Senin, 14 November 2016

Banteng Jakarta Timur Mantapkan Nyali Hadapi Segala Tantangan Pemenangan

Banteng Jakarta Timur Mantapkan Nyali Hadapi Segala Tantangan Pemenangan

DPC PDI Perjuangan Jakarta Timur giat Pemantapan Kerja Partai menangkan Ahok- Djarot yang dikemas dalam Rapat Akbar dengan mengusung tema "Pastikan Kemenangan Dalam Genggaman Kita, Jakarta Milik kita Semua "

Pusat pergerakan acara diselenggarakan dimasing-masing Kecamatan yang difasilitasi masing2 PAC PDI Perjuangan. Dari sepuluh Kecamatan yang ada di Jakarta Timur seluruhnya sudah mengggelar rapat akbar.

Puncak acara sekaligus penutupan diselenggaran pada pukul 19'00 Wib di GOR Kalisari Pasar Rebo Jakarta Timur, Sabtu 12/11/2016. Didahului oleh konvoi massal kendaraan bermotor para kader dari titik Rapat Akbar PAC PDI Perjuangan Kecamatan Matraman.

Aksi program pemantapan kerja partai ini bertujuan untuk memantapkan, memanaskan, menggeliatkan, menghentakkan dan menggerakan seluruh jaringan mesin politik partai guna memastikan pemenangan pilkada DKI Jakarta yang akan diselenggarakan pada 15 Februari 2017 dengan tekad dan semangat bersatu padu bergotong royong bersama-sama.

KetuaDPC PDI Perjuangan Jakarta Timur dalam setiap sambutannya mengatakan bahwa " PDI Perjuangan mengusung pasangan Ahok - Djarot karena ingin memberikan yang terbaik untuk rakyat Jakarta, pasangan yang sudah teruji dan sudah ada bukti kinerjanya adalah Ahok dan Djarot.

Kita kader tidak merasa takut, tidak gentar dan siap menghadapi semua potensi hambatan, tantangan maupun rintangan yang ada, kita punya nyali untuk menghadapinya "


Bendahara DPD DKI Jakarta H.E. Syahrial yang juga aktif terjun setiap kecamatan, menyampaikan " kita harus tetap tenang dan jangan mudah terprovokasi,  

Berkampanye adalah Hak semua pasangan calon, tidak ada yang boleh manghalangi dan saling melarang, menghambat dan mengintimidasi pasangan calon manapun, bila ada yang melakukan pelarangan dan hambatan.

Untuk berkampanye , kita akan melaporkan juga pada pihak yang berwajib dan berwajib, orang yang melakukan pelanggaran tentunya harus ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku "



Hal senada juga disampaikan oleh Puti Guntur Soekarno Putri, ketika menghadiri rapat akbar di kecamatan Matraman, Minggu 12/11/16 "kita akan hadapi semua rintangan dengan cara konstitutional, karena kita negara hukum, maka semua akan diselesaikan dengan cara - cara hukum "

Pengurus Badan Saksi Pemilu Nasional ( BSPN ) sekaligus anggota DPRD DKI Jakarta, William Yani " kita bersatu , maju terus, kita tidak gentar, kita sudah menyiapkan strategy untuk menghadapi segala situasi menghadapi pilkada ini "

Dalam rapat akbar ini juga selain dihadiri oleh para pengurus dari tingkat pusat hingga tingkatan anak ranting juga dihadiri oleh para pengampu, salah satunya adalah Utut Adianto, Wasekjen DPP PDI Perjuangan dan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, yang memberikan pengarahan di kecamatan Pasar Rebo "PDI Perjuangan tidak mau dihakimi oleh sejarah, untuk itu maka kita menurunkan pasangan yang sudah terbaik, kita semua dari tingkat pusat akan secara serentak untuk bersama -sama terjun ke Masyarakat dengan tekad kuat memenangkan pasangan No. Urut 2 dalam 1 putaran".

Anggota DPR RI yang diterjunkan sebagai Pengampu dan sudah melakukan konsolidasi di Jakarta Timur antara lain : Idam Samawi, Wiryanti Sukamdani, Mindo Sianipar, Puti Guntur Soekarno Putri, Eva Sundari, Ikhsan Yunus, Utut Adianto, Diah Pitaloka, Resia Mariska, Made Urip, Bambang Pacul, Sadar Restu Wati, Nurcahyo.

Menambahkan menurut Chairul Ichsan, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Jakarta Timur, tindaklanjut nyata dari aksi rapat akbar adalah menjamkan gerakan pintu ke pintu di setiap RT. PDI Perjuangan telah menyiapkan kader pasukan daratnya untuk menguasai medan laga teritorial di seluruh pelosok lingkungan, imbuh Chairul yang juga mantan Sekjen The Jakmania.

0 komentar:

Posting Komentar