Sabtu, 21 Mei 2016

Megawati Buka Try Out SBMPTN Bagi Lulusan SMA/K

Ketua Umum PDI Perjuangan  Megawati Soekarnoputri, bertempat di GOR Ciracas Jaktim, secara resmi membuka langsung acara try out Nasional, karena disamping digelar di Jakarta, Try Out juga digelar diseluruh Indonesia oleh Kader-kader PDI Perjuangan.

Dalam pidatonya, Mega meminta ribuan siswa peserta ujian fokus dan tidak gugup mengikuti proses ujian try out. "Tidak boleh gugup, kalau gugup akan tentu banyak salah. Harus fokus, karena di sini lah sebenarnya anak-anak bisa melihat seluruh perguruan tinggi di Indonesia dengan fakultas-fakultas nya," kata Mega.

Presiden ke 5 RI ini berbagi pengalaman cara-cara mengerjakan soal kepada para peserta. Dia menyebut, soal yang dibagikan itu, hampir sama dengan soal-soal yang nantinya akan dikerjakan pada saat tes SBMPTN. Kemarin ibu sudah melihat cara untuk menentukan kira-kira hampir sama dengan apa yang nantinya akan disajikan ketika masuk ujian-ujian pada perguruan tinggi tersebut, ungkapnya.

Megawati juga menganjurkan agar peserta try out memilih lebih dari satu jurusan saat SBMPTN. Sebab, cara itu dipercaya Megawati bisa membuka peluang peserta masuk perguruan tinggi.

"Sebaiknya kalau memungkinkan jangan ambil satu, tapi mengambil dua fakultas yang jangan sama, karena tentunya akan membuka ruang untuk memungkinkan kalian masuk perguruan tinggi," Megawati.


Sementara dalan jumpa Pers, Ketua Panitia Try Out, Sukur Nababan menjelaskan, bahwa acara Try Out Nasional Ini diikuti sekitar 200 ribu peserta SLTA sederajat di 34 Provinsi se-Indonesia. acara Try Out Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)  sudah dibuka langsung oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Program Try Out SBMPTN adalah bukti dan komitmen PDIP, khususnya Bidang Pemuda dan Olahraga (Pora) pada dunia pendidikan dan generasi muda bangsa Indonesia," ujar Ketua DPP PDIP Bidang Pemuda dan Olahraga, Sukur Nababan.

Lebih jauh Sukur Nababan mengatakan, tujuan acara tersebut untuk mempersiapkan mental dan psikologi para siswa pada saat menghadapi SBMPTN kerena suasana Try Out sama dengan suasana pada saat SBMPTN nanti.

PDIP ingin Mempersiapkan para siswa cara pengisian data-data pribadi dan data pengisian lembar jawaban pada saat SBMPTN nanti karena banyak siswa melakukan kesalahan pada saat mengisi data-data dan lembar jawaban," ucapnya.

Dia menambahkan, acara ini sekaligus memberikan pemahaman para siswa dalam menentukan universitas unggulan. Misalnya kata dia, daya tampung dan grade universitas, papar Sukur Nababan.

Sementara Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat juga menegaskan, bahwa pelaksanaan tryout nasional yang diselenggarakan DPP PDI Perjuangan ini,  adalah bukti nyata partainya ingin mencerdaskan bangsa. "Ini adalah tujuan partai politik dalam mencerdaskan bangsa dalam bentuk konkret yaitu mendukung anak-anak kita untuk masa depan yang lebih baik. Saya sangat apresiasi terhadap apa yang telah dilakukan DPP PDIP. Saya kira itu aja," katanya.

Pada kesempatan itu, Djarot juga mengapresiasi pelaksanaan acara tryout yang digawangi Ketua DPP PDIP bidang Pemuda dan Olahraga Sukur Nababan. "Atas nama pemerintah, dalam hal ini saya sebagai wakil gubernur, mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Pak Sukur (Sukur Nababan) dan teman-teman dari DPP PDI Perjuangan yang telah melaksanakan try out nasional ini," ujarnya.

Terpenting, kata Djarot, partai berlambang banteng moncong putih ini banyak membantu siswa-siswa dalam persiapan menghadapi SBMPTN. Ini adalah bukti nyata PDI Perjuangan bagi calon-calon mahasiswa, dimana partai ini membantu anak-anak kita dalam mempersiapkan diri menghadapi SBMPTN, tegas Djarot.




Ditempat yang sama, Anggota DPRRI dari Komisi X yang bermitra dengan Kemendikbud, SB Wiryanti Sukamdani saat ditemui wartawan juga menegaskan, bahwa Try Out bagi siswa SMA/K ini, merupakan bentuk kepedulian PDI Perjuangan, dimana para lulusan SMA/K ini adalah generasi penerus bangsa, kita ingin memberikan bimbingan untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri yang mereka inginkan, paparnya.




0 komentar:

Posting Komentar