Senin, 13 Maret 2017

Koarmabar Laksanakan Latihan Keamanan Laut Tahun 2017

Koarmabar Laksanakan Latihan Keamanan Laut Tahun 2017

Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., diwakili Kepala Staf Koarmabar (Kasarmabar) Laksamana Pertama TNI Yudo Margono, S.E., membuka Latihan Keamanan Laut (Latkamla) Tahun 2017 di Gedung O.B. Syaaf, Markas Komando (Mako) Koarmabar, Jalan Gunung Sahari Raya No. 67 Jakarta Pusat, Senin (13/3).

Latkamla tahun 2017 ini mengambil tema, Koarmabar Melaksanakan Latihan Keamanan Laut 2017 Di Wilayah Laut Yurisdiksi Nasional Bagian Barat Indonesia Dalam Rangka Menciptakan Kondisi Keamanan Laut Yang Kondusif Bagi Para Pengguna Laut Guna Mendukung Tugas TNI Angaktan Laut.

Dalam sambutan Pangarmabar yang dibacakan Kasarmabar mengatakan bahwa latihan ini merupakan program kegiatan tahunan Mabes TNI Angkatan Laut yang dilaksanakan Koarmabar selaku Komando Utama pembinaan yang bertujuan meningkatkan kemampuan Perwira Koarmabar di bidang Keamanan Laut, menyamakan pola pikir dan pola tindak serta menguji doktrin dalam pelaksanaan operasi keamanan laut.

Urgensi latihan bagi peserta Latkamla, sebagai bekal dalam pelaksanaan tugas, antara lain untuk mengaplikasikan mekanisme proses pengambilan keputusan militer (PPKM) dalam operasi keamanan laut, melatih pemecahan masalah terhadap studi kasus keamanan laut yang terjadi di wilayah laut yurisdiksi nasional Indonesia Kawasan Barat. Juga untuk meningkatkan pemahaman Perwira Koarmabar terhadap aspek hukum laut dan menyamakan persepsi dalam penyelenggaraan operasi Kamla dan meningkatkan pemahaman Perwira KRI dalam melaksanakan prosedur  pengejaran, penangkapan dan penyelidikan (Jarkaplid).

Selanjutnya Pangarmabar mengingatkan, bahwa penegakan hukum saat ini menjadi perhatian pemerintah, hal tersebut seiring dengan kebijakan pemerintah untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan transparan. Penegakan hukum menjadi kunci dalam keberhasilan pembangunan nasional, hal tersebut terlihat dengan dibentuknya satuan tugas pemerintah dalam menangani kejahatan yang marak terjadi, seperti Satgas IUUF 115 dan Satgas Pungli yang beranggotakan dari beberapa Kementerian termasuk TNI. Hal tersebut menjadi motivasi bagi TNI Angkatan Laut, khususnya Koarmabar.

Mengakhiri amanatnya Pangarmabar memberikan beberapa penekanan untuk dijadikan pedoman latihan antara lain agar memahami rencana latihan sesuai fungsi dan tugas setiap pelaku guna mencapai keberhasilan latihan. Latihan tidak bersifat rutinitas yang artinya timbulkan ide, gagasan dan kreatifitas dalam penanganan hukum sesuai dengan perkembangan dan kepentingan organisasi sehingga kualitas dan semangat latihan akan optimal. Bagi unsur KRI, untuk memahami kembali standar operasional prosedur (SOP) Jarkaplid mulai dari proses pengejaran, penangkapan, penyelidikan sampai penyerahan ke Pangkalan. Bagi Pangkalan yang menerima pelimpahan perkara, agar memahami dan melaksanakan penyidikan lanjutan dengan berpegang pada asas peradilan, cepat, sederhana dan biaya ringan guna terciptanya peradilan yang mengarah pada prinsip dan asas efektif dan efisien.

Latkamla 2017 tersebut, akan berlangsung selama empat hari yaitu dari tanggal 13 sampai dengan 16 Maret 2017 diikuti oleh perwakilan dari seluruh Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) dan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) di bawah jajaran Koarmabar.

Hadir dalam acara pembukaan tersebut Komandan Gugus Keamanan Laut Koarmabar (Danguskamlaarmabar), para Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) jajaran Koarmabar, para pejabat utama Koarmabar. serta para Komandan Lanal jajaran Koarmabar.(Nk)

0 komentar:

Posting Komentar