PMI Kota Jakarta Timur Himpun Dana lebih dari Lima Milyard

Jakarta Timur raih predikat Pengumpul Dana Tertinggi dan Pelaksana Prestasi Terbaik  Bulan Dana  PMI  Tingkat Propinsi dengan menghimpun dana sebesar Rp. 5.053.649.122 ( Lima milyard lima puluh tiga juta enam ratus empat puluh sembilan ribu seratus dua puluh dua rupiah). Mengalami kenaikan hasil bulan dana sebesar 5,7 %. Bila dibandingkan dengan hasil bulan dana PMI tahun 2011. Hal ini terwujud atas dukungan Walikota Jakarta Timur beserta jajarannya, Camat, Lurah dan badan-badan usaha serta seluruh masyarakat Jakarta Timur. Kegiatan Bulan Dana PMI Provinsi DKI Jakarta dilaksanakan dari tanggal 17 September 2012 s/d 17 Januari 2013 selama 4 (empat) bulan.

Legalitas kegiatan Bulan dana ditetapkan melalui Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta No. 186 Tahun 2010 yang kemudian ditindaklanjuti dengan Keputusan Kepala Dinas Sosial Nomor : 221/201

Ketua TP PKK Kota Jakarta Timur selaku Ketua Panitia Bulan dana PMI Tingkat Kota Jakarta Timur mengungkapkan ”saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi - tingginya atas jalinan kerjasamanya dalam mensukseskan penggalangan dana kemanusiaan melalui Bulan Dana PMI tahun 2012-2013 yang hasilnya akan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan sosial kemanusiaan sesuai tugas dan fungsi organisasi Palang Merah Indonesia.” tandas Ny. Ny. Hj. Yenni Krisdianto.

Dalam sambutannya, Walikota Jakarta Timur sekaligus sebagai Pelindung PMI Kota Jakarta Timur menghimbau kepada pemangku kepentingan, pembuat kebijakan dan penentu keputusan untuk mampu mengkomunikasikan kepada seluruh lapisan masyarakat agar  tidak perlu ragu terhadap penggalangan dana yang setiap tahun dilaksanakan PMI, karena apapun yang diterima PMI dari masyarakat merupakan investasi masyarakat yang akan dimanfaatkan hasilnya oleh masyarakat juga. Ujar Drs.H.R.Krisdianto, MSi

Sementara Ketua Pengurus PMI Kota Jakarta Timur H. Kusnoto S.SE menjelaskan bahwa ” Pengelolaan dan penggunaan hasil bulan dana PMI Kota Jakarta Timur pertanggung-jawabannya dilaksanakan melalui tim audit akuntan publik yang independen. Hasil Bulan Dana tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam hal pelayanan sosial kemanusiaan seperti; pelayanan ambulans 24 jam gratis, penanganan bencana, penanganan wabah penyakit/kejadian luar biasa, pelayanan sosial kesehatan, pembinaan generasi muda melalui wadah Palang Merah Remaja (PMR), Korps Sukarela (KSR) dan Tenaga Sukarela (TSR) dan kegiatan kemanusiaan lainnya.
” pungkas  H. Kusnoto. S.SE.

Readmore »

Musda GM FKPPI Daerah IX DKI Jakarta, Tingkatkan Peran Membangun Masyarakat dan Bangsa

Bertempat di AULA Markas Kodam Jaya, Generasi Muda FKPPI Daerah IX DKI Jakarta menggelar Musyawarah Daerah, acara yang juga dihadiri beberapa Pimpinan Daerah Partai Polidik se-DKI Jakarta juga beberapa Ormas Kepemudaan, dan acara tersebut dibuka secara resmi oleh Gubernur DKI Jakarta, yang diwakili Walikota Jakarta Timur, H Krisdianto.

Dalam sambutannya H Krisdianto mengaku bangga dengan keberadaan GM  FKPPI yang telah banyak membantu masyarakat DKI Jakarta, sebagaimana yang dirasakan warga saat banjir melanda Jakarta beberapa waktu lalu, GM FKPPI tampil didepan melakukan evakuasi dan bantuan kesehatan.

