Rabu, 19 Oktober 2016

Ketokohan dan Keteladanan dr. Noewardi Digelar Pada Pameran Museum Sumpah Pemuds

Pameran Tokoh dr. Moewardi, Upama Mambangun Semanga Juang

Bertempat di Aula Museum Sumpah Pemuda, jalan Kramat Raya, Kecamatan Senen Jakpus, mulai 20 Oktober hingga 16 November 2016 digelar Pameran rekam jejak perjuangan Tokoh Pemuda Indonesia di masa Perjuangan Kemerdekaan, yaitu Dokter Moewardi dengan tema Pengabdian Seorang Dokter Nasionalis.

Pada sejumlah media, Kepala Museum Sumpah Pemuda, Dra Huriyati,MM menjelaskan bahwa Dr. Moewardi merupakan pejuang Kemerdekaan yang juga turut hadir dalam Kongres Pemuda ke 2 saat itu, yang turut merumuskan kesepakatan Sumpah Pemuda, untuk itu Pameran ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai sejarah perjuangan tokoh Dokter Moewardi pada masyarakat luas, khususnya Pemuda, dalam rangka pola fikir mengenai tokoh Pejuang sehingga dapat menjadi inspirasi dan pondasi dalam mengisi Kemerdekaan.

Melalui Pameran ini juga sebagai upaya memperkenalkan Tokoh-tokoh Pemuda yang lain, dimana sebelumnya juga digelar pameram Tokoh Pemuda WR. Soepratman, Soedirman Hadiproji, Soegondo serta tokoh muda lainnya, pameran dibuka pukul 09.00 WIB hingga 15.00 WIB sehingga kesempatan bagi Pelajar, Mahasiswa dan masyarakat luas semakin terbuka, panitia telah bekerjasama dengan Dinas Pendidikan untuk memberikan kesempatan anak didik untuk mengunjungi Museum, papar Huriyati.MM.


Hal yang sama juga diungkapkan Kasubdit Program Evaluasi dan Dokumentasi Direktorat Pelestarian dan Cagar Budaya Kemendikbud, Yudi Wahyudin juga mengaku bersyukur dengan kegiatan Pameran ini, yang juga dalam rangkaian Sumpah Pemuda, serta Hari Museum Indonesia dan sesuai Program Pemerintah dalam membangun Karakter Bangsa, melalui suri tauladan tokoh-tokoh inspiratif yaitu para Pejuang Kemerdekaan, sehingga bisa mendorong masyarakat khususnya Generasi Muda, dimana saat ini Para Pemuda sepertinya kehilangan panutan, untuk itu tokoh-tokoh inspiratif ini bisa jadi pilihan keteladanan dan bisa diterima oleh para Pelajan, Mahasiswa maupun para Pemuda Indonesia, harapnya. (Nr)

0 komentar:

Posting Komentar