Selasa, 13 Desember 2016

SAILING PASS DAN TERJUN PAYUNG MERIAHKAN PUNCAK HARI NUSANTARA

SAILING PASS DAN TERJUN PAYUNG MERIAHKAN PUNCAK HARI NUSANTARA


Atraksi Sailing Pass kapal-kapal perang (KRI) dan kapal pemerintah serta ratusan kapal nelayan memeriahkan puncak acara peringatan hari nusantara 13 Desember 2016 di pantai Lewoleba, Kabupaten Lembata Nusa Tenggara Timur. Inspektur Upacara (Irup) dalam upacara ini Menteri Koordinator Maritim Luhut Binsar Panjaitan, Selasa (13/12).
         
Hadir dalam kegiatan ini antara lain, Menteri Dalam Negeri Cahyo Kumolo, Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Arie H. Sembiring, Irjen Kemhan Marsekal Muda TNI Hadi Tjahyanto serta pejabat teras TNI AL dan pejabat Pemprov  Kupang dan Pemda Kupang.

Sebelum Atraksi sailing pass didahului demo hot persuit yaitu pengejaran seketika di laut, yang disimulasikan KRI Sura-802 yang sedang berpatroli mengamankan perbatasan laut melihat adanya kapal asing yang melakukan kegiatan illegal. KRI Sura  segera melaksanakan prosedur pemeriksaan  tetapi kapal asing tersebut (diperagakan KRI Terapang-648) tidak mengindahkan bahkan melarikan diri menghindari KRI Sura. Selanjutnya KRI Sura melaksankan pengejaran seketika  hingga ke wilayah perairan laut bebas untuk dapat menangkap kapal itu.

Sedangkan itu, Kapal-kapal yang mengikuti sailing pass antara lain KRI Sura-802, KRI Terapang-648, KRI Hasan Basri-382, KRI Singa-651, KP. Prenjak 5017, Kapal BC. 60002, Kapal Basarnas, KRI Kerapu-812, KN Ular Laut 4805, KP. Orca 04, KP. Hiu 13, KRI Dewaruci dan KRI Arung Samudera serta kapal-kapal nelayan. Dalam atraksi sailing pass tersebut kapal-kapal dibentuk dalam 3 divisi. Pelaksanaan demo, sailing pass dan terjun  dipimpin oleh Kolonel Laut (P) Haris Bimo Bayuseto, S.E. yang sehari-hari menjabat Komandan Satuan Kapal Patroli Koarmatim (Dansatrolarmatim)

Sementara itu, demo atraksi terjun payung  free fall dari prajurit marinir  Batalyon Intai Amfibi 1 yang dipimpin Danyon Intai Amfibi I Mayor Marinir Alim Firdaus dengan  jumlah penerjun sebanyak 14 orang.

Selain demo militer dari TNI Angkatan Laut, pada peringatan “Hari Nusantara” ini  ditampilkan paduan suara para pelajar SMA se-kabupaten Lembata yang menyayikan lagu Indonesia raya dan Mars Negara kepulauan, tarian selamat datang dan bunga setaman, serta marching band.

Pada kesempatan tersebut juga ada penganugerahan tanda kehormatan RI  berupa Satya Lencana Wira Nusa dan Wira dharma kepada Lettu laut (E) Toni R. Muljodarsono NRP. 20573/P Perwira Satkom Lantamal VII Kupang (Wira dharma) dan Lettu Laut (P) Gunawan Prasetyo Indaryanto, S.H., NRP. 20542, Perwira Dispotmar Lantamal VII Kupang (Wira Nusa).

Pada kesempatan ini dilaksanakan juga,  penerimaan penghargaan antara lain, kapal pengawas perikanan berprestasi (kapal berprestasi wilayah barat KP. Hiu 13 dengan nahkoda Irzal Khadir , wilayah timur KP. Hiu 05 dengan nahkoda Eko Marsiano. Penghargaan Pertahanan kepada Gubernur NTT, Bupati Lembata, Danrem 161/Wira Sakti, Danlantamal VII Kupang, Danlantamal XIV Sorong, Danlanud El tari Kupang, Penegakan hukum di laut kepada Komandan KP. Baladewa AKBP. Bambang Wiriawan, S.Ik, M.H. dan IPDA Yoyo perwira Dirpolair Polda Jabar dan putra-putri bahari Zihni Ihkamuddin (Putra maritim Indonesia 2016) dari Jawa tengah dan Zelika Fajrin (putri maritim Indonesia 2016) dari Sumatera Selatan.(Pry)

0 komentar:

Posting Komentar