Melalui Muswarah Daerah, Pemerintah DKI Jakarta berharap GM FKPPI dapat menjadi organisasi yang semakin dicintai masyarakat, bagaimana amanat organisasi dapat dijalankan dengan baik, dan Musda ini juga diharapkan mampu merubah paradigma baru yang semakin solid dan profesional, apalagi saat ini jumlah partai politik sudah multi partai, hal ini harus disikapi sebagaimana sistem demokrasi  yang ada, pinta Walikota Jakarta Timur yang juga pernah Aktif disalahsatu Ormas Kepemudaan di Indonesia.

 

Hal senada juga diungkapkan Wakil Sekjen DPP GM FKPPI, Moch Fahruddin Gani, bahwa Musyawarah Daerah IX DKI Jakarta ini berbeda dengan Musda yang lain, karena sebagaimana yang diatur AD/ART, Ketua Pengurus Daerah IX GM FKPPI DKI Jakarta Nurseto Budi Santoso telah diberi amanah menduduki posisi Sekjen GM FKPPI, maka beliau harus menanggalkan posisi sebagai Ketua PD IX FKPPI DKI, sehingga dalam Musda kali ini akan memilih Ketua PD IX FKPPI DKI yang baru.
 
GM FKPPI sebagai Organisasi Kader, juga mengatur agar tidak tumpang tindih kepengurusan, kalau sudah di kepengurusan tingakat pusat maka tidak boleh merangkap di kepengurusan daerah, demikian juga  dari GM FKPPI yang masuk ke Pengurusan Ormas FKPPI, tidak boleh merangkap, ini semua dilakukan agar seluruh pengurus dapat bekerja dengan efektif dan maksimal, tegas Fahruddin Gani, Pengusaha Muda yang juga aktif di kegiatan sosial ini.

Sementara disela acara tersebut, Ketua Pengurus Daerah IX GM FKPPI DKI Jakarta Nurseto Budi Santoso yang juga Sekjen DPP GM FKPPI disela acara tersebut pada wartawan menegaskan, bahwa Musda ini merupakan amanah organisasi yang harus dilakukan, dan kondisinya juga sudah berbeda dengan beberapa tahun lalu, karena GM FKPPI tidak berafiliasi di salahsatu partai politik, GM FKPPI tidak kemana-mana, namun ada dimana-mana, artinya GM FKPPI tidak mendukung salahsatu partol, tapi kader GM FKPPI dibolehkan ikut partai politik manapun juga, dan saat ini memang kader-kader GM FKPPI aktif di beberapa Parpol yang ada, itu adalah hak pribadi anggota, tegas Nurseto Budi Santoso.

Sebagaimana tuntutan organisasi GM FKPPI  juga telah banyak membantu masyarakat, dimana saat terjadi bencana gunung Merapi di Jogja dan Jawa Tengah, GM FKPPI turutserta membantu mereka  yang terkena musiban bencana, baik evakuasi maupun pengobatan gratis, dan bantuan sosial.

Demikian juga saat banjir Jakarta beberapa waktu lalu, GM FKPPI adalah satu-satunya organisasi kepemudaan yang bekerjasama dengan Kopassus dalam melakukan evakuasi di Sungai Ciliwung serta Pluit, demikian juga dalam kesehatan, Tim Medis GM FKPPI juga memberikan pengobatan gratis pada warga Jakarta, ungkapnya tegas.
 
Readmore »

RAKER APERNAS DUKUNG PROGRAM PEMERINTAH DALAM MEWUJUDKAN RUMAH SEDERHANA SEHAT


Asosiasi Pengembang Rumah Sederhana Sehat Nasional (APERNAS) yang didirikan pada tahun 2009 lalu, dan kini genap berusia 4 tahun, terus meningkatkan kiprahnya dalam memenuhi kebutuhan perumahan masyarakat berpenghasilan menengah kebawah, dalam memperingati hari jadinya yang digelar bersamaan dengan acara Rakernas kali ini, menurut  Sekjen DPP APERNAS, Ir H Andi Muhammad Yusuf adalah upaya meningkatkan kontribusi seluruh anggota APERNAS dalam memenuhi kebutuhan papan masyarakat Indonesia.

