Sabtu, 22 Oktober 2016

Prof H Dailami Firdaus Kukuhkan Pengurus Pusat BKMT

Gebyar Muharram BKMT, Kukuhkan Pengurus Pusat dan 5 Cabang se-DKI Jakarta

Sepeninggalan Ketua Umum Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Prof.DR. Hj Tutty Alawiyas AS, jajaran Pengurus Pusat BKMT menggelar Muktamar Luar Biasa untuk memilih Ketua Umum BKMT yang baru, dan Bertempat di Pesantren Khusus Yatim As-Syafi'iyah, pada Sabtu (22/10) Ketua Dewan Pembina BKMT Prof. Dr Daelami Firdaus secara resmi mengukuhkan Pengurus Pusat BKMT periode 2016-2021.

Ketua Umum BKMT terpilih, Ustadzah Hj Syifa Fauziah, MA dalam sambutannya menegaskan bahwa 35 tahun sudah BKMT berkiprah di masyarakat, dibawah kepemimpinan Prof Hj Tutty Alawiyah AS dan saat ini saya dipilih dan diberikan amanah untuk memimpin BKMT, ini merupakan tanggung jawab yang berat untuk bisa memajukan BKMT di seluruh wilayah Indonesia, apalagi saat ini sedang mengalami penurunan moral, serta darurat dalam berbagai hal yang menjadi tantangan kita semua.
Untuk itu 10 pilar BKMT sebagai pedoman BKMT diseluruh wilayah, hal tersebut juga sebagai pegangan pengurus pusat BKMT, ungkapnya.
Pada Wartawan Ustadzah Hj Syifa Fauziah juga menegaskan, bahwa usai Muktamar Luar Biasa ini kita akan segera melakukan pemutahiran data base anggota BKMT, dimana saat ini sudah terdata di hampir 400 Kabupaten/Kota, langkah lain adalah membangun kerjasama dengan Pemerintah Daerah dalam upaya pengkaderan Mubaligh serta pelatihan-pelatihan pendalaman Islam, pelatihan bahasa maupun teknologi. Dan kita jiga terus membangun kerjasama dengan beberapa Kementrian, sehingga para mubaligh lebih terbuka wawasannya.

Pada seluruh pengurus BKMT di pusat maupun daerah hendaknya terus melanjutkan 10 Pilar BKMT yang sudah dicanangkan oleh pengurus terdahulu, dan 10 pesan ini akan kita aplikasikan kepada masyarakat serta ibu-ibu yang ada di seluruh Indonesia. Bagaimana ini menjadi program kerja di BKMT.

Kalau selama ini pengurus dan anggota BKMT lebih banyak berusia diatas 45 tahun, maka dalam mencetak kader-kader muda BKMT akan dibentuk sayap BKMT, jadi BKMT akan mencetak kader untuk meningkatkan peran muslimah serta Dai muda BKMT.

Saat disinggung program pemberdataan ekonomi, Ustadzah Hj Syifa Fauziah juga menegaskan akan terus membangun kerjasama dengan beberapa perusahaan untuk bersama-sama membangun HalalMart juga memasarkan produk UKM anggota dari daerah, bagaimana dengan pengurus daerah bisa melakukan pemberdayaan ekonomi, tegasnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Ketua Dewan Pembina BKMT, Prof. H Dailami Firdaus, bahwa BKMT di pusat dan daerah memiliki potensi yang besar, untuk itu perlu terus dibangun kerjasama yang lebih baik, seluruh Pengurus Pusat BKMT maupun pengurus Wilayah maupun Cabang, hendaknya dapat terus melanjutkan perjuangan yang dicanangkan Ibunda Prof Hj Tutty Alawiyah AS. mencari Kemuliaan dan membesarkan BKMT menjadi organisasi yang penuh keberkahan dari Allah SWT.

Kepengurusan BKMT saat ini menghadapi tantangan yang berat, dimana marak penyelewengan aqidah maupun pendangkalan Agama, dengan kondisi ekonomi masyarakat yang lemah serta daya beli yang rendah ditambah dekadensi moral pemuda, sehingga menempatkan bangsa ini pada posisi darurat; baik darurat Narkoba, Darurat Pornografi, kejahatan sosial dan lain-lain, tegas Dailami Firdaus.

Sementara Ketua Pembina Pesantren As-Syafiiyah, H Muhammad Reza Hafiz, juga menahbahkan bahwa dengan dibangunnya Gedung Ketrampilan H Ahmad Khotib Nazeh sebagai sarana ketrampilan, baik Komputer, Menjahit, Sablon, cetak, bordir, Kaligrafi dan yang lain diharapkan dapat menjadi Pesantren percontohan untuk Yatim di Indonesia, untuk itu pihaknya akan terus melakukan perbaikan dan pembenahan, untuk itu perlu dukungan seluruh pengurus dan anggota BKMT, harapnya. (Nurul)

0 komentar:

Posting Komentar