Selasa, 15 November 2016

PANGLIMA KOLINLAMIL MENGINGATKAN JAJARAN KOLINLAMIL UNTUK SELALU WASPADA

PANGLIMA KOLINLAMIL MENGINGATKAN JAJARAN KOLINLAMIL
UNTUK SELALU WASPADA


Ada enam perspektif ancaman yang dihadapi bangsa Indonesia di masa yang akan datang yaitu, menipisnya cadangan minyak dunia; meningkatnya jumlah penduduk dunia; berkurangnya sumber pangan, air dan energi; masalah terorisme; meningkatnya penyalahgunaan narkoba; dan persaingan ekonomi global yang ketat. Demikian dikatakan Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil) Laksamana Muda TNI I. G. Putu Wijamahaadi, S.H. saat menyampaikan instruksi dan penekanan arahan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo kepada seluruh prajurit dan PNS di jajaran Kolinlamil, di Gedung Laut Natuna, Mako Kolinlamil, Senin (14/11).

Lebih lanjut Panglima Kolinlamil mengatakan bahwa, Indonesia saat ini ibarat gadis seksi yang menjadi rebutan negara lain, karena kaya akan sumber daya alam yang menjadi salah satu negara equator di dunia, dimana pertumbuhan vegetasinya tidak pernah habis. “Indonesia sebagai salah satu negara equator yang sangat kaya akan sumber daya alam adalah warning yang patut menjadi kekhawatiran bangsa Indonesia dimasa yang akan datang,” ujarnya menirukan perkataan Panglima TNI.

“Kekayaan alam Indonesia pernah disampaikan oleh Presiden RI pertama Ir. Soekarno bahwa, suatu saat nanti negara lain akan iri dengan kekayaan sumber daya alam Indonesia, dan Presiden RI Ir. H. Joko Widodo saat baru dilantik menyampaikan hal yang sama bahwa, kaya akan sumber daya alam bisa menjadi petaka,” imbuh pati berbintang dua dipundak ini kepada jajaran Kolinlamil.

Dalam kesempatan tersebut, Laksda TNI I.G. Putu Wijamahaadi, S.H. menyampaikan bahwa beberapa negara Arab Spring seperti Irak, Libya, Suriah saat ini mengalami konflik akibat perang saudara yang dipicu oleh permasalahan dalam negerinya, seperti agama dan terorisme. Permasalahan dalam negeri mereka dijadikan sebagai alasan untuk masuknya negara lain ikut campur urusan dalam negeri terkait kepentingan minyak.

Sementara itu terkait aksi damai 4 November 2016, Pangkolinlamil menyambungkan pernyataan Panglima TNI menuturkan bahwa, apabila aksi damai tersebut tidak ditangani dengan baik dan bijaksana, maka tidak menutup kemungkinan akan ditunggangi oleh kepentingan politik yang mengakibatkan bangsa Indonesia mengalami kerugian.

Pada kesempatan tersebut pula, Pangkolinlamil menyampaikan ucapan Presiden Joko Widodo melalui Panglima TNI bahwa Presiden RI Jokowi mengucapkan rasa terima kasihnya terkait pengamanan aksi damai yang dilaksanakan TNI-Polri, sehingga dapat berjalan dengan tertib, aman dan lancar.

Mengakhiri arahannya, Pangkolinlamil mengajak seluruh jajaran Kolinlamil untuk melihat melalui video tentang anak-anak Indonesia yang dibawa ke Suriah untuk dididik menjadi calon-calon teroris. Dan Pangkolinlamil juga menghimbau agar seluruh jajaran Kolinlamil untuk melindungi dan mewaspadai anggota keluarga dan kerabat dari ajakan-ajakan yang menyesatkan.
(Dispen Kolinlamil).

0 komentar:

Posting Komentar