Diakuinya peserta Rakernas saat ini adalah 600 peserta yang datang dari 23 Provinsi, seluruh anggota saat ini ada 850 pengembang perumahan sederhana, dan diharapkan akan terus bertambah dan kita targetkan hingga akhir 2013 sudah terdaftar 1.500 anggota dari 32 Provinsi, tegas H Andi.

Diakuinya APERNAS ditahun 2013 ini menargetkan 50.000 rumah Sederhana, dari program Pemerintah 350.000 rumah sederhana, hal tersebut disebabkan sulitnya lahan untuk dibangun rumah sehat sederhana, karena lahan yang ada sudah dikuasai oleh pengembang besar, hal tersebutlah yang harus diatur oleh Pemerintah Pusat, misalkan REI membangun rumah seharga 500 juta keatas, Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesa (APERSI) membangun rumah seharga 200 hingga 500 juta dan APERNAS membangun rumah dibawah 200 juta,  aturan tersebut harus dipertegas sehingga Pemerintah juga memberikan ruang bagi pengembang kecil untuk surfive dan dapat menyediakan rumah sederhana dengan baik, saat ini perlu regulasi pertanahan bagi perumahan, paparnya.

Lebih jauh H Andi mengaku,  Asosiasi Pengembang Rumah Sederhana Sehat Nasional telah berkomitmen hanya menyediakan perumahan bagi masyarakat yang berpenghasilan dibawah 3 juta, hal tersebut sebagai komitmen APERNAS dalam membantu Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam menyediakan papan bagi warganya, saat ini masih banyak masyarakat Indonesia yang hidupnya mengontrak, kalau mereka mampu mengangsur Kendaraan bermotor antara 600 ribu hingga 800 ribu, kenapa mereka tidak diberi kesempatan untuk memiliki rumah dengan angsuran 600 ribu, hal tersebutlah yang saat ini diperjuangkan APERNAS, agar pekerja informal seperti Tukang Ojek, Buruh Pabrik, Pedagang kakilima juga dapat memiliki rumah, dengan  angsuran ringan dan tanpa uang muka.

Bentuk perumahan adalah rumah tapak dengan tipe 36 tanah 70 meter, dengan 2 kamar dan ruang tamu, sementara untuk Tower Rusunami akan dibangun diwilayah Bodetabek dengan angsuran sekitar 800 ribu, ini sangat membantu mereka yang belum memiliki rumah tinggal, dan akan didukung fasilitas sebagaimana apartemen, dimana harga rumah tersebut disubsidi oleh penghuni lantai 1 dan 2, karena lantai 1, 2 untuk komersil seperti pasar dan perkantoran, program lain adalah menyediakan rumah tinggal petek bertingkat ditengah kota, dengan hak milik dan angsuran 200 hingga 300 ribu perbulan, ini untuk menyediakan bagi mereka yang berpenghasilan tidak tetap, hal tersebut  juga untuk mendukung  program Pemerintah Daerah dalam pemenuhan kebutuhan papan di perkotaan,sehingga mampu mengurangi ketimpangan antara yang kaya dan yang kurang mampu, ungkap , Ir H Andi Muhammad Yusuf. (Sos).
Readmore »

Education Fair SMA Negeri 31 Jakarta, Sarana Informasi Perguruan Tinggi


Bertempat di halaman SMA Negeri 31 Matraman Jakarta Timur, digelar berbagai kegiatan kesiswaan, berupa pergelaran seni serta Education Fair 2013 dengan menampilkan beberapa Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta serta Perguruan Tinggi yang ada di luar negeri, acara tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Agung Suradika serta didampingi Kasudin Dikmen Kota Administrasi Jakarta Timur Dr. Hj. Rita Aryani,MPd.

