Selasa, 02 Mei 2017

Koarmabar Gelar Latihan PAM VVIP Dan Pratugas Operasi Pengamanan Perbatasan Wilayah Laut Indonesia-Thailand

Koarmabar Gelar Latihan PAM VVIP Dan Pratugas Operasi Pengamanan Perbatasan Wilayah Laut Indonesia-Thailand

Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) melaksanakan Gelar Pasukan Latihan Pengamanan Very-Very Important Person (Pam VVIP) dan Pratugas Operasi Pengamanan Perbatasan Wilayah Laut Indonesia-Thailand Tahun 2017, bertempat di Gedung O.B. Syaaf, Markas Komando (Mako) Koarmabar, Jalan Gunung Sahari Raya No.67, Jakarta Pusat, Sabtu (2/5). Acara tersebut dibuka Kepala Staf Koarmabar (Kasarmabar) Laksamana Pertama TNI Yudo Margono, S.E.

Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., dalam amanatnya yang dibacakan Kepala Staf Koarmabar (Kasarmabar) Laksamana Pertama TNI Yudo Margono, S.E.,  antara lain mangatakan, kegiatan yang diselenggarakan ini merupakan pemeriksaan kesiapan Koarmabar khususnya dalam menghadapi tuntutan pelaksanaan tugas yang diperintahkan pemimpin dalam menghadapi dinamika yang terus berkembang, dalam hal ini tugas Pengamanan Very-Very Important Person (Pam VVIP) yang merupakan simbol penting negara dan pengamanan perbatasan laut Indonesia-Thailand (PAM-TAS INDOTHAI) dalam menjaga stabilitas keamanan di Selat Malaka.

Pemantapan latihan PAM VVIP yang akan dilaksanakan di wilayah kerja Lanal Lampung dan operasi Pamtas Indothai di Selat Malaka merupakan upaya Koarmabar dalam meminimalisir dan mengantisipasi upaya pihak-pihak tertentu yang ingin mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban nasional, sekaligus juga untuk mengasah dan melatih profesionalisme prajurit di lapangan.



Lebih lanjut Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., mengatakan, latihan tahun ini merupakan operasi dibawah Mabes TNI, dimana PAM VVIP melibatkan unsur-unsur TNI Angkatan Laut, baik unsur laut maupun udara, Lantamal III. Tim Satkopaska dan Tim Kesehatan serta Lanal Lampung. Sedangkan operasi Pamtas Indothai melibatkan unsur gelar dan WFQR Lantamal I serta Tim Kesehatan yang dilaksanakan dalam beberapa tahap, dimulai dengan tahap perencanaan dan persiapan, tahap pelaksanaan serta tahap pengakhiran.

Dengan tema latihan “ Satgas PAM VVIP Koarmabar Melaksanakan Operasi Pengamanan VVIP Aspek Laut Dalam Rangka Operasi Militer Selain Perang (OMSP)” dan “Satgas Pamtas Laut Koarmabar Melaksanakan Tugas Opersi Pengamanan Perbatasan Wilayah Laut Indonesia-Thailand Dalam Mendukung Tugas Pokok TNI “Pangaramabar berharap sasaran latihan dapat tercapai, karena latihan ini merupakan tolak ukur pembinaan latihan Koarmabar dan efektivitas komando pengendalian unsur-unsur yang tergabung dalam satuan tugas.

Sesuai Undang-undang RI No.34 Tahun 2004 tentang TNI, bahwa pengamanan VVIP merupakan bagian dari tugas operasi militer selain perang, dalam hal ini TNI Angkatan Laut pada aspek laut. Demikian halnya dengan pengamanan perbatasan laut wilayah negara yang menjadi tugas pokok TNI Angakatan Laut yang harus dilaksanakan. Sebagai salah satu komponen TNI, Koarmabar mempunyai tanggung jawab untuk melaksanakan tugas tersebut sebagai pengejawantahan ketentuan perundang-undangan yang ada.

Pada kesempatan tersebut, Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., mengingatkan kewaspadaan yang tinggi selama latihan, guna mencegah terjadinya kecelakaan dan kerugian yang tidak diinginkan, baik personel maupun materiil. Untuk itu, peserta latihan agar melaksanakan semua prosedur latihan secara cermat dan benar dalam rangka mewujudkan Zero Accident .

Mengakhiri amanatnya Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., menyampaikan beberapa penekanan untuk dijadikan pedoman sebagai berikut : Dalami rencana latihan dengan profesional, pahami fungsi dan tugas setiap pelaku guna mencapai keberhasilan latihan; Ciptakan inovasi menghadapi dinamika yang dihadapi guna tercapainya latihan yang optimal;  Laksanakan komunikasi yang baik dan jelas dengan komandolatihan, antar unsur dan instansi lainnya demi kelancaran dan keberhasilan latihan serta; Pertahankan kondisi teknis alat utama sistem senjata agar tetap prima guna melaksanakan operasi atau latihan selanjutnya.

Disela acara tersebut, Kolonel Laut (P) Teddy Bernat, Asop Lantamal III dan Kolonel Laut (P) Slamet Haryono, Asops Lantamal I Belawan pada wartawan menegaskan, bahwa dalam Gelar Latihan PAM VVIP Dan Pratugas Operasi Pengamanan Perbatasan Wilayah Laut Indonesia-Thailand di Perairan Lampung, kali ini melibatkan unsur-unsur lain, seperti Badan Keamanan Laut, Bea Cukai serta Kepolisian RI, sasaran latihan di wilayah Lampung adalah untuk mengecek rencana operasi yang telah disusun Koarmabar, dalam rangka pengamanan VVIP untuk diaplikasikan di lapangan, dan untuk mengetahui kesiapan unsur dan personil Koarmabar dalam melaksanakan pengamanan VVIP, tegas Kol Laut Teddy Bernat.

Kolonel Laut (P) Slamet Haryono juga menambahkan, bahwa untuk Operasi Latihan Pra-tugas Pengamanan Perbatasan Indonesia-Thailand, pelaksanaannya dimulai tanggal 2 hingga 17, yang pertama dilaksanakan di Koarmabar, dan berikutnya dilaksanakan di Lantamal I Belawan, dengan lokasi di Selat Malaka, yaitu wilayah perbatasan Indonesia-Thailand, dengan unsur-unsur yang terlibat adalah KRI Pulau Rusa (KRI Penyapu Ranjau), KRI Parang (Kapal Cepat Rudal) dan Kalsiba, sebagai Kapal Penimbul Situasi dalam latihan ini, dengan 155 personil, baik dari KRI, Pangkalan, Lantamal 1, Lanal Sabang dan Lanal Loksumawe.

Diakuinya selama ini latihan-latihan telah dilaksanakan secara rutin, namun untuk kali ini ditekankan pada latihan yang sifatnya kekamlaan, yaitu pengamanan perbatasan, dimana selama ini diwilayah Sabang, masih sering terjadi kasus-kasus pelanggaran hukum, seperti Penyelundupan Barang dan Penyelundupan Manusia (Imigran Gelap), papar Kol Laut (P) Slamet Haryono.(Nrl).

0 komentar:

Posting Komentar