Sabtu, 04 Juni 2016

Ahok Ingin RPTRA UTAKARA Jadi Sarana Interaksi Warga

Disela kesibukannya, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau yang biasa disapa Ahok, Jumat (3/6), berkesempatan meresmikan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Utakara (Utan Kayu Utara) Beriman, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur. Dan RPTRA di Kecamatan Matraman ini, adalah RPTRA yang ke 53 yang sudah diresmikan.

Dalam sambutanya, Ahok berharap RPTRA ini dapat menjadi tempat untuk saling interaksi, saling berbagi, saling memperhatikan, dengan lahan yang luas ini juga dapat dimanfaatkan warga untuk Pesta Pernikahan dan Gratis tempatnya, namun hanya boleh pakai 2 hingga 3 jam, sehingga warga tidak perlu menutup jalan raya untuk acara kawinan. Warga bisa berkumpul tiap  sore, sehingga tau dan saling kenal, maka kita tau apa yang dibutuhkan, Pemda DKI mendorong agar jalan maupun gang bisa di hotmik, sehingga rata dan jika ada lansia yang pakai Korsi Roda bisa jalan dengan nyaman.

Dengan RPTRA kedepan diharapkan akan juga sebagai tempat bazar Sembako Murah, termasuk Daging dengan harga 40.000/Kg, sehingga anak-anak dapat makan Daging Sapi minimal 1Kg/bulan, sehingga anak dapat tumbuh sehat dan cerdas, Pemda juga akan menyediakan Beras, Minyak dan Gula murah, demikian juga RPTRA juga diharapkan menjadi tempat pelatihan kewirausahaan, dan nantinya bisa dijual dengan online, dan Pemda DKI juga akan menyediakan dana pinjaman usaha kecil, namun pinjaman jangan disalahgunakan, papar Ahok.



GM Corporate Communications PT Indofood Sukses Makmur Stefanus Indrayana juga mengatakan bahwa RPTRA Utakara Beriman ini, merupakan satu dari dua RPTRA yang dibangun pihaknya melalui program CSR "Warga juga saya minta untuk menjaga kebersihan lingkungan dan merawatnya sehingga RPTRA .Utakara Beriman ini tetap awet, terawat dan nyaman," pintanya.

Ditempat yhang sama, Tokoh Masyarakat yang juga Ketua Yayasan Wakaf Perguruan Tinggi Islam Jakarta, Prof. DR. Raihan, MSi, saat ditemui wartawan menjelaskan, bahwa pihaknya mendukung penuh langkah Pemda DKI dalam meningkatkan pelayanan masyarakat melalui Ruang Publik Terpadu Ramah Anak, karena RPTRA ini adalah sarana pendidikan non formal bagi anak-anak, tempat ini bisa dijadikan sarana positif bagi masyarakat, sehingga saat waktu senggangnya, masyarakat dapat menyalurkan dengan kegiatan positif.

RPTRA ini menurutnya harus terus ditambah, kalau perlu ditiap kelurahan memiliki RPTRA, sehingga anak-anak juga dapat meningkatkan bakat dan kemampuan yang dimiliki, baik dalam berseni maupun berolahraga. Masyarakat harus mampu memanfaatkan fasilitas umum ini dengan baik, dan harus ada menajemen pengelolaan dengan baik pula, sehingga kegiatan seperti berkesenian, berolahraga, bazar maupun pelatihan kewirausahaan yang akan di programkan Pemda DKI dapat berjalan sebagaimana yang kita harapkan bersama, papar Prof Raihan.

0 komentar:

Posting Komentar