Dalam kesempatan tersebut Wakil Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Agung Suradika mengaku mendukung langkah-langkah jajaran SMAN 31 dalam menyiapkan siswanya khususnya kelas 12, untuk menyiapkan masa depannya dengan persiapan Ujian Nasional maupun setelah lulus nanti.

Kegiatan yang juga menampilkan bakat anak didik seperti ini, juga diharapkan menjadi motivasi siswa untuk terus berkreasi dan berseni, sebagaiman misi SMAN 31 dalam mewujudkan Sekolah Unggul yang Berkarakter dan Berwawasan Global, papar Agung Suradika.

Hal senada juga diungkapkan Kasudin Dikmen Kota Administrasi Jakarta Timur Dr. Hj. Rita Aryani,MPd.bahwa Education Fair SMAN 31 Jakarta ini diharapkan akan mampu memotivasi siswa untuk mencapai cita-citanya, dengan informasi dari beberapa Perguruan Tinggi yang ada, diharapkan akan membuka wawasan siswa untuk memilih lembaga pendidikan tinggi yang sesuai degan bakat dan kemampuannya, ungkapnya.

Kepsek SMAN 31 Jakarta, Dra Era Yulvita MM juga menambahkan bahwa kegiatan kali ini diikuti 32 lembaga pendidikan tinggi, mereka telah mempresentasikan ke siswa kelas 12 akan program  akademik di Universitas mereka. Kita ingin memfasilitasi siswa untuk memilih perguruan tinggi, sehingga para siswa saat ini mereka akan lebih giat lagi dalam belajar menggapai cita-cita mereka, paparnya.
Readmore »

Universitas Trilogi Jakarta dan Disdik DKI Gelar Pemilihan Duta Pelajar


Setelah melakukan seleksi secara ketat sejak November 2012 di Museum Nasional, bertempat di Aula Kampus Universitas Trilogi Jakarta, pada Sabtu 16 Februari 2013 mengggelar Final Duta Pelajar Provinsi DKI Jakarta, ajang pemilihan pelajar terbaik tersebut, merupakan kerjasama antara Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, dengan Universitas Trilogi Jakarta.

Dalam laporannya Ketua Panitia Pemilihan Duta Pelajar, Agung Nur Fajar menegaskan, bahwa kegiatan ini adalah upaya dalam menggelorakan semangat nasionalisme bagi para pelajar, dimana anak didik akan mendalami pengetahuan dibidang kemasyarakatan, bahkan sebagaimana kerjasama dengan beberapa kementerian juga membekali mereka dibidang Ketransmigrasian, Produktivitas, bidang Koperasi serta bidang Pembangunan Daerah Tertinggal. sehingga diharapkan mereka akan bisa menjadi pemimpin di Sekolah masing-masing, bahkan kelak diharapkan mereka juga dapat menjadi pemimpin bangsa dengan karakter nasional dan memiliki jiwa kejuangan.

Pembekalan bagi para Duta Pelajar cukup panjang, yaitu sekitar 3 bulan, sehingga mereka diharapkan benar-benar siap menjadi pemimpin dimasa depan, pinta Agung Nur Fajar.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta yang diwakili Taufik Rochman menegaskan, bahwa Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta mendukung penuh upaya yang dilakukan oleh Universtias Trilogi Jakarta dalam Program Duta Pelajar seperti ini, karena dengan kegiatan seperti ini akan mampu membangun karakter siswa-siswi, sehingga para Duta Pelajar ini dapat membantu memotivasi masyarakat tentang isu dan permasalahan tentang pendidikan dan dapat menjadi motor tentang informasi pendidikan di Sekolah dan di Masyarakat, pintanya.
Dr Subiakto Tjakrawerdaya Rektor Universitas Trilogi Jakarta disela acara tersebut pada wartawan juga menegaskan bahwa kegiatan pemilihan Duta Pelajar dan Lomba Paduan Suara ini mungkin dilihatnya sebagai hal biasa, padahal kegiatan ini memiliki makna yang penting sekali, karena akan mampu membangun karakter generasi muda serta mengembalikan karakter anak bangsa, sebagaimana yang kita harapkan bersama, yaitu Generasi Muda yang memahami nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI, kita ingin menekankan semangat kebersamaan, Gotong-royong dan peduli sesama, bagaimana para penerus bangsa ini memiliki semangat cinta tanah air, jiwa Patriotisme dan nasionalisme, tegas Dr Subiakto Tjakrawerdaya.
Readmore »

