Selasa, 13 Desember 2016

KAS KOLINLAMIL PIMPIN PERINGATAN HARI NUSANTARA 2016 DI KOLINLAMIL

KAS KOLINLAMIL PIMPIN PERINGATAN HARI NUSANTARA 2016 DI KOLINLAMIL


Kepala Staf Komando Lintas Laut Militer (Kaskolinlamil) Laksamana Pertama TNI R. Edi Surjanto, S.E., M.M. Senin (13/12), memimpin upacara peringatan Hari Nusantara Tahun 2012 di Mako Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara yang diikuti seluruh Prajurit dan PNS di jajaran Kolinlamil.

Peringatan Hari Nusantara tersebut diadakan untuk mengingatkan Bangsa Indonesia tentang konsep Wawasan Nusantara yang dideklarasikan oleh Ir. H. Djoeanda pada tanggal 13 Desember 1957.

Tema peringatan hari Nusantara 2016 adalah Tata Kelola Potensi Maritim Nusantara yang Baik Menuju Poros Maritim Dunia, dan puncak kegiatan terpusat di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti selaku Ketua Panitia Peringatan Hari Nusantara Tahun 2012 dalam amanatnya yang disampaikan oleh Kaskolinlamil mengatakan, konsep Archipelagic State yang dicetuskan dan dideklarasikan oleh Ir. H. Djoeanda (Deklarasi Djoeanda) pada 13 Desember 1957 kepada dunia menegaskan bahwa Republik Indonesia mempunyai kedaulatan penuh terhadap perairan antar pulau. Deklarasi Djoeanda akhirnya masuk dan ditetapkan dalam konvensi Hukum Laut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui United Nation Convention On Law Of The Sea atau UNCLOS pada tahun 1982 yang mengakui konsep negara kepulauan.

Lebih lanjut disampaikan, peringatan hari Nusantara kali ini tidak hanya sekedar seremonial saja, tetapi juga menjadi model pembangunan terintegrasi bagi kepulauan terluar atau terpencil, yang merupakan wujud sinergitas program kementerian/lembaga dalam pembangunan kelautan.

Banyak kegiatan yang dilaksanakan seperti pembangunan fisik, bhakti sosial, pemberian bantuan dan kegiatan positif lainnya. Dan pada kesempatan tersebut pula, kegiatan puncak hari Nusantara 2016 dimeriahkan pula dengan tradisi kearifan lokal yang melegenda di Lamalera yaitu menangkap ikan paus dengan alat tangkap yang ramah lingkungan.

Dan tradisi ini menjadi salah satu daya tarik pariwisata didaerah tersebut sehingga tradisi ini harus terus dilestarikan apalagi tradisi tangkap ikan ini juga tidak mengganggu ekosistem.

Ditambahkannya, konsep Wawasan Nusantara harus diimplementasikan melalui segenap kehidupan yang mendorong bangkitnya wawasan dan budaya bahari, dengan mengubah cara pandang orientasi daratan (Continental Oriented) ke orientasi kelautan (Ocean Oriented) dan pemahaman mengenai Wawasan Nusantara harus terus dikembangkan. 

Peringatan Hari Nusantara yang diadakan di Mako Kolinlamil dihadiri Irkolinlamil, para Asisten Pangkolinlamil, para Kadis Kolinlamil, dan para Komandan unsur yang berada di Pangkalan Jakarta, demikian di Satlinlamil Surabaya peringatan Hari Nusantara juga dilaksanakan yang dipimpin Komandan Satlinlamil Surabaya Kolonel Laut (P) Riduwan Purnomo, S.T,M.M.( Dispen Kolinlamil).

0 komentar:

Posting Komentar