Kamis, 16 Februari 2017

PASIS NESA SESKOAL PUNYA KELUARGA ASUH DI INDONESIA

PASIS NESA SESKOAL PUNYA KELUARGA ASUH DI INDONESIA

Para Perwira Siswa (Pasis) Negara Sahabat (Nesa) Pendidikan Reguler (Dikreg) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) Angkatan ke-55 TP 2017 yang saat ini sedang melaksanakan pendidikannya di Indonesia, khususnya di Seskoal, Bumi Cipulir, Jakarta Selatan, mulai Angkatan tahun ini akan memiliki Keluarga Asuh. Program ini untuk pertama kalinya dilaksanakan di Seskoal dan akan berlanjut seterusnya pada Angkatan-angkatan berikutnya.

Delapan Perwira Siswa Negara Sahabat masing-masing dari Amerika Serikat, Australia, India, Malaysia, Pakistan, Republik Korea, Singapura dan Thailand, selama 10 bulan kedepan akan menyelesaikan Pendidikan Seskonya di Seskoal, Indonesia.

Untuk mengawali pelaksanaan program keluarga Asuh, Seskoal memberikan kesempatan kepada para pejabat utamanya untuk bertindak sebagai keluarga asuh diantaranya Seklem Seskoal menjadi keluarga asuh Pasis Malaysia, Kadepops sebagai keluarga asuh Pasis Australia, Kadepjemen keluarga asuh Pasis India, Dirjianbangdik keluarga asuh Pasis Pakistan, Kapusjianmar keluarga asuh Pasis Korea, Kadepiptek Keluarga asuh Pasis Singapura, Kapusoyu keluarga asuh Pasis Thailand dan Dirbin Seskoal sebagai keluarga asuh Pasis Amerika Serikat.

Keluarga asuh nantinya  akan menjadi pendamping bagi para Pasis, yang akan memberikan informasi-informasi tentang kehidupan bermasyarakat di Indonesia, tradisi, budaya, Kebhineka Tunggal Ikaan, maupun hal-hal lain terkait dengan kepentingan Pasis Nesa.

Komandan Seskoal Laksda TNI Arusukmono Indra Sucahyo, S.E., M.M, Rabu (16/02) berkesempatan mengajak sekaligus memberikan pengarahan kepada Perwira yang ditunjuk sebagai penanggung jawab  keluarga  asuh dan para Pasis Nesa saat jamuan makan siang bersama yang dilaksanakan di ruang makan Perwira gedung O.B. Syaaf  Seskoal Cipulir Jakarta Selatan. Jamuan ini dilaksanakan untuk lebih saling mengenal antara keluarga asuh dan para Pasis Nesa.

Laksamana Bintang Dua ini juga mengatakan bahwa Negara sahabat itu seyogyanya tetap menjadi sahabat, apapun kondisinya harus bisa menjaga persahabat itu. Kalau sudah menjadi sahabat jangan pernah menjadi musuh. Tidak ada persahabatan yang abadi, namun dengan adanya saling pengertian diantara negara maka dapat merintis potensi yang mungkin ada diantara negara tersebut, ujarnya. Komandan Seskoal berharap program keluarga asuh yang baru pertama kalinya dilaksanakan akan terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya.

Hadir dalam acara tersebut Seklem Seskoal Kolonel Laut (S) Imam Suprayitno, S.E., M. Tr. (Han), Dirbin Seskoal Kolonel Laut  (E) Budi Kalimantoro, Koordos Seskoal Kolonel Laut (P) Gusmaidi. S.Mn., M.M., Kadepjuang Seskoal Kolonel Laut (P) Sunarno Adi, Sm, serta  para Patun dan Dosen.(Nk)

0 komentar:

Posting Komentar