H Rukun Santoso : KPUD DKI Wajib Gunakan e-KTP Dalam DPT Pemilu 2014

Setelah melakukan peninjauan ke beberapa wilayah di Jakarta akan program perekaman KTP Elektronik (e-KTP), anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta H Rukun Santoso mengaku bangga pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang telah mampu membantu program Pemerintah Pusat dalam mensukseskan program e-KTP, karena sebagaimana yang diungkapkan Menteri Dalam Negeri saat memberikan penghargaan pada Pemda DKI, program KTP Elektronik sudah merekam 100% penduduk Jakarta, kalau ada perubahan data karena pindah KTP, Kelahiran baru atau adanya kematian adalah proses yang biasa.

Dakuinya pembagian KTP Elektronik hingga saat ini memang belum 100%, karena masih dalam proses pencetakan, dan akhir 2013 seluruh warga Jakarta yang sudah terekam akan menerima, sehingga tidak ada alasan bagi KPUD DKI tidak menggunakan Data Pemilih Tetap (DPT) dari data Kementerian Dalam Negeri, oleh sebab itu hukumnya wajib bagi KPUD DKI untuk menjadikan KTP Elektronik dalam menyusun DPT pada Pemilu 2014 nanti, tegas H Rukun.

Politisi Partai Hanura Provinsi DKI Jakarta ini juga menegaskan, bahwa perekaman data melalui program KTP Elektronik, akurasi datanya sudah terjamin, sehingga  akan membantu tugas KPUD DKI dalam proses pemutakhiran data pemilih. Sebab data kependudukan yang diberikan pemerintah kepada KPUD DKI merupakan data base penduduk yang sudah diintegrasikan dengan hasil perekaman KTP elektronik. Pihaknya yakin jika menggunakan data hasil perekaman e-KTP, maka semua warga Negara Indonesia yang punya hak pilih akan dapat menggunakan hakn pilihnya, tetapi hanya satu kali, karena dengan data yang baik tidak akan terjadi pemilih ganda,  ujarnya tegas.

Readmore »

Rakor Kebencanaan, BNPB MOU 9 Kementerian dan Lembaga

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) disela acara Rapat Koordinasi di Hotel Bidakara Jakarta, melakukan penandatanganan kesepahaman dengan 9 Kementerian dan Lembaga, pemerintahan. Hal tersebut dilakukan dalam upaya menghadapi berbagai bencana alam yang terjadi di Indonesia. Kerjasama itu disepakati dalam memorandum of understanding (MoU) antara pihaknya dengan kementerian dan lembaga itu.

Kepala BNPB, Syamsul Maarif mengatakan salah satu kerjasama yang penting adalah masalah koordinasi anggaran. BNPB menurutnya, memiliki sistem anggaran yang dapat diminta sewaktu-waktu, sehingga perlu adanya kesepakatan terkait pencairan dana agar tidak ada kesulitan.

"Kita sudah membuat MoU dengan sembilan kementerian dan lembaga  untuk memudahkan koordinasi khususnya masalah anggaran, BNPB punya anggaran fleksibel atau on call, tetapi kalau tidak ada MoU agak menyulitkan, tetapi dengan MoU akan lebih mudah," jelas Syamsul dalam konferensi pers Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana 2013, Selasa (5/2/2013).


