KASAL RESMIKAN GEDUNG SOEBARDO PUSDIK INTELMAR KODIKLATAL SURABAYA

KASAL RESMIKAN GEDUNG SOEBARDO PUSDIK INTELMAR KODIKLATAL SURABAYA

Surabaya, 30 Oktober 2017,---Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supendi, S.E., M.A.P., meresmikan Gedung “Soebardo” Pusat Pendidikan Intelijen Maritim (Pusdik Intelmar), dan Masjid "Al Hikmah" Pusdik Intelmar Kodiklatal, bertempat  di jl. Hang Tuah,  Koarmatim,  Ujung,  Surabaya, Senin (30/10/2017).

Peresmian Gedung Soebardo Pusdik Intelmar  Kodiklatal ini ditandai dengan penekanan tombol sirine dan penandatanganan prasasti, dilanjutkan dengan peninjauan gedung dan pemotongan tumpeng serta pemberian cendera mata kepada Putra Alm. Laksda TNI (Purn) Soebardo.  

Dalam amanatnya Kasal mengatakan bahwa, perubahan nama gedung di lingkungan Pusdik Intelmar dari “Sirius” menjadi “Soebardo” adalah suatu bentuk penghargaan kita kepada Laksamana Muda TNI (Purn) Soebardo, tokoh intelijen Indonesia dan TNI Angkatan Laut, atas pengabdian dan darma bakti semasa hidupnya, sehingga diharapkan dapat dijadikan suri teladan dan motivasi untuk meningkatkan kinerja Pusdik Intelmar dan peserta didik dalam meraih prestasi pendidikan.

“Keberadaan Pusdik Intelmar sebagai unsur pelaksana Kodikopsla di Kodiklatal, dituntut senantiasa meningkatkan kinerja organisasinya dalam rangka menyelenggarakan pendidikan pengembangan spesialisasi intelijen maritim. Oleh karena itu, dengan adanya gedung “Soebardo” dan seluruh fasilitas sarana prasarananya diharapkan dapat mendorong peningkatan profesionalisme hasil didiknya guna mendukung pencapaian visi dan misi TNI Angkatan Laut ke depan”, ujar Kasal.

Diakhir amanatnya Kasal berharap, dengan peresmian Gedung “Soebardo” Pusdik Intelmar Kodiklatal ini, akan menjadi semangat baru untuk meningkatkan kinerja organisasi, sehingga kualitas dan profesionalisme hasil didik juga meningkat. “Kepada segenap jajaran Pusdik Intelmar agar senantiasa menjaga, merawat dan memelihara seluruh fasilitas yang telah ada”, terang Kasal.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Para Pejabat Utama Mabesal, Dankodiklatal, Kadispamal, Kadispenal,  Dankodikopsla, Danpuspenerbal,  Pejabat TNI AL, dan Para Komunitas Intelijen serta keluarga dari Alm. Laksda TNI (Purn) Soebardo.
Readmore »

KRI I GUSTI NGURAH RAI-332 PERKUAT ARMADA TNI AL

KRI I GUSTI NGURAH RAI-332 PERKUAT ARMADA TNI AL 

Surabaya, 30 Oktober 2017 – Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P., meresmikan dan mengukuhkan Kapal Perang KRI I Gusti Ngurah Rai-332, di Dermaga Dock Semarang PT PAL Surabaya, Senin (30/10).

KRI I Gusti Ngurah Rai-332 merupakan kapal kedua proyek kapal SIGMA (Ship Integrated Geometrical Modularity Approach) PKR (Perusak Kawal Rudal) 10514 hasil kerja sama alih teknologi antara PT PAL Indonesia dengan perusahaan kapal Belanda, Damen Schelde Naval Ship Building (DSNS).

KRI GNR-332 mampu membawa 120 kru kapal dan memiliki kecepatan 28 knots. Kapal perusak kawal rudal ini memiliki kemampuan untuk perang empat matra sekaligus, perang permukaan sesama kapal perang, perang bawah air melawan kapal selam, perang dengan udara pesawat tempur, dan perang elektronika, serta kapal ini mampu membajak sistem persenjataan dan kendali dari kapal perang musuh.
 

Kapal jenis Sigma 10514 ini memiliki spesifikasi panjang 105,11 meter, lebar 14,02 meter, draft termasuk sonar 5,73 meter, dengan bobot penuh 3.216 ton dan dapat melaju hingga kecepatan 28 knot. Adapun persenjataan yang dimiliki oleh KRI I Gusti Ngurai Rai-332 antara lain Meriam utama OTO Melara 76/62 mm Super Rapid Gun, Rudal SSM Exocet MM40 Block 3 yang jarak jangkaunya bisa sampai sejauh 180-200 km.

Selain itu juga ada Rudal SAM Anti Serangan Udara Mica yang merupakan rudal yang dirancang untuk bisa dioperasikan dalam waktu singkat dan beroperasi di segala cuaca serta dapat menyergap sasaran sejauh 20-25 km. KRI ini juga dilengkapi dengan senjata Terma SKWS Decoy Launching System. 

Torpedo AKS A–244S, merupakan jenis torpedo ringan berpandu yang memiliki kemampuan khusus dapat mengincar sasaran di perairan dangkal serta Meriam Close In Weapon System (CIWS) Millennium Gun 35 mm untuk menangkis serangan udara dan ancaman permukaan jarak dekat.

Dalam sambutannya Menhan mengatakan bahwa, masuknya KRI I Gusti Ngurah Rai-332 ke jajaran TNI AL sesuai dengan rencana Minimum Essential Force TNI. Proses pengadaan dilakukan dengan prinsip-prinsip akuntabilitas dan transparansi, serta mewujudkan kemandirian industri pertahanan Republik Indonesia yang mampu memperkuat keterpaduan operasional antara sistem senjata antar matra.


Lebih lanjut Menhan menegaskan kepada seluruh prajurit pengawak KRI I Gusti Ngurah Rai-332 agar merawat kapal dengan sebaik-baiknya. “Kepada Komandan KRI I Gusti Ngurah Rai-332 dan seluruh prajurit pengawak, kalian harus bangga terpilih menjadi pengawakan KRI. Saya instruksikan untuk merawat kapal ini harus dengan penuh tanggung jawab”, tegasnya.

Acara peresmian secara simbolis ditandai dengan penekanan tombol sirine, yang dilanjutkan dengan pengukuhan Komandan KRI I Gusti Ngurah Rai-332 Kolonel Laut (P) Endra Hartono. Pada acara peresmian tersebut ditampilkan dengan kesenian tari Pendet, kemudian dilakukan penyerahan Maket KRI I Gusti Ngurah Rai-332 kepada Kepala Staf Angkatan Laut dan keluarga Pahlawan I Gusti Ngurah Rai-332.

Selain dihadiri oleh jajaran Kementerian Pertahanan RI, pada peresmian dan pengukuhan KRI I Gusti Ngurah Rai-332 turut hadir Para Pejabat Mabes TNI, Pejabat Utama Mabesal, Pangarmatim, Pangdam V Brawijaya,  Kapolda Jatim, keluarga besar Pahlawan I Gusti Ngurah Rai-332, perwakilan Dubes Belanda di Indonesia, Perwakilan Damen Schelde Naval Shipbuilding (DSNS), Pejabat PT PAL Surabaya, serta para Pejabat di lingkungan Kementerian Pertahanan dan TNI.
Readmore »

Panglima TNI : 11 Sukhoi Akan Perkuat Pertahanan Udara

Panglima TNI : 11 Sukhoi Akan Perkuat Pertahanan Udara

(Puspen TNI).  Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan membeli 11 Pesawat Tempur Sukhoi SU-35 sesuai dengan persyaratan yang diajukan oleh TNI Angkatan Udara untuk memperkuat Pertahanan Udara Nasional.

