Jumat, 20 Januari 2017

KOLINLAMIL TERIMA TIM REVIU LAPORAN KEUANGAN DARI ITJENAL

KOLINLAMIL TERIMA TIM REVIU LAPORAN KEUANGAN DARI ITJENAL

Panglima Komando Lintas Laut Militer yang di wakili oleh Inspektur Kolinlamil Kolonel Laut (S) Mulyono menerima tim reviu LK (laporan keuangan) dari Itjenal, di gedung Laut Sulu, Markas Komando Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (20/1).

Inspektur Kolinlamil saat mengawali sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas kedatangan tim reviu, dan Kolinlamil siap menerima masukan, koreksi dan arahan dari tim demi kesempurnaan laporan keuangan yang didalamnya terdapat Sistem Akuntansi Keuangan (SAK) dan Sistem Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara (SIMAK BMN) yang dikelola Kolinlamil sesuai dengan aturan yang berlaku.

Sebagai bentuk keseriusan jajaran Kolinlamil dan untuk mendukung tercapainya pemberian opini WTP oleh BPK RI dimasa mendatang. Pada acara tersebut seluruh PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) di lingkungan Kolinlamil hadir dan menyampaikan laporan dan data yang diperlukan lengkap dari tiap-tiap Satker, hal tersebut karena setiap Satker akan memberikan kontribusi terhadap kualitas Laporan Keuangan baik ditingkat Wilayah (Kolinlamil) maupun tingkat E1 TNI Angkatan Laut.

Sementara Tim reviu dari Itjenal yang diketuai oleh Kolonel Laut (S) Arief Muchtarom, Msi (Han) mengatakan tim ini hadir ke Kolinlamil bukan untuk mencari-cari kelemahan tapi tujuannya sesuai dengan program kerja Itjenal untuk melihat kembali apakah laporan keuangan semester dua tahun 2016 sudah memadai dan sesuai aturan yang telah digariskan atau masih ada yang perlu dilaksanakan penyempurnaan.

Lebih lanjut ketua tim menjelaskan bahwa tugas mereka selaku Aparat Pengawas Intern Pemerintahan (APIP) di lingkungan TNI Angkatan Laut mempunyai kewajiban untuk melihat dan mengecek setiap laporan keuangan baik SAK maupun SIMAK BMN yang dikelola sudah sesuai dengan aturan. Sehingga kualitas Laporan Keuangan lebih baik dan berkurangnya kesalahan-kesalahan yang bersifat administratif. Hal tersebut dengan harapan dapat menjadikan peningkatan pemberian Opini dari BPK RI terhadap Laporan Keuangan Kemhan TNI yaitu menjadi WTP.(Nrl)

0 komentar:

Posting Komentar