Tak hanya mengenai anggaran, tetapi BNPB menggandeng kementerian untuk menghadapi dan menanggulangi apabilan terjadi bencana. Contohnya, bekerja sama dengan Kementerian Perempuan dan Anak, yang dibutuhkan pasca bencana.

"Dengan kementerian misalnya kementerian perempuan dan anak, ini penting misalnya cara menanggulangi bencana pada anak dan menghindari korban," tukasnya.

Kerjasama dengan kelembagaan juga penting guna menanggulangi sebelum dan sesudah terjadinya bencana.

"Dengan teman LIPI atau Ristek, tentu tidak hanya mengenai alam tetapi juga masalah dinamika masyarakatnya," tegasnya.

"Kita juga ingin wujudkan early warning system, misal sirine justru di berbagai daerah justru buat panik warga. Karenanya, kita perlu sirine apa yang membuat kepentingan masyarakat. Karena itu kita membuat kerjasama dengan LIPI," tandasnya.

Readmore »

Rakercap Partai Gerindra Jakarta Pusat¸ Siap Sambut Pemilu 2014

Bertempat di Gedung Joang 45 jalan Menteng Raya 31 Jakarta Pusat, Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerindra Jakarta Pusat menggelar Rapat Kerja Cabang, menurut Ketua DPC Partai Gerindra Jakpus, Imam Satria bahwa Rakercab ini sebagai upaya merapatkan barisan menyiapkan pemenangan pada Pemilu 2014 mendatang, serta menghantarkan Prabowo Subiyanto menjadi Presiden RI 2014 – 2019.

Diakuinya untuk kepengurusan di Jakarta Pusat sudah terbentuk pengurus Partai Gerindra hingga ke anak ranting, melalui Rakercap ini, juga sudah tersusun strategi pemenangan pada Pemilu mendatang, Partai Gerindra Jakarta Pusat akan berjuang menjadi Pemenang dalam Pemilu 2014 mendatang, dari 12 kursi DPRD DKI dapil Jakpus, kita menargetkan 4 kursi, dan ini bukan hal yang mustahil, karena Partai Gerindra adalah satu-satunya partai yang solid, tidak pernah ada perpecahan dan programnya menyentuh masyarakat, tegasnya.

Imam juga mengaku keberhasilan Partai Gerindra dalam menghantarkan Gubernur DKI Jakarta Jokowi – Ahok, akan berdampak  positif bagi perolehan suara Partai Gerindra dalam pemilu nanti, apalagi suara di Jakarta Pusat mulai putaran pertama, Jokowi – Ahok memperoleh suara terbanyak. Dan ini mengalahkan calon dari partai lain.

Banyaknya tokoh-tokoh di Jakarta yang antusias maju sebagai calon anggota dewan dari partai Gerindra, juga menunjukkan dukungan yang semakin besar buat Partai Gerindra, dimana untuk Jakarta Pusat sudah 38 orang dari luar partai mendaftar sebagai bakal calon aggota dewan, belum lagi dari internal partai (Kader Partai Gerindra), karena kursi yang diperebutkan hanya 12, maka dari calon-calon akan diseleksi oleh DPP dan DPD Partai Gerindra, ungkap Imam Satria.




Readmore »

BNPB, Kementiran PU dan Pemprov DKI Maksimalkan Penanganan Banjir Jakarta


Dalam acara jumpa PERS yang digelar di kantor Kementrian PU beberapa waktu lalu, Dirjen Tata Air Kementrian PU,Muhammad Hasan didampingi Sestama BNPB Fachrul Hadi menegaskan bahwa untuk mengatasi banjir Ibukota Jakarta, Kementerian PU dan Pemprov DKI Jakarta akan mengambil langkah cepat.

