Jumat, 04 Agustus 2017

FOKAN,BNN Dan Kemendikbud Gelar Pelatihan Pemberdayaan Parenting Skill Menuju Keluarga Sejahtera

FOKAN,BNN Dan Kemendikbud Gelar Pelatihan Pemberdayaan Parenting Skill Menuju Keluarga Sejahtera 

Bertempat di Aula BNN Jakarta, pada Sabtu, 5 Agustus 2017 Forum Organisasi Kemasyarakatan Anti Narkoba (FOKAN) menggelar "Seminar Nasional dan Pelatihan Pemberdayaan Parenting Skill Menuju Sejahtera". Acara tersebut diikuti oleh perwakilan dari beberapa Ormas maupun LSM yang peduli dalam Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Sekjen FOKAN, Anhar Nasution,SE.MM menegaskan, bahwa kegiatan ini digelar dalam upaya meningkatkan kualitas serta peran Ormas/LSM anti Narkoba untuk membangun peranserta masyarakat yang lebih luas lagi dalam P4GN.

Beberapa materi akan diberikan seperti Penguatan Pendidikan Keluarga Anti Narkoba, Pola Asuh Positif, Pendidikan Anak Di Era Digital serta kebijakan Direktorat Bindikel tentang Pendidikan Keluarga, dengan Penguatan P4GN tersebut, diharapkan upaya pencegahan bisa lebih maksimal, tegas Anhar Nasution.


Hal yang sama juga diungkapkan Direktur Pendidikan Keluarga, Direktorat Bindikkel, Kemendikbud Sukiman, bahwa kita semua memilikuli tanggung jawab dalam penyelamatan anak bangsa dan Keluarga adalah benteng yang kokoh untuk menghadapi serangan Narkoba.

Sementara dalam pembekalannya, Brigjen Pol Drs Sufyan Syarif. MH Dir Pertamas BNN juga menjelaskan, bahwa masalah narkoba kini sudah jadi masalah nasional, dan dikaitkan dengan masalah wawasan kebangsaan sampai pada ketahanan nasional,dan ketahanan bangsa ini tentunya dimulai dari rumah ke rumah.
Ini bisa dikaitkan dengan suplai and dimen, dimana suplsi itu dari produksi dan distribusi, mulai dari bandar besar sampai yang gram-graman, sementara dimen itu kebutuhan orang yang menggunakan, untuk itu gimana selain pemberantasan yang selama ini dilakukan jajaran BNN, POLISI,TNI, BEA CUKAI dan petugas lainnya.

Dan yang penting lagi adalan mencegah pemakaian juga kebutuhan.
Ini mulai orang mengenal, mencoba sampai dengan Endik (mengenal dengan mencoba).
Bagaimana agar orang tau bahwaNarkoba ini berbahaya dan bisa merusak tubuh kita, Psikis kita, bahkan bisa merusak perekonomian kita, untuk itulah dengan peran Ormas dan LSM Anti Narkoba inilah yang bisa berperan aktif dalam pencegahan tersebut. Penggiat anti Narkoba ini adalah Duta-duta negara dalam upaya memberikan pemahaman sehingga bisa menyetop suplai and dimen. Jadi saya tegaskan bahwa Kesadaran masyarakat itu adalah daya tangkal Narkoba,tegas Brigjen Pol Drs Sufyan Syarif. MH.



Ditempat yang sama, Ketua Umum Indonesia Anti Narkoba (INSANO), Sismanu disela acara tersebut juga menegaskan, bahwa pihaknya bersyukur dengan digelarnya kegiatan Pembekalan P4GN dengan Pelatihan Pemberdayaan Parenting Skill Menuju Keluarga Sejahtera ini, dan INSANO berharap agar setiap individu masyarakat punya tanggung jawab turut mensosialusasikan P4GN sebagaimana yang diatur dalam Undang-Undang Anti Narkoba pasal 104 sampai 108, dimana pasal itu adalah pasal tentang peranserta masyarakat. Jadi masyarakat harus terlibat seluruhnya, sehingga masyarakat akan tau kewajibannya dan berpartisipasi dalam Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan prekusor lainnya, ungkap Sismanu.

Hal yang sama juga diungkapkan Direktur Pendidikan Keluarga, Direktorat Bindikkel, Kemendikbud Sukiman, bahwa kita semua memilikuli tanggung jawab dalam penyelamatan anak bangsa dan Keluarga adalah benteng yang kokoh untuk menghadapi serangan Narkoba.

0 komentar:

Posting Komentar