Kamis, 21 September 2017

540 Mahasiswa Baru UIJ Ikuti MASTAMA

540 Mahasiswa Baru UIJ Ikuti MASTAMA

Masa Ta’aruf Mahasiswa (MASTAMA) Universitas Islam Jakarta (UIJ) merupakan upaya pengenalan terhadap kampus, baik dari segi akademik, administrasi maupun wawasan, Agar mahasiswa baru bisa melangkah ke jenjang yang lebih tinggi, ada beberapa hal yang kita tekankan, pertama berkaitan dengan sikap mahasiwa dari pendidikan menengah yang selalu dibimbing guru kearah yang lebih madiri, bagaimana cara belajar, proses belar mengajar yang dilakukan di Peruguan tinggi agar mereka mampu untuk lebih meningkatkan belajar secaranya mandiri, dan bisa melakukan proses belajar tepat waktu, hal tersebut diungkapkan Rektor Universitas Islam Jakarta, Prof H Raihan.

Lebih jauh dijelaskan, melalui Taarut ini bagaimana sikap etichut perilaku sebagai seorang mahasiswa yang tentunya sudah melakukan hubungan-hubungan di masyarakat, baik dari segi kurikulum penunjang maupun nanti menyiapkan setelah mereka di bangku perguruan tinggi, yang ketiga adalah tentang motivasi, karena ini penting karena latar belakang mahasiswa itu dari berbagai dimensi sosial, ekonomi, budaya dan sebagainya, juga bagaimana penekanan jiwa nasionalisme yang tinggi serta dilandasi akhlak yang kokoh, sebagai Universitas Islam, maka kita akan memakai sendi-sendi Islam, bagaimana kita menjadi warga negara yang baik, membangun hubungan sesama manusia, individu dan kelompok serta bagaimana hubungan manusia dengan Allah SWT, dalam hal menjembatani proses kedewasaannya hingga mereke nanti keluar dari perguruan tinggi ini.

Materi yang diberikan seperti Pengenalan kampus, bagaimana tata tertib, Kurikulum, Proses Belajar mengajar serta pembinaan karakter yang digelar secara khsusus dengan iven diskusi menyangkut radikalisme, kita mengundang beberapa tokoh, sehingga diharapkan seluruh mahasiswa tau bagaimana menjadi warga negara yang baik, dengan budaya bangsa yang beragam, apalagi disini yang kuliyah dari beberapa putra daerah seperti Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, Ambon, Kalimantan serta provinsi lain, dan kita selalu memberikan forum diskusi serta kesempatan berorganisasi dibawah pembinaan kemahasiswaan, serta selalu membawa mahasiswa turun ke masyarakat, bagaimana mahasiswa juga bisa memberikan penyuluhan terhadap berbagai dimensi dan budaya di tanah air.

Masa Ta'aruf dilakukan 3 hari dan ditabah 2 hari secara spesifik ditiap fakultas, dan materi diberikan dari internal kampus maupun eksternal yang diangap perlu untuk memberikan motivasi dan pembinaan karakter, untuk itu kita berharap mahasiswa baru ini memiliki kualitas yang lebih baik, serta bisa mengembangkan ilmu pengetahuanya di tengah masyarakat lebih baik dari yang lalu, serta bisa mengikuti aturan di kampus serta mencerna peraturan maupun Undang-Undang di negara kita, sehingga dalam hal melangkah dalam profesinya nanti, dia tidak akan kesulitan ditengah masyarakat, papar Prof Raihan. (Nrl)

0 komentar:

Posting Komentar