Jumat, 14 Oktober 2016

Kepala Bakamla RI Tutup HACGAM 2016

Kepala Bakamla RI Tutup HACGAM 2016

Kepala Bakamla RI Laksamana Madya TNI Ari Soedewo secara resmi menutup kegiatan The 12th Head of Asian Coast Guard Agencies Meeting (HACGAM) pada acara farewell dinner di Hotel Fairmont Jakarta, Kamis malam, 13 Oktober 2016.

Selanjutnya para Delegasi negara-negara peserta sudah meninggalkan Jakarta untuk pulang menuju negaranya masing-masing, Jumat (14/10/2016).

Perhelatan tahunan ini menghasilkan pernyataan bersama negara-negara anggota HACGAM.

Negara anggota berkomitmen untuk menciptakan kondisi pelayaran yang aman dan nyaman di kawasan. Kerja sama yang baik ini akan terus dipertahankan dan memberikan kontribusi yang sangat signifikan di bidang keamanan dan keselamatan laut dengan menganut prinsip “paper work to the field” (menuangkan materi di atas kertas ke dalam kejadian sesungguhnya di laut).

Kegiatan latihan bersama yang dilakukan pun memberi pandangan yang lain mengenai keamanan dan keselamatan laut di kawasan. Latihan bersama dengan tema "Multilateral Exercise to Enhance Capabilities of Information Sharing to Prevent Illegal Transfer of Radioactive Materials", dilakukan dengan menggunakan unsur dari Bakamla RI dan stakeholder, Japan Coast Guard, dan Indian Coast Guard.

Unsur dari Indonesia sendiri terdiri dari Kapal Bakamla RI KN. Bintang Laut 4802, Kapal Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Tanjung Priok KN. Alugara P.114, Kapal Polair KP. Gelatik, Kapal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) KN. Orca 04, Kapal Pertamina Tugboat, dan melibatkan personil dari Bapeten terkait penanganan muatan simulasi radioaktif.

Kesemuanya memperlihatkan kekompakan dalam menangani kasus yang dihadapi, dalam hal ini mengedepankan target operasi berupa kapal dengan muatan radioaktif ilegal, di Teluk Jakarta.

Latihan bersama ini selain merupakan esensi dari kegiatan HACGAM, juga sebagai bentuk cerminan koordinasi terintegrasi yang dilakukan dengan sangat baik. Koordinasi tersebut tidak hanya melibatkan instansi terkait di dalam negeri (Indonesia) namun juga melibatkan kerja sama yang sinergi dengan negara tetangga. Hal ini juga mencerminkan kesinergian rantai komando yang tidak putus baik dengan instansi di dalam negeri maupun di luar negeri.

Diharapkan semangat yang diwadahi dalam kegiatan HACGAM dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan suasana laut yang lebih aman, lebih cerah dan lebih bersih di masa mendatang. (Nurul)

0 komentar:

Posting Komentar