Untuk penanganan masalah air yang masuk ke Jakarta, Kementerian PU pada pertengahan 2013 ini akan segera membuat waduk di Ciawi, hal tersebut dilakukan guna mengatur debit air yang mengalir ke Jakarta, dan nantinya air yang tertampung di Waduk Ciawi sekitar 33 juta meter kubik, akan dijadikan cadangan suplai air baku bagi warga Jakarta yang saat ini masih kurang, sementara untuk normalisasi Kali Ciliwung yang rencana akan dilakukan ditahun 2014 juga akan dipercepat ditahun 2013 ini, karena harus dilakukan lelang proyek terlebih dahulu, maka normalisasi Sungai Ciliwung akan dimulai pertengahan tahun ini, hal tersebut tergantung Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam membebaskan lahan disepanjang bantaran kali Ciliwung hingga pintu air Manggarai.

Hal lain yang segera dilakukan adalah membuat Sodetan dari Kali Ciliwung menuju Kanal Banjir Timur (BKT), sodetan sepanjang 21 Kilometer posisi tersebut akan dilakukan dari jalan Otista III menuju Sungai didekat Kantor Samsat atau Kuburan Cina, Kebon Nanas dan masuk ke BKT, sehingga pada saat air dari Bogor dan Depok tinggi, sebagian akan dibelokkan ke BKT sehingga debit air yang masuk ke Kanal Banjir Barat dapat dikurangi, tegas Dirjen Tata Air.
Readmore »

KNPI Jaktim Bentuk Satgas Pemuda Peduli Kebersihan


Masalah banjir di ibukota Jakarta, terus menjadi masalah ditingkat daerah maupun nasional, sepertinya ada kesalahan tata ruang di hulu sungai, dengan makin banyaknya daerah resapan yang berubah menjadi bangunan beton, tanpa diimbangi dengan sarana resapan air, bangunan di wilayah Sukabumi, Bogor, Depok dan Jakarta dibangun tanpa didukung adanya amdal yang baik serta persoalan resapan, belum lagi adanya perilaku sebagian masyarakat yang masih suka membuang sampah ke Sungai.

Permasalahan banjir tidak semata menjadi tanggung jawab Pemerintah, demikian juga masalah sampah harus ditangani bersama-sama, oleh sebab itu untuk membantu Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta, KNPI Kota Administrasi Jakarta Timur telah membentuk Satgas Pemuda Peduli Kebersihan yang nantinya akan memberikan penyadaran kepada seluruh elemen masyarakat, bahwa Pemerintah DKI Jakarta melalui Dinas Kebersihan telah bekerja secara baik dalam mengatasi masalah sampah, apakah secara teknis maupun program kedepan.

Program Gubernur Jokowi – Ahok dalam penanganan banjir dan kebersihan sudah sangat serius, menurut Benni Wijaya program tersebut harus kita imbangi dan kita dukung, dan Satgas Pemuda Peduli Kebersihan akan turut memberikan penyadaran pada seluruh masyarakat, bahwa Kebersihan adalah bagian dari iman yang harus kita lakukan, mulai dari diri kita sendiri, keluarga hingga lingkungan untuk menciptakan lingkungan bersih dan sehat.

Saat ini diakuinya masih banyak warga yang tidak mau peduli dengan kebersihan, bahkan di jajaran SKPD di Pemerintah DKI Jakarta sendiri masih saling lempar tanggung jawab, padahal mereka adalah pemegang amanah yang harus secara bersama-sama mensukseskan program Gubernur yang sudah tersusun, apalagi Presiden SBY dalam menangani masalah banjir juga sudah menginstuksikan pada seluruh Kementrian dan lembaga yang ada, untuk bersama-sama secepatnya mengatasi masalah banjir di Jakarta, kalau Istana dan Balaikota saja banjir, bagaimana lagi wilayah yang lain, oleh sebab itu perlu adanya terobosan, agar banjir tidak lagi menggenangi Ibukota sebagai Pusat Pemerintahan, Pusat Ekonomi, Pusat Perdagangan dan aneka kegiatan lainya, pinta Benni Wijaya SHi.
Readmore »

 

CALEG PERINDO DPRD DKI DAPIL 9 NO.6

CALEG PERINDO DPRD DKI DAPIL 9 NO.6