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo di depan awak media usai meresmikan pembangunan perumahan, sarana pendidikan dan barak prajurit hasil kerja sama PT. BCA Tbk dengan TNI, di Markas Yonkav 7/Sersus, Cijantung, Jakarta Timur, Selasa (31/10/2017).

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa, TNI telah mengirimkan surat kepada Kementerian Pertahanan RI dengan tembusan Presiden RI Ir. Joko Widodo.  “Dalam rapat terbatas, Presiden RI sudah memerintahkan agar pesawat tempur yang dibeli adalah Pesawat Sukhoi SU-35 yang siap tempur,” katanya.

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan bahwa Pesawat Sukhoi SU-35 yang akan datang sudah sesuai dengan spek yang diajukan oleh Kasau, sudah siap tempur antara lain dilengkapi persenjataan Air to Air Missile, Air To Ground Missile, Bomb, Ground Suport Equipment, Simulator, Spare Part termasuk mesin cadangan.  “Apabila Pesawat Sukhoi yang datang tidak sesuai dengan spek yang diminta oleh Kasau, maka saya perintahkan untuk dibatalkan, kalau diterima berarti saya dan Kasau melaksanakan Insubordinasi kepada Presiden RI Joko Widodo,” ujarnya.

“Semoga 11 Pesawat Sukhoi yang akan datang sudah dilengkapi sesuai dengan persenjataan yang butuhkan TNI AU, hal ini yang menjadi motivasi TNI dalam membeli pesawat tempur dari Rusia,” jelas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Menjawab pertanyaan awak media terkait pembelian Alutsista TNI, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menjelaskan bahwa selain membeli Sukhoi SU-35 dari Rusia, TNI juga sudah membeli Pesawat Tempur F-16 dan Helikopter Apache dari Amerika Serikat, yang semuanya dilengkapi dengan persenjataan.  Disamping itu, TNI juga memesan Alutsista lainnya dari negara Tiongkok dan negara-negara Eropa.
Readmore »

Panglima TNI Pimpin Serah Terima Jabatan Asisten Teritorial

Panglima TNI Pimpin Serah Terima Jabatan Asisten Teritorial

(Puspen TNI). Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memimpin serah terima jabatan Asisten Teritorial (Aster) Panglima TNI, dari Mayjen TNI Wiyarto, S.Sos., kepada Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, M.DA., bertempat di Ruang Henning Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (31/10/2017).

Panglima TNI dalam amanatnya mengatakan bahwa kebersamaan TNI dengan rakyat merupakan hal yang harus terus diwujudkan. Dalam hal ini tulang punggungnya adalah Asisten Teritorial Panglima TNI yang bekerjasama dengan Asisten Intelijen, Kapuspen TNI, Asisten Personel dan staf lainnya. “Aster, Asintel dan Kapuspen TNI merupakan lingkaran yang saling terkait, demikian pula sebaliknya,” tuturnya.

Lebih lanjut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa teritorial merupakan kelanjutan dari proses sejarah, dimana TNI dilahirkan oleh rakyat yang berjuang memerdekakan bangsa ini sehingga setelah merdeka para pejuang kemerdekaan yang menjadi cikal bakal TNI. “TNI tidak bisa lepas dari rakyat,  karena rakyat adalah ibu kandung TNI,” katanya.

Panglima TNI mengatakan bahwa Center of Gravity TNI adalah kebersamaan TNI dengan rakyat. Untuk memelihara itu, maka sejak awal dari strata teritorial terendah (Kodim) yang mempunyai staf teritorial dan mempunyai peran penting dalam mewujudkan kemanunggalan TNI-Rakyat.  

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI mengatakan bahwa dalam konteks kekinian sesuai tantangan tugas yang semakin kompleks, kepada Aster Panglima TNI yang baru Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, M.DA agar dapat menghadirkan semangat baru, kreativitas dan inovasi kerja, dengan segala keikhlasan, ketulusan, kejujuran serta loyalitas dalam bekerja, searah dengan kebijakan pimpinan TNI. “Kepada Mayjen TNI Wiyarto, S.Sos. beserta Istri, saya mengucapkan terima kasih atas karya, dedikasi dan semangat kerjanya selama ini,” ucapnya.

“Mari kita bekerja baik dengan penuh ketulusan keikhlasan dan semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa melimpahkan bimbingan, kesehatan dan kekuatan kepada kita, dalam melanjutkan tugas dan pengabdian kepada TNI, bangsa dan negara, yang sangat-sangat kita cintai bersama,” pungkas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
Readmore »

Panglima TNI Resmikan Rumdis dan Barak Prajurit

Panglima TNI Resmikan Rumdis dan Barak Prajurit
 
(Puspen TNI).   Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo secara simbolis meresmikan hasil rehabilitasi Rumah Dinas (Rumdis) dan Barak bagi Prajurit TNI kerja sama PT. BCA Tbk dengan TNI, bertempat di Batalyon Kavaleri 7/Sersus, Cijantung, Jakarta Timur, Selasa (31/10/2017).
 
Dalam sambutannya Panglima TNI menyampaikan bahwa peresmian rehabilitasi Rumdis, Barak dan Mushola merupakan Tahap-I yang berada di wilayah Kodam Jaya, Kodam I/Bukit Barisan dan Kodam XVI/Patimura.   “Untuk Tahap-II akan dilaksanakan di wilayah  Kodam IV/Diponegoro, Kodam V/Brawijaya dan Kodam XIV/Hasanuddin, sedangkan Tahap-III di wilayah Kodam III/Siliwangi dan Kodam IX/Udayana,” jelasnya.
 
Lebih lanjut Panglima  TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa perbaikan beberapa sarana, seperti perumahan dinas, tempat ibadah, dan sarana pendidikan bagi anak-anak prajurit TNI merupakan bentuk perhatian Pimpinan TNI terhadap kesejahteraan anggota TNI beserta keluarganya. “Peningkatan profesionalisme prajurit TNI harus seimbang dengan kesejahteraan,”ucapnya.
 
“Disamping itu juga, akan direhab sarana pendidikan TK, SD, SMP, SMA milik Yayasan  Kartika di daerah-daerah yang jauh dari perkotaan agar proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik, karena dengan sekolah yang bagus pasti orang tuanya bekerja dengan bagus,” kata Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
 
Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan kepada seluruh prajurit yang menempati Rumdis dan Barak yang telah direhab agar benar-benar dipelihara, sehingga masa pakainya bisa lebih panjang.
 
Diakhir sambutannya, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot mengatakan bahwa dengan adanya kepedulian dari PT. Bank Central Asia (BCA) Tbk berupa penyaluran bantuan Corporate Social Responsilibity (CSR) benar-benar sangat membantu. “Saya berharap kerja sama antara PT. BCA Tbk dengan TNI dapat berjalan terus, sehingga apa yang kita inginkan bisa tercapai. Ini suatu hal yang luar biasa, karena program yang dilakukan tepat waktu dan hasilnya baik,” pungkasnya.
 
Adapun data renovasi Tahap-I yaitu Kodam I/Bukit Barisan 6 unit Rumdis Komplek Asisten, 6 unit Komplek Kabalakpus dan 6 unit Rumdis Komplek Pamen ; Kodam XVI/Patimura 14 unit Rumdis Makodam, 22 unit Rumdis, 1 unit Mushola dan 3 unit MCK Rindam; 7 unit Rumdis Bekangdam dan 7 unit Rumdis Korem151/BNY; Kodam Jaya 32 unit Rumdis Denzipur-3/ATD dan 2 Unit Barak Yonkav 7/Sersus.
Readmore »

Mutasi Jabatan 91 Perwira Tinggi TNI

Mutasi Jabatan 91 Perwira Tinggi TNI
 
(Puspen TNI. Selasa, 31 Oktober 2017).  Mutasi Jabatan di lingkungan TNI dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier Perwira Tinggi TNI, guna mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis. Oleh karena itu, TNI terus melakukan upaya peningkatan kinerja melalui mutasi dan promosi jabatan personel di tingkat Perwira Tinggi TNI.
 
