Rabu, 26 Oktober 2016

Rakernas GPPMP dan Diskusi Publik Tingkatkan Semangat Juang

GPPMP Gelar Rakernas dan Diskusi Publik

Bertempat di Gedung Juang 45 Jakarta, Generasi Penerus Perjuangan Merah Putih (GPPMP) menggelar Rapat Kerja Nasional dan Diskusi Publik.

Menurut Ketua Umum GPPMP Jeffrey Warus.SE bahwa Diskusi ini ingin ingin menekankan perlunya Bela Negara dalam penguatan NKRI sebagaimana yang dahulu dilakukan para Pejuang dalam nerebut dan mempertahankan NKRI.

Kegiatan hari ini juga sebagai kegiatan memperingati 70 tahun Peristiwa Heroik Merah Putih 14 Februari 1946 di Manado dimana saat itu Pemuda Manado berperang mempertahankan Kemerdekaan RI dan merobek bendera Belanda warna biru, sehingga menjadi Merah Putih dan di kibarkan kembali di Manado.

Peristiwa tersebut juga menjadi alat di PBB bersama peristiwa Palagan Ambarawa untuk menguatkan Kemerdekaan RI pada seluruh anggota PBB, dalam pengakuan Kemerdekaan RI.


Dalam peristiwa Heroik Merah Putih 14 Februari 1946 tersebut juga baru 3 orang yang diakui sebagai Pahlawan Nasional, yaitu Samratulangi, Babe Palar dan B Latian, masih ada 10 lagi yang kita perjuangkan agar dijadikan sebagai Pahlawan Nasional termasuk yang merobek bendera Merah, Putih, Biru menjadi Merah dan Putih, saat ini sudah kita proses di Pemda Sulut serta Kementrian Sosual, tegas Heffrey Warus.

Hal yang sama juga diungkapkan panitia acara Rudy RJ Sumampauw.MBA bahwa Peristiwa di Sulawesi Utara tersebut kita ingin agar seluruh masyarakat dan bangsa ini memahami bahwa peristiwa 14 Februari 1946 merupakan salahsatu tonggak sejarah yang harus kita peringati. Untuk itu HPPMP yang sudah terbentuk di beberapa daerah bisa turut mensosialisasikan ke masyarakat luas, bahwa peristiwa tersebut memang ada serta harus diakui oleh seluruh rakyat Indonesia, tegasnya. (Pry)

0 komentar:

Posting Komentar