Selasa, 15 Agustus 2017

Pengamat: Kegagalan DKI Masa Lalu Jadikan Pelajaran

Pengamat: Kegagalan DKI Masa Lalu Jadikan Pelajaran


Pemerintah Provinsi DKI Jakarta periode 2013-2017 banyak mengalami kegagalan diberbagai bidang. Penilaian ini disampaikan Muchtar Effendi Harahap, Peneliti Politik dan Pemerintahan, dalam Diskusi Publik, Senin (15/8/2017) di Jakarta, bertema Peran Dunia Usaha Nasional dan Perbankan dalam pelaksanaan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Provinsi DKI Jakarta 2018-2022, yang diselenggarakan oleh Lembaga Komunikasi Informasi Perkotaan (LKIP) bekerja sama dengan Network for South East Asian Studies  (NSEAS).

Kegagalan tersebut, kata Muchtar, diantaranya dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan bidang koperasi dan UMKM yang gagal menyerap APBD sesuai target.

“Jumlah koperasi aktif menurun dari tahun ke tahun, bahkan diperkirakan hanya sekitar 2000 unit”, ujar Muchtar.

Sebaliknya, lanjut Muchtar, adanya pembiaran tumbuh pesatnya mini market atau usaha retail di DKI (asingnisasi usaha perpasaran) telah mengancam usaha kelas bawah termasuk PKL yang pada umumnya kaum pribumi.

Amir Hamzah, Pengamat Kebijakan Publik mengatakan, kegagalan yang lalu harus menjadi pelajaran bagi Gubernur baru Anies-Sandi. Pentingnya dialog dan koordinasi secara terus menerus dengan masyarakat dinilai lebih baik.

“Kita tidak perlu lagi menyesalkan hari-hari yang lalu, tetapi mari kita fikirkan ke depan untuk kemajuan DKI Jakarta”, pungkas Amir Hamzah. (Bambang S)

0 komentar:

Posting Komentar