Berdasarkan  Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/836/X/2017, tanggal 27 Oktober 2017 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI, telah ditetapkan Mutasi Jabatan 91  Perwira Tinggi (Pati) TNI, terdiri dari : 50 Pati jajaran TNI Angkatan Darat, 19 Pati jajaran TNI Angkatan Laut dan 22 Pati jajaran TNI Angkatan Udara.
 
Dalam mutasi tersebut tercatat sebagai berikut :  50 Pati TNI Angkatan Darat, yaitu Letjen TNI Hinsa Siburian dari Wakasad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Mayjen TNI Tatang Sulaiman dari Pangdam IV/Dip menjadi Wakasad,  Mayjen TNI Wuryanto, S.Sos., M.Si. dari  Kapuspen TNI menjadi Pangdam IV/Dip, Brigjen TNI Mohamad Sabrar Fadhilah dari Kasdam IV/Dip menjadi Kapuspen TNI, Brigjen TNI Bakti Agus Fadjari dari Danrem 032/Wbr (Padang) Kodam I/BB menjadi Kasdam IV/Dip, Kolonel Inf Mirza Agus, S.I.P. dari Danrem 061/SK (Bogor) Kodam III/Slw menjadi Danrem 032/Wbr (Padang) Kodam I/BB, Mayjen TNI  Benny Susianto, S.I.P. dari Kas Kostrad menjadi Wadanjen Akademi TNI, Mayjen TNI Imam Edy Mulyono, M.Sc. dari Pa Sahli Tk. III Bid. Hubint Panglima TNI menjadi Kas Kostrad,  Mayjen TNI Muhamad Herindra, M.A., M.Sc. dari Pangdam III/Slw menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Hubint Panglima TNI,   Mayjen TNI Doni Monardo dari Pangdam XVI/Ptm menjadi Pangdam III/Slw, Mayjen TNI Suko Pranoto dari Danpuspenerbad menjadi Pangdam XVI/Ptm, Brigjen TNI Besar Harto Karyawan, S.H. dari Ir Kostrad menjadi Danpuspenerbad, Brigjen TNI Dedy Kusmayadi dari Kapusjaspermildas TNI menjadi Ir Kostrad,  Kolonel Inf Sapriadi, S.I.P. dari Pamen Denma Mabesad menjadi Kapusjaspermildas TNI, Mayjen TNI Wiyarto, S.Sos. dari Aster Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, M.D.A. dari Pangdam V/Brw menjadi Aster Panglima TNI, Mayjen TNI Arif Rahman dari Gubernur Akmil menjadi Pangdam V/Brw, Brigjen TNI Eko Margiyono, M.A. dari Kasdam Jaya menjadi Gubernur Akmil, Brigjen TNI Herianto Syahputra, S.I.P., M.Si. dari Danpusintelad menjadi Kasdam Jaya, Kolonel Inf Djaka Budhi Utama, S.Sos. dari Pamen Denma Mabesad menjadi Danpusintelad, Mayjen TNI Hadi Prasojo dari Danpusterad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Mayjen TNI Hartomo dari Kabais TNI menjadi Danpusterad, Mayjen TNI Ilyas Alamsyah dari Aspam Kasad menjadi Kabais TNI, Brigjen TNI Muhammad Nur Rahmad dari Kasdam VI/Mlw menjadi Aspam Kasad, Brigjen TNI Teguh Pujo Rumekso dari Wadanpussenif Kodiklat TNI AD menjadi Kasdam VI/Mlw, Kolonel Inf Muhammad Saleh Mustafa dari Danrem 132/Tdl (Palu) Kodam XIII/Mdk menjadi Wadanpussenif Kodiklat TNI AD, Brigjen TNI Sabar Simanjuntak, S.I.P., M.Sc. dari Danrem 131/Stg (Manado) Kodam XIII/Mdk menjadi Staf Khusus Kasad, Kolonel Inf Joseph Robert Giri, S.I.P. dari Danpusdikif Pussenif Kodiklat TNI AD menjadi Danrem 131/Stg (Manado) Kodam XIII/Mdk, Brigjen TNI A.A.B. Maliogha dari Kasgartap I/Jakarta menjadi Kasdam XIII/Mdk, Brigjen TNI Santos Gunawan Matondang, S.I.P., M.M., M.Tr. (Han) dari Kasdam XIII/Mdk menjadi Kasgartap I/Jakarta, Brigjen TNI Marsudi Utomo, S.Sos. dari Pa Sahli Tk. II Was Eropa & AS Sahli Bid. Hubint Panglima TNI menjadi Staf Khusus Kasad, Brigjen TNI Fachri dari Danrem 033/WP (Tanjung Pinang) Kodam I/BB menjadi Pa Sahli Tk. II Was Eropa & AS Sahli Bid. Hubint Panglima TNI, Brigjen TNI Jani Iswanto, M.A. dari  Staf  Khusus Kasad menjadi Waaslog Panglima TNI, Kolonel Inf Gabriel Lema, S.Sos.  dari   Irdam   XVII/Cen  menjadi  Danrem  033/WP  (Tanjung Pinang) Kodam  I/BB, Brigjen TNI dr. Alexander K. Ginting S., Sp.P. dari Ka Medik RSPAD GS Puskesad menjadi Staf Khusus Kasad, Kolonel Ckm Dr. dr. Tugas Ratmono, Sp.S. dari Anggota Komite Medik Gol. IV/Kol RSPAD GS Puskesad menjadi Ka Medik RSPAD GS Puskesad, Brigjen TNI Zaenal Arifin, S.I.P., dari Sesbaranahan Kemhan menjadi Kasatwas Unhan, Brigjen TNI Dr. Hifdizah S.Adm.,M.Si., dari Kapuskodifikasi Baranahan Kemhan menjadi Sesbaranahan Kemhan, Kolonel Cba R. Bambang Heru S.S.I.P., dari Kabid Pemeliharaan Puspamhar Kawasan Bainstranas Kemhan menjadi Kapusbangkerma Bainstranas Kemhan, Kolonel Inf Kartiko Wardani dari Irutpers Itum Itjenad menjadi Kapusdiklat Bela Negara Badiklat Kemhan, Kolonel Czi Marrahmat S.IP., dari Kabagpasbang dan BMN Roum Setjen Kemhan menjadi Kapus BMN Baranahan Kemhan, Brigjen TNI Jimmy Hendrik Kindangen, S.H., S.Th., M.Th., dari Kabinda Kalimantan Timur BIN menjadi Agen Madya Pada Deputi Bid. Intelijen Dalam Negeri BIN, Kolonel Kav Masrumsyah dari Agen Madya Binda DIY menjadi Kabinda Kalimantan Timur BIN, Brigjen TNI Dr. Anton Nugroho, MMDS., M.A., dari Staf Khusus Kasad menjadi TA. Pengkaji Madya Bid. Hankam Lemhannas, Mayjen TNI Karsiyanto, S.E., dari TA. Pengkaji Bid. Politik Lemhannas menjadi Deputi Bid. Pendidikan Pimpinan Tingkat Nasional Lemhannas, Mayjen TNI Widagdo H. Sukoco dari Aster Kasad menjadi TA. Pengkaji Bid. Politik Lemhannas, Brigjen TNI Supartodi dari Kasdam XIV/Hsn menjadi Aster Kasad, Brigjen TNI Budi Sulistijono dari Waaster Kasad menjadi Kasdam XIV/Hsn, Brigjen TNI Dudung Abdurachman, S.E.,M.M., dari Staf Khusus Kasad menjadi Waaster Kasad, Kolonel Cpm Sulendra, S.H., dari Kasubdit Data Pada Direktorat Data dan Informasi Deputi Bid. Informasi Hukum dan Kerjasama Bakamla menjadi Direktur Hukum Pada Deputi Bid. Informasi Hukum dan Kerjasama Bakamla.
 
