Rabu, 16 November 2016

Kepala Bakamla RI Infokan Capaian Bakamla RI Selama Dua Tahun

Kepala Bakamla RI Infokan Capaian Bakamla RI Selama Dua Tahun

Kepala Bakamla RI Laksamana Madya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H., menyampaikan capaian selama dua tahun terakhir terbentuknya Bakamla RI. Hal ini disampaikan dalam kesempatan wawancara eksklusif dengan salah satu media massa internasional di Ruang Tamu Kepala Bakamla RI, Kantor Pusat Bakamla RI, Jalan Doktor Sutomo Nomor 11, Jakarta Pusat, Rabu (16/11/2016).

Menurutnya, operasi bersama yang diselenggarakan Bakamla RI pada tahun 2015 berhasil menangkap 27 kapal dan pada tahun 2016 sampai dengan bulan November berhasil menangkap 66 kapal. Dari sisi proses hukum pelimpahan perkara hasil tangkapan Bakamla RI kepada instansi yang berwenang, pada tahun 2015 secara kuantitas mencapai 39% dan pada tahun 2016 mencapai 440% dari target yang telah ditetapkan. Secara kualitas, perkara yang sudah berhasil menembus P21 pada tahun 2015 sebanyak 2 perkara dan pada tahun 2016 sebanyak 15 perkara.

Sistem peringatan dini, lanjutnya, Bakamla RI dapat melakukan deteksi aktivitas kapal yang melintas di perairan Indonesia. “Kegiatan ini biasa disebut dengan patroli surveillance, yaitu patroli yang tidak menggunakan unsur di laut, melainkan menggunakan sistem yang dapat memberikan informasi secara real time, sehingga dapat dilakukan efisiensi waktu dan biaya”, ujar pejabat tinggi berbintang tiga ini. Pemantauan ini juga dapat dilakukan oleh stakeholder Bakamla RI karena sistem yang sudah terintegrasi dan memiliki user untuk mengakses sistem. “Sampai dengan bulan Oktober 2016, Bakamla RI sudah melakukan deteksi anomali sebanyak 2.310 anomali kapal”, paparnya.

“Dengan memaksimalkan sumber daya yang dimiliki oleh Bakamla RI, baik dalam unsur personel dan peralatan, digunakan sebesar-besarkan untuk melaksanakan patroli di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia. Bersama dengan stakeholder, Bakamla RI akan berusaha mempertahankan sinergitas yang telah terjalin untuk mengamankan lautan nusantara”, imbuhnya. (nk)

0 komentar:

Posting Komentar