Kamis, 17 Agustus 2017

Mendesa PDTT RI dan Kabakamla RI Inspeksi Perahu Hias Di Perairan Perbatasan Dengan Perahu Karet

Mendesa PDTT RI dan Kabakamla RI Inspeksi Perahu Hias Di Perairan Perbatasan Dengan Perahu Karet

Sebatik, 17 Agustus 2017 (Humas Bakamla RI).--- Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia (Mendesa PDTT RI) Eko Putro Sandjojo dan Kepala Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Kabakamla RI) Laksdya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H., menginspeksi puluhan perahu hias di perairan perbatasan, Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, dengan menggunakan perahu karet, Kamis (17/8/2017).

Kemendesa RI Eko Putro Sandjojo didampingi Kepala Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Kabakamla RI) Laksdya TNI Ari Soedewo, S.E., Direktur Operasi Laut (Diropsla) Bakamla RI Eko Rahmat Rahardjo, M.Tr(Han), Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid, beserta sejumlah pejabat lainnya, menghampiri dan menyalami satu per satu para pengawak perahu hias yang bernuansa merah putih itu.

Inspeksi itu dilakukannya sesaat setelah Mendesa PDTT RI memimpin jalannya upacara peringatan Hut ke-72 Republik Indonesia yang melibatkan 1478 personel Paskibra termasuk di dalamnya ada Paskibra Cilik dari Nunukan asuhan para Prajurit Korps Marinir yang sedang melaksanakan tugas pengamanan perbatasan di wilayah tersebut, bersama tokoh pemuda dan sejumlah guru SD di Nunukan.

Upacara itu sendiri dilakukanya cukup unik. Pasalnya, Kemendesa RI dan para undangan vip harus menaiki tangga untuk mencapai mimbar upacara maupun kursi undangan yang berada di menara Pos Angkatan Laut (Posal) Sei Pancang yang merupakan garda terdepan (patok satu perbatasan Indonesia-Malaysia).

Suasana haru menyelimuti suasana Dermaga Posal Sei Pancang, tatkala Menteri Desa didampingi sejumlah petugas menaiki speedboat untuk menyerahkan Bendera Merah Putih kepada Paskibra yang telah siap di atas geladak kapal tongkang. Merah Putih kemudian dikibarkan di atas kapal berukuran 48 m yang memang telah lego jangkar di tengah laut itu.

Pada waktu yang bersamaan, pengibaran Merah Putih juga dilakukan secara serentak di 79 
tiang bendera oleh para personel Paskibra, termasuk di dalamnya ada Paskibra Cilik dari Nunukan.

Dari 79 tiang bendera tersebut terdiri dari: tiang bendera utama berada di atas geladak kapal tongkang yang bernuansa merah putih, 77 tiang berada di sepanjang dermaga Posal Sei Pancang yang menyerupai jembatan panjang, dan 2 tiang bendera lagi berada di atas kapal perang TNI Angkatan Laut.

Upacara peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia ini sangat spektakuler. Melibatkan 1478 anggota Paskibra. Karenanya, kegiatan ini mampu memecahkan rekor MURI Dunia sebagai Paskibra terbanyak.

Kasubbag Humas Bakamla RI, Kapten Marinir Mardiono.

0 komentar:

Posting Komentar