Sabtu, 18 Februari 2017

KRI TANJUNG KAMBANI 971 ANGKUT PASUKAN YONIF PARA RAIDER 503/MK

KRI TANJUNG KAMBANI 971 ANGKUT PASUKAN YONIF PARA RAIDER 503/MK

Tanpa mengenal hari libur KRI Tanjung Kambani 971 yang dikomandani Letkol Laut (P) Jan Lucky Boy Siburian, S.E. terus bergerak melaksanakan tugas operasi mengangkut pasukan dari batalyon Para Raider TNI Angkatan Darat yang mendapat kepercayaan dalam satuan tugas (Satgas) pengamanan perbatasan RI-Papua Nugini.

KRI Tanjung Kambani 971 sebelumnya telah mengangkut dua batalyon yaitu Batalyon Infateri 310/Kidang Kencana Kodam III Siliwangi, embarkasi di dermaga Markas Komando Komando Lintas Laut Militer Tanjung Priok, Jakarta, dan Batalyon 405/Surya Kusuma Kodam IV Diponegoro, embarkasi di dermaga Nusantara 3 Semarang, dan terakhir kemarin hari Sabtu, 18/2/2017 di Surabaya mengangkut Batalyon 503/Mayangkara Kodam V Brawijaya.

Di Surabaya KRI Tanjung kamabani 971 mengangkut sebanyak 447 personel Batalyon 503/Mayangkara Kodam V Brawijaya, berikut perlengkapan perorangan tiap personel, persenjataan dan sejumlah kendaraan taktis untuk mendukung mobilitas di daerah penugasan. Embarkasi ini dilaksanakan pada hari Sabtu pagi dan siangnya diberangkatkan.

Ketiga batalyon gabungan para Raider TNI AD ini yang tergabung dalam satuan tugas (Satgas) pengamanan perbatasan RI-Papua Nugini, pemberangkatannya dengan KRI Tanjung Kambani 971 dilepas langsung oleh Komandan Satuan Lintas Laut Militer (Dansatlinlamil) Surabaya Kolonel Laut (P) Aries Cahyono, SE., didampingi para perwira jajaran Satlinlamil Surabaya dari dermaga Jamrud Utara Tanjung Perak, Surabaya, Sabtu siang (18/2).

Setelah meninggalkan pelabuhan umum Surabaya, KRI Tanjung Kambani 971 bergerak melanjutkan operasi berlayar menuju pulau Sulawesi dan diperkirakan akan sandar di Makassar untuk melaksanakan bekal umum seperti penambahan air tawar dan bekal logistik lainnya yang dibutuhkan.

Kita menyadari bahwa tugas yang dilaksanakan ini berat bila dihadapkan dengan tantangan cuaca hampir di seluruh wilayah perairan ini indonesia sulit diprediksi dan selalu ada perubahan. Demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), marilah kita mendoakan semoga tugas mulia ini dapat dilaksanakan dengan baik dan aman di bawah bimbingan dan perlingunagan Tuhan yang maha kuasa. Selamat bertugas para satria bangsa, NKRI harga mati. (Nrl)

0 komentar:

Posting Komentar