar dari bahaya penyalahgunaan Narkoba, tegas DR Aziz Syamsuddin

Ditempat yang sama, Aktris Senior juga Pengusaha Nasional, Anwar Fuadi, yang hadir dalam peluncuran buku tersebut, menegaskan bahwa Sosok DR.Aziz Syamsudin, SH, MH merupakan sosok yang pemberani, pintar, Cerdas, Santun dan enak dipandang (Ganteng), gelar doktor dan Magister Hukum adalah murni diraihnya dibangku kuliah, dan bukan doctor honoris causal, Jakarta sangat membutuhkan sosok Gubernur yang ahli seperti beliau. Oleh sebab itu tidaklah salah kalau masyarakat menaruh harapan untuk pembangunan Ibukota Jakarta, pada Aziz Syamsudin, tegasnya.

Sementara Pemulis Buku DR Aziz Syamsuddin dimata Rakyat, Cupli Risman disela acara Lounching buku tersebut menegaskan, bahwa penyusunan buku ini, dilatarbelakangi dengan keinginan Aziz Syamsuddin untuk membenahi Jakarta, sesuai dengan harapan rakyat, seperti mengatasi kemacetan, banjir, pengangguran maupun memberantas kemiskinan.oleh sebab itu diharapkah masyarakat untuk dapat berpartisipasi aktif dalam untuk pemenangan Aziz Syamsudin dalam Pilgub 2012 mendatang ajaknya.

Readmore »