Sabtu, 18 Maret 2017

KLB PARFI Munculkan Febryan Aditya Gantikan Andreanus Dedy Dermawan

KLB PARFI Munculkan Febryan Aditya Gantikan Andreanus Dedy Dermawan


Dalam upaya menyatukan kembali Pengurus maupun Anggota Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI), bertempat di Gedung Perfilman Usmar Ismail, Jl. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, telah digelar Kongres Luar Biasa, hal tersebut juga diatur dalam AD/ART Organisasi.

Dari pantauan di lokasi KLB, terlihat hadir seluruh pengurus Parfi Pusat dan daerah serta insan perfilman Indonesia yang juga datang dari berbagai wilayah di Indonesia. Acara berjalan dengan tertib, aman dan seluruh peserta terlihat antosias bahkan terlihat happy hingga acara berakhir.

Ketua Panitia Kongres Luar Biasa Parfi 2017, Sandec Sahetapy juga mengatakan bahwa, KLB ini digelar sebagai langkah untuk mempersatukan kembali dan menyelamatkan organisasi perfilman di tanah air.

"Maka dengan ini Dewan Pertimbangan Organisasi (DPO) Parfi yang merupakan satu-satunya hasil Kongres di Lombok, Mengadakan Kongres Luar Biasa Parfi 2017 untuk Pemilihan Ketua Umum PARFI, KLB ini terbuka untuk semua anggota Parfi yang telah terdaftar sebagai Anggota Parfi dari berdirinya Parfi tahun 1956 hingga tahun 2016. Niat menggelar KLB PARFI ini diakui Sandec Sahetapy semata-mata ingin perfilman Indonesia kembali ke marwahnya.


PLT Gubernur DKI Jakarta dalam sambutannya, yang dibacakan Asisten Deputi Gubernur bidang Pariwisata dan Budaya, H Eldi Andi, SH, MM pada dasarnya berharap, agar PARFI dapat terus berkarya di dunia perfilman tanah air, sebagai organisasi harus bisa memberikan dorongan dan pembinaan pada artis-artis muda, dengan Kongres Luar Biasa ini juga diharapkan dapat menjadi wadah seluruh insah perfilman nasional, dan bisa menyatukan kembali seluruh insan film, harapnya.

Kongres Luar Biasa PARFI, meski berjalan alot, melalui proses pemilihan yang berliku-liku, dengan perolehan suara dalam pemilihan, KP Norman S (8 suara), Febryan Aditya (87 suara) dan Boy Tirayoh (46 suara) maka ditetapkan Febryan Aditya menjadi Ketua Umum PARFI 2016-2021, dan menggantikan ketua lama Andreanus Dedy Dermawan alias Andrea Da Silva,juga Wieke Widowaty (Ketum PARFI sebelumnya) untuk meneruskan program kerja yang sudah disusun oleh Andrea Da Silva beserta jajarannya.

Dalam sambutannya usai ditetapkan sebagai Ketua Umum PARFI, Febryan Aditya juga mengajak KP Norman Sopan dan Boy Tirayoh untuk bersama-sama membesarkan PARFI, karena sebagai Ketua Umum adalah amanah anggota, dan ini merupakan tanggungjawab yang berat untuk memimpin Parfi ke depan.

Tugas berat yang ada di pundak saya, adalah bagaimana bisa menyatukan kembali Parfi yang selama ini telah terpecah belah. Parfi adalah rumah untuk semua insan film, maka saya akan mengembalikan semua artis ke Parfi sebagai rumahnya, ungkap Febryan.

Jose Choa Linge SE juga mengaku bersyukur, karena KLB PARFI ini sukses digelar, ini semua bisa berjalan dengan baik, juga taklepas dari peran para senior Insan Film, Sebut saja Aspar Patturussi, Piet Pagau dan lainnya yang menginginkan Parfi bisa bersatu dan kokoh seperti dahulu kala, kita semua berharap PARFI makin berkiprah di dunia perfilman tanah air, harapnya. (Nk).

0 komentar:

Posting Komentar