Minggu, 27 Agustus 2017

867 Mahasiswa Baru Program Pascasarjana Ikuti Prosesi PKKMB

867 Mahasiswa Baru Program Pascasarjana Ikuti Prosesi PKKMB

Setelah mengukuhkan Mahasiswa Baru Program Sarjana S1, bertempat di Balai Komando, Cijantung, Jakarta Timur, pada Jumat 23 Agustus 2017 Sidang Senat Unindra kembali melantik Mahasiswa Baru Program Pascasarjana (S2), kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) tersebut diikuti oleh 867 orang. Peserta Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru, adalah sebagai tanda dimulainya proses akademik bagi para mahasiswa baru. Sehingga seluruh mahasiswa semester gasal nantinya berhak mendapatkan pelayanan akademik maupun administratif di UNINDRA.

Dalam sambutannya, Rektor Unindra,  Prof H Sumaryoto menegaskan, bahwa hari kemaren mahasiswa baru program Sarjana (S1) berjumlah 8.949 mahasiswa sudah mengikuti pengukuhan dan prosesi PKKMB Unindra, hari ini Program Pasca Sarjana ada 867 Mahasiswa, sehingga total mahasiswa Pasca sarjana berjumlah 3.439 orang, dan jumlah seluruh Mahasiswa di Unindra berjumlah 34.801Mahasiswa.

Prof.Sumaryoto menuturkan, banyaknya jumlah mahasiswa baru Unindra menunjukkan tingginya tingkat kepercayaan masyarakat kepada universitas meskipun Unindra baru berusia 12 tahun tapi kepercayaan masyarakat cukup tinggi. Ini semua berkat kerja keras seluruh dosen dan jajaran akademika Unindra dalam memberikan pelayanam terbaik kepada seluruh mahasiswa. Sudah mendapat kepercayaan yang begitu besar pada masyarakat sehingga Unindra bisa melakukan seleksi lebih awal dan penerimaan mahasiswa baru sudah ditutup sebelum lebaran dengan seleksi yang cukup ketet, tegasnya.

Kegiatan PKKMB ini sejalan dengan instuksi Menristekditik bahwa setiap mahasiswa baru harus melalui tahapan ini, namun hari ini berbeda dengan program Strata 1, mereka akan mengikuti PKKMB lanjutan, karena mereka adalah lulusan SMA yang baru menginjak bangku perkuliahan, dan berbeda dengan Pascasarjana yang memang sudah melampaui proses Program Strata1, didalam proses perkuliahan hendaknya seluruh mahasiswa untuk senantiasa mentaati peraturan yang sudah ditetapkan dan senantiasa menjaga nama baik Universitas, papar Prof H Sumaryoto.

Untuk Kuliah Perdana diisi oleh Dosen Unindra, DR Muhammad Abduhzen, dengan tema “Pendidikan Sebagai Jalan Kebudayaan”, dimana melalui pendidikan, seseorang mengalami poses Pembudayaan dan lewan Pendidikan pula sebuah bangsa mewujudkan kebudayaan seperti yang diinginkan, karena kebudayaan bukan sekedar koleksi artefek dan tradisi untuk dilestarikan, lebih dari itu kebudayana adalah respons manusia terhadap berbagai tantangan kemudian memberi wujud baru pada pola yang ada, dalam kurikulum persekolahan harus dirancang sebagai proses pembudayaan sehingga pendidikan menjadi bagian dari strategi pembangunan bangsa.(Nrl).

0 komentar:

Posting Komentar