Kamis, 13 Juli 2017

PASIS SESKOAL IKUTI IIDSS 2017

PASIS SESKOAL IKUTI IIDSS 2017

Sebanyak 130 Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (DIKREG) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) Angkatan ke-55 TP 2017 didampingi para Pejabat Utama dan Patun serta Dosen Seskoal mengikuti Indonesia International Defense Science Seminar (IIDSS) 2017 yang diselenggarakan Universitas Pertahanan (Unhan) di Kampus Bela Negara, Sentul, Jawa Barat, Rabu dan Kamis (12-13/07).

Seminar dengan tema New Thinking for Strategic Policy in the Field of Security, Stability and Humanities Affairs in Region of Asia Pacific and Oceania, dibuka secara resmi oleh Menhan RI Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu sekaligus menjadi keynote speaker.

IIDSS merupakan seminar pertama yang digelar oleh Unhan yang fokus pada ilmu pertahanan dengan undangan para rektor atau dekan dari 11 universitas pertahanan di dunia, seperti dari Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, India, Vietnam, Thailand, Prancis, Inggris, Etiopia, Australia, dan Qatar, serta mengundang Atase Pertahanan, perwakilan dari kedutaan besar negara-negara di Jakarta, Kementerian Pertahanan, Kementerian Luar Negeri, Lemhanas, Komisi 1 DPR, organisasi internasional dan nasional seperti European Union dan CSIS. Disamping itu juga ada perwakilan BUMNIS (Badan Usaha Milik Negara Strategis) seperti Sritex, PTDI, LEN, dan Pindad.

Rektor Unhan Letjen TNI Dr. I Wayan Midhio, M. Phil menyebutkan, tujuan diselenggarakannya seminar untuk menggali pemikiran-pemikiran baru tentang keamanan dan kesejahteraan global guna meningkatkan bahan perkuliahan dan promosi Unhan pada forum internasional menuju World Class University. Topik-topik yang dibahas terkait dengan ilmu pertahanan dan teknologi pertahanan, dengan menghadirkan 12 pembicara internasional dan 12 pembicara nasional yang dibagi dalam empat bagian utama; Security, Stability, Human Security, dan Human Welfare.

Sementara itu, Dekan Fakultas Manajemen Pertahanan (FMP) Laksda TNI Dr. Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., D.E.S.D selaku ketua penyelenggara seminar menegaskan, pada tataran global dan regional, disiplin ilmu pertahanan sangat dinamis, pengaruhnya signifikan dengan disiplin ilmu lainnya. Seminar juga menjadi ajang bagi para pejabat TNI dari Kemhan, Mabes Angkatan,  dan Mabes Polri berdiskusi dengan para pakar ilmu pertahanan di dunia.(nrl)

0 komentar:

Posting Komentar