Jumat, 31 Maret 2017

Komando Pasukan Katak TNI AL Peringati HUT Ke 55

Komando Pasukan Katak TNI AL Peringati HUT Ke 55

Komando Pasukan Katak TNI Angkatan Laut pada hari Jumat 31 Maret 2017 genap berusia 55 tahun dalam pengabdiannya. Dalam peringatan Hari Ulang Tahun yang ke-55 kali ini, Satuan Komando Pasukan Katak Komando Armada RI Kawasan Barat (Satkopaska Koarmabar) melaksanakannya secara sederhana dengan menggelar tasyakuran di Markas Komando (Mako) Satkopaska Koarmabar, Komplek Satuan Koarmabar I Pondok Dayung, Jakarta Utara.

Acara tersebut dihadiri Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat  (Pangarmabar) Laksamana Muda (Laksda) TNI Aan Kurnia, S.Sos., yang diwakili Kepala Staf Koarmabar (Kasarmabar) Laksamana Pertama TNI Yudo Margono, S.E., beserta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Laksda (Purn) Willem Rampangilei, Laksamana Madya TNI (Purn) Moekhlas Sidik, M.P.A., Laksda TNI Samsul Bahri, Laksamana Muda TNI Djayeng Tirto Soedarsono, S.Pi., M.H, Kadispamal Laksamana Pertama TNI Edy Suwito, Direktur Bela Negara Kemhan Laksamana Pertama TNI Muhammad Faisal, S.E., M.M., dan para Pejabat Utama Koarmabar.

Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., dalam sambutannya yang di bacakan Kasarmabar Laksamana Pertama TNI Yudo Margono, S.E. mengatakan, hari ulang tahun sejatinya  merupakan sebuah refleksi atas perjalanan yang telah ditempuh, serta pencapaian yang telah diraih sejak kelahirannya sampai dengan sekarang. Demikian pula dengan Satuan Komando Pasukan Katak, dimana dalam 55 tahun pengabdiannya, Satkopaskatelah dapat menjalankan fungsi dan perannya dengan sangat baik di dalam setiap penugasan operasi, sebagai bentuk darma bakti jiwa dan raga kepada TNI Angkatan Laut, TNI, Bangsa dan Negara.

Lebih lanjut Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., menyampaikan, pencapaian tersebut hendaknya dimaknai sebagai sebuah integritas yang harus senantiasa dipupuk dan dipertahankan dengan penuh rasa tanggung jawab dan keihklasan. Keberadaan Pasukan Katak tidak boleh dipandang sebagai kebutuhan organisasi semata, karena seseorang menjadi Pasukan Katak adalah dorongan dan panggilan hati bagi prajurit-prajurit pilihan. Tidak hanya niat saja, tetapi dibutuhkan kesiapan fisik dan mental tinggi untuk menjadi seorang prajurit Kopaska yang handal, guna menghadapi medan tugas yang berat.

Tanhana Wighna Tan Sirna, Tidak Ada Rintangan Yang Tidak Dapat Diatasi. Semboyan tersebut hendaknya senantiasa terpatri dalam setiap jiwa prajurit Pasukan Katak dan sebagai pedoman hidup di dalam setiap penugasan. Saat ini pemimpin TNI Angkatan Laut sedang mengupayakan pengembangan organisasi Satkopaska menjadi Puskopaska. Pengambangan tersebut hendaknya disikapi dengan peningkatan profesionalisme prajurit Satkopaska, sehingga betul-betul dapat menjadi kebanggaan pada setiap penugasan khususnya bagi TNI Angkatan Laut.

Sebelum mengakhiri sambutannya Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., memberikan penekanan kepada seluruh prajurit akan pentingnya peningkatan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan dalam setiap kedinasan karena tugas kedepan semakin berat. Asah terus kemampuan yang saudara miliki, kapanpun organisasi ini, bangsa ini membutuhkan, kalian dapat menjawab dengan keberhasilan tugas dengan gemilang.

Sementara itu, Komandan Satkopaska Koarmabar Kolonel Laut (P) Baroyo Eko Basuki, M.M., menyampaikan ucapan terima kasih kepada para mantan-mantan Komandan Satkopaska Koarmabar serta para senior Kopaska Koarmabar yang menyempatkan diri untuk menghadiri acara tasyakuran pada  HUT Pasukan Katak TNI AL ke 55 di Mako Satkopaska Koarmabar.(Nk).

0 komentar:

Posting Komentar