19 Pati TNI Angkatan Laut, yaitu Mayjen TNI (Mar) Gatot Subroto dari Wadanjen Akademi TNI menjadi Staf Khusus Panglima TNI, Laksda TNI I.G. Putu Wijamahadi, S.H. dari Dankodiklatal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Laksda TNI Darwanto, M.A.P. dari Pangarmatim menjadi Dankodiklatal, Laksma TNI Didik Setiyono, S.E., M.M. dari Kadisopslatal menjadi Pangarmatim, Laksma TNI Abdul Rasyid Kacong, S.E., M.M. dari Waka Puspen TNI menjadi Kadisopslatal, Laksma TNI Tunggul Suropati, S.E., M.Tr. (Han) dari Dirjian Kodiklatal menjadi Waka Puspen TNI, Kolonel Laut (E) Budi Kalimantoro dari Dirbin Seskoal menjadi Dirjian Kodiklatal, Laksma TNI Ir. Arief Maksum dari Kadislitbangal menjadi Staf Khusus Kasal, Laksma TNI Moelyanto, M.Si. (Han) dari Waaslog Panglima TNI menjadi Kadislitbangal, Laksda TNI Tri Wahyudi Sukarno, S.E., M.M. dari Asrena Kasal menjadi Staf Khusus Kasal, Laksda TNI Arusukmono Indra Sucahyo, S.E., M.M. dari Danseskoal menjadi Asrena Kasal, Laksma TNI Sulistiyanto, M.Sc., S.E., P.S.C. dari Kadisdikal menjadi Danseskoal, Laksma TNI Manahan Simorangkir, S.E., M.Sc. dari Danpuspenerbal menjadi Kadisdikal, Kolonel Laut (P) Dwika Tjahya Setiawan dari Wadanlantamal IV/Tpi Koarmabar menjadi Danpuspenerbal, Kolonel Laut (T) Sri Yanto, S.T. dari Kabagproglap Set Baranahan Kemhan menjadi Kapuskodifikasi Baranahan Kemhan, Kolonel Laut (S) Agus Supriyadi dari Kasubdit Minlakgar C Ditminlakgar Dirjen Renhan Kemhan menjadi Dirminlagar Ditjen Renhan Kemhan, Kolonel Laut (P) Eko Jokowiyono, S.E.,M.Si., dari Asrena Pangarmabar menjadi Direktur Strategi Keamanan Laut Pada Deputi Bid. Bidang Kebijakan dan Strategi Bakamla, Laksma TNI Lilik Abu Siswanto, M.Si. (Han) dari Direktur Strategi Keamanan Laut Pada Deputi Bid. Bidang Kebijakan dan Strategi Bakamla menjadi Staf Khusus Kasal dan Laksma TNI Yuli Dharmawanto, S.H., M.H., dari Direktur Kerjasama Pada Deputi Bid Informasi Hukum dan Kerjama Bakamla menjadi Staf Khusus Kasal.
 
22 Pati TNI Angkatan Udara, yaitu Marsda TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M. dari Pangkohanudnas menjadi Wakasau, Marsda TNI  Eko Supriyanto, S.E., M.M. dari Dankodiklatau menjadi Koorsahli Kasau, Marsma TNI  Chairil Anwar dari Kadislambangjaau menjadi Dankodiklatau, Kolonel Pnb  Agung Heru Santoso dari Paban IV/Dukopslat Sopsau menjadi Kadislambangjaau, Marsma TNI  dr. Moch. Soewandi, Sp.M. dari Kalakespra Saryanto menjadi Staf Khusus Kasau, Kolonel Kes  Dr. dr. Isdwiranto I., Sp.BS., Sp.KP. dari Pamen Diskesau menjadi Kalakespra Saryanto, Marsma TNI  Binsar P. Lumban Tobing dari Kapusbangkerma Bainstranas Kemhan menjadi Staf Khusus Kasau, Marsma TNI  Dr. Ir. Gita Amperiawan, M.Sc. dari Dirtekindhan Ditjen Pothan Kemhan menjadi Staf Khusus Kasau, Marsma TNI Danardono Sulistyo A., M.P.P. dari Dirmat Ditjen Kuathan Kemhan menjadi Dirtekindhan Ditjen Pothan Kemhan, Marsma TNI  Asep Adang Supriyadi, S.E., M.M. dari Kadissurpotrudau menjadi Dosen Tetap Unhan, Marsma TNI  Gandhara Olivenca dari Pati Sahli Kasau Bid. Kersalem menjadi Kadissurpotrudau, Kolonel Pnb Emanuel Sugiharto dari Paban III/Litbang Asro Srenaau menjadi Pati Sahli Kasau Bid. Kersalem, Marsma TNI  Ir. Bambang Sosiriyantho, S.T. dari Direktur Mayantara Deputi Bid. Intelijen Teknologi BIN menjadi Direktur Kontra Deputi Bid. Intelijen Siber BIN, Kolonel Pnb Bambang Nurwicahyo dari Kapuskodalau menjadi Direktur Rendalgiat Ops Deputi Bid. Intelijen Siber BIN, Marsma TNI  Latif Ainul Yakin, S.E., M.M. dari Kepala Pusat Data dan Informasi Basarnas menjadi Staf Khusus Kasau, Kolonel Adm Kris Budiantoro dari Kabagproglap Setditjen Renhan Kemhan menjadi Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Marsma TNI  Wahyu A. Djaja, S.Sos. dari Direktur Sarana dan Prasarana Basarnas menjadi Staf Khusus Kasau, Kolonel Tek  Hanafi, S.Sos., M.Si. dari Paban III/Aero Slogau menjadi Direktur Sarana dan Prasarana Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Kolonel Pnb  F. Indrajaya, S.E., M.M. dari Koordostur AAU menjadi Direktur Bina Potensi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Marsma TNI Deri Pemba Syafar, M.M. dari Bandep Strategi Nasional pada Deputi Bid. Politik dan Strategi Setjen Wantannas menjadi Staf Khusus Kasau, Kolonel Pnb  Abdul Sukur, M.Si.(Han) dari Irdaopslat Itops Itjenau menjadi Bandep Strategi Nasional pada Deputi Bid. Politik dan Strategi Setjen Wantannas dan Marsma TNI  M. Fadjar Sumarijadji, M.Sc. dari Staf Khusus Kasau menjadi Staf Khusus Panglima TNI.
 
Readmore »

KRI BIMA SUCI SINGGAH DI COLOMBO, SRI LANKA

KRI BIMA SUCI SINGGAH DI COLOMBO, SRI LANKA

Colombo, Sri Lanka, 31 Oktober 2017 -- Setelah melaksanakan pelayaran selama 12 Hari dari Pelabuhan Jeddah, Arab Saudi pada tanggal 15 Oktober 2017, kini KRI Bima Suci bersama Satuan Latihan Kartika Jala Krida (KJK) 2017 tiba di Pelabuhan Colombo, Sri Lanka, Selasa, (31/10).

Kegiatan diawali dengan menampilkan aksi Parade Roll dan musik dari Genderang Suling Gita Jala Taruna, 119 Taruna dan Taruni Akademi Angkatan Laut (AAL) Tingkat III ini berhasil memukau masyarakat Kota Colombo, Sri Lanka.

Dalam pelayaran Satgas Kartika Jala Krida 2017 Sri Lanka merupakan Negara ke-4 yang disinggahi oleh KRI Bima Suci setelah perjalanan dari Vigo Spanyol menuju Chivitavecchia Italy, Port Said Mesir, Jeddah Arab Saudi dan kini tiba di Colombo Sri lanka. Selanjutnya KRI Bima Suci masih akan melanjutkan perjalanan menuju Padang dan Jakarta.

