Jumat, 11 Agustus 2017

Dari Melayu untuk Bangsa

Dari Melayu untuk Bangsa
Jakarta,11 Agustus 2017. Gita Cinta Production kembali menggelar event Jakarta Melayu Festival ke-tujuh. Konser dan pameran budaya Melayu ini akan dilaksanakan pada 19 Agustus 2017 mendatang di Ancol Beach City. Jakarta Utara. Selain untuk memeriahkan hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 72. perhelatan ini ditujukan untuk kota Jakarta yang akan segera mengusung pemimpin baru. oleh karena itu tema yang diangkat kali ini adalah Jakarta Maju Bersama. Persembahan ini diberikan secara gratis kepada masyarakat umum. 

Para pengisi acara JMF kali ini diantaranya adalah Eria Suzan, Shena Maisiana, Tom SaImin, Takaeda, Febrina, Kiki Ameera, Maxi, The Serdangers Combo, dan Konsentra Sumut, Seperti biasa para musisi Melayu pun turut memeriahkan event ini seperti Hendri Lamiri (biola), Butong (Accordion). Fahad Munif (Gitar Oud), Saleem Abdullah (Keyboard), dan dipimpin oleh Anwar Fauzi selaku Music Director. Ada yang special pada penampilan JMF kali ini karena aka nada kolaborasi dengan pemain saxofon dari Amerika yaitu Denny Leman.

Promotor JMF. Geisz Chalifah kali ini menunjuk Nong Niken sebagai Produser pelaksana kali ini. Kaloborasi kaum muda lintas genre musik dalam JMF ke-7 ini adalah warna baru yang ditawarkan nong niken. Keterlibatan kaum muda Melayu ini membuktikan eksistensi musik Melayu telah diterima oleh kaum milenia masa kini. Nong níken kepada media mengungkapkan semangatnya terhadap kegiatan ini. Kaum muda lndonesia harus memiliki kesadaran bahwa musik asli Indonesia berawal dari musik Melayu dan kita sadar untuk menjaga khasanah ini. Ungkap Niken. 

Gita cinta Production yang concen dalam mengangkat budaya Melayu kali ini tidak hanya menggelar JMF tetapi juga melaunching album Melayu bertajuk Hikayat Cinta Negeri Melayu lama yang di aransemen ulang oleh Anwar Fauzi.

Satu lagu special karya Geisz Chalifah bertajuk Hikayat Cinta Negeri Melayu diberikan untuk melengkapi album ini untuk kemudian menjadi mars JMF.

Para pengisi Iagu-Iagu Melayu didalam album tersebut diantaranya Nong Niken, Darmansyah, Butong. Kiki Ameera, Tom Salmin, Febrinaa, dan Sulis. 

Album ini merupakan sebuah langkah untuk mengisi belantika musik Indonesia yang berakar pada budaya negeri dengan aransemen kekinian yang dapat diterima oleh seluruh kalangan, baik remaja maupun dewasa. 

Festival Musik Melayu & Launching Album Melayu tersebut adalah bukti keseriusan dari komunitas Melayu untuk tetap berkarya ditengah gelombang globalisasi yang menggerus tradisi budaya negeri.

Pada konferensi pers yang digelar pada 11 Agustus 2017 di Aljazeerah Signature, Menteng, Jakarta Pusat, turut hadir Anies Baswedan dan Ferry Mursidan Baldan. Dua orang tokoh ini tidak pemah absen mulai dari JMF pertama hingga ke tujuh kali ini. Selain perhatiannya, tokoh ini juga memberi support langsung kepada generasi muda masyarakat Melayu yang kali ini dipercayakan Geisz Chalifah untuk mengangkat budaya ini. Anies menyebutkan bahwa Generasi muda adalah motor utama untuk melestarikan budaya Melayu.(Nrl)

0 komentar:

Posting Komentar