Rabu, 16 Agustus 2017

Peringatan HUT Kemerdekaan RI digelar di Seskoal

Peringatan HUT Kemerdekaan RI digelar di Seskoal

Wakil Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Wadan Seskoal) Laksamana Pertama TNI TSNB. Hutabarat, M.MS bertindak selaku Inspektur Upacara pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2017 di lapangan apel Seskoal, Bumi Cipulir, Jakarta Selatan, Kamis (17/08) yang diikuti Seklem Seskoal Kolonel Laut (P) Gusmaidi, S.Mn., M.M., Para Pejabat Utama Seskoal, Patun dan Dosen, Perwira, Bintara, Tamtama, Aparatur Sipil Negara (ASN), Perwira Siswa Dikreg Seskoal Angkatan ke-55 TP 2017 dengan Komandan Upacara Letkol Laut(S) Agustinus Riwan T. S.E. M.M..

Upacara Peringatan yang mengangkat tema, Indonesia Kerja Bersama, diawali dengan penaikan Bendera Merah Putih, dilanjutkan mengheningkan cipta, pembacaan teks Proklamasi, pembacaan Pembukaan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, pembacaan amanat Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E, M.A.P. dan doa.

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E, M.A.P dalam amanat tertulis yang dibacakan Wakil Komandan Seskoal Laksamana Pertama TNI TSNB. Hutabarat, M.MSmengatakan bahwa Peringatan 17 Agustus 1945 adalah saat yang tepat untuk kembali mengenang jasa-jasa para pahlawan yang telah berjuang mendarmabaktikan jiwa raganya kepada bangsa Indonesia tercinta demi tercapainya kemerdekaan Indonesia.

Semangat heroik para pahlawan harus dijadikan sebagai nilai-nilai luhur bangsa untuk berkarya sebagai modal dasar pembangunan nasional, ujar Laksamana bintang empat ini.

Gotong royong, adalah akar dari kebudayaan kita yang merupakan perwujudan harmoni kebersamaan yang telah menjadi perekat sosial paling efektif tanpa memandang ras, suku dan agama untuk mencapai tujuan yang luhur. Dengan tema, Indonesia Kerja Bersama, bermakna sebagai esensi sekaligus ajakan kepada segenap masyarakat Indonesia untuk saling merangkul dan mengedepankan asas kebersamaan, kembali bersama-sama bersatu dalam perbedaan dan melanjutkan perjuangan untuk menjadi bangsa yang terhormat dimata dunia.

Selain itu sesuai kebijakan pembangunan kekuatan TNI Angkatan Laut yang tertuang dalam Minimum Essential Force (MEF), terdapat empat program yang menjadi prioritas yaitu Program dukungan kesiapan matra laut, Program modernisasi alutsista dan non alutsista serta pengembangan fasilitas dan sarana prasarana pertahanan negara matra laut, Program peningkatan profesionalisme personel matra laut, serta Program penyelenggaraan manajemen dan operasi matra laut.(Nrl)

0 komentar:

Posting Komentar