Minggu, 11 Desember 2016

KRI Dewaruci Menjadi Obyek Kunjungan Wisata Masyarakat Lembata

KRI Dewaruci Menjadi Obyek Kunjungan Wisata Masyarakat Lembata

KRI Dewaruci menjadi obyek wisata masyarakat Lembata dan sekitarnya, ketika kapal ini bersandar di dermaga Lewoleba NTT. Kapal ini merupakan kapal jenis Layar Tiang Tinggi (Tallships)  yang dipergunakan untuk melatih para taruna Akademi Angkatan Laut.  Tujuan kedatangan KRI Dewaruci adalah untuk memeriahkan perhelatan puncak Hari Nusantara pada tanggal 13 Desember 2016 yang dipusatkan di pantai Lewoleba, Minggu (10/12)

Antusiasme masyarakat terhadap kapal legendaris KRI dewaruci ini yang memiliki panjang 58 meter dan lebar 9,6 meter  dan  buatan Jerman tahun 1952 terlihat dari banyaknya  masyarakat dengan tiada henti turun naik mengunjungi kapal sejak  pagi sampai malam masih penuh sesak.

Selama ini masyarakat Lembata hanya mengenal KRI Dewaruci dari buku-buku dan cerita saja dimana kapal tersebut sering kali berlayar keliling dunia. Dengan hadirnya kapal tersebut di pelabuhan Lewoleba masyarakat bisa menaiki langsung kapal legendaris yang memiliki 16 tiang layar.

Meskipun sudah berumur tua, kapal yang dikomandani Letkol Laut (P) Rahadian Rahmadi ini masih bisa melaju dalam kecepatan sekitar 6 Knot dan kondisi dalam keadaan terawatt dengan baik. Dalam peringatan puncak Hari Nusantara 2016, kapal dewaruci ini akan mengikuti sailing pass bersama-sama dengan kapal-kapal nelayan yang jumlanya kurang lebih 200 kapal.

Selain KRI Dewaruci kapal yang juga ramai  dikunjungi masyarakat adalah KRI Makassar-590 merupakan kapal jenis Landing Platform Dock.TNI Angkatan Laut sebenarnya dalam acara peringatan “Hari Nusantara”  ini melibatkan lebih kurang sebanyak 10 KRI dan 2 Kal, tetapi semua kapal tersebut tidak bisa sandar semuanya karena keterbatasan dermaga hanya KRI Dewaruci dan KRI Makassar yang sejak awal kedatangannya sandar di dermaga.(Pry)

0 komentar:

Posting Komentar