Rabu, 19 Oktober 2016

Sinergitas Keamanan dan Keselamatan Laut Dibahas di ALKI II

Sinergitas Keamanan dan Keselamatan Laut Dibahas di ALKI II

Jakarta, 20 Oktober 2016, Kegiatan Forum Koordinasi (Forkor) yang digelar oleh Kedeputian Kebijakan dan Strategi Bakamla RI di Grand Clarion Hotel & Convention, Makassar, berhasil menciptakan satu kesepahaman strategi keamanan dan keselamatan laut, khususnya di wilayah Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II, Kamis (20/10/2016).

Kegiatan yang dihadiri oleh 21 instansi pengguna laut dan pejabat tinggi daerah Sulawesi Selatan berhasil mendiskusikan permasalahan dan isu terkait pengelolaan keamanan laut di bidang sistem peringatan dini, operasi bersama dan advokasi hukum guna memperkuat koordinai antar instansi terkait.

Pada kesempatan ini, disampaikan pula materi terkait oleh para pejabat terkait, antara lain: Asisten Operasi Dan Lantamal VI Makassar Kolonel Laut (P) Anang Nur Jatmiko yang memaparkan materi mengenai Tantangan dan Kendala dalam Pengelolaan Keamanan dan Keselamatan Laut, serta Praktisi Kebijakan Publik Drs. Deddy T. Tikson, M.Sc., Ph.D. dari Universitas Hasanuddin yang memberikan materi mengenai Strategi Pengelolaan Keamanan dan Keselamatan Laut yang Terpadu antar Instansi Pemerintah.

Selain itu rapat kerja teknis (rakernis) juga dilakukan dalam rangkaian kegiatan forkor ini, seperti Rakernis Bidang Sistem Peringatan Dini yang dipaparkan langsung oleh Kepala Pusat Informasi Maritim (PIM) Bakama RI Kolonel Laut (P) Arief Medyanto, Rakernis Bidang patrol keamanan dan keselamatan laut terintegrasi dan terpadu yang dikupas tuntas oleh Kasubdit Perencanaan dan Evaluasi Operasi Laut Bakamla RI Kolonel Laut (P) Eko Hadriadi Usodo, dan Rakernis Bidang Advokasi Hukum terhadap hasil tangkapan operasi bersama Bakamla RI th 2016 yang dibeberkan oleh Kasubdit Pertimbangan dan Advokasi Hukum Bakamla RI Heru Satria, S.H., M.H.

Seluruh peserta kegiatan forkor mengharapkan sinergitas dapat segera diterapkan dalam menghadapi permasalahan sehari-hari di laut. 

Hal ini bukan untuk kepentingan Bakamla RI semata, namun demi kenyamanan seluruh pihak pengguna laut, baik perseorangan maupun pemerintah yang berkewajiban melindungi keamanan dan keselamatan laut Indonesia.(Pry)

0 komentar:

Posting Komentar