Kedatangan Komandan KRI Bima Suci Letkol Laut (P) Widiyatmoko Baruno Aji dan Komandan Satuan Latihan Kartika Jala Krida 2017 Letkol Laut (P) Tonny Sundah, M.Tr.Han., beserta perwakilan Taruna Akademi Angkatan Laut disambut hangat oleh Duta Besar Indonesia untuk Sri Lanka, Harimawan Suyitno, Atase Pertahanan Indonesia untuk Sri Lanka Kolonel Laut (P) Ardiansyah Muqsit dan beberapa perwakilan Angkatan Laut Sri Lanka.

Selain itu para awak Kapal Layar Latih KRI Bima Suci yang tengah melaksanakan Satgas KJK ini rencananya akan menggelar kegiatan diantaranya, Open Ship, pertunjukan Genderang Seruling Gita Jala Taruna, Courtesy Call, Wisata, Cocktail Party serta pertandingan persahabatan antara Angkatan Laut Sri Lanka menghadapi Prajurit TNI Angkatan Laut Indonesia dan Taruna Akademi Angkatan Laut.
Readmore »

KUNJUNGAN KOMANDAN KRI BIMA SUCI DAN SATGAS KJK DI SRI LANKA

KUNJUNGAN KOMANDAN KRI BIMA SUCI DAN SATGAS KJK  DI SRI LANKA

Colombo, Sri Lanka, 31 Oktober 2017 --  Komandan KRI Bima Suci Letkol Laut (P) Widiyatmoko Baruno Aji dan Komandan Satuan Latihan Kartika Jala Krida (KJK) 2017 Letkol Laut (P) Tonny Sundah, M.Tr.(Han)., melaksanakan kunjungan (Courtessy Call) di Western Naval Command Headquarters Sri Lanka dan Markas Besar Angkatan Laut Sri lanka, Selasa, (31/10).

Kunjungan tersebut merupakan rangkaian kegiatan KRI Bima Suci dan Satuan Latihan Kartika Jala Krida 2017 dalam menjalin hubungan baik antara Indonesia dan Sri lanka. 

Kegiatan ini diawali dengan Courtessy Call ke Western Naval Command Headquadters Sri Lanka. Kedatangan Komandan KRI Bima Suci dan Komandan Satgas KJK bersama rombongan awak KRI Bima Suci disambut hangat oleh Commander Western Naval Command Headquadters Rear Admiral Niraja Attygalle.

Dalam Courtessy Call ini Commander Western Naval Command Headquadters Rear Admiral Niraja Attygalle menyampaikan harapannya agar perjalanan pelayaran Operasi Satgas KJK 2017 dengan KRI Bima Suci ini dapat berjalan dengan lancar hingga tiba di Tanah Air.  Pada akhir kunjungannya di Western Naval Command Headquadters Sri Lanka ini Komandan KRI Bima Suci dan Komandan Satgas KJK menyerahkan Plakat serta Buku “Journey to Indonesia”. Komandan KRI Bima Suci menyampaikan harapannya kepada Admiral agar dapat mengunjungi Indonesia.

Selain itu Komandan KRI Bima Suci dan Komandan Satgas KJK 2017 melanjutkan kunjungannya ke Mabesal Sri Lanka. Courtessy Call ini disambut hangat oleh Commander of Sri Lanka Navy Vice Admiral S.S. Ranasinghe. 

Pada kesempatan ini Komandan KRI Bima Suci menyampaikan bahwa, rombongan awak KRI Bima Suci merasa sangat terhormat dapat menerima kesempatan mengunjungi Mabesal Sri Lanka. Selain itu Vice Admiral S.S. Ranasinghe mengungkapkan kekagumannya terhadap KRI Bima Suci dengan melihat gambar yang ditunjukan oleh Komandan KRI Bima Suci.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Duta Besar Indonesia untuk Sri Lanka Harimawan Suyitno dan Atase Pertahanan Indonesia untuk Sri Lanka Kolonel Laut (P) Ardiansyah Muqsit.
Readmore »

SEMINAR AKHIR PASIS DIKREG SESKOAL ANGKATAN KE-55 TP 2017

Seskoal, Seminar akhir merupakan salah satu puncak kegiatan Pasis Dikreg Seskoal yang dilaksanakan menjelang akhir pendidikan diselenggarakan di Pendopo gedung Yos Sudarso Soedarso Seskoal, Bumi Cipulir, Jakarta, Selasa (31/10), yang dibuka oleh Komandan Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Danseskoal) Laksmana Muda (Laksda) TNI Arusukmono I.S., S.E., M.M. 

Danseskoal mengawali sambutannya dengan menyampaikan ucapan terima kasih kepada   para nara sumber dan penanggap antara lain Kapuslitbang Strahan Kemhan RI Laksma TNI Ir. Agus Rustadi, M.EngSc. MMDS., Laksma TNI Ir. Hinsa P.l. Tobing,  Engineering Manager PT. LEN Industri Billy Barokah dan Kasubdismat Senamo Dissenlekal Kolonel Laut (E) Andri Indra P, S.T serta undangan lainnya.  Seminar ini mengangkat tema ”Pembangunan Datalink Nasional guna melaksanakan Operasi Gabungan  Bersama, Terpadu, dalam rangka mendukung Kepentingan Nasional”, yang sangat erat kaitannya dengan kepentingan nasional. Bangsa Indonesia yang terpusat pada perlindungan diri dari berbagai macam ancaman melibatkan seluruh komponen bangsa, yaitu komponen utama pertahanan negara, komponen cadangan,  komponen pendukung serta tidak menutup kemungkinan bekerja sama dengan bangsa lain. Sehingga kegiatan ini sangat membutuhkan suatu sistem datalink berskala nasional dan terintegrasi dengan semua komponen.

Pada seminar yang di moderatori  Letkol Laut (KH) Riduan, S. Ag., M.M., M. Tr. Hanla ini para pasis diharapkan dapat memunculkan ide-ide dan pemikiran cemerlang dalam konteks “out of the box”, belajar  dalam  mengemukakan dan mempertahankan gagasan yang telah dirumuskan dan disusun, serta dapat menyerap sanggahan maupun dapat menerima adanya perbedaan persepsi atau pendapat dari berbagai sudut pandang secara akademis.
Hadir saat pembukaan seminar para Narasumber, para Penanggap, dan para Pejabat Utama Seskoal, serta seluruh peserta seminar dari Pasis Dikreg Seskoal Angkatan ke-55 serta beberapa tamu undangan lainnya.
Readmore »

KASAL RESMIKAN LANAL MAMUJU DI SULBAR

KASAL RESMIKAN LANAL MAMUJU DI SULBAR

          Mamuju, 31 Oktober 2017 -- Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P., memimpin acara peresmian Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Mamuju, sekaligus upacara pelantikan Letkol Laut (KH) Siangka menjadi Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Mamuju, Kota Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa (31/10).

          Acara Peresmian ini ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Kasal yang didampingi Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Ali Baal Masdar, Pangarmatim Laksamana Muda TNI Darwanto S.H., M.A.P., Kadisfaslanal Laksma TNI Marhuale Simbolon, S.Pi., dan Komandan Lantamal VI (Danlantamal VI) Laksamana Pertama TNI Yusup, S.E., M.M., kemudian dilanjutkan pengguntingan pita serta meninjau bangunan Lanal Mamuju.

