Kamis, 06 April 2017

Pengukuhan KRI Raden Eddy Martadinata 331 

Pengukuhan KRI Raden Eddy Martadinata 331 

Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu didampingi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi. S.E.. MA P. meresmikan dan mengukuhkan Kapal Perang KRI Raden Eddy Martadmata 331 pada Jumat, 7 April 2017 di Dermaga Pondok Dayung TNI AL, Jakarta Utara. KRI ini merupakan kapal pertama proyek kapal SIGMA 10514 PKR (Perusak Kawal Rudal) yang penandatanganan kontraknya dilakukan oleh Departemen Pertahanan Indonesia dengan perusahaan kapal Belanda. Damen Schiede Naval Ship Building (DSNS) pada 10 Juni 2012. 

Kapal tempur yang di komandani oleh Kolonel Laut (P) Agam Endrasmoro ini, memiliki panjang 105.01 meter. lebar 14.02 meter, draft termasuk sonar 4,23 meter. full load 5.72 meter, dengan bobot penuh 2.946 ton. Kapal ini menerapkan teknologi siluman (stealth) yang mengeliminasi tampakan kapal dari layar sensor kapal musuh. Kapal kombatan yang mampu melaju hingga kecepatan 28 knot ini. didesain untuk menjalankan berbagai misi yaitu peperangan anti kapal alas air. peperangan anti kapal selam. peperangan anti serangan udara dan peperangan elektronika. 

Pelaksanaan pembangunan sebelumnya dilakukan oleh DSNS dan PT PAL Surabaya. Pemotongan alat baja panama (first steel cutting) dilakukan di Vlisingen. Belanda pada tanggal 15 Januari 2014 dan peletakan Tunas dilakukan di PT PAL 16 April 2014 Fragat ini merupakan kapal kombatan utama TNI AL pertama yang dibangun di gelangan dalam negeri.

Kapal ini merupakan kapal kelima yang menerapkan teknologi SIGMA. Kehadirannta akan memperkuat jajaran satuan kapal Eskorta TNI AL dan mengingat tingkat teknologi di antara kapal-kapal tempur TNI AL lainnya. KRI RE MARTADINATA 331 akan dikukuhkan sebagai Kapal Pimpinan atau flagship.

Adapun persenjataan yang dimiliki KRI Raden Eddy Martadinata 331 antara Iain Meriam utama OTO Melara 76 mm Super Rapid Gun yang dalam kondísi bertempur di bawah kubah meriam dengan reaksi super cepat ini bisa disiapkan 80 peluru siap tembak. Lalu Rudal Exocet MM40 Block 3 yang jarak jangkaunya bisa sampai sejauh 180-200 km. 

Rudal Anti Serangan Udara Mica merupakan rudal anti serangan udara yang dirancang untuk bisa dioperasikan dalam waktu singkat dan beroperasi di segala cuaca serta dapat menyergap sasaran sejauh 20-25 km dengan ketinggian 9144 meter. Lalu Pengecoh Rudal Terma SKWS DLT 12T merupakan perangkat yang memiliki kemampuan membelokkan arah rudal. mengacaukan sensor rudal, mengacaukan jammer hingga mengecoh sinar infra red dan frekuensi radio yang digunakan rudal udara ke permukaan. 

Yang terakhir, Torpedo A 244S merupakan gems torpedo ringan berpandu. yang memiliki kemampuan khusus dapat mengincar sasaran di perairan dangkal serta Meriam Close In Weapon System (CIWS) Millennium 35 mm, untuk menangkis serangan udara dan ancaman permukaan jarak dekat. 

Nama Raden Eddy Martadinata pertama kali diabadikan pada tahun 1974 sebagai nama KRI Fregat kelas Samadikun dengan nama KRI Martadinata -342 yang sebelumnya merupakan kapal eks AL Amerika Serikat dari jenis Destroyer Escort (DE) yang diserahterimakan pada tanggal 31 Januari 1974. Kiprah penting KRI Martadinata 342 salah satunya adalah saat melaksanakan tugas pengawalan terhadap operasi pendaratan amfibi di Timor Timur dalam rangka gelar Operasi Prihatin dan Operasi Seroja pada tahun 1975.

0 komentar:

Posting Komentar