Sabtu, 18 Maret 2017

Mako Koarmabar Laksanakan Upacara Bendera

Mako Koarmabar Laksanakan Upacara Bendera

Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., diwakili Kepala Staf Koarmabar (Kasarmabar) Laksamana Pertama TNI Yudo Margono, S.E., memimpin upacara bendera 17-an di Lapangan Arafuru Markas Komando (Mako) Koarmabar, Jl. Gunung Sahari No. 67 Jakarta Pusat, Jumat (17/3). Kegiatan upacara tersebut diikuti seluruh prajurit dan pegawai negeri sipil (PNS) Mako Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar).

Dalam amanat Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., yang dibacakan Kasarmabar Laksamana Pertama TNI Yudo Margono, S.E., mengatakan, upacara bendera yang diselenggarakan setiap tanggal tujuh belas, memiliki arti penting bagi kita semua. Di samping untuk memantapkan kualitas pengabdian kepada bangsa dan negara, juga sebagai media komunikasi unsur pimpinan kepada satuan-satuan di jajaran Koarmabar, untuk menyampaikan kebijakan dan petunjuk serta informasi aktual pemimpin TNI Angkatan Laut. Beberapa waktu lalu telah dilaksanakan agenda rutin tahunan secara berturut-turut mulai Rapim TNI, Rapim TNI Angkatan Laut, Apel Komandan Satuan TNI danTNI Angkatan Laut yang diikuti oleh jajaran TNI Angkatan Laut yang membahas evaluasi dan hasil kerja satuan di tahun 2016 serta rencana kerja 2017. Di samping itu juga, Koarmabar telah menyelenggarkan Rasko yang diikuti oleh satuan di jajaran Koarmabar sebagai ajang konsolidasi satuan sekaligus penyampaian kebijakan Pangarmabar menindaklanjuti kebijakan Kasal yang m
engacu pada kebijakan Panglima TNI dan program minimum essential force yang telah ditetapkan.

Selanjutnya Pangarmabar mengatakan, untuk mewujudkan pemahaman atas pokok-pokok kebijakan pimpinan tersebut, Koarmabar juga telah menyelenggarakan outbound dan sea survival dalam mewujudkan rasa saling pengertian dan pemahaman antara Perwira, serta mewujudkan soliditas dan kerja sama antara Perwira Senior, Junior dan antara profesi di lingkungan Koarmabar, sehingga berdampak pada output Koarmabar yang semakin solid dalam menunjang tugas pokok. Hal tersebut dapat dilihat pada pelaksanaan Pam Indian Ocean Rim Association (IORA) dimana unsur-unsur Koarmabar terlibat sehingga kegiatan berjalan aman dan lancar.

Terkait dengan kebijakan pemerintah di bidang maritim, Pangarmabar mengajak seluruh prajurit untuk peka terhadap wilayah kerjanya. Hal tersebut penting, mengingat TNI Angkatan Laut mempunyai tugas pokok yang berhubungan erat dengan kebijakan tersebut. Untuk membawa organisasi ke arah yang lebih baik dibutuhkan komitmen yang kuat dan kreatifitas dalam bekerja. Hal tersebut merupakan modal dasar dalam menghadapi persaingan global saat ini. Contoh, interaksi prajurit di lingkungan kerja dalam menciptakan budaya maritim dengan menggiatkan olah raga perairan, pengembangan budidaya baik perikanan maupun budidaya perairan lainnya yang hasilnya dapat membawa kebaikan bagi lingkungan atau bahkan prestasi bagi prajurit yang dapat dibanggakan.

Mengakhiri amanatnya Pangarmabar memberikan penekanan untuk dipedomani dan dilaksanakan antara lain agar memegang teguh Pancasila, Sapta Marga dan Trisila TNI Angaktan Laut dalam setiap pelaksanaan tugas yang diemban dan mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Bangun kerja sama yang baik antara TNI/Polri dan Pemerintah Daerah serta masyarakat secara proporsional, harmonis dan produktif dalam rangka penguatan persatuan dan kesatuan bangsa. Setiap prajurit harus menjaga kesiapsiagaan satuan dengan berlatih, berlatih dan terus berlatih, karena tugas ke depan tidak semakin ringan dihadapkan kepada perkembangan lingkungan yang bergerak dinamis.(Nk).

0 komentar:

Posting Komentar