Rabu, 01 Maret 2017

TNI Angkatan Laut Dan TLDM Gelar Patkor Malindo 135-17

TNI Angkatan Laut Dan TLDM Gelar Patkor Malindo 135-17

TNI Angkatan Laut dan Tentera Laut Diraja Malaysia (TLDM) menggelar patroli keamanan laut dengan sandi, Patroli Terkoordinasi Malaysia-Indonesia (Patkor Malindo) 135-17, di perairan Selat Malaka dan sekitarnya. Kegiatan tersebut dibuka di gedung Markas Wilayah 3 TLDM, Langkawi, Malaysia, Selasa (28/2).

Hadir dalam acara pembukaan ini antara lain delegasi TLDM yang terdiri dari Panglima TLDM Mawila 3 Langkawi Laksamana Pertama Rusli bin Ahmad, Komandan Gugus Tugas Patkor Malindo 135-17 KDR Mohd. Syam bin Abdullah, CO KD Laksamana Hang Nadim KDR Mohd. Fazri bin Ibrahim, CO KD Ledang Lt KDR Megat Salman bin Iskandar. Sedangkan dari delegasi TNI Angkatan Laut terdiri dari Komandan Guskamlaarmabar Kolonel  Laut (P) Bambang Irwanto M. Tr (Han), Dansatgas Patkor Malindo 135-17 Letkol Laut (P) Bagus Badari Amarullah, Komandan KRI Celurit-641 Mayor Laut (P) Waluyo, Komandan KRI Alamang-644 Mayor Laut (P) Ahmad Ahsan serta Atase Pertahanan Laut Kedubes RI di Malaysia Kolonel Laut (E) Rolly.

Sementara itu pada upacara pembukaan, Danguskamlaarmabar menyampaikan bahwa secara umum kegiatan Patkor Malindo yang telah berjalan selama ini mampu mencapai sasaran operasi yaitu meningkatkan kerjasama patroli antara unsur kedua negara dalam meciptakan keamanan Selat Malaka. Namun seiring dengan perkembangan lingkungan strategis dan kompleksitas permasalahan di laut serta arti penting Selat Malaka maka diperlukan kerjasama dan koordinasi serta manajemen penanganan yang harus semakin meningkat dari waktu ke waktu.

Seusai pelaksanaan upacara pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan acara Jiwa Murni atau Bakti Sosial ke Panti Asuhan anak-anak cacat (penyandang disabilitas) di Kuah, Langkawi, Malaysia.

Pelaksanaan Patkor Malindo yang dilaksanakan lebih kurang selama tujuh hari ini diikuti dua unsur dari TNI AL, yaitu: KRI Clurit-641 dan KRI Alamang-644, serta dua unsur dari TLDM yaitu KD Laksamana Hang Nadim dan KD Ledang. Selesai pelaksanaan Patroli di area operasi yang telah ditentukan secara terkoordinasi, kegiatan tersebut direncanakan akan ditutup pada tanggal 8 sampai dengan 9 Maret 2017, di Belawan, Indonesia.(Nk)

0 komentar:

Posting Komentar