          Sebelum ditingkatkan menjadi Lanal, di Kota Mamuju telah berdiri Pos Pengamat TNI Angkatan Laut (Posal) Kelas A yang telah diresmikan oleh Danlantamal VI pada 03 Agustus 2011. Selanjutnya dikarenakan letaknya dinilai sangat strategis dalam upaya mengamankan wilayah perairan laut pulau Sulawesi ini, maka Posal Mamuju ditingkatkan statusnya menjadi Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Kelas C. Setelah peresmian Lanal Mamuju, pada kesempatan ini juga dilaksanakan Upacara Pelantikan Danlanal Mamuju yang dipimpin secara langsung oleh Kasal. 

          Dalam sambutannya pada acara ini Kasal menyampaikan bahwa, peresmian Lanal Mamuju dimaksudkan untuk merespon perkembangan lingkungan strategis yang dinamis, khususnya dalam mengamankan wilayah perairan di sekitar Sulawesi yang memiliki kerawanan cukup tinggi terhadap berbagai pelanggaran seperti penyelundupan, Penangkapan Ikan, dengan bahan peledak, illegal logging, illegal minning  serta kerawanan di laut lainnya.
          Lebih lanjut Kasal mengatakan untuk mengawali suatu organisasi yang baru dibentuk perlu didukung oleh sumber daya manusia yang handal sebagai pengawak organisasi tersebut, karena kunci keberhasilan dari suatu organisasi terletak pada faktor kualitas personel pengawaknya. "Kedepan, dengan adanya Lanal Mamuju ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan dan kemajuan Kota Mamuju Sulbar", Kata Kasal.
          Bertindak sebagai Komandan Upacara pada Peresmian Lanal Mamuju adalah Kolonel Laut (P) Prio Budie Leksono yang sehari – harinya menjabat sebagai Komandan Lanal Kendari dengan pasukan upacara terdiri dari 1 Pleton Perwira Gabungan TNI/POLRI, 1 Kompi TNI AD, 1 Kompi TNI AL, 1 Kompi POLRI, 1 Pleton Gabungan Unsur Maritim, 1 Pleton Polisi Pramong Praja dan 1 Pleton Pramuka.
          Usai acara peresmian Lanal dan pelantikan Komandan Lanal, Kasal beserta rombongan dan Jajaran Muspida Sulbar melaksanakan penanaman pohon di sekitar area Mako Lanal Mamuju, dilanjutkan dengan peninjauan Dermaga Lanal Mamuju dan diakhiri dengan ramah tamah di geladak helly KRI Banda Aceh – 593. Dalam kunjungannya di Mamuju, Kasal beserta para pejabat juga melaksanakan peninjauan Rumah Dinas (Rumdis) bagi personel TNI AL yang berada di Simboro Kota Mamuju.
          Dalam rangkaian acara peresmian Lanal Mamuju, dimeriahkan juga dengan  atraksi demo terjun payung dari ketinggian 6.000 feet oleh para pasukan elit Batalyon Intai Amfibi - 1 Marinir (Yontaifib - 1 Mar) Surabaya.
          Hadir pada pada acara ini adalah Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Ali Baal Masdar, Pangarmatim Laksamana Muda TNI Darwanto S.H., M.A.P., Para Asisten Kasal, Para  Asisten Pangarmatim, Kaskoopsau II, Danlantamal VI Laksamana Pertama TNI Yusup, S.E., M.M., Kajati Sulsel DR.Jan Samuel Maringka, S.H., M.H.,  Wagub Sulbar, Kadispamal, Kadispenal, Kadisfaslanal, Kapushidrosal, Danguskamlatim, Danguspurlatim, Para Danlantamal wilayah Koarmatim, sejumlah Pejabat Muspida Provinsi Sulbar, Pejabat Pemerintahan Provinsi Sulbar, para Bupati di Provinsi Sulbar, Jajaran TNI/POLRI Provinsi Sulbar serta pimpinan bank unsur maritim Provinsi Sulbar dan beberapa ormas di Sulbar.
Readmore »

Jabatan Danden Pomal Lanal Sabang Dikukuhkan

Jabatan Danden Pomal Lanal Sabang Dikukuhkan

          Jakarta, 31 Oktober 2017,-- Komandan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Sabang Kolonel Laut (P) Kicky Salvachdie, S.E., mengukuhkan jabatan Komandan Detasemen Polisi Militer TNI Angkatan Laut (Danden Pomal) Lanal Sabang kepada Kapten Laut (PM) Choirul Luqman, di ruang kerja Danlanal Sabang, Senin (30/10).

          Dalam amanatnya, Danlanal Sabang menekankan kepada Danden Pomal Sabang agar lebih semangat dalam bekerja serta selalu bersinergi dengan satuan kerja yang ada dalam mendukung kemajuan Lanal sabang serta kesejahteraan bagi prajurit Lanal Sabang beserta keluarga.

Acara pengukuhan jabatan Danden Pomal Lanal Sabang tersebut, dihadiri seluruh perwira staf jajaran Lanal Sabang dan anggota Denpomal Lanal sabang.
Readmore »

Pangarmabar Luncurkan Buku Facing Global Maritime Fulcrum “Between Threats And Opportunities”

Pangarmabar Luncurkan Buku Facing Global Maritime FulcrumBetween Threats And Opportunities

Jakarta, 31 Oktober 2017,-- Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., resmi meluncurkan buku berjudul “Facing Global Maritime Fulcrum Between Threats And Opportunities” di Gedung Yos Sudarso, Markas Komando (Mako) Koarmabar, Jalan Gunung Sahari Raya No.67, Jakarta Pusat, Selasa (31/10).

Buku dengan tebal 334 halaman ini merupakan gagasan dan pemikiran Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos.,  yang tertantang dengan melihat begitu kompleksnya permasalahan di wilayah Barat. Begitu banyak ancaman dan tantangan, serta peluang yang seharusnya dapat dimanfaatkan dari aspek maritim. Selanjutnya dengan hadirnya buku ini, diharapkan dapat dijadikan sebagai sumber referensi sekaligus inspirasi bagi seluruh komponen bangsa, stakeholder kemaritiman maupun masyarakat luas guna mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia.

Pada kesempatan ini, Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., menjelaskan alasan dalam menulis buku ini adalah memberikan gambaran terkait poros maritim yang merupakan program Presiden Joko Widodo.  Ada beberapa kutipan yang dimuat dalam buku tersebut terkait kemaritiman, mulai dari kutipan Presiden pertama Soekarno sampai dengan Presiden Joko Widodo. Ada satu kalimat dari Presiden Joko Widodo yang senantiasa memotivasi Pangarmabar Laksda TNI Aan Kurnia, S.Sos dalam mendukung terwujudnya Indonesia sebagai poros maritim dunia yaitu ‘Di laut tersimpan harapan, di Laut tersimpan kejayaan, Jalesveva Jayamahe.

Selanjutnya dalam buku “Facing Global Maritime Fulcrum Between Threats And Opportunies” , Pangarmabar menyampaikan gagasan Core Ideas dengan 4 poin penting dalam rangka mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia yaitu pentingnya pembentukan Pusat Informasi Maritim Indonesia (Indonesia Maritime Information Center/IMIC), pembangunan sistem sensor dasar laut dengan teknologi Coastal Acoustic Tomography (CAT) dengan konsep operasi Seabed Sonar, pembangunan Alur Pelayaran Tol Laut (APTL) dengan tujuan meningkatkan   Maritime Domain Awareness (MDA), serta pemanfaatan Strategi AS (Rebalancing Strategy) dan Strategi China (Strategic Silk Road, One Belt – One Road) untuk meningkatkan pembangunan dibidang ekonomi dan pertahanan.

‎Selain peluncuran juga dilaksanakan bedah buku bersama Prof Melda Kamil Ariadono, S.H., LL.M., Ph.D., (Guru Besar Universitas Indonesia), Dra. Jaleswari Pramodhawardani, .Hum., dari (Deputi V Kantor Staf Presiden RI) dan DR. Connie Rahakundini Bakri (Pengamat Militer) serta dipandu langsung oleh Moderator Presenter TV One Balques Manisang.

