Sabtu, 28 Januari 2017

Tuduhan Korupsi Cawagub Sylviana Murni, Taksurutkan Dukungan Mas Agus – Mpok Sylvi

Tuduhan Korupsi Cawagub Sylviana Murni, Taksurutkan Dukungan Mas Agus – Mpok Sylvi


Detik-detik menjelang pencoblosan Calon Gubernur DKI Jakarta, yang tinggal menghitung hari, muncul upaya kelompok yang ingin menjegal Cagub Agus Harimurti Yudhoyono, yang berpasangan dengan Sylviana Murni, dimana ada kelompok yang melaporkan dugaan Korupsi pembangunan Masjid di Kantor Walikota Jakarta Pusat, yang dibangun pada tahun 2010 lalu ( 7 tahun lalu).

Menurut Ivan Ardiansyah, Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Keluarga Besar Pejuang 45 yang juga Ketua Tim Pemenangan Agus – Sylvi Keluarga Besar Pejuang 45 DKI Jakarta, saat ditemui wartawan menegaskan, bahwa tuduhan dugaan korupsi tersebut, hanyalah mengada-ada, untuk menggiring opini menjatuhkan pasangan nomor 1, Mas Agus – Mpok Sylvi, menjelang Pencoblosan.

Menurut Ivan, warga Jakarta sudah pintar menghadapi isu maupun Viral dengan pesan di Medsos, dan tidak asal pecaya dengan pesan berantai yang dilakukan oleh kelompok tertentu, saya yakin hal tersebut tidak menyurutkan dukungan pada Mas Agus dan Mpok SYlvi, pendukung Agus-Sylvi adalah pendukung militan yang tidak mudah digoyah dengan hal-hal maupun isu-isu seperti itu, apalagi dihembuskan saat mendekati pencoblosan, dukungan Mas Agus – Mpok Sylvi tetap Solid, ungkapnya.

Ketua Tim Pemenangan Agus – Sylvi Keluarga Besar Pejuang 45 DKI Jakarta ini menegaskan, bahwa pasanga Agus-Sylvi adalah Cagub terbaik serta layak dipilih, karena Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni adalah harapan besar Jakarta, tegasnya.

Untuk itu saya menghimbau pada seluruh Relawan maupun pendukung Mas Agus – Mpok Sylvi, agar tetap bekerja keras, kerja cerdan, kerja iklas dan pantang mundur, bahwa kebenaran tetap benar, demikian juga buat seluruh warga Jakarta yang memiliki hak pilih untuk tidak ragu mencoblos pasangan nomor urut 1 Agus-Sylvi pada saat pencoblosan 15 Febuari 2017 mendatang, ungkap Ivan Ardiansyah. (NR).

0 komentar:

Posting Komentar