Rabu, 15 Februari 2017

DUA PASLON SAMA KUAT, SIAP TANDING DI PUTARAN KE 2

DUA PASLON SAMA KUAT, SIAP TANDING DI PUTARAN KE 2

Pilkada DKI Jakarta yang berlangsung hari ini diikuti oleh tiga pasangan calon (paslon) yaitu Agus Harimurti Yudhoyono-Silviana Murni, Anies Baswedan-Sandiaga Uno, Basuki Tjahaya Purnama-Djarot Saiful Hidayat.

Bagaimanakah indikasi hasil Pilkada DKI hari ini LKPI telah mengadakan survei Exit Poll untuk melihat indikasi perolehan suara ini. Exit poll dilakukan dengan cara wawancara terhadap sejumlah orang yang telah mencoblos di TPS yang telah dipilih sacara acak Jumlah responden dalam exit poll ini adalah 744 responden yang tersebar di 500 TPS terpilih. Dengan jumlah sampel yang demikian margin of error dari exit poll ini adalah +/3.5% pada. tingkat kepercayaan 95%.

pada pukul 15.45 hasil Exit Poli menunjukkan bahwa Paslon Petahana Ahok-Djarot masih mengungguli dua paslon lain dengan perolehan suara 42.28% Tempat kedua dítempati oleh Paslon Anis-Sandi dangan 39.85% Sedangkan Paslon Agus-Silvi menempati posisi buncit dengan perolehan 17.83%.

 Dengan tidak adanya Paslon memperoleh 51%, maka besar Pilkada akan berlangsung dua putaran, dengan paslon Anles Sandi berhadapan dengan paslon Basuki-Djarot.

Siapa yang mendukung kedua paslon itu? 

Menurut Direktur Riset LKPl Tatak Ujiyati, Anies-Sandi didukung oleh pemilih pemula dibawah usia 24 tahun (36.496), pelajar (47.3%) dan PNS (41,796). Tatak juga menyebutkan bahwa pasangan Anis-Sandi didukung penuh oleh kalangan Muhammadiyah (50%) dan mereka yang mengaku sebagai orang NU (37.2%). Tiga suku terbesar di Jakarta yaitu Belawi, Jawa dan Sunda juga lebih banyak mendukung paslon Anies-Sandi.


Sementara itu paslon Basuki Djarot didukung oleh mereka yang berpendapatan tinggi diatas Rp 10 juta per bulan (42.1%) dan beragama non Islam (60%). Basuki-Djarot juga didukung penuh oleh suku Tionghoa (77.1%) dan Batak (55%). 

Bagaimana dengan dukungan partai pengusung ? Lebih dari separuh pemilih PDIP mendukung pasangan Basuki-Djarot (54 2%). Sementara itu pasangan Anies-Sandi didukung oleh mayoritas pemilih dari PAN (33.3%), Partai Demokrat (41.7%), Golkar (29 2%), PKB (40%), selain dukungan penuh dari partai pendukungnya yaitu Gerindra (69.2%) dan PKS (51.7%). 

Menurut ahli strategi dan komunikasi politik yang juga Direktur Eksekutif LKPI, Dendi Susuanto, kemenangan paslon Anies-Sandi dan Basuki Djarot ini bukan merupakan sesuatu yang mengejutkan. Dalam satu bulan terakhir ini nampak bahwa tingkat elektabilitas kedua paslon ini cenderung meningkat. sementara paslon Agus-Sylvi cenderung turun.

Lembaga Konsultan Politik Indonesia (LKPI) merupakan sebuah lembaga survei lndependen yang berdiri sejak tahun 2005. Pada tahun 2011 LKPI mendaftarkan diri sebagai badan hukum dibawah PT Riset Sosial Indonesia. Sampai saat ini LKPI telah melakukan berbagai survei, hitung cepat (quick count) dan konsultansi politik di berbagai daerah di Indonesia. (Nrl)

0 komentar:

Posting Komentar