KASARMABAR BUKA LATIHAN PENGAMANAN VVIP KOARMABAR 2017 

KASARMABAR BUKA LATIHAN PENGAMANAN VVIP KOARMABAR 2017 


Bertempat di Aula OB. SYAAF Makoarmabar, Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S Sos yang diwakilkan KepaIa Staf Koarmabar Laksamana Pertama TNI Yudo Margono. SE pada Selasa 2 Mei 2017 membuka secara resmi Pelaksanaan Latihan Pengamanan WIP Koarmabar. Acara tersebut dimulai dari tanggal 2 sampai dengan 6 Mei 2017 dengan daerah Iatihan di Mako Koarmabar, Mako Lanal Lampung (Piabung) dan Perairan Teluk Lampung (Kalianda). 

Latihan yang mengambil tema Gugus Tugas pengamanan VVIP Koarmabar meIaksanakan operasi pengamanan Lintas Laut VVIP di Perairan Teluk Lampung dalam rangka mendukung tugas pokok TNI, dilaksanakan dengan macam : latihan taktis dengan pasukan. metode ceramah, drill taktis/teknis, tempur dan geladi lapangan sena Sifat. Satu pihak dikendalikan.

Latihan tersebut dengan Pimpinan umum Iatihan Panglima TNI, Direktur latihan: Pangarmabar. Wadirlat Danlantamal III, Supervisi Personel Kolat Koarmabar dan Paspampres dan Komandan Gugus Tugas Pengamanan VVIP Danlanal Lampung. 

Dengan Latar belakang dimana Kepala negara atau kepala pemerintahan adalah figur yang paling dihormati karena mendapat mandat dari rakyat untuk memempin negaranya. Hal ini juga berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia dimana Presiden RI dan Wakil Presiden RI adalah pemimpin tertinggi yang harus dijaga jiwanya untuk tetap tegaknya kehormatan bangsa lndonesia. Ancaman terhadap keselamatan jiwa Presiden RI dan WakiI Presiden RI juga merupakan rongrongan bagi kehormatan bangsa. Oleh karenanya pengamanan VVIP harus mampu dilaksanakan satuan-satuan TNI dalam hal ini Koarmabar dalam rangka mendukung tugas pokok TNI untuk mengamankan Presiden RI dan Wakil Presiden RI sacara tidak Iangsung. 

Pengamanan yang sama juga diberlakukan untuk kepala negara atau kepala pemerintahan negara Iain (VVIP) yang melakukan kunjungan kenegaraan atau menghadiri suatu kegiatan di Indonesia atas undangan pemerintah Indonesia sebagai tamu negara, Pengamanan VVIP tersebut merupakan salah satu tanggung jawab TNI termasuk Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmaber) sebagai Kotama Operasi TNI beserta jajarannya untuk melaksanakan pengamanan.

Tujuan Latihan yakni meningkatkan kemampuan dan keterampilan satuan jajaran Koarmabar agar memiliki keterampilan yang handal untuk melaksanakan tugas pengamanan VVIP aspek Laut secara berhasil dan berdaya guna dalam rangka terwujudnya kesiapsiagaan operasional satuan jajaran wilayah Koarmabar. 

Sasaran Latihan secara umum terujinya RO "BIMA SAGARA-17”, terwujudnya kesiapsiagaan pangkalan dan unsur Iaut jajaran Koarmabar dalam melaksanakan pengamanan WIP, dan mampu bersinergi antara instansi TNI pada umumnya dan TNI Angkatan Laut pada khususnya beserta satuan samping lainnya dengan Paspampres dalam melaksanakan Latihan Pengamanan VVIP Koarmabar TA 2017. 

Sedangkan sasaran Iatihan secara khusus, pada tahap perencanaan dan persiapan unsur pimpinan dan staf, mampu melaksanakan tugas sesuai dengan Rencana Operasi secara aplikatif dan unsur pimpinan bawah besena jajarannya, mampu melaksanakan pengecekan kesiapsiagaan personel dan materiil, penyampaian perintah operasi secara parsuaI serta penyampaian petunjuk-petunjuk teknis Iainnya untuk mendukung tugas pokok serta peIaku mengerti akan tugas dan tanggung jawabnya dalam melaksanakan Pam VVIP sesuai dengan pembagian tugas untuk siap diaplikasikan di Iapangan. Pada tahap latihan Iapangan, mampu mendeteksi, mencegah dan meniadakan setiap bentuk ancaman terhadap rombongan VVIP pada ring II dan III; mahir dalam meIaksanakan koordmasi dengan menggunakan sistem K3I antar satuan nada kegíatan pengamanan VVIP; mampu melaksanakan evakuasí terhadap VVIP melalui laut, pesisir dan pelabuhan; mampu melaksanakan pengamanan tempat acara dan penginapan VVIP d: Iaut, pesisir. pantai dan area pelabuhan pada ring II dan Ill; bersinergi dengan Paspampres untuk mampu meIaksanakan penyelamatan terhadap VVIP melalui pelabuhan dan laut; mampu mengenali, menindak dan menggagalkan ancaman aspek laut; dan mampu mengaplikasikan taktik dan teknik penyekatan serta pengamanan alur Iaut dan pelabuhan bersama Paspampres.(Pry).

0 komentar:

Posting Komentar