Peluncuran dan bedah buku tersebut dihadiri oleh beberapa pejabat TNI/Polri, dan para mantan  Kepala Staf Angkatan Laut, Kalangan Akademisi dari berbagai perguruan tinggi negeri ternama antara lain Universitas Indonesia (UI), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Pajajaran Bandung (Unpad) serta mengundang beberapa perwakilan Siswa Sesko TNI, Seskoal dan Mahasiswa Unhan.
Readmore »

Dukung Program Unggulan Pemerintah, STP Trisakti Gelar Wisuda Program Magister, Sarjana dan Diploma

Dukung Program Unggulan Pemerintah, STP Trisakti Gelar Wisuda Program Magister, Sarjana dan Diploma


Dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) bidang Pariwisata dan Perhotelan, Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti kini terus melahirkan tenaga ahli dan trampil dibidang Kepariwisataan, para mahasiswa yang telah menyelesaikan program akademik di STP Trisakti tersebut, merupakan para Magister, Sarjana maupun Ahli Madya yang siap mengisi posisi tenaga ahli maupun trampil pada sektor pariwisata, yang saat ini menjadi program unggulan Pembangunan Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah.

Disela acara Wisuda STP Trisakti di Jakarta Counvention Center, Ketua Yayasan Trisakti Dr. Djanadi Bimo Prakoso.MSi mengucapkan terimakasih pada orang tua dan keluarga wisudawan yang telah mempercayakan pada STP Trisakti untuk kuliah di STP Trisakti dengan hasil yang baik, sementara pada seluruh wisudawan, agar kedepan bisa menerapkan ilmu yang telah diraih dan tingkatkan terus, jadilah yang terbaik dalam tugas yang dibebankan pada kita.

Tingkatkan pengabdian pada bangsa dan negara, sampai bangsa ini tercapai sebagaimana cita-cita Trisakti, yaitu Mandiri secara Ekonomi, Mandiri didalam Politik serta mandiri dalam Budaya, pintanya.
Sidang Senat Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti dalam Prosesi Wisuda hari ini mewisuda mahasiswa dari Program Sarjana S1, Diploma I, D III, D IV,dan Pasca Sarjana, sebanyak 630 Wisudawan.

Ketua STP Trisakti Fetty Asmaniati, SE, MM juga menegaskan, bahwa STP Trisakti terus berupaya mendukung program Pemerintah dalam peningkatan Sumber Daya Manusia dibidang Pariwisata, dimana Sektor Pariwisata telah memberikan kontribusi besar devisa negara, serta mampu menggerakkan ekonomi masyarakat.

Pemerintah kini menargetkan kunjungan Wisata, bagi wisatawan mancanegara ke tanah air sebanyak 20 juta, serta wisatawan domestik sebanyak 275 juta,serta Sektor Pariwisata juga telah menjadi salahsatu dari lima sektor unggulan untuk mencapai target pembangunan nasional.

Sebagaimana Renstra STP Trisakti dengan menetapkan visi, STP Trisakti menjadi “Pusat Unggulan Pengembangan Ilmu Pariwisata dan Hospitality yang memiliki Daya Saing Global”, untuk itu seluruh lulusan telah dibekali ilmu dan kompetensi yang memenuhi kebutuhan pasar tenaga kerja nasional dan internasional.

Dalam meningkatkan mutu, STP Trisakti telah melakukan akreditasi institusi serta memperoleh akreditasi B, sementara program studi telah memperoleh akreditasi A dan B, sementara capaian kinerja pengabdian masyarakat juga memperoleh berbagai penghargaan serta masuk dalam klaster “Memuaskan”, ini menunjukkan bahwa tujuan STP Trisakti untuk meningkatkan pengabdian masyarakat dengan terfokus dalam pemberdayaan masyarakat telah di aplikasi dengan baik, ungkapnya.

Ditahun 2017 ini banyak prestasi yang diraih STP Trisakti dan masuk dalam 100 besar Perguruan Tinggi Terbaik non politeknik di Indonesia, di urutan ke 77, kerjasama dengan Dunia Industri serta beberapa Perguruan Tinggi dalam negeri maupun luar negeri juga terus ditingkatkan, dimana 12 Perguruan Tinggi dari luar negeri telah dilakukan untuk meningkatkan kualitas lulusan STP Trisakti, juga kerjasama dengan Pemerintah Daerah ditahun 2017 ini juga meningkat, ungkap Fetty Asmaniati, SE, MM.

Disela Wisuda STP Trisakti tersebut, Ketua Kopertis Wilayah III Jakarta, Dr Illah Saillah juga mengungkapkan rasa bangga pada Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti yang mampu meraih banyak prestasi dibidang akademik maupun kemahasiswaan, ini semua atas dukungan para dosen maupun mahasiswa STP Trisakti, dan berterimakasih karena ketaatan STP Trisakti pada regulasi-regulasi yang ada di Indonesia, dan pencapaian pangkalan data hingga 100%, sehingga seluruh alumni akan mudah menemukan namanya pada pangkalan data, sehingga apabila suatu saat ingin meminta legalisir maupun verifikasi maka akan mudah dalam pelayanannya.

Kopertis Wilayah III Jakarta juga secara khusus berterimakasih pada 9 mahasiswa STP Trisakti yang turut membantu korban bencana Banjir ke Belitung Timur beberapa waktu lalu, di era pasar bebas saat ini, warga negara Indonesia boleh bekerja ke luar negeri, demikian juga tenaga kerja asing boleh bekerja di Indonesia, namun kita tidak perlu kawatir, apalagi para lulusan sektor Pariwisata, karena negara telah menyusun regulasi yang terbaik buat masyarakat, khususnya dalam masalah tenaga kerja, ungkap Dr Illah Saillah.
Readmore »

PERSONEL LANTAMAL IV IKUTI FLYING PSYCHOLOGIST

PERSONEL LANTAMAL IV IKUTI FLYING PSYCHOLOGIST

 Tanjungpinang 30 Oktober 2017,… Sebanyak 250 Personel Pangakalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang yang terdiri dari Militer dan Aparatur Siplil Negara (ASN) mengikuti flying psychologist yang diselenggarakan Dinas Psikologi Angkatan Laut (Dispsial) di Aula Yos Sudarso Markas Komando (Mako) Lantamal IV Jalan Yos Sudarso No. 1 Batu Hitam, Tanjungpinang, Kepri. Senin (30/10).

 Komandan Lantamal (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Komandan (Wadan) Lantamal IV Kolonel Laut (P) Dwika Tjahja Setiawan mengatakan, kegiatan flying psichologost bertujuan untuk memberikan pelayanan psikologi terhadap semua personel militer dan ASN maupun keluarga besar Lantamal IV/TNI AL yang berada di Wilayah Lantamal IV menyangkut bimbingan konsultasi untuk pendidikan, pengembangan minat, bakat serta pemecahan permasalahan yang mungkin timbul di tengah-tengah keluarga anggota.

 Selanjutnya Danlantamal IV Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., berpesan manfaatkan kesempatan yang baik ini untuk bertanya dan berkonsultasi tentang apa saja yang menjadi permasalahan. Tim psikologi akan mendampingi seluruh anggota dan keluarga untuk membantu memberikan saran jalan keluar terhadap permasalahan yang dihadapi.

 Tim flying psychologist dari Dispsial yang berjumlah 5 orang diketuai Letkol Laut (KH) Ary Yudha Kartika, S.Psi., M.Psi., dan akan melaksanakan kegiatan selama dau hari sejak tanggal 30 – 31 Oktober 2017 di Mako Lantamal IV.

