Senin, 11 September 2017

PERINGATAN HUT KE-72 TNI AL DI SESKOAL

PERINGATAN HUT KE-72 TNI AL DI SESKOAL


Seskoal, Para Prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) serta Pasis Dikreg Seskoal Angkatan ke-55 TP 2015 memperingati Hari Jadi ke-72 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) di lapangan Apel Seskoal, Bumi Cipulir, Jakarta Selatan, Senin (11/09) dalam suatu upacara dengan Inspektur Upacara Sekretaris Lembaga Seskoal Kolonel Laut (P) Gusmaidi. S.Mn, M.M dan Komandan Upacara  Letkol Laut (P) Erry Pratama Yoga, S.E.

Peringatan Hari Jadi ke-72 TNI AL tahun ini mengangkat tema, Bersama Rakyat TNI Angkatan Laut Siap Mewujudkan Indonesia yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian. TNI AL menyadari bahwa sebagai komponen utama kekuatan pertahanan negara terlahir dari rakyat dan senantiasa menjunjung tinggi tekad dan komitmennya untuk terus bersama-sama dengan rakyat, berusaha untuk mencegah dan menanggulangi setiap bentuk ancaman yang dapat mengganggu kelancaran, keberhasilan dan kesinambungan jalannya pembangunan nasional.

Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P dalam amanat tertulisnya mengatakan implementasi dari tema tersebut adalah pelaksanaan berbagai kegiatan dengan melibatkan kontribusi dan partisipasi rakyat seperti olahraga perairan, bhakti sosial kesehatan berupa donor darah dan pengobatan masal, bersih-bersih pantai dan lomba-lomba yang disesuaikan dengan kearifan local di masing-masing Kotama/Satker serta kegiatan Open Day dan Open Ship.

Pada bagian lain dikatakan, sejalan dengan visi poros Maritim Dunia, pemerintah telah menetapkan kebijakan gelar kekuatan TNI yang tersebar di seluruh wilayah NKRI dan ditindaklanjuti oleh TNI dengan menetapkan rencana penguatan kemampuan TNI secara terpadu di pulau-pulau terluar dan strategis yaitu Natuna, Yamdena Selaru, Morotai, Biak dan Merauke.

Sementara kebijakan pembangunan TNI AL kedepan akan menitik beratkan pada beberapa bidang prioritas yaitu mempertajam orientasi modernisasi dengan menghapus alutsista tua dan menggantikannya dengan alutsista baru, menguatkan kemampuan TNI AL di pulau terluar strategis, membangun pangkalan untuk menyiapkan kekuatan, membatasi jumlah kegiatan yang tidak diperlukan dalam rangka mempermudah proses perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan serta evaluasi.(Nrl)

0 komentar:

Posting Komentar