Minggu, 06 Agustus 2017

PAC PDI Perjuangan Kecamatan Makasar Jaktim Siap Kawal Persidangan Arief Poyuono

PAC PDI Perjuangan Kecamatan Makasar Jaktim Siap Kawal Persidangan Arief Poyuono


Menanggapi pernyataan Arief Poyuono yang menyebut PDIP Mirip PKI, ditanggapi serius oleh jajaran pengurus dan simpatisan PAC PDI Perjuangan Kecamatan Makasar.

Disela acara rapat rutin, Ketua PAC PDIP Makasar, Sukarno menegaskan, bahwa pihaknya prihatin dengan pernyataan Arief Poyuono yang kurang punya etika politik dan telah menyinggung seluruh kader partai.

Pernyataan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono, yang menyebut PDIP mirip PKI saat perdebatan soal UU Pemilu juga telah dilaporkan ke Polda Metro Jaya, untuk itu sebagai kader PDIP kita siap mengawal proses hukum tersebut, jangan sampai keluar dari koridor hukum, proses hukum harus berjalan agar menjadi pembelajaran untuk berpolitik yang santun, tegasnya.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu Kota Jakarta Timur, Eko Wicaksono pada wartawan juga menegaskan, bahwa sebagaimana yang diungkapkan ketua PAC PDIP Makasar, bahwa pernyataan Arief Poyuono tersebut tidak elegan sebagai seorang politisi nasional, sebagai BP Pemilu PDI Perjuangan, saya sangat mendukung langkah jajaran PAC Makasar sebagaimana yang dibacakan tadi, sehingga Arief Poyuono diharapkan bisa di proses secara hukum, ini sebagai bahan pembelajaran kita semua, agar dalam berpolitik juga menggunakan etika dan santun, dan kasus-kasus penghinaan maupun penghujatan sudah saatnya dihentikan.

Tuduhan PDIP mirip PKI dan Menipu Rakyat adalah pernyataan penuh emosional dan tidak mendasar, ,kita tidak tau apa dasar dan data tuduhan PDI Perjuangan menipu rakyat, karena selama ini baik partai maupun Kader PDIP bekerja membangun bangsa dan Negara, untuk kesejahteraan rakyat, dan Landasan Partai adalah Pancasila, untuk itu upaya hukum jajaran PDI Perjuangan yang telah melaporkan Arief Poyuono harus kita dukung dan kita siap mengawal, jika diminta turun ke lapangan, kita siap kerahkan kader partai,  tegas Eko Wicaksono.

0 komentar:

Posting Komentar