 Dalam pelaksanaan flying psychologist dibagi dalam beberapa kegiatan yaitu belajar bersama untuk mensikapi hidup ini dalam hal berkominikasi dengan atasan dan sesama. Selanjutnya diperuntukan kepada anggota yang akan mengikuti pendidikan lanjutan, tes minat bakat dan ditutup dengan kegiatan update data psikologi untuk seluruh personel Lantamal IV.

 Flying Psychologist tersebut diikuti personel Mako Lantamal IV, RSAL Dr. Midiyato S, Wing Udara 2, Lanudal TPI, Yonmarhanlan IV TPI dan 25 pelajar putra putri personel Lantamal IV khusus untuk tes minat dan bakat seta Ibu-Ibu Jalasenastri Korcab IV DJAB. (Penlantamal IV)
Readmore »

Bakamla RI Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-89

Bakamla RI Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-89


Jakarta, 30 Oktober 2017 (Humas Bakamla RI)---Bakamla RI nyalakan kembali api semangat Sumpah Pemuda melalui Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-89 tahun 2017 dipimpin Plt. Sestama Bakamla RI Marsma TNI Widiantoro, M.B.A., di halaman Gedung Perintis Kemerdekaan Kantor Bakamla RI, Jalan Proklamasi No. 65, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (30/10/2017).

Selaku Inspektur Upacara, Marsma Widiantoro membacakan pidato Menteri Pemuda dan Olahraga RI Imam Nahrawi, yang isinya mengajak para pemuda untuk mengingat kembali sejarah perjuangan para pemuda untuk mencapai Indonesia merdeka.
Dikatakannya, pada 28 Oktober 1928, 71 pemuda dari seluruh penjuru tanah air berkumpul di sebuah gedung jalan Kramat Raya untuk mengikrarkan diri sebagai satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa, yaitu Indonesia. Adanya jarak dan perbedaan latar belakang agama, suku, bahasa dan adat istiadat tidak menjadi halangan bagi para pemuda untuk bersatu demi cita-cita besar Indonesia, dan inilah yang disebut dengan “Berani Bersatu”.

Pidato tersebut juga mengingatkan kembali apa yang pernah disampaikan Bung Karno, “Jangan mewarisi abu Sumpah Pemuda, tapi warisilah api Sumpah Pemuda. Kalau sekedar mewarisi abu, saudara-saudara akan puas dengan Indonesia yang sekarang sudah satu bahasa, satu bangsa, dan satu tanah air. Tapi ini bukan tujuan akhir”. Tujuan yang dimaksud yaitu tujuan yang lebih besar, untuk mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Melalui Perpres Nomor 66 tahun 2017, peta jalan kebangkitan pemuda Indonesia terus digelorakan. Bersama pemerintah daerah, organisasi kepemudaan dan sektor swasta, kita bergandengan tangan, bergotong royong melanjutkan api semangat Sumpah Pemuda 1928. Saatnya kita Berani Bersatu untuk Kemajuan dan Kejayaan Indonesia”, demikian akhir pidato Menpora yang dibacakan Plt. Sestama Bakamla RI.

Upacara yang diikuti oleh jajaran pimpinan dan pegawai Bakamla RI tersebut berlangsung dengan khidmat. Selaku Komandan Upacara yaitu Mayor Laut (S) Eka Yudha, pembaca UUD 1945 Yuhanes antara, S.Pd., dan Pembaca Keputusan Kongres Pemuda Indonesia 1928 Adi Bagus Murdianto, S.Pd.



Autentikasi :
Kasubbag Humas Bakamla RI, Mayor Marinir Mardiono
Foto-foto : Humas Bakamla RI
Readmore »

Sosialisasi 4 Pilar Digelar di Kampus Universitas Islam Jakarta

Sosialisasi 4 Pilar Digelar di Kampus Universitas Islam Jakarta


Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) terus melakukan sosialisasi Empat Pilar ke semua kalangan, baik pelajar, mahasiswa maupun masyarakat luas, dan Wakil Ketua MPR RI, Mahyudin berkesempatan melakukan sosialisasi Empat Pilar Di Universitas Islam Jakarta (UIJ) Jakarta Timur.

Didepan para Wartawan Mahyudin menegaskan, bahwa Sosialisasi 4 Pilar digelar guna untuk membangun kesadaran sejak dini kepada para mahasiswa. Sebab, Menurutnya, Banyak anak bangsa sekarang masih belum pintar, hal itu menimbulkan masalah sosial dan dampak kemiskinan hingga menyebabkan angka kriminalitas semakin tinggi.

Diakuinya, Musuh bangsa ini adalah kemiskinan dan kebodohan… pendapatan per kapita kita jauh lebih rendah dibanding negara-negara maju yang jauh lebih besar pendapatan per kapitanya, dari situ kita belum bisa masuk ke era teknologi. Itu menunjukkan bangsa kita belum pintar dan belum kaya, nah dengan itu melahirkan masalah lain, terutama masalah sosial, “Ini dibuktikan dampak pada kriminalitas yang tinggi, kejahatan meningkat ,dan mungkin dalam dagang kita lebih banyak jadi konsumen daripada produsen, itu fakta yang kita hadapi dan harus kita selesaikan,” pungkas politisi Golkar itu.

Mahyudin meyakini, Sebenarnya bangsa kita bangsa yang besar, kuat, tinggal harus ada kemauan, jangan sampai kita menginjak lubang yang sama, rusaknya bangsa Indonesia karena lama dijajah oleh bangsa karena mudah diadu domba. Jadi harus meningkatkan persatuan dan kesatuan yang lebih kuat, itulah kemudian sosialisasi empat pilar ini, dengan tujuan membangun persatuan dan kesatuan, sehingga tercipta gotong royong di jiwa setiap bangsa Indonesia, yang menjadikan empat pilar ini menjadi perilaku dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sosialisasi 4 Pilar ini sebagai upaya memasyarakatkan Pancasila sebagai perilaku semua warga negara di Indonesia, 4 Pilar ini harus kita jadikan landasan dalam hidup berbangsa dan bernegara, terang Mahyudin.

Sementara Rektor Universitas Islam Jakarta, Prof H Raihan juga menambahkan, bahwa kegiatan Sosialisasi 4 Pilar kali ini digelar oleh Mahasiswa Fakultas Hukum UIJ, dan diikuti oleh beberapa perwakilan mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Jakarta, dan diharapkan 4 Pilar Kebangsaan ini dapat lebih di jabarkan lagi, dengan penajaman nilai-nilai Pancasila, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI, untuk diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, pada kita sebagai makluk individu maupun makluk sosial, dan Mahasiswa sebagai calon intelektual, calon pemimpin bangsa harus bisa mengimplementasikan 4 pilar tersebut.

Pendidikan Kewarganegaraan sebenarnya sudah diajarkan sejak duduk di bangku Sekolah Dasar bahkan mungkin TK, hingga di bangku kuliyah, dan yang dibutuhkan saat ini bukan menghafalnya, tetapi bagaimana itu bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan itu semua tidak bertentangan dengan nilai-nilai Agama yang kita anut masing-masing, dimana pada Pancasila, sila pertama, disitu wajib bagi setiap warga negara Indonesia untuk memiliki agama dan mengimplementasikan sebaik-bainya, baik secara individu maupun ditengah masyarakat, juga sila yang lain, seperti semangat gotong-royong, bantu membantu perlu ditekankan, dan kita sebagai warga negara Indonesia, hidup di tanah air Indonesia, berarti kita wajib menjunjung tinggi aturan-aturan yang sudah diatur oleh negara, baik secara umum maupun secara khusus, ini adalah kekuatan masyarakat agar tidak terpecah belah, karena NKRI ini adalah negara besar dengan berbagai suku, ras, budaya maupun agama, inilah perlunya 4 pilar untuk tuntunan hidup berbangsa dan bernegara, tegas Prof Raihan.(Nrl)
Readmore »