Rabu, 19 Oktober 2016

Kepala Bakamla RI Buka Forkor Evaluasi Strategi Keamanan Laut di Makassar

Kepala Bakamla RI Buka Forkor Evaluasi Strategi Keamanan Laut di Makassar


Makassar, 19 Oktober 2016

Dalam upaya terwujudnya kesamaan persepsi dalam pengelolaan keamanan dan keselamatan laut, Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) menggelar kegiatan Forum Koordinasi (Forkor) Evaluasi Strategi Keamanan Laut yang dibuka secara resmi oleh Kepala Bakamla RI Laksamana Madya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H., di Grand Clarion Hotel & Convention, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (19/10/2016).

Forkor yang diikuti 21 instansi pengguna laut, khususnya di wilayah Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II ini mengambil tema Evaluasi Bersama terhadap Pengelolaan Keamanan Laut di Bidang Sistem Peringatan Dini, Operasi Bersama dan Advokasi Hukum Guna Memperkuat Koordinasi Antar Instansi Terkait.

Selain diikuti 21 instansi pengguna laut, kegiatan yang diketuai Direktur Strategi Keamanan Laut Bakamla RI Laksamana Pertama TNI Drs. Edy Fernandi ini juga dihadiri sejumlah pejabat setempat, antara lain: para perwakilan Pimpinan Daerah Sulawesi Selatan, Wadan Lantamal VI Makassar Kolonel Marinir Rasman, M.Si (Han), sejumlah perwakilan TNI dan Polri setempat, serta undangan lainnya.

Sementara para pajabat Bakamla yang hadir dalam kesempatan tersebut antara lain: Deputi Kebijakan dan Strategi Bakamla RI Irjen Pol. Drs. Satria F. Maseo, S.H., M.M., Direktur Strategi Keamanan Laut Bakamla RI Laksamana Pertama TNI Drs. Edi Fernandi, Kasubdit Monitoring dan Evalusi Keamanan Laut Bakamla RI Kolonel Laut (S) Joko Sutrisno, M.Si (Han), serta sejumlah pejabat lainnya.

Penataan kelembagaan maupun regulasi di bidang pengelolaan kemanan laut dan penegakan hukum di laut sangat diperlukan, karena banyak instansi serta peraturan perundang-undangan yang mengatur tata pemerintahan di laut yang masih saling tumpang tindih, sehingga menyulitkan berbagai pihak. Kementerian atau lembaga terkait cenderung untuk melaksanakan tugas sesuai yang diamanatkan oleh masing-masing peraturan perundang-undangan tersebut, sehingga akibatnya kementerian atau lembaga-lembaga tersebut berjalan secara sektoral dan mempengaruhi strategi serta mekanisme dalam pengamanan laut.

Kepala Bakamla RI Laksamana Madya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H., dalam sambutannya antara lain mengatakan, kegiatan forkor ini dimaksudkan untuk memfasilitasi pertemuan antar instansi pemerintah dan pihak terkait guna menciptakan satu kesepahaman mengenai mekanisme sinergitas pengelolaan keamanan dan keselamatan laut.

Terlebih lagi pasca terbentuknya Bakamla RI, upaya mencari solusi dalam ketumpang tindihan kebijakan di laut harus menjadi konsentrasi utama.

Diharapkan kegiatan ini dapat menciptakan sinergitas kebijakan di laut yang akan memberikan kenyamanan bagi berbagai pihak, baik pihak pengguna laut maupun pihak pemerintah yang berkewajiban dalam mengamankan lautan nusantara.(Nurul)

0 komentar:

Posting Komentar