Senin, 10 Juli 2017

WFQR Lantamal I Koarmabar Amankan Bawang Merah Dan Bonsai Ilegal Dari Thailand

WFQR Lantamal I Koarmabar Amankan Bawang Merah Dan Bonsai Ilegal Dari Thailand

Jakarta, 10 Juli 2017
Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) melalui Tim Western Fleet Quick Response (WFQR)-1 Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) I Belawan berhasil mengamankan dua unit boat kargo kayu dan dua unit mobil truk yang bermuatan lebih kurang 20 ton bawang merah dan pohon bonsai ilegal dari Negara Thailand di jalur perairan Sungai Air Masin Desa Air Masin Kecamatan Seruwai Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (9/7).

Menurut Danlantamal I Belawan Laksamana Pertama TNI Roberth Wolter Tappangan, S.H., keberhasilan mengamankan barang selundupan dari negara Thailand tersebut bermula dari hasil pengembangan Info Intelijen (Elisitasi) Tim WFQR-1 dari masyarakat, bahwa akan adanya barang seludupan yang akan masuk ke perairan Indonesia.

Lebih lanjut dikatakan Danlantamal I Belawan, bahwa barang seludupan dari Thailand dengan tujuan Seruwai Sumatera Utara ini, diamankan oleh Tim WFQR-1 yang bergerak dari safe house yang sebelumnya telah mengadakan pengintaian sejak sehari sebelumnya. Setelah melaksanakan pengintaian, pada Minggu dini hari sekira pukul 03.30 WIB, Tim WFQR-1 tiba dilokasi dan berhasil mengamankan 2 unit Boat Kargo kayu, KM. Sumber Rezeki III (Gt.15 No. 114/GGd) dengan muatan bawang merah lebih kurang 20 ton, KM. Trisula I (Gt 34 No. 448/QQG) muatan pohon bonsai lebih kurang 27 batang serta 2 Mobil Truk BK 9081 PB dan BK 9504 DC yang telah memuat bawang merah dan pohon Bonsai sebanyak 8 Ton.

Hasil pengembangan terhadap ABK pekerja yang berhasil diamanakan atas nama Syamsudin alias Wak Can, bahwa pemilik barang adalah seorang oknum TNI AD yang berdinas Kodim Aceh Tamiang atas nama Serma Saiful yang juga sekaligus sebagai pemilik Boat KM. Sumber Rezeki III, jelas Danlantamal I Belawan.

Selanjutnya, kapal dan muatan dikawal oleh Tim WFQR-1 menuju Pos TNI Angkatan Laut (Posal) Langsa untuk dilaksanakan pemeriksaan lanjutan, dan akan diserahkan ke Bea Cukai kota Langsa untuk di proses hukum lebih lanjut.(Nrl)

0 komentar:

Posting Komentar