Jumat, 03 Februari 2017

Kasum TNI : Rakorlog TNI Wujudkan Sinergitas dan Interoperability Pelaksanaan Tugas

Kasum TNI : Rakorlog TNI Wujudkan Sinergitas dan Interoperability Pelaksanaan Tugas

Melalui Rapat Koordinasi Logistik (Rakorlog) TNI tahun 2017, diharapkan terwujud sinergitas, koordinasi dan interoperability untuk menyamakan persepsi serta mengevaluasi program tahun sebelumnya guna menghindari kekeliruan pada pelaksanaan program yang akan datang. Demikian dikatakan Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A. saat membuka  Rapat Koordinasi Logistik (Rakorlog) TNI Tahun 2017, di Aula Gatot Subroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (3/2/2017).

Rakorlog TNI yang mengusung tema Dilandasi Loyalitas, Moralitas Dan Integritas, Komunitas Logistik Siap Meningkatkan Dukungan Logistik Guna Mewujudkan TNI Yang Kuat, Hebat, Profesional Dan Dicintai Rakyat, bertujuan menyampaikan evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja dan anggaran bidang logistik tahun 2016 serta pokok-pokok kegiatan pada program kerja bidang logistik tahun 2017.

Menurut Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, Rakorlog TNI 2017 sebagai sarana silaturahmi, komunikasi dan koordinasi diantara komunitas logistik serta kebijakan pimpinan untuk menjadikan bidang logistik lebih baik dari tahun sebelumnya. Kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan evaluasi yang perlu ditindak lanjuti, sehingga tahun 2017 tidak ada kekeliruan dari apa yang telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya, katanya.

Lebih lanjut Kasum TNI menyampaikan, secara garis besar diketahui bahwa dukungan logistik selama ini dapat dilaksanakan dengan baik, mulai dari operasi pengamanan perbatasan, daerah rawan dan pulau-pulau terluar. Saya berharap hasil dari Rakorlog ini dapat memberikan kontribusi di dalam upaya pemecahkan berbagai masalah yang muncul baik yang berkaitan dengan Operasi Militer Perang (OMP) dan Operasi Militer  Selain Perang (OMSP), ucapnya.

Kasum TNI juga menekankan bahwa, yang perlu dicermati adalah hal-hal khusus seperti bencana alam yang kejadiannya tak terduga sehingga perlu adanya biaya pergeseran pasukan dan logistik, Hal ini sifatnya mendesak sehingga harus sudah mempersiapkan dalam kondisi darurat, agar mengalokasikan dana dan diatur dengan baik, tegasnya.

Rakorlog TNI yang berlangsung selama satu hari, diikuti 176 peserta terdiri dari pejabat Kemhan 4 orang, pejabat Mabes TNI 20 orang, peninjau 13 orang, peserta dari Mabes TNI 72 orang, TNI AD 29 orang, TNI AL 20 orang, dan TNI AU 18 orang. Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya, Irjen TNI, Dansesko TNI, Para Asisten Panglima TNI, Wadanjen Akademi TNI, para Kabalakpus Mabes TNI serta para Asisten Logistik Angkatan.(Nk)

0 komentar:

Posting Komentar