Kamis, 06 Juli 2017

Koarmabar Menggelar: "Latihan Kesiapsiagaan Koarmabar 2017"

Koarmabar Menggelar: "Latihan Kesiapsiagaan Koarmabar 2017"

Jakarta,  6 Juli 2017
Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) menggelar  Latihan Kesiapsiagaan Koarmabar 2017 dengan tema “Koarmabar dan Jajarannya Melaksanakan Operasi Pencarian dan Penyelamatan di Laut di Wilayah Barat Perairan Wilayah Yurisdiksi Indonesia Dalam Rangka Mendukung Tugas Pokok”, di Aula Yos Soedarso, Markas Komando (Mako) Koarmabar, Jalan Gunung Sahari No. 67, Jakarta Pusat, Kamis (6/7).

Dalam amanat Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., yang dibacakan Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyanto mengatakan bahwa, Latihan Kesiapsiagaan yang diselenggarakan ini merupakan bagian dari fungsi Koarmabar selaku Komando Utama (Kotama) Operasi di bawah Mabes TNI dalam melaksanakan operasi militer selain perang (OMSP), Latihan pada tahun 2017  ini dilaksanakan guna menguji kesiapan dan kemampuan Koarmabar dalam operasi pencarian dan pertolongan di laut dengan tujuan untuk menguji kesiapsiagaan operasional Koarmabar dalam melaksanakan operasi pencarian dan penyelamatan di laut.

Menurut Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., urgensi pelaksanaan latihan kesiapsiagaan ini adalah untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel dan Alutsista Koarmabar serta mengukur kemampuan unsur-unsur Koarmabar dalam tugas pencarian, penyelamatn dan pertolongan guna mengurangi atau memperkecil dampak kerugian kecelakaan di laut baik personel maupun material; Untuk melatih kemampuan dalam merencanakan dan menyiapkan unsur-unsur Koarmabar dalam melaksanan tugas operasi SAR di laut; Untuk mengukur tingkat kesiapsiagaan personel dan alat utama Koarmabar dalam melaskanakan operasi penanggulangan kecelakaan di laut sehingga dapat diperoleh suatu gambaran kemampuan operasional Koarmabar mulai dari tingkat perorangan sampai satuan, Selain itu, untuk melatih unsur-unsur serta personel Koarambar agar mampu melaksanakan tugas SAR dimulai dari tahap perencanaan, persiapan, pelaksanaan dan pengendalian penanggulangan kecelakaan di laut sesuai tugas pokok yang menjadi tanggung jawab satuan serta menguji “RO” SAR Laut.

Pada Latihan Kesiapsiagaan Koarmabar Tahun 2017 yang  melibatkan 960 personel, terdiri dari personel Mako Koarmabar, Lantamal IV, Lanal Batam, KRI, Tim Satkopaska, Tim Dislambair dan Pesawat Udara TNI Angkatan Laut tersebut, bermaterikan antara lain meliputi latihan teknik dan prosedur, mekanisme koordinasi dan kerjasama dengan instansi terkait, mekanisme pencarian korban, evakuasi medis dan pengamanan lokasi kejadian, mekanisme komando, kendali, komunikasi dan interlijen serta gelar posko darurat dan materi lain yang menunjang profesionalitas prajurit dalam pencarian dan penyelamatan di laut.

Lebih lanjut Pangarmabar mngharapkan, dengan profesionalisme yang dimiliki, pranjurit Koarmabar mampu melaksanakan semua kegiatan beserta persoalan latihan untuk dapat diselesaikan dengan baik, sesuai dengan standard operasional procedur (SOP) guna tercapainya zero accident.

Mengakhiri amanatnya Pangarmabar memberikan beberapa penekanan yang perlu dipedomani yaitu untuk mendalami rencana latihan sesuai fungsi dan setiap tugas pelaku guna mencapai keberhasilan latihan. Selama latihan melaksanakan komunikasi yang baik dan jelas denagn komando latihan, antar unsur, pangkalan dan instansi lain demi kelancaran dan keberhasilan latihan. Juga untuk mempertahankan kondisi teknis alat utama sistem senjata agar tetap prima guna mendukung kelancanran dan keberhasilan tugas kemanusiaan yang diemban.

Pangarmabar mengingatkan agar melaksanakan latihan ini sebaik-baiknya dengan penuh tanggung jawab karena output dari latihan ini adalah keselamatan jiwa atau nyawa manusia dan material yang mengalami kecelakaan di laut.

Sementara itu, Komandan Komando Pendidikan dan Latihan (Dankodiklat) TNI selaku Direktur Latihan (Dirlat) Latihan Kesiapsiagaan Koarmabar 2017 Mayor Jenderal TNI Agung Risdhianto, M.B.A., dalam sambutan dan pembekalan awal, antara lain menyampaikan bahwa, pelaksanaan latihan Kesiapsiagaan Koarmabar Tahun 2017 ini menjadi penting untuk melihat sejauhmana kemampuan Koarmabar dalam menganani SAR, mengingat tugas SAR merupakan tugas yang melekat di TNI/TNI Angkatan Laut yang dapat terjadi sewaktu-waktu didalam pelaksanaan penugasan/pelayaran.

Agar pelaksanaan latihan dapat berjalan secara optimal, Dankodiklat TNI memerintahkan kepada penyelenggara  untuk menyelenggarakan latihan ini dengan baik, sesuai dengan ketentuan dan perencanaan yang telah dibuat dan kepada  pelaku latihan agar dilaksanakan latihan ini dengan penuh semangat dan sungguh-sungguh serta menjadikan sebagai ajang dalam meningkatkan profesionalisme  khususnya di bidang SAR.

Turut hadir mendampingi Dankodiklat TNI pada acara tersebut antara lain Wadirlat Latihan Kesiapsiagaan Koarmabar 2017 Marsekal Pertama TNI Timbang Sembiring, Katim Penilai Brigadir Jenderal TNI Awaludin, S.E., M.M., para Pejabat Utama Kodiklat TNI, para Pejabat Utama Koarmabar serta Tim Penilai dari Kodiklat TNI.(Nrl)

0